Walikota Bima Wujudkan Pilar Utama dalam Pembentukan Smart City Menggunakan HP Android


Kota Bima NTB. Media Dinamika Global. Id.  Walikota Bima Wujudkan Pilar Utama dalam Pembentukan Smart City Menggunakan HP Android.Smart City yang dicita-citakan Pemerintah Kota Bima di bawah komando H. Muhammad Lutfi SE (HML) telah terealisasi dengan baik. Dengan tiga pilar utama penopang, visi besar tersebut kini sudah mulai nampak didepan mata. 
Adapun pilar utama dalam pembentukan smart city adalah fasilitas HP Android ketua RT, Aplikasi E-Lapor dan Comand Centre. Perpaduan manfaat ketiga pilar tersebut akan berimplikasi pada kelancaran alur pelayanan Tiap tiap OPD lingkup Pemkot Bima dan pelayanan masyarakat. (05/08).

Terealisasinya visi smart city  tidak terlepas dari tangan dingin Walikota Bima H. Muhammad Lutfi SE dalam mengelola kebijakan pembangunan walaupun ditengah keterbatasan karena krisis nasional pendemi covid. Dapat dibayangkan, Kota Bima yang terintegrasi dalam satu sistem manajemen pelayanan terpadu dari aparatur negara. 

Tidak akan ada lagi cerita miris tentang pelayanan lama atau hambatan karena faktor SDM yang selama ini sering dikeluhkan warga. Pendataan warga maupun kebutuhannya pada Pemerintah dapat segera terbaca oleh instansi terkait sampai kepala daerah. Hal ini dapat terjadi karena dalam fasilitas HP Android para Ketua RT sudah terhubung dengan seluruh stakeholder via aplikasi E-Lapor dan dikelola dengan sistematis dalam Comand Centre. 

Program tersebut tentunya akan menjadi contoh bagi Kota yang lain,sehingga Komunikasi dan interaksi Masyarakat tentunya berimplikasi pada basis Kinerja untuk Masyarakat dan dari aparatur negara. Tidak akan ada lagi cerita miris tentang pelayanan lama atau hambatan karena faktor SDM yang selama ini sering dikeluhkan warga. 

Pendataan warga maupun kebutuhannya pada Pemerintah dapat segera terbaca oleh instansi terkait sampai kepala daerah. Hal ini dapat terjadi karena dalam fasilitas HP Android para Ketua RT sudah terhubung dengan seluruh stakeholder via aplikasi E-Lapor dan dikelola dengan sistematis dalam Comand Centre. 

Asa untuk sejajar dengan Kota Besar semisal Bandung dan Makassar dalam mengembangkan sistem layanan terpadu sudah menjadi kenyataan, hanya tinggal menunggu pusat komando yaitu Comand Centre dapat dimaksimalkan untuk semua kepentingan Pemerintah maupun masyarakat. 

Dengan demikian visi smart city  dapat terimplentasi dengan sempurna.Comand Centre sendiri adalah merupakan inovasi layanan publik yang  berbasis teknologi informasi publik untuk menyikapi disrupsi digital atau lompatan perubahan dari sistem lama ke cara-cara baru di era revolusi industri 4.0 hingga 5.0. 

Disrupsi ini mengubah cara pelayan lama yang notabene lebih mengedepankan cara-cara manual menjadi sebuah sistem kerja berbasis IT sehingga menghasilkan output pelayanan yang lebih cepat dan efisien sesuai tuntutan perubahan era digital saat ini.

Lebih jauh, dengan hadirnya sarana HP Android ketua RT, hampir semua dinamika tiap-tiap sudut Kota dapat disikapi dengan tepat dan cepat karena input laporan pada Comand Centre berasal dari tiap Ketua RT yang notabene sangat paham akan kebutuhan masyarakatnya.

Menariknya kerja satgas Covid Pemkot terutama unit Tracing dapat terbantu dengan hadirnya aplikasi E-Lapor dalam HP Android ketua RT. Teknisnya seperti metode pelaporan lainnya yaitu hanya tinggal menginput terkait adanya warga yang pernah melakukan kontak fisik dengan orang yang terkonfirmasi suspek Covid 19. Masih banyak manfaat yang belum tergali dari konsep smart city tengah diusung Kepala Daerah H. Muhammad Lutfi SE. 

Kesiapan seluruh stakeholder mutlak sangat dibutuhkan untuk memaksimalkan visi besar ini. Hingga Kota Bima pun berhasil sejajar dengan Kota Kota maju dan menyandang gelar sukses 'to smart city'. Upaya pemaksimalan sistem smart city akan terus dikupas madambojo dalam beberapa tulisan kedepannya. Sumber: Usman.(Team MDG).

Load disqus comments

0 komentar