Media Dinamika Global

Rabu, 24 Juni 2026

Kapolsek Bolo Pimpin Bongkar Jaringan Narkoba, DPO Bersama Rekanya Diamankan

Dua Terduga Pelaku saat diamankan di Mapolsek Bolo, (Ist/Surya)

Kabupaten Bima, Media Dinamika Global - Kepolisian Sektor Bolo Polres Bima Kabupaten Polda NTB mengungkap dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu di Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Rabu (24/6/26) sekitar pukul 15.00 Wita.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua orang pria masing-masing berinisial MY alias Yan (28) dan RA (20). Keduanya merupakan warga Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima.

Kapolres Bima, Muh. Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bolo, Iptu M. Sofyan Hidayat, S.Sos., menyampaikan bahwa pengungkapan itu berawal dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas mencurigakan di salah satu rumah di Desa Tambe.

“Awalnya kami menerima informasi dari masyarakat bahwa di salah satu rumah di Desa Tambe terdapat aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan transaksi narkoba dan sudah meresahkan warga sekitar,” ungkap Kapolsek Bolo.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Bolo bersama anggota langsung bergerak menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian perkara, petugas masuk ke dalam rumah dan menemukan dua orang berada di salah satu kamar.

Setelah memastikan situasi aman dan kedua terduga berhasil diamankan, petugas kemudian memanggil masyarakat umum untuk menyaksikan proses penggeledahan.

“Penggeledahan disaksikan warga setempat. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 23 klip transparan berisi kristal bening diduga narkotika jenis sabu-sabu siap diedar serta sejumlah barang bukti lainnya,” jelasnya.

Adapun barang bukti yang diamankan antara lain, 23 klip transparan berisi kristal bening diduga sabu, satu buah bong, 69 lembar klip kosong, uang tunai Rp346.000, tiga sendok pipet, dua bungkus rokok, serta dua unit telepon genggam.

Di hadapan petugas salah satu terduga disebut mengakui bahwa barang bukti tersebut merupakan miliknya. Selanjutnya, sekitar pukul 15.30 Wita, kedua terduga bersama barang bukti diamankan ke Mako Polsek Bolo untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Bolo juga telah berkoordinasi dengan Kasat Resnarkoba Polres Bima guna dilakukan penyerahan dan penyidikan lanjutan,” tegas Iptu Muh. Sofyan Hidayat.

Menurut pihak kepolisian, aktivitas terduga selama ini cukup meresahkan masyarakat karena berada di lingkungan perkampungan. Polisi pun mengapresiasi peran warga yang berani memberikan informasi sehingga pengungkapan dapat dilakukan dengan cepat.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu kepolisian dengan memberikan informasi. Peran aktif warga sangat penting dalam memberantas peredaran gelap narkoba, terutama di lingkungan permukiman,” tambahnya.

Kapolres Bima juga mengimbau masyarakat agar tidak takut melapor apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang mengarah pada penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

“Jangan ragu melapor. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti. Polres Bima dan jajaran berkomitmen memberantas narkoba sampai ke akar-akarnya demi menyelamatkan generasi muda,” imbuhnya.

Sebagai informasi terduga pelaku berinisial MY alias YAN merupakan Bandar yang lolos saat dilakukan penangkapan bersama dua rekanya pada 2 Agustus 2025 lalu. Kedua rekanya hingga saat ini masih menjalankan hukuman.

"MY merupakan DPO kasus peredaran narkoba dan diduga kuat sebagai Bandar," ujarnya.

Kapolsek kembali menjelaskan proses lanjutan dan pengembangan kasus tersebut akan di serahkan ke Satuan Reserse narkoba.

"Kedua terduga pelaku dan sejumlah barang bukti ini akan kami serahkan ke penyidik Satresnarkoba untuk menjalani pemeriksaan dan diproses hukum," tutupnya.

Redaksi |

DPR RI Terus Mengawal Anggaran MBG


Jakarta, Media Dinamika Global.id.-- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tengah dievaluasi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan dan efisiensi anggaran. DPR RI mengawal proses tersebut melalui rapat dengan Badan Gizi Nasional (BGN) serta memastikan setiap langkah perbaikan dilakukan secara terukur.

#SobatParlemen, pembahasan mencakup penyesuaian operasional MBG, penyusunan ulang pagu anggaran 2027, penyisiran penerima manfaat, serta prioritas pelaksanaan di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). DPR RI juga menegaskan bahwa anggaran MBG harus dikelola secara efisien tanpa mengurangi kualitas layanan dan tidak mengganggu kebutuhan dasar pendidikan lainnya.

DPR RI akan terus mengawasi tindak lanjut evaluasi dan penyusunan anggaran agar program berjalan lebih tepat sasaran, akuntabel, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Geser sampai akhir untuk melihat hasil evaluasi MBG, langkah efisiensi yang dibahas DPR RI bersama BGN, serta pandangan para pimpinan DPR terkait penguatan tata kelola program.(Sekjend MDG)


Wagub Jihan Nurlela Terima Kunjungan Kerja Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung, Bahas Penguatan Sinergi Pemerintah Pusat Dan Daerah.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menerima kunjungan kerja Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Tamsil Linrung, di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Bandarlampung, Rabu 24 Juni 2026.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Jihan menegaskan bahwa kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. 

Menurutnya, berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi daerah membutuhkan dukungan, koordinasi, dan pengawalan bersama dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk DPD RI sebagai representasi daerah di tingkat nasional.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut Jihan, terus berupaya mengakselerasi pelaksanaan berbagai program strategis, baik yang menjadi prioritas daerah maupun program nasional. Dukungan DPD RI dinilai sangat penting untuk memperjuangkan berbagai kebutuhan serta aspirasi masyarakat Lampung.

Saat ini, sejumlah program prioritas nasional hadir di Provinsi Lampung sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Di antaranya penguatan ekonomi kerakyatan melalui pembentukan Koperasi Merah Putih, peningkatan akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui program rumah subsidi, serta penguatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, termasuk hadirnya program Sekolah Rakyat.

Selain membahas program pembangunan, Jihan juga memaparkan potensi Lampung yang menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah. Di sektor pariwisata, Lampung dikenal memiliki kekayaan destinasi bahari yang menjadi daya tarik wisatawan, seperti Pulau Pahawang dan Teluk Kiluan.

Di sektor pertanian dan perkebunan, Lampung juga memiliki sejumlah komoditas unggulan yang berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional seperti padi, jagung, ubi kayu, dan kopi.

Jihan berharap sinergi dan koordinasi yang telah terjalin antara Pemerintah Provinsi Lampung dan DPD RI dapat terus ditingkatkan. 

Melalui kolaborasi yang harmonis antara pemerintah pusat dan daerah, Pemerintah Provinsi Lampung meyakini berbagai program pembangunan yang tengah berjalan akan memberikan dampak yang lebih luas, tidak hanya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
(Fs/Red) 

Selasa, 23 Juni 2026

Dukung Target Nasional Eliminasi TBC Tahun 2030 Sesuai Arahan Presiden Prabowo Subianto, Wagub Jihan Nurlela Pimpin Rakor Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela memimpin Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) Kabupaten Lampung Selatan secara virtual dari Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Bandarlampung, Rabu 24 Juni 2026.

Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan dalam rangka mempercepat upaya eliminasi tuberkulosis (TBC) di Provinsi Lampung sekaligus mendukung target nasional eliminasi TBC tahun 2030 sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam arahannya, Wakil Gubernur Jihan Nurlela menegaskan bahwa Kabupaten Lampung Selatan menjadi salah satu daerah prioritas penanganan karena menyumbang sekitar 11 persen dari total kasus TBC di Provinsi Lampung.

Berdasarkan hasil evaluasi, pada triwulan pertama tahun 2026 capaian penemuan kasus TBC di Kabupaten Lampung Selatan baru mencapai sekitar 1.247 kasus dari target sebanyak 3.275 kasus. Sementara itu, capaian enrollment TBC sensitif obat (SO) dan resisten obat (RO), serta tingkat keberhasilan pengobatan (success rate), telah memenuhi target yang ditetapkan. Adapun beberapa indikator yang masih perlu ditingkatkan, antara lain pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT), notifikasi kasus, dan investigasi kontak yang belum mencapai target.

Selain itu, implementasi integrasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) juga belum berjalan optimal. Dari 7.321 terduga TBC yang tercatat, baru tiga pasien yang berhasil terintegrasi dalam sistem. Pada Dashboard Kebijakan TBC Nasional, Kabupaten Lampung Selatan juga tercatat belum mengunggah kebijakan Desa Siaga TBC.

Dalam upaya mempercepat penemuan kasus, Pemerintah Provinsi Lampung bersama Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) tengah mengembangkan website Peduli TBC Lampung. Platform tersebut dilengkapi fitur skrining mandiri dengan kategori risiko berwarna hijau, kuning, merah, dan biru, sehingga diharapkan dapat mendukung pelacakan kasus secara lebih terarah dan spesifik.

Dalam rapat tersebut, Wakil Gubernur memberikan sejumlah arahan dan rekomendasi untuk mempercepat pencapaian target eliminasi TBC. Di antaranya melalui pelaksanaan tracing TBC yang terintegrasi dengan program CKG dengan memanfaatkan 166 titik layanan mesin X-Ray portabel, optimalisasi program voucher X-Ray, serta pemantauan Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) secara mingguan melalui rapat virtual yang dipimpin Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan juga didorong untuk memperkuat koordinasi dengan Bappeda guna mempercepat pengunggahan Surat Keputusan Desa Siaga TBC ke Dashboard Kebijakan TBC Nasional.

Jihan menegaskan bahwa percepatan eliminasi TBC tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, TP PKK, akademisi, hingga dunia usaha.

"Percepatan eliminasi TBC harus menjadi gerakan bersama. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, tetapi perlu menggandeng Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, TP PKK, akademisi, dan dunia usaha agar upaya yang dilakukan semakin efektif dan berkelanjutan," ujar Jihan.

Melalui penguatan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor hingga tingkat desa dan kelurahan, diharapkan upaya percepatan penanggulangan TBC di Kabupaten Lampung Selatan dapat berjalan lebih optimal guna meningkatkan kualitas kesehatan dan produktivitas masyarakat serta mendukung tercapainya target eliminasi TBC tahun 2030.
(Fs/Red) 

Fakultas Teknik & Ilmu Komputer UM Bima Kembali Gelar Kuliah Tamu


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) kembali memperkuat atmosfer akademik melalui kegiatan kuliah tamu yang melibatkan dosen dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu (24/6/2026) pukul 09.00 WITA di Aula Kampus II UM Bima.

Kuliah tamu tersebut mengangkat tema “Mengelola Potensi Geologi Menuju Nilai Tambah Daerah: Perspektif Perencanaan Pembangunan Berkelanjutan di Era Industri 4.0 dan Society 5.0”, yang dinilai relevan dengan tantangan pembangunan daerah berbasis sumber daya alam dan transformasi digital di era modern.

Kegiatan ini akan menghadirkan dua narasumber kompeten dari kalangan akademisi dan pemerintahan. Narasumber pertama adalah Prof. Dr. rer. nat. Ir. Arifudin Idrus, S.T., M.T., IPU, yang akan menyampaikan materi berjudul “Peran Ahli Teknik dalam Rekayasa Industri Bahan Galian pada Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.” Dalam pemaparannya, ia akan menekankan kontribusi tenaga ahli teknik dalam pengembangan serta pengelolaan industri bahan galian yang adaptif terhadap kemajuan teknologi.

Sementara itu, narasumber kedua, Hariman, S.E., M.Si., selaku Kepala BAPPEDA Kabupaten Bima, akan membawakan materi bertajuk “Dari Potensi Geologi Menuju Nilai Tambah Daerah: Kolaborasi Rekayasa Teknik, Teknologi Digital, dan Perencanaan Pembangunan Berkelanjutan di Era Industri 4.0 dan Society 5.0.” Materi ini diharapkan memberikan pemahaman mengenai pentingnya sinergi antara potensi sumber daya geologi, teknologi digital, dan perencanaan pembangunan dalam mendorong pertumbuhan daerah yang berkelanjutan.

Rektor UM Bima, H. Ilyas Sarbini, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan budaya akademik sekaligus peningkatan kapasitas intelektual sivitas akademika.

“Kami mengundang seluruh dosen dan karyawan untuk hadir dalam kegiatan ini. Kuliah tamu ini diharapkan menjadi ruang pengayaan wawasan, khususnya terkait pembangunan berkelanjutan dan dinamika era digital,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi forum ilmiah, tetapi juga sarana penguatan jejaring akademik dan peningkatan kualitas keilmuan di lingkungan kampus.

Wakil Rektor I UM Bima, Dr. Syamsuddin, S.H., M.H., menilai kuliah tamu ini sebagai bagian dari rutinitas akademik yang penting untuk menjaga mutu dan wawasan dosen.

“Kegiatan ini merupakan rutinitas akademik yang terus kami jaga untuk memastikan mutu dan wawasan dosen tetap berkembang. Forum seperti ini penting agar sivitas akademika selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan tantangan pembangunan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa tema yang diangkat sangat strategis karena berkaitan langsung dengan isu pengelolaan potensi daerah dan transformasi digital global.

Melalui kegiatan ini, UM Bima berharap dapat memperkuat kontribusi akademik dalam mendorong pembangunan daerah yang berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan keberlanjutan di era Industri 4.0 dan Society 5.0. (Sekjend MDG)

Dikpora NTB : Menpora Erick Thohir bersama Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menunjukan SK Penetapan Tuan Rumah PON 2028


Jakarta, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga resmi berkolaborasi dengan Pemprov NTB, NTT dan DKI Jakarta dalam penyelenggaraan PON XXII 2028.

Kepastian tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) penetapan tuan rumah oleh Menpora Erick Thohir kepada tiga kepala daerah di Gedung Graha Kemenpora, Jakarta, Selasa (23/6).

”Kita ingin memastikan PON ini berjalan baik. Baik tidak hanya penyelenggaraan, tetapi juga baik secara administratif. Dan tentu kita memastikan direktif Bapak Presiden juga kita laksanakan,” ujar Erick dalam konferensi pers yang dihadiri JawaPos.com di kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (23/6).

”Kita ingin memastikan PON ini berjalan baik. Baik tidak hanya penyelenggaraan, tetapi juga baik secara administratif. Dan tentu kita memastikan direktif Bapak Presiden juga kita laksanakan,” ujar Erick dalam konferensi pers yang dihadiri JawaPos.com di kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (23/6).

Erick mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar penyelenggaraan PON 2028 menggunakan anggaran secara efektif. Maka itu, pemerintah tidak akan menyiapkan pembangunan venue baru, melainkan memaksimalkan fasilitas yang ada.

”Sesuai arahan bapak Presiden tidak menginginkan adanya pembangunan venue baru. Bukan berarti beliau tidak peduli, tetapi memang realitanya banyak sekali venue-venue setelah PON itu tidak maksimal penggunaannya, bahkan mangkrak,” terang Erick.

Koordinasi dengan sejumlah kementerian akan dilakukan untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan sesuai rencana. Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Dalam Negeri akan ikut mengawal persiapan PON XXII 2028.(Sekjend MDG)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Gencarkan Komsos, Ajak Generasi Muda Raih Masa Depan Cerah dan Warga Jaga Kamtibmas


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id 24 Juni 2026 – Personel Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di desa binaan masing-masing pada Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus memberikan edukasi terkait pentingnya pendidikan, keamanan lingkungan, serta bahaya penyalahgunaan narkoba dan minuman keras.

Di Desa Kele'o, Kecamatan Lambu, Serda Sanusi melaksanakan Komsos bersama warga binaan pada pukul 08.30 WITA. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan motivasi kepada para pelajar SMP yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA agar terus giat belajar dan menjaga kesehatan demi meraih cita-cita di masa depan. Selain itu, ia mengingatkan generasi muda untuk menghindari pergaulan bebas, kebiasaan keluar hingga larut malam, serta penyalahgunaan obat-obatan terlarang, minuman keras, dan narkoba yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain serta melanggar hukum. Ia juga menyampaikan bahwa peluang menjadi anggota TNI saat ini cukup terbuka bagi generasi muda yang sehat, cerdas, dan berprestasi.

Sementara itu, pada pukul 09.00 WITA, Sertu Syaifullah selaku Babinsa Desa Sangia melaksanakan Komsos dengan warga di wilayah binaannya. Kegiatan tersebut menjadi sarana silaturahmi untuk memperkuat kebersamaan dan menumbuhkan sikap saling menghormati antarwarga. Dalam dialog bersama masyarakat, ia mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kerukunan dan keharmonisan hidup bertetangga.



Kegiatan serupa juga dilakukan Koptu Mahru, Babinsa Desa Naru Barat, Kecamatan Sape, pada pukul 09.30 WITA. Dalam pertemuan dengan warga, ia mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, mempererat silaturahmi, serta menghindari segala bentuk tindakan kriminal. Warga juga diingatkan untuk tidak mengonsumsi maupun menggunakan narkoba dan minuman beralkohol karena berdampak buruk bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan. Selain itu, masyarakat diajak untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan guna menghindari perbuatan yang merugikan.

Pada pukul 10.00 WITA, Serka Jamaluddin, Babinsa Desa Sangga dari Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, melaksanakan Komsos bersama warga binaan. Ia menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang baik di lingkungan masyarakat dan saling mengingatkan dalam hal-hal positif guna menciptakan hubungan yang harmonis. Ia juga mengingatkan warga agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum dan tidak menyelesaikan persoalan dengan cara main hakim sendiri. Menurutnya, setiap permasalahan yang muncul sebaiknya segera dilaporkan agar dapat diselesaikan secara bersama-sama dan sesuai aturan yang berlaku.

Melalui kegiatan Komsos tersebut, Babinsa Koramil 1608-03/Sape berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara TNI dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya pendidikan, keamanan lingkungan, serta kehidupan sosial yang harmonis dan kondusif.(Team.MDG.03)

Walikota Bima Hadiri Pelepasan & Khataman Al-Qur'an Siswa-Siswi SDN 21 Tolomundu Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Tangis haru dan lantunan ayat suci Al-Qur'an mewarnai pelaksanaan Khataman Al-Qur'an dan Pelepasan Siswa-Siswi Kelas VI SDN 21 Tolomundu Kota Bima Tahun Pelajaran 2025/2026. Acara yang digelar pada Rabu, 24 juni 2026 berlangsung khidmat dan penuh makna.


Kegiatan ini dihadiri langsung oleh walikota Bima, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Bima. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Bima terhadap pendidikan berbasis Qur'ani di sekolah dasar.


Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada SDN 21 Tolomundu "Kami bangga dengan SDN 21 yang konsisten mencetak generasi Qur'ani, berakhlak, sekaligus berprestasi. Khataman hari ini adalah bukti nyata bahwa pendidikan karakter berjalan seiring pendidikan akademik," ujarnya.


Beliau juga berpesan kepada 108 siswa-siswi yang diwisuda agar menjadikan harus punya cita cita dan mimpi, Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. "Lulus SD bukan akhir perjuangan. Bawalah Al-Qur'an ke jenjang SMP, SMA, hingga perguruan tinggi. Jadilah anak Bima yang berguna untuk agama, orang tua, dan bangsa," pesannya.


Sementara itu, Kepala SDN 21 Tolomundu Kota Bima Sulami, S.Pd dalam laporannya menyampaikan rasa syukur karena seluruh siswa kelas 6 berhasil dikhatam dan lulus 100%. "Enam tahun mereka tenpa di sini. Hari ini kami lepas mereka dengan bekal iman dan ilmu. Mohon doa restu agar mereka jadi generasi sholeh/sholehah," ungkapnya.

Acara semakin syahdu dengan prosesi wisuda khatam, pengalungan medali, penyerahan piagam, dan pentas seni, tari Mbojo, serta puisi "Wahai Guruku" yang dibawakan siswa. Momen tari kreasi menjadi penutup yang membuat wali murid terharu.


Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Dikpora, Kabid Dinas Dikpora beserta jajaran, camat Rasa nae barat, Kepala Kelurahan Na'e Kota Bima, Komite Sekolah, Seluruh Kepala SD se- Kecamatan rasa nae barat, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat Kelurahan Na'e, serta wali murid. SDN 21 Tolomundu berharap lulusan tahun ini menjadi "Pelita rasa nae barat" yang menerangi masa depan Bima.

SDN 21 Tolomundu Kota Bima" Melangkah dengan Ilmu, Tumbuh dengan Akhlak, Menggapai Masa Depan".(Sekjend MDG)

Warga Menolak, Pemerintah Sudah Peringatkan, Mengapa Tower Bongancina Tetap Dibangun?


BULELENG, Media Dinamika Global – Polemik pembangunan menara telekomunikasi milik PT Tower Bersama di Desa Bongancina, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, memasuki babak yang semakin serius. Di tengah penolakan keras warga, muncul dugaan adanya penyerahan uang kompensasi kepada Perbekel Bongancina, Dewa Made Sariana.

Informasi yang berkembang di masyarakat menyebutkan bahwa Kadarisman selaku pihak yang disebut sebagai subkontraktor proyek bahkan mengakui adanya penyerahan uang kepada Perbekel Bongancina. Dugaan tersebut kini menjadi perhatian warga karena pembangunan tower tetap berlangsung meskipun pemerintah daerah telah menerbitkan Surat Peringatan Tertulis Kedua (SP-2).

Pertanyaan besar pun muncul di tengah masyarakat: apakah uang kompensasi tersebut merupakan bantuan sosial biasa, kompensasi lingkungan, atau justru berkaitan dengan dukungan terhadap proyek yang hingga kini masih bermasalah secara administrasi?

Warga menilai persoalan ini harus dibuka secara terang-benderang agar tidak menimbulkan kecurigaan publik terhadap proses pembangunan tower yang sejak awal dinilai minim transparansi.

Lebih mengejutkan lagi, berdasarkan Surat Nomor T.600.3.3/4745/TRBK-DPUPRPERKIM/VI/2026, Dinas PUPR Perkim Kabupaten Buleleng secara tegas menyatakan bahwa pembangunan tower tersebut masih dalam proses pengurusan KKPR serta belum memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) maupun Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Dalam surat resmi tersebut, PT Tower Bersama juga diperingatkan untuk menghentikan kegiatan pembangunan sampai seluruh persyaratan perizinan dipenuhi. Namun berdasarkan informasi warga dan hasil pantauan di lapangan, aktivitas proyek disebut masih berjalan.

Anggota BPD Desa Bongancina, Dewa Made Mertayasa, menyatakan masyarakat tetap menolak keberadaan tower tersebut karena dinilai mengabaikan aspirasi warga penyanding yang berada di sekitar lokasi pembangunan.

Menurut warga, sejak awal tidak pernah ada sosialisasi yang melibatkan masyarakat terdampak langsung. Bahkan beberapa warga mengaku baru mengetahui keberadaan proyek setelah alat berat dan material bangunan masuk ke lokasi.

Yang menjadi sorotan, proyek tersebut hanya berbekal rekomendasi Perbekel Bongancina dan surat persetujuan dari PLT Camat Busungbiu. Padahal rekomendasi maupun surat persetujuan tersebut bukan merupakan izin final yang dapat dijadikan dasar untuk memulai konstruksi bangunan sebelum izin utama diterbitkan oleh pemerintah daerah.

Warga juga mempertanyakan sikap sejumlah pihak yang dianggap membiarkan proyek terus berjalan meskipun sudah mendapatkan SP-1 dan SP-2.

"Kalau sudah ada SP-2 dan pembangunan masih berjalan, lalu apa fungsi pengawasan pemerintah?" tanya salah satu warga.

Masyarakat kini menunggu apakah pada 25 Juni 2026 Dinas PUPR Kabupaten Buleleng benar-benar menerbitkan Surat Peringatan Ketiga (SP-3) sebagaimana tahapan sanksi administrasi yang berlaku.

Dugaan Pelanggaran

Berdasarkan dokumen yang beredar dan keterangan warga, terdapat beberapa dugaan pelanggaran yang patut ditelusuri oleh instansi terkait.

1. Diduga melakukan kegiatan pembangunan sebelum seluruh izin yang dipersyaratkan diterbitkan.

2. Diduga mengabaikan Surat Peringatan Tertulis dari pemerintah daerah.

3. Diduga tidak melaksanakan sosialisasi secara maksimal kepada warga penyanding yang terdampak langsung.

4. Diduga tidak memenuhi prinsip keterbukaan informasi kepada masyarakat.

5. Diduga terjadi penyerahan uang kompensasi kepada pihak tertentu yang perlu dijelaskan dasar hukum, tujuan, dan penggunaannya.

Potensi Konsekuensi Hukum

Apabila terbukti terjadi pelanggaran terhadap ketentuan tata ruang dan bangunan gedung, perusahaan dapat dikenakan sanksi administratif berupa:

- Penghentian sementara kegiatan pembangunan.

- Penyegelan lokasi proyek.

- Pembekuan atau pencabutan izin.

- Perintah pembongkaran bangunan.

- Denda administratif sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, apabila dugaan penyerahan uang kepada penyelenggara pemerintahan Desa terkait dengan kewenangan jabatan atau bertujuan mempengaruhi proses administrasi dan pengambilan keputusan, maka hal tersebut dapat menjadi objek pemeriksaan APH (Aparat Penegak Hukum). Namun demikian, seluruh dugaan tersebut harus dibuktikan melalui proses penyelidikan dan pembuktian yang sah sesuai hukum yang berlaku.

Publik Menunggu Ketegasan Pemerintah

Kini sorotan publik tertuju kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng, Satpol PP, DPMPTSP, Dinas PUPR, Inspektorat, hingga aparat penegak hukum.

Apakah SP-3 benar-benar akan diterbitkan?

Apakah pembangunan tower akan dihentikan?

Apakah dugaan penyerahan uang kompensasi kepada Perbekel Bongancina akan dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat?

Dan yang paling penting, siapa yang sebenarnya berani menjamin proyek tersebut tetap berjalan meskipun telah mendapat peringatan resmi dari pemerintah?

Masyarakat Bongancina menegaskan satu sikap yang sama, pembangunan tower harus dihentikan sementara sampai seluruh izin lengkap, seluruh persoalan transparansi dijelaskan, dan aspirasi warga benar-benar didengar. RED.

Babinsa Desa Sari Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Imbau Warga Jaga Kamtibmas


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 23 Juni 2026 – Dalam rangka memantau situasi wilayah serta mengantisipasi perkembangan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Babinsa Desa Sari, Serda Junaidi, bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), Selasa (23/6/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.10 WITA tersebut melibatkan dua personel Koramil, dua aparat desa, dan lima orang masyarakat. Patroli difokuskan pada sejumlah titik yang dianggap rawan, seperti kawasan permukiman warga dan tempat berkumpulnya para pemuda di wilayah Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 20.15 WITA saat anggota Koramil 1608-03/Sape bergerak menuju Desa Sari. Lima menit kemudian, personel tiba di lokasi dan langsung melakukan pemantauan situasi wilayah guna memastikan kondisi keamanan tetap terkendali.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga memberikan imbauan kepada warga agar senantiasa menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan masing-masing. Warga diminta menghindari berbagai bentuk perselisihan yang berpotensi menimbulkan pertengkaran maupun perkelahian.


Selain itu, masyarakat, khususnya kalangan pemuda, diingatkan untuk menjauhi konsumsi minuman keras yang kerap menjadi pemicu hilangnya kontrol emosi dan berujung pada tindakan kekerasan. Pengendara kendaraan bermotor juga diimbau agar tidak melakukan aksi ugal-ugalan di jalan raya karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Setelah memberikan sosialisasi dan pemantauan wilayah, anggota Koramil melanjutkan patroli di desa binaan hingga pukul 21.20 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan Patroli Siskamling berakhir pada pukul 21.25 WITA.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat dukungan dari aparat desa dan masyarakat setempat. Patroli ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga keamanan lingkungan serta mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan nyaman.(Team.MDG.03)