Selain Salurkan Bantuan Sembako, Patroli Gabungan Polres Lobar Borong Gorengan yang Sepi Pembeli


Lombok Barat-NTB, Media Dinamika Global.Id  --  Berbagai cara dilakukan Jajaran Polres Lombok Barat, Polda NTB, dalam membantu Masyarakat yang terdampak pembatasan-pembatasan, dalam upaya mencegah penyebaran covid-19 di Lombok Barat.

Kasat Intelkam Polres Lombok Barat, Iptu Nyoman Agus Sugiarta Wisma, S.H., M.H., saat melakukan kegiatan Patroli Blue light mengatakan, dalam himbauan kali ini, jajaran Polres Lombok Barat, bersama instansi terkait, menyeimbangkannya dengan melakukan kegiatan simpatik.

“Tidak melulu melakukan penindakan dan teguran, namun Masyarakat kecil yang terdampak Covid-19 juga harus disentuh, mengingat situasi saat ini,” ungkapnya, Rabu (4/8/2021).

Dalam kegiatan simpatik ini, ditengah-tengah himbauan, diserahkan sejumlah bantuan paket sembako kepada para pedagang kecil.

“Sebagai bentuk kepedulian kita, untuk mebantu masyarakat, bagaimana pun caranya,” ujarnya.

Diantaranya, memborong barang dagangan pedagang kaki lima, dan membayar dengan haraga lebig tinggi bagi pedagang yang terlihat sepi pembeli.

“Pertimbangannya, sudah mendekati mendekati waktu pembatasan jam operasional malam, namun barang dagangannya masih banyak tersisa, yang diharapkan dengan cara ini, bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” imbuhnya.

Kegiatan Patroli Blue light yang melibatkan personel Polres Lombok Barat dan anggota Koramil Gerung ini, menyisir GMS gerung menuju arah rumak lanjut ke kediri belok kanan menuju arah Desa Jagaraga, lurus menuju jalur Bil 1 lanjut ke simpang baital atiq menuju simpang koperasi dan berakhir di GMS. 

“Sebagian besar terpantau mematuhi Protokol Kesehatan dan mematuhi jam malam, dan diharapkan hal ini konsisten dilakukan oleh para pedagang kaki lima, sehingga penyebaran covid-19 semakin dapat ditekan,” katanya.

Namun demikian, Patroli Blue Light Gabungan ini, tidak bosan-bosan memberikan himbauan agar pedagang tetap mematuhi protokol Kesehatan, dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19. (MDG.**).

Load disqus comments

0 komentar