Pelantikan DPD dan Raker Caretaker DPD GMNI NTB

 Foto: Pelantikan DPD GMNI (Syuryadin) 

Mataram. Media Dinamika Global.id - Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah, DPD CARETAKER GMNI Nusa Tenggara Barat (GMNI) periode 2021-2022 dengan Tema: "Membumikan Ajaran Bung Karno di Tanah Sasambo" Dihadiri oleh Dewan Pimpinan Pusat, Gubernur NTB diwakili Kesbangpol NTB, PA GMNI Cabang Bima, Ketua-ketua OKP, dan seluruh Kader GMNI Se-NTB, di Aula Museum Nusa Tenggara Barat (NTB). Sabtu, 10 Aril 2021 pukul 14.30 wita.

Al Mukmin Ketua DPD GMNI NTB menyampaikan, ucapan Terimakasih atas dirinya dilantik baru saja, kader GMNI adalah kader pejuang pemikir dan pemikir pejuang di dalam satu manifestor yang sangat mendalam, tidak mungkin tema yang hadir tanpa ada Kajian-kajian dan pemikiran intelekual Marhaenisme," ucap Al Mukmin dalam sambutannya.

Foto: Pelantikan DPD GMNI (Syuryadin)

"GMNI hari ini terbukti di daerah Nusa Tenggara Barat telah bentuk dan menjadi advokat khusus untuk kita memperjuangkan masyarakat marhaen dan masyarakat juga harus ikut terlibat didalam gerakan-gerakan GMNI dan kita harus memulai dengan pola, ide dan, gagasan baru dalam gerakan revolusi Marhaenisme," tegasnya.

Lebih lanjut Al Mukmin, ia melihat ada satu peristiwa yang harus diketahui bersama terkait dengan problem yang ada di NTB, persoalan yang selalu kita diskusikan setiap hari serikat nelayan dan persoalan hutan yang di pulau Sumbawa ada 200 hektar yang gundul gundul sehingga menyebabkan terjadinya konsolidasi dan banjir dimana-mana," ujarnya.

Foto: Pelantikan DPD GMNI (Syuryadin)

"Persoalan petani di Kabupaten Bima yang hari belum mampu diselesaikan pemda, kemudian kasus di Lombok utara kasus yang hari ini dirampas tanahnya dan sertifikat belum jelas berserta haknya itu akan persoalan dalamgerakan Rakyat," jelasnya.

"Keberadaan  DPD GMNI NTB salah satu aicon untuk terus mengawas sumber-sumber ajaran pokok Bung Karno, termasuk kami lihat dan kami fokuskan visi misi NTB gemilang membangun ekonomi, kalau versi pemerintah NTB adalah membangun industrialisasi kecil dari buah apel menjadi buah anggur, ekonomi berdikari adalah ekonomi yang percaya sumber-sumber kekayaan alam kita di exploitasi tidak didiskriminasi, itu ekonomi berdikari yang sesungguhnya sesuai dengan cita cita bung yang kita amalkan sampai secara bersama-sama," terangnya.

Ia, berharap dengan keberadaan DPD GMNI NTB kita bisa sukseskan kegiatan-kegiatan Reformasi 1998, kita ciptakan suasana gerakan yang lebih elok, intelektualitas di dalam mengawal sumber kelompok ajaran ajaran besar di NTB. Ia adalah orang paling kritik terhadap pemerintah daerah ini dan Gerakan Rakyatlah yang paling utama kita perjuangkan," imbuhnya. (Pimred MDG).

Load disqus comments

0 komentar