Skastika Siru, Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Bima Raih Finalis top 12 Putri Hijab Fluencare NTB 2026
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Mahasiswi Pendidikan Universitas Muhammadiyah Bima (UMB), Skastika Siru berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Finalis top 12 putri hijab NTB 2026 yang digelar di Mataram, Provinsi Nusa tenggara barat.
Skastika Siru mengaku sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian tersebut. Baginya, momen saat namanya diumumkan sebagai pemenang merupakan puncak dari seluruh proses latihan dan perjuangan panjang yang telah ia jalani. Ia merasa seluruh dedikasinya terbayar dengan cara yang sangat indah.
Keberhasilan ini juga menjadi pengingat bahwa dengan kerja keras dan ketekunan, seorang muslimah berhijab tetap bisa berprestasi dan tampil percaya diri di dunia fashion serta modeling.
"Berdiri di antara para finalis hebat dari berbagai daerah di Indonesia termasuk di NTB menjadi pengalaman berharga yang tidak terlupakan bagi saya," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima TIMES Nusa tenggara Barat.
Tantangan Akademik dan Kompetisi
Selama mengikuti rangkaian kompetisi di Mataram NTB, tantangan terbesar yang dihadapi Skastika Siru adalah menyeimbangkan peran sebagai peserta sekaligus mahasiswa UM bima.
"Tanggung jawab akademik yang padat, mulai dari perkuliahan hingga tugas-tugas penelitian, menuntut fokus dan kedisiplinan tinggi," ungkapnya sembari tersenyum manis.
Di sisi lain, karantina HNTM menuntut kesiapan fisik dan mental yang prima. Ia harus melewati berbagai tantangan intens seperti catwalk in public, magazine photo challenge, hingga mix and match outfit challenge.
"Sebelum masa karantina, saya juga harus mempersiapkan teknik catwalk, wardrobe, hingga pemahaman konsep fashion dan koreografi," tuturnya menambahkan.
Untuk mengatasi hal tersebut, Skastika Siru Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Bima menerapkan manajemen waktu yang terstruktur. Ia menetapkan prioritas agar tanggung jawab pendidikan tetap berjalan beriringan dengan performa terbaik di setiap tantangan kompetisi.
Ekspresi Diri dan Dukungan Mentor
Dari sekian banyak rangkaian acara, sesi photoshoot dan catwalk challenge menjadi momen paling berkesan baginya. Pada sesi tersebut, ia merasa memiliki ruang untuk mengekspresikan karakter pribadinya sebagai muslimah yang elegan.
Dalam hal ini menurut pandangannya, bahwa modeling bukan sekadar penampilan fisik, melainkan cara menyampaikan identitas diri melalui ekspresi dan gesture.
Keberhasilan Skastika Siru tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Selain keluarga sebagai kekuatan utama, ia secara khusus mengapresiasi bimbingan dari coach catwalk profesional, bimbingan dari UM bima.
Arahan mengenai teknik runway dan penguatan karakter modeling menjadi bekal krusial dalam setiap tahapan kompetisi. Ucapan terima kasih juga ia sampaikan kepada para mentor, Director HNTM, serta seluruh support system yang konsisten memberikan semangat.
Misi Menginspirasi Muslimah Muda
Setelah meraih posisi Runner-up 1, Skastika Siru berkomitmen untuk menjadikan pencapaian ini sebagai batu loncatan untuk terus berkembang. Ia memiliki visi untuk memberikan inspirasi bagi generasi muda muslimah agar berani mengembangkan potensi diri tanpa ragu.
Semoga prestasi ini menjadi langkah menuju kesuksesan dan tercapainya cita-cita.
Ke depannya, ia ingin berkontribusi lebih besar dalam memajukan industri fashion muslimah agar semakin dikenal sebagai representasi keindahan dan identitas perempuan modern yang berkarakter.
"Melalui penguatan personal branding, saya berharap perjalanan ini dapat membawa pesan positif bahwa muslimah bisa tampil anggun dan berprestasi tanpa meninggalkan nilai-nilai religi yang dipegang," tandasnya.(Sekjend MDG)
.jpg)








