Prihatin, Jaini Bersama Keluarganya, Tempati Toilet Umum Kel. Melayu

Jaini Warga Miskin Asal Kel. Melayu, Kota Bima bersama keluarganya.
Foto : RED Surya Ghempar

Kota Bima-NTB, Media Dinamika Global.Id --  Sangat perihatin kehidupan Jaini (43 Tahun) warga lingkungan Pali RT. 09 RW. 05 Kelurahan Melayu, Kecamatan Asakota, Kota Bima-NTB. Dia  tidak memiliki isteri hanya tinggal dengan 3 orang anaknya yang masih SD disebuah Toilet Umum yang sudah 5 tahun ini ditempatinya di kelurahan Melayu.

Hal ini diketahui berdasarkan informasi dari seorang pegiat kemanusiaan, Devi Anggriani. Kepada media menceritakan kondisi warga miskin ini. Untuk membenarkan cerita tersebut, pada Rabu Sore (11/08) awak media mengunjungi rumahnya Jaini.

Pada moment pertemuan tadi dengan Jaini, sesuai informasi yang diterima awak media membenarkan kondisi kemiskinan warga tersebut. Berdasarkan pantauan bahwa rumah yang ditempati Jaini dan ketiga anaknya bukanlah rumah miliknya, namun sebuah Toilet umum yang berada di tengah-tengah perkampungan. sungguh ironis fakta lapangan  tentang kemiskinan di tengah-tengah kita.

Jaini Warga Miskin Asal Kel. Melayu, Kota Bima.
Foto : RED Surya Ghempar

Kepada media Jaini menceritakan tentang dirinya yang hanya seorang nelayan tanpa sampan atau perahu. Dia hanya mengandalkan kailnya untuk mencari kehidupan menghidupi dirinya dan ketiga anaknya, hasil tangkapannya dijajakan oleh anak-anaknya sehabis pulang sekolah yang tentunya tidak banyak. 

"Ikan atau hasil tangkapan lain akan anak saya jual kepada warga sekitar, hasilnya tidak banyak kadang beberapa ribu saja, cukup beli beras sehari-hari," kisahnya.

Masih menurut pengakuannya, dia beserta anak-anaknya tidak memiliki identitas baik KTP, Kartu keluarga bahkan BPJS kesehatan gratis. Dia berharap bisa dibantu oleh pemerintah sehingga memiliki kartu-kartu penting itu. 

"Saya sudah pasrah dengan kemiskinan ini, yang penting anak-anak saya bisa terus sekolah. Cukup waktu kecil ini mereka menderita bersama saya, jangan sampai mereka seperti ini kehidupannya nanti setelah dewasa," ceritanya tentang harapannya.

Dalam pertemuan tadi, walaupun sore namun tidak terlihat tanda-tanda adanya aktivitas dapur,  terlihat anak-anaknya bermain dihalaman rumah,  tanpa seorang ibu tentunya Jaini berperan sebagai ayah sekaligus ditengah kemiskinan kehidupan mereka. (MDG.**). 

Load disqus comments

0 komentar