Ady Ardiansyah : Anggota DPRD Kab.Bima Segera Melihat Potret Kehidupan Masyarakat Desa Sakuru Monta di Dapilnya


Bima NTB. Media Dinamika Global. Id. Salah satu Aktivis sekaligus Dosen di salah satu Perguruan Tinggi di Bima Ady Ardiansyah,M.Si menyampaikan Kepada Anggota DPRD Kab.Bima untuk Melihat Potret kehidupan masyarakat di sekitar bibir sungai di salah satu Desa namanya Kampung Lewi RT 06 RW 02 Desa Sakuru Kec. Monta setelah banjir bandang beberapa bulan lalu. Apalagi menurut Ady yang merupakan Kandidat Calon Doktor  ini sungguh memprihatinkan dengan Kondisi ini,padahal DPRD yang ada di Dapil tersebut ada,namun tidak ada yang mau perdulikannya. (06/08).

Foto ini pernah di posting salah satu remaja masjid yang benar-benar ikut andil,Prihatin terhadap Kondisi Masyarakat sepertinya tidak pernah di perhatikan baik oleh Legislatif maupun Eksekutif. Ini menunjukkan rasa empati, kepeduliannya masih Kurang alias Minim. Padahal sejatinya menjadi Anggota DPRD itu adalah amanah dan Tanggung jawab terhadap kepentingan Masyarakat demi mewujudkan Masyarakat yang adil,makmur sejahtera sesuai dengan amanat Undang-undang Dasar 1945.

Sebagai seorang Aktivis Sosial tentunya memandang dan memantau perkembangan Kehidupan Masyarakat sosial sehingga pada suatu kesempatan bertemu dengan pemilik rumah itu,setelah banyak berdialog dengan mereka maka saya di tuntun supaya bisa menyampaikan dan menyuarakan keadaan ini.Tentu Pemerintah Desa sedang berupaya mengatasinya.Namun karena sesuatu dan lain hal mungkin belum dapat di eksekusi.Barang kali ini Momen untuk wakil rakyat mendengarkan suara rakyat.

Lanjutnya,Nah melalui Wakil Rakyat tentunya menjadi Tugas dan Tanggungjawab terhadap kepentingan kehidupan Rakyatnya. Karena Rakyatlah yang memilih di Dapilnya,Wakil Rakyat menjadi tempat atau Wadah untuk menampung Aspirasinya. Jadi apapun itu selama ada Nuansa Kepentingan Rakyat segera berbuat untuk Rakyat. Karena Anda di pilih oleh rakyat, dari Rakyat,oleh Rakyat dan untuk Rakyat. Rakyat menunggu kehadiranmu.

Ady Memohon Bagi bapak ibu yang duduk di legislatif agar ada perhatianya, Masyarakat sangat membutuhkan Uluran,Perhatian dari Anggota DPRD Kab.Bima yang duduk di Dapilnya untuk melirik,menengoknya sehingga nantinya dapat disuarakan kepada Anggota yang lainnya terutama kepada Pihak Eksekutif tentunya.

Bahkan yang paling memprihatinkan lagi adalah Kondisi saat ini di tengah adanya Virus Corona ini lagi-lagi amat memilukan, hampir setiap saat mereka harus bergantung pada Pendapatan yang sangat Nihil sekali. Belum lagi ditengah PPKM ini menjadi rujukannya untuk tidak terlalu banyak bergerak dengan Kehidupan Ekonomi yang terhimpit,akibatnya mereka hanya bisa pasrah saja dan berharap agar ada perhatian khusus dari Pemerintah dan DPRD yang ada di Wilayahnya. Bebernya

Ady pun mengulanginya Bahwa Anda adalah DPRD yang di utus atas dasar Suara Rakyat sebab Suara rakyat suara Tuhan. Jadi jangan menjadi kebiasaan untuk tidak memperjuangkan kepentingan Masyarakatnya,ya minimal sekali-sekali Turun Reses lihatlah bagaimana keadaan dan Potret Kehidupan Masyarakat di Desa tersebut.

Masyarakat itu juga yang telah mengutus mereka agar bisa menjadi Anggota DPRD itu,tanpa suara Rakyat mana mungkin Anda Duduk di Kursi yang empuk itu. Bicara tentang Siapa yang akan berbuat,tentunya yang punya rasa empati,kepedulian terhadap Rakyatnya. Imbuhnya

Coba kita Lihat bersama betapa enaknya kita Duduk si Kantor,Lembaga,Instansi dengan Berhura-hura, namun kita kesampingkan bagaimana Nasib Rakyatnya di sekitar Desa itu yang benar-benar hidupnya tidak terurus,belum kehidupan mereka di pinggir Sungai atau kali,sewaktu-waktu Banjir datang ,maka akan direlokasikan kemana lagi. Coba kita lihat beberapa bulan yang lalu mereka hanya memperoleh Bantuan Sembako saja,lalu pertanyaannya apakah Cukup dengan itu saja? Tentu Tidak.

Akan tetapi mereka Membutuhkan Pembangunan Sarana dan Prasarana yang cukup misalnya saja dibuatkannya Bronjong dan lainnya sebagai bagian dari upaya Penanggulangan Banjir. Kehidupan mereka amat memprihatinkan,jika saja hal ini kita biarkan,maka sudah pasti esok harinya akan tetap tertimpa musibah seperti pada Bulan yang lalu. (Team MDG).

Load disqus comments

0 komentar