Media Dinamika Global

Selasa, 03 Maret 2026

Babinsa Desa Hidirasa Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Situasi Wilayah Terpantau Aman dan Kondusif


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Hidirasa dari Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Siskamling pada Selasa Malam (3/3/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.30 WITA tersebut dipimpin oleh Sertu Hafit bersama satu orang anggota, dengan sasaran pemantauan wilayah di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli turut melibatkan dua anggota Koramil, dua aparat desa, enam orang masyarakat, serta tokoh pemuda dan tokoh agama setempat. Sinergi antara TNI dan masyarakat ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memantau perkembangan situasi di wilayah binaan.



Sekitar pukul 20.00 WITA, anggota Koramil bergerak menuju Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu. Setibanya di lokasi pada pukul 20.30 WITA, kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan situasi wilayah, khususnya di kawasan pemukiman warga dan tempat tongkrongan anak muda.

Dalam kesempatan tersebut, anggota Koramil juga memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para generasi muda, agar mampu mengendalikan emosi dan menjauhi minuman keras, narkoba, serta berbagai bentuk kegiatan negatif lainnya yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.

Pemantauan kemudian dilanjutkan hingga pukul 21.30 WITA di desa binaan. Seluruh rangkaian kegiatan Patroli Siskamling berakhir pada pukul 22.00 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan teritorial serta komitmen aparat kewilayahan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Bima.

(Team.MDG.03)

SMPN 6 Kota Bima Gelar Safari Ramadhan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Kepala Sekolah SMPN 6 Kota Bima, Ridwan, S.Ag, menggagas program Safari Ramadhan sebagai bagian dari kegiatan keagamaan sekaligus penguatan karakter siswa selama bulan suci.

Safari Ramadhan perdana digelar malam ini dengan melibatkan siswa sebagai bagian dari penceramah dan pengisi kegiatan. Kegiatan diawali dari Desa Panda, Kabupaten Bima, dan akan berlanjut ke sejumlah wilayah lainnya selama 10 hari ke depan.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran kegiatan di antaranya Bumi Sarita Kelurahan (BSK), Niu, Wadumbolo, Dara, Pane, Monggonao, Karara, Manggemaci, Santi, serta sejumlah wilayah lain yang masuk dalam zona sekolah.

Ridwan, S.Ag menyampaikan bahwa Safari Ramadhan ini merupakan program kerja sekolah yang didukung penuh oleh seluruh guru dan pegawai. Selain sebagai bentuk syiar Islam dan penguatan nilai-nilai keagamaan, kegiatan ini juga menjadi ajang melatih keberanian serta kemampuan public speaking para siswa.

“Kegiatan ini tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi wadah pembinaan mental dan karakter siswa. Mereka belajar tampil di depan masyarakat serta menumbuhkan rasa percaya diri,” ujarnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memperkenalkan SMPN 6 Kota Bima kepada masyarakat luas, terutama dalam rangka menyambut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Dengan adanya Safari Ramadhan ini, pihak sekolah berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara sekolah dan masyarakat, sekaligus memperkuat citra positif SMPN 6 Kota Bima sebagai lembaga pendidikan yang aktif, religius, dan berkontribusi di tengah lingkungan sosial.(Sekjend MDG)

Siaga Tanpa Henti, Polres Tulang Bawang Buktikan Layanan 110 Respon Cepat, 100% Panggilan Terjawab.


Tulang Bawang — Mediadinamikaglobal.Id || Komitmen tanpa kompromi kembali ditegaskan oleh jajaran Polres Tulang Bawang dalam memastikan pelayanan publik berjalan optimal selama 24 jam penuh. Melalui pengecekan intensif piket pelayanan Call Center 110, kinerja personel dipastikan berada dalam kondisi siaga maksimal demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.Selasa 03 Maret 2026.

Dalam kurun waktu tersebut, tercatat 2 panggilan masuk ke layanan 110 Polres Tulang Bawang dengan rincian: 1 panggilan berhasil ditangani dengan cepat dan tepat, 1 panggilan miscall (durasi 1 detik), 0 panggilan tidak tertangani, 100% panggilan dijawab, 0% panggilan tidak dijawab

Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa respons cepat bukan sekadar slogan, melainkan implementasi konkret di lapangan.

Dalam keterangannya, Kabagops Polres Tulang Bawang KOMPOL Haryono S.Pd., MM menegaskan: “Pelayanan 110 adalah garda terdepan komunikasi antara masyarakat dan Polri. Kami pastikan setiap panggilan yang masuk mendapat respons cepat, profesional, dan humanis. Tidak boleh ada ruang bagi kelambanan ketika masyarakat membutuhkan bantuan.”

Beliau juga menambahkan bahwa pengecekan rutin ini merupakan bentuk pengawasan melekat guna menjaga kualitas pelayanan publik agar tetap prima, akuntabel, dan terpercaya.

“Komitmen kami jelas, Polri hadir 24 jam untuk masyarakat. Setiap laporan adalah prioritas. Setiap detik adalah tanggung jawab.”

Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kinerja.

Dengan semangat Presisi ( Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan ), Polres Tulang Bawang terus membuktikan bahwa pelayanan publik bukan hanya kewajiban, tetapi panggilan pengabdian.
(Fs/Red) 

Bupati Ady Mahyudi dan wakil Bupati Bima dr Irfan Sekaligus Penguatan Komitmen Untuk Meningkatkan Kesejahteraan


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kabupaten Bima genap satu tahun dipimpin Bupati Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati dr Irfan. Momentum tersebut dijadikan ajang evaluasi sekaligus penguatan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Ady Mahyudi menyampaikan, refleksi satu tahun kepemimpinan menjadi ruang untuk menilai capaian program serta memperbaiki kekurangan demi kinerja pemerintahan yang lebih optimal.

“Kami mengajak seluruh masyarakat bersyukur atas berbagai capaian yang telah diraih. Semua itu tidak lepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat Kabupaten bima” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Menurutnya, Pemkab Bima terus mendorong pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar warga. Program difokuskan pada penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan publik, pengembangan ekonomi kerakyatan, serta pemberdayaan sumber daya manusia.

Selain pembangunan fisik, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas sosial dan memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat. Sinergi dengan ulama, tokoh agama, dan berbagai elemen masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan pembangunan.

Adapun Capaian selama setahun kepemimpinan Ady-Irfan yang dirasakan langsung oleh Masyarakat, Lapangan kerja terbuka, Rumah rakyat dibedah, Jalan dibangun, Air bersih mengalir, Pendidikan dan kesehatan terus diperkuat.

"Kami tidak sempurna, Tapi kami hadir. Kami bekerja. Kami bergerak, Perjalanan masih panjang — dan kami tidak akan melambat" Jelasnya.

Sebagai bagian dari refleksi, Pemkab Bima menggelar syukuran dan buka puasa bersama yang dirangkai dengan agenda refleksi satu tahun kepemimpinan. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman kantor Bupati Bima, pada Senin (2/3/2026) dan dihadiri OPD terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat dan ribuan Masyarakat serta pendukung Ady-Irfan.

Dalam kegiatan itu, pemerintah daerah bersama Tokoh agama menggelar selawat dan doa bersama untuk memohon keberkahan, kedamaian, serta kemajuan pembangunan daerah Kabupaten Bima menuju bima bermartabat.

Bupati Ady Mahyudi berharap, momentum tersebut semakin memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kabupaten bima yang lebih maju dan sejahtera menuju bima Bermartabat. (MDG)

Kasat Reskrim Polresta Mataram Dampingi Satgas Cek Harga di Pasar Mandalika


Mataram, Media Dinamika Global.Id.— Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, pengawasan terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok semakin diperketat. Kasat Reskrim Polresta Mataram, I Made Dharma YP,  S.T.K., SIK., M.SI., mendampingi Tim Satuan Tugas (Satgas) Saber Keamanan, Mutu, dan Harga Pangan Provinsi NTB Tahun 2026 melakukan pengecekan stok, mutu, dan harga bahan pokok penting (Bapokting) di Pasar Mandalika, Selasa (03/03/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Reskrimsus Polda NTB, Direktur PKP Bapanas RI, Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTB, Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda NTB, Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi NTB dan Kota Mataram, serta Kepala Dinas Perindag NTB dan Kota Mataram.

AKP I Made Dharma YP menjelaskan, pengecekan ini merupakan bentuk pengawasan pemerintah dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN).

“Hari ini kami dari Satgas Saber Pangan Kota Mataram mendampingi rombongan Tim Satgas Saber Pangan Provinsi NTB melakukan pengecekan Bapokting di Pasar Mandalika. Kegiatan ini sebagai bentuk pengawasan untuk menjaga kestabilan harga menjelang Idul Fitri 1447 H,” ujarnya usai kegiatan.

Dalam sidak tersebut, tim melakukan dialog langsung dengan para pedagang untuk memastikan harga jual tetap sesuai ketentuan pemerintah, sekaligus mengecek ketersediaan stok serta kualitas bahan pangan yang dijual kepada masyarakat.

Menurutnya, Satgas Saber Pangan Kota Mataram akan terus melakukan pengawasan secara berkelanjutan, mulai dari proses distribusi, harga jual, hingga mutu dan keamanan bahan pangan.

“Menjaga stabilitas harga pangan pokok ini merupakan program pemerintah untuk membantu dan melindungi masyarakat. Ketetapan harga bahan pokok sudah diatur melalui Harga Eceran Tertinggi (HET), Harga Acuan Pembelian (HAP), maupun Harga Pembelian Pemerintah (HPP),,” jelasnya.

Pengecekan rutin ini diharapkan mampu mendorong stabilitas harga serta mencegah praktik penimbunan maupun lonjakan harga yang merugikan masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polresta Mataram dan Provinsi NTB secara umum.

Redaksi ||

WNA Asal Rusia Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Pagesangan, Polisi Bertindak Cepat


Mataram, Media Dinamika Global.Id.— Personel Piket Fungsi Polsek Mataram bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Pagesangan, Aiptu I Gede Gunartha, bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan penganiayaan yang menimpa seorang warga negara asing (WNA) asal Rusia bernama Llnur.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di kawasan Jalan Sultan Kaharudin, Lingkungan Pagesangan Baru, Kelurahan Pagesangan, Kota Mataram, pada Senin malam (02/03/2026) sekitar pukul 20.00 WITA.

Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, S.H., membenarkan adanya laporan tersebut dan memastikan bahwa pihaknya langsung mengambil tindakan cepat begitu menerima informasi dari warga.

“Benar, anggota kami dari Piket Fungsi bersama Bhabinkamtibmas Pagesangan merespons cepat laporan adanya WNA asal Rusia yang menjadi korban dugaan penganiayaan. Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan dan kondisi kesehatan korban,” ujarnya.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati korban dalam kondisi mengalami luka. Tanpa menunda waktu, korban segera dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Siloam Mataram untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Langkah tersebut diambil guna memastikan kondisi korban stabil sebelum proses hukum lebih lanjut dilakukan. Setelah mendapatkan perawatan dan dinyatakan dalam kondisi stabil oleh pihak medis, personel Polsek Mataram mendampingi korban untuk membuat laporan resmi.

Penanganan Dilimpahkan ke Polda NTB

Mengingat korban berstatus warga negara asing, penanganan perkara kemudian dilimpahkan ke Polda NTB sesuai prosedur yang berlaku.

“Setelah mendapatkan pengobatan di RS Siloam, korban kami dampingi menuju Polda NTB untuk penanganan lebih lanjut oleh unit terkait. Kami berkomitmen memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada siapa pun, termasuk warga asing yang berada di wilayah hukum kami,” tegas AKP Mulyadi.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kronologi dan pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan penganiayaan tersebut. Situasi di lokasi kejadian dilaporkan telah kembali aman dan kondusif.

Redaksi ||

Estafet Semangat di Penana'e: Setelah Adzan, Kini Giliran Cerdas Cermat Mengguncang Masjid As-Sholihin Kota Bima


PENANA'E, Media Dinamika Global.id.– Semangat kompetisi positif kembali menyelimuti Kelurahan Penana’e. Setelah sukses menggelar lomba adzan di Masjid At-Taqwa kemarin, Karang Taruna Penana’e melanjutkan rangkaian kegiatan dengan menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC). Acara ini resmi dimulai pada Selasa, 3 Maret 2026, bertempat di Masjid As-Sholihin, Lingkungan Nggarolo.

Babak Penyisihan yang Sengit

Sebanyak 11 regu perwakilan dari tiga lingkungan di Penana’e bertarung sengit di babak penyisihan hari ini. Suasana masjid tampak hidup dengan antusiasme peserta yang saling berebut menjawab soal. Dari hasil seleksi ketat tersebut, terpilihlah 6 regu terbaik yang berhasil mengamankan tiket menuju babak final yang akan digelar besok, 4 Maret 2026.

Keriuhan tidak hanya datang dari peserta, tetapi juga dari para orang tua dan pengurus TPQ yang hadir memberikan dukungan penuh bagi anak-anak mereka.

Dewan Juri yang Menghidupkan Suasana

Kredibilitas lomba ini terjaga berkat kehadiran juri kompeten dari tiga lingkungan, yaitu:

 * Tayeb, S.Pd. (Ketua Remaja Masjid Nggarolo)

 * M. Sahjud, Am.d Par. (Perwakilan Penana’e)

 * Humaidin, S.Ikom. (Perwakilan Wenggo)


Selain menilai secara objektif, para juri juga berhasil mencairkan suasana yang tegang menjadi penuh keceriaan, sehingga anak-anak tetap percaya diri meski berada di bawah tekanan kompetisi.

Pesan dari Ketua dan Dukungan Lurah

Meskipun Ketua Karang Taruna, Mursalim, S.Sos., berhalangan hadir secara fisik karena kendala teknis, ia tetap memantau jalannya acara dengan intens melalui koordinasi grup internal. Beliau menitipkan pesan mendalam bagi seluruh peserta:

 "Bagi yang masuk final, tetaplah semangat dan jangan cepat merasa puas. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Menang dan kalah adalah hal yang wajar dalam sebuah perlombaan."


Di sisi lain, Lurah Penana’e, Adhar Hajairin, S.Pd., memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja kolektif seluruh panitia. Beliau mengaku bangga melihat bibit-bibit unggul dari tiga lingkungan yang sedang dibentuk untuk menjadi pemuda yang inovatif dan berdaya di masa depan 

- Oriza Sativa Nabatiyah Amiruddin - wartawati MDG

Operasi SAR Hari Kedua, Bocah 3 Tahun di Desa Rato Masih Dalam Pencarian


Kabupaten Bima, Media Dinamika Global.id.– Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang anak berusia tiga tahun yang dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di aliran Sungai Desa Rato, Kecamatan Bolo, Selasa (03/03/2026).

Korban diketahui bernama Muhammad Ibadillah (3), warga Dusun Kampung Sigi, Desa Rato. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, korban diduga terbawa arus sungai saat berada di sekitar lokasi kejadian.

Operasi pencarian dimulai pukul 08.00 WITA dengan pelaksanaan apel dan briefing yang dipimpin Koordinator Pos SAR Bima. Selanjutnya, tim gabungan bergerak melakukan penyisiran dari lokasi kejadian awal di Sungai Desa Rato menuju Sungai Rasa Nggaro, Desa Bontokape, dengan jarak kurang lebih 2,2 kilometer.


Unsur yang terlibat dalam operasi ini antara lain Sat Polairud Polres Bima, Pos SAR Bima, TNI, BPBD Kabupaten Bima, TAGANA, potensi SAR, serta masyarakat dan relawan setempat.


Pada pukul 11.00 WITA, tim tiba di titik akhir penyisiran dan melakukan evaluasi serta istirahat singkat. Pencarian kemudian dilanjutkan kembali pada pukul 13.30 WITA dengan metode penyisiran ulang pada jalur yang sama guna memastikan tidak ada titik yang terlewatkan.

Namun hingga pukul 16.00 WITA, korban belum berhasil ditemukan. Berdasarkan hasil evaluasi bersama di lapangan, operasi dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali esok hari dengan perluasan area pencarian.

Selama proses penyisiran, tim menghadapi sejumlah hambatan, di antaranya tumpukan material sisa banjir seperti kayu dan ranting yang menutupi aliran sungai serta kondisi dasar sungai yang berbatu dan terjal, sehingga menyulitkan mobilitas personel.


Tim SAR Gabungan tetap berkomitmen untuk melanjutkan upaya pencarian secara maksimal serta mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam pengawasan anak-anak di sekitar aliran sungai.(Sekjend MDG)

Gubernur Iqbal Tinjau Banjir Nggembe, Dorong Solusi Permanen


Bima, Media Dinamika Global.Id.- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, turun langsung meninjau lokasi banjir di Desa Nggembe, Kabupaten Bima, Selasa (3/3), dalam rangkaian Safari Ramadan Pulau Sumbawa. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Iqbal didampingi jajaran BPBD Provinsi NTB serta BPBD Kabupaten Bima.

Selain meninjau lokasi terdampak, Gubernur Iqbal juga menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat serta memastikan penanganan darurat berjalan optimal.

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, khususnya di Dusun Jala, ditemukan dua faktor utama penyebab banjir bandang. Pertama, sistem drainase yang tidak berfungsi optimal sehingga aliran air hujan tersumbat dan kedua, adanya anomali elevasi tata ruang, dimana dasar sungai lebih tinggi dibandingkan kawasan permukiman warga. Kondisi ini menyebabkan air sungai mudah meluap dan menggenangi rumah penduduk.

“Penanganan bencana tidak boleh berhenti pada bantuan darurat. Kita harus memastikan ada solusi permanen agar kejadian serupa tidak terus berulang,” tegas Gubernur Iqbal.

Data sementara mencatat sebanyak 204 Kepala Keluarga (KK) terdampak langsung, dengan 177 unit rumah terendam air setinggi 50 hingga 80 sentimeter saat puncak banjir. Banjir juga mengakibatkan putusnya akses transportasi akibat rusaknya satu unit jembatan yang berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten. Selain itu, fasilitas pendidikan seperti SDN Inpres Nggembe dilaporkan kerap terendam saat hujan lebat.

Merespons kondisi tersebut, BPBD Provinsi NTB telah menyusun sejumlah rekomendasi strategis, termasuk penataan ulang sistem drainase, normalisasi alur sungai serta evaluasi tata ruang kawasan terdampak.

Gubernur Iqbal menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan instansi terkait guna memastikan langkah mitigasi dilakukan secara terintegrasi.

“Kita tidak ingin masyarakat terus hidup dalam kekhawatiran setiap musim hujan. Penanganan harus komprehensif, mulai dari hulu hingga hilir,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi NTB juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Redaksi ||

Gubernur NTB Tinjau Stunting di Desa Nggembe, Angka Bima Turun ke 12 Persen


Bima, Media Dinamika Global.Id.- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan pemantauan langsung kasus stunting di Desa Nggembe, Kabupaten Bima, Selasa (3/3). Kunjungan ini dipimpin Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, didampingi Bupati Bima, Ady Mahyudi serta Ketua TP-PKK NTB, Sinta M. Iqbal.

Dalam agenda tersebut, Gubernur Iqbal bersama rombongan mengunjungi rumah anak terdampak balita stunting dan anak yang mengalami diare. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan intervensi yang diberikan benar-benar menyentuh langsung sasaran dan keluarga penerima manfaat.

“Penanganan stunting harus kita pastikan tepat sasaran. Karena itu kami turun langsung melihat kondisi anak-anak dan keluarga, agar intervensi yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan”, tutur Gubernur Iqbal.

Selain itu, dilakukan pula pemberian imunisasi secara simbolis kepada anak-anak PAUD Meci Angi sebagai langkah preventif dalam mencegah penyakit serta memperkuat layanan kesehatan dasar di tingkat desa.

Di Desa Nggembe tercatat terdapat 12 anak sasaran stunting. Pada kunjungan kali ini, dua anak didatangi langsung, yakni Zakir (16 bulan) dan Jafir (12 bulan). Keduanya merupakan sasaran program imunisasi campak (URI) yang dilaksanakan melalui fasilitas layanan kesehatan setempat.

Gubernur Iqbal juga menyerahkan bantuan paket Pemberian Nutrisi Tambahan (PNT) berupa biskuit dari Dinas Kesehatan NTB, serta dukungan layanan kesehatan dari Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) dan Puskesmas setempat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu percepatan pemulihan kondisi anak sekaligus memperkuat pendampingan kepada keluarga.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa penanganan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial.

“Penanganan stunting tidak bisa dilihat dari satu sisi saja, karena penyebabnya beragam. Bukan hanya soal gizi, tetapi juga sanitasi, kondisi rumah, hingga penyakit penyerta. Karena itu pendekatannya harus komprehensif dan terintegrasi”, tegasnya.

Dirinya menambahkan, sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten menjadi kunci utama dalam percepatan penurunan angka stunting.

“Kita bergandengan tangan dengan Kabupaten, pak Bupati juga turun langsung. Kita bagi tugas, mana yang menjadi kewenangan kabupaten dan mana yang menjadi dukungan Provinsi. Semua sektor harus bergerak bersama agar target penurunan stunting 2026 bisa tercapai”, ujarnya.

Upaya kolaboratif tersebut menunjukkan hasil positif. Angka stunting di Kabupaten Bima berhasil ditekan dari 26 persen menjadi 12 persen. Sementara di tingkat Provinsi NTB, prevalensi stunting tercatat turun menjadi 13 persen. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama lintas sektor, mulai dari kesehatan, perumahan, sanitasi hingga dukungan sosial kemasyarakatan.

Pemerintah Provinsi NTB menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dan intervensi terintegrasi guna memastikan setiap anak mendapatkan hak tumbuh kembang yang optimal.

Redaksi ||