Media Dinamika Global

Sabtu, 30 Mei 2026

Seruan Aksi Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa Menggema di Berbagai Platform Media Sosial


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Gelombang dukungan terhadap pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) terus menguat. Dalam beberapa pekan terakhir, berbagai seruan aksi, ajakan konsolidasi massa, hingga kampanye dukungan untuk PPS ramai beredar di berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, TikTok, dan sejumlah media daring lokal.

Aksi Damai pada hari selasa 2 Juni 2026, dibeberapa titik di pulau sumbawa akan berlangsung serentak.

Berbagai unggahan yang beredar menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Pulau Sumbawa dalam menyuarakan aspirasi pemekaran daerah tersebut. Seruan untuk ikut serta dalam aksi damai dan konsolidasi massa terus digaungkan oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh pemuda, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, hingga komunitas daerah.

Aliansi PPS di sejumlah kabupaten dan kota di Pulau Sumbawa juga aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana sosialisasi perjuangan pembentukan provinsi baru. Berbagai poster digital, video ajakan, hingga pernyataan dukungan masyarakat terus dibagikan secara masif guna meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya percepatan pembentukan PPS.

Dalam sejumlah unggahan, masyarakat menilai pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa merupakan langkah strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kemandirian daerah. Aspirasi tersebut disebut telah diperjuangkan selama puluhan tahun dan kini kembali mendapat perhatian luas dari masyarakat.

Di media sosial, tagar dan slogan perjuangan PPS juga semakin ramai digunakan sebagai bentuk dukungan moral terhadap perjuangan masyarakat Pulau Sumbawa. Banyak warganet mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan menyampaikan aspirasi secara damai serta sesuai koridor hukum yang berlaku.

Sementara itu, rencana aksi yang akan digelar dalam waktu dekat menjadi salah satu topik yang paling banyak diperbincangkan oleh masyarakat. Berbagai informasi mengenai titik kumpul, jadwal kegiatan, serta imbauan menjaga keamanan dan ketertiban terus disebarluaskan melalui berbagai kanal digital.

Dengan semakin masifnya dukungan di ruang digital, perjuangan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) dinilai memasuki fase penting. Masyarakat berharap aspirasi yang telah lama diperjuangkan tersebut dapat memperoleh perhatian serius dari pemerintah pusat demi terwujudnya pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Pulau Sumbawa di masa mendatang.(Sekjend MDG)

Babinsa Desa Lambu Koramil 1608-03/Sape Imbau Warga Selesaikan Permasalahan Sesuai Hukum


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Guna meningkatkan kesadaran hukum dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Lambu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Serka Bambang melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga binaannya pada Minggu (31/5/2026) pukul 09.16 WITA.

Dalam kegiatan tersebut, Serka Bambang memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menyelesaikan setiap permasalahan melalui jalur yang benar dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Ia mengingatkan warga agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri yang dapat berujung pada pelanggaran hukum.

Menurutnya, tindakan yang melawan hukum tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga berpotensi menimbulkan permasalahan baru yang berdampak pada orang lain maupun lingkungan sekitar.

“Apabila terjadi suatu permasalahan, hendaknya diselesaikan dengan cara yang bijak dan sesuai prosedur. Jangan sampai mengambil tindakan sendiri yang justru dapat menimbulkan konsekuensi hukum dan merugikan banyak pihak,” ujar Serka Bambang.


Melalui kegiatan Komsos tersebut, Babinsa berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga ketertiban, menghormati aturan hukum, serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan yang terjadi di lingkungan masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial yang rutin dilakukan Babinsa untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Desa Lambu.(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Bajo Pulau Koramil 1608-03/Sape Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Hindari Perselisihan


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan lingkungan, Babinsa Desa Bajo Pulau, Kecamatan Sape, Serda Ikhsan melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga binaannya pada Minggu (31/5/2026) pukul 10.25 WITA.

Pada kesempatan tersebut, Serda Ikhsan mengimbau warga agar selalu berhati-hati dalam melaksanakan berbagai aktivitas sehari-hari. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan dan komunikasi yang baik antar sesama guna menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan kondusif.


Menurutnya, masyarakat perlu menghindari berbagai tindakan maupun perilaku yang dapat memicu perselisihan dan pertengkaran, karena hal tersebut berpotensi merusak hubungan sosial serta keharmonisan di lingkungan sekitar.

“Jaga selalu komunikasi yang baik dengan sesama warga dan hindari hal-hal yang dapat menimbulkan konflik. Keharmonisan dalam bermasyarakat merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Serda Ikhsan.

Selain itu, ia menegaskan agar masyarakat tidak bertindak sendiri dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Apabila terjadi persoalan di lingkungan masyarakat, warga diminta segera melaporkannya kepada aparat atau pemerintah setempat agar dapat diselesaikan dengan baik sesuai aturan yang berlaku.

Melalui kegiatan Komsos tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara TNI dan masyarakat serta tercipta situasi yang aman, tertib, dan harmonis di wilayah Desa Bajo Pulau.(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Mangge Koramil 1608-03/Sape Imbau Warga Jaga Kamtibmas dan Jauhi Miras serta Narkoba


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, Babinsa Desa Mangge, Kecamatan Lambu, Koptu Makmun melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan warga binaannya pada Minggu (31/5/2026) pukul 09.10 WITA.

Dalam kegiatan tersebut, Koptu Makmun memberikan berbagai imbauan kepada masyarakat agar senantiasa bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan masing-masing. Ia juga mengingatkan warga untuk menjauhi berbagai barang terlarang yang dapat merusak kehidupan sosial maupun kesehatan, seperti minuman keras (miras), narkoba, dan sejenisnya.


Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. Oleh karena itu, warga diharapkan dapat saling mengingatkan dan bekerja sama dalam mencegah berbagai potensi gangguan keamanan.

Selain itu, Koptu Makmun menegaskan agar setiap permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat diselesaikan melalui jalur hukum dan tidak dilakukan dengan cara main hakim sendiri.

“Apabila terjadi suatu permasalahan, segera laporkan kepada pihak yang berwajib agar dapat ditangani sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hindari tindakan main hakim sendiri karena dapat menimbulkan masalah baru dan merugikan banyak pihak,” ujarnya.

Melalui kegiatan Komsos tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin baik antara aparat teritorial dan masyarakat serta terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Desa Mangge.

Babinsa Desa Oi Maci Koramil 1608-03/Sape Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Hindari Main Hakim Sendiri


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Babinsa Desa Oi Maci, Kecamatan Sape, Serka Sahrul melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga binaannya pada Minggu (31/5/2026) pukul 09.12 WITA.

Dalam kegiatan tersebut, Serka Sahrul mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Ia juga mengajak warga untuk terus menjalin hubungan yang harmonis antar sesama serta mengedepankan sikap saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.


Selain itu, Serka Sahrul menekankan pentingnya menghindari berbagai bentuk perselisihan maupun keributan yang dapat mengganggu ketentraman lingkungan. Menurutnya, setiap permasalahan yang muncul hendaknya diselesaikan melalui jalur yang tepat dengan melibatkan pihak berwenang.

“Apabila terjadi suatu permasalahan, segera laporkan dan koordinasikan dengan pihak yang berwajib. Jangan membiasakan tindakan main hakim sendiri karena dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga,” tegasnya.

Melalui kegiatan Komsos ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan semakin meningkat, sehingga tercipta suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Desa Oi Maci.(Team.MDG.03)

Patroli Rinjani Presisi Digelar Serentak, Kapolda NTB: Upaya Nyata Cegah Kriminalitas dan Beri Rasa Aman


Mataram-NTB, Media Dinamika Global – Komitmen Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di Nusa Tenggara Barat dibuktikan melalui pelaksanaan Patroli Rinjani Presisi Polda NTB yang digelar secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda NTB, Sabtu malam (30/05/2026).

Kegiatan tersebut diawali dengan Apel Kesiapan yang dipimpin langsung Kapolda NTB di Lapangan Islamic Center NTB. Apel dihadiri Wakapolda NTB, para Pejabat Utama Polda NTB, Kapolresta Mataram, serta ratusan personel yang terlibat dalam patroli skala besar tersebut.

Usai apel, Kapolda NTB secara langsung melepas rombongan patroli yang akan bergerak menyisir sejumlah titik strategis sesuai rute yang telah ditentukan. Patroli tidak hanya dilaksanakan oleh Polda NTB dan Polresta Mataram, tetapi juga dilakukan secara bersamaan oleh 10 Polres jajaran di seluruh wilayah NTB.

Dalam keterangannya, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja menegaskan bahwa Patroli Rinjani Presisi merupakan langkah nyata kepolisian dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

 “Kita memahami bahwa terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif merupakan syarat utama bagi berlangsungnya seluruh aktivitas masyarakat. Oleh karena itu diperlukan langkah konkret untuk mewujudkannya, salah satunya melalui pelaksanaan Patroli Rinjani Presisi ini,” ujarnya.

Sebanyak 868 personel dari berbagai fungsi kepolisian diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah potensi tindak kriminalitas, gangguan ketertiban umum, hingga berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Menurutnya, keberhasilan menciptakan kamtibmas yang kondusif tidak hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif masyarakat.

 “Kami sangat berharap masyarakat ikut berperan dalam menjaga dan memelihara keamanan di lingkungannya masing-masing. Kamtibmas yang kondusif adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K. menjelaskan bahwa pelaksanaan patroli serentak tersebut dipantau langsung oleh Kapolda NTB untuk memastikan seluruh jajaran melaksanakan kegiatan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan.

 “Patroli ini berlangsung serentak di seluruh Polres jajaran Polda NTB. Pelaksanaannya dipantau langsung oleh Kapolda NTB untuk memastikan kegiatan berjalan optimal dan mencapai tujuan yang diharapkan,” ungkapnya.

Menurutnya, Patroli Rinjani Presisi akan menjadi agenda rutin Polda NTB sebagai bagian dari strategi pemeliharaan keamanan daerah. Dengan kehadiran polisi secara masif di tengah masyarakat, diharapkan stabilitas kamtibmas di Nusa Tenggara Barat semakin terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman, nyaman, dan produktif.

Patroli berskala besar ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa Polda NTB terus meningkatkan langkah-langkah preventif guna menjaga keamanan daerah, sejalan dengan komitmen mewujudkan NTB yang aman, tertib, dan kondusif. 

Redaksi |

Patroli Gabungan TNI-Polri dan Satpol PP Ciptakan Kondisi Aman di Sape dan Lambu


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id,Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Sape melaksanakan patroli gabungan cipta kondisi di wilayah Kecamatan Sape dan Lambu, Sabtu (30/5/2026) malam.

Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel yang berlangsung pada pukul 20.30 Wita di Mapolsek Sape, Jalan Soekarno Hatta, Desa Oi Maci, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Apel dipimpin langsung oleh Kapolsek Sape, AKP Sirajudin, SH, dan diikuti sekitar 40 personel gabungan.



Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sape H. Anwar, S.Sos, Danki Brimob Kompi C Sape IPTU Akhyar, SH, serta Bati Komsos Koramil 1608-03/Sape Peltu Indrawan, SH.

Adapun personel yang terlibat dalam patroli gabungan terdiri dari 10 anggota Koramil 1608-03/Sape, 10 anggota Polsek Sape, 13 personel Brimob Kompi C Sape, dan 7 anggota Satpol PP Kecamatan Sape.

Dalam arahannya, Kapolsek Sape menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan yang hadir dan menekankan pentingnya menjaga situasi keamanan wilayah tetap aman dan kondusif. Ia juga menginstruksikan agar seluruh personel melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan pendekatan humanis, serta meningkatkan kewaspadaan selama pelaksanaan patroli.

Kapolsek menjelaskan bahwa sasaran patroli malam itu meliputi lokasi tongkrongan dan kerumunan anak muda, penggunaan knalpot racing, kepemilikan senjata tajam, serta peredaran minuman keras. Selain itu, seluruh personel diingatkan untuk menjaga soliditas, sinergitas, dan keselamatan dalam menjalankan tugas.

Usai apel, patroli gabungan dimulai pada pukul 20.40 Wita. Tim bergerak menuju Pelabuhan ASDP Desa Bugis, kemudian melaksanakan sweeping terhadap kelompok anak muda yang berkumpul di area Pelabuhan Syahbandar Desa Bugis.

Patroli selanjutnya menyusuri jalur lintas Desa Bugis hingga Desa Sangia, kemudian menuju jalan baru yang menghubungkan Desa Naru dan Desa Kaleo di Kecamatan Lambu. Pada pukul 23.10 Wita, tim patroli tiba di Lapangan Semangka, Desa Naru, untuk melakukan sweeping sekaligus memberikan imbauan kepada para pemuda yang sedang berkumpul agar menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Kegiatan patroli gabungan berakhir pada pukul 23.40 Wita dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta lancar.

Patroli gabungan ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan pada malam hari serta meminimalisir aktivitas negatif yang dapat menimbulkan kegaduhan atau keonaran di tengah masyarakat. Melalui sinergi TNI, Polri, dan Satpol PP, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Sape dan Lambu tetap terjaga dalam kondisi aman dan kondusif.(Team.MDG.03)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Patroli “Kongkow-Kongkow” untuk Jaga Kamtibmas di Wilayah Binaan


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Personel Babinsa dari Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli dan komunikasi sosial melalui program “Kongkow-Kongkow” di sejumlah desa binaan pada Sabtu (30/5/2026) malam. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mengajak warga menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan masing-masing.

Pada pukul 19.30 WITA, Babinsa Desa Parangina, Kecamatan Sape, Serda Aladin melaksanakan patroli dan berdialog bersama warga binaan. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas kamtibmas guna menciptakan rasa aman dan nyaman di lingkungan desa. Warga juga diminta segera melaporkan kepada aparat desa, Babinsa, maupun Bhabinkamtibmas apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan agar dapat ditangani sejak dini.

Selanjutnya, pada pukul 20.00 WITA, Babinsa Desa Rato, Kecamatan Lambu, Sertu Wahyudin menggelar kegiatan kongkow-kongkow dengan masyarakat setempat. Ia mengajak warga untuk terus menjaga keamanan lingkungan serta menjauhi berbagai bentuk penyalahgunaan barang terlarang seperti minuman keras, narkoba, dan sejenisnya. Selain itu, masyarakat diingatkan agar tidak bertindak main hakim sendiri ketika menghadapi suatu permasalahan dan lebih mengedepankan penyelesaian secara damai melalui musyawarah.




Kegiatan serupa juga dilakukan oleh Babinsa Desa Soro, Kecamatan Lambu, Serka Masykur, pada pukul 20.30 WITA. Dalam dialog bersama warga, ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sebagai bagian dari upaya membangun kebersamaan, memperkuat rasa persaudaraan, serta menumbuhkan sikap saling menghargai dan gotong royong. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari berbagai hal yang dapat memicu konflik sosial.

Sementara itu, pada pukul 20.45 WITA, Babinsa Desa Boke, Kecamatan Sape, Serda Asnaidin melaksanakan patroli kongkow-kongkow dengan warga binaannya. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Selain itu, para orang tua diimbau agar lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka agar tidak terjerumus dalam tindakan yang melanggar hukum dan dapat merusak masa depan. Warga juga diminta segera melaporkan setiap permasalahan kepada pihak berwenang untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Melalui kegiatan kongkow-kongkow yang rutin dilaksanakan, Koramil 1608-03/Sape berharap terjalin komunikasi yang semakin baik antara aparat teritorial dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah binaan.(Team.MDG.03)

Praktik PK III Mahasiswa Semester VI Akademi Kebidanan Surya Mandiri Bima di Puskesmas Woha Kab, Bima


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Penyerahan Praktek PK III Mahasiswa Akademi Kebidanan Surya Mandiri Bima telah dilaksanakan penyerahan praktik puskesmas woha kabupaten bima oleh Ketua Program Studi akademi Kebidanan Surya Mandiri bima beserta segenap pembimbing PKK medikal bedah dan PKK gawat darurat di puskesmas woha Dalam Sambutanya ketua program studi akademi kebidanan Surya Mandiri bima menyampaikan terima kasih kepada pihak puskesmas woha atas kerja sama dalam menerima mahasiswa praktek dari akademi kebidanan Surya Mandiri bima.



Praktik puskesmas woha dilaksanakan selama beberapa minggu PKK medikal bedah dan untuk PKK gawat darurat. Kegiatan praktik ini bertujuan supaya mahasiswa akademi kebidanan Surya Mandiri bima dapat melakukan asuhan keperawatan medikal bedah dan keperawatan gawat darurat puskesmas dan dirumah sakit tempat praktik masing-masing nantinya.(Sekjend MDG)

Ungkap 184 Kasus 3C, Kapolda NTB Tegaskan Tidak Ada Tempat untuk Pelaku Kejahatan

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H saat
konferensi pers usai apel Patroli Rinjani Presisi, (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global — Polda NTB bersama jajaran berhasil mengungkap 184 kasus kejahatan jalanan kategori 3C, selama periode Januari hingga Mei 2026. Ratusan pelaku diamankan dalam operasi penindakan, yang digelar di berbagai wilayah hukum NTB.

Pengungkapan tersebut disampaikan Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. saat konferensi pers usai apel Patroli Rinjani Presisi, Sabtu (30/5/2026) malam, di lapangan Islamic Center, Mataram. Tampak hadir mendampingi Wakapolda NTB, Plt. Irwasda, para Pejabat Utama (PJU) Polda NTB, serta Kapolresta Mataram.

Kapolda NTB menjelaskan, 184 perkara yang berhasil diungkap terdiri dari 92 kasus pencurian dengan pemberatan (curat), 14 kasus pencurian dengan kekerasan (curas), dan 78 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

"Kejahatan jalanan menjadi perhatian serius, karena berdampak langsung terhadap rasa aman masyarakat. Yang dirampas bukan hanya harta benda, tetapi juga ketenangan warga dalam beraktivitas," ujar Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja.

Disebutkan, dari hasil pengungkapan tersebut, aparat mengamankan 232 tersangka. Rinciannya, 127 tersangka kasus curat, 20 tersangka kasus curas, serta 85 tersangka kasus curanmor.

"Sebagian pelaku masih berstatus anak, yang penanganannya mengikuti ketentuan sistem peradilan pidana anak," ucapnya.

Dikwtahui, untuk kasus curat, capaian pengungkapan tertinggi tercatat di Polres Bima dengan 16 kasus. Posisi berikutnya ditempati Polres Dompu sebanyak 13 kasus, dan Polres Lombok Timur sebanyak 12 kasus.

Sementara pada kasus curas, Polres Lombok Tengah mencatat pengungkapan terbanyak dengan enam kasus. Disusul Ditreskrimum Polda NTB sebanyak empat kasus, dan Polresta Mataram sebanyak tiga kasus.

Pada kategori curanmor, Polres Lombok Timur menempati posisi teratas dengan 20 kasus. Selanjutnya Polresta Mataram mengungkap 19 kasus, dan Polres Lombok Barat sebanyak 12 kasus.

Selain pelaku, polisi juga mengamankan berbagai barang bukti. Pada perkara curat, petugas menyita uang tunai, handphone, 13 unit sepeda motor, dua unit mobil, tabung gas, alat elektronik, mesin, ternak, hingga bahan bangunan.

Untuk perkara curas, barang bukti yang diamankan antara lain tiga bilah senjata tajam, delapan unit sepeda motor, handphone, perhiasan, helm, tas, serta sejumlah barang lain hasil kejahatan.

Sedangkan pada perkara curanmor, polisi menyita 78 unit sepeda motor, satu unit mobil, STNK, BPKB, anak kunci, kunci letter T, senjata tajam, handphone, serta uang tunai.

"Bagi masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan bermotor, dapat melakukan pengecekan melalui Polres masing-masing, dengan membawa bukti kepemilikan yang sah," kata Kapolda.

Irjen Pol. Kalingga menegaskan, seluruh tersangka saat ini menjalani proses hukum sesuai ketentuan.

"Para pelaku curat dijerat Pasal 477 KUHP, pelaku curas dikenakan Pasal 479 KUHP, sedangkan pelaku curanmor dijerat Pasal 476 KUHP, dengan ancaman pidana sesuai jenis tindak pidananya," sebutnya.

Kapolda NTB memastikan jajarannya terus meningkatkan patroli, pencegahan, serta penindakan guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di NTB.

"Polda NTB tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan. Kami akan terus memperkuat patroli, pencegahan, penindakan, dan pengungkapan," tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan, dengan menggunakan kunci ganda pada kendaraan, tidak meninggalkan barang berharga di tempat terbuka, serta segera melapor saat mengetahui tindak pidana.

"No Where to Run, No Place to Hide. Tidak ada tempat untuk lari, tidak ada tempat untuk bersembunyi," pungkas Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja.

Redaksi |