Profil Umi Lena Adalah Politikus Partai PKB
Bima, Media Dinamika Global.id.-- Hj. Mahdalena, S.S., M.M, atau yang dikenal dengan Umi Lena adalah politikus asal Bima, NTB, dari Partai Kebangkitan Bangsa. Ia lahir di Dompu, 21 Februari 1980. Pada Pemilu 2024 ia terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia periode 2024–2029 dari Dapil Nusa Tenggara Barat I dengan perolehan 173.144 suara. Ia juga merupakan ipar Bupati Dompu, Abdul Kader Jaelani, sehingga memiliki jejaring politik yang cukup luas di wilayah Bima dan Dompu.
Jika ditanya apakah Umi Lena cocok menjadi Bupati Bima, mencalonkan diri sebagai Gubernur NTB, atau fokus di DPR RI, jawabannya bergantung pada strategi politik jangka panjangnya. Sebagai anggota DPR RI, ia sudah memiliki kursi yang aman dan akses langsung ke pusat untuk memperjuangkan anggaran serta kebijakan bagi NTB.
Posisi ini ideal untuk membangun pengaruh selama lima tahun ke depan. Namun, dengan basis massa yang kuat di Bima dan dukungan keluarga di pemerintahan daerah, peluangnya untuk maju sebagai Bupati Bima juga cukup besar.
Tantangannya adalah ia harus rela melepas kursi DPR jika terpilih. Sementara itu, untuk pencalonan Gubernur NTB, modal suaranya di Dapil NTB I bisa menjadi pijakan awal, tetapi pertarungannya akan jauh lebih berat karena harus bersaing dengan petahana dan tokoh-tokoh lama di Pulau Lombok serta membutuhkan koalisi partai dan dana yang besar.
Secara realistis, langkah paling aman bagi Umi Lena saat ini adalah menuntaskan periode pertamanya di DPR RI sambil memperkuat konsolidasi di daerah. Kursi di Senayan dapat digunakan untuk membangun citra dan menebar manfaat di Bima, Dompu, dan wilayah NTB lainnya. Dua tahun menjelang Pilkada, ia bisa mengukur elektabilitasnya.
Jika basis di Bima sudah sangat kuat, maka maju sebagai Bupati Bima menjadi opsi logis. Jika jangkauannya sudah meluas ke Lombok, maka peluang sebagai Gubernur NTB bisa dipertimbangkan. Dengan demikian, kursi DPR RI yang telah diraih dapat menjadi batu loncatan, bukan untuk ditinggalkan begitu saja.(Sekjend MDG)













