3 Peristiwa Besar Akibat Hujan Deras pagi Hingga Sore sejumlah Wilayah Sindosia dan Pandai dihantam Banjir


Kabupaten Bima NTB. Media Dinamika Global. Id. Beberapa hari terakhir mulai pagi sampai sore ini hujan secara terus menerus turun hingga menyebabkan beberapa Wilayah di Kabupaten Bima dihantam Banjir Bandang. Pantaun langsung Media di lokasi tersebut, ada 2 Titik Desa yang paling rawan Banjir yaitu di Desa Sondosia Kecamatan Bolo dan Desa Pandai Kecamatan Woha serta satu Buah Mobil Fuso mengalami kecelakaan akibat Pohon Tumbang di sekitar wilayah Muku. Kejadian tersebut membuat pengguna jalan mengalami Macet Total karena Banjir dan Kecelakaan tidak dapat lagi melewati jalan itu. (02/04). 

Sekitar Pukul 02.30 wita beberapa Desa yang ada wilayah Kabupaten Bima di Hantam Banjir Bandang, misalnya saja di Desa Sondosia Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, akibat dari derasnya arus banjir satu mobil, satu sepeda motor di terjang Banjir. Sementara saat ini mobil dan Motor sedang di Evakuasi oleh Warga yang ada di sekitarnya dengan alat seadanya. 

Sementara di sisi lainnya menurut saksi Mata melihatnya awalnya kedua kendaraan itu memberanikan diri untuk menerobos Banjir yang sangat Kuat tadi, banyak Warga sekitar yang mencoba melerai terhadap Korban itu, namun apa yang di katakan oleh Warga sekitar tidak dihiraukan oleh Korban itu.


Disisi lainnya, di sekitar Wilayah Pekuburan antara Sondosia dan Muku telah terjadi kecelakaan Mobil Fuso yang bermuatan cukup Berat juga mengalami kecelakaan akibat terlalu berani melaju,padahal pada saat itu pohon kayu sedang tumbang di sekitar jalan itu. Karena sopirnya tidak sabar, sopir tersebut langsung menerobos jalan hingga akhirnya terpental di Pinggir arus jalan raya lalu kemudian terjadilah kecelakaan. 

Akibat dari kecelakaan Fuso tersebut pun Pengguna jalan lagi-lagi mengalami Macet Total sejak shalat jum'at hingga saat ini. Sementara dalam kecelakaan ini tidak ada Korban jiwa dan sekarang sedang ada upaya untuk menghadirkan alat berat seperti Eksa fator yang akan mengevakuasi nya. 

Dan disatu sisi lagi akibat intensitas yang sangat tinggi mulai dari kemarin, pagi dan sore ini menyebabkan sejumlah kendaraan tidak bisa melewati Jalan lintas Pandai tepatnya di samping Kantor PLN Cabang Woha-Pandai sampai ke Kantor Gudang Garam. Banjir setinggi Lutut Dewasa ini berasal dari luapan sungai yang ada di Desa Pandai yang tidak mampu di imbangi boleh drainase. 

Akibat dari Banjir itu, sejumlah Tambak mengalami kerugian ratusan Hektar Pemilik Tambak di tempat tersebut. Akibatnya Petani Tambak mengalami kerugian moril maupun Materil. Sementara warga lainnya berbondong-bondong untuk mengambil Pukat agar Ikan Peliharaan itu dapat diambil dan di jadikan santapannya. Jika dihitung dari jumlah kerugian masing-masing pemilik Tambak ini sangat banyak. Dan ini merupakan bagian dari Bencana yang harus di sikapi secara baik dan bijak saja. 

Demikian di katakan oleh salah satu Pemilik Tambak yang saat ini hasil panen Ikan Bandengnya tidak dapat di Nikmati lagi. Beliau awalnya akan memanen Ikannya Besok Pagi dengan seluruh keluarganya. Tetapi pada hari ini, beliau sangat rugi karena semua bukannya di bawa arus banjir. Tetapi beliau pun tidak terlalu menyesalkan nya sebab ini adalah ujian dan cobaan baginya. 

Namun juga beliau hanya bisa pasrah saja dan mengikhlaskan sebagian dari hartanya untuk itu, secara jujur kita harus bagaimana dan apa yang harus dilakukan saat ini. Beliau menyadari bahwa jika Allah SWT inginkan sesuatu maka cukup dengan mengucapkan Jadilah Maka jadilah ia. Tandasnya. (MDG 01).

Load disqus comments

0 komentar