Media Dinamika Global

Senin, 20 Juli 2026

JH Bantah Terlibat Tambang Ilegal di Garuda Sakti, Tegaskan Hanya Miliki Rumah di Sekitar Lokasi

KAMPAR – JH alias Jhon Hendri membantah pemberitaan yang menyebut dirinya terlibat dalam aktivitas penambangan galian C yang diduga tidak memiliki izin di KM 15 Jalan Garuda Sakti, Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.

Kepada wartawan, JH menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki hubungan maupun keterlibatan dalam kegiatan operasional pertambangan sebagaimana diberitakan.

"Saya tegaskan bahwa saya tidak terlibat dalam aktivitas tambang tersebut. Memang benar rumah saya berada tidak jauh dari lokasi, tetapi itu tidak bisa dijadikan dasar bahwa saya ikut mengelola atau menjalankan usaha tambang di sana," ujar JH.

Ia juga membantah tudingan yang menyebut dirinya membantu operasional tambang maupun memiliki keterkaitan dengan pihak yang disebut sebagai pemodal.

"Informasi yang menyebut saya membantu kegiatan tambang tidak benar. Saya tidak pernah menjadi pengelola, penanggung jawab, ataupun menerima keuntungan dari aktivitas tersebut," tegasnya.

Menurut JH, pemberitaan tersebut telah menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat dan berpotensi merugikan nama baiknya beserta keluarga.

Karena itu, ia meminta media yang memuat pemberitaan tersebut untuk memberikan ruang hak jawab sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang berimbang.

JH juga menyatakan menghormati proses penegakan hukum apabila terdapat dugaan pelanggaran di sektor pertambangan. Namun, ia berharap setiap pihak tidak mengaitkan namanya tanpa didukung bukti yang sah.

"Kalau memang ada dugaan pelanggaran, silakan aparat penegak hukum melakukan penyelidikan sesuai aturan. Tetapi jangan sampai ada pihak yang menuduh atau mengaitkan nama saya tanpa bukti yang jelas," katanya.

Ia menegaskan siap memberikan keterangan kepada aparat penegak hukum apabila sewaktu-waktu diperlukan untuk menjelaskan posisi dan keterangannya terkait persoalan tersebut.

Sementara itu, hingga berita bantahan ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari instansi berwenang mengenai adanya penetapan JH sebagai pihak yang bertanggung jawab atau memiliki keterlibatan hukum dalam aktivitas pertambangan dimaksud. Pihak media tetap membuka ruang bagi seluruh pihak untuk memberikan klarifikasi maupun hak jawab guna memenuhi prinsip pemberitaan yang berimbang sesuai Undang-Undang Pers.

Rapat Persiapan Hari Pramuka ke-65 tahun 2026


Mataram, Media Dinamika Global.id.-- Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Nusa Tenggara Barat menggelar rapat persiapan Hari Pramuka ke-65 yang dipimpin oleh Wakil Sekretaris Kwarda NTB.

 Selasa, 14 Juli 2026

 Ruang Rapat Sekretariat Kwarda NTB.

Rapat membahas pembentukan susunan kepanitiaan serta rangkaian kegiatan peringatan Hari Pramuka ke-65, yang meliputi ziarah makam, jumpa tokoh, bazar siaga, malam ulang janji, hingga Upacara Peringatan Hari Pramuka yang akan dilaksanakan pada 29 Agustus 2026.

Melalui rapat ini diharapkan seluruh persiapan dapat berjalan optimal sehingga peringatan Hari Pramuka ke-65 di Nusa Tenggara Barat dapat berlangsung dengan lancar, khidmat, dan penuh makna.

Facebook : Pramuka Nusa Tenggara Barat 

Instagram : Pramuka Nusa Tenggara Barat

Youtube : Kwarda NTB

Sekretariat Kwarda NTB : Jl Pemuda No. 63 A, Mataram 

Bidang Humas dan Pusdatin Kwarda NTB 2024-2029.

Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Dewan Kerja Nasional 

Pramuka Nusa Tenggara Barat Dewan Kerja Daerah Ntb II 

KWARCAB KOTA MATARAM Dewan Kerja Cabang Mataram VIII 

kwarcablomboktimur DKC Lombok Timur 

Kwarcab Gerakan Pramuka Lombok Utara DKC PRAMUKA LOMBOK UTARA 

Pramuka Sumbawa Dewan Kerja Cabang Sumbawa.

Kwarcab Sumbawa Barat DkcSumbawabarat 

Kwarcab Lombok Barat Dekace Lobar 

Pramuka LombokTengah Dekace Loteng II 

DEWAN KERJA CABANG DOMPU 

Dewan Kerja Cabang Kota Bima 

DEWAN KERJA CABANG BIMA 

Jakamandala 

Komunitas Pramuka Ntb 

2703.

DPR RI Gelar Kunker di Kantor Gubernur Provinsi Maluku


Maluku, Media Dinamika Global.id.-- Panitia Khusus (Pansus) RUU tentang Daerah Kepulauan DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja ke Kantor Gubernur Provinsi Maluku, Senin (20/07/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi daerah serta memastikan percepatan penyusunan regulasi yang berpihak pada pembangunan wilayah berbasis kepulauan.

Dalam kunjungan tersebut, sejumlah isu krusial menjadi fokus perhatian bersama, seperti pengentasan kemiskinan di kawasan 3T (tertinggal, terluar, dan terdepan), kewenangan pengelolaan ruang pesisir dan laut, serta formulasi dana khusus kepulauan. Langkah penguatan ini dirancang guna mewujudkan keadilan fiskal sekaligus mengikis kesenjangan pembangunan akibat perencanaan yang selama ini dinilai cenderung bias darat.

Anggota Pansus RUU Daerah Kepulauan DPR RI, Mercy Chriesty Barends, menegaskan bahwa regulasi ini harus mampu mengoptimalkan potensi ekonomi kelautan (blue economy) serta melindungi hak ulayat dan kearifan lokal masyarakat adat.

"Kami ingin memperlihatkan kepada negara bahwa daerah yang berbasis kepulauan memiliki fungsi strategis dalam ekonomi kelautan. Regulasi ini diharapkan memberikan nilai tambah bagi pendapatan negara dan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan langsung bagi masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil," ujar Mercy.


Pasca diterbitkannya Surat Presiden (Surpres) pada Januari 2026, agenda pembahasan akan dilanjutkan pada penyusunan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) secara menyeluruh antara pemerintah dan DPR RI. Pansus DPR RI berkomitmen penuh mengawal proses harmonisasi ini demi tercapainya pemerataan pembangunan nasional yang berkeadilan.(Sekjend MDG)

Gekrafs NTB Bahas Tantangan Pelaku Ekonomi Kreatif Lewat Talkshow OBOR

Ketua DPW Gekrafs NTB Yeyen Seprian Rachmat saat sambutan, (Ist/Surya

MATARAM, Media Dinamika Global - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Talkshow Obrolan Ekonomi Kreatif (OBOR) bertajuk “Jalan Terjal Pelaku Ekonomi Kreatif” di Sayung Hotel Restaurant, Kota Mataram, Senin (20/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum diskusi dan kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, akademisi, komunitas, serta pelaku ekonomi kreatif untuk membahas berbagai tantangan dan peluang pengembangan sektor ekonomi kreatif di NTB.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Dr. Ufran dari Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik Universitas Mataram, Ketua DPC Gekrafs Karo Sumatera Utara Amsal Sitepu, serta Wakil Ketua Umum KABIN NTB Bidang Koperasi, UMKM, dan Ekonomi Kreatif Anas Amrullah. Acara juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB Ahmad Nur Aulia, anggota DPRD NTB, pengurus Gekrafs, akademisi, komunitas, dan para pelaku ekonomi kreatif.

Gubernur NTB yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB Ahmad Nur Aulia mengapresiasi inisiatif DPW Gekrafs NTB dalam menyelenggarakan forum tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti OBOR memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di daerah dan terus dilakukan.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada DPW Gekrafs Provinsi NTB serta Jajaran yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan Obrolan Ekonomi Kreatif ini. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di daerah,” ujarnya.

Ahmad Nur Aulia menilai ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa visi Gekrafs sejalan dengan semangat pembangunan daerah yang diusung Pemerintah Provinsi NTB.

“Gekrafs memiliki misi yang sejalan dengan semangat membangun NTB Makmur Mendunia. Ini menjadi modal penting dalam membangun sinergi antara pemerintah dan para pelaku ekonomi kreatif,” katanya.

Menurutnya, perkembangan sektor ekonomi kreatif yang saat ini mencakup 17 subsektor dan terus berkembang menuju 21 subsektor membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Dalam hal ini, pemerintah berperan sebagai fasilitator dan regulator untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif.

Sementara itu, Ketua DPW Gekrafs NTB Yeyen Seprian Rachmat mengatakan bahwa kegiatan OBOR dirancang sebagai ruang dialog terbuka guna menggali berbagai persoalan, peluang, serta strategi pengembangan ekonomi kreatif di NTB.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan akademisi dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.

“Melalui kegiatan ini kami berharap lahir berbagai gagasan dan langkah konkret yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif di NTB, sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat,” ujar Yeyen.

Setelah sesi talkshow selesai, lanjut sesi foto bersama, dan kemudian dilanjutkan diskusi interaktif bersama para narasumber.

Redaksi |

Babinsa Desa Naru Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Ajak Warga Jaga Keamanan Lingkungan


Bima.NTB.Media Dinamika Global.di 20 Juli 2026 – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Babinsa Desa Naru, Sertu Syarif bersama satu anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) pada Senin (20/7/2026) malam.

Patroli yang dimulai pukul 20.00 Wita tersebut bertujuan memantau situasi wilayah serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Kegiatan ini turut melibatkan dua personel Koramil, tiga aparat desa, serta enam warga masyarakat. Sasaran patroli meliputi kawasan permukiman warga dan lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda.


Rangkaian patroli diawali dengan keberangkatan personel Koramil menuju Desa Naru pada pukul 20.10 Wita. Lima menit kemudian, rombongan tiba di lokasi dan langsung melakukan pemantauan situasi wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing. Warga juga diminta menghindari segala bentuk perselisihan yang berpotensi menimbulkan perkelahian, khususnya yang dipicu oleh konsumsi minuman keras.

Selain itu, masyarakat, terutama kalangan pemuda, diingatkan untuk tidak mengendarai kendaraan secara ugal-ugalan di jalan raya karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Setelah memberikan imbauan kepada masyarakat, personel Koramil melanjutkan pemantauan di wilayah desa binaan hingga kegiatan berakhir pada pukul 21.20 Wita.

Secara keseluruhan, kegiatan Patroli Siskamling berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.(Team.MDG.03)

Prasetyo Hadi Mensesneg Menyampaikan Keterangan Pers Usai Rapat dengan DPR RI di Jakarta




Jakarta, Media Dinamika Global.id.-- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan pers usai rapat bersama bersama Pimpinan DPR RI terkait penyeberangan perintis di Kompleks MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin (20/07/2026).





Dalam keterangannya, Mensesneg menyampaikan bahwa rapat tersebut menyepakati solusi kebutuhan anggaran penyeberangan perintis, yakni sekitar Rp139 miliar untuk ASDP dan Rp70 miliar untuk Pelni, sebagai bentuk prioritas dan atensi utama pemerintah. Selain itu, disepakati pula skema pendanaan untuk Damri serta Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Kementerian Perhubungan senilai Rp2,3 triliun hingga Rp2,4 triliun untuk semester kedua tahun 2026, guna memastikan layanan transportasi perintis di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) tetap berjalan tanpa hambatan.

Slamet Ariyadi Membawa Napas Baru Menuju Pemilu 2029, Selamat dan Sukses


Banyak selamat Saudaraku ke Ketua Umum BM PAN, Slamet Ariyadi MemBawa Napas Baru Menuju Pemilu 2029.

JAKARTA, Media Dinamika Global.id.-- Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) secara resmi menetapkan Slamet Ariyadi sebagai Ketua Umum BM PAN Periode 2026-2031 dalam Kongres VII.

Banyak selamat Saudaraku ke Ketua Umum BM PAN: Slamet Ariyadi MemBawa Napas Baru Menuju Pemilu 2029.

Polsek Rasanae Timur Gelar Rawan Pagi, Wujudkan Kelancaran Arus Lalu Lintas di Jam Sibuk


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), personel Polsek Rasanae Timur melaksanakan kegiatan Pergelaran Rawan Pagi di sejumlah titik rawan kepadatan arus kendaraan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, (20/7/2026) pukul 07.00 WITA, di beberapa ruas jalan yang menjadi jalur aktivitas masyarakat dan Pelajar pada pagi hari di Wilayah Hukum Polres Bima Kota.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Rasanae Timur IPTU Kuntho T. Prakoso, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan Pergelaran Rawan Pagi merupakan agenda rutin yang dilaksanakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam sibuk.

Selain melaksanakan pengaturan lalu lintas, personel juga membantu penyeberangan para pelajar dan masyarakat, terutama di sekitar lingkungan sekolah, guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Kehadiran personel Polri di lapangan mendapat respons positif dari masyarakat karena mampu menciptakan situasi lalu lintas yang tertib, aman, dan lancar, sehingga aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan nyaman.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas semakin meningkat serta tercipta lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh pengguna jalan.(Sekjend MDG)

Polres Bima Kota Gelar Nobar Final Piala Dunia FIFA 2026, Pererat Kedekatan Polri dan Masyarakat


Kota Bima Media Dinamika Global.id.-- Dalam rangka memberikan ruang hiburan yang aman sekaligus mempererat kebersamaan antara Polri dan masyarakat, Polres Bima Kota dan Polsek Jajaran Polres Bima Kota menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia FIFA 2026, Pada Senin (20/7/2026) Pukul 03.00 WITA.

Kegiatan nobar tersebut dilaksanakan di Halaman Mapolres Bima Kota dan Polsek Jajaran, dengan menghadirkan suasana kebersamaan bagi para pecinta sepak bola untuk menyaksikan partai puncak ajang Final Piala Dunia FIFA 2026 antara Tim Spanyol melawan Argentina itu berlangsung meriah dengan dihadiri sekitar Ratusan penonton.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., menjelaskan Kegiatan Nobar tersebut menjadi ajang kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Warga tampak antusias menyaksikan pertandingan bersama, sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif melalui kegiatan positif.

“Kami ingin menghadirkan Polri yang dekat dengan masyarakat. Nonton bareng ini bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola dunia, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, kebersamaan, dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” Ucap Kapolres Bima Kota.



Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga keamanan lingkungan dan tidak ragu menghubungi layanan Call Center 110 Polri apabila membutuhkan bantuan atau menemukan adanya gangguan kamtibmas. Polres Bima Kota akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.(Sekjend MDG)

BREAKING NEWS: KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan, Uang Tunai dan Dokumen Proyek Disita

Bupati Lombok Barat, (Ist/Surya)

LOMBOK BARAT, Media Dinamika Global – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap perkembangan terbaru dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Sebanyak 19 orang diamankan dalam operasi tersebut, sementara tujuh orang, termasuk Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini, dibawa ke Jakarta pada Senin (20/7/2026) malam untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa lembaga antirasuah melakukan kegiatan penyelidikan tertutup yang kemudian berujung pada operasi tangkap tangan terhadap sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi.

"Benar, KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup yang kemudian terjadi peristiwa tertangkap tangan terhadap para terduga pelaku tindak pidana korupsi di wilayah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat," ujar Budi Prasetyo dalam keterangannya.

Menurut KPK, seluruh pihak yang diamankan lebih dahulu menjalani pemeriksaan awal di Markas Brimob Lombok Barat. Dari hasil pemeriksaan tersebut, tujuh orang diputuskan untuk dibawa ke Jakarta guna menjalani pemeriksaan lanjutan.

"Tim kemudian akan membawa tujuh orang di antaranya ke Jakarta malam ini untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK. Salah satunya adalah Bupati Lombok Barat," jelasnya.

Selain mengamankan para pihak, tim KPK juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai pecahan rupiah serta beberapa dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang diselidiki.

KPK menyebut perkara tersebut diduga berkaitan dengan adanya penerimaan oleh Bupati Lombok Barat yang berhubungan dengan proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Namun hingga kini, lembaga antirasuah belum mengumumkan pihak-pihak yang berstatus tersangka karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

Perkembangan ini sekaligus menjawab tanda tanya publik setelah sebelumnya tim KPK memasang segel pada ruang kerja Bupati Lombok Barat dan ruang kerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Penataan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Lombok Barat, Lalu Ratnawi.

Penyegelan dua ruangan strategis tersebut sempat memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Saat itu, belum ada penjelasan resmi mengenai alasan penyegelan, meski beredar informasi yang mengaitkannya dengan penyelidikan proyek-proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Lombok Barat.

Kini, melalui keterangan resmi KPK, perkara tersebut diduga berkaitan dengan penerimaan yang berhubungan dengan proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Meski demikian, KPK masih terus mendalami perkara dan belum menyampaikan konstruksi lengkap kasus maupun identitas seluruh pihak yang akan dimintai pertanggungjawaban hukum.

Publik kini menantikan hasil pemeriksaan lanjutan di Jakarta, termasuk kemungkinan penetapan tersangka dan pengungkapan nilai uang yang diamankan dalam operasi tersebut. Sesuai ketentuan, KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan sebelum menyampaikan perkembangan resmi kepada masyarakat.

Media Dinamika Global akan terus memantau dan memperbarui perkembangan kasus ini berdasarkan keterangan resmi dari Komisi Pemberantasan Korupsi.

Redaksi |