Pemdes Tonda: Gotong Royong Bersihkan Sampah Terdampak Banjir

Foto Kegiatan Gotong Royong

Bima-Ntb. Media Dinamika Global.id - Kepala Desa (Kades) Tonda, memimpin gotong royong membersihkan puing-puing sampah yang terdampak banjir di didepan tepatnya di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Tonda dan dihadiri oleh kapolsek, sat Pol PP Madapangga, BPD, dan masyarakat Desa Tonda, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima-ntb. Selasa, 6 April 2021 pukul 9:11 wita.

Kades Tonda Abdollah mengatakan, demi terciptanya lingkungan yang bersih Pemdes bergotong royong membersihkan Sampah-sampah yang dibawah oleh arus banjir dipinggir jalan ini agar para pengguna jalan, baik pengguna jalan roda empat maupun roda dua tidak terganggu aktifitas perjalanannya," Ucap kades.

"Gotong royong bersama masyarakan bukan hanya waktu banjir ini saja, Pemdes tetap mengadakan kegiatan gotong royong tiga sampai lima kali dalam setahun," jelas Kades.

Foto Kegiatan Gotong Royong

Ia berharap kepada warga Kabupaten Bima lebih khususnya warga Desa Tonda yang terdampak banjir tetap bersabar dan ikhlas menghadapi ujian dan cobaan ini sedatang dari Allah SWT," harap Kades.

Dahlan Salah satu masyarakat menyampaikan, kami masyarakat sangat antusias dan mendukung kegiatan gotong royong seperti ini dan kami sedang mengalami ujian dan cobaan yaitu bencana banjir, kami meminta kepada seluruh pemerintah se-indonesia terutama Pemda Bima untuk memberikan bantuan terhadap masyarakat korban banjir," ujarnya.

Ketua BPD Desa Tonda Adriansyah menyatakan, kami menyisirkan puing-puing sampah terdampak banjir, termasuk Desa kami salah satu korban banjir pada hari Jum'at (2/4) beberapa hari yang lalu," tuturnya.

"Ada lima Rt di desa kami terdampak banjir mulai dari Rt 01, Rt.04, Rt,05, Rt.08, dan Rt.09, salah satu rumah hancur total, satu penggilingan padi rusak dan lokasi pertanian mengalami kerugian," tandasnya.

Harapnya, kepada pemerintah diatas agar membantu atau ulur tangannya kepada warga korban banjir di Desa Tonda, mengingat banyak sekali kerugian yang dialami oleh masyarakat kami, dan masih menunggu ulur tangan di berbagai pihak," imbuhnya.

Load disqus comments

0 komentar