Media Dinamika Global

Rabu, 05 Agustus 2026

STIT Sunan Giri Bima, Kembali Gelar Tes Wawancara Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang 1 Tahun Akademik 2026


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Senin, 03 Agustus 2026. menjadi salah satu hari yang penuh semangat di lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima. Kampus kembali menyelenggarakan Tes Wawancara Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang I Tahun Akademik 2026, sebagai tahapan awal dalam menyambut hadirnya generasi baru yang siap menempuh perjalanan pendidikan tinggi.

Sejak pagi, suasana kampus mulai dipenuhi oleh para calon mahasiswa yang datang dengan membawa harapan dan cita-cita. Wajah-wajah penuh optimis tampak menghiasi setiap sudut kampus. Mereka hadir dengan semangat dan keyakinan untuk mengawali langkah baru dalam dunia pendidikan.

Pelaksanaan tes berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat. Seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh sebagai bentuk keseriusan mereka dalam meraih kesempatan menjadi bagian dari keluarga besar STIT SUNAN GIRI BIMA. Momen ini bukan sekadar proses seleksi, tetapi juga menjadi awal dari perjalanan panjang untuk menuntut ilmu, membangun karakter, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang bermanfaat.

Bagi STIT Sunan Giri Bima, penerimaan mahasiswa baru bukan hanya tentang bertambahnya jumlah mahasiswa, tetapi tentang menyambut lahirnya calon-calon pendidik, pemimpin, dan generasi yang kelak akan memberikan kontribusi bagi masyarakat. Karena itulah, setiap proses penerimaan selalu dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan komitmen untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas.

Semoga seluruh peserta diberikan hasil terbaik sesuai dengan usaha yang telah mereka lakukan. Semoga Allah SWT memudahkan setiap langkah mereka dalam menuntut ilmu, memberikan kelancaran pada setiap proses yang dijalani, serta mengantarkan mereka menjadi insan yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Kepada seluruh calon mahasiswa, selamat menempuh tahapan seleksi. Apa pun hasilnya nanti, jangan pernah berhenti belajar dan teruslah mengejar cita-cita. Semoga langkah yang dimulai hari ini menjadi awal dari perjalanan akademik yang penuh keberkahan dan prestasi. STIT Sunan Giri Bima terus membuka ruang bagi generasi muda yang ingin tumbuh bersama ilmu, memperkuat karakter, dan mempersiapkan masa depan. Karena setiap mimpi besar selalu diawali dengan satu langkah berani, dan hari ini menjadi bagian dari langkah itu.(Sekjend MDG)

Kepala Dishub Kabupaten Bima Imbau Agen Bus Pusatkan Keberangkatan Penumpang di Terminal Tente, Warga Dukung Penertiban


BIMA, Media Dinamika Global.id. – Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Perhubungan terus memperkuat upaya penataan sistem transportasi darat dengan mengoptimalkan fungsi Terminal Tente sebagai pusat keberangkatan angkutan umum. Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan lancar, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bima, A. Rifa’i ST mengimbau seluruh perusahaan otobus dan agen bus antarkota agar mengarahkan seluruh calon penumpang untuk melakukan keberangkatan dari Terminal Tente, Kecamatan Woha, bukan lagi dari titik-titik penjemputan di sepanjang ruas jalan utama.

Menurut A. Rifa’i ST., aktivitas menaikkan dan menurunkan penumpang di badan jalan selama ini menjadi salah satu penyebab terganggunya kelancaran arus lalu lintas, khususnya di ruas Jalan Cabang Talabiu hingga kawasan Jembatan Tente yang kerap mengalami kepadatan pada jam-jam tertentu.

"Terminal Tente telah disiapkan sebagai pusat layanan angkutan umum. Dengan seluruh proses keberangkatan penumpang dipusatkan di terminal, arus lalu lintas akan lebih tertib, aman, dan lancar," ujar A. Rifa’i.

Ia menambahkan, pemusatan keberangkatan di terminal bukan hanya bertujuan mengurangi kemacetan, tetapi juga memberikan perlindungan yang lebih baik bagi penumpang. Di terminal, proses naik dan turun penumpang dapat berlangsung secara tertib, nyaman, serta berada dalam pengawasan petugas sehingga dapat meminimalkan potensi kecelakaan lalu lintas.

Dinas Perhubungan Kabupaten Bima juga mengajak seluruh perusahaan otobus, agen perjalanan, sopir, dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung kebijakan tersebut. Kolaborasi seluruh pihak dinilai menjadi faktor penting dalam mewujudkan sistem transportasi yang modern, tertib, dan berorientasi pada keselamatan pengguna jalan.

Melalui optimalisasi fungsi Terminal Tente, Pemerintah Kabupaten Bima berharap pelayanan transportasi publik semakin profesional, efisien, serta mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Warga Beri Dukungan.

Kebijakan tersebut mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Salah seorang warga Kecamatan Woha, Lukman, menilai langkah yang diambil Dinas Perhubungan sudah tepat dan sejalan dengan ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, praktik menaikkan penumpang di sepanjang jalan sudah berlangsung cukup lama dan perlu segera ditertibkan demi kepentingan bersama.

"Memang harus begitu, sesuai aturan. Jangan lagi angkut penumpang di badan jalan. Sudah saatnya keberangkatan dipusatkan di terminal. Langkah tegas seperti ini perlu didukung dan dilaksanakan secara konsisten," ujarnya.

Namun demikian, Lukman berharap kebijakan tersebut tidak berhenti sebatas imbauan. Ia meminta Dinas Perhubungan menurunkan petugas secara rutin ke lapangan untuk melakukan pengawasan dan memastikan seluruh bus masuk ke Terminal Tente sebelum memberangkatkan penumpang.

"Jangan hanya menghimbau. Petugas Dishub harus turun langsung mengatur dan mengarahkan agar seluruh bus masuk terminal. Jangan sampai masih ada penumpang yang naik di depan rumah agen tiket. Kalau perlu, Kepala Dinas juga sesekali turun langsung ke lapangan agar kebijakan ini benar-benar berjalan efektif," tegasnya.

Dukungan masyarakat tersebut menunjukkan adanya harapan besar agar penataan transportasi di Kabupaten Bima dapat berjalan secara konsisten. Dengan pengawasan yang berkelanjutan serta kepatuhan seluruh pelaku transportasi, keberadaan Terminal Tente diharapkan dapat kembali berfungsi optimal sebagai pusat pelayanan angkutan umum yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.(Sekjend MDG)

Anggota DPRD Sumbawa "Sri Wahyuni" Selamat Dirgahayu ke-81 RI, Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan


SUMBAWA, Media Dinamika Global - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sumbawa, Sri Wahyuni, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Kabupaten Sumbawa.

"Selamat Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026. Semoga semangat perjuangan para pahlawan terus menjadi inspirasi bagi kita semua untuk menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera," ujar Sri Wahyuni.

Menurutnya, peringatan Hari Kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat rasa cinta tanah air serta meningkatkan kepedulian terhadap pembangunan bangsa, dimulai dari daerah.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar terus menjaga persatuan, menghormati keberagaman, serta mendukung program-program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

"Semoga di usia ke-81 kemerdekaan ini, Indonesia semakin kuat, berdaulat, dan mampu mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat. Mari kita isi kemerdekaan dengan karya nyata, pengabdian, dan semangat kebersamaan," tutupnya.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.

Redaksi |

Kabag Tatapem Gelar Lomba Penilaian Kebersihan di Kelurahan Penana'e Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Suasana kerja penilaian lomba kebersihan di lingkungan kelurahan Penana'e Kota Bima dan Tengah mendadak terasa berbeda dengan kehadiran "Inspeksi Mendadak Kabag tatapem" yang membawa misi khusus. 

Kehadiran Tim Penilai Lomba Kebersihan Kabag tatapem ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun 17 Agustus nanti yang ke-62 kota bima.

Berdasarkan Surat Perintah Nomor: S-600.4.15/9/tatapem, penilaian ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi untuk memastikan standar kebersihan, keasrian, dan kenyamanan lingkungan kerja di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kelurahan Penana'e (05/08/2026).

Tim Penilaian dari Pemerintah Kota Bima tahun 2026, melakukan penilaian di Kelurahan Penana'e Kecaman Mpunda dilaksanakan pada hari Rabu 5 Agustus 2026. 

Warga kelurahan Penana'e Kota Bima berpartisipasi dan berperan aktif dalam kegiatan tersebut. Bapak Lurah Penana'e mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasama yang terjalin selama ini.(Sekjend MDG)

Selasa, 04 Agustus 2026

Camat Alas, Forkopimcam dan Kepala Desa se-Kecamatan Alas Ucapkan Dirgahayu ke-81 RI Tahun 2026

Camat Alas, Forkopimcam dan Kepala Desa se-Kecamatan Alas, (Ist/Surya)

SUMBAWA, Media Dinamika Global - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Camat Alas bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Alas menyampaikan ucapan Dirgahayu Republik Indonesia sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan serta dukungan terhadap semangat persatuan bangsa.

Ucapan tersebut menjadi simbol komitmen pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun daerah serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

Camat Alas, Dr. Usman, S.E., M.E., mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum mempererat persatuan, menjaga kerukunan, dan mengisi kemerdekaan melalui karya nyata di lingkungan masing-masing.

"Peringatan HUT RI bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi pengingat bahwa kemerdekaan diraih melalui perjuangan panjang. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan itu dengan membangun daerah, menjaga persatuan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

Peringatan HUT ke-81 RI tahun 2026 mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", yang menjadi semangat bersama untuk memperkuat persatuan, mewujudkan keadilan sosial, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

Melalui momentum Hari Kemerdekaan ini, Camat Alas, Forkopimcam, dan seluruh Kepala Desa berharap semangat nasionalisme terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga Kecamatan Alas dapat terus berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Sumbawa dan Indonesia secara keseluruhan.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Merdeka!

Redaksi |

Pemkab Tulang Bawang Gelar Lomba Senam Udang Manis, Rangkaian HUT RI Ke-81 Tahun 2026.


Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang menggelar Lomba Senam “Udang Manis” Tahun 2026 yang diikuti oleh perwakilan kecamatan dan siswa SMP se-Kabupaten Tulang Bawang di Kawasan Wisata Cakat Nyenyek.Rabu 06 Agustus 2026.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Tulang Bawang, Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M., ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, sportivitas, dan membudayakan pola hidup sehat di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya Bupati Tulang Bawang Drs.Qudrotul Ikhwan menyampaikan, selamat mengikuti lomba senam udang manis yang digelar, jaga sportivitas, tampilkan kreasi yang memukau para juri, ujarnya. 

Perlombaan ini digelar dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia Ke-81 Tahun 2026, rangkaian kegiatan untuk mengisi hari kemerdekaan Indonesia dengan kearifan lokal kabupaten tulang bawang dengan jargon udang manisnya. 

diharapkan dengan rangkaian kegiatan lomba yang digelar dapat memperkuat persatuan, kesatuan, kekompakan dan rasa nasionalis untuk mengisi hari kemerdekaan dengan kegiatan positif terutama dalam menjaga kesehatan dengan melakukan senam bersama. 

"Selamat kepada seluruh pemenang dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tutup Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan.

DPD RI Kawal Program Prioritas NTB, Serap Aspirasi untuk Diperjuangkan di Pusat


Mataram, Media Dinamika Global - Anggota Komite IV DPD RI, Evi Apita Maya menegaskan, komitmennya mengawal berbagai program prioritas Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) agar mendapat dukungan kementerian dan lembaga di tingkat pusat.

Komitmen tersebut disampaikannya saat penyerapan aspirasi daerah yang digelar di ruang rapat Rinjani, Kantor Bappeda NTB, Selasa (4/8/2026).

Dalam forum tersebut, Evi menerima berbagai masukan dari organisasi perangkat daerah terkait sejumlah persoalan strategis mulai dari pengembangan Desa Berdaya, penyelesaian persoalan Gili Trawangan, pengelolaan kawasan hutan, sinkronisasi data kemiskinan, hingga pembangunan infrastruktur dan konektivitas antar pulau.

Ia mengatakan seluruh aspirasi yang diterima akan menjadi bahan perjuangan dalam rapat-rapat DPD RI bersama kementerian dan lembaga yang menjadi mitra kerja.

"Masukan-masukan dari Provinsi Nusa Tenggara Barat inilah yang akan saya sampaikan dan saya perjuangkan di pusat nantinya," kata Evi.

Menurutnya, berbagai persoalan yang berkaitan dengan kementerian mitra Komite IV maupun komite lainnya akan dikomunikasikan, baik melalui forum resmi maupun secara informal agar penyelesaiannya dapat dipercepat.

"Saya juga sering berkomunikasi secara informal dengan Kementerian. Kalau memang ada suratnya, berikan salinannya kepada saya, nanti kita sampaikan agar bisa segera ditindaklanjuti," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda NTB, Baiq Nelly Yuniarti, memaparkan arah pembangunan NTB yang selaras dengan visi pembangunan nasional.

Ia menjelaskan, Pemprov NTB mengusung visi "Bangkit Bersama Menuju NTB Provinsi Kepulauan yang Makmur dan Mendunia" dengan menitikberatkan pada kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, status NTB sebagai provinsi kepulauan harus diikuti dengan dukungan regulasi dan kebijakan dari pemerintah pusat agar potensi daerah dapat berkembang secara optimal.

"Kami tidak bisa sendiri membangun NTB. Harus bersama-sama, baik pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, perguruan tinggi maupun masyarakat. Semangat bersama inilah yang menjadi kekuatan kami," jelas Nelly.

Ia juga memaparkan, sepuluh program unggulan Pemprov NTB di antaranya Desa Berdaya, NTB Sehat dan Cerdas, NTB Agro Maritim, Pariwisata Berkualitas, NTB Terampil dan Tuntas, NTB Lestari Berkelanjutan, hingga NTB Connection yang membutuhkan dukungan lintas Kementerian.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik NTB, Ahsanul Khalik, menyoroti pentingnya pembaruan regulasi statistik nasional agar implementasi Satu Data Indonesia berjalan lebih efektif.

Menurut Jubir Pemprov NTB itu, masih kerap terjadi perbedaan data antara pemerintah pusat dan daerah yang berdampak terhadap ketepatan sasaran berbagai program pembangunan.

"Persoalan kita adalah data daerah sering tidak sama dengan data pusat. Akibatnya pembangunan menjadi tidak optimal karena program pusat tidak selalu sesuai dengan kondisi rill di daerah," ujar Ahsanul.

Sebelumnya beberapa aspirasi disuarakan oleh perwakilan kabupaten kota di NTB, sebagian besar menyuarakan terkait efek efisiensi serta dana transfer ke daerah yang dipotong sehingga mengalami hambatan pada belanja pegawai. Selain itu, beberapa aspirasi juga ikut disuarakan seperti isu lingkungan kehutanan, permodalan UMKM (KUR) hingga pengembangan potensi lokal berbasis hilirasasi industri.

Melalui forum tersebut, Pemerintah Provinsi NTB berharap sinergi bersama DPD RI semakin memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat sehingga berbagai program prioritas daerah dapat memperoleh dukungan kebijakan maupun anggaran untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTB.

Redaksi |

Makanan Bergizi Kembali Disajikan, Dapur Adiba SPPG Bima Sape Parangina 1 Layani Penerima Manfaat


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id– Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Parangina 1 melalui Dapur Adiba kembali menyalurkan makanan bergizi kepada para penerima manfaat, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat melalui penyediaan menu sehat, bergizi, dan seimbang.

Menu yang disajikan pada hari itu terdiri atas nasi putih, telur balado, tahu goreng, gudeg nangka, serta buah pisang dan salak. Kombinasi menu tersebut disusun untuk memenuhi kebutuhan gizi harian dengan menghadirkan sumber karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan serat dalam satu sajian.

Penyelenggara berharap seluruh penerima manfaat dapat menikmati hidangan yang telah disiapkan serta memperoleh manfaat dari asupan gizi yang diberikan. Penyediaan menu yang bervariasi setiap hari juga diharapkan dapat meningkatkan selera makan sekaligus mendukung kesehatan dan pertumbuhan penerima manfaat.

SPPG Bima Sape Parangina 1 bersama Dapur Adiba terus berkomitmen menjaga kualitas pelayanan dengan menghadirkan makanan yang higienis, aman, dan bergizi. Komitmen tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemenuhan gizi yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Sape dan sekitarnya.

Melalui penyajian menu yang beragam dan bernilai gizi seimbang, SPPG Bima Sape Parangina 1 diharapkan dapat terus memberikan manfaat nyata bagi para penerima manfaat serta mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sehat dan produktif.(Team.MDG.03)

Gubernur Miq Iqbal Akselerasi Transformasi SMK Berbasis Industri


Bekasi, Media Dinamika Global - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mempercepat transformasi pendidikan vokasi melalui penguatan kemitraan antara sekolah dan dunia industri. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, berkarakter, dan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri.

Komitmen tersebut ditunjukkan Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal saat melakukan kunjungan kerja ke SMK Mitra Industri MM2100 di Kabupaten Bekasi, Selasa (4/8). Dalam kunjungan itu, Gubernur didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB Syamsul Hadi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Aidy Furqan, serta Kepala SMKN 5 Mataram.

Kunjungan berlangsung selama tiga jam dan diisi dengan observasi implementasi Teaching Factory (TEFA), Project Based Learning (PBL), proses pembelajaran berbasis industri, hingga strategi sekolah dalam mempersiapkan siswa mengikuti program magang dan penempatan kerja ke Jepang maupun Jerman.

Rombongan juga meninjau bengkel praktik, laboratorium, serta berbagai fasilitas pembelajaran yang dirancang menyerupai lingkungan kerja sesungguhnya.

Bagi Gubernur Miq Iqbal, persoalan utama pendidikan vokasi saat ini bukan terletak pada terbatasnya lapangan pekerjaan, melainkan masih adanya kesenjangan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia industri.

"Lapangan kerja itu selalu ada. Yang perlu kita benahi adalah bagaimana menyiapkan lulusan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri. Di situlah pentingnya membangun link and match yang nyata, bukan sekadar slogan," tegasnya.

Menurutnya, pendidikan vokasi harus mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki disiplin, etos kerja, kemampuan beradaptasi, serta budaya kerja yang menjadi standar perusahaan modern.

"Ketika masuk ke dunia industri, anak-anak kita tidak boleh lagi mengalami kesulitan beradaptasi dengan budaya kerja perusahaan. Karakter, disiplin, dan etos kerja harus dibangun sejak mereka masih berada di bangku sekolah," ujarnya.

SMK Mitra Industri MM2100 menjadi salah satu sekolah vokasi rujukan nasional karena menerapkan pembelajaran yang sepenuhnya diselaraskan dengan kebutuhan industri. Sekolah yang berdiri di kawasan industri MM2100 tersebut didukung langsung oleh asosiasi Human Resources Development (HRD) perusahaan-perusahaan besar sehingga kurikulum, kompetensi, hingga proses evaluasi disusun berdasarkan kebutuhan riil dunia usaha dan dunia industri.

Selain memiliki fasilitas Teaching Factory (TEFA) sebagai tempat praktik sekaligus uji kompetensi siswa, sekolah ini juga mengintegrasikan pembinaan karakter, penguatan budaya industri, serta lembaga pelatihan kerja berlisensi Sending Organization (SO) yang memungkinkan lulusan memperoleh akses bekerja ke luar negeri tanpa melalui lembaga perantara.

Model tersebut menghasilkan tingkat penyerapan lulusan yang sangat tinggi, bahkan hampir seluruh lulusan setiap tahunnya langsung terserap oleh dunia usaha dan dunia industri, baik di dalam maupun luar negeri.

Gubernur menilai praktik baik tersebut layak menjadi inspirasi bagi pengembangan SMK di NTB.

"Di NTB sebenarnya kita sudah memiliki fondasi yang baik, seperti Komatsu School Welding dan UT School. Ke depan, model-model seperti ini harus kita perbanyak agar lulusan SMK benar-benar siap memasuki dunia kerja," katanya.

Sebagai tindak lanjut, Miq Iqbal mengungkapkan telah mengundang pendiri beserta manajemen SMK Mitra Industri MM2100 untuk berkunjung ke NTB guna membahas kerja sama yang lebih konkret dalam pengembangan pendidikan vokasi.

Kerja sama tersebut direncanakan mencakup supervisi dan pendampingan pengembangan SMK berbasis industri, penguatan kurikulum, peningkatan kompetensi guru, pengembangan budaya kerja sekolah, hingga pengembangan model pendidikan terintegrasi dengan lembaga pelatihan kerja yang membuka akses penempatan tenaga kerja ke luar negeri.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Provinsi NTB berharap semakin banyak SMK yang berkembang menjadi SMK Go Global, yaitu sekolah vokasi yang mampu menghasilkan lulusan berstandar industri nasional dan internasional.

Bagi Pemerintah Provinsi NTB, transformasi pendidikan vokasi bukan sekadar meningkatkan angka kelulusan, tetapi memastikan setiap lulusan memiliki kompetensi, karakter, dan daya saing yang dibutuhkan dunia kerja. 

"Memperkuat kemitraan antara sekolah, industri, dan lembaga pelatihan kerja, NTB ingin membangun ekosistem pendidikan vokasi yang mampu mencetak tenaga kerja profesional sekaligus mengurangi pengangguran lulusan SMK secara berkelanjut," pungkasnya.

Redaksi 

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos, Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Lindungi Generasi Muda


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 5 Agustus 2026 – Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di desa binaan masing-masing, Rabu (5/8). Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Di Desa Soro, Serka Masykur melaksanakan Komsos di Kantor Desa Soro bersama warga binaan. Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat untuk terus menjalin silaturahmi dan menjaga hubungan baik antarwarga maupun antartetangga. Ia juga mengingatkan agar setiap persoalan yang muncul tidak diselesaikan dengan tindakan main hakim sendiri, melainkan segera dilaporkan kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, maupun aparat desa agar dapat ditangani secara cepat dan dicarikan solusi yang tepat.




Sementara itu, di Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, Serka Abdul Hafit menggelar Komsos bersama warga dengan menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak-anak, khususnya remaja yang masih bersekolah. Menurutnya, maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Karena itu, masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga anak-anak agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba. Ia juga mengimbau warga agar segera melaporkan kepada RT/RW maupun Babinsa apabila menemukan potensi permasalahan di lingkungan sekitar.

Di Desa Jia, Kecamatan Sape, Serma Nasruddin mengajak masyarakat untuk terus menjaga sikap saling menghormati dan menghargai dalam kehidupan bertetangga. Menurutnya, kerukunan menjadi modal utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis. Selain itu, ia juga mengingatkan para orang tua agar senantiasa memberikan bimbingan kepada putra-putrinya agar tidak terjerumus dalam perilaku negatif.

Hal serupa dilakukan Sertu Syaifullah di Desa Sangia. Melalui kegiatan Komsos, ia mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus mengajak warga untuk terus memupuk kebersamaan, saling menghormati, dan menjaga kerukunan antarwarga. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara Babinsa dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan situasi yang kondusif di wilayah binaan.

Kegiatan Komunikasi Sosial yang dilaksanakan para Babinsa Koramil 1608-03/Sape tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial guna memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan di lingkungan masing-masing.(Team.MDG.03)