Media Dinamika Global

Sabtu, 20 Juni 2026

Dr. Mardhatillah S.pdI, M.pd,,, Asesor dari Universitas Negeri Malang yang Telah Berkenan Membeli dan Mengapresiasi karya Sederhana di STIT Sunan Giri Bima


Kota Bima, Media Belajar Global.id.-- Ada kebahagiaan yang sulit dirangkai dengan kata-kata ketika melihat buku pertama yang lahir dari perjalanan panjang pemikiran dan doa ini akhirnya sampai ke tangan orang-orang hebat.

Terima kasih kepada Bapak Dr. Mardhatillah, S.Pd.I., M.Pd., Asesor dari Universitas Negeri Malang (UM), yang telah berkenan membeli dan mengapresiasi karya sederhana ini.

Bagi seorang penulis yang masih menapaki jalan belajar, setiap dukungan adalah cahaya, setiap apresiasi adalah penguat langkah, dan setiap kepercayaan menjadi penyemangat untuk terus belajar serta berkarya. 


Dan ucapan terima pula untuk seluruh dosen STIT Sunan Giri Bima yang selalu sabar mendidik dan menyemangati kami semua untuk terus berkarya. (Sekjend MDG)


Wagub Jihan Dorong PJ91 Wujudkan Semangat Bersatu, Berbaur, Dan Berdampak.

Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Purna Jambore Nasional 1991 (PJ91) dengan tema "Nengah Nyappur Dalam Aksi: Bersatu, Berbaur, Berdampak", di Gedung Dekranasda Provinsi Lampung, Sabtu 20 Juni 2026.

Kegiatan tersebut menjadi momentum berkumpulnya kembali keluarga besar Purna Jambore Nasional 1991 dari berbagai daerah di Indonesia sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dalam merumuskan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi atas terjaganya ikatan persaudaraan para purna peserta jambore yang telah terbentuk sejak puluhan tahun lalu. Menurutnya, semangat kebersamaan yang terus terpelihara hingga saat ini merupakan salah satu warisan paling berharga dari Gerakan Pramuka.

Wagub Jihan menilai, pengalaman yang paling membekas dari sebuah jambore bukan semata-mata lokasi kegiatan ataupun rangkaian acaranya, melainkan hubungan persahabatan, kebersamaan, serta nilai-nilai kehidupan yang tumbuh selama proses tersebut berlangsung.

"Ketika orang mengenang pengalaman jambore, yang paling diingat biasanya adalah kebersamaan yang terjalin, sahabat yang ditemui, dan pengalaman yang dijalani bersama. Itulah yang kemudian menjadi ikatan kuat hingga puluhan tahun kemudian," ujar Wagub yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung.

Menurut Wagub, Rakernas PJ91 memiliki makna yang lebih besar dibandingkan sekadar agenda organisasi. Pertemuan tersebut menjadi bukti bahwa nilai persaudaraan yang ditanamkan sejak Jambore Nasional 1991 masih terus hidup, dirawat, dan menjadi kekuatan yang menyatukan para anggotanya hingga saat ini.

Ia juga mengungkapkan bahwa meskipun para peserta telah menempuh perjalanan hidup yang berbeda selama lebih dari tiga dekade, semangat untuk tetap terhubung dalam satu keluarga besar tetap terjaga dengan baik. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa nilai-nilai kepramukaan tidak berhenti setelah seseorang menyelesaikan kegiatan jambore, melainkan terus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bekerja, bermasyarakat, maupun mengabdi kepada bangsa.

Lebih lanjut, Wagub juga mengapresiasi tema Rakernas tahun ini yang dinilai selaras dengan nilai budaya Lampung. Konsep Nengah Nyappur, menurutnya, mengandung makna penting tentang kehadiran di tengah masyarakat, membangun hubungan yang harmonis, menghargai keberagaman, serta berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial.

Wagub menambahkan bahwa berbagai persoalan di masyarakat sering kali dapat diselesaikan melalui semangat kebersamaan, kepedulian, dan kemauan untuk saling mendengar serta membantu satu sama lain. Oleh karena itu, budaya gotong royong harus terus dijaga sebagai kekuatan sosial yang mendukung pembangunan daerah.

'Ketika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, ketika lingkungan memerlukan perhatian, atau ketika generasi muda membutuhkan pendampingan, yang dibutuhkan adalah kepedulian dan kemauan untuk bergerak bersama," ucapnya.

Menutup arahannya, Wagub berharap Rakernas PJ91 mampu melahirkan berbagai program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, memperkuat kepedulian sosial, meningkatkan partisipasi generasi muda, serta mempererat persatuan dan persaudaraan yang telah terbangun selama puluhan tahun.

"Saya percaya apabila semangat bersatu, berbaur, dan berdampak terus dijaga, maka keluarga besar Purna Jambore Nasional akan senantiasa menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang harmonis, peduli, dan berdaya," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Purna Jambore Nasional 1991 Teguh Santosa berharap Rakernas dapat menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi sekaligus memperkokoh komitmen organisasi dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga mengajak seluruh anggota untuk terus mewariskan nilai-nilai persatuan, persaudaraan, dan pengabdian kepada generasi muda sebagai bagian dari semangat yang telah dibangun sejak Jambore Nasional 1991.( Fs/Red) 

Brida Kota Bima Seleksi Calon Penerimaann Beasiswa Merdeka Bhakta 2026


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- BRIDA Kota Bima bersama Pemerintah Kota Bima dan Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Bhakta Kediri melaksanakan kegiatan seleksi calon penerima Beasiswa Merdeka Bhakta Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat BRIDA Kota Bima, Senin (15/06/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif dalam memberikan akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi generasi muda Kota Bima yang berprestasi dan memiliki semangat untuk terus berkembang.

Melalui proses seleksi yang objektif dan transparan, diharapkan terpilih calon mahasiswa terbaik yang siap melanjutkan pendidikan, mengembangkan potensi diri, serta menjadi sumber daya manusia unggul yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah di masa depan.(Sekjend MDG)

Jumat, 19 Juni 2026

Pembukaan O2SN Tingkat Kabupaten di Lombok Timur.


Lombok Timur, Media Dinamika Global.id.– Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menegaskan pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tidak hanya menjadi ajang kompetisi mencari juara, tetapi juga sarana membentuk karakter, kedisiplinan, dan sportivitas peserta didik sejak usia dini. Penegasan tersebut disampaikan saat pembukaan O2SN tingkat Kabupaten Lombok Timur jenjang SD/MI dan SMP/MTs di GOR Lalu Muslihin Selong, Senin (18/5).

Sekretaris Daerah Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, mengatakan pembinaan karakter melalui olahraga sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan pesan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, terkait tujuh kebiasaan positif anak Indonesia, mulai dari bangun pagi, beribadah, rutin berolahraga, hingga menjaga pola tidur teratur.

“Kami berharap para guru terus menanamkan kebiasaan baik kepada peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, disiplin, dan berkarakter,” ujarnya.

Menurut Juaini, keberhasilan atlet maupun pelajar tidak diperoleh secara instan, tetapi melalui latihan yang konsisten, disiplin, semangat bersaing, dan mentalitas yang kuat. “O2SN ini bukan hanya tentang meraih medali, tetapi bagaimana membangun karakter anak-anak Indonesia yang hebat dan sportif,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh panitia, guru, official, serta organisasi perangkat daerah terkait untuk mendukung suksesnya pelaksanaan O2SN tahun ini. Kehadiran pengurus KONI Lombok Timur dinilai menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet usia dini yang dipersiapkan menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB di masa mendatang.

Juaini mengaku optimistis prestasi olahraga Lombok Timur akan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah peserta O2SN tahun ini dibanding tahun sebelumnya. Ia berharap Lombok Timur dapat meraih hasil lebih baik pada Porprov NTB 2026 sekaligus sukses sebagai tuan rumah.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lombok Timur, Agus Apandi, mengatakan O2SN menjadi wadah pengembangan bakat olahraga sekaligus penanaman nilai sportivitas, tanggung jawab, percaya diri, dan solidaritas antarpelajar. “Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam menyiapkan atlet berprestasi sejak usia dini,” ujarnya.

O2SN tingkat Kabupaten Lombok Timur tahun ini mempertandingkan cabang olahraga bulutangkis, senam, renang, pencak silat, panjat tebing, dan atletik. Kegiatan berlangsung pada 18–22 Mei 2026 di sejumlah venue di Lombok Timur. Para pemenang akan mendapatkan piagam penghargaan, medali, dan bantuan pembinaan, sementara juara pertama akan mewakili Lombok Timur pada O2SN tingkat Provinsi NTB.(Sekjend MDG)

Cabor Panjat Tebing Tingkat Provinsi NTB


Mataram, Media Dinamika Global.id.-- cabor panjat tebing tingkat provinsi NTB Cabang olahraga (cabor) panjat tebing di tingkat provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berada di bawah naungan Pengurus Provinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia (Pengprov FPTI NTB). Organisasi ini dipimpin oleh Ketua Umum Nadirah Al Habsyi dan aktif menjaring bibit atlet melalui berbagai kejuaraan berjenjang.Informasi Utama & Agenda Terkini: Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN): Cabor panjat tebing resmi dipertandingkan untuk jenjang pelajar SD, SMP, dan SMA/SMK. 

ALHAMDULILLAH 

BISA MEWAKILI SMP 1 KOTA BIMA 

UNTUK LANJUT SELEKSI O2SN TINGKAT PROVINSI NTB CABOR PANJAT TEBING.

Seleksi tingkat kabupaten di NTB (seperti Lombok Barat, Lombok Timur, dan Dompu) telah sukses diselenggarakan, dan para juara tingkat kabupaten dipersiapkan untuk maju mewakili daerah masing-masing di tingkat Provinsi NTB.Kejuaraan Nasional (Kejurnas): FPTI NTB terus mematangkan pembinaan atlet mudanya dengan mengirimkan perwakilan terbaiknya ke ajang Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur.Kejuaraan Provinsi (Kejurprov): Ajang ini menjadi panggung utama penjaringan bakat atlet daerah di NTB antar kelompok umur yang diselenggarakan di fasilitas wall climbing standar.(Sekjend MDG)

PELATIHAN PELATIH DAN WASIT CABOR DAYUNG NTB DUKUNG PENINGKATAN PRESTASI OLAHRAGA NTB


MATARAM, Media Dinamika  Kepala DiGlobal.id.-- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB melalui Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Keolahragaan, Agus Sukmayadi, SE resmi membuka Pelatihan Pelatih dan Wasit Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) NTB.

Kegiatan berlangsung di Hotel Sapadia Mataram, pada selasa (14/4/2026) dan dihadiri oleh unsur dari TNI/POLRI, KONI NTB, dan perwakilan organisasi olahraga serta peserta pelatihan.

Pelatihan ini diselenggarakan sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang olahraga dayung, baik dari sisi pembinaan atlet maupun pengelolaan pertandingan yang diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari calon pelatih dan wasit dari berbagai kabupaten/kota di NTB, dengan fokus materi pada nomor Canoeing dan Stand Up Paddle (SUP) yang saat ini semakin berkembang dan memiliki potensi prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam sambutannya, Agus Sukmayadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, keberadaan pelatih dan wasit yang berkompeten merupakan pondasi penting untuk memajukan olahraga dayung di NTB.

“Pelatihan ini bukan hanya tentang transfer ilmu, tetapi juga upaya kita untuk mencetak tenaga teknis yang profesional, objektif, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Kami berharap melalui kegiatan ini, lahir pelatih yang mampu menyusun program latihan yang terukur mulai dari usia dini hingga atlet elite, serta wasit yang mampu memimpin pertandingan dengan tanggung jawab penuh,” ujarnya.

Selanjutnya, “Output yang kita harapkan adalah peserta mampu memahami teknik dasar, aturan pertandingan, hingga manajemen latihan yang baik. Dengan demikian, mereka bisa menjadi ujung tombak dalam mengembangkan bibit-bibit unggul olahraga dayung di daerah kita,” tutupnya.(Sekjend MDG)

Pertamina Patra Niaga Klarifikasi Isu Kelangkaan LPG 3 Kg di Kota Bima, Pastikan Pasokan Aman dan Tambah Ribuan Tabung

Pertamina Patra Niaga telah melakukan pengecekan langsung
kondisi pasokan dan distribusi LPG 3 kg di lapangan setelah
menerima informasi adanya keluhan masyarakat, (Ist/Surya)

Kota Bima, Media Dinamika Global.id – Menanggapi pemberitaan terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) yang dikeluhkan masyarakat di Kota Bima dan sejumlah wilayah lainnya di Pulau Sumbawa, Pertamina Patra Niaga memberikan klarifikasi bahwa pasokan LPG bersubsidi 3 kg dalam kondisi aman dan distribusi tetap berjalan sesuai alokasi yang telah ditetapkan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi pasokan dan distribusi LPG 3 kg di lapangan setelah menerima informasi adanya keluhan masyarakat terkait sulitnya memperoleh gas melon.

"Penyaluran dari level SPPBE hingga pangkalan dipastikan normal dan sesuai alokasi. Jumlah pasokan LPG 3 kg juga dipastikan aman dan mencukupi," ujar Ahad dalam keterangan resminya, Jumat (19/6/2026).

Menurutnya, kondisi yang terjadi di beberapa daerah dipengaruhi oleh meningkatnya konsumsi masyarakat. Untuk Kabupaten Dompu, peningkatan penggunaan LPG dipicu oleh masuknya musim tanam, aktivitas pembukaan lahan pasca panen, serta berbagai kegiatan masyarakat lainnya. Sementara di Kota Bima, pihak Pertamina juga tengah mencermati kondisi rantai distribusi yang menjadi perhatian masyarakat.

Sebagai langkah antisipasi, Pertamina telah menyalurkan tambahan pasokan (extra dropping) LPG 3 kg ke sejumlah wilayah terdampak.

Untuk Kota Bima, Pertamina menyalurkan tambahan sebanyak 2.960 tabung pada pekan ini. Sementara Kabupaten Bima memperoleh tambahan 5.040 tabung dan Kabupaten Dompu sebanyak 6.720 tabung. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 80 persen konsumsi harian wilayah Bima dan Dompu.

Pertamina Patra Niaga telah melakukan pengecekan langsung
kondisi pasokan dan distribusi LPG 3 kg di lapangan setelah
menerima informasi adanya keluhan masyarakat, (Ist/Surya)

Tidak hanya itu, selama bulan Juni 2026, Pertamina mencatat telah menyalurkan tambahan LPG 3 kg sebanyak 8.960 tabung untuk Kota Bima, 22.656 tabung untuk Kabupaten Bima, dan 18.632 tabung untuk Kabupaten Dompu.

Selain penambahan pasokan, Pertamina juga melakukan berbagai upaya mitigasi, mulai dari penambahan jam operasional SPBE, prioritas pengiriman ke wilayah yang mengalami kendala stok, hingga koordinasi intensif dengan pemerintah daerah setempat.

Di tingkat pangkalan, Pertamina kembali menegaskan agar penjualan dilakukan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), membatasi penyaluran ke pengecer, serta memprioritaskan penjualan langsung kepada masyarakat yang berhak menerima LPG bersubsidi.

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying akibat informasi yang belum terverifikasi serta membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi guna mendapatkan harga sesuai ketentuan pemerintah.

"Masyarakat dapat membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi Pertamina dengan harga sesuai HET, yakni Rp18.000 per tabung, serta mendapatkan jaminan kualitas dan kuantitas yang sesuai," tegas Ahad.

Pertamina menambahkan bahwa pengawasan terhadap agen dan pangkalan terus diperketat. Apabila ditemukan pelanggaran dalam distribusi maupun penjualan LPG bersubsidi, maka akan diberikan sanksi tegas mulai dari penghentian alokasi hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU).

Masyarakat yang ingin mengetahui lokasi pangkalan resmi terdekat dapat mengakses layanan informasi LPG 3 kg melalui situs resmi Pertamina.

Redaksi |

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos, Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Keamanan Lingkungan


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 20 Juni 2026 – Babinsa Koramil 1608-03/Sape terus meningkatkan pembinaan teritorial melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di wilayah desa binaan masing-masing pada Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi terkait keamanan, ketertiban, serta penyelesaian masalah secara bijak di lingkungan masyarakat.

Pada pukul 08.30 WITA, Babinsa Desa Boke, Kecamatan Sape, Serda Asnaidin melaksanakan Komsos bersama warga setempat. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dalam menjalankan aktivitas sehari-hari serta menjaga hubungan dan komunikasi yang baik antar sesama. Ia juga mengingatkan warga untuk menghindari tindakan yang dapat memicu perselisihan maupun pertengkaran yang berpotensi merusak keharmonisan hidup bermasyarakat. Apabila terjadi permasalahan, warga diminta segera melaporkannya kepada aparat atau pemerintah setempat agar dapat diselesaikan dengan baik.

Sementara itu, pada pukul 09.00 WITA, Babinsa Desa Parangina, Kecamatan Sape, Serda Aladin melaksanakan Komsos bersama warga desa binaan. Dalam kegiatan tersebut, dibahas berbagai permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat. Serda Aladin mengajak warga untuk mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan terhadap setiap persoalan yang masih memungkinkan diselesaikan melalui musyawarah, guna mencegah permasalahan berkembang hingga ke ranah hukum.

Di wilayah Kecamatan Lambu, tepatnya di Desa Sumi, Babinsa Serka Ridwan melaksanakan Komsos pada pukul 09.30 WITA. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sekitar serta terus mempererat hubungan sosial antarwarga. Selain itu, Serka Ridwan juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun orang lain.



Selanjutnya, pada pukul 10.00 WITA, Babinsa Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, Serka Abdul Hafit melaksanakan Komsos bersama warga binaannya. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak remaja yang masih bersekolah agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas. Ia juga mengingatkan masyarakat akan bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang saat ini semakin marak. Menurutnya, upaya menjaga generasi muda dari pengaruh narkoba merupakan tanggung jawab bersama demi menciptakan generasi yang berguna bagi bangsa dan negara. Warga juga diminta segera melaporkan kepada RT/RW maupun Babinsa apabila menemukan potensi permasalahan di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan Komsos tersebut, Babinsa Koramil 1608-03/Sape berharap terjalin komunikasi yang semakin erat dengan masyarakat serta terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah binaan.(Team.MDG.03)

DESAKAN KERAS: L-KPK & LPK-RI Minta Polres Bima Kota Segera Olah TKP dan Audit Kasus Penyerangan Keluarga Ilias


 Laporan Kedua Masuk, Aparat Belum Juga Bergerak

 Bima, 20 Juni 2026 — Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (L-KPK) bersama Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI) menyampaikan desakan tegas kepada Kapolres Bima Kota dan jajaran Reserse Kriminal agar segera melakukan pengolahan TKP serta pemeriksaan menyeluruh terkait peristiwa yang menimpa keluarga Bapak Ilias, warga Desa Bugis, Kecamatan Sape.

 Desakan ini didasarkan pada Laporan Pengaduan Nomor: ADUAN//K/736/.VI/2026/NTB/RES Bima Kota yang diterima pada hari Kamis, 18 Juni 2026. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa keluarga Bapak Ilias kembali menjadi sasaran penyerangan yang dilakukan dengan menggunakan senjata tajam: parang, tombak, dan panah.

 Yang memprihatinkan, ini bukanlah kejadian pertama. Sebelumnya, peristiwa serupa sudah pernah dilaporkan, namun hingga saat ini pihak kepolisian belum juga melakukan tindakan nyata. Kini, kejadian yang sama terulang kembali, dan sampai berita ini disampaikan, laporan kedua yang diajukan pun belum mendapatkan perhatian serta tanggapan serius dari aparat penegak hukum yang berwenang.

 “Kami mendesak Reskrim Polres Bima Kota segera melakukan audit dan penanganan tuntas. Jangan biarkan kejadian yang menyakitkan ini terus terulang hanya karena laporan warga diabaikan. Masyarakat datang melapor bukan untuk main-main, tapi memohon perlindungan dan keadilan,” tegas perwakilan kedua lembaga.

 Mereka mengingatkan bahwa mengabaikan laporan warga berarti membiarkan ketidakamanan merajalela. “Kami berharap hati nurani dan tanggung jawab aparat segera tergerak. Jangan sampai kepercayaan masyarakat pada hukum benar-benar hilang. Keluarga Ilias berhak hidup aman, dan pelaku harus bertanggung jawab sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.

 Berita ini disampaikan untuk mengingatkan semua pihak agar segera bertindak, mencegah kerugian yang lebih besar, serta memastikan tidak ada lagi kejadian serupa yang tidak diinginkan terjadi lagi.

 Diterbitkan oleh: Tim Konsorsium (E H)

Bakti Religi Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Personel Brimob Polda Riau Bersihkan Musholla Al-Fitrah


Pekanbaru - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Riau melaksanakan kegiatan Bakti Religi di Musholla Al-Fitrah pada Jumat (20/6/2026)


Kegiatan yang dipimpin oleh Danton 1 Kompi 3 Yon A Pelopor, IPDA Irwandi Suprianto, S.H., bersama sejumlah personel yang turut bergotong royong membersihkan area dalam dan sekitar musholla. Aksi sosial ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap tempat ibadah sekaligus wujud pengabdian kepada masyarakat.


Dengan penuh semangat kebersamaan, personel Brimob membersihkan lantai, halaman, tempat wudhu, serta fasilitas pendukung lainnya agar lingkungan ibadah menjadi lebih bersih, nyaman, dan layak digunakan oleh jamaah.


Ditempat terpisah Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan Bakti Religi ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80 tahun pengabdian Polri untuk masyarakat.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah,” ujarnya.


Kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


Bakti Religi ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen Brimob Polda Riau untuk terus hadir memberikan kontribusi positif, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan menjelang peringatan HUT Bhayangkara ke-80