Media Dinamika Global

Rabu, 20 Mei 2026

SPPG Bima Sape Sangia 03,Dapur Aji Irwan Sajikan Menu Sederhana,Sehat dan Bergizi pada Kamis, 21 Mei 2026


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id SPPG Bima Sape Sangia 03 bersama Dapur Aji Irwan kembali menyajikan menu makanan harian untuk Kamis, 21 Mei 2026. Menu yang disiapkan merupakan hidangan sederhana namun tetap bergizi yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian.

Adapun menu yang disajikan terdiri dari nasi putih sebagai makanan pokok, ayam bumbu Bali sebagai lauk utama, serta bakwan sayur sebagai pelengkap. Untuk menambah kesegaran, disediakan lalapan berupa timun dan kemangi.

Sebagai penutup, menu hari ini juga dilengkapi dengan buah apel yang berfungsi sebagai sumber vitamin sekaligus pencuci mulut.

Pihak SPPG Bima Sape Sangia 03 dan Dapur Aji Irwan menyampaikan bahwa menu tersebut telah disiapkan dengan mempertimbangkan keseimbangan gizi dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para penerima konsumsi.(Team.MDG.03)

Hadiri Peringatan 76 Tahun IGTKI-PGRI, Korwil Dikbudpora Kecamatan Wawo Tekankan Pentingnya Sinergi Pendidik

BIMA, Mediadinamikaglobal.id – Perwakilan dari Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dikbudpora) Kecamatan Wawo turut hadir dan memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia – Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Bima. Acara besar ini dilaksanakan di Gedung GOR Panda, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Kamis (21/5/2026). 

Kehadiran Korwil Dikbudpora Kecamatan Wawo, Ismail, S. Pd, dalam ajang bersejarah ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah kecamatan terhadap kemajuan dunia pendidikan, khususnya jenjang pendidikan anak usia dini, serta penghormatan terhadap peran strategis para guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Rangkaian kegiatan peringatan ke-76 tahun ini diisi dengan berbagai acara yang penuh semangat, mulai dari prosesi acara, dan langsung diadakan lomba volly Ball antar guru. Suasana Gedung GOR Panda tampak meriah dan penuh kehangatan dengan kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyati, Kadis Dikpora Kabupaten Bima Drs. Syahrul, para Korwil Dikbudpora, ratusan guru, undangan, dan tamu kehormatan dari berbagai elemen pendidikan se-Kabupaten Bima.

Dalam kesempatannya, Korwil Dikbudpora Kecamatan Wawo, Ismail, S. Pd, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada IGTKI-PGRI yang telah konsisten selama 76 tahun menjadi wadah persatuan, pengembangan kompetensi, dan peningkatan kualitas tenaga pendidik di wilayah ini.

“Kehadiran kami di sini adalah bukti bahwa Pemerintah Kecamatan Wawo sangat mendukung dan mengapresiasi peran IGTKI-PGRI. Organisasi ini adalah rumah bagi para pendidik untuk saling berbagi ilmu, pengalaman, dan memperkuat solidaritas. Usia 76 tahun bukanlah angka tua, melainkan bukti kedewasaan dan kematangan organisasi dalam melahirkan generasi penerus yang berkualitas,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, organisasi profesi, dan para guru demi tercapainya tujuan pendidikan yang lebih baik.

“Pendidikan yang berkualitas tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kerja sama yang erat antara pemerintah sebagai pembuat kebijakan dan mitra kerja seperti IGTKI-PGRI sebagai pelaksana di garda terdepan. Kami berharap, ke depan organisasi ini semakin solid, semakin maju, dan terus melahirkan guru-guru yang kreatif, inovatif, serta berakhlak mulia,” tambahnya.

Acara pun berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kekeluargaan. Kehadiran Korwil Dikbudpora Kecamatan Wawo menjadi penyemangat tersendiri bagi para guru, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar lembaga pendidikan di wilayah Kabupaten Bima.(MDG05) 

Pendidikan di Nusa Tenggara Barat (NTB) kini Sedang Melangkah Mantap Menuju Babak Baru yang Penuh Optimisme


NTB, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Provinsi NTB membawa angin segar bagi dunia pendidikan dan ketenagakerjaan lewat sebuah komitmen kuat yang bergema di seluruh penjuru daerah : 

"Selamat Tinggal Pengangguran!" 

Visi besar ini lahir dari sebuah kesadaran mendalam bahwa pendidikan tidak boleh lagi berjalan sendiri di menara gading. Melalui instruksi langsung dari Gubernur NTB kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta dinas terkait, paradigma lama kini diubah total. 

Saatnya lulusan SMA/SMK sederajat—baik yang berada di pusat perkotaan hingga ke wilayah terpencil dan terluar—dicetak menjadi tenaga kerja terampil yang berbasis keahlian nyata, mandiri, dan siap langsung menyerap peluang kerja yang ada di daerah.

​Untuk mewujudkan ekosistem pendidikan yang tangguh, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan industri, Pemprov NTB menerapkan strategi komprehensif hulu-ke-hilir melalui empat pilar utama yang saling menguatkan.

​Langkah awal yang sangat krusial dimulai dari pemerataan kualitas pengajar di seluruh wilayah. Melalui gagasan cerdas berupa Skema Golden dan Silver Ticket SMK, kepala sekolah serta guru-guru berprestasi diboyong ke SMK di wilayah pinggiran. Agar misi mulia ini berjalan optimal, para pemimpin sekolah yang cerdas dan bijak ini diberikan insentif khusus sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka di daerah terluar. 

Kehadiran mereka di garis depan bukan sekadar untuk mengajar, melainkan untuk menularkan budaya sukses, memotong ketimpangan, dan mendongkrak mutu sekolah di pelosok agar memiliki kualitas yang setara dengan sekolah-sekolah di perkotaan.

​Setelah fondasi kualitas pengajarnya merata, langkah strategis berikutnya berfokus pada reorientasi kurikulum yang berbasis pada potensi lokal dan kebutuhan industri nyata. 

Pemprov NTB melakukan evaluasi total terhadap jurusan-jurusan SMK agar wajib selaras dengan kekayaan dan karakteristik daerahnya masing-masing. 

Sebagai contoh nyata, SMK di wilayah yang kaya akan potensi tambang diwajibkan membuka jurusan pertambangan, sehingga potensi daerah dapat dikelola langsung oleh putra-putri daerah yang kompeten. 

Tidak berhenti di situ, agar lulusan NTB mampu bersaing di level tertinggi dan memiliki daya tawar global, kurikulum ini diperkuat dengan program magang ke Jepang, pembukaan Global Classes, serta sertifikasi kompetensi resmi yang diakui oleh dunia industri.

​Pondasi transformasi ini kemudian diperkuat oleh pilar ketiga yang berfokus pada pembenahan tata kelola data anak usia sekolah melalui Sinkronisasi Data Putus Sekolah. Langkah ini diambil untuk mengintegrasikan dan membenahi selisih catat antara data Dapodik secara nasional dan data EMIS di lingkungan pesantren. 

Dengan adanya integrasi data yang akurat ini, anak-anak yang sedang menempuh pendidikan berbasis keagamaan di pondok pesantren tidak lagi keliru dianggap sebagai anak putus sekolah. 

Hasilnya, pemerintah daerah kini memiliki peta potensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang jauh lebih presisi, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan untuk perencanaan pembangunan ke depan.

​Melengkapi seluruh rangkaian pembenahan ini, pilar keempat memastikan bahwa lompatan besar di bidang SDM ini berjalan secara inklusif tanpa ada yang terpinggirkan. 

Melalui program Pendidikan Inklusif dan Jalur Alternatif, akses pendidikan dibuka lebar-lebar bagi anak-anak disabilitas dan kelompok rentan. Rencana nyata diwujudkan mulai dari pembangunan sekolah luar biasa (SLB) baru, penguatan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), optimalisasi SMA/SMK Terbuka, hingga pelibatan aktif kader Posyandu di akar rumput. Dengan pendekatan yang menyentuh tingkat keluarga ini, setiap anak di NTB mendapatkan hak yang sama untuk tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya saing.

​Secara keseluruhan, sinergi hulu-ke-hilir ini menjadi pembuktian nyata dari komitmen Gubernur dan seluruh jajaran pemangku kebijakan di NTB. 

Pendidikan di Nusa Tenggara Barat kini telah bertransformasi menjadi motor penggerak utama yang terhubung utuh dengan dunia kerja, responsif terhadap kondisi sosial masyarakat, dan menjadi jaminan pasti demi terwujudnya masa depan yang cerah, sejahtera, dan membanggakan bagi seluruh generasi muda di Nusa Tenggara Barat.(Sekjend MDG)


Polisi Langsung Ringkus Remaja Teriduga Terlibat Kasus Pemerkosaan di Bukit Jatiwangi Kecamatan Asakota Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Tim Opsnal Polsek Asakota Polres Bima Kota menangkap seorang remaja yang diduga terlibat kasus pemerkosaan di wilayah Bukit Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Rabu (20/5/2026).

Terduga pelaku berinisial PS (17), warga Kelurahan Jatibaru Barat, Kecamatan Asakota. Polisi mengamankan pelaku kurang dari 24 jam setelah laporan diterima.

Kapolsek Asakota IPTU Mirafudin mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana pemerkosaan yang terjadi di wilayah hukumnya.

“Setelah menerima laporan, tim langsung melakukan penyelidikan dan pengumpulan informasi untuk mengidentifikasi pelaku,” ujarnya.

Operasi penangkapan dipimpin langsung Kapolsek Asakota bersama Kanit Reskrim AIPTU Rory Wardiansyah dan tim Opsnal Polsek Asakota.

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi akhirnya mengamankan PS sekitar pukul 18.00 WITA di wilayah Kelurahan Jatibaru. Saat ditangkap, pelaku disebut tidak melakukan perlawanan.

Selain mengamankan terduga pelaku, polisi juga menyita satu unit sepeda motor Honda Vario warna merah yang diduga digunakan saat kejadian berlangsung.

Dari hasil pemeriksaan awal, terduga pelaku mengakui perbuatannya. Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolsek Asakota sebelum diserahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Bima Kota untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasus tersebut kini masih dalam penanganan aparat kepolisian. Polisi juga memastikan korban akan mendapat pendampingan selama proses hukum berlangsung.(Team MDG)

Menu Bergizi dan Lezat, SPPG Parangina 1 ADIBA Hadirkan Opor Ayam Spesial

Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id SPPG Parangina 1 ADIBA kembali menghadirkan menu makanan bergizi dan lezat bagi para penerima manfaat pada Kamis (21/5/2026). Menu yang disajikan kali ini terdiri dari nasi putih, opor ayam spesial, orek tempe basah, serta sayur tumis wortel dan kacang panjang.

Menu tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya pemenuhan gizi seimbang bagi masyarakat penerima manfaat. Selain makanan utama, penerima juga mendapatkan buah salak sebagai pelengkap nutrisi harian.

Khusus bagi kelompok B3 yang meliputi ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita, pihak penyelenggara turut menyediakan tambahan buah guna mendukung kebutuhan gizi yang lebih optimal.

Pihak SPPG Parangina 1 ADIBA menyampaikan bahwa penyediaan menu sehat dan bergizi akan terus menjadi prioritas dalam mendukung kesehatan masyarakat. Dengan variasi menu yang disiapkan setiap harinya, diharapkan para penerima manfaat dapat menikmati makanan yang tidak hanya lezat, tetapi juga menyehatkan.

“Semoga menu yang disajikan hari ini dapat dinikmati dengan baik dan memberikan manfaat bagi kesehatan seluruh penerima manfaat,” ujar pihak penyelenggara.

Program pelayanan gizi yang dijalankan SPPG Paranggina 1 ADIBA menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.(Team.MDG.03)

SPPG Uma Lengge Wawo Sajikan Menu Variatif dan Bergizi untuk Ribuan Siswa


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Sementara itu Ahli Gizi SPPG uma lengge wawo, kabupaten bima, H. Kasnun menyampaikan. Seluruh menu disusun secara bervariasi, baik dari sisi lauk maupun sumber karbohidrat, kamis 21 Mei 2026.

“Kami menggunakan sumber karbohidrat yang beragam, seperti nasi putih, ketupat, hingga kentang. Semua menu didistribusikan dan disusun sesuai standar gizi dari Badan Gizi Nasional.” Lanjutnya.

Dia menjelaskan, khusus menu kentang goreng yang disajikan untuk anak TK, PAUD, serta siswa SD kelas I hingga III, porsi dan kandungan gizinya telah disesuaikan dengan kebutuhan kelompok usia tersebut. 

Dimana menu tersebut terdiri atas kentang goreng, ayam goreng lalapan, saus asam manis kacang, garnish selada dan timun, serta buah pisang raja. 

Berdasarkan hasil perhitungan gizi, menu ini mengandung energi sebesar 337,3 kilokalori, protein 15,09 gram, lemak 23,34 gram, karbohidrat 17,59 gram, serta serat pangan 3,7 gram.

“Dengan penyajian menu yang variatif dan terstandar, SPPG uma lengge wawo berharap program pemenuhan gizi bagi siswa dapat berjalan optimal dan berdampak positif terhadap kesehatan serta semangat belajar anak-anak." Tutupnya.(Sekjend MDG)

SPPG Istiqomah Parangina Sape 2 Sajikan Menu Sehat dan Bergizi untuk Anak Indonesia


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id– SPPG Istiqomah Parangina Sape 2 kembali menghadirkan menu makanan sehat dan bergizi bagi anak-anak Indonesia pada Kamis, 21 Mei 2026. Program penyediaan makanan bergizi tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung pemenuhan nutrisi anak agar tetap sehat dan bersemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Pada menu hari ini, para penerima manfaat mendapatkan nasi putih sebagai makanan pokok yang dipadukan dengan rendang daging sapi sebagai lauk utama kaya protein. Selain itu, tersedia sayur tumis wortel, kentang, dan jagung manis yang mengandung berbagai vitamin dan nutrisi penting bagi pertumbuhan anak.

Untuk melengkapi hidangan, SPPG Istiqomah Parangina Sape 2 juga menyajikan tahu krispi sebagai lauk tambahan, serta buah jeruk dan apel segar yang menjadi sumber vitamin dan serat alami.

Pihak penyelenggara berharap sajian makanan sehat dan bergizi tersebut dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan serta mendukung tumbuh kembang anak Indonesia secara optimal.(Team.MDG.03)

Nasi,Udang Goreng, dan Buah Segar Lengkapi Menu Dapur UD.Lilis SPPG Bima Sape Naru


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id – SPPG Bima Sape Naru UD Lilis kembali menghadirkan menu makanan bergizi dan beragam bagi masyarakat pada Kamis, 21 Mei 2026. Sajian yang disiapkan kali ini terdiri dari makanan pokok, lauk bergizi, sayuran, hingga buah segar guna menunjang kebutuhan nutrisi harian.

Menu yang disajikan meliputi nasi putih sebagai makanan pokok, udang goreng bumbu sebagai lauk utama, serta sayur santan yang menambah cita rasa hidangan. Selain itu, tersedia sambal goreng tempe hati ayam yang kaya protein dan memiliki cita rasa khas Nusantara.

Sebagai pelengkap, pihak penyedia juga menghadirkan buah jeruk wogan segar yang kaya vitamin untuk menambah asupan gizi para penerima manfaat.

Penyedia layanan berharap menu harian yang disajikan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi seimbang masyarakat sekaligus meningkatkan selera makan penerima layanan di wilayah SPPG Bima Sape Naru UD Lilis.(Team.MDG.03)

Cegah Perkelahian Remaja dan Balap Liar, Babinsa Desa Sangga Koramil 1608-03/Sape Turun Patroli Malam


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Babinsa Desa Sangga, Serka Jamaludin bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan patroli siskamling di wilayah Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Rabu malam (20/5/2026).

Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 20.10 WITA dengan menyasar sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan keamanan, seperti pemukiman warga dan tempat tongkrongan anak muda. Patroli tersebut dilakukan guna memantau perkembangan situasi wilayah sekaligus mengantisipasi terjadinya perkelahian remaja, balap liar, serta gangguan kamtibmas lainnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir dua anggota Koramil, dua aparat desa, dan enam orang warga masyarakat yang ikut membantu pengamanan lingkungan.

Setibanya di Desa Sangga, Kecamatan Lambu, anggota Koramil langsung melakukan pemantauan situasi wilayah dan berdialog dengan warga setempat. Dalam kesempatan itu, petugas memberikan imbauan agar masyarakat selalu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.



Babinsa juga mengingatkan warga, khususnya kalangan remaja, agar menghindari konsumsi minuman keras yang kerap menjadi pemicu terjadinya pertengkaran dan perkelahian antar pemuda akibat tidak mampu mengendalikan emosi.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aksi ugal-ugalan maupun balap liar di jalan raya karena dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Sekitar pukul 21.10 WITA, patroli dilanjutkan dengan pemantauan di desa binaan lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan patroli siskamling berakhir pada pukul 21.20 WITA dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif.

Melalui kegiatan patroli rutin tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat serta terjalin sinergi yang baik antara aparat TNI dan warga dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan nyaman.(Team.MDG.03)

Kuliah Umum : Inovasi Pembelajaran Literasi dan Numerasi Agar Mahasiswa mahasiswi STIT Sunan Giri Bima Mampu Beradaptasi Secara Tangguh di Era Digital


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Inovasi pembelajaran literasi dan numerasi di pendidikan dasar dirancang untuk membangun nalar kritis, fleksibilitas berpikir, dan pemecahan masalah. Hal ini diwujudkan melalui pendekatan kontekstual, gamifikasi, serta integrasi nilai karakter agar mahasiswa mahasiswi STIT Sunan Giri Bima mampu beradaptasi secara tangguh di era digital. 

STIT Sunan Giri Bima 

Berikut adalah berbagai inovasi strategis yang diterapkan untuk mewujudkan generasi adaptif dan berkarakter:

1. Pembelajaran Kontekstual Berbasis Masalah

Literasi: Membiasakan membaca kritis lewat kegiatan membaca interaktif (read aloud) dan menceritakan kembali menggunakan gambar kreatif. Konten bacaan disesuaikan dengan isu lingkungan atau sosial di sekitar mahasiswa mahasiswi STIT Sunan Giri Bima.

Numerasi: Menggunakan objek nyata, seperti menghitung perbandingan bahan resep makanan atau menganalisis data reboisasi di sekolah. 

Sekolah tinggi ilmu tarbiyah STIT Sunan Giri Bima 

2. Gamifikasi dan Digitalisasi Edukasi

Gamifikasi Matematika: Mengubah rumus abstrak menjadi permainan seru, seperti kuis numerasi melalui Ludo atau Team Games Tournament.

Media Edukasi: Pemanfaatan platform digital melalui Platform Merdeka Mengajar untuk menciptakan media ajar yang menarik dan interaktif. 

3. Penguatan Karakter Holistik

Pojok Baca Interaktif: Mengembangkan perpustakaan mini atau sudut baca di tiap kelas dengan buku-buku yang mendorong nilai-nilai budi pekerti.

Program Kebiasaan: Melatih kemandirian dan kolaborasi mahasiswa STIT Sunan Giri Bima melalui kegiatan gotong royong dan diskusi kelompok dalam menyelesaikan proyek literasi.

4. Evaluasi dan Pendekatan Psikologis

Asesmen Formatif Adaptif: Menggunakan asesmen yang tidak berfokus pada hafalan, melainkan pada penalaran dan logika berbasis AKM (Asesmen Kompetensi Minimum).

Dukungan Psikologis: Guru memberikan motivasi untuk membangun rasa percaya diri mahasiswa STIT Sunan Giri Bima agar tidak takut salah saat membaca maupun berhitung. (Sekjend MDG)