Media Dinamika Global

Senin, 20 Juli 2026

Pemprov Lampung Perkuat Pengelolaan APBD Berbasis Kinerja Dorong Pembangunan Berkualitas.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bukan sekadar instrumen pengelolaan keuangan, tetapi harus menjadi alat untuk menghadirkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang efektif, akuntabel, dan tepat sasaran.

Hal tersebut disampaikan Gubernur dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung Pembicaraan Tingkat I dengan agenda Jawaban Gubernur atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2025 di Ruang Sidang Paripurna DPRD Provinsi Lampung, Senin 20 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPRD Provinsi Lampung atas berbagai masukan, kritik, dan saran yang diberikan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tersebut. 

Menurutnya, pandangan fraksi merupakan bagian penting dari mekanisme checks and balances dalam penyelenggaraan pemerintahan sekaligus bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.

"Kami meyakini bahwa seluruh pandangan tersebut merupakan wujud kepedulian dan komitmen bersama agar tata kelola pemerintahan semakin baik, pembangunan semakin tepat sasaran, dan pelayanan kepada masyarakat terus meningkat," ujar Gubernur.

Gubernur juga menyampaikan bahwa jawaban rinci atas seluruh pandangan fraksi telah dituangkan dalam Buku Jawaban Gubernur yang menjadi satu kesatuan dengan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tersebut.

Pada kesempatan itu, Gubernur mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan Pemerintah Provinsi Lampung mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Meski demikian, Gubernur menegaskan bahwa opini WTP bukanlah tujuan akhir. Yang jauh lebih penting adalah memastikan tata kelola keuangan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Yang lebih penting adalah bagaimana tata kelola keuangan yang baik mampu menghadirkan pemerintahan yang semakin efektif, pelayanan publik yang semakin berkualitas, serta pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegasnya.

Gubernur juga memaparkan sejumlah capaian indikator makro pembangunan Provinsi Lampung sepanjang tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,28 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 73,98, angka kemiskinan menurun menjadi 9,66 persen, Gini Ratio berada pada angka 0,287, inflasi sebesar 1,25 persen atau menjadi yang terendah kedua secara nasional, serta Tingkat Pengangguran Terbuka mencapai 4,21 persen.

Di sisi lain, Gubernur mengakui masih terdapat tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama, khususnya terkait Indeks Demokrasi Indonesia Lampung yang sempat mengalami penurunan sebelum kembali meningkat pada 2025.

Ia menekankan bahwa seluruh kebijakan APBD harus mampu menghasilkan manfaat yang terukur melalui penciptaan lapangan kerja, pengurangan ketimpangan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan demokrasi yang inklusif, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, Pemerintah Provinsi Lampung terus melakukan berbagai langkah perbaikan melalui optimalisasi pendapatan daerah, penguatan perencanaan dan penganggaran berbasis kinerja, percepatan pelaksanaan program pembangunan, serta peningkatan sistem pengendalian dan evaluasi.

Menurut Gubernur, setiap program pembangunan akan diarahkan agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat sesuai prinsip value for money, sehingga setiap rupiah APBD menghasilkan manfaat yang optimal.

Pada sektor pendapatan daerah, Gubernur menjelaskan bahwa realisasi Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2025 mencapai 86,70 persen dari target yang ditetapkan. Persentase tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun secara nominal mengalami penurunan sekitar Rp738 miliar. 

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh pemberlakuan skema opsen pajak pada Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah, Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mengoptimalkan berbagai potensi pendapatan melalui inovasi pengelolaan pendapatan serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, dan para pemangku kepentingan.

Sementara itu, pada sisi belanja daerah, realisasi APBD Tahun Anggaran 2025 mencapai 85,57 persen dari total anggaran yang telah ditetapkan.

Gubernur menegaskan bahwa ukuran keberhasilan belanja daerah tidak semata-mata ditentukan oleh tingginya tingkat serapan anggaran, melainkan sejauh mana program pembangunan terlaksana secara efektif, tepat sasaran, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta tetap memenuhi prinsip akuntabilitas dan kehati-hatian.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga berkomitmen memenuhi seluruh kewajiban belanja sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menutup sambutannya, Gubernur mengajak DPRD Provinsi Lampung untuk terus memperkuat sinergi dalam setiap tahapan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah sehingga menghasilkan kebijakan yang semakin berkualitas.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama pembangunan bukan hanya menghadirkan laporan keuangan yang baik, tetapi juga mewujudkan pembangunan yang merata, pelayanan publik yang semakin berkualitas, serta kesejahteraan yang dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Lampung.

"Yang ingin kita wujudkan bukan hanya sekadar laporan keuangan yang baik, tetapi pembangunan yang semakin merata, pelayanan publik yang semakin berkualitas, dan kesejahteraan yang nyata bagi masyarakat," pungkas Gubernur. ( Fs/Red) 

Pemkot Bima Gelar Imtaq Rutin, Perkuat Spiritualitas dan Integritas ASN


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kota Bima kembali menggelar kegiatan rutin Iman dan Taqwa (Imtaq) yang berlangsung di Masjid HM Nur A. Latif, Lingkup Kantor Pemerintah Kota Bima, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh Asisten, Staf Ahli Wali Kota, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian, Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Bima, serta para camat dan lurah se-Kota Bima.

Pelaksanaan Imtaq dipimpin oleh Asisten III Setda Kota Bima, Drs. H. Muhammad Saleh, sebagai bagian dari agenda rutin Pemerintah Kota Bima dalam membangun karakter aparatur yang berlandaskan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.

Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, tausiah, dan siraman rohani yang mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat akhlak, serta menumbuhkan semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui kegiatan Imtaq rutin ini, Pemerintah Kota Bima berharap seluruh ASN senantiasa menjaga integritas, memperkuat kebersamaan, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan publik.

Dengan demikian, budaya kerja yang profesional, disiplin, dan berakhlak mulia dapat terus terwujud di lingkungan Pemerintah Kota Bima.(Sekjend MDG)

Final Sesama Atlet Kota Bima Berbuah Emas dan Perak, Panjat Tebing Sumbang Tiga Medali di Porprov XII NTB


Mataram NTB, Media Dinamika Global.id.-- Cabang olahraga panjat tebing menjadi penyumbang medali pertama bagi Kontingen Kota Bima pada ajang Porprov XII NTB 2026.Bertanding di Gelanggang Pemuda Provinsi NTB, Jumat (17/7/2026).

Para atlet sukses mempersembahkan satu medali emas dan dua medali perak dari nomor Speed World Record (WR) Putra dan Putri.

Prestasi membanggakan tersebut diawali dari nomor Speed WR Putra, di mana dua atlet Kota Bima, Mustafa dan Adam Safi'i, sama-sama berhasil menembus babak final.

Keberhasilan keduanya memastikan Kota Bima mengamankan dua medali sekaligus sebelum pertandingan puncak dimulai.

Pada partai final, Mustafa tampil impresif dengan mencatatkan waktu tercepat dan meraih medali emas. Sementara Adam Safi'i harus puas di posisi kedua dan membawa pulang medali perak, sehingga laga final sesama atlet Kota Bima menjadi momen yang membanggakan bagi kontingen.

Tambahan medali kemudian datang dari nomor Speed WR Putri. Atlet Kota Bima, Putri Maryana, berhasil finis di posisi kedua dan menyumbangkan satu medali perak, sehingga total raihan panjat tebing pada hari pertama menjadi satu emas dan dua perak.

Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Bima, Fauzi, mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diraih para atlet. Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal berharga untuk menghadapi nomor-nomor pertandingan berikutnya.

"Alhamdulillah, dari dua nomor yang sudah dipertandingkan, atlet kita mampu menyumbangkan satu emas dan dua perak. Ini menjadi awal yang sangat baik. Masih ada 16 nomor pertandingan lagi, sehingga peluang menambah medali masih sangat terbuka," ujarnya.

Fauzi berharap seluruh atlet tetap menjaga kondisi fisik, fokus, dan mental bertanding agar mampu mempertahankan performa terbaik hingga seluruh rangkaian pertandingan selesai.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Bima, Alfian Indra Wirawan, yang hadir langsung memberikan dukungan di arena pertandingan, turut mengapresiasi penampilan para atlet panjat tebing.

Ia menilai hasil pada hari pertama merupakan buah dari pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

"Ini baru awal. Semoga pencapaian sementara ini menjadi motivasi bagi seluruh atlet Kota Bima untuk terus berjuang dan memberikan hasil yang lebih baik pada nomor-nomor pertandingan berikutnya," harapnya.(Sekjend MDG)

Kontingen Voli Kota Bima Sumbang Medali Perak dan Perunggu di Porprov XII NTB 2026


Lombok, Media Dinamika Global.id.-- Kontingen Kota Bima kembali menambah perolehan medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB Tahun 2026 melalui cabang olahraga (cabor) bola voli, Sabtu(18/07/26).

Bertanding di GOR Tastura, Kabupaten Lombok Tengah, tim voli putri dan putra Kota Bima masing-masing berhasil mempersembahkan satu medali perak dan satu medali perunggu.

Pada partai final voli putri, Kota Bima berhadapan dengan tuan rumah Lombok Tengah. Meski telah memberikan perlawanan maksimal sepanjang pertandingan, tim putri Kota Bima harus mengakui keunggulan Lombok Tengah yang keluar sebagai juara setelah menang dengan skor 3-0.Hasil tersebut mengantarkan tim voli putri Kota Bima meraih medali perak.

Sementara itu, tim voli putra Kota Bima berhasil menutup perjuangannya dengan hasil membanggakan.Dalam laga perebutan tempat ketiga, Kota Bima sukses menaklukkan Lombok Tengah dengan skor 3-1, sehingga berhak atas medali perunggu.

Ketua KONI Kota Bima, Alfian Indra Wirawan, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas perjuangan seluruh atlet, pelatih, dan ofisial cabang olahraga bola voli yang telah berjuang maksimal hingga berhasil mempersembahkan dua medali bagi Kontingen Kota Bima.

"Alhamdulillah, kami mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang dengan penuh semangat. Raihan satu medali perak dan satu medali perunggu ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh tim. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh atlet Kota Bima yang masih bertanding di Porprov XII NTB untuk terus memberikan prestasi terbaik bagi daerah," ujar Alfian.

Raihan satu medali perak dan satu medali perunggu dari cabang olahraga bola voli menjadi tambahan berharga bagi Kontingen Kota Bima dalam upaya meningkatkan perolehan medali pada ajang Porprov XII NTB Tahun 2026.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh atlet Kota Bima yang masih akan bertanding di berbagai cabang olahraga lainnya untuk terus memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat.(Sekjend MDG)

Wali Kota Bima Terima Audiensi DPD RI, Bahas Dukungan Pusat untuk Peningkatan Infrastruktur Jalan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, menerima silaturahmi sekaligus audiensi Anggota DPD RI, Mirah Midadan Fahmid, dalam rangka Kunjungan Pengawasan, Pemantauan, dan Evaluasi terhadap pelaksanaan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan beserta perubahannya melalui Undang-Undang Cipta Kerja, bertempat di Ruang Kerja Wali Kota Bima, Senin (20/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Bima didampingi oleh Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pertanian, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik).

Pada kesempatan itu, Wali Kota Bima memaparkan kondisi infrastruktur jalan di Kota Bima, khususnya terkait konektivitas antarwilayah. Menurutnya, secara umum konektivitas jalan telah tersedia, namun tantangan utama yang masih dihadapi adalah peningkatan kemantapan jalan pada sejumlah ruas strategis.

"Pemerintah Kota Bima berharap adanya dukungan dari pemerintah pusat dalam peningkatan kemantapan jalan, mengingat infrastruktur tersebut menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Wali Kota.

Ia menjelaskan, salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Kelurahan Kolo yang saat ini memperoleh program bantuan pemerintah pusat berupa pengembangan Kampung Nelayan. Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, diperlukan infrastruktur jalan yang memadai agar aksesibilitas masyarakat semakin baik.

Selain itu, Pemerintah Kota Bima juga menetapkan sejumlah ruas jalan sebagai prioritas pembangunan ke depan, di antaranya ruas Kolo, Lewi jambu, Lelamase dan Nungga. Ruas tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Tidak hanya peningkatan kualitas jalan, Pemerintah Kota Bima juga mengusulkan dukungan pemerintah pusat untuk penambahan fasilitas penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah ruas prioritas guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Audiensi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Bima dengan DPD RI dalam mendorong perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur jalan yang berkualitas, berkelanjutan, dan mampu mendukung pemerataan pembangunan di Kota Bima.(Sekjend MDG)

Kontingen Kota Bima Raih 38 Medali di Porprov XII NTB 2026, KONI Kota Bima Optimis Prestasi Terus Bertambah


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Kontingen Kota Bima terus menunjukkan performa membanggakan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026. Hingga 18 Juli 2026, Kota Bima telah mengoleksi total 38 medali, terdiri dari 9 medali emas, 14 medali perak, dan 15 medali perunggu dari berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan.

Perolehan tersebut menjadi bukti kerja keras dan dedikasi para atlet yang tampil penuh semangat membawa nama Kota Bima. Kesuksesan itu juga tidak terlepas dari peran pelatih, official, serta dukungan seluruh tim yang telah mempersiapkan para atlet secara maksimal sejak sebelum pertandingan dimulai.

Ketua KONI Kota Bima, Alfian Indrawirawan, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh atlet beserta jajaran pelatih dan official atas capaian yang telah diraih sejauh ini.

"Terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, official, dan semua pihak yang telah memberikan kemampuan terbaiknya. Setiap medali yang diraih merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat juang yang luar biasa. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kota Bima," ujarnya.

Meski berhasil mencatatkan hasil yang membanggakan, Alfian mengingatkan agar seluruh kontingen tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, masih terdapat sejumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan dan berpeluang menambah raihan medali bagi Kota Bima.

Ia juga mengimbau para atlet yang masih bertanding agar tetap menjaga kondisi fisik, fokus pada pertandingan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas demi meraih hasil terbaik hingga berakhirnya seluruh rangkaian Porprov XII NTB 2026.

"Kami masih optimistis peluang menambah medali sangat terbuka. Tetap jaga kekompakan, kesehatan, dan semangat bertanding agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai," pungkasnya.(Sekjend MDG)

Tingginya Anggaran APBN di 10 Kementerian


Jakarta Media Dinamika Global.id.--Dalam APBN 2026 sebesar Rp3.842,7 triliun, Badan Gizi Nasional (BGN) memperoleh alokasi anggaran terbesar, yakni Rp268 triliun. Sementara itu, anggaran Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah jika digabung mencapai Rp118,6 triliun.

Perbandingan tersebut memunculkan diskusi mengenai arah prioritas belanja negara, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas guru, fasilitas sekolah, riset, dan pemerataan akses pendidikan di Indonesia.

Pendidikan dan pemenuhan gizi sama-sama memiliki peran penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, efektivitas pengelolaan anggaran menjadi faktor utama agar setiap program memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Menurutmu, apakah alokasi anggaran pendidikan saat ini sudah memadai untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional? Sampaikan pendapatmu di kolom komentar.(Sekjend MDG)

Malam Penutupan Kegiatan MPLS dan Kemah Kebersamaan SMAN 1 SOROMANDI Tahun Pelajaran 2026/2027


Soromandi, Media Dinamika Global.id.-- Malam penutupan MPLS biasanya diisi dengan acara inagurasi, pentas seni (pensi), penyalaan api unggun, dan pelepasan balon cita-cita atau lampion. Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan dan berakhirnya masa pengenalan siswa baru sebelum resmi memulai kegiatan belajar mengajar.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah SMAN 1 soromandi adalah kegiatan yang wajib dilakukan di awal siswa masuk sekolah, terutama untuk siswa kelas 1 yang baru pertama kali datang ke sekolah untuk belajar. MPLS sangatlah penting karena selain mengenalkan lingkungan sekolah pada siswa baru juga menambah keakraban dan membangun rasa kekeluargaan antara siswa, orang tua, dan pihak sekolah. 

Di SMAN 1 soromandi kegiatan MPLS berlangsung selama 3 hari untuk siswa kelas II-VI dan 10 hari untuk siswa kelas 1. Kegiatan MPLS ini ditutup dengan melepaskan balon cita-cita oleh siswa, orang tua, dan guru. Semoga apa yang dicita-citakan dapat terwujud.(Sekjend MDG)

GAKADA BIDOM Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Spanyol Taklukkan Argentina 1-0

GAKADA BIDOM Pulau Lombok saat Nobar, (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global – GAKADA BIDOM Pulau Lombok menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Tim Nasional Spanyol melawan Tim Nasional Argentina di Sekretariat GAKADA BIDOM Pulau Lombok, Senin (20/7/2026).

Kegiatan nobar tersebut dihadiri Dewan Pengawas GAKADA BIDOM Pulau Lombok, Assoc. Prof. Junaidin, M.Pd., Ketua Umum Arif Kurniadin, Sekretaris, jajaran pengurus, serta puluhan tamu undangan yang turut memeriahkan suasana pertandingan.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, pertandingan berlangsung sengit dan menarik. Kedua tim sama-sama menampilkan permainan terbaiknya dalam laga puncak yang disaksikan dengan penuh antusias oleh para peserta nobar.

Dewan Pengawas GAKADA BIDOM Pulau Lombok, Assoc. Prof. Junaidin, M.Pd., mengatakan pertandingan final tersebut menyajikan persaingan yang ketat antara dua tim besar dunia.

Menurutnya, sejak awal pertandingan Spanyol mampu menguasai jalannya permainan dan terus melancarkan serangan ke lini pertahanan Argentina. Namun, hingga waktu normal berakhir, kedua tim belum mampu mencetak gol sehingga skor tetap bertahan 0-0.

"Pertandingan berlangsung sangat menegangkan. Spanyol terus menekan pertahanan Argentina, tetapi hingga 90 menit waktu normal berakhir, belum ada gol yang tercipta," ujarnya.

Memasuki menit ke-106 (babak extra time), Spanyol akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Gol kemenangan tercipta melalui tendangan keras Ferran Torres, nomor punggung 7 yang tidak mampu diantisipasi penjaga gawang Argentina.

"Alhamdulillah, tim jagoan saya, Spanyol, berhasil mengubah kedudukan menjadi 1-0 pada babak tambahan waktu. Setelah itu wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir dan skor tetap bertahan 1-0 untuk kemenangan Spanyol," katanya.

Junaidin mengaku bangga atas keberhasilan Tim Nasional Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Argentina pada laga final yang berlangsung dramatis.

"Saya senang dan bangga atas keberhasilan Tim Nasional Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Kemenangan ini menunjukkan kerja sama tim yang solid, disiplin permainan, serta mental juara yang luar biasa. Meskipun menghadapi Argentina yang merupakan tim kuat, Spanyol mampu menunjukkan kualitas terbaiknya hingga meraih kemenangan di partai final," tuturnya.

Ia berharap keberhasilan Spanyol dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berjuang, bekerja keras, dan menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap kompetisi.

"Kemenangan ini membuktikan bahwa dengan persiapan yang matang, kekompakan, dan semangat pantang menyerah, hasil terbaik dapat diraih. Selamat kepada Tim Nasional Spanyol atas gelar juara Piala Dunia 2026," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum GAKADA BIDOM Pulau Lombok, Arif Kurniadin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan tamu undangan yang telah hadir serta menjaga suasana kebersamaan selama kegiatan berlangsung.

"Kegiatan nobar ini bukan hanya untuk menyaksikan pertandingan final Piala Dunia, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan kebersamaan antaranggota serta para tamu yang hadir," katanya.

Arif berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada berbagai momentum olahraga maupun kegiatan sosial lainnya guna memperkuat kekompakan dan solidaritas di lingkungan GAKADA BIDOM Pulau Lombok.

Redaksi |

Minggu, 19 Juli 2026

Sekdaprov Marindo Lampung Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Integritas Dan Transformasi Birokrasi.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan satu Pejabat Fungsional Ahli Utama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Senin 20 Juli 2026.

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 17/M Tahun 2026 tentang Pengangkatan dalam dan Pemberhentian dari Jabatan Fungsional Ahli Utama, serta Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/2430/VI.04/2026 tentang Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Dalam dan Dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Sekdaprov Marindo menegaskan bahwa Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama merupakan jabatan manajerial yang menuntut kemampuan memimpin organisasi, mengelola sumber daya manusia dan anggaran secara efektif, serta mengambil keputusan strategis di tengah dinamika pemerintahan.

Selain kompetensi teknis, kata dia, pejabat juga dituntut mampu memimpin transformasi digital di unit kerja masing-masing serta mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

"Kemampuan manajerial bukan hanya menjadi bentuk kepercayaan, tetapi juga pembuktian kapasitas dalam menghadirkan inovasi dan perubahan nyata," ujarnya.

Kepada Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Lampung yang baru dilantik, Sekdaprov Marindo meminta agar terus melakukan pembenahan birokrasi melalui penyederhanaan regulasi dan alur kerja, serta membangun budaya kerja ASN yang cepat, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Sementara itu, kepada Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Dr. Hi. Abdul Moeloek, ia menekankan pentingnya pengelolaan administrasi dan anggaran yang mendukung pelayanan kesehatan secara optimal.

Menurutnya, pengelolaan rumah sakit harus memastikan tidak ada pasien yang terkendala pelayanan karena persoalan administratif, sekaligus menjamin ketersediaan fasilitas dan kesejahteraan tenaga kesehatan.

Adapun kepada Dokter Ahli Utama yang baru dilantik, Marindo berharap jabatan fungsional tertinggi tersebut dapat menjadi garda terdepan peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Provinsi Lampung, sekaligus menjadi teladan dan mentor bagi tenaga medis lainnya.

Ia juga mengingatkan seluruh pejabat yang dilantik agar menjaga integritas, menghindari segala bentuk penyimpangan, serta memanfaatkan teknologi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel.

"Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pimpinan dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa," katanya.

Berikut Daftar Pejabat yang Dilantik:

1. Hery Sadli sebagai Wakil Direktur Umum dan Keuangan pada Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Hi. Abdul Moeloek Provinsi Lampung,

2. dr. Marzuqi Sayuti sebagai Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Lampung,

3. dr. Putu Junita Palupi, Sp.A.M. sebagai Dokter Ahli Utama pada Pemerintah Provinsi Lampung.
(Fs/Red)