Media Dinamika Global

Minggu, 23 Agustus 2026

Perkuat Operasi Karhutla, Brimob Polda Riau Kerahkan Puluhan Personel ke Kampar

Pekanbaru – Satuan Brimob Polda Riau kembali menunjukkan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Sebanyak 46 personel diberangkatkan untuk memperkuat operasi penanganan Karhutla di wilayah hukum Polres Kampar, Senin (24/8/2026).

Pemberangkatan diawali dengan apel kesiapan di Lapangan Hitam Yon A Pelopor Satuan Brimob Polda Riau, yang dipimpin oleh Kabag Ops Satuan Brimob Polda Riau AKBP Rivana Wahdi, S.H. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengecekan kesiapan personel dan perlengkapan sebelum menuju wilayah penugasan.


Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K. turut turun langsung memantau kesiapan dan pemberangkatan personel, memastikan seluruh kekuatan serta peralatan pendukung dalam kondisi siap digunakan untuk menghadapi situasi Karhutla di lapangan.


Dalam pengerahan tersebut, Satuan Brimob Polda Riau turut membawa 4 unit mesin ministriker, 22 unit selang buang, 4 unit selang hisap, dan 4 unit nozzle, serta didukung 1 unit kendaraan R4 dan 2 unit bus.


Turun langsungnya Dansat Brimob menjadi bentuk perhatian dan keseriusan pimpinan dalam memastikan kesiapan personel sebelum menjalankan tugas. Selain memberikan arahan, pengecekan juga dilakukan untuk memastikan setiap personel memahami tugas, tanggung jawab, serta pentingnya mengutamakan keselamatan selama berada di lokasi Karhutla.


Dalam arahannya, Dansat Brimob Polda Riau menegaskan agar seluruh personel melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan profesionalisme, serta membangun sinergi dengan seluruh unsur terkait.


“Saya minta seluruh personel melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, tetap disiplin dan mengutamakan keselamatan. Laksanakan penanganan secara cepat, tepat dan terukur, serta terus bersinergi dengan seluruh pihak di lapangan. Kehadiran kita harus memberikan manfaat dan rasa aman bagi masyarakat,” tegas Dansat Brimob Polda Riau.


Setibanya di Kabupaten Kampar, personel akan memperkuat jajaran terkait dalam upaya penanganan dan pencegahan Karhutla agar tidak meluas. Kehadiran Brimob di lapangan diharapkan mampu mempercepat respons terhadap setiap potensi kebakaran sekaligus mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif.


Dengan kesiapan personel, dukungan peralatan, serta keterlibatan langsung pimpinan di lapangan, Satuan Brimob Polda Riau menegaskan komitmennya untuk selalu siap bergerak dalam menghadapi Karhutla dan memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat.

Semarak HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Demokrat Kabupaten Bima Gelar Lomba Rakyat Penuh Kebersamaan


LANGGUDU-BIMA, Media Dinamika Global - Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat di Kabupaten Bima berlangsung meriah. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bima menggelar Lomba Rakyat di Lapangan Mongisidin, Desa Rupe, Kecamatan Langgudu, Minggu (23/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun kedekatan antara jajaran pengurus Partai Demokrat dengan masyarakat. Suasana penuh keceriaan dan kekeluargaan tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan.

Beragam perlombaan rakyat disuguhkan, mulai dari tarik tambang, memasukkan paku ke dalam botol, hingga balon dangdut. Perlombaan tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh masyarakat, baik anak-anak maupun orang dewasa.

Tawa dan sorak-sorai warga pecah sepanjang perlombaan berlangsung. Tidak hanya menjadi hiburan, kegiatan ini juga menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat untuk berkumpul dan menikmati suasana perayaan tanpa sekat.

Menariknya, seluruh pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima bersama empat anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Bima turut hadir dan berbaur langsung dengan masyarakat. Para pengurus tidak sekadar menjadi penonton, tetapi ikut menikmati berbagai rangkaian kegiatan bersama warga.

Kehadiran tersebut menunjukkan bahwa peringatan HUT Partai Demokrat tidak hanya dimaknai sebagai agenda internal partai, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat.

Antusiasme warga yang begitu tinggi menjadi gambaran bahwa kegiatan bernuansa kebersamaan masih mendapat tempat yang kuat di tengah masyarakat. Politik pun tidak selalu harus berbicara tentang kekuasaan dan kontestasi, tetapi juga tentang bagaimana sebuah partai dapat hadir, menyapa, mendengar, serta berbagi kebahagiaan bersama rakyat.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima, Hj. Misfalah, S.Pd., bahkan turut turun langsung dalam keseruan lomba balon dangdut. Keterlibatan tersebut membuat suasana semakin meriah sekaligus memperlihatkan kedekatan antara pimpinan partai dengan masyarakat.

Bagi DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima, usia 25 tahun bukan sekadar angka. Seperempat abad perjalanan Partai Demokrat menjadi momentum untuk terus memperkuat komitmen dalam mendengar aspirasi masyarakat dan menjaga kedekatan dengan rakyat.

Semangat tersebut tercermin dalam pesan yang digaungkan dalam kegiatan tersebut: “Dari rakyat, bersama rakyat, dan untuk rakyat.”

Melalui peringatan HUT ke-25 ini, Partai Demokrat Kabupaten Bima menegaskan komitmennya untuk terus bergerak bersama masyarakat, baik untuk kemajuan Kabupaten Bima, NTB, maupun Indonesia.

“Demokrat bersama rakyat. Demokrat untuk rakyat. Demokrat terus bergerak untuk Indonesia, untuk NTB, dan untuk Kabupaten Bima yang lebih maju dan sejahtera.”

Peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat pun ditutup dengan semangat kebersamaan dan optimisme untuk terus membangun kekuatan bersama masyarakat.

Selamat HUT ke-25 Partai Demokrat.

Bersama Kita Kuat, Bersatu Kita Bangkit!

Redaksi |

LLDIKTI Segera Evaluasi Tata Kelola UKOM Terkait Persoalan Beasiswa Mahasiswa STIKES Yahya Bima


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Ketika kampus benar- benar menjunjung tinggi integritas akademik, maka persoalan tata kelola UKOM tidak boleh dibiarkan tanpa evaluasi. UKOM bukan ruang untuk kepentingan pribadi, tekanan, atau penyalahgunaan kewenangan. Setiap proses harus transparan, objektif, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

Hal ini, Terdapat Oknum dosen yang terbukti melanggar kode etik dan profesionalitas, Harus mengambil tindakan tegas, termasuk pencopotan dari jabatan apabila pelanggaran tersebut terbukti dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Institusi tidak boleh melindungi oknum dengan mengorbankan marwah akademik.

Begitu pula dengan persoalan Beasiswa, Yang Menjadi Hak mahasiswa, bukan belas kasihan dan bukan hadiah. Jika mahasiswa telah ditetapkan sebagai penerima, maka kampus harus memberikan kepastian mengenai proses dan waktu pencairannya. Ketidakjelasan yang terus dibiarkan hanya akan menambah beban mahasiswa STIKES Yahya Bima.

Pada akhirnya, persoalan ini juga harus menjadi bahan evaluasi terhadap kebijakan lembaga kampus secara keseluruhan. Kebijakan akademik maupun administratif tidak boleh dibuat secara sepihak, tidak transparan, atau hanya menguntungkan kepentingan tertentu. Setiap kebijakan harus memiliki dasar yang jelas, mekanisme pengawasan, ruang pengaduan, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada mahasiswa dan seluruh sivitas akademika.

Disini, yang harus kita tarik ulang adalah, apakah setiap kebijakan yang kampus buat memiliki nilai luhur, Yaitu kebijakan yang harus cerdas dan Bijaksana? Oleh karena pada akhirnya, apapun strategi yang mereka pilih, apapun reinvesi yang mereka pilih, termasuk reinvesi itu sendiri. Faktor kunci kemudian adalah kualitas keprofesionalan lembaga kampus. Arti penting ini saya kaitkan dengan konsep Sidney low yang mengacu pada kondisi kesenjangan kompetensi antara kemajuan di dlm Lingkungan kampus yang mengakibatkan peningkatan tuntutan di satu sisi,dan di sisi lain lembaga kampus tidak mengalami kapasitas serta kompetensi yang memadai kemajuan mahasiswa dan peningkatan tantangan. di sini lembaga kampus STIKES Yahya Bima kemudian mengambil kebijakan yang tidak sesuai dengan tuntutan yang muncul.

Lembaga kampus sangat rentan terhadap penyakit ini. Oleh karena ukurannya yang raksasa, kampus sangat sulit untuk belajar, berubah, dan mengembangkan diri.

Yang Terpenting, Dari hal ini kita dengan mudah akan sampai pada sebuah kecerahan. Bahwa kegiatan yang baik tidak lain adalah kebijakan yang memberikan yang baik bagi mahasiswa. Sebagaimana diceritakan pada bab Pandora, setelah kotak Pandora dibuka, seluruh macam-macam sifat baik dan jahat. Satu yang tersisa dalam kotak itu, Harapan.

Kebijakan Lembaga kampus Stikes Yahya Bima harus mampu memberikan harapan kepada seluruh mahasiswa bahwa mereka dapat memiliki hari esok lebih baik dari hari ini. Tidak lain,Di dalamnya kita berbicara kebijakan yang memberdayakan hingga good governance.


Namun, inti dari kesemuanya adalah apakah kebijakan ini memberikan kita harapan untuk masuk ke hari esok? Jika tidak, gagallah Kampus STIKES Yahya hari ini. para pihak yang terkait dengan kebijakan. Ini adalah dosa yang akan mereka tanggung secara teknis, politis, dan spiritual. Mereka berdosa kepada Mahasiswa yang menjadi publik sasaran, dan kepada Tuhan yang memberikan Mereka amanah untuk memimpin kampus dan negara untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik manusianya, dan memuliakan nama-Nya.(Redaksi II)

Luar Biasa.. ‼️ Malam Puncak Perayaan HUT RI Ke-81 Desa Jatimulyo Berjalan Meriah.


Jatiagung, Lampung Selatan - Pemerintah Desa Jatimulyo, kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan, Melalui Karang Taruna Desa Jatimulyo melaksanakan acara malam puncak perayaan HUT RI Ke-81 Tahun dengan tema Sorak Gembira " berlokasi halaman balai desa jatimulyo setempat, Minggu 23 Agustus 2026.

Kegiatan malam puncak HUT RI Ke-81 Desa jatimulyo berjalan meriah ini di ramaikan dengan persembahan oleh Kadal Band, Antakasa Band, dan Band Indie serta persembahan Disc Jockey ( Dj), serta pemberian piala dan piagam kepada peserta lomba. 

Dalam sambutannya, kepala desa jatimulyo H.Sumardi, SE menyampaikan, Terima kasih atas semua pihak sehingga terselenggaranya malam puncak HUT RI Ke-81 tahun pada malam ini terutama untuk Karang taruna desa jatimulyo maupun pihak Sponsorship. Ujarnya. 

Kegiatan malam puncak perayaan HUT RI Ke-81 tahun rangkaian puncak dari seluruh kegiatan yang diselenggarakan oleh desa jatimulyo dalam merayakan HUT RI yang sebelumnya rangkaian diisi dengan kegiatan perlombaan maupun jalan sehat serta kegiatan lainya. 

Selain itu kegiatan malam ini merupakan bagian dari berbagi kebahagiaan kepada masyarakat desa jatimulyo dalam merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia, yang mana kita isii dengan kegiatan postif dengan perlombaan maupun kemeriahan acara band maupun Dj pada malam ini. 

Terimakasih kepada seluruh perangkat desa, panitia, karang taruna maupun seluruh masyarakat desa jatimulyo yang telah ikut berpartisipasi dalam perlombaan maupun yang hadir pada acara malam puncak pada malam ini.mari kita nikmati kemeriahan acara malam ini Tutup H.Sumardi kepala desa jatimulyo. 

Babinsa Rasabou Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Imbau Warga Jaga Keamanan dan Ketertiban


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Rasabou, Serda Abd Hafid bersama satu anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), Minggu (23/8/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.05 WITA tersebut dilakukan untuk memantau situasi wilayah sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan di wilayah Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli melibatkan dua anggota Koramil, empat aparat desa, serta enam orang masyarakat. Sasaran patroli meliputi pemukiman warga dan sejumlah tempat yang menjadi lokasi tongkrongan anak muda.

Setibanya di Desa Rasabou sekitar pukul 20.15 WITA, personel Koramil 1608-03/Sape langsung melakukan pemantauan situasi wilayah. Selanjutnya, pada pukul 20.20 WITA, anggota Koramil memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.



Dalam imbauannya, warga diminta menghindari perselisihan yang dapat berujung pada pertengkaran maupun perkelahian. Khusus kepada kalangan anak muda, Babinsa mengingatkan agar mampu mengendalikan emosi serta menjauhi konsumsi minuman keras yang dapat memicu terjadinya tindakan perkelahian.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak mengendarai kendaraan secara ugal-ugalan di jalan raya karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Usai memberikan imbauan, anggota Koramil melanjutkan pemantauan di wilayah desa binaan pada pukul 21.15 WITA. Seluruh rangkaian patroli Siskamling kemudian berakhir sekitar pukul 21.20 WITA dalam keadaan aman dan kondusif.

Kegiatan patroli tersebut merupakan bagian dari upaya bersama antara aparat, pemerintah desa dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta kondusif.(Team.MDG.03)

Babinsa Koramil Sape Gelar Kongkow Malam, Ajak Warga Perkuat Kamtibmas


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id— Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan patroli dan komunikasi sosial melalui kegiatan kongkow-kongkow bersama warga di sejumlah desa binaan, Minggu (23/8/2026) malam. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan dilaksanakan oleh Babinsa di Desa Lanta Barat, Desa Oi Maci, Desa Melayu, dan Desa Bajo Pulau. Dalam kesempatan tersebut, para Babinsa mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas.




Di Desa Lanta Barat, Serka Sahlan, Babinsa Desa Lanta Barat sekaligus anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, mengimbau warga agar aktif melakukan patroli di sekitar kampung pada malam hari. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah berbagai kegiatan negatif, seperti penyalahgunaan narkoba, minuman keras, dan gangguan keamanan lainnya.

Sementara itu, Serka Sahrul selaku Babinsa Desa Oi Maci, Kecamatan Sape, mengajak warga menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Masyarakat juga diingatkan agar tidak mengambil tindakan sendiri atau main hakim sendiri ketika menghadapi suatu persoalan, melainkan segera melaporkannya kepada aparat berwenang.

Di Desa Melayu, Babinsa Jafar mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. Ia juga menekankan pentingnya menjaga tali silaturahmi dan hubungan harmonis antarwarga guna menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang aman dan nyaman.

Sedangkan di Desa Bajo Pulau, Kecamatan Sape, Serda Ikhsan memberikan imbauan khusus kepada para remaja agar ikut menjaga keamanan dan ketertiban. Para remaja diminta menjauhi kegiatan yang melanggar hukum serta tidak mengonsumsi minuman keras maupun obat-obatan terlarang yang dapat merugikan diri sendiri.

Para Babinsa juga mengingatkan warga bahwa setiap permasalahan yang muncul di lingkungan hendaknya diselesaikan melalui jalur yang tepat. Warga diminta segera berkoordinasi dengan aparat keamanan maupun pemerintah setempat agar persoalan tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.

Melalui kegiatan kongkow-kongkow tersebut, Koramil 1608-03/Sape terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Sinergi antara Babinsa dan warga diharapkan mampu menciptakan situasi desa yang aman, tertib, harmonis, dan kondusif.(Team.MDG.03)

Baru Tiba dari NTT, Gubernur NTB Langsung Turun di Tengah Kebakaran Sade


LOMBOK TENGAH, Media Dinamika Global - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, langsung turun ke lokasi kebakaran besar yang melanda Kampung Desa Adat Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu malam (22/8/2026). Baru saja tiba dari Nusa Tenggara Timur setelah empat hari mendampingi misi kemanusiaan bagi korban gempa M7,7, Gubernur Iqbal segera menuju Sade saat api masih berkobar.

Di lokasi kejadian, Gubernur Iqbal berada di tengah petugas pemadam kebakaran, aparat TNI-Polri, dan warga yang masih berjibaku menghadapi kobaran api. Di tengah suasana kepanikan dan duka, ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas pertama dalam penanganan musibah tersebut.

“Yang paling penting saat ini adalah bagaimana seluruh masyarakat dan warga dalam keadaan selamat,” ujar Gubernur Iqbal di lokasi kebakaran.

Kebakaran yang melanda kawasan permukiman adat Sade diduga dipicu oleh korsleting listrik. Api pertama kali muncul dari salah satu bangunan, sebelum kemudian dengan cepat menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya. Struktur bangunan yang didominasi material kayu, bambu, dan atap ilalang membuat kobaran api mudah meluas.

Petugas Damkar dan Penyelamatan Lombok Tengah bersama unsur TNI, Polri, warga, serta bantuan armada dari Pemerintah Provinsi NTB, Kota Mataram, Lombok Barat, dan Lombok Timur dikerahkan untuk mengendalikan api. Hingga tengah malam, proses pemadaman dan pendinginan masih terus berlangsung.

Di tengah upaya pemadaman, pemerintah segera menyiapkan langkah darurat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Pemerintah Desa Rambitan telah menyiapkan sementara bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai lokasi pengungsian bagi masyarakat terdampak.

Gubernur Iqbal menegaskan, penanganan warga tidak boleh berhenti pada penyediaan tempat pengungsian. Pemerintah harus segera memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, termasuk sandang, pangan, serta rasa aman bagi keluarga yang rumahnya terdampak kebakaran.

“Yang pertama sekarang dan harus cepat adalah bagaimana kebutuhan dan rasa aman masyarakat yang rumahnya terbakar kita perhatikan. Kebutuhan sandang, pangan, dan aktivitas sosial ekonomi mereka harus kita pastikan,” katanya.

Perhatian pemerintah juga diarahkan kepada anak-anak dan keluarga yang terdampak agar kehidupan mereka tidak semakin terganggu akibat musibah tersebut. Gubernur menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak Sade di tengah proses penanganan dan pemulihan pascakebakaran.

“Anak-anak kita pastikan pendidikannya tidak terganggu,” tegasnya.

Untuk langkah selanjutnya, Gubernur Iqbal mengatakan akan segera berkoordinasi dengan Bupati Lombok Tengah dan seluruh pihak terkait untuk menyusun langkah penanganan yang cepat dan tepat, termasuk rencana pemulihan serta rekonstruksi kawasan Desa Adat Sade.

“Saya akan segera berkomunikasi dengan Bupati Lombok Tengah untuk mengambil langkah cepat dan tepat. Nanti kita pikirkan bagaimana merekonstruksi kembali Desa Adat Sade,” ujarnya.

Desa Adat Sade bukan sekadar kawasan permukiman. Kampung adat ini merupakan salah satu ruang hidup masyarakat Sasak yang selama puluhan generasi mempertahankan tradisi, bentuk hunian, dan tata kehidupan leluhurnya. Karena itu, kebakaran yang melanda Sade tidak hanya menjadi kehilangan bagi warga yang rumahnya terdampak, tetapi juga duka bagi Nusa Tenggara Barat.

Di tengah kobaran api dan kepanikan malam itu, kehadiran Gubernur Iqbal membawa pesan bahwa penanganan musibah tidak dapat ditunda. Setelah warga berada dalam kondisi aman dan kebutuhan darurat terpenuhi, pemerintah akan bersama-sama membangun kembali kehidupan masyarakat.

Bagi Pemerintah Provinsi NTB, Sade tidak boleh menghadapi malam musibah ini sendirian. Keselamatan warga, pemulihan kehidupan, dan upaya menghidupkan kembali kampung adat yang menjadi bagian dari identitas budaya Sasak akan menjadi langkah bersama untuk bangkit dari abu kebakaran.

Redaksi |

Babinsa Koramil 03/Sape Hadiri Rapat Program Kerja BKM Al-Munawarah 2026-2029


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Babinsa Koramil 03/Sape, Serka Khaeruddin, mewakili Danramil 03/Sape menghadiri Rapat Program Kerja Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Al-Munawarah Kecamatan Sape periode 2026-2029 di Masjid Raya Al-Munawarah, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Minggu (23/8/2026).

Rapat yang dimulai pukul 16.10 Wita tersebut turut dihadiri Camat Sape H. Anwar S.Sos., Kepala KUA Sape, Lebe Na’e, Ketua MUI, Ketua PHBI, Ketua LPTQ, Ketua UPZ, Ketua Yayasan Al-Munawarah, serta para kepala desa se-Kecamatan Sape.




Kegiatan diawali sambutan Ketua Yayasan BKM Al-Munawarah Sape periode 2026-2029, Drs. H. Akhyar, dilanjutkan sambutan Lebe Na’e Sape Drs. H. M. Sidik dan Camat Sape.

Dalam rapat tersebut, peserta membahas pemaparan program kerja BKM Al-Munawarah Sape untuk periode 2026-2029. Peserta juga menyampaikan berbagai usul dan saran sebagai bahan penyempurnaan program kerja ke depan.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, tokoh agama, dan masyarakat dalam mendukung kegiatan keagamaan serta kemasyarakatan di wilayah Kecamatan Sape.

Rapat ditutup dengan doa dan berakhir pada pukul 17.45 Wita dalam keadaan tertib, lancar, dan aman.(Team.MDG.03).

DPRD Kabupaten Bima, H. Adlan, bersama jajaran pengurus PAN Hadiri Acara Pembukaan Open Turnamen Cup I Catur Se-NTB


Wera, Media Dinamika Global.id.-- Kegiatan ini diselenggarakan di Desa Mandala, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, dan diikuti oleh para atlet catur dari berbagai wilayah seperti Lombok, Sumbawa, Dompu, dan Kota Bima.


Informasi Kegiatan Turnamen Catur Waktu Pelaksanaan: Sabtu, 22 Agustus 2026.

Lokasi: Desa Mandala, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima.Tokoh yang Hadir: Anggota Fraksi DPRD H. Adlan, Sekjen DPP PAN Kabupaten Bima Sukrin HT, Camat Wera Edison SE, serta unsur pimpinan dan pengurus partai.

Peserta: Atlet catur dari Pulau Lombok, Pulau Sumbawa, Kabupaten Dompu, dan Kota Bima.(Redaksi II)

Sabtu, 22 Agustus 2026

LAPORAN MASYARAKAT: TOWER TELKOMSEL DESA TONDA, KECAMATAN MADAPANGGA



Bima Suara Bhineka 23 Agustus 2026— Kekhawatiran Keselamatan & Tidak Ada Kompensasi Selama belasan Tahun —

 Sumber Laporan: Masyarakat Desa Tonda, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima

Disampaikan Oleh: Media Dinamika Global

Tanggal: 23 Agustus 2026

Lokasi: RT 02/ RW 01, Desa Tonda, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, NTB

Perwakilan Warga Terdampak: Bpk Ahmad, Bpk Iwan Sofian, Bpk Herman, Bpk Sukardin, dan warga lainnya

📌 ISI LAPORAN & KELUHAN MASYARAKAT

 Menara pemancar sinyal milik PT Telkomsel yang berdiri di wilayah Desa Tonda, Kecamatan Madapangga, telah beroperasi selama kurang lebih 20 tahun. Keberadaannya kini menjadi kekhawatiran mendalam bagi warga sekitar, terlebih dengan seringnya terjadi fenomena alam seperti gempa bumi dan angin kencang belakangan ini.

 ⚠️ 1. LOKASI BERISIKO & MENGANCAM KESELAMATAN

 Warga sangat cemas karena:

 - Menara berdiri sangat berdekatan dengan pemukiman warga dan lingkungan sekolah — jarak tidak memenuhi standar keamanan yang seharusnya

- Struktur menara sudah berusia puluhan tahun — dikhawatirkan kekuatan dan kestabilannya menurun, apalagi di tengah meningkatnya frekuensi gempa bumi di wilayah ini

- Jika terjadi roboh, dampaknya sangat fatal — berpotensi menimpa rumah warga serta anak-anak sekolah yang sedang belajar di sekitar lokasi

 Ungkapan Bpk Iwan Sofian selaku perwakilan warga: "Sudah dua puluh tahun menara ini ada di tengah kami. Sekarang gempa sering terjadi. Kami takut, jika tiba-tiba roboh, siapa yang menjamin nyawa anak-anak di sekolah dan warga yang tinggal di sekitar sini?"

 📉 2. JANJI KOMPENSASI TIDAK PERNAH DIPENUHI SELAMA 20 TAHUN

 Sejak pembangunan dimulai, pihak PT Telkomsel menjanjikan bahwa warga yang berada di radius terdampar akan mendapatkan kompensasi atau imbalan atas penggunaan lahan dan dampak keberadaan menara tersebut. Namun faktanya:

 - ✖️ Selama 20 tahun beroperasi, tidak ada satu pun warga yang menerima kompensasi

- ✖️ Janji yang disampaikan pada saat pembangunan tidak pernah direalisasikan sampai saat ini

- ✖️ Warga merasa hak-haknya diabaikan sementara perusahaan terus mendapatkan keuntungan

 Ungkapan Bpk Herman & Bpk Sukardin: "Kami tidak pernah menerima apa-apa. Tidak ada kompensasi, tidak ada bantuan, tidak ada perhatian. Padahal menara ini ada di wilayah kami, dekat sekolah dan rumah kami. Janji saat pembangunan itu sampai sekarang tinggal janji saja."

 📢 3. DESAKAN TEGAS MASYARAKAT

 Bersama ini, perwakilan warga Bpk Ahmad, Bpk Iwan Sofian, Bpk Herman, Bpk Sukardin, dan seluruh warga terdampak dengan tegas mendesak:

 1. 🏗️ PEMINDAHAN MENARA — PT Telkomsel wajib segera memindahkan menara ke lokasi yang lebih aman, jauh dari pemukiman dan sekolah

2. 💰 KOMPENSASI LAYAK — Memberikan kompensasi yang pantas dan layak kepada seluruh warga terdampak sebagai bentuk tanggung jawab selama 20 tahun

3. 🔍 PEMERIKSAAN STRUKTUR — Sebelum dipindahkan, wajib dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap keamanan struktur menara demi keselamatan warga

4. 🤝 MEDIASI PEMERINTAH — Pemerintah Desa Tonda, Kecamatan Madapangga, dan Dinas terkait segera turun tangan memediasi dan menindaklanjuti aspirasi warga

 📌 PENUTUP & HARAPAN

 Media Dinamika Global menyampaikan laporan ini sebagai suara aspirasi masyarakat Desa Tonda. Keselamatan nyawa warga dan anak-anak sekolah adalah hal yang tidak boleh ditunda-tunda lagi. Kami berharap PT Telkomsel Cabang Bima / NTB serta Pemerintah Daerah Kabupaten Bima segera menanggapi dan memberikan solusi yang adil dan bijaksana.

 Disampaikan oleh:

Perwakilan Warga Terdampak:

(Tanda Tangan)

Bpk Ahmad

Bpk Iwan Sofian 

Bpk Herman 

Bpk Sukardin

Bpk Muhtar Akarim

Bpk Arifuddin Spdi

Dan warga lainnya.By. ( E H ) penanggung jawab; Media Dinamika Global — Suara Aspirasi Masyarakat —🙏 Semoga laporan ini dapat disampaikan dan ditindaklanjuti oleh pihak terkait.