Intensitas Hujan Tinggi Hingga Terjadi Banjir Bandang di Kabupaten Bima


Bima-Ntb. Media Dinamika Global.id - Terjadi  bencana Banjir karena intensitas hujan tinggi selama 9 jam hingga mengakibatkan banjir bandang yang menggenangi lahan persawahan, permukiman, dan fasum fasos, di wilayah Kabupaten Bima. minggu, 4 April 2021 pukul 20:20 wita.

"Hujan turun dengan intensitas tinggi yang menguyur seluruh wilayah Kabupaten Bima hingga sekitar pukul 15:00-22:45 WITA. Mengakibatkan banjir bandang menggenangi lahan persawahan, permukiman, dan fasum fasos. Banjir bandang masih menerjangan pemukiman warga dan fasilitas umum di tujuh Kecamatan, Kabupaten Bima, tanah longsor, dan cuaca ekstrim jang menyebabkan abrasi  akibat gelombang tinggi".

Kecamatan terdampak:

 1. Kecamatan Madapangga: Desa Campa 253 KK 771 Jiwa, Desa woro 302 KK 906 Jiwa, Desa Tonda 451kk 1353 jiwa, Desa Dena 296 KK 981 jiwa, Desa ncandi 112 KK 318 Jiwa, dan Desa Rade 258 KK 1032 Jiwa. 

2. Kecamatan Bolo: Desa Tambe 285 KK 895 Jiwa, Desa Rasabou 193 KK 587 jiwa, Desa Leu 176 KK 536 Jiwa, Desa Bontokape 97 KK 301 Jiwa, Desa Nggembe 221 KK 613 jiwa, dan Desa Kananga 305 KK 927 Jiwa. Desa Rato 248 KK 753 Jiwa, Desa Timu 237 KK 691 Jiwa, Desa Darussalam 550 KK 861 Jiwa, dan Desa Sanolo 658 KK 1000 Jiwa.

3. Kecamatan Woha: Desa Naru 1005 KK 3015 Jiwa, Desa Nisa 605 KK 2000 Jiwa, Desa Rabakodo 334 KK 1000 Jiwa, Desa Tenga 167 KK 500 Jiwa, Desa Tente 154 KK 500 Jiwa, Desa Waduwani 67 KK 200 Jiwa, Desa talabiu 504 KK 1500 Jiwa, Desa pena Pali 235 KK 705 Jiwa, dan Desa Donggo Bolo 102 KK 305 Jiwa.

4. Kecamatan Monta: Desa Baralau 135 KK 397 Jiwa, Desa Simpasai 152 KK 471 jiwa, Desa Sie 173 KK 518 Jiwa, Desa Sakuru 134 KK 410 Jiwa, Desa Pela 87 KK 253 Jiwa, Desa Tangga 207 KK 609 Jiwa, dan Desa Monta 103 KK 315 Jiwa. 

5. Kecamatan Palibelo:  Desa Belo 134 KK 2073 Jiwa, Desa Bre 305 KK 512 Jiwa,

6. Kecamatan Parado, tanah longsor di Parado Wane so handa pada ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Woha, monta dan parado. 

7. Kecamatan Palibelo, limpasan banjir pada area pertanian dan tumbangnya tiang listrik pada beberapa titik jalan negara yg mengakibatkan  putusnya jaringan ke berapa kecamatan.

8. Kecamatan Wera, cuaca ekstrem jg menyebabkan gelombang tinggi yang mengakibatkan abrasi di desa Sangiang. 

9. FASSOS/FASUM: Jembatan penghubung Desa Woro Kec. madapangga separuhnya rusak dan hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua aja, Jembatan penghubung Desa Bolo dan Desa Rade Kecamatan Madapangga terputus, Jembatan penghubung Desa Campa Kecamatan Madapangga terputus, Jembatan desa Leu Kec bolo terputus, SDN Bre kec Palibelo rusak ringan, SDN Belo kec Palibelo rusak ringan, SMA Rusak ringan, Kampus STKIP Taman Siswa Padolo rusak ringam, Kantor Desa Padolo rusak ringan, Musholla desa belo rusak ringan,bKantor unit PLN woha rusak ringan, SDN Nisa Woha rusak ringan, dan SMPN 1 Woha rusak ringan. 

10. Pertanian/Perikanan

- +/- 234 Ha sawah di Kecamatan woha. 

- 60 Ha Sawah (padi) di Desa Belo Kec. Palibelo. 

- 25 Ha Perikanan/Tambak ikan di Desa Belo Kecamatan Palibelo.

11. Pengungsi

- Untuk sementara korban mengungsi di rumah saudara/kerabat yang rumahnya tidak tergenang oleh banjir. 

12. Korban Jiwa

- Abdul Hamid (67), petani asal Desa Sie Kec. Monta RT 14, korban terbawa arus banjir dan ditemukan sekitar jam 8 pagi. 

- Abakar (50) petani asal Desa Leu Kecamatan Bolo RT. 07.

[4/4 13.07] Surya Ghempar: Ijin pimred nama pusdalop ta, biar kita sampaikan atau melalui dia

[4/4 13.56] Direktur Hafid Musa MDG: 

Menghimbau kepada masyarakat tetap waspada terhadap kejadian bencana yang dapat terjadi secara tiba-tiba, memasuki ujung musim penghujan disertai dengan periode fenomena La Nina yang masih terhajadi. Untuk tetap update cuaca terkini dari media terpercaya agar. 

Sumber: PUSDALOPS BPBD KABUPATEN BIMA. (Pimred MDG).

Load disqus comments

0 komentar