Media Dinamika Global

Senin, 15 Juni 2026

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos, Ajak Warga Jaga Kebersihan dan Kamtibmas


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya kebersihan lingkungan dan keamanan wilayah, para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di desa binaan masing-masing pada Selasa (16/6).

Kegiatan Komsos diawali oleh Babinsa Desa Rato, Sertu Wahyudin, yang pada pukul 08.30 WITA bertemu dengan warga binaannya. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan pekarangan rumah masing-masing. Selain itu, warga juga didorong untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong, terutama dalam membersihkan lokasi yang dianggap kumuh guna mencegah munculnya berbagai penyakit.

Selanjutnya, pada pukul 09.00 WITA, Babinsa Desa Sari, Serda Junaidin, melaksanakan Komsos bersama warga Desa Sari, Kecamatan Sape. Dalam arahannya, ia mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia juga mengingatkan warga untuk tidak mengambil tindakan sendiri apabila terjadi suatu permasalahan, melainkan segera melaporkannya kepada pihak yang berwenang demi menghindari kerugian bagi diri sendiri maupun keluarga.



Di wilayah Kecamatan Lambu, Babinsa Desa Lambu, Serka Bambang, melaksanakan kegiatan serupa pada pukul 09.30 WITA. Ia memberikan pemahaman kepada warga tentang pentingnya saling menghargai dan menjaga hubungan baik antar sesama tetangga guna menciptakan kehidupan yang rukun dan damai. Selain itu, Serka Bambang juga mengingatkan para orang tua untuk terus membimbing dan mengawasi anak-anak agar terhindar dari berbagai perilaku negatif yang dapat merugikan masa depan mereka.

Sementara itu, pada pukul 10.00 WITA, Babinsa Desa Naru, Sertu Syarif Hidayat, melaksanakan Komsos dengan warga binaannya di Kecamatan Sape. Dalam kegiatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dalam menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing serta mempererat hubungan sosial antarwarga. Ia juga menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak agar tidak mudah terpengaruh oleh pergaulan maupun aktivitas negatif yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, dan orang lain.

Melalui kegiatan Komunikasi Sosial yang dilaksanakan secara rutin, Koramil 1608-03/Sape berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara TNI dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat kerukunan sosial, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah binaan masing-masing.(Team.MDG.03)

Warga Antusias, Bakti Sosial Desa Kakiang Layani Puluhan Sunatan Massal, Donor Darah dan Cek Kesehatan


Sumbawa, Media Dinamika Global –  Warga antusias mengikuti kegiatan bakti sosial yang digelar BPD Desa Kakiang bersama Pemerintah Desa Kakiang terlihat sangat tinggi. Puluhan warga memadati Aula Desa Kakiang untuk mengikuti berbagai layanan sosial dan kesehatan yang disediakan secara gratis, Senin (15/6/26).

Kegiatan yang meliputi sunatan massal, donor darah, dan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut diikuti peserta dari berbagai desa di Kecamatan Moyo Hilir.

Data panitia menunjukkan sebanyak 15 anak mengikuti program sunatan massal yang berasal dari Desa Olat Rawa, Ngeru, Moyo, Berare hingga Serading.

Sementara itu, kegiatan donor darah berhasil menarik sekitar 30 pendonor yang secara sukarela menyumbangkan darahnya demi membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Tak kalah diminati, layanan pemeriksaan kesehatan gratis diikuti sekitar 50 warga yang ingin mengetahui kondisi kesehatan mereka, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol hingga konsultasi kesehatan langsung dengan tenaga medis.

Sekretaris Camat Moyo Hilir, Hermansyah, menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena membantu masyarakat melakukan deteksi dini penyakit sebelum kondisinya menjadi lebih serius.

"Selama ini banyak masyarakat baru memeriksakan kesehatan ketika sudah sakit. Padahal pencegahan jauh lebih baik. Melalui kegiatan seperti ini masyarakat bisa mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup sehat dari lingkungan keluarga serta meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan sebagai investasi masa depan.

Tingginya partisipasi warga menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala dan budaya hidup sehat. 

Kepala Desa Kakiang, Aminollah mengatakan, kegiatan yang diinisiasi oleh anggota BPD ini menjadi contoh baik bagi semua pihak untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Ia juga berharap kepada masyarakat Desa Kakiang agar pro aktif dan mendukung jika kegiatan seperti ini dilaksanakan karena akan sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Redaksi |

Wujud Kepedulian dan Sinergi Keluarga Besar SDN 45 Pane Kota Bima Bangun Musholah Untuk Tempat Ibadah


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Sebagai wujud nyata SDN 45 Pane kota bima dengan melaksanakan kegiatan Karya Bakti pembangunan Musholla Sekolah.

Kegiatan tersebut melibatkan Guru berpartisipasi yang dipimpin langsung oleh kepala sekolah SDN 45 Pane kota bima. Dalam pelaksanaannya, kepsek SDN 45 Pane bersama karyawan keluarga besar SDN 45 Pane kota bima, bergotong royong mengerjakan pembangunan musholla sebagai sarana ibadah bagi siswa, guru, dan masyarakat sekitar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepsek SDN 45 Pane serta masyarakat setempat yang antusias berpartisipasi dalam kegiatan karya bakti.

Kepala sekolah SDN 45 Pane kota bima menyampaikan bahwa kegiatan karya bakti ini merupakan bentuk kepedulian kepsek SDN 45 Pane dan guru guru terhadap pembangunan fasilitas umum, khususnya sarana ibadah di lingkungan pendidikan.

Selain membantu percepatan pembangunan, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan silaturahmi dan kebersamaan antara kepala sekolah, komite sekolah, dan guru guru.

Melalui semangat gotong royong, diharapkan pembangunan musholla SDN 45 Pane kota bima, dapat segera selesai dan dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung kegiatan keagamaan serta pembinaan karakter generasi muda di lingkungan sekolah.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan kuatnya sinergi antara seluruh keluarga besar SDN 45 Pane kota bima, dan masyarakat dalam membangun mushollah yang lebih maju dan harmonis.(Sekjend MDG)

Kegiatan Guru : In House Training (IHT) Peningkatan Mutu Guru Menuju Kota Bima di SMKN 3


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Sebagai wujud Komitmen dalam peningkatan mutu pendidikan yang ada di sekolah Kota Bima melaksanakan In House Training (IHT) dengan tema "Peningkatan mutu Guru menuju kota bima" yang diadakan pada hari Selasa 16 juni 2026.

 Adapun materi disampaikan oleh Bapak kepala Dikpora selaku Pengawas Pendidikan Jenjang SDN kota bima adapun materi yang disampaikan diantaranya Penguatan penyusunan KKTP, Penguatan pembelajaran berdiferensiasi, Lesson Study yang berdiferensiasi, Kiat mewujudkan Student Wellbeing.

 Pelaksanaan In House Training (IHT) ini membawa banyak dampak positif, baik bagi guru-guru di kota bima maupun siswa. Bagi para guru, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi mereka dalam mengajar, tetapi juga memperluas wawasan dan meningkatkan rasa percaya diri dalam menerapkan metode pengajaran yang lebih kreatif. Guru yang memiliki pemahaman lebih baik tentang literasi, teknologi, dan metode pengajaran modern akan mampu memfasilitasi proses belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan.

 Dengan pelatihan ini, guru jenjang SDN se- kota bima sebagai agen perubahan utama akan semakin siap untuk mencetak generasi bangsa yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga cerdas dalam literasi dan keterampilan hidup.(Sekjend MDG)

SDN 45 Pane Kota Bima Gelar Workshop Media Belajar Kontekstual


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Program Sekolah Model Pembelajaran Mendalam dan Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) SDN 45  KOTA BIMA 

SDN 45 Pane kota bima menggelar workshop pengembangan media dan sumber belajar kontekstual di lingkungan sekolah, kota bima, Selasa (16/06/2026). Agenda ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional dan kualitas sumber daya para pendidik.

Pelatihan ini diikuti oleh seluruh dewan guru sekolah SDN 45 Pane kota bima setempat dengan menghadirkan Pengawas Dinas Pendidikan kota bima, sebagai fasilitator utama.

Dalam pemaparannya, pengawas dinas pendidikan kota bima, menekankan pentingnya strategi pengembangan media pembelajaran yang kreatif, relevan, dan adaptif terhadap kebutuhan siswa. Salah satu topik yang menjadi fokus utama dalam workshop ini adalah pemanfaatan barang bekas (Barkas) sebagai instrumen pendukung kegiatan belajar mengajar.

Melalui pendekatan ini, para guru dilatih mengolah kembali benda-benda tak terpakai menjadi alat bantu ajar yang sarat makna. Metode Barkas ini dinilai tidak hanya memicu kreativitas guru, tetapi juga mengedukasi siswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

Kepala sekolah SDN 45 Pane kota bima menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah taktis sekolah dalam merespons kebutuhan manajerial kelas yang dinamis.(Sekjend MDG)

Babinsa Desa Rasabou Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Imbau Warga Jaga Keamanan dan Ketertiban


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 15 Juni 2026 – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Rasabou, Serda Abdul Hafid bersama satu anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) pada Senin (15/6/2026) malam.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 19.50 WITA tersebut bertujuan untuk memantau kondisi wilayah serta mengantisipasi perkembangan situasi keamanan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Kegiatan ini melibatkan dua personel Koramil, tiga aparat desa, serta lima warga masyarakat. Adapun sasaran patroli meliputi kawasan pemukiman warga dan lokasi yang sering menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda.

Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 20.00 WITA saat anggota Koramil 1608-03/Sape bergerak menuju Desa Rasabou. Sekitar 20 menit kemudian, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan pemantauan situasi wilayah guna memastikan kondisi keamanan tetap terkendali.

Dalam kesempatan tersebut, Serda Abdul Hafid juga memberikan berbagai imbauan kepada masyarakat. Warga diminta untuk terus menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan masing-masing serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran mengingat saat ini telah memasuki musim kemarau.


Selain itu, masyarakat, khususnya kalangan pemuda, diingatkan agar menghindari konsumsi minuman keras yang kerap menjadi pemicu perselisihan dan perkelahian akibat tidak mampu mengendalikan emosi. Warga juga diajak menjauhi penyalahgunaan narkoba dan berbagai bentuk barang terlarang lainnya yang dapat merusak masa depan diri sendiri maupun keluarga.

Babinsa turut mengingatkan para generasi muda agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas yang dapat berdampak buruk bagi masa depan mereka. Sementara bagi pengguna kendaraan bermotor, diimbau untuk selalu membawa identitas diri, melengkapi dokumen kendaraan, serta mematuhi aturan lalu lintas dengan tidak berkendara secara ugal-ugalan demi menghindari kecelakaan dan menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya.

Setelah memberikan imbauan kepada masyarakat, anggota Koramil melanjutkan pemantauan di wilayah desa binaan hingga pukul 21.15 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan patroli Siskamling berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya Koramil 1608-03/Sape dalam memperkuat sinergi dengan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan terbebas dari berbagai potensi gangguan keamanan.

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Patroli dan Kegiatan Kongkow Bersama Warga, Tekankan Kamtibmas dan Pencegahan Narkoba


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli dan kongkow bersama warga di desa binaan masing-masing pada Senin (15/6/2026) malam. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat komunikasi dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), bahaya narkoba, serta pembinaan generasi muda.

Pada pukul 19.30 WITA, Serda Irfan, Babinsa Desa Bugis, Kecamatan Sape, melaksanakan patroli dan kongkow bersama warga binaannya. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Ia juga menegaskan agar setiap permasalahan yang terjadi diselesaikan melalui jalur hukum dan segera dilaporkan kepada aparat berwenang, bukan dengan tindakan main hakim sendiri.

Selanjutnya, pada pukul 19.45 WITA, Serka Masykur, Babinsa Desa Soro, melaksanakan patroli kongkow bersama warga. Ia mengingatkan masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak begadang hingga larut malam karena dapat mengganggu waktu istirahat warga lainnya. Selain itu, Serka Masykur juga mengajak masyarakat untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba dan berbagai bentuk kenakalan yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Kegiatan serupa juga dilakukan oleh Serda Abdul Hafid, Babinsa Desa Rasabou, Kecamatan Sape, pada pukul 20.00 WITA. Dalam patroli dan komunikasi sosial bersama warga, ia menekankan pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap permasalahan kepada pihak yang berwenang guna mencegah terjadinya konflik atau tindakan yang melanggar hukum.



Sementara itu, pada pukul 20.30 WITA, Serka Abdul Hafit, Babinsa Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, melaksanakan kegiatan kongkow bersama warga binaan. Dalam arahannya, ia memberikan perhatian khusus kepada para orang tua yang memiliki anak usia remaja dan masih berstatus pelajar agar meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak mereka. Menurutnya, maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba saat ini menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

“Marilah kita bersama-sama menjaga anak-anak kita agar terhindar dari pengaruh narkoba dan pergaulan bebas, sehingga ke depan mereka dapat menjadi generasi yang berguna bagi bangsa dan negara,” ujar Serka Abdul Hafit kepada warga.

Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada RT, RW maupun Babinsa apabila menemukan hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan patroli dan kongkow bersama warga tersebut, para Babinsa Koramil 1608-03/Sape berharap hubungan silaturahmi antara TNI dan masyarakat semakin erat serta mampu menciptakan situasi wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif.(Team.MDG.03)

Wali Kota Bima Bersama Dinas Sosial Salurkan Bantuan PKH Daerah ; Wujud Komitmen dan Kepedulian Terhadap Masyarakat


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Sosial Kota Bima bekerja sama dengan BRI Unit Cabang Bima menggelar kegiatan pencairan Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Daerah sekaligus penyerahan buku rekening kepada para penerima manfaat. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor BRI Unit Cabang Bima, Kelurahan Lewirato, Kecamatan Mpunda Kota Bima. Minggu, (14/6/2026).

Program bantuan sosial ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Bima dalam memperkuat perlindungan sosial, serta membantu meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu.

Sebanyak 270 orang penerima manfaat PKH Daerah se Kecamatan Mpunda, hari ini hadir untuk menerima bantuan yang telah disalurkan melalui mekanisme perbankan guna memastikan proses penyaluran berlangsung transparan, tepat sasaran, dan akuntabel.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Bima, Kepala Dinas Sosial Kota Bima, Camat Mpunda, serta para lurah se-Kecamatan Mpunda. Kehadiran para pejabat daerah ini menjadi bukti sinergi pemerintah dalam memastikan program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, menegaskan bahwa penyaluran bantuan PKH Daerah merupakan wujud nyata perhatian, kepedulian, dan tanggung jawab Pemerintah Kota Bima terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat miskin Kota Bima benar-benar mendapatkan dukungan, dan bantuan, sehingga terpenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari,” ujar Wali Kota.

Wali Kota menjelaskan bahwa seluruh penerima bantuan telah melalui proses verifikasi dan validasi data yang dilakukan secara cermat oleh Dinas Sosial Kota Bima bersama para pendamping PKH. Dengan demikian, bantuan yang disalurkan benar-benar diberikan kepada warga yang memenuhi kriteria dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Adapun kelompok penerima manfaat PKH Daerah meliputi masyarakat lanjut usia (lansia), keluarga kurang mampu, serta penyandang disabilitas. Kelompok-kelompok tersebut menjadi prioritas pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial dan memberikan perlindungan kepada warga yang rentan secara ekonomi.

Lebih lanjut, Wali Kota berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara bijaksana untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga serta mendukung keberlangsungan kehidupan rumah tangga penerima manfaat.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang nyata dan membantu meringankan beban ekonomi keluarga. Gunakanlah bantuan ini untuk kebutuhan yang prioritas bagi keluarga,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan program perlindungan sosial daerah. Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Bima berencana menambah jumlah penerima PKH Daerah pada tahun 2027 mendatang.

“Insya Allah, apabila kondisi keuangan daerah memungkinkan dan kapasitas fiskal daerah semakin membaik, jumlah penerima PKH Daerah akan ditingkatkan dari 1.200 penerima menjadi sekitar 2.000 penerima manfaat. Ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bima untuk memperluas manfaat program, bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Sekretaris Daerah Kota Bima secara simbolis menyerahkan bantuan PKH Daerah sekaligus buku rekening kepada lima kepala keluarga penerima manfaat. Penyerahan simbolis tersebut menjadi penanda dimulainya proses pencairan bantuan kepada seluruh penerima yang telah terdaftar.

Melalui program PKH Daerah ini, Pemerintah Kota Bima menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, memperkuat jaring pengaman sosial, serta mendorong terwujudnya kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh warga Kota Bima.(Sekjend MDG)

Wali Kota Bima Larang Penjualan Gas LPG 3 Kg di Pengecer, Pengawasan Distribusi Diperketat


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kota Bima memperketat pengawasan distribusi gas LPG 3 kilogram bersubsidi menyusul keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan tingginya harga jual di lapangan. Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin menegaskan tabung gas bersubsidi tidak boleh lagi diperjualbelikan melalui pengecer atau kios karena berpotensi memicu lonjakan harga dan penyimpangan distribusi.

Penegasan itu disampaikan Rahman saat memimpin rapat koordinasi stabilitas pendistribusian LPG 3 kilogram di Aula Maja Labo Dahu Kantor Pemerintah Kota Bima, Senin, 15 Juni 2026. Rapat dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, camat, lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah.

Menurut Rahman, persoalan LPG bersubsidi telah menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir. Selain banyak dikeluhkan warga melalui media sosial, isu kelangkaan dan mahalnya harga LPG juga menjadi salah satu tuntutan mahasiswa dalam aksi penyampaian aspirasi.

“Rapat ini bukan hanya menjawab keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan gas LPG, tetapi juga menindaklanjuti aspirasi mahasiswa terkait kelangkaan dan tingginya harga LPG di lapangan,” kata Rahman.

Ia menilai pengawasan distribusi tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan maupun Bagian Ekonomi. Menurut dia, diperlukan kerja sama lintas sektor hingga tingkat kelurahan agar distribusi gas bersubsidi tepat sasaran.

Rahman meminta aparat keamanan, khususnya Babinsa dan Bhabinkamtibmas, ikut mengawasi peredaran LPG di wilayah masing-masing. Ia juga meminta camat, lurah, RT, dan RW memperkuat pengawasan terhadap pangkalan yang diduga menjual gas kepada pengecer.

“Tidak boleh ada gas LPG 3 kilogram di pengecer atau kios-kios. Distribusi harus dari agen ke pangkalan, lalu langsung kepada masyarakat yang berhak menerima manfaat,” ujarnya.

Data Pemerintah Kota Bima menunjukkan terdapat 349 pangkalan LPG yang tersebar di seluruh wilayah kota. Pemerintah menilai stok LPG sebenarnya masih mencukupi meskipun terjadi pengurangan kuota pasokan dari Pertamina pada tahun ini.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Bima, Ruslan, mengakui masih terjadi gejolak harga di tengah masyarakat. Berdasarkan hasil inspeksi mendadak yang dilakukan jajarannya, ditemukan sejumlah pangkalan mengalami kekurangan stok sehingga memengaruhi harga jual di tingkat konsumen.

Ruslan mengatakan harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 kilogram di Nusa Tenggara Barat ditetapkan sebesar Rp18 ribu per tabung. Namun dalam praktiknya, harga yang dibayar masyarakat kerap jauh lebih tinggi.

“Di tingkat pengecer bahkan ditemukan harga antara Rp25 ribu sampai Rp45 ribu per tabung,” kata Ruslan.

Menurut dia, pemerintah telah memberikan teguran kepada pangkalan yang melanggar ketentuan distribusi. Sanksi yang diberikan antara lain pengurangan kuota hingga usulan pembekuan dan pencabutan izin melalui agen penyalur.

Sementara itu, Bagian Ekonomi Setda Kota Bima menyebut salah satu penyebab tingginya harga LPG adalah masih adanya pangkalan yang memberi ruang bagi pengecer untuk membeli dan menjual kembali gas bersubsidi. Kondisi tersebut membuka peluang terjadinya rantai distribusi tambahan yang berujung pada kenaikan harga di tingkat konsumen.

Selain itu, LPG bersubsidi juga masih digunakan oleh kelompok yang bukan sasaran utama, termasuk sebagian pelaku usaha, petani, dan nelayan yang seharusnya menggunakan skema energi berbeda.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto mengatakan pihaknya telah melakukan pemantauan dan inspeksi lapangan melalui Satuan Reserse Kriminal untuk memastikan distribusi LPG berjalan sesuai aturan. Ia menegaskan stok LPG di Kota Bima dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan.

“Kami akan terus melakukan pengawasan bersama pemerintah daerah. Empat pilar di tingkat kelurahan, yaitu lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan unsur masyarakat akan dilibatkan dalam pemantauan distribusi,” ujarnya.

Dari unsur TNI, Kasdim 1608/Bima Mayor Infanteri Asep Okinawa Muas mengusulkan penerapan sistem kupon bagi penerima manfaat LPG bersubsidi agar distribusi lebih terkontrol. Ia juga mendorong pelaksanaan razia terhadap pelaku usaha yang tidak termasuk kategori penerima manfaat namun masih menggunakan LPG bersubsidi.

“Tujuan utama kita adalah menjaga stabilitas harga dan memastikan gas subsidi benar-benar diterima masyarakat yang berhak,” kata Asep.


Pemerintah Kota Bima berencana meningkatkan pengawasan di tingkat pangkalan dalam waktu dekat. Langkah tersebut diharapkan dapat menekan praktik penjualan melalui pengecer sekaligus mengembalikan harga LPG 3 kilogram sesuai ketentuan yang berlaku.(Sekjend MDG)

For-WIN Lampung Apresiasi Respons Cepat Gubernur Lampung, Ijazah Yuke Ardana Akhirnya Diserahkan Pihak Sekolah.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Ketua Umum Forum Wartawan Independen Nusantara (For-WIN), Aminudin, S.P., yang mewakili Yuke Ardana dan keluarganya, menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, atas respons cepat terkait persoalan ijazah yang sebelumnya ditahan oleh pihak SMK Surya Dharma Way Halim, Kota Bandar Lampung.

Aminudin menyebutkan bahwa setelah adanya perhatian dan tindak lanjut dari Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan, ijazah milik Yuke Ardana akhirnya telah diserahkan oleh pihak sekolah kepada yang bersangkutan.

"Saya mewakili Yuke Ardana dan keluarga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Lampung melalui Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Thomas Ameriko yang telah merespons cepat keluhan ini. Alhamdulillah, ijazah Yuke sudah diserahkan puhak sekolah Surya Dharma," ujar Aminudin, Senin 15 Juni 2026.

Menurutnya, langkah cepat yang dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung menunjukkan komitmen dalam memastikan hak-hak peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan dapat terpenuhi dengan baik.

Namun demikian, Aminudin juga meminta agar Pemerintah Provinsi Lampung melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap seluruh SMA dan SMK swasta di Lampung agar tidak lagi terjadi praktik penahanan ijazah terhadap siswa yang telah lulus.

Ia menilai sekolah swasta juga mendapatkan dukungan pemerintah melalui program Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) maupun Program Indonesia Pintar (PIP)serta serifikasi guru, sehingga hak siswa atas dokumen pendidikan seharusnya tetap menjadi prioritas.

"Saya berharap Gubernur Lampung dapat menertibkan SMA dan SMK swasta agar tidak lagi menahan ijazah siswa yang telah lulus. Sekolah swasta juga mendapat dukungan pemerintah melalui dana BOS dan PIP dan sertifikasi guru sehingga hak siswa harus tetap diutamakan. Berdasarkan peraturan kementerian sekolah swasta yang melanggar aturan ini dapat dijatuhi sanksi administrasi berupa, teguran lisan, penundaan bantuan/fasilitas dari pemerinta sampai dengan sanksi terbesar berupa penc cabutan izin operasional," tegasnya.

Aminudin menambahkan, sejak kepemimpinan Gubernur Lampung saat ini, bersama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Thomas Ameriko, kebijakan di sekolah negeri terkait penahanan ijazah sudah tidak lagi ditemukan. Karena itu, ia berharap kebijakan serupa dapat diterapkan dan diawasi secara menyeluruh pada sekolah swasta di Provinsi Lampung.

Menurutnya, ijazah merupakan hak peserta didik yang sangat penting untuk melanjutkan pendidikan maupun mencari pekerjaan, sehingga tidak seharusnya menjadi hambatan bagi masa depan para lulusan.
( Fs/Red)