Media Dinamika Global

Sabtu, 14 Maret 2026

Politeknik Muhamad Dahlan Gelar Bukber di Aula Kampus Setempat


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Badan eksekutif politeknik Muhamad dahlan kota bima menggelar kegiatan buka puasa bersama di Aula kampus setempat Sabtu 14 Maret 2026, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program ramadhan yang melibatkan akademika kampus ketua yayasan politeknik Muhamad dahlan Hj Rini Hendari menyampaikan ramadhan merupakan ramadhan penuh keberkahan yang patut di maknai dengan berbagai kegiatan positif termasuk mempererat silaturahmi antar civitas kampus politeknik Muhamad dahlan.

Buka puasa bersama ini merupakan agenda tahunan kampus yang memiliki makna penting baik dari sisi spiritual sosial maupun kelembagaan kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara pimpinan kampus, dosen, staf, mahasiswa, alumni hingga masyarakat sekitar. Ujarnya 

Iya menjelaskan pada ramadhan 1447 hijriah tahun ini kegiatan tersebut mengusung tema " sinergi ramadhan sehat raga sehat jiwa untuk mempererat silaturahmi Civitas politeknik Muhamad dahlan" menurutnya kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memperkuat ukhwah tetapi juga membangun budaya organisasi yang hangat dan penuh kekeluargaan di lingkungan kampus.

Melalui momentum Ramdhan ini diharapkan mahasiswa dapat terus meningkatkan semangat belajar, kedisiplinan serta memperkuat nilai nilai keimanan dan ketaqwaan, sementara itu penceramah dalam kegiatan tersebut ustadz Suhaimin menyampaikan buka puasa bersama bukan sekadar tradisi tetapi juga sarana mempererat hubungan antar sesama serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial.

Ramadhan adalah bulan penuh berkah di mana pahala dilipatgandakan pintu surga di buka,pintu neraka ditutup dan menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan ketaqwaan serta memperbanyak amal kebaikan, tutupnya.(Sekjend MDG)

Penerimaan SK dari Menko Pangan Untuk H. Syafrudin ST, Selaku Koordinator Membidangi SPPG, MBG di Bima Provinsi NTB


Jakarta, Media Dinamika Global.id.--Berdasarkan informasi terbaru (2025-2026), penerimaan atau penyerahan Surat Keputusan (SK) yang berkaitan dengan Menko Pangan (Zulkifli Hasan) berfokus pada penguatan program pangan nasional dan pembentukan kelembagaan di tingkat provinsi NTB.

penerimaan/penyerahan SK dari Menko Pangan:

Penyerahan SK yang membidangi SPPG/ MBG: Menko Pangan Zulkifli Hasan melakukan penyerahan SK secara simbolis ke H. Syafrudin ST dalam rangka percepatan pembentukan Membidangi SPPG/ MBG, yang didampingi oleh menko pangan.

SK Penempatan : Menko Pangan memastikan SPPG dapat ditempatkan di seluruh Indonesia untuk memperkuat kelembagaan tersebut.

Konteks Kunjungan dan Penyerahan SK: Penyerahan SK sering kali berbarengan dengan kunjungan kerja Menko Pangan ke daerah-daerah, termasuk meninjau SPPG dan MBG di kabupaten bima NTB.

Sinergi Kelembagaan: Menko Pangan, selaku Ketua Satuan Tugas Nasional Percepatan Pembentukan mengoordinasikan penyerahan dokumen/SK ini kepada H. Syafrudin selaku koordinator Membidangi MBG untuk mendukung ketahanan pangan. (Sekjend MDG)

Fatimah Zulkarnain Fraksi Partai Demokrat Mengucapkan


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Di hari yang fitri ini, mari saling memaafkan dan merajut tali silaturahmi dengan penuh ketulusan, Idul Fitri tahun ini Mudah mudahan membawa keberkahan, kedamaian, serta memperkuat rasa persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat,

Sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menumbuhkan nilai kebersamaan, toleransi, serta semangat gotong royong dalam membangun daerah menuju masa depan yang lebih baik.

Mari menjadikan momentum Idul Fitri ini sebagai waktu untuk mempererat silaturahmi serta saling memaafkan setelah menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan.

Atas Nama Pribadi Dan kelurga besar Fatimah Zulkarnain Mengucapkan Mohon Maaf Lahir Dan batin.

Presiden Prabowo Siapkan Rp 839 Miliar untuk Way Kambas, Gubernur Lampung Sampaikan Apresiasi

 


BANDAR LAMPUNG -  MediadinamikaGlobal.id Presiden Prabowo Subianto menyiapkan dana Bantuan Presiden (Banpres) senilai sekitar Rp 839 miliar untuk membangun pagar, kanal, serta mendukung restorasi ekosistem di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Provinsi Lampung. Hal ini diketahui dalam keterangan pers Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di komplek istana kepresidenan Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Kebijakan tersebut mendapat apresiasi dari Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang menilai langkah Presiden sebagai solusi strategis atas konflik berkepanjangan antara manusia dan gajah.

Gubernur Mirza menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian besar terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Way Kambas. Menurutnya, konflik manusia dan gajah tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berdampak langsung pada keselamatan warga serta keberlanjutan pertanian masyarakat.

“Perhatian Bapak Presiden kepada warga sekitar Way Kambas sangat luar biasa. Beliau memahami bahwa konflik antara manusia dan gajah sudah berlangsung puluhan tahun dan harus segera diselesaikan secara menyeluruh,” ujar Gubernur Mirza melalui keterangan resminya pada Sabtu (14/3/2026).

Ia menegaskan, kebijakan pembangunan pagar dan kanal bukan hanya soal infrastruktur fisik, melainkan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian satwa liar di habitat alaminya.

“Langkah ini menunjukkan kepemimpinan yang berpihak pada rakyat, namun tetap berorientasi pada konservasi. Warga terlindungi, gajah tetap terjaga, dan lingkungan tidak rusak,” lanjutnya.

Pemerintah Provinsi Lampung, kata Mirza, siap mendukung penuh pelaksanaan program tersebut melalui koordinasi lintas sektor agar pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

Sementara itu, pembangunan pagar dan kanal di kawasan Way Kambas dilakukan sebagai upaya meredam konflik antara manusia dan gajah yang selama ini kerap terjadi. Gajah liar sering keluar dari kawasan taman nasional dan memasuki permukiman serta lahan pertanian warga, bahkan menyebabkan korban jiwa.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjelaskan bahwa anggaran sebesar Rp 839 miliar tersebut akan digunakan untuk pembangunan pagar atau tanggul serta restorasi ekosistem di kawasan Way Kambas. Proyek ini akan dilaksanakan dengan melibatkan satuan zeni TNI Angkatan Darat guna memastikan kualitas dan ketahanan infrastruktur.

Selain pembangunan pagar dan kanal, pemerintah juga merencanakan pengembangan pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat di luar kawasan pemisah. Program tersebut mencakup pengembangan ternak madu dan penyediaan pakan ternak yang tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Pemerintah pusat berharap pembangunan ini dapat menjadi solusi jangka panjang dalam menekan konflik manusia dan gajah, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar Taman Nasional Way Kambas tanpa mengorbankan kelestarian alam. *(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung) (UmarMDG)

Menu SPPG Uma Lengge Wawo Kab, Bima


Wawo , Media Dinamika Global.id.– Meski bulan Ramadan, program makan bergizi gratis (MBG) tetap berjalan.

Selama ini pula, pelaksanannya disesuaikan dengan menu kering di setiap satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).


Kordinator Wilayah BGN Anang mengatakan, pelaksanaan MBG Uma Lengge Wawo selama Ramadan baru beroperasi Sabtu (14/3/2026).

Tentu operasionalnya, menyesuaikan kondisi bulan Ramadan, yang mayoritas siswanya berpuasa.

"Ada penyesuaian, sebelum puasa kami mengirimkan angket ke sekolah," ucap H, kasnun Direktur SPPG uma lengge wawo saat dihubungi Sabtu (14/3/2026).

Aji Kasnun direktur MBG Uma Lengge Wawo menjelaskan, pihak sekolah diminta mengisi angket sebelum pelaksanaan MBG Ramadan


Tujuannya, memastikan setiap kebutuhan siswa dan sekolah untuk pelaksanaan MBG Uma Lengge Wawo kabupaten bima selama Ramadan.

Bagi sekolah Wawo dari TK hingga SMA/SMKN disediakan pilihan untuk menerima ataupun tidak menerima MBG kering.


Sedangkan, sekolah yang mayoristasnya non-muslim dapat memilih MBG basah atau kering.

"Hampir semuanya menerima MBG Uma Lengge Wawo, kalau sekolah seperti Kanisius, MBG Uma Lengge Wawo tetap berjalan reguler seperti biasa," ungkapnya.(Sekjend MDG)

Personel Satbrimob Polda Lampung Melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat " Ketupat Krakatau".


Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Personel Sat Brimob Polda Lampung melaksanakan apel gelar pasukan operasi kepolisian terpusat "Ketupat Krakatau 2026" di Polda Lampung pada tanggal 12 Maret 2026.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka pelayanan perayaan Idul Fitri 1447 H di wilayah hukum Polda Lampung. Apel gelar pasukan ini bertujuan untuk memperkuat pelayanan dan pengamanan selama perayaan Idul Fitri, sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan nyaman.

Personel Sat Brimob Polda Lampung yang terlibat dalam operasi ini telah melakukan persiapan secara matang untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Mereka akan melakukan pengamanan dan pelayanan di berbagai lokasi, termasuk di sekitar masjid, pasar, dan tempat wisata. Dengan demikian, diharapkan perayaan Idul Fitri dapat berlangsung dengan lancar dan aman.

Operasi "Ketupat Krakatau 2026" ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Polda Lampung untuk meningkatkan pelayanan dan pengamanan masyarakat.

Dengan melibatkan personel Sat Brimob, Polda Lampung berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan efektif kepada masyarakat. Apel gelar pasukan ini juga menandai dimulainya operasi kepolisian terpusat yang akan berlangsung selama perayaan Idul Fitri.
(Fs/Red) 

Jumat, 13 Maret 2026

Kolaborasi Guru & Murid Kreatif Idaman SDN Inpres Bajo



Soromandi , media dinamika global.id.--guru wali kelas mengajak semua murid di kelas masing masing,melatih diri dengan Kreativitas dalam membuat hiasan kelas melibatkan kolaborasi penggunaan bahan sederhana seperti kertas origami, karton atau kardus bekas, untuk menciptakan suasana belajar yang ceria dan edukatif. Ide hiasan meliputi papan buletin tematik, jadwal pelajaran kreatif,

 galeri mini hasil karya siswa, dan dekorasi jendela berwarna-warni. 

Ide Hiasan Kelas Kreatif (Guru & Murid):

mereka bisa Menggunakan kertas karton atau kardus bekas untuk membuat papan 

 Unik:

jadwal pelajaran berbentuk bunga, dari kertas origami.

: Menyediakan area khusus untuk menempelkan hasil menggambar atau kerajinan tangan siswa agar kelas lebih personal.

Hiasan Jendela serta dinding dari kertas origami berbentuk hati, bintang, atau burung yang digantung di kelas agar terlihat indah dan rapi.

 Guru & murid mengunakan Teknik harus pakai sesuai Pajangan perkalian, diagram, atau peta yang menarik dan berwarna-warni.

Dekorasi hiasan kelas Menghias pintu kelas agar terlihat menarik dan bernuansa dalam kelas.

Kolaborasi: Guru mengarahkan konsep, murid mendaur kembali kardus atau kertas bekas untuk mengurangi biaya dan mengajarkan kreativitas.

Gradasi Warna: Mengatur mengikat dan mengantung kertas dengan teknik gradasi untuk efek yang menarik. sehingga terlihat istimewah.

Hiasan kelas yang dibuat bersama - sama tidak hanya mempercantik ruangan tetapi juga meningkatkan semangat belajar.siswa siswii agar suasana tidak membosan di saat guru menyampaikan pemateri sesuai kejuruan (mapel) 


Ide kreatif ini secara rutin membagikan antara guru & murid titiap guru kelas bukan saja kelas 1 tetapi di libatkan sampai kelas 6 demi menciptan ruangan nyaman baik untuk guru maupun murid.SDN dengan kegiatan kreatif yang bisa dijadikan inspirasi. bagi peserta didik.

Kepala SDN impres Bajo ,Bapak HAMNI S.pd melakukan monitor secara langsung setelah selesai program ini .

Menurut nya kegiatan ini sangatlah penting untuk mendorong siswa & siswi memberikan inspirasi, memotivasi, guru & murid agar lebih kreatif di luar jam pelajaran formal. Kegiatan ini sering diisi dengan kolaborasi membuat karya atau menata lingkungan lebih asri, nyaman. dan istimewa. sehingga sekolah SDN impres di bawah naungannya menjadi sekolah yang bernilai ideal di kalangan publik " imbunya

Setelah beliau menyampaikan pesannya ini 

Guru kelas harus mewakili kelas masing- masing seperti Ibu STI Rahma, S.Pd ,Bapak Ijrail S. Pd, Bapak Alkafi Takwi S Pd , Ibu Yati SPd ,Ibu Wawan S Pd .& Ibu fara Wati S Pd. Bapak Irawan S Pd ,Ibu Nining S Pd Berkoordinasi dalam kegiatan yang di canakan harus menggunakan teknik bercerita yang energi untuk membantu siswa memahami materi. 

Begitu juga guru wali kelas yang lain mengambil bagian mewakili kelasnya masing- masing mulai kelas 1 sampai kelas 6 , dalam bentuk dekorasi kelas berbeda -beda.

Selain itu, sekolah mengadakan , di mana perwakilan tiap kelas dan beri hadiah sebagai apresiasi atas kreativitas guru dan siswa-siswi di kelas masing -masing.

Ini adalah salah satu inovasi budaya positif di sekolah ini sebelum memulai aktivitas belajar mengajar. Program ini bertujuan menanamkan karakter religius melalui kegiatan ini bersama sama dilakukan secara konsisten sore 

 Praktek Kerajinan Tangan

Siswa SDN juga terlibat dalam kegiatan kreatif fisik, seperti Praktek Pembuatan hiasan kelas yang melatih keterampilan motorik dan kerja sama antar murid dibawah bimbingan guru.mapelnya


Edukatif hiasan kelas ini merupakan acuan  

Sekolah sering mengadakan untuk memacu semangat belajar, seperti:

kelas 1 hingga kelas 6 untuk menguji wawasan ketrampilan. mereka.

Mendukung kegiatan ini .

1 semua guru dan siswa,-siswi SDN impres Bajo.

2. Kepala sekolah SDN selaku pihak monitor

Merupakan Bagian dari literasi religius untuk mengembangkan bakat siswa di sekolah 

SDN inpres Bajo .( Redaksi Jul MDG).

TKW Asal Desa Boro Sanggar Bima Sakit Parah, Ingin Pulang Dibantu Pemerintah



Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Tenaga Kerja Wanita (TKW)  asal desa Boro Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat (NTB), Juwiati (36) meminta pemerintah untuk membantu kepulangannya ke Indonesia. Karena,  menderita sakit mengalami tekan darah sampai pecah pembuluh darah ke Otak, Struk, dan lumpuh bagian badan sebelah kiri, hingga mengakibatkan tidak dapat bergerak sama sekali.

Pihak keluarga Juwiati, Ida Farida (45) meminta bantuan kepada pemerintah agar saudaranya dapat pulang ke Kampung halamannya Desa Boro, Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima NTB. 

Dikatakan, juwiati bekerja di Malaysia kurang lebih sudah enam bulan berjalan," katanya. 

Namun, saat ini mengalami sakit  tekanan darah sampai pecah pembuluh darah ke Otak, Struk, dan lumpuh bagian badan kiri, sehingga tidak bisa jalan, semua badannya bengkak.

“informasi terakhir yang saya terima, juwiati sempat dirawat dirumah sakit Malaysia, sekarang sudah dikeluarin karena tidak ada biaya pengobatan," ujanya.

Ida menyampaikan harapan agar pemerintah pusat, termasuk Presiden Prabowo Subianto, Gubernur NTB,  Bupati Bima,  dapat ikut memberikan atensi. Ia berharap kasus ini dapat dikomunikasikan hingga ke Kementerian Luar Negeri untuk memfasilitasi pengobatan dan mempermudah proses pemulangan Juwiati ke Indonesia, khususnya ke desa Boro. 

Dalam hal ini, pihak keluarga sangat berharap, agar juwiati bisa dirawat di rumah sakit yang ada di Bima saja," harapnya. Seperti dikutip dari Media WARTABUMIGORA.ID sebelumnya.

Kuota Meningkat Dua Kali Lipat, Pemprov NTB Kembali Selenggarakan Mudik Gratis 2026


Mataram, Media Dinamika Global - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menyelenggarakan program Mudik Gratis bagi masyarakat yang hendak pulang ke Pulau Sumbawa menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Tahun ini, sebanyak 400 peserta diberangkatkan dari Pulau Lombok menuju berbagai daerah di Pulau Sumbawa, mulai dari Kabupaten Sumbawa Barat hingga Kota Bima. Program ini digagas sebagai bentuk pelayanan pemerintah dalam memastikan perjalanan mudik masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan terjangkau.

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan bahwa jumlah peserta mudik gratis tahun ini meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperluas pelayanan kepada masyarakat, khususnya mahasiswa dan warga Pulau Sumbawa yang berada di Pulau Lombok.

“Tahun lalu kita hanya bisa memberangkatkan 200 orang. Tahun ini alhamdulillah kita bisa memberangkatkan 400 orang untuk mudik gratis, mulai dari ujung barat Pulau Sumbawa sampai ujung timur Pulau Sumbawa, dari Kabupaten Sumbawa Barat sampai Bima,” ujar Gubernur Iqbal, saat melepas pemudik di depan Pendopo Gubernur NTB, Sabtu 14 Maret 2026.

Gubernur juga memastikan bahwa kondisi jalur utama Trans Pulau Sumbawa dalam keadaan baik dan siap dilalui para pemudik. Ia menyampaikan bahwa sejumlah titik jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan telah diperbaiki oleh tim dari Dinas PUPR dan Balai Jalan sehingga tidak akan mengganggu kelancaran perjalanan.

“Tadi pagi saya baru saja tiba dari Pulau Sumbawa setelah Safari Ramadan dan minggu lalu juga saya melintasi jalur utama dari Sumbawa Barat sampai Sape. Alhamdulillah kondisi jalur utama InsyaAllah sangat baik. Beberapa titik yang mengalami kerusakan sudah dipersiapkan dan diperbaiki oleh teman-teman dari PUPR dan Bale Jalan sehingga InsyaAllah perjalanan Trans Pulau Sumbawa akan berjalan lancar,” jelasnya.

Selain memastikan kesiapan infrastruktur, Pemprov NTB juga memberikan perlindungan tambahan bagi seluruh peserta mudik melalui fasilitas asuransi perjalanan. Para peserta juga mendapatkan layanan konsumsi untuk berbuka puasa selama perjalanan agar tetap nyaman hingga tiba di daerah tujuan masing-masing.

Program Mudik Gratis ini sebagian besar diikuti oleh mahasiswa asal Pulau Sumbawa yang sedang menempuh pendidikan di Pulau Lombok. Ke depan, Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas layanan agar lebih banyak masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

“Semua yang ikut dalam bus mendapatkan asuransi, jadi tidak hanya terberkahi perjalanannya tetapi juga terlindungi. Kami berharap ke depan jumlah bus yang disediakan bisa lebih banyak sehingga bukan hanya mahasiswa, tetapi masyarakat umum juga bisa memanfaatkan program mudik gratis ini,” tutup Gubernur Iqbal.

Redaksi ||

Gubernur Iqbal: Desa Berdaya Hadir Entaskan Kemiskinan Ekstrem


Sumbawa Barat, Media Dinamika Global – Di balik bentang alam yang mempesona, kawasan barat pulau Sumbawa menyimpan potensi besar yang terus bertumbuh melalui semangat kemandirian desa. Pesona kaki perbukitan hingga garis pantai yang cantik menjadi saksi geliat pembangunan berbasis masyarakat di Sumbawa barat kini kian nyata dibingkai dalam konsep desa berdaya.

Konsep desa berdaya yang digaungkan pemerintah provinsi NTB dibawah kepemimpinan Iqbal Dinda di pulau Sumbawa tidak hanya bergelut di pembangunan fisik, tetapi juga tentang penguatan sumber daya manusia. Kelompok Tani, nelayan, pelaku UMKM, hingga komunitas perempuan dan pemuda dilibatkan aktif dalam perencanaan dan pengelolaan potensi lokal.

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal dalam kunjungannya ke Kelurahan Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat,pada Jumat (13/3), mengungkapkan, salah satu tujuan hadirnya  desa berdaya yakni menjadi solusi dalam upaya menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat desa hingga dusun termasuk kemiskinan ekstreme.

"Semua harus bottom up, berbasis identifikasi masyarakat desa itu sendiri. Desa berdaya hadir, sebagai sebuah program solutif  yang miliki dua karakter, yakni orkestratif dan kolaboratif," jelas Iqbal. 

Tak hanya itu, memaksimalkan potensi desa juga menjadi fokus dari desa berdaya. Iqbal menilai potensi Sumbawa Barat sangat melimpah untuk menjadi motor penggerak ekonomi. Untuk itu Iqbal berharap sebagai roda penggerak desa beserta sumberdayanya harus memaksimalkan potensinya secara kolektif  dengan Pendekatan kolaboratif antara pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat sehingga fondasi ekonomi berbasis lokal semakin kuat.

"Jadi arahnya nanti melalui desa Berdaya kita intervensi persoalan tingkat desanya Dan juga intervensi persoalan di tingkat KK Sehingga harapannya setiap KK dalam setahun ke depan  sudah punya mandiri sudah punya income," katanya.

Gubernur Iqbal juga mengungkapkan, insentif seperti bantuan modal usaha juga tetap diberikan kepada warga yang memiliki usaha kecil sebagai dukungan keberlanjutan kegiatan ekonomi keluarga.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat usaha yang dijalankan, meningkatkan pendapatan, serta mendorong kemandirian ekonomi sehingga tidak lagi bergantung pada bantuan sosial. Ia menambahkan penyaluran bantuan harus lebih tepat sasaran, baik dalam bentuk bantuan konsumtif bagi warga yang tidak berdaya maupun bantuan produktif bagi masyarakat yang masih memiliki potensi usaha.

“Target kita bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi memastikan masyarakat dapat berdaya dan hidup lebih sejahtera,” tutupnya.

Redaksi |