Media Dinamika Global

Senin, 10 Agustus 2026

Jelang Bertugas,‎Paskibraka Kabupaten Bima Masuk Karantina ‎


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global id. Sebanyak 53 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bima resmi memasuki masa karantina atau pemusatan latihan bagi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Tahapan ini bukanlah sekadar rutinitas seremonial, tapi merupakan fondasi penting untuk memastikan kesiapan total fisik, mental, dan kebersamaan para anggota sebelum mengemban tugas sakral pada 17 Agustus. Minggu (09/08/26)

Di tingkat kabupaten Bima, menjelang Upacara pengibaran bendera memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, seluruh peserta diterima langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bima, Zainudin, S.S di Aula SMAN 1 Belo 

Zainudin yang mewakili Bupati Bima ma dalam arahannya dihadapan para peserta menjelaskan, karantina ini menjadi awal dari pelatihan terpusat menjelang tugas sakral mereka pada Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang akan dilaksanakan pada 17 Agustus 2026 mendatang di lapangan upacara Kantor Bupati Bima.

Rencananya, mulai Senin (10/8) seluruh anggota Paskibraka akan menjalani latihan lanjutan di sesungguhnya halaman Kantor Bupati Bima.

Kepada seluruh jajaran pelatih dan para siswa yang terpilih dirinya memberikan motivasi.

 "Saya yakin para pelatih akan memberikan pelatihan terbaik untuk anak-anakku semua. Kepada para siswa, saya titip pesan agar serius menyerap apa yang diajarkan, disiplin, dan memiliki jiwa nasionalis yang tinggi. Tanamkan dalam diri bahwa tugas ini adalah kebanggaan dan kehormatan untuk bangsa dan daerah kita tercinta". Ungkapnya.

Dirinya memastikan bahwa dengan persiapan yang matang dan semangat juang yang tinggi, 53 putra-putri terbaik Kabupaten Bima ini diharapkan dapat sukses menjalankan tugas mulia mengibarkan Sang Saka Merah Putih di halaman Kantor Bupati Bima pada 17 Agustus 2026 (Tim/ADV)

Sambut HUT RI, DWP Kabupaten Bima Helat Family Gathering


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bima Minggu (9/8/2026) menggelar Family Gathering di Taman Kalaki Palibelo yang diawali Senam sehat bersama.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Adel Linggi Ardi, SE selaku Penasehat organisasi tersebut dalam sambutannya dihadapan Ketua Umum GOW Kabupaten Bima Ny. Anita H. Irfan, Ketua DWP Kabupaten Bima Ny. Fitriani Adel Linggi Ardi SE, para pengurus DWP Kabupaten Bima, DWP Perangkat Daerah dan DWP Kecamatan Se-kabupaten Bima mengatakan Family gathering sebagai sarana silaturahim sekaligus sebagai sarana rekreasi. Disamping pada saat yang sama menjadi wahana untuk mempererat persaudaraan mendalami masing-masing personil.

Dihadapan para pengurus DWP, Sekda Adel Linggi Ardi menekankan pentingnya membentuk keluarga yang harmonis. "Keluarga yang harmonis akan melahirkan ASN yang berkarakter. Family gathering akan menghubungkan karakter-karakter yang ada untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Karena ASN yang baik akan melahirkan Tim kerja yang baik dan sebuah pemerintahan yang baik - pemerintah yang baik akan melahirkan pelayanan pemerintahan yang terbaik". Terangnya.

Saya berharap, kegembiraan yang didapatkan dalam Family Gathering dapat menambah semangat dalam bekerja dan melayani publik. Mudah-mudahan kegiatan dapat terus berlanjut meluapkan keseimbangan antara keseimbangan antara waktu kerja dan waktu berlibur dan berekreasi". Ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DWP Kabupaten Bima Ny. Fitriani dihadapan para Kepala Perangkat Daerah, Kabag dan Camat yang menghadiri acara tersebut mengungkapkan, di tengah kesibukan dan tanggung jawab kita masing-masing, tentu ada kalanya kita membutuhkan waktu untuk berhenti sejenak.

Family Gathering merupakan ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan dan memperkuat rasa kekeluargaan di antara seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan beserta keluarga.

Hari ini kita tertawa bersama, bermain bersama, saling mengenal lebih dekat, dan menikmati kebahagiaan sebagai satu keluarga besar.

Mari kita nikmati kebersamaan hari ini dengan penuh kegembiraan, kekeluargaan, sportivitas, dan tentu saja dengan semangat merah putih.

Mudah-mudahan setelah kegiatan ini, kita pulang membawa energi baru, semangat baru, dan rasa kebersamaan yang semakin kuat. Tutup Ny. Fitriani.

Beberapa lomba yang menyemarakkan Gami Gathering di Taman Kalaki tersebut Lomba suu doku dengan balon, Lomba pindahkan gelas dengan sedotan, Lomba rebut kursi antar Ketua DWP OPD dan kecamatan. 

Selain itu dihelat Bazaar UMKM dan donor darah. (Tim/ADV)

Bupati Ady Mahyudi Sukses Lobi Anggaran Pusat Untuk Pembangunan Infrastruktur Daerah Kabupaten Bima


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Upaya Pemerintah Kabupaten Bima memperkuat kapasitas fiskal daerah kembali mendapat sorotan. Dalam pemberitaan baik di media sosial FB maupun di media cetak dan online Agustus 2026, Bupati Bima Ady Mahyudi disebut berhasil mengupayakan tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp277 miliar dari APBN.

Tambahan anggaran tersebut tentu bukan sekadar angka di atas kertas. Di tengah kebutuhan pembangunan yang terus meningkat, kemampuan pemerintah daerah mencari ruang fiskal menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan program pembangunan tetap berjalan. Pemerintah Kabupaten Bima sendiri memiliki dokumen APBD 2026 yang telah ditetapkan melalui Perda Nomor 4 Tahun 2025.

Jika tambahan dana tersebut terealisasi sesuai peruntukannya, ruang gerak pemerintah daerah menjadi lebih besar untuk memperkuat sejumlah sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Mulai dari infrastruktur jalan dan jembatan, pendidikan, kesehatan, penguatan ekonomi kerakyatan, hingga program prioritas kesejahteraan masyarakat.

Di sinilah kepemimpinan seorang kepala daerah diuji. Bupati bukan hanya dituntut mengelola anggaran yang tersedia, tetapi juga harus mampu membangun komunikasi dan memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat pemerintah pusat. Bima membutuhkan pemimpin yang tidak hanya duduk di balik meja, tetapi berani membuka pintu-pintu komunikasi untuk mencari dukungan pembangunan.

Capaian tersebut juga perlu ditempatkan dalam konteks tata kelola pemerintahan. Pemerintah Kabupaten Bima pada Mei 2026 kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut atas pengelolaan keuangan daerah. Karena itu, tambahan fiskal harus diikuti dengan pengelolaan yang transparan, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Besarnya anggaran bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah seberapa besar manfaatnya dirasakan masyarakat. Bagi masyarakat Bima, kabar tentang tambahan Rp277 miliar ini semestinya menjadi momentum untuk melihat pembangunan secara lebih objektif. Kritik tetap diperlukan sebagai kontrol publik, tetapi setiap ikhtiar yang benar-benar menghadirkan tambahan sumber daya bagi daerah juga layak diapresiasi.

Ady Mahyudi tentu masih memiliki pekerjaan besar. Jalan yang belum baik harus terus dibenahi, pelayanan publik harus semakin dekat dengan masyarakat, pendidikan dan kesehatan harus diperkuat, serta ekonomi masyarakat harus terus digerakkan.

Sebab pada akhirnya, ukuran keberhasilan seorang Bupati bukanlah seberapa sering namanya dipuji, melainkan seberapa banyak masyarakat merasakan perubahan dalam kehidupan mereka. 

Bima membutuhkan pembangunan, bukan sekadar perdebatan. Bima membutuhkan kerja nyata, bukan hanya kata-kata. Dan setiap rupiah yang berhasil diperjuangkan untuk daerah harus kembali menjadi manfaat bagi rakyat.(Sekjend MDG)

SPPG Bima Sape Naru UD. Lilis Sajikan Menu Bergizi untuk Selasa, 11 Agustus 2026


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 11 Agustus 2026 — SPPG Bima Sape Naru UD. Lilis kembali menyiapkan menu makanan bergizi bagi penerima manfaat pada Selasa (11/8/2026).

Menu yang disajikan terdiri atas nasi putih sebagai sumber karbohidrat, ayam balado sebagai lauk utama, serta tahu, tempe, dan hati ayam yang dimasak dengan bumbu kecap. Hidangan tersebut dilengkapi dengan sayur asam sebagai sumber sayuran dan jeruk wogan sebagai buah.


Adapun menu lengkap yang disiapkan SPPG Bima Sape Naru UD. Lilis pada hari ini meliputi:

Nasi putih

Ayam balado

Tahu, tempe, dan hati ayam kecap

Sayur asam

Jeruk wogan

Penyediaan menu tersebut menjadi bagian dari upaya SPPG Bima Sape Naru UD. Lilis dalam menghadirkan makanan yang beragam dan bergizi bagi penerima manfaat.

Dengan kombinasi sumber karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayuran, serta buah, menu hari ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gizi sekaligus mendukung kesehatan dan aktivitas penerima manfaat.(Team.MDG.03)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Hadiri Penutupan MTQ Desa Sangga, Dorong Generasi Qur’ani Berkarakter


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Babinsa Desa Sangga, Serka Jamaluddin, anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, menghadiri acara penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Desa Sangga, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Tahun 1448 Hijriah/2026 Masehi, Senin (10/8/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Masjid Jami’ An-Nur, Desa Sangga, tersebut mengusung tema “Al-Qur’an sebagai Cahaya Peradaban: Membentuk Umat yang Beriman, Berilmu dan Berkarakter.”

Acara penutupan dimulai sekitar pukul 21.00 WITA dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, panitia MTQ, serta masyarakat Desa Sangga.




Sejumlah pejabat dan tokoh yang hadir di antaranya Camat Lambu, perwakilan Danposramil Lambu, perwakilan Kapolsek Lambu, Kepala KUA Kecamatan Lambu, Ketua LTPQ, Kepala Desa Sangga, Babinsa Desa Sangga Serka Jamaluddin, Bhabinkamtibmas Desa Sangga, para kepala desa sekitar, Babintrantib Desa Sangga, Ketua dan anggota BPD Desa Sangga, panitia MTQ, Ketua PKK Kecamatan Lambu, para ketua RT/RW dan kepala dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, aparat desa, serta masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa. Selanjutnya, Ketua Panitia MTQ Desa Sangga menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan para juara dari berbagai mata lomba.

Acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala Desa Sangga dan Kepala KUA Kecamatan Lambu. Setelah itu, Camat Lambu memberikan sambutan sekaligus secara resmi menutup pelaksanaan MTQ Tingkat Desa Sangga Tahun 1448 H/2026 M.

Pelaksanaan MTQ tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan dalam membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap Al-Qur’an.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir generasi Qur’ani yang memiliki keimanan kuat, berilmu pengetahuan, serta berkarakter dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara TNI dengan pemerintah desa dan masyarakat, sekaligus mendukung kegiatan keagamaan serta pembinaan kehidupan sosial kemasyarakatan di wilayah binaan.

Seluruh rangkaian kegiatan penutupan MTQ selesai sekitar pukul 23.30 WITA. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau tertib, lancar dan aman.(Team.MDG.03)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape dan Warga Gelar Patroli Siskamling, Jaga Keamanan di Desa Parangina


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Parangina, Serda Aladin bersama satu anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), Senin (10/8/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 Wita tersebut bertujuan memantau situasi wilayah sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan di wilayah Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli melibatkan dua anggota Koramil, tiga aparat desa, serta enam orang masyarakat. Sasaran patroli meliputi kawasan permukiman warga dan sejumlah tempat yang menjadi lokasi berkumpulnya anak muda.

Sekitar pukul 20.10 Wita, anggota Koramil 1608-03/Sape bergerak menuju Desa Parangina, Kecamatan Sape. Lima menit kemudian, rombongan tiba di lokasi dan langsung melakukan pemantauan situasi wilayah.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Koramil juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Warga diminta menghindari perselisihan yang dapat memicu pertengkaran maupun perkelahian.



Khusus kepada kalangan muda, petugas mengingatkan agar tidak mengonsumsi minuman keras yang dapat memicu hilangnya kendali emosi dan berujung pada tindakan kekerasan. Masyarakat juga diminta tidak mengendarai kendaraan secara ugal-ugalan di jalan raya karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Setelah memberikan imbauan, anggota Koramil melanjutkan pemantauan di wilayah desa binaan hingga sekitar pukul 21.15 Wita.

Seluruh rangkaian patroli Siskamling berakhir pada pukul 21.20 Wita. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Patroli tersebut menjadi bagian dari upaya bersama antara aparat TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman serta mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.(Team.MDG.03)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Gelar Kongkow Bersama Warga, Bahas Keamanan hingga Bahaya Narkoba


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mempererat hubungan dengan warga, para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan kongkow-kongkow bersama masyarakat di sejumlah desa binaan, Senin (10/8/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung di wilayah Kecamatan Sape dan Lambu tersebut dimanfaatkan para Babinsa untuk menyampaikan berbagai imbauan kepada masyarakat, mulai dari menjaga keamanan lingkungan, keselamatan berkendara, hingga mengantisipasi peredaran narkoba dan minuman keras di kalangan generasi muda.

Di Desa Naru Barat, Kecamatan Sape, Koptu Mahru selaku Babinsa melaksanakan kegiatan bersama warga sekitar pukul 19.30 WITA. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan di lingkungan masing-masing serta mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Koptu Mahru juga mengingatkan warga agar setiap persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban segera dilaporkan kepada aparat terkait. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu, di Desa Sangia, Sertu Syaifullah melaksanakan kegiatan kongkow-kongkow bersama warga sekitar pukul 19.50 WITA. Ia mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati dan waspada saat berkendara, khususnya pada malam hari.

Selain keselamatan berkendara, Sertu Syaifullah menekankan bahwa keamanan dan ketertiban lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat keamanan. Warga diminta segera melaporkan kepada Babinsa maupun aparat setempat apabila menemukan kejadian mencurigakan atau sesuatu yang berpotensi mengganggu keamanan.

Di wilayah Kecamatan Lambu, Serka Abdul Hafit selaku Babinsa Desa Hidirasa juga menggelar kegiatan serupa bersama warga sekitar pukul 20.00 WITA. Dalam dialog tersebut, ia memberikan perhatian khusus kepada para orang tua yang memiliki anak remaja, terutama yang masih berstatus pelajar.

Serka Abdul Hafit mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka guna mencegah terjerumus dalam pergaulan bebas maupun penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, peran keluarga dan masyarakat sangat penting dalam melindungi generasi muda dari pengaruh buruk lingkungan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga anak-anak agar terhindar dari narkoba sehingga dapat tumbuh menjadi generasi yang berguna bagi bangsa dan negara. Warga yang menemukan hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan diminta segera melaporkannya kepada RT/RW maupun Babinsa.

Hal serupa dilakukan Serka Masykur, Babinsa Desa Soro, Kecamatan Lambu, sekitar pukul 20.30 WITA. Dalam kegiatan tersebut, ia mengajak warga, khususnya kalangan anak muda, untuk menjauhi obat-obatan terlarang dan minuman keras.



Serka Masykur mengingatkan bahwa konsumsi barang terlarang dan minuman keras dapat menjadi salah satu pemicu terjadinya keributan, baik antarwarga maupun antarpemuda. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk membangun hubungan yang baik dan menjaga komunikasi antarwarga agar tercipta suasana lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.

Melalui kegiatan kongkow-kongkow tersebut, para Babinsa berharap komunikasi antara aparat kewilayahan dan masyarakat semakin erat. Kegiatan dialog langsung dengan warga juga menjadi sarana untuk mendeteksi sekaligus mencegah sejak dini berbagai potensi gangguan keamanan dan persoalan sosial di wilayah binaan.(Team.MDG.03)

Semarak HUT RI ke-81, Karnaval PAUD dan TK se-Kecamatan Lambu Meriahkan Lapangan Temba Romba


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 10 Agustus 2026 — Suasana semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Ratusan anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) mengikuti karnaval yang digelar dalam rangka memeriahkan peringatan HUT RI ke-81 tingkat Kecamatan Lambu, Senin (10/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di wilayah Desa Rato, dengan titik awal karnaval berada di lapangan dekat Pasar Desa Rato dan berakhir di Lapangan Temba Romba, Desa Rato. Karnaval mulai berlangsung sekitar pukul 14.00 WITA dan diikuti peserta PAUD dan TK dari berbagai wilayah di Kecamatan Lambu.




Babinsa Desa Rato, Sertu Wahyudin, turut melaksanakan monitoring selama kegiatan berlangsung. Kehadiran Babinsa merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Lambu, Danpos Ramil Lambu, Kapolsek Lambu, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Lambu, Korwil Kecamatan Lambu, ketua panitia penyelenggara, para kepala UPT se-Kecamatan Lambu, para kepala desa se-Kecamatan Lambu, serta para kepala sekolah se-Kecamatan Lambu.

Sekitar pukul 14.15 WITA, para peserta mulai dilepas oleh panitia untuk menempuh rute menuju Lapangan Temba Romba. Antusiasme anak-anak peserta karnaval tampak mewarnai kegiatan tersebut. Mereka mengikuti pawai dengan penuh semangat dalam suasana perayaan kemerdekaan.

Peserta pertama mulai memasuki garis finis di Lapangan Temba Romba sekitar pukul 15.00 WITA dan disambut oleh jajaran Muspika Kecamatan Lambu.

Seluruh peserta karnaval PAUD dan TK se-Kecamatan Lambu kemudian menyelesaikan rute dan memasuki garis finis hingga sekitar pukul 17.20 WITA.

Kegiatan karnaval tersebut berakhir pada pukul 17.30 WITA. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.

Karnaval anak-anak PAUD dan TK ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi momentum untuk menanamkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Tanah Air sejak usia dini.(Team.MDG.03)

Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan Hadiri Peringatan Satu Tahun Kodam XXI Raden Intan.

Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Bupati Tulang Bawang Drs. Qudrotul Ikhwan menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) pertama Kodam XXI/Raden Intan yang digelar di Aula Sudirman, Markas Kodam XXI/Raden Intan, Senin 10 Agustus 2026.

Peringatan satu tahun berdirinya Kodam XXI/Raden Intan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah.

Dalam Kesempatan ini, Bupati Tulang Bawang Drs.Qudrotul Ikhwan Menyampaikan "Selamat atas satu tahun berdirinya Kodam XXI Raden Intan, semoga semakin jaya, selalu bersenergisitas dengan pemerintah daerah khususnya kabupaten tulang bawang. 

Sementara itu, Pangdam menyampaikan sejumlah dukungan Kodam XXI/Raden Intan terhadap pemerintah daerah, termasuk dalam penanganan bencana dan percepatan pembangunan.

Sejumlah fasilitas dan kemampuan satuan, seperti kendaraan, alat berat, tangki air, serta personel terlatih, dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemerintah daerah ketika terjadi kondisi darurat maupun kebutuhan pembangunan tertentu.

Kemampuan tersebut juga mencakup kesiapsiagaan menghadapi bencana di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat maupun laut.

Pangdam menambahkan, Kodam XXI/Raden Intan juga terus berupaya mendukung program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.
Ia menyebut sejumlah capaian pembangunan dan program teritorial terus dikembangkan, termasuk penguatan peran satuan di tingkat desa agar keberadaan TNI semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Mengusung tema “Bekerja dengan Hati, Profesional dan Adaptif”, peringatan HUT pertama Kodam XXI/Raden Intan menjadi momentum bagi seluruh jajaran untuk memperkuat komitmen pengabdian.

Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat melalui komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dalam menjalankan tugas pembangunan bangsa dan negara.

GAKADA BIDOM Resmi Laporkan Soal Bripka Abdul Hamid ke Polda NTB, Desak Kejelasan DPO Firdaus dengan BB 535 Gram

GAKADA BIDOM Pulau Lombok saat di Direktorat
Reserse Narkoba Polda NTB, (Ist/Surya)

MATARAM, Media Dinamika Global - Gabungan Kawula Muda Bima Dompu (GAKADA BIDOM) Pulau Lombok resmi menyampaikan laporan sekaligus desakan tindak lanjut penegakan hukum kepada Polda NTB, Senin (10/8/2026).

Laporan tersebut berkaitan dengan dua isu yang menjadi sorotan publik dalam penanganan perkara narkotika di wilayah Bima, yakni informasi mengenai keberadaan dan status hukum Bripka Abdul Hamid, serta keberadaan Firdaus, seorang tersangka yang menurut GAKADA BIDOM telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dengan barang bukti sabu seberat 535 gram.

GAKADA BIDOM menilai dua persoalan tersebut membutuhkan penjelasan resmi aparat penegak hukum agar tidak berkembang menjadi spekulasi dan ketidakpercayaan publik.

Ketua Umum GAKADA BIDOM Pulau Lombok, Arif Kurniadin, mengatakan pihaknya datang ke Polda NTB untuk meminta kepastian atas informasi yang selama ini beredar di masyarakat dan media sosial, khususnya mengenai kabar bahwa Bripka Abdul Hamid diduga telah diamankan atau ditangkap.

Namun, menurut Arif, perwakilan GAKADA BIDOM tidak memperoleh kesempatan bertemu dengan Ditresnarkoba, Humas maupun Propam Polda NTB.

“Menurut informasi yang beredar luas, Bripka Abdul Hamid sudah diamankan dan ditangkap. Namun ketika kami datang untuk memastikan kebenarannya secara resmi, pintu ditutup dan jawaban dihindari,” tegas Arif.

Ia mempertanyakan mengapa informasi yang menyangkut perkara narkotika dan nama seorang anggota Polri tersebut belum mendapatkan penjelasan terbuka dari institusi yang berwenang.

Menurutnya, persoalan tersebut bukan sekadar isu di media sosial. GAKADA BIDOM mengklaim memiliki dasar berupa dokumen perkara yang menurut mereka memuat nama Bripka Abdul Hamid.

Nama Abdul Hamid Disebut dalam Berkas Perkara

Dalam laporan yang disampaikan kepada Polda NTB, GAKADA BIDOM menyebut nama Bripka Abdul Hamid tercantum dalam berkas perkara, termasuk dalam surat dakwaan perkara yang menyeret Terdakwa Abdul Hamid alias Boy dan Terdakwa Ais serta keterangan saksi mantan Kasat Narkoba Malaungi di Pengadilan Negeri Bima.

GAKADA BIDOM meminta aparat penegak hukum tidak berhenti pada munculnya nama dalam dokumen perkara, tetapi melakukan verifikasi dan pemeriksaan sesuai prosedur hukum apabila memang terdapat indikasi keterlibatan.

Arif menegaskan, pihaknya tidak ingin membangun kesimpulan sendiri. Karena itu, menurutnya, yang dibutuhkan masyarakat adalah jawaban resmi dari institusi penegak hukum.

“Jika bukti tertulis dalam berkas perkara saja tidak dijawab, sementara isu tersebut sudah diketahui publik, wajar masyarakat bertanya: apa yang sebenarnya terjadi?” ujarnya.

DPO Firdaus dan BB 535 Gram Juga Dipersoalkan

Selain persoalan Bripka Abdul Hamid, GAKADA BIDOM mendesak Polda NTB memberikan penjelasan mengenai keberadaan Firdaus, yang menurut organisasi tersebut telah berstatus DPO dalam perkara narkotika dengan barang bukti sabu seberat 535 gram.

GAKADA BIDOM menyebut Firdaus telah menjadi DPO sejak Juli 2026. Namun hingga laporan tersebut disampaikan, pihaknya menilai belum memperoleh informasi terbuka mengenai perkembangan pencarian dan upaya penangkapan terhadap yang bersangkutan.

Persoalan ini dinilai penting karena menyangkut penanganan perkara narkotika dengan jumlah barang bukti yang signifikan.

GAKADA BIDOM meminta Polda NTB mengambil langkah konkret dan memastikan proses pengejaran terhadap DPO dilakukan secara serius, terukur, serta sesuai ketentuan hukum.

Desak Evaluasi Kasat Narkoba hingga Kapolres Kabupaten Bima

Tidak hanya meminta penjelasan, GAKADA BIDOM juga melayangkan desakan keras terhadap jajaran penegak hukum di wilayah Kabupaten Bima.

Mereka meminta Kasat Narkoba dan Kapolres Kabupaten Bima dievaluasi, bahkan mendesak pencopotan apabila pemeriksaan internal nantinya membuktikan adanya kelalaian atau kegagalan dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

GAKADA BIDOM menyatakan tuntutannya bukan untuk menghakimi seseorang sebelum proses hukum selesai, melainkan untuk memastikan seluruh pihak yang berwenang bekerja secara profesional dan transparan.

GAKADA BIDOM menyampaikan tiga tuntutan utama kepada Polda NTB.

1. Meminta Polda NTB memanggil dan memeriksa Bripka Abdul Hamid serta memberikan penjelasan resmi mengenai status dan keberadaannya apabila informasi penangkapan tersebut benar.

2. Meminta Polda NTB mengambil alih dan mengendalikan secara langsung upaya pencarian serta penangkapan DPO Firdaus.

3. meminta evaluasi terhadap Kasat Narkoba dan Kapolres Kabupaten Bima terkait penanganan perkara tersebut, termasuk kemungkinan pencopotan apabila ditemukan pelanggaran atau kelalaian berdasarkan hasil pemeriksaan resmi.

Jumat Dijadikan Momentum “Jihad Lawan Narkoba” berjilid-jilid.

GAKADA BIDOM menegaskan laporan tersebut tidak akan berhenti sebagai surat yang masuk ke meja birokrasi.

Arif dari GAKADA BIDOM Pulau Lombok secara tegas akan mengawal persoalan tersebut melalui aksi rutin setiap hari Jumat di Mapolda NTB.

Mulai Jumat mendatang, GAKADA BIDOM menyatakan akan hadir setiap Jumat siang untuk menyuarakan pemberantasan narkoba, meminta transparansi penanganan perkara, serta mengawal tuntutan mereka sampai mendapatkan kejelasan.

“Selama belum ada jawaban resmi, belum ada tindakan nyata, dan belum ada kejelasan yang transparan, setiap Jumat kami ada di sana. Kami tidak akan pergi. Hukum harus berlaku sama untuk semua orang,” tegas Arif.

Ia menambahkan, gerakan tersebut akan dilakukan sebagai bentuk komitmen organisasi dalam melawan peredaran narkotika dan mengawal penegakan hukum.

Meski demikian, seluruh informasi mengenai status Bripka Abdul Hamid, proses hukum terhadap pihak-pihak yang disebut dalam perkara, serta keberadaan DPO Firdaus tetap membutuhkan konfirmasi resmi dari Polda NTB dan aparat penegak hukum terkait.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polda NTB mengenai kabar penangkapan Bripka Abdul Hamid, perkembangan pengejaran DPO Firdaus.

Redaksi |