Media Dinamika Global

Selasa, 03 Maret 2026

Bupati Ady Mahyudi dan wakil Bupati Bima dr Irfan Sekaligus Penguatan Komitmen Untuk Meningkatkan Kesejahteraan


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kabupaten Bima genap satu tahun dipimpin Bupati Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati dr Irfan. Momentum tersebut dijadikan ajang evaluasi sekaligus penguatan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Ady Mahyudi menyampaikan, refleksi satu tahun kepemimpinan menjadi ruang untuk menilai capaian program serta memperbaiki kekurangan demi kinerja pemerintahan yang lebih optimal.

“Kami mengajak seluruh masyarakat bersyukur atas berbagai capaian yang telah diraih. Semua itu tidak lepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat Kabupaten bima” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Menurutnya, Pemkab Bima terus mendorong pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar warga. Program difokuskan pada penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan publik, pengembangan ekonomi kerakyatan, serta pemberdayaan sumber daya manusia.

Selain pembangunan fisik, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas sosial dan memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat. Sinergi dengan ulama, tokoh agama, dan berbagai elemen masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan pembangunan.

Adapun Capaian selama setahun kepemimpinan Ady-Irfan yang dirasakan langsung oleh Masyarakat, Lapangan kerja terbuka, Rumah rakyat dibedah, Jalan dibangun, Air bersih mengalir, Pendidikan dan kesehatan terus diperkuat.

"Kami tidak sempurna, Tapi kami hadir. Kami bekerja. Kami bergerak, Perjalanan masih panjang — dan kami tidak akan melambat" Jelasnya.

Sebagai bagian dari refleksi, Pemkab Bima menggelar syukuran dan buka puasa bersama yang dirangkai dengan agenda refleksi satu tahun kepemimpinan. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman kantor Bupati Bima, pada Senin (2/3/2026) dan dihadiri OPD terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat dan ribuan Masyarakat serta pendukung Ady-Irfan.

Dalam kegiatan itu, pemerintah daerah bersama Tokoh agama menggelar selawat dan doa bersama untuk memohon keberkahan, kedamaian, serta kemajuan pembangunan daerah Kabupaten Bima menuju bima bermartabat.

Bupati Ady Mahyudi berharap, momentum tersebut semakin memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kabupaten bima yang lebih maju dan sejahtera menuju bima Bermartabat. (MDG)

Kasat Reskrim Polresta Mataram Dampingi Satgas Cek Harga di Pasar Mandalika


Mataram, Media Dinamika Global.Id.— Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, pengawasan terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok semakin diperketat. Kasat Reskrim Polresta Mataram, I Made Dharma YP,  S.T.K., SIK., M.SI., mendampingi Tim Satuan Tugas (Satgas) Saber Keamanan, Mutu, dan Harga Pangan Provinsi NTB Tahun 2026 melakukan pengecekan stok, mutu, dan harga bahan pokok penting (Bapokting) di Pasar Mandalika, Selasa (03/03/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Reskrimsus Polda NTB, Direktur PKP Bapanas RI, Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTB, Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda NTB, Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi NTB dan Kota Mataram, serta Kepala Dinas Perindag NTB dan Kota Mataram.

AKP I Made Dharma YP menjelaskan, pengecekan ini merupakan bentuk pengawasan pemerintah dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN).

“Hari ini kami dari Satgas Saber Pangan Kota Mataram mendampingi rombongan Tim Satgas Saber Pangan Provinsi NTB melakukan pengecekan Bapokting di Pasar Mandalika. Kegiatan ini sebagai bentuk pengawasan untuk menjaga kestabilan harga menjelang Idul Fitri 1447 H,” ujarnya usai kegiatan.

Dalam sidak tersebut, tim melakukan dialog langsung dengan para pedagang untuk memastikan harga jual tetap sesuai ketentuan pemerintah, sekaligus mengecek ketersediaan stok serta kualitas bahan pangan yang dijual kepada masyarakat.

Menurutnya, Satgas Saber Pangan Kota Mataram akan terus melakukan pengawasan secara berkelanjutan, mulai dari proses distribusi, harga jual, hingga mutu dan keamanan bahan pangan.

“Menjaga stabilitas harga pangan pokok ini merupakan program pemerintah untuk membantu dan melindungi masyarakat. Ketetapan harga bahan pokok sudah diatur melalui Harga Eceran Tertinggi (HET), Harga Acuan Pembelian (HAP), maupun Harga Pembelian Pemerintah (HPP),,” jelasnya.

Pengecekan rutin ini diharapkan mampu mendorong stabilitas harga serta mencegah praktik penimbunan maupun lonjakan harga yang merugikan masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polresta Mataram dan Provinsi NTB secara umum.

Redaksi ||

WNA Asal Rusia Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Pagesangan, Polisi Bertindak Cepat


Mataram, Media Dinamika Global.Id.— Personel Piket Fungsi Polsek Mataram bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Pagesangan, Aiptu I Gede Gunartha, bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan penganiayaan yang menimpa seorang warga negara asing (WNA) asal Rusia bernama Llnur.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di kawasan Jalan Sultan Kaharudin, Lingkungan Pagesangan Baru, Kelurahan Pagesangan, Kota Mataram, pada Senin malam (02/03/2026) sekitar pukul 20.00 WITA.

Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, S.H., membenarkan adanya laporan tersebut dan memastikan bahwa pihaknya langsung mengambil tindakan cepat begitu menerima informasi dari warga.

“Benar, anggota kami dari Piket Fungsi bersama Bhabinkamtibmas Pagesangan merespons cepat laporan adanya WNA asal Rusia yang menjadi korban dugaan penganiayaan. Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan dan kondisi kesehatan korban,” ujarnya.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati korban dalam kondisi mengalami luka. Tanpa menunda waktu, korban segera dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Siloam Mataram untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Langkah tersebut diambil guna memastikan kondisi korban stabil sebelum proses hukum lebih lanjut dilakukan. Setelah mendapatkan perawatan dan dinyatakan dalam kondisi stabil oleh pihak medis, personel Polsek Mataram mendampingi korban untuk membuat laporan resmi.

Penanganan Dilimpahkan ke Polda NTB

Mengingat korban berstatus warga negara asing, penanganan perkara kemudian dilimpahkan ke Polda NTB sesuai prosedur yang berlaku.

“Setelah mendapatkan pengobatan di RS Siloam, korban kami dampingi menuju Polda NTB untuk penanganan lebih lanjut oleh unit terkait. Kami berkomitmen memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada siapa pun, termasuk warga asing yang berada di wilayah hukum kami,” tegas AKP Mulyadi.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kronologi dan pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan penganiayaan tersebut. Situasi di lokasi kejadian dilaporkan telah kembali aman dan kondusif.

Redaksi ||

Estafet Semangat di Penana'e: Setelah Adzan, Kini Giliran Cerdas Cermat Mengguncang Masjid As-Sholihin Kota Bima


PENANA'E, Media Dinamika Global.id.– Semangat kompetisi positif kembali menyelimuti Kelurahan Penana’e. Setelah sukses menggelar lomba adzan di Masjid At-Taqwa kemarin, Karang Taruna Penana’e melanjutkan rangkaian kegiatan dengan menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC). Acara ini resmi dimulai pada Selasa, 3 Maret 2026, bertempat di Masjid As-Sholihin, Lingkungan Nggarolo.

Babak Penyisihan yang Sengit

Sebanyak 11 regu perwakilan dari tiga lingkungan di Penana’e bertarung sengit di babak penyisihan hari ini. Suasana masjid tampak hidup dengan antusiasme peserta yang saling berebut menjawab soal. Dari hasil seleksi ketat tersebut, terpilihlah 6 regu terbaik yang berhasil mengamankan tiket menuju babak final yang akan digelar besok, 4 Maret 2026.

Keriuhan tidak hanya datang dari peserta, tetapi juga dari para orang tua dan pengurus TPQ yang hadir memberikan dukungan penuh bagi anak-anak mereka.

Dewan Juri yang Menghidupkan Suasana

Kredibilitas lomba ini terjaga berkat kehadiran juri kompeten dari tiga lingkungan, yaitu:

 * Tayeb, S.Pd. (Ketua Remaja Masjid Nggarolo)

 * M. Sahjud, Am.d Par. (Perwakilan Penana’e)

 * Humaidin, S.Ikom. (Perwakilan Wenggo)


Selain menilai secara objektif, para juri juga berhasil mencairkan suasana yang tegang menjadi penuh keceriaan, sehingga anak-anak tetap percaya diri meski berada di bawah tekanan kompetisi.

Pesan dari Ketua dan Dukungan Lurah

Meskipun Ketua Karang Taruna, Mursalim, S.Sos., berhalangan hadir secara fisik karena kendala teknis, ia tetap memantau jalannya acara dengan intens melalui koordinasi grup internal. Beliau menitipkan pesan mendalam bagi seluruh peserta:

 "Bagi yang masuk final, tetaplah semangat dan jangan cepat merasa puas. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Menang dan kalah adalah hal yang wajar dalam sebuah perlombaan."


Di sisi lain, Lurah Penana’e, Adhar Hajairin, S.Pd., memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja kolektif seluruh panitia. Beliau mengaku bangga melihat bibit-bibit unggul dari tiga lingkungan yang sedang dibentuk untuk menjadi pemuda yang inovatif dan berdaya di masa depan 

- Oriza Sativa Nabatiyah Amiruddin - wartawati MDG

Operasi SAR Hari Kedua, Bocah 3 Tahun di Desa Rato Masih Dalam Pencarian


Kabupaten Bima, Media Dinamika Global.id.– Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang anak berusia tiga tahun yang dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di aliran Sungai Desa Rato, Kecamatan Bolo, Selasa (03/03/2026).

Korban diketahui bernama Muhammad Ibadillah (3), warga Dusun Kampung Sigi, Desa Rato. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, korban diduga terbawa arus sungai saat berada di sekitar lokasi kejadian.

Operasi pencarian dimulai pukul 08.00 WITA dengan pelaksanaan apel dan briefing yang dipimpin Koordinator Pos SAR Bima. Selanjutnya, tim gabungan bergerak melakukan penyisiran dari lokasi kejadian awal di Sungai Desa Rato menuju Sungai Rasa Nggaro, Desa Bontokape, dengan jarak kurang lebih 2,2 kilometer.


Unsur yang terlibat dalam operasi ini antara lain Sat Polairud Polres Bima, Pos SAR Bima, TNI, BPBD Kabupaten Bima, TAGANA, potensi SAR, serta masyarakat dan relawan setempat.


Pada pukul 11.00 WITA, tim tiba di titik akhir penyisiran dan melakukan evaluasi serta istirahat singkat. Pencarian kemudian dilanjutkan kembali pada pukul 13.30 WITA dengan metode penyisiran ulang pada jalur yang sama guna memastikan tidak ada titik yang terlewatkan.

Namun hingga pukul 16.00 WITA, korban belum berhasil ditemukan. Berdasarkan hasil evaluasi bersama di lapangan, operasi dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali esok hari dengan perluasan area pencarian.

Selama proses penyisiran, tim menghadapi sejumlah hambatan, di antaranya tumpukan material sisa banjir seperti kayu dan ranting yang menutupi aliran sungai serta kondisi dasar sungai yang berbatu dan terjal, sehingga menyulitkan mobilitas personel.


Tim SAR Gabungan tetap berkomitmen untuk melanjutkan upaya pencarian secara maksimal serta mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam pengawasan anak-anak di sekitar aliran sungai.(Sekjend MDG)

Gubernur Iqbal Tinjau Banjir Nggembe, Dorong Solusi Permanen


Bima, Media Dinamika Global.Id.- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, turun langsung meninjau lokasi banjir di Desa Nggembe, Kabupaten Bima, Selasa (3/3), dalam rangkaian Safari Ramadan Pulau Sumbawa. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Iqbal didampingi jajaran BPBD Provinsi NTB serta BPBD Kabupaten Bima.

Selain meninjau lokasi terdampak, Gubernur Iqbal juga menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat serta memastikan penanganan darurat berjalan optimal.

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, khususnya di Dusun Jala, ditemukan dua faktor utama penyebab banjir bandang. Pertama, sistem drainase yang tidak berfungsi optimal sehingga aliran air hujan tersumbat dan kedua, adanya anomali elevasi tata ruang, dimana dasar sungai lebih tinggi dibandingkan kawasan permukiman warga. Kondisi ini menyebabkan air sungai mudah meluap dan menggenangi rumah penduduk.

“Penanganan bencana tidak boleh berhenti pada bantuan darurat. Kita harus memastikan ada solusi permanen agar kejadian serupa tidak terus berulang,” tegas Gubernur Iqbal.

Data sementara mencatat sebanyak 204 Kepala Keluarga (KK) terdampak langsung, dengan 177 unit rumah terendam air setinggi 50 hingga 80 sentimeter saat puncak banjir. Banjir juga mengakibatkan putusnya akses transportasi akibat rusaknya satu unit jembatan yang berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten. Selain itu, fasilitas pendidikan seperti SDN Inpres Nggembe dilaporkan kerap terendam saat hujan lebat.

Merespons kondisi tersebut, BPBD Provinsi NTB telah menyusun sejumlah rekomendasi strategis, termasuk penataan ulang sistem drainase, normalisasi alur sungai serta evaluasi tata ruang kawasan terdampak.

Gubernur Iqbal menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan instansi terkait guna memastikan langkah mitigasi dilakukan secara terintegrasi.

“Kita tidak ingin masyarakat terus hidup dalam kekhawatiran setiap musim hujan. Penanganan harus komprehensif, mulai dari hulu hingga hilir,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi NTB juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Redaksi ||

Gubernur NTB Tinjau Stunting di Desa Nggembe, Angka Bima Turun ke 12 Persen


Bima, Media Dinamika Global.Id.- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan pemantauan langsung kasus stunting di Desa Nggembe, Kabupaten Bima, Selasa (3/3). Kunjungan ini dipimpin Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, didampingi Bupati Bima, Ady Mahyudi serta Ketua TP-PKK NTB, Sinta M. Iqbal.

Dalam agenda tersebut, Gubernur Iqbal bersama rombongan mengunjungi rumah anak terdampak balita stunting dan anak yang mengalami diare. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan intervensi yang diberikan benar-benar menyentuh langsung sasaran dan keluarga penerima manfaat.

“Penanganan stunting harus kita pastikan tepat sasaran. Karena itu kami turun langsung melihat kondisi anak-anak dan keluarga, agar intervensi yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan”, tutur Gubernur Iqbal.

Selain itu, dilakukan pula pemberian imunisasi secara simbolis kepada anak-anak PAUD Meci Angi sebagai langkah preventif dalam mencegah penyakit serta memperkuat layanan kesehatan dasar di tingkat desa.

Di Desa Nggembe tercatat terdapat 12 anak sasaran stunting. Pada kunjungan kali ini, dua anak didatangi langsung, yakni Zakir (16 bulan) dan Jafir (12 bulan). Keduanya merupakan sasaran program imunisasi campak (URI) yang dilaksanakan melalui fasilitas layanan kesehatan setempat.

Gubernur Iqbal juga menyerahkan bantuan paket Pemberian Nutrisi Tambahan (PNT) berupa biskuit dari Dinas Kesehatan NTB, serta dukungan layanan kesehatan dari Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) dan Puskesmas setempat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu percepatan pemulihan kondisi anak sekaligus memperkuat pendampingan kepada keluarga.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa penanganan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial.

“Penanganan stunting tidak bisa dilihat dari satu sisi saja, karena penyebabnya beragam. Bukan hanya soal gizi, tetapi juga sanitasi, kondisi rumah, hingga penyakit penyerta. Karena itu pendekatannya harus komprehensif dan terintegrasi”, tegasnya.

Dirinya menambahkan, sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten menjadi kunci utama dalam percepatan penurunan angka stunting.

“Kita bergandengan tangan dengan Kabupaten, pak Bupati juga turun langsung. Kita bagi tugas, mana yang menjadi kewenangan kabupaten dan mana yang menjadi dukungan Provinsi. Semua sektor harus bergerak bersama agar target penurunan stunting 2026 bisa tercapai”, ujarnya.

Upaya kolaboratif tersebut menunjukkan hasil positif. Angka stunting di Kabupaten Bima berhasil ditekan dari 26 persen menjadi 12 persen. Sementara di tingkat Provinsi NTB, prevalensi stunting tercatat turun menjadi 13 persen. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama lintas sektor, mulai dari kesehatan, perumahan, sanitasi hingga dukungan sosial kemasyarakatan.

Pemerintah Provinsi NTB menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dan intervensi terintegrasi guna memastikan setiap anak mendapatkan hak tumbuh kembang yang optimal.

Redaksi ||

Gubernur NTB Tinjau Donggo, Salurkan Bantuan dan Soroti Akses Air Bersih


Bima, Media Dinamika Global.Id.- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, melakukan kunjungan kerja ke Desa Donggo, Kabupaten Bima. Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus menyerahkan sejumlah bantuan. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Desa NTB Lalu Hamdi, Kepala Dinas Sosial NTB Masyuri, serta Ketua Baznas NTB, Selasa (3/3/2026).

Dalam dialog bersama warga, Gubernur Iqbal menerima laporan terkait persoalan air bersih. Di atas desa terdapat tampungan air, namun belum dapat disalurkan ke rumah-rumah warga karena belum tersedia jaringan pipa. Selain itu, air menjadi keruh saat musim hujan.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Iqbal menegaskan komitmennya untuk segera memasangkan pipa untuk pengaliran air.

“Air adalah kebutuhan dasar. Tidak boleh ada tampungan air yang tidak bisa dimanfaatkan hanya karena tidak ada pipa”, tegas Gubernur Iqbal.

Pada kesempatan itu, Gubernur Iqbal juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako, bantuan uang tunai, 50 sak semen untuk perbaikan jalan desa dan mushola serta 1.000 bibit pohon untuk penghijauan di kawasan yang gundul.

“Bantuan ini mungkin tidak besar, tetapi ini adalah bentuk kehadiran pemerintah. Kita ingin memastikan masyarakat Donggo merasakan perhatian dan dukungan nyata”, ujarnya.

Berdasarkan data pendamping desa, terdapat 150 kepala keluarga (KK) di Desa Mbawa yang terdampak kemiskinan ekstrem dan menjadi fokus penanganan pemerintah. Gubernur Iqbal menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan ekstrem menjadi prioritas utama.

“Kita tidak boleh membiarkan saudara-saudara kita hidup dalam kemiskinan ekstrem. Intervensi harus tepat sasaran dan kita akan kawal bersama agar program benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Di tengah berbagai keterbatasan, Donggo juga menunjukkan potensi dan kebanggaan tersendiri. Tercatat hampir sekitar 700 warga Donggo menjadi anggota TNI serta sejumlah putra-putri daerah berhasil menempuh pendidikan tinggi di Pulau Jawa dan Sulawesi.

“Saya bangga dengan masyarakat Donggo. Dengan segala keterbatasan, banyak yang berhasil menjadi prajurit TNI dan sarjana. Ini bukti bahwa semangat dan tekad masyarakat Donggo luar biasa”, ungkap Gubernur Iqbal.

Sementara itu, Kepala Dusun Sori Fo’o, Nasrudin, menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. Dirinya menyebut kunjungan ini sebagai sejarah bagi masyarakat Donggo.

“Kami sangat berterima kasih atas segala sumbangan dan perhatian yang diberikan. Ini adalah kunjungan gubernur pertama ke Donggo, dan masyarakat merasa sangat diperhatikan”, ujarnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal percepatan pembangunan infrastruktur dasar, khususnya akses air bersih serta penguatan program penanganan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Donggo, Kabupaten Bima.

Redaksi ||

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Bocah 3 Tahun yang Diduga Tenggelam di Sungai Desa Rato


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.– Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di aliran Sungai Desa Rato, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Selasa (03/03/2026).

Korban diketahui bernama Muhammad Ibadillah (3), warga RT 10/RW 05, Dusun Kampung Sigi, Desa Rato. Berdasarkan laporan yang diterima, korban diduga terbawa arus sungai.

Operasi pencarian dimulai sejak pukul 08.00 WITA diawali dengan apel dan briefing kesiapan personel yang dipimpin oleh Koordinator Pos SAR Bima. Tim kemudian dibagi ke beberapa sektor untuk memaksimalkan penyisiran.

Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari:

Sat Polairud Polres Bima

Pos SAR Bima

TNI

BPBD Kabupaten Bima

TAGANA

Potensi SAR

Masyarakat dan relawan setempat

Penyisiran difokuskan dari lokasi kejadian awal (LKP) di aliran Sungai Desa Rato hingga Sungai Rasa Nggaro, Desa Bontokape, dengan jarak tempuh sekitar 2,2 kilometer. Metode pencarian dilakukan dengan penyisiran manual di sepanjang bantaran sungai serta pemantauan pada titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi tersangkutnya korban.

Sekitar pukul 11.00 WITA, tim tiba di titik akhir penyisiran dan melakukan evaluasi sementara sebelum melanjutkan pencarian ulang pada pukul 13.30 WITA guna memastikan tidak ada area yang terlewat. Hingga pukul 16.00 WITA, hasil pencarian masih nihil dan operasi dihentikan sementara karena faktor waktu yang menjelang malam hari.

Selama pelaksanaan operasi, tim menghadapi sejumlah kendala, di antaranya banyaknya material sisa banjir seperti ranting, kayu, dan tumpukan sampah alami yang menutupi aliran sungai. Selain itu, kondisi dasar sungai yang dipenuhi bebatuan terjal turut menyulitkan pergerakan personel saat melakukan penyisiran secara manual di dalam air.

Rencananya, operasi pencarian akan dilanjutkan kembali pada hari berikutnya dengan memperluas radius pencarian dan mengoptimalkan seluruh unsur yang terlibat.

Tim SAR Gabungan mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bahaya di sekitar aliran sungai, khususnya saat kondisi arus deras, serta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak untuk mencegah kejadian serupa.(Team)

Konflik Timur Tengah Memanas, PMI dan Jamaah Umroh NTB Dipastikan Aman


Mataram, Media Dinamika Global.Id.– Di tengah meningkatnya tensi konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memastikan seluruh warga NTB yang berada di kawasan Timur Tengah dalam kondisi aman dan dalam pemantauan intensif perwakilan Republik Indonesia di masing-masing negara penempatan.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, berdasarkan hasil koordinasi dengan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB, Dr. Aidy Furqon, serta laporan resmi kementerian terkait.

Berdasarkan data resmi dari laman CNC.BP2MI.go.id yang dikelola Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), tercatat sebanyak 155 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTB berada di kawasan Timur Tengah. Dari jumlah tersebut, 144 orang bekerja di Arab Saudi, 10 orang di Uni Emirat Arab, dan 1 orang di Kuwait.

Secara komposisi, PMI NTB terdiri dari 86 laki-laki dan 69 perempuan, yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di NTB. Lombok Tengah menjadi daerah asal terbanyak dengan 47 orang, disusul Sumbawa 32 orang, Lombok Timur 31 orang, Lombok Barat 21 orang, dan Kota Mataram 18 orang. Selebihnya berasal dari Dompu, Sumbawa Barat, Lombok Utara, dan Kota Bima.

Mayoritas PMI tersebut bekerja pada sektor aktivitas jasa lainnya, termasuk layanan personal dan domestik. Sebagian lainnya tersebar pada sektor akomodasi dan penyediaan makan minum, kesehatan dan sosial, pertambangan, industri pengolahan, serta konstruksi.

“Berdasarkan koordinasi terakhir Dinas tenaga kerja dan transmigrasi NTB dengan BP2MI, seluruh PMI asal NTB dilaporkan dalam kondisi baik dan tidak berada pada zona terdampak langsung konflik. Mereka terus dipantau oleh KBRI dan KJRI sesuai wilayah penempatan,” ujar Aka, Selasa (3/3/26).

Selain PMI, Pemprov NTB juga memantau keberadaan jama'ah umroh asal NTB yang saat ini berada di Arab Saudi. Berdasarkan data resmi Kementerian Haji dan Umroh Provinsi NTB per 2 Maret 2026, sebanyak 1.415 jamaah telah diberangkatkan menuju Jeddah sejak 19 Februari 2026 hingga awal Maret 2026 melalui Lombok International Airport dengan skema penerbangan sesuai jadwal masing-masing penyelenggara.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 43 jamaah telah kembali ke Indonesia. Adapun dengan  kepulangan jama'ah umroh ini sesuai jadwal mulai pada 7 Maret 2026, sesuai masa tinggal program umroh rata-rata 9 hingga 12 hari. Kita Do'aka kepulangan jama'ah umroh ini pada saat kepulangan nanti lancar dan tidak terkendala dampak perang, kata Aka.

Saat ini, sebanyak 1.372 jamaah masih berada di Arab Saudi dan seluruhnya dilaporkan dalam keadaan aman dan sedang menjalan kan ibadah umrohnya.

Aka menegaskan bahwa seluruh warga NTB di kawasan Timur Tengah berada dalam sistem perlindungan negara melalui KBRI Riyadh, KJRI Jeddah, serta perwakilan RI di Uni Emirat Arab dan Kuwait. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan mekanisme koordinasi cepat apabila terjadi perkembangan situasi yang memerlukan langkah perlindungan lebih lanjut.

“Kami memahami adanya kekhawatiran keluarga di NTB. Namun hingga saat ini tidak ada laporan warga NTB yang terdampak langsung konflik. Pemerintah terus melakukan komunikasi berkala dan akan menyampaikan perkembangan secara resmi,” tegasnya.

Pemprov NTB melalui Dinas tenaga kerja dan transmigrasi NTB  memastikan pemantauan terus dilakukan, sebagai bentuk tanggung jawab  pemerintah daerah dalam melindungi warganya di luar negeri.

Pemerintah Provinsi NTB, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan hanya merujuk pada informasi resmi, sembari memastikan bahwa keselamatan warga NTB di luar negeri tetap menjadi prioritas utama.

Redaksi ||