Minggu, 28 April 2024
Inkubator LPPM UNSWA Ikut Bazar Di Ivent Rimpu Mantika
Kota Bima, Media Dinamika Global. Id.- 27/04/2024. Kampus Universitas Nggusuwaru melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNSWA ikut meramaikan Festival Rimpu Mantika di Kota Bima dimulai 25 s/d 27 April 2024.
Rektor Universitas Nggusuwaru menyampaikan "Selamat kepada pemerintah kota bima, berhasil melaksanakan ivent nasional yang dihadiri oleh Menparekraf Sandiaga Uno dengan tema Festival Rimpu Mantika Kota Bima" Ujar Dr. Nasution, M.Pd.
Dalam ivent nasional di suguhkan dengan pemandangan yang sangat menarik oleh berbagai UMKM Bima Dompu, Stand UNSWA mengikuti bazar ekraft hasil olahan pangan dan kerajinan tangan kreatif dosen dan mahasiswa yang dibina langsung oleh Inkubator LPPM UNWA : dodol kinca, kebab pisang coklat, roti labu, bola ubi, salome mercon, aneka es dll.
Hasil kreatifitas dosen dan mahasiswa merupakan aplikasi matakuliah kewirausahaan di setiap program studi universitas Nggusuwaru dan saatnya kami bisa mempromosikan serta mengikuti bazar ekraft (Ujar Arnasari Merdekawati Hadi, M.Pd).
Sabtu, 27 April 2024
Tentang LSM, Ini Penjelasan Arianto Sekretaris LSM Trinusa DPC Tanggamus
TANGGAMUS. Media Dinamika Global. Id.-Banyak pertanyaan masyarakat awam tentang apa itu Lembaga Swadaya Masyarakat atau yang lebih dikenal dengan sebutan LSM, Sekretaris LSM Trinusa DPC Tanggamus Arianto menjelaskan fungsi dan tujuan dari LSM itu sendiri. Minggu 28/4/24
LSM kata Arianto dapat diartikan sebagai organisasi/ lembaga yang dibentuk oleh Warga Negara Republik Indonesia secara sukarela atas kehendak sendiri dan minat yang besar serta bergerak di bidang kegiatan tertentu yang ditetapkan oleh organisasi/ lembaga sebagai wujud partisipasi masyarakat dalam upaya meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, yang menitik beratkan kepada pengabdian secara swadaya tanpa bertujuan memperoleh keuntungan semata.
" Jadi pembentukan LSM ini berdasarkan asas sukarela tanpa adanya harapan untuk memperoleh laba yang besar. Selain berasaskan sukarela, LSM juga berdiri diatas asas Pancasila dan hal ini tentunya LSM hidup dan berkembang di Indonesia harus menjunjung tinggi Pancasila " jelas Arianto
Masih kata Arianto, Istilah Lembaga Swadaya Masyarakat pertama kali dikenal dalam Undang-undang Nomor 4 Tahun 1982 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup dan bergerak dalam hal-hal yang berkaitan dengan Lingkungan Hidup.
Kemudian dalam perkembangannya Lembaga Swadaya Masyarakat tersebut mempunyai lingkup kegiatan yang tidak terbatas pada lingkungan hidup saja, melainkan mencakup bidang lain sesuai dengan yang diminati untuk tujuan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat baik rohani maupun jasmani.
Lanjutnya fungsi dari LSM itu sendiri sebagai lembaga non-pemerintah yang ikut berpartisipasi dan pengembangan untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan pembinaan, bimbingan, serta pengayoman dari pemerintah agar dapat mendorong kegairahan, kreativitas dan dinamika masyarakat di segala bidang.
" Keberadaan LSM memiliki sejarah dan latar belakang sendiri, sejalan dengan bentuk dari lembaga tersebut, jadi LSM itu merupakan lembaga atau organisasi non-pemerintah atau yang biasa disebut Non-Government Organization (NGO) bertujuan membentuk karakter masyarakat menuju langkah positif dan produktif " tandasnya. (Tim)
Gabungan Polsek Utan Dan Alas, Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Tas Milik Supir Truk
Sumbawa Besar-NTB, Media Dinamika Global.Id._ Personel Polsek Utan bekerja sama dengan Personel Polsek Alas berhasil mengungkap kasus pencurian sebuah tas selempang yang berisikan HP merk OPPO A17 warna Biru dan kartu berharga yang terjadi pada hari Jumat tanggal 08 Maret 2024 lalu.
Dalam pengungkapan tersebut, Petugas berhasil mengamankan seorang pria terduga pelaku penadah HP curian berinisial R (33) warga Desa Gontar Kecamatan Alas.
Terduga pelaku penadah tersebut diamankan oleh Polisi pada hari Kamis tanggal 25 April 2024 sekitar pukul 14.30 wita, diwilayah Kecamatan Alas Barat.
Kapolsek Utan IPTU Awaluddin S.AP, M.M.Inov., saat dikonfirmasi mengungkapkan kronologis kejadian bermula saat korban bernama Muh. Yani yang merupakan sopir truk berangkat dari Mataram untuk mengantar roti ke wilayah Kabupaten Sumbawa.
Lanjut Kapolsek, bahwa setelah mengantarkan roti di Kecamatan Alas, Buer, serta Utan , korban baru menyadari bahwa tas selempang miliknya yang di letakan di dashboard truk box telah hilang, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Utan.
"Berdasarkan laporan korban, kami kemudian melakukan penyelidikan intens dan pengembangan dengan melakukan tracking terhadap IMEI HP, yang mana dari hasil tracking tersebut diketahui HP tersebut digunakan oleh terduga pelaku yang berada di sekitaran wilayah Desa Labuan Mapin Kec. Alas Barat," Terang Kapolsek.
Personel Polsek Utan yang di Back Up oleh Personil Polsek Alas selanjutnya melakukan pencarian terhadap terduga pelaku, dan dari hasil pencarian tersebut Polisi mendapati bahwa HP tersebut telah digadaikan kepada seorang pria berinisial R warga Desa Gontar Kecamatan Alas Barat.
"Berdasarkan pengakuan terduga pelaku penadah, HP tersebut digadaikan oleh Pelaku utama pencurian berinisial F (27) warga Desa Tarusa Kecamatan Buer senilai Rp. 700.000,-" ucap Kapolsek.
Terduga pelaku penadah Sdr. R sempat meminta kepada pelaku F untuk menebus HP tersebut akan tetapi terduga pelaku beralasan belum mempunyai uang.
"Setelah di telusuri lebih dalam, diketahui bahwa terduga pelaku utama berinisial F sebelumnya telah diamankan di Polres Sumbawa atas kasus yang berbeda yakni kasus Curat yang dilakukan di wilayah Kecamatan Buer." ungkap Kapolsek.
Saat ini terduga pelaku penadah bersama barang bukti HP OPPO A17 tersebut telah diamankan di Polsek Utan untuk pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
(Surya Ghempar).
Satpolair Polres Lombok Utara Evakuasi Korban Kecelakaan Laut Di Perairan Gili Trawangan
Lombok Utara-NTB, Media Dinamika Global.Id.- Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Lombok Utara telah melakukan evakuasi korban kecelakaan laut yang terjadi akibat terbakarnya sebuah kapal speedboat di perairan Gili Trawangan, desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.
Kegiatan evakuasi korban dilakukan oleh Satpolair bekerja sama dengan Polsek Pemenang Polres Lombok Utara dan Direktorat Polairud Polda NTB.
IPTU Henny Adriani, Kasat Polair Polres Lombok Utara, menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi pada pukul 09.01 Wita. Kapten speedboat yang bernama Itang ( 30 tahun ) warga dusun teluk nara desa malaka kecamatan pemenang lombok utara, memarkirkan kapalnya di moring pelabuhan Gili Trawangan. Tanpa peringatan, api tiba-tiba membara dari salah satu kabel menuju bagian mesin, menghanguskan badan kapal.
Tim Satpolair Polres Lombok Utara segera melakukan pemadaman api dan evakuasi korban menggunakan Kapal Patroli XXI-1004 Direktorat Polairud Polda NTB. Kapten speedboat dilaporkan mengalami luka bakar pada bagian tangan dan kaki.
“Saat ini, korban Itang telah dievakuasi dan dirujuk ke Puskesmas Nipah, Desa Pandanan, Kecamatan Pemenang, untuk mendapatkan pertolongan medis,” ujar IPTU Henny saat mewakili Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K, M.Si pada Sabtu, 27 April 2024.
Sayangnya, satu unit speedboat hangus terbakar dalam insiden ini, dan kerugian diperkirakan mencapai Rp 40.000.000.
IPTU Henny mengingatkan para pengusaha dan pemilik kapal untuk selalu menjaga keselamatan dan melengkapi kelengkapan kapal, termasuk alat pemadam dan pelampung.
“Kecepatan dan kewaspadaan adalah kunci dalam menghadapi situasi darurat seperti ini,” imbuhnya.
“Kami akan terus mengimbau kepada pemilik boat dan melakukan pemeriksaan pada semua kapal yang beroperasi di perairan Lombok Utara,” pungkasnya.
(Surya Ghempar).
Kepala Bapas Pringsewu Pimpin Upacara Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-60
Pada Upacara Peringatan Hari Bhakti (HBP) KE-60 yang puncaknya hari ini, di pimpin langsung oleh Kepala Bapas Pringsewu, diikuti segenap jajaran pegawai lingkungan kantor Bapas Pringsewu.
Acara berlangsung dengan khidmat dan tertib. Dalam sambutannya Kepala Bapas menyampaikan momen kegiatan ini dilaksanakan oleh seluruh instansi Permasayarakatan di seluruh tanah air dengan serentak pada hari ini sebagai wujud penghormatan kepada arwah para pahlawan yang telah memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
"Dengan perayaan yang penuh makna ini, diharapkan semangat dan komitmen untuk terus menjaga keadilan, kemanusiaan, dan kebersamaan dalam sistem terus menggelora dan menginspirasi setiap individu untuk berkontribusi dalam memajukan negara dan masyarakat," tegasnya.
Sebelumnya, pada hari Kamis 25 April 2024, Ka.Bapas Pringsewu juga mengikuti acara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bandar Lampung, yang dipimpin langsung oleh Ka.Kanwil Menkumham Lampung.
Ziarah dan Tabur bunga tersebut diawali dengan upacara sebagai bentuk penghormatan kepada arwah para pahlawan dengan mengheningkan cipta lalu peletakan karangan bunga dan dilanjutkan dengan tabur bunga untuk mengenang jasa para pahlawan.
Langkah-langkah pelan dan penuh kehormatan menandakan rasa terima kasih yang tulus kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kepentingan negara dan rakyat.
Pewarta : ytn
Iwo Indonesia Pringsewu
Pj.Wali Kota Bima HM.Rum Serahkan Bantuan Zakat Konsumtif Bagi 350 Fakir Miskin
Kota Bima. Media Dinamika Global.Id.- Penjabat Wali Kota Bima, H. Mohammad Rum menyampaikan bahwa saat ini masih dalam bulan syawal, masa dimana kita semua pada fase pendomblengan iman dan amal. Suasana ramadhan harus diterapkan pada bulan-bulan setelah ramadhan seperti memperbanyak sedekah, menebalkan iman dan amal sholeh. Hal itu disampaikan Pj.Wali Kota Bima, H. Mohammad Rum pada acara Pendistribusian Zakat Konsumtif Fakir Miskin, Guru Ngaji dan Janda/Duda se-Kecamatan Mpunda Tahun 1445 H/2024 M, di Masjid HM Nor Alatif kantor Wali Kota Bima, Sabtu, 27 April 2024.
HM Rum menambahkan, termasuk zakat infaq dan sedekah harus tetap istiqomah pada bulan setelah puasa, tidak harus kita wajib melakukannya pada bulan ramadhan saja, melainkan kita diuji pada bulan setelahnya.
Menurut H. Rum, orang yang beruntung dan yang kurang beruntung sama-sama mendapatkan ujian dar Allah SWT. Orang beruntung diuji dengan keimanannya bagaimana mampu memanfaatkan hartanya dan orang yang kurang beruntung sekalipun tetap diuji sampai dimana batas kesabarannya.
"Dengan bersyukur dan rutin bersedekah kepada saudara-saudara yang membutuhkan selesai persoalan ini. Jika diberi kelebihan janganlah sombong, karena itu semua akan diuji," ujarnya.
Lebih berat diberi ujian bagi seseorang yang diberikan kelebihan. Zakat, infaq dan sedekah itu tidak akan mengurangi sedikitpun harta kita, malah Allah SWT akan menambahnya berlipat-lipat.
"Mudah-mudahan Kota Bima aman, damai, terhindar dari musibah dan bencana dan saling sayang menyayangi satu sama lain," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Baznas Kota Bima, H. Nurdin Mansyur, MM mengatakan pendistribusian zakat bagi mustahiq ini merupakan rutinitas tiap tahun dilakukan oleh Baznas ditiap kecamatan se-Kota Bima.
"Hari ini giliran kecamatan Mpunda sebanyak 350 orang, dari 10 kelurahan, masing-masing 35 orang per kelurahan, terdiri dari 25 fakir miskin, 5 janda/duda, 5 guru ngaji. Masing-masing mendapatkan beras 10 kg dan uang tunai 150 ribu," ujarnya.
H. Nurdin mengaku, bantuan zakat konsumtif yang didustribusikan hari ini bagi fakir miskin, guru ngaji dan janda/duda se-Kecamatan Mpunda berasal dari zakat profesi dari Aparatur Sipil Negara lingkup Pemerintah Kota Bima.(MDG024)





