Media Dinamika Global

Minggu, 26 Juli 2026

Abdul Rauf DPRD Provinsi NTB Fraksi Partai Demokrat Hadiri Turnamen Catur di Gedung Serbaguna Wera Sangiang Kabupaten Bima


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Antusias para pemain catur Dompu dan kota Bima, kegiatan turnamen Catur yg digagas oleh para pecinta catur di ujung Utara kabupaten Bima tepatnya di desa Sangiang Wera, tidak menyurut kehadiran para pecatur Untuk datang bertanding.

Tidaklah mengherankan kabupaten Bima hampir 25 tahun terus menjuarai berbagai event Catur. Skala NTB dan juga ada yg bisa menjuarai Catur tingkat nasional.

Terakhir di Porprov NTB.

Mental juara untuk catur ini, insyaallah kalau di bina intens untuk cabor lain pasti juga akan bisa meraih JUARA. Dan Bima bisa kembali meraih kejayaan nanti nya.

Menteri PKP, Ketua Umum PSSI, Hadiri Pembukaan Piala Presiden di Bandung Jawa Barat


Jawa barat, Media Dinamika Global.id.-- Saya bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Ketua Umum PSSI, Kepala Staf Kepresidenan, Gubernur Jawa Barat, serta Manajer Persib menghadiri pembukaan Piala Presiden Tahun 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, sabtu 25 juli 2026.

Saya berharap Piala Presiden 2026 dapat menjadi hiburan bagi masyarakat sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian.

Penyelenggaraan Piala Presiden 2026 diyakini dapat menggerakkan perekonomian rakyat, khususnya melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Terlebih, antusiasme masyarakat terhadap sepak bola cukup tinggi sehingga kompetisi tersebut berpotensi memberikan dampak ekonomi yang luas.

Selain memberikan hiburan dan menggerakkan perekonomian, saya berharap Piala Presiden dapat menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian talenta sepak bola. Dengan kompetisi yang baik, para pemain diharapkan semakin terasah dan berpeluang memperkuat Tim Nasional (Timnas) Indonesia.

Apabila pembinaan dan peningkatan kapasitas pemain sepak bola terus dilakukan, bukan tidak mungkin suatu saat Timnas Indonesia dapat berpartisipasi dalam ajang Piala Dunia.

Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Kementerian Dalam Negeri | Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman | Kantor Staf Presiden RI | Piala Presiden 2026 | Maruarar Sirait | Dudung Abdurachman | Kang Dedi Mulyadi.(Sekjend MDG)

Kota Bima Tempati Peringkat Kedua Klasemen Sementara PORPROV NTB 2026


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Kontingen Kota Bima terus menunjukkan performa yang membanggakan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) NTB Tahun 2026. Berdasarkan pembaruan perolehan medali hingga Rabu, 22 Juli 2026 pukul 20.03 WITA, Kota Bima berhasil menempati peringkat kedua klasemen sementara dengan raihan 126 medali, terdiri atas 35 medali emas, 42 medali perak, dan 49 medali perunggu.

Posisi Kota Bima berada tepat di bawah Kota Mataram yang mengoleksi 132 medali, sekaligus unggul atas Kabupaten Lombok Tengah yang berada di peringkat ketiga dengan total 83 medali.

Kontribusi medali Kota Bima berasal dari berbagai cabang olahraga. Hingga saat ini, menembak menjadi penyumbang medali terbanyak dengan 20 medali (8 emas, 7 perak, 5 perunggu). 

Disusul pencak silat dengan 12 medali (4 emas, 4 perak, 4 perunggu), panjat tebing dengan 9 medali, serta tinju yang telah mengoleksi 8 medali. Cabang olahraga lainnya seperti akuatik, atletik, sepak takraw, sepatu roda, taekwondo, tarung derajat, kurash, MMA, dan sejumlah cabang lainnya juga turut memberikan kontribusi bagi perolehan medali Kota Bima.

Pemerintah Kota Bima menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, KONI Kota Bima, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mengharumkan nama daerah di ajang olahraga terbesar tingkat Provinsi NTB tersebut.

Pemerintah Kota Bima berharap seluruh atlet tetap menjaga semangat juang, sportivitas, dan fokus menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya, sehingga target peningkatan prestasi dan perolehan medali dapat terus diwujudkan hingga berakhirnya PORPROV NTB Tahun 2026. Dukungan dan doa seluruh masyarakat Kota Bima menjadi energi penting bagi para atlet untuk terus memberikan hasil terbaik bagi daerah.(Sekjend MDG)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos, Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Kamtibmas


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 27 Juli 2026 – Personel Babinsa Koramil 1608-03/Sape terus memperkuat komunikasi sosial (Komsos) dengan masyarakat di wilayah binaan pada Senin (27/7). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kedekatan TNI dengan masyarakat sekaligus mengajak warga menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan.

Babinsa Desa Rato, Sertu Wahyudin, melaksanakan Komsos bersama warga pada pukul 08.30 Wita. Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat untuk senantiasa hidup rukun, saling menghormati, serta menjaga kebersihan lingkungan dan pekarangan rumah agar tercipta lingkungan yang sehat dan nyaman.

Selanjutnya, pada pukul 09.00 Wita, Babinsa Desa Sari, Serda Junaidin, menggelar Komsos dengan warga binaannya di Kecamatan Sape. Ia memberikan imbauan agar masyarakat selalu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta tidak menyelesaikan persoalan dengan tindakan main hakim sendiri. Warga diminta segera melaporkan setiap permasalahan kepada aparat berwenang demi menghindari kerugian bagi diri sendiri maupun keluarga.

Di Kecamatan Lambu, Babinsa Desa Lambu, Serka Bambang, melaksanakan Komsos bersama pemerintah desa pada pukul 09.30 Wita. Dalam pertemuan tersebut, ia mengajak pemerintah desa untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, pelayanan yang baik akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa dan pihak terkait dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi warga.





Sementara itu, pada pukul 09.50 Wita, Babinsa Desa Naru, Sertu Syarif Hidayat, melaksanakan Komsos dengan warga binaan di Kecamatan Sape. Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kepedulian dalam menjaga Kamtibmas di lingkungan masing-masing, mempererat hubungan antarwarga, serta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak mudah terpengaruh oleh pergaulan maupun aktivitas negatif yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan.

Melalui kegiatan komunikasi sosial yang rutin dilaksanakan, Koramil 1608-03/Sape berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, sehat, dan harmonis.(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Rasabou Koramil 1608-03/Sape Jadi Pembina Upacara di SDN 1 Sape, Tanamkan Disiplin dan Nasionalisme


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id 27 Juli 2026 – Babinsa Desa Rasabou, Koramil 1608-03/Sape, Serda Abdul Hafid, bertindak sebagai pembina upacara bendera di SDN 1 Sape, Senin (27/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di lapangan SDN 1 Sape tersebut dimulai pukul 07.15 WITA dan diikuti oleh Kepala Sekolah, dewan guru, staf sekolah, serta seluruh siswa-siswi.

Dalam amanatnya, Serda Abdul Hafid mengajak seluruh peserta didik untuk meningkatkan kedisiplinan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Ia juga menekankan pentingnya menanamkan rasa cinta tanah air, semangat nasionalisme, dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan melalui pelaksanaan upacara bendera.




Selain itu, para siswa didorong untuk lebih rajin belajar, menaati tata tertib sekolah, serta menghormati guru dan orang tua. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kenyamanan bersama.

Tidak hanya itu, Babinsa juga mengajak seluruh siswa menjauhi berbagai perilaku negatif, seperti perundungan (bullying), perkelahian, serta tindakan lain yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Menurutnya, kegiatan pembinaan melalui upacara bendera diharapkan mampu mempererat hubungan dan sinergi antara TNI dengan pihak sekolah. Di samping itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, nasionalisme, dan pembentukan karakter generasi muda sejak dini.

Upacara bendera berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai pada pukul 07.45 WITA. Melalui kegiatan tersebut juga terjalin komunikasi dan kerja sama yang baik antara Koramil 1608-03/Sape dengan SDN 1 Sape, sekaligus meningkatkan motivasi serta pemahaman siswa mengenai pentingnya disiplin, nasionalisme, dan semangat belajar.(Team.MDG.03)

Peredaran Rokok Non Cukai Manchester dan PSG Kian Marak, APH Didesak Tutup Jalur Distribusi dan Tindak Tegas Pelaku


Batam – Beredarnya rokok non cukai Mancester dan PSG di seluruh Indonesia dan Batam Khususnya sudah sangat meresahkan dikalangan masyarakat serta sangat merugikan Negara.

Mustahil tidak diketahui oleh Aparat Penegak Hukum (APH) beredarnya rokok tanpa cukai Mancester dan PSG di seantero negeri ini.

Rokok Mancester dan PSG serta sejenisnya sangat mudah didapat di kedai atau toko toko dimanapun di Batam atau diluar Batam, hal ini sangat membingungkan khalayak ramai, bagaimana mungkin bisnis yang meraup keuntungan sangat besar kemudian merugikan negara serta melawan hukum bisa secara bebas beroperasi secara merata tanpa ada penindakan dari Aparat Negara.

Kejadian ini sangat mencoreng wajah Institusi Penegak Hukum dan Negara, yang mana kegiatan ilegal yang sangat besar ini seolah tidak tampak oleh APH dan bebas beredar ditengah masyarakat serta tidak tersentuh hukum.

Selama ini entah sudah berapa triliun negara dirugikan akan tetapi Aparat Penegak Hukum tidak menghiraukan kejadian sebesar itu, alangkah ironisnya hal itu.

Keuntungan yang sangat besar diraup oleh pengusaha Rokok Ilegal tersebut dengan memanfaatkan masyarakat dengan iming iming rokok lebih murah, akan tetapi kualitas dan kandungan dari bahan produknya belum teruji secara jelas apakah layak untuk diedarkan ditengah masyarakat.

Tanpa pengawasan yang ketat produk konsumsi untuk masyarakat ramai jelas sangat merugikan bagi masyarakat untuk jangka panjang, karena kandungan bahan rokok ilegal tersebut belum jelas kelayakannya.

Oleh sebab itu kehadiran Negara, Pemerintah serta aparat terkait harus ada untuk masyarakat agar tidak merugikan masyarakat banyak.

Geliat peredaran rokok ilegal Mancester dan PSG ini menjadi tanggung jawab besar Negara dan Aparat Penegak Hukum (APH) agar tidak merugikan.

Rokok Mancester dan PSG juga jadi barang selundupan oleh para mafia mafia penyelundup rokok keluar Batam diberbagai pelabuhan tikus di Batam.

Untuk itu peran aktif APH sangat penting untuk menekan peredaran rokok ilegal ini oleh para mafia mafia yang sangat merugikan masyarakat dan Negara.

Sudah seharusnya APH bertindak tutup pabrik pembuat rokok ilegal Manchester dan PSG, tangkap tindak tegas sesuai hukum para mafia mafia penyelundup rokok keluar Batam, agar tidak merugikan masyarakat dan Negara. (End).

AMSI NTB Tetapakan Sirtupillali sebagai Ketua Terpilih dan Hery Mahardika Jadi Sekretaris


Mataram, Media Dinamika Global - Konferensi Wilayah (Konferwil) III, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Nusa Tenggara Barat menetapkan kepengurusan baru untuk periode tahun 2026-2030.

Konferwil yang berlangsung di Aula Bank NTB Syariah Sabtu, (25/07/2026) ini berlangsung dengan semangat demokrasi dan kebersamaan, Sirtupillali terpilih sebagai Ketua AMSI NTB, sementara Hery Mahardika dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris.

Konferwil III menjadi momentum penting bagi AMSI NTB untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan dalam menghadapi tantangan industri media siber yang terus berkembang. Selain memilih kepengurusan baru, forum tersebut juga membahas berbagai agenda strategis, mulai dari penguatan kapasitas perusahaan media, peningkatan profesionalisme, hingga kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung ekosistem pers yang sehat dan berkualitas di Nusa Tenggara Barat.

Ketua terpilih, Sirtupillali, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan seluruh anggota AMSI NTB. Ia berkomitmen merangkul seluruh perusahaan media anggota untuk bersama-sama memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas jurnalisme, serta menjaga independensi dan kredibilitas media siber. Bersama Sekretaris terpilih, Hery Mahardika, kepengurusan baru diharapkan mampu membawa AMSI NTB menjadi organisasi yang semakin solid, adaptif, dan berkontribusi dalam pengembangan media digital di Nusa Tenggara Barat.

Sementara itu, Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal yang diwakili Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Ahsanul Khalik dalam sambutannya saat menghadiri pembukaan Konferwil menegaskan bahwa di era banjir informasi dan pesatnya teknologi AI, kepercayaan publik (public trust) merupakan kunci utama penentu masa depan media. Hal tersebut dikatakan Jubir Gubernur NTB itu saat membuka acara secara resmi.

"Teknologi boleh terus berkembang, tetapi misi media tidak boleh berubah. Media harus semakin kolaboratif, semakin terbuka, dan tetap menjadi pemersatu bangsa. Dari situlah kepercayaan publik akan tumbuh," tegasnya.

Ahsanul Khalik juga mengapresiasi tema yang diusung Konferwil III, yakni "Media Butuh Gizi (MBG) di Era AI dan Disrupsi Digital". Namun, ia menyarankan agar tema tersebut diperkaya dengan prinsip KDKMP, yaitu Kolaborasi Digital, Keterbukaan, dan Media Pemersatu.

Menurutnya, pers yang sehat secara bisnis merupakan fondasi utama lahirnya jurnalisme yang independen, beretika, dan berkualitas. Pemerintah dan pers bukanlah dua pihak yang saling berhadapan, melainkan mitra strategis pengawal pembangunan daerah.

Senada dengan hal tersebut, Koordinator AMSI Wilayah Bali Nusra, Dr. I Nengah Muliartha menilai tantangan media saat ini membutuhkan penguatan kelembagaan dan inovasi yang konkret.

"Kami berharap Konferwil III AMSI NTB tidak hanya melahirkan pimpinan yang andal, tetapi juga menghasilkan gagasan baru yang mampu mendorong kemajuan perusahaan media sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pekerja media," ungkapnya.

Rangkaian Konferwil III yang dipadukan dengan Focus Group Discussion (FGD) ini dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Ahyar, perwakilan Polda NTB, Danrem 162/Wira Bhakti, pimpinan organisasi pers lokal (PWI, SMSI, IJTI NTB), akademisi, pimpinan redaksi, serta insan pers se-NTB. (RED).

Panorama Senggigi dan Hilangnya Figur LAZ

Suaeb Qury (Penggiat SQ Literasi), (Ist/Surya)

Mataram, Senggigi kembali menemukan denyut kehidupannya. Hamparan pantai yang memanjang di pesisir barat Lombok itu sekali lagi menjadi magnet bagi wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara. Riuh aktivitas hotel, restoran, kafe, pelaku UMKM, hingga jasa transportasi menunjukkan bahwa Senggigi perlahan bangkit setelah sempat mengalami masa-masa sulit akibat pandemi dan pergeseran tren destinasi wisata.

Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Pariwisata menargetkan kunjungan wisatawan mencapai 2,5 juta orang pada tahun 2025, sebuah angka yang lebih tinggi dibanding target dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD). Target ini dibangun atas keyakinan bahwa sektor pariwisata NTB terus menunjukkan tren pertumbuhan positif seiring meningkatnya konektivitas penerbangan, penyelenggaraan berbagai event nasional dan internasional, serta membaiknya tingkat hunian hotel.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) NTB juga memperlihatkan sinyal yang sama. Sepanjang tahun 2025, tingkat penghunian kamar hotel berbintang mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Pada Desember 2025 misalnya, tingkat hunian hotel berbintang mencapai 41,98 persen, lebih tinggi dibanding Desember 2024, sementara jumlah tamu hotel berbintang menembus 123.355 orang. Angka tersebut menunjukkan bahwa sektor pariwisata NTB terus bergerak menuju pemulihan yang semakin kuat.

Di balik geliat itu, ada kerja panjang yang sering kali luput dari perhatian publik. Kemajuan sebuah destinasi wisata tidak lahir begitu saja. Ia merupakan hasil kolaborasi banyak pihak, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, masyarakat, hingga komunitas wisata. Dalam konteks Lombok Barat, salah satu figur yang cukup menonjol dalam mendorong kebangkitan Senggigi adalah Lalu Ahmad Zaini (LAZ).

Sebagai Bupati Lombok Barat, LAZ dikenal aktif mempromosikan berbagai destinasi wisata daerah. Senggigi menjadi salah satu prioritas karena kawasan ini merupakan ikon pariwisata Lombok yang memiliki nilai historis sekaligus potensi ekonomi yang besar. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari mendorong peningkatan kualitas infrastruktur, penataan kawasan, hingga membangun citra positif Senggigi sebagai destinasi yang nyaman dan aman untuk dikunjungi.

Promosi yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah wisatawan, tetapi juga pada upaya menghidupkan kembali ekonomi masyarakat. Ketika wisatawan datang, hotel memperoleh tamu, restoran kembali ramai, pedagang kecil mendapatkan pembeli, sopir transportasi memperoleh penumpang, dan pelaku UMKM memiliki pasar yang lebih luas. Efek berganda (multiplier effect) inilah yang menjadi kekuatan utama sektor pariwisata.

Namun, di tengah mulai pulihnya wajah Senggigi, publik juga merasakan adanya ruang yang kosong. Figur LAZ yang sebelumnya cukup intens hadir dalam berbagai agenda promosi dan pembangunan kawasan wisata kini tidak lagi tampak seaktif sebelumnya. Kehilangan sosok yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan destinasi tentu memunculkan pertanyaan mengenai keberlanjutan berbagai program yang telah dirintis.

Padahal, pembangunan pariwisata membutuhkan kesinambungan kepemimpinan. Destinasi wisata tidak cukup hanya dibangun secara fisik, tetapi juga harus terus dipromosikan, dirawat, dan diperkuat melalui kebijakan yang konsisten. Senggigi membutuhkan lebih dari sekadar panorama alam yang indah; ia memerlukan kepemimpinan yang mampu menjaga momentum kebangkitannya.

Meski demikian, masa depan Senggigi tidak boleh bergantung pada satu figur semata. Fondasi yang telah dibangun harus diteruskan oleh seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, komunitas, dan masyarakat perlu menjaga semangat kolaborasi agar Senggigi tetap menjadi wajah pariwisata Lombok Barat sekaligus pintu gerbang utama pariwisata NTB.

Pada akhirnya, panorama Senggigi bukan hanya tentang laut biru, pasir putih, atau matahari terbenam yang memukau. Ia adalah simbol harapan, kebangkitan ekonomi, dan hasil dari kerja bersama. Figur boleh berganti, kepemimpinan dapat berubah, tetapi komitmen untuk menjadikan Senggigi sebagai destinasi kelas dunia harus tetap hidup. Sebab, keberhasilan pariwisata sesungguhnya diukur bukan hanya dari banyaknya wisatawan yang datang, melainkan juga dari sejauh mana kesejahteraan masyarakat dapat tumbuh bersama kemajuan destinasi itu sendiri.

Penulis: Suaeb Qury (Penggiat SQ Literasi)

Babinsa Desa Rasabou Gelar Patroli Siskamling, Ajak Warga Jaga Keamanan Lingkungan


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id 26 Juli 2026 – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Babinsa Desa Rasabou, Serda Abdul Hafid bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Siskamling pada Minggu (26/7/2026) malam.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 19.50 Wita ini bertujuan untuk memantau situasi wilayah serta mengantisipasi perkembangan kondisi keamanan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.
Kegiatan tersebut melibatkan dua personel Koramil 1608-03/Sape, tiga aparat desa, serta enam orang warga yang turut berpartisipasi dalam upaya menjaga keamanan lingkungan.

Adapun sasaran patroli meliputi kawasan permukiman warga dan sejumlah lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya para remaja. Tim patroli melakukan pemantauan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Sekitar pukul 20.10 Wita, Babinsa memberikan imbauan kepada masyarakat Desa Rasabou agar senantiasa menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan masing-masing. Warga juga diingatkan untuk menghindari perselisihan yang dapat berujung pada perkelahian, terutama akibat pengaruh minuman keras yang kerap memicu tindakan emosional di kalangan anak muda.


Selain itu, masyarakat diimbau agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas dan tidak berkendara secara ugal-ugalan di jalan raya demi menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Usai memberikan imbauan, anggota Koramil melanjutkan pemantauan di wilayah desa binaan hingga seluruh rangkaian patroli berakhir pada pukul 21.00 Wita. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan Patroli Siskamling ini, diharapkan sinergi antara TNI, aparat desa, dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan terus terjalin sehingga tercipta suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.(Team.MDG.03)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Kongkow-Kongkow, Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Kepedulian Sosial


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 26 Juli 2026 – Sejumlah Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli dan komunikasi sosial (Komsos) melalui program kongkow-kongkow bersama masyarakat di desa binaan masing-masing pada Minggu (26/7/2026) malam. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mengajak warga menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Babinsa Desa Bugis, Kecamatan Sape, Serda Irfan, memulai kegiatan sekitar pukul 19.30 Wita dengan menggelar patroli dan berdialog bersama warga. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, mempererat tali silaturahmi, serta segera melaporkan setiap permasalahan kepada aparat terkait guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Selanjutnya, pada pukul 19.45 Wita, Babinsa Desa Parangina, Kecamatan Sape, Serda Aladin, melaksanakan patroli kongkow-kongkow bersama warga desa binaannya. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga stabilitas kamtibmas demi menciptakan rasa aman dan nyaman di lingkungan. Warga juga diminta segera memberikan informasi kepada aparat desa, Babinsa, maupun Bhabinkamtibmas apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan.



Sementara itu, Babinsa Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Serka Abdul Hafit, menggelar kegiatan serupa pada pukul 20.00 Wita. Dalam dialog bersama warga, ia mengingatkan para orang tua agar lebih mengawasi aktivitas anak-anak pada malam hari, menghindari kebiasaan begadang hingga larut malam, balap liar, konsumsi minuman keras, serta penyalahgunaan narkoba yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Ia juga mengimbau masyarakat agar segera berkoordinasi dengan Ketua RT, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas apabila terjadi permasalahan di wilayah.

Pada pukul 20.30 Wita, Babinsa Desa Soro, Serka Masykur, turut melaksanakan patroli kongkow-kongkow bersama masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, ia mengajak warga untuk terus menjaga situasi kamtibmas, meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga, khususnya para remaja, serta menghindari pergaulan bebas dan penyalahgunaan minuman keras yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Melalui kegiatan patroli kongkow-kongkow ini, Koramil 1608-03/Sape berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah binaan.(Team.MDG.03)