Media Dinamika Global

Rabu, 15 April 2026

Walikota Bima Belum Keluarkan SK Dana Hibah Wartawan tahun 2026


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Berdasarkan penelusuran informasi terbaru per April 2026, belum ada laporan spesifik secara nasional mengenai SK dana hibah wartawan tahun 2026 yang belum dikeluarkan oleh pemerintah kota bima (Pemkot).

Namun, perlu diperhatikan beberapa poin penting terkait dinamika dana hibah wartawan/media pada awal 2026:

Penyusunan RKPD 2026: Sesuai regulasi, dokumen Perwal terkait Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 menjadi acuan pelaksanaan program, termasuk hibah.

Kasus di Daerah Lain: Di beberapa tempat, terdapat dinamika terkait anggaran, seperti penghapusan atau keterlambatan anggaran publikasi media dalam APBD 2026.

Imbauan Dewan Pers: Dewan Pers seringkali mengeluarkan edaran agar jurnalis/media tidak meminta sumbangan atau hibah yang tidak resmi menjelang momen tertentu, seperti Hari Raya, di tahun 2026 ini. 

Jika Anda merujuk pada Pemkot tertentu, mohon informasikan nama kota tersebut agar saya dapat memberikan detail yang lebih akurat.

Biasanya, penundaan SK hibah berkaitan dengan:

Verifikasi Proposal: PWI atau organisasi wartawan belum melengkapi proposal atau berkas administrasi.

Evaluasi Anggaran: Penyesuaian APBD oleh Pemkot/BPKAD.

Kasus Hukum: Adanya temuan atau permasalahan hukum pada pengurus organisasi wartawan sebelumnya.(Team)

Data Akurat Kunci Pembangunan NTB yang Tepat Sasaran


Mataram, Media Dinamika Global - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan partisipatif di era digital. Hal ini mengemuka dalam program

"NTB Bicara" TVRI yang menghadirkan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) NTB, Dr. Ahsanul Khalik, S.Sos., MH, di sela-sela pelaksanaan Musrenbang RKPD 2026 di Mataram, Kamis (16/4).

Kadis Kominfotik mengungkapkan bahwa kunci utama pembangunan yang efektif di bawah kepemimpinan Gubernur Iqbal dan Dinda adalah penggunaan data yang akurat dan terintegrasi. Melalui program NTB Satu Data, pemerintah provinsi berupaya mensinkronkan seluruh data dari tingkat kabupaten/kota hingga perangkat daerah provinsi.

"Pembangunan NTB harus berbasis data. Tanpa data yang jelas, lokus dan fokus intervensi program tidak akan bisa dieksekusi dengan baik," ujar Dr. Aka sapaan akrabnya.

Ia menambahkan bahwa saat ini NTB sedang memperkuat integrasi data dengan Portal Pelita milik Kementerian Dalam Negeri dan sudah terhubung erat dengan sistem Bappenas. Hal ini bertujuan agar setiap usulan dalam Musrenbang memiliki dasar kebutuhan masyarakat yang nyata, termasuk penentuan anggaran yang tepat sasaran.

Salah satu terobosan yang disoroti adalah penguatan data untuk kelompok rentan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI).

Dinas Kominfotik bersama Bappeda telah melakukan pemilahan data spesifik guna memastikan perencanaan pembangunan dalam Musrenbang berpihak pada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

Terkait aksesibilitas informasi, Khalik mengungkapkan bahwa portal resmi pemerintah, ntbprov.go.id, kini menjadi rujukan utama publik dengan angka kunjungan mencapai lebih dari 1,2 juta per bulan.

"Masyarakat, termasuk generasi Z, kini sangat mudah memberikan aspirasi atau pengaduan. Selain melalui web, kami aktif di berbagai kanal media sosial yang dipantau cepat untuk kemudian ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait," imbuhnya.

Disebutkan pula, Pemprov NTB dalam memastikan informasi pembangunan tetap tersampaikan ke seluruh pelosok melalui kolaborasi lintas media.

Dr. Aka, pria berkacamata ini mengakui bahwa saat ini masih terdapat sekitar 150 titik blank spot di NTB, terutama di wilayah Bima karena kondisi topografi yang ekstrem. Namun, hal ini tidak menjadi penghalang bagi penyebaran informasi publik.

"Bagi daerah yang tidak bisa mengakses media online karena ketiadaan sinyal, kami memperkuat kerja sama dengan media cetak. Tahun ini kami bekerja sama dengan lebih dari 120 media, termasuk RRI dan TVRI yang jangkauannya mampu menembus desa-desa terpencil," jelasnya.

Strategi ini diambil untuk memastikan seluruh masyarakat, tanpa terkecuali, mendapatkan update mengenai arah kebijakan pembangunan hasil Musrenbang 2026.

Di sisi lain, bagi wilayah yang telah terjangkau internet, Dinas Kominfotik terus mengoptimalkan portal NTB Satu Data. Sistem ini menjadi jantung transparansi yang mensinkronkan data kabupaten/kota dengan pusat (Kemendagri dan Bappenas), sekaligus menjadi alat ukur kinerja pemerintah.

Dr. Aka mengungkapkan bahwa portal resmi ntbprov.go.id kini telah dilengkapi dengan survei tingkat kepuasan masyarakat. Menariknya, survei ini tidak hanya bersifat umum, tetapi dipilah per perangkat daerah.

"Survei kepuasan masyarakat di portal kami menjadi salah satu indikator kinerja utama yang dipantau langsung oleh Bapak Gubernur. Ini adalah bentuk transparansi agar setiap perangkat daerah bertanggung jawab atas kualitas program yang dijalankan," tegasnya.

Menutup penyampaiannya, Dr. Aka menekankan bahwa kesuksesan Musrenbang 2026 sangat bergantung pada sinergi dan rasa saling percaya antara pemerintah dan masyarakat. Ia mengajak warga untuk memanfaatkan kanal digital maupun perangkat daerah untuk menyalurkan kritik tanpa rasa takut tidak didengar.

"Tanpa sinergi dan saling percaya, pembangunan tidak akan berjalan maksimal. Mari kita bangun kebersamaan untuk NTB yang Makmur Mendunia," pungkasnya.

Redaksi |

L-KPK Hadiri FGD Lima Raperda Inisiatif DPRD NTB di Senggigi, Uji Publik Akan Digelar 19-20 April


Media dinamika Global.id.-- Mataram 15 april 2026. – Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (L-KPK) menghadiri Focus Group Discussion (FGD) terhadap lima rancangan peraturan daerah (raperda) inisiatif DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung dalam rangkaian Rapat Pembahasan Bersama (PROPEMPERDA) yang digelar selama dua hari di ARUNA Senggigi, mulai tanggal 12 hingga 14 April 2026 dan berjalan lancar.

Kelima raperda yang menjadi fokus diskusi dalam kegiatan tersebut adalah:

1. Raperda Minerba NTB

2. Raperda Bale Mediasi NTB

3. Raperda Perubahan Perlindungan NTB

4. Raperda tentang Dana Sumbangan Pendidikan yang Bersumber dari Masyarakat pada Satuan Pendidikan Menengah NTB

5. Raperda Pinjol & Judol NTB.

Keberhasilan pelaksanaan FGD ini menjadi langkah awal yang penting dalam proses penyusunan raperda. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapatkan dukungan yang memadai dari berbagai pihak.

Selanjutnya, proses penyempurnaan raperda akan dilanjutkan dengan kegiatan uji publik yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 19 hingga 20 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan masukan dan tanggapan dari masyarakat luas serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, guna memastikan bahwa raperda yang akan disusun nantinya benar-benar mencerminkan kebutuhan dan kepentingan masyarakat NTB, serta memiliki landasan yang kuat dan dapat diimplementasikan dengan baik.

Kehadiran L-KPK dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen lembaga untuk turut serta mengawasi dan memastikan proses penyusunan peraturan daerah berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi. By. (Redaksi Sekjend MDG)

Nino Godzila" Mengancam 2026, Pasukan Elit Polres Tulang Bawang Siaga Tempur Digaris Depan.


Tulang Bawang, Lampung – Mediadinamikaglobal.Id || Dunia sedang tidak baik-baik saja! Ancaman fenomena iklim ekstrem yang dijuluki "El Nino Godzilla" kini membayangi cakrawala tahun 2026. Menghadapi potensi bencana yang bisa meluluhlantakkan tatanan masyarakat, Polres Tulang Bawang tidak tinggal diam. Di bawah komando langsung Kapolres, pasukan khusus "On Call" resmi disiagakan untuk berperang melawan amukan alam!

Pada Rabu pagi (15/04/2026), suasana di Posko Tanggap Darurat Bencana Polres Tulang Bawang mendadak tegang. Ipda William Yoas Situmorang, S.T.r.I.K., memimpin langsung apel kesiapsiagaan personel tangguh untuk memastikan bahwa rakyat Tulang Bawang tidak sendirian menghadapi monster iklim ini.

Bukan hanya omong kosong, pengecekan alat-alat berat dan peralatan taktis dilakukan dengan sangat teliti. Mulai dari mesin pemotong, perahu karet, hingga logistik darurat dipastikan siap meluncur dalam hitungan detik. Tim yang terdiri dari personel pilihan seperti Aiptu Alzuma, Bripka Putu, hingga Briptu Putu Artawan, bergerak cepat memantau titik-titik rawan yang diprediksi bakal menjadi sasaran empuk dampak El Nino Godzilla.

Menanggapi situasi darurat ini, pihak kepolisian memberikan pernyataan resmi guna menenangkan masyarakat sekaligus memberikan peringatan keras terhadap kesiapsiagaan wilayah:

"Izin melaporkan Komandan, bahwa sesuai dengan instruksi pimpinan, Polres Tulang Bawang telah menyiagakan Tim Piket On Call Tanggap Darurat Bencana sebagai langkah proaktif mitigasi dampak fenomena El Nino Godzilla." Ucap Ipda Yoas Situmorang, S.T.i.K

 "Kami telah melakukan pengecekan komprehensif terhadap sarana dan prasarana (sarpras) guna memastikan seluruh peralatan dalam kondisi prima. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta segera melaporkan jika menemukan potensi gangguan kamtibmas maupun dampak bencana di wilayahnya. Kehadiran Polri di lapangan adalah manifestasi dari komitmen kami dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan prima kepada masyarakat di tengah situasi iklim yang tidak menentu. Demikian untuk menjadi maklum. Dum."Tambah Ipda Situmorang, S.T.i.K Dengan Tegas

Hingga berita ini diturunkan, patroli siber dan lapangan terus ditingkatkan. El Nino Godzilla mungkin mengerikan, namun dedikasi baja dari Polres Tulang Bawang siap menjadi perisai bagi masyarakat.(Fs/Red) 

Fatimah Zulkarnain.SH Anggota DPRD Bima Hadiri Pembukaan MTQ ke-III Yayasan Tahfidz Al-Qur’an Salahuddin Al Ayyubi


Sape, Bima.NTB.Media Dinamika Global.id — Anggota DPRD Kabupaten Bima, Fatimah Zulkarnain.SH menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-III yang diselenggarakan oleh Yayasan Tahfidz Al-Qur’an Salahuddin Al Ayyubi, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Yayasan Tahfidz Al-Qur’an yang berlokasi di Dusun Sumpi RT 001/RW 003, Desa Oi Maci, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Acara pembukaan MTQ tingkat yayasan tersebut turut dihadiri oleh Camat Sape Muhammad Akbar, S.P., M.Si., Danramil Sape Kapten Inf Ruslin, Danki Brimob Sape IPDA Ahyar, S.H., perwakilan Kepala KUA Sape Dr. Abdul Munir,M.Pdi Kepala Desa Oi Maci Muhdar, serta para orang tua wali santri dan ratusan peserta.

Pimpinan Yayasan Tahfidz Al-Qur’an Salahuddin Al Ayyubi yang juga bertindak sebagai ketua panitia menyampaikan bahwa penyelenggaraan MTQ ini tidak semata-mata untuk mencari qari dan qariah terbaik dari lebih dari 200 santri dan santriwati. Menurutnya, kegiatan ini merupakan upaya nyata yayasan dalam menanamkan nilai-nilai luhur Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti MTQ dengan niat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, bukan semata-mata untuk meraih kemenangan atau penghargaan.

“Keikutsertaan dalam MTQ ini adalah bagian dari ikhtiar memuliakan ayat-ayat Allah dan membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Kepala KUA Kecamatan Sape, Dr. Abdul Munir, menyerahkan bingkisan berupa mushaf Al-Qur’an kepada panitia sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.

Ibu.Fatimah Zulkarnain.SH (DPRD Kab.Bima)


Sementara itu Anggota DPRD Kabupaten Bima Dapil Sape Lambu Ibu Fatimah Zulkarnain.SH, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pihak yayasan yang konsisten menyelenggarakan MTQ setiap tahun sebagai wadah pengembangan potensi santri. Ia juga berpesan agar para santri menjadikan Al-Qur’an sebagai landasan moral dan spiritual dalam kehidupan.

Camat Sape, Muhammad Akbar, S.P., M.Si., turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap MTQ ini mampu melahirkan generasi Qur’ani yang dapat berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.

“Lebih dari itu, kami berharap seluruh santri yang menimba ilmu di Yayasan Tahfidz ini tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami isi dan kandungannya,” ungkapnya.

MTQ ke-III Yayasan Tahfidz Al-Qur’an Salahuddin Al Ayyubi ini diikuti oleh sekitar 200 hingga 250 santri dan santriwati, sebagai bagian dari upaya pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Bima.

(Team.MDG.03)

Menu B3 SPPG Uma Lengge Wawo Kab.Bima


Wawo NTB, Media Dinamika Global.id.-- Menu MBG Uma Lengge wawo (Makan Bergizi Gratis) B3 ditujukan untuk Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita guna mencegah stunting, dengan kandungan nutrisi seimbang (karbohidrat, protein, sayur, buah, susu). Contoh menunya meliputi Nasi kuning + Telur Rendang + Tahu + Sayur atau variasi keringan seperti Roti, Abon Sapi, dan Susu UHT. 

 detail menu MBG B3:

Menu Dewasa (Bumil, Busui, Kader): Nasi kuning, protein hewani (Telur Rendang/Dendeng Ayam/Ayam Cincang), protein nabati (Tahu Goreng/Bacem), lalapan/sayur (Tumis Pakcoy/Brokoli Wortel), buah (Jeruk/Apel Fuji), dan susu UHT 200ml.

Menu Anak (Balita): Nugget kentang/nasi tim, sayur, buah, dan susu UHT 125ml.

Menu Keringan (Praktis): Roti, abon sapi, buah (kelengkeng), dan susu UHT. 

Nilai gizi rata-rata menu dewasa mencapai ±727

 kkal dengan protein ±29 gr. Menu SPPG uma lengge wawo kabupaten bima disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan- HPK.(Redaksi Sekjend MDG)

Satlantas Polres Bima Kota Gencarkan Edukasi Kamseltibcarlantas Tekan Pelanggaran Lalu Lintas


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Unit Kamsel Satlantas Polres Bima Kota melaksanakan kegiatan himbauan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat serta pembagian brosur SIM di Jalan Belimbing, Kelurahan Rabadompu Barat, Kecamatan Raba, Kota Bima, Selasa (14/4/2026)

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kasat Lantas Iptu Bambang Tedy S., S.H., M.I.Kom., menjelaskan Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan edukasi secara humanis kepada para pengendara tentang pentingnya tertib berlalu lintas, penggunaan helm SNI, serta melengkapi surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK. 

Selain itu, pembagian brosur SIM dilakukan sebagai upaya sosialisasi agar masyarakat lebih memahami prosedur pembuatan SIM dan pentingnya memiliki SIM sebagai syarat legalitas berkendara.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya, demi terciptanya Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif.(Redaksi Sekjend MDG)

Bus Hibah di Duga Terlibat Penipuan Oknum ASN Dishub Bima


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Oknum aparatur sipil negara di Dinas Perhubungan Kabupaten Bima, diduga terlibat penipuan bus hibah dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia pada tahun 2024-2025. Yang bersangkutan dipastikan akan menjalani proses hukum.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bima, A. Rifai, membenarkan adanya laporan yang melibatkan oknum ASN di instansinya diduga terlibat pada penipuan hibah kendaraan bus dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Yang bersangkutan telah dipanggil untuk diklarifikasi kebenaran informasi yang berkembang di masyarakat.

“Memang benar, dan saya sudah ada tatap muka dengan oknum tersebut. Saya berikan wejangan dan sebagainya. Dia mengakui dan mau mengikuti prosedur hukum yang berlaku dan mau bertanggung jawab,” ujarnya, Selasa (15/4).

Pihaknya menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut, kepada aparat penegak hukum. Informasi diterima bahwa yang bersangkutan segera dipanggil oleh APH untuk dimintai keterangan.

“Besok (hari ini,red) yang bersangkutan akan memenuhi panggilan Polres Kota Bima,” tuturnya.

Dalam menjalani modusnya, terduga pelaku mengaku memiliki akses terhadap program bantuan kendaraan dari pemerintah pusat. Untuk memuluskan hibah kendaraan tersebut, sejumlah sekolah dan pemerintah desa diminta menyerahkan uang dengan alasan biaya akomodasi penjemputan kendaraan di Jakarta.

Rifai mengaku baru mengetahui dugaan kasus tersebut, setelah menerima konfirmasi dari sejumlah media yang menanyakan kebenaran informasi yang beredar.

Ia juga membenarkan bahwa pada 2024-2025 memang terdapat program hibah kendaraan bus dari Kemenhub yang disalurkan ke sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Bima. Namun, proses penyaluran kendaraan hibah dilakukan melalui mekanisme resmi dan seleksi langsung dari kementerian, bukan melalui individu di tingkat daerah.

"Kabupaten bima kayaknya dapat dua atau 4 unit saya tidak tau pihak mana saja yang mendapatkannya". Katanya 

Saat ini kasus dugaan penipuan berkedok sekolah sekolah di kabupaten bima banyak korban penipuan program hibah bus tersebut. Masih dalam proses keamanan aparat kepolisian, para korban menunggu kepastian hukum serta pertanggungjawaban dari pihak yang terlibat.(Team MDG)

Satu Unit Rumah Panggung di Desa Poja Sape Bima Ludes Terbakar Akibat Korsleting Listrik


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Kebakaran hebat melanda sebuah rumah panggung milik warga di Dusun Natu, Desa Poja, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 15.30 WITA. Peristiwa tersebut menghanguskan satu unit rumah beserta seluruh isinya hingga rata dengan tanah.

Rumah yang terbakar diketahui milik Nasrudin (45), seorang petani yang berdomisili di RT 14 RW 05 Dusun Natu. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga disebabkan oleh arus pendek listrik yang memicu munculnya api dari instalasi kabel di dalam rumah.

Menurut kronologis kejadian, saat insiden terjadi, Nasrudin tengah beristirahat di dalam rumah. Ia tiba-tiba melihat api muncul dari aliran kabel listrik dan langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.



Sekitar pukul 15.50 WITA, warga yang mendengar teriakan tersebut segera berdatangan dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan yang merupakan rumah panggung dengan 12 tiang.

Petugas pemadam kebakaran dari Kecamatan Sape tiba di lokasi pada pukul 17.00 WITA dan langsung melakukan pemadaman, dibantu oleh anggota Koramil 1608-03/Sape serta masyarakat setempat. Api akhirnya berhasil dipadamkan secara total.

Selanjutnya, pada pukul 17.10 WITA, Babinsa Desa Poja melakukan pengecekan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi sisa api yang berpotensi menimbulkan kebakaran lanjutan. Lima menit kemudian, situasi di lokasi kejadian dinyatakan aman dan kondusif.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp65 juta, mengingat seluruh isi rumah turut hangus terbakar.

Pasca kejadian, aparat setempat mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik, khususnya kabel yang sudah tua atau tidak layak pakai, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa. Selain itu, pihak terkait juga akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait untuk memberikan bantuan kepada korban terdampak.

Upaya bantuan dan dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat meringankan beban korban akibat musibah tersebut.

Satu Unit Rumah Panggung di Desa Hidirasa Kec.Lambu. Bima Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp.80 Juta


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Kebakaran melanda satu unit rumah panggung di RT 02/RW 01 Dusun Mangge Dalam, Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, pada Rabu (15/4) sekitar pukul 20.10 WITA. Rumah milik seorang petani bernama Asdin (28) tersebut ludes terbakar hingga rata dengan tanah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting arus listrik dari salah satu ruangan di dalam rumah. Saat kejadian, pemilik rumah diketahui sedang berada di rumah tetangga.

Peristiwa pertama kali diketahui oleh warga yang melihat kepulan asap dari dalam rumah. Warga kemudian segera memberitahukan kepada keluarga pemilik rumah. Teriakan minta tolong pun terdengar, sehingga warga sekitar langsung berdatangan untuk membantu.

Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menjalar ke seluruh bagian rumah yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar. Sekitar pukul 20.20 WITA, masyarakat setempat bahu-membahu melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan petugas pemadam kebakaran.




Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Lambu tiba di lokasi sekitar pukul 21.10 WITA dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 22.05 WITA dengan bantuan warga.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp80 juta, meliputi satu unit rumah panggung beserta seluruh isinya yang hangus terbakar, serta dua unit kendaraan roda dua.

Pasca kebakaran, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif. Upaya cepat warga dalam memadamkan api sebelum kedatangan petugas pemadam kebakaran dinilai berhasil mencegah api merembet ke rumah lainnya.

Pihak terkait diharapkan dapat segera melakukan koordinasi untuk penanganan dan penyaluran bantuan bagi korban kebakaran.(Team.MDG.03)