Media Dinamika Global

Selasa, 03 Maret 2026

Gubernur NTB Tinjau Stunting di Desa Nggembe, Angka Bima Turun ke 12 Persen


Bima, Media Dinamika Global.Id.- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan pemantauan langsung kasus stunting di Desa Nggembe, Kabupaten Bima, Selasa (3/3). Kunjungan ini dipimpin Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, didampingi Bupati Bima, Ady Mahyudi serta Ketua TP-PKK NTB, Sinta M. Iqbal.

Dalam agenda tersebut, Gubernur Iqbal bersama rombongan mengunjungi rumah anak terdampak balita stunting dan anak yang mengalami diare. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan intervensi yang diberikan benar-benar menyentuh langsung sasaran dan keluarga penerima manfaat.

“Penanganan stunting harus kita pastikan tepat sasaran. Karena itu kami turun langsung melihat kondisi anak-anak dan keluarga, agar intervensi yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan”, tutur Gubernur Iqbal.

Selain itu, dilakukan pula pemberian imunisasi secara simbolis kepada anak-anak PAUD Meci Angi sebagai langkah preventif dalam mencegah penyakit serta memperkuat layanan kesehatan dasar di tingkat desa.

Di Desa Nggembe tercatat terdapat 12 anak sasaran stunting. Pada kunjungan kali ini, dua anak didatangi langsung, yakni Zakir (16 bulan) dan Jafir (12 bulan). Keduanya merupakan sasaran program imunisasi campak (URI) yang dilaksanakan melalui fasilitas layanan kesehatan setempat.

Gubernur Iqbal juga menyerahkan bantuan paket Pemberian Nutrisi Tambahan (PNT) berupa biskuit dari Dinas Kesehatan NTB, serta dukungan layanan kesehatan dari Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) dan Puskesmas setempat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu percepatan pemulihan kondisi anak sekaligus memperkuat pendampingan kepada keluarga.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa penanganan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial.

“Penanganan stunting tidak bisa dilihat dari satu sisi saja, karena penyebabnya beragam. Bukan hanya soal gizi, tetapi juga sanitasi, kondisi rumah, hingga penyakit penyerta. Karena itu pendekatannya harus komprehensif dan terintegrasi”, tegasnya.

Dirinya menambahkan, sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten menjadi kunci utama dalam percepatan penurunan angka stunting.

“Kita bergandengan tangan dengan Kabupaten, pak Bupati juga turun langsung. Kita bagi tugas, mana yang menjadi kewenangan kabupaten dan mana yang menjadi dukungan Provinsi. Semua sektor harus bergerak bersama agar target penurunan stunting 2026 bisa tercapai”, ujarnya.

Upaya kolaboratif tersebut menunjukkan hasil positif. Angka stunting di Kabupaten Bima berhasil ditekan dari 26 persen menjadi 12 persen. Sementara di tingkat Provinsi NTB, prevalensi stunting tercatat turun menjadi 13 persen. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama lintas sektor, mulai dari kesehatan, perumahan, sanitasi hingga dukungan sosial kemasyarakatan.

Pemerintah Provinsi NTB menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dan intervensi terintegrasi guna memastikan setiap anak mendapatkan hak tumbuh kembang yang optimal.

Redaksi ||

Gubernur NTB Tinjau Donggo, Salurkan Bantuan dan Soroti Akses Air Bersih


Bima, Media Dinamika Global.Id.- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, melakukan kunjungan kerja ke Desa Donggo, Kabupaten Bima. Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus menyerahkan sejumlah bantuan. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Desa NTB Lalu Hamdi, Kepala Dinas Sosial NTB Masyuri, serta Ketua Baznas NTB, Selasa (3/3/2026).

Dalam dialog bersama warga, Gubernur Iqbal menerima laporan terkait persoalan air bersih. Di atas desa terdapat tampungan air, namun belum dapat disalurkan ke rumah-rumah warga karena belum tersedia jaringan pipa. Selain itu, air menjadi keruh saat musim hujan.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Iqbal menegaskan komitmennya untuk segera memasangkan pipa untuk pengaliran air.

“Air adalah kebutuhan dasar. Tidak boleh ada tampungan air yang tidak bisa dimanfaatkan hanya karena tidak ada pipa”, tegas Gubernur Iqbal.

Pada kesempatan itu, Gubernur Iqbal juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako, bantuan uang tunai, 50 sak semen untuk perbaikan jalan desa dan mushola serta 1.000 bibit pohon untuk penghijauan di kawasan yang gundul.

“Bantuan ini mungkin tidak besar, tetapi ini adalah bentuk kehadiran pemerintah. Kita ingin memastikan masyarakat Donggo merasakan perhatian dan dukungan nyata”, ujarnya.

Berdasarkan data pendamping desa, terdapat 150 kepala keluarga (KK) di Desa Mbawa yang terdampak kemiskinan ekstrem dan menjadi fokus penanganan pemerintah. Gubernur Iqbal menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan ekstrem menjadi prioritas utama.

“Kita tidak boleh membiarkan saudara-saudara kita hidup dalam kemiskinan ekstrem. Intervensi harus tepat sasaran dan kita akan kawal bersama agar program benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Di tengah berbagai keterbatasan, Donggo juga menunjukkan potensi dan kebanggaan tersendiri. Tercatat hampir sekitar 700 warga Donggo menjadi anggota TNI serta sejumlah putra-putri daerah berhasil menempuh pendidikan tinggi di Pulau Jawa dan Sulawesi.

“Saya bangga dengan masyarakat Donggo. Dengan segala keterbatasan, banyak yang berhasil menjadi prajurit TNI dan sarjana. Ini bukti bahwa semangat dan tekad masyarakat Donggo luar biasa”, ungkap Gubernur Iqbal.

Sementara itu, Kepala Dusun Sori Fo’o, Nasrudin, menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. Dirinya menyebut kunjungan ini sebagai sejarah bagi masyarakat Donggo.

“Kami sangat berterima kasih atas segala sumbangan dan perhatian yang diberikan. Ini adalah kunjungan gubernur pertama ke Donggo, dan masyarakat merasa sangat diperhatikan”, ujarnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal percepatan pembangunan infrastruktur dasar, khususnya akses air bersih serta penguatan program penanganan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Donggo, Kabupaten Bima.

Redaksi ||

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Bocah 3 Tahun yang Diduga Tenggelam di Sungai Desa Rato


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.– Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di aliran Sungai Desa Rato, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Selasa (03/03/2026).

Korban diketahui bernama Muhammad Ibadillah (3), warga RT 10/RW 05, Dusun Kampung Sigi, Desa Rato. Berdasarkan laporan yang diterima, korban diduga terbawa arus sungai.

Operasi pencarian dimulai sejak pukul 08.00 WITA diawali dengan apel dan briefing kesiapan personel yang dipimpin oleh Koordinator Pos SAR Bima. Tim kemudian dibagi ke beberapa sektor untuk memaksimalkan penyisiran.

Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari:

Sat Polairud Polres Bima

Pos SAR Bima

TNI

BPBD Kabupaten Bima

TAGANA

Potensi SAR

Masyarakat dan relawan setempat

Penyisiran difokuskan dari lokasi kejadian awal (LKP) di aliran Sungai Desa Rato hingga Sungai Rasa Nggaro, Desa Bontokape, dengan jarak tempuh sekitar 2,2 kilometer. Metode pencarian dilakukan dengan penyisiran manual di sepanjang bantaran sungai serta pemantauan pada titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi tersangkutnya korban.

Sekitar pukul 11.00 WITA, tim tiba di titik akhir penyisiran dan melakukan evaluasi sementara sebelum melanjutkan pencarian ulang pada pukul 13.30 WITA guna memastikan tidak ada area yang terlewat. Hingga pukul 16.00 WITA, hasil pencarian masih nihil dan operasi dihentikan sementara karena faktor waktu yang menjelang malam hari.

Selama pelaksanaan operasi, tim menghadapi sejumlah kendala, di antaranya banyaknya material sisa banjir seperti ranting, kayu, dan tumpukan sampah alami yang menutupi aliran sungai. Selain itu, kondisi dasar sungai yang dipenuhi bebatuan terjal turut menyulitkan pergerakan personel saat melakukan penyisiran secara manual di dalam air.

Rencananya, operasi pencarian akan dilanjutkan kembali pada hari berikutnya dengan memperluas radius pencarian dan mengoptimalkan seluruh unsur yang terlibat.

Tim SAR Gabungan mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bahaya di sekitar aliran sungai, khususnya saat kondisi arus deras, serta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak untuk mencegah kejadian serupa.(Team)

Konflik Timur Tengah Memanas, PMI dan Jamaah Umroh NTB Dipastikan Aman


Mataram, Media Dinamika Global.Id.– Di tengah meningkatnya tensi konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memastikan seluruh warga NTB yang berada di kawasan Timur Tengah dalam kondisi aman dan dalam pemantauan intensif perwakilan Republik Indonesia di masing-masing negara penempatan.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, berdasarkan hasil koordinasi dengan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB, Dr. Aidy Furqon, serta laporan resmi kementerian terkait.

Berdasarkan data resmi dari laman CNC.BP2MI.go.id yang dikelola Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), tercatat sebanyak 155 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTB berada di kawasan Timur Tengah. Dari jumlah tersebut, 144 orang bekerja di Arab Saudi, 10 orang di Uni Emirat Arab, dan 1 orang di Kuwait.

Secara komposisi, PMI NTB terdiri dari 86 laki-laki dan 69 perempuan, yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di NTB. Lombok Tengah menjadi daerah asal terbanyak dengan 47 orang, disusul Sumbawa 32 orang, Lombok Timur 31 orang, Lombok Barat 21 orang, dan Kota Mataram 18 orang. Selebihnya berasal dari Dompu, Sumbawa Barat, Lombok Utara, dan Kota Bima.

Mayoritas PMI tersebut bekerja pada sektor aktivitas jasa lainnya, termasuk layanan personal dan domestik. Sebagian lainnya tersebar pada sektor akomodasi dan penyediaan makan minum, kesehatan dan sosial, pertambangan, industri pengolahan, serta konstruksi.

“Berdasarkan koordinasi terakhir Dinas tenaga kerja dan transmigrasi NTB dengan BP2MI, seluruh PMI asal NTB dilaporkan dalam kondisi baik dan tidak berada pada zona terdampak langsung konflik. Mereka terus dipantau oleh KBRI dan KJRI sesuai wilayah penempatan,” ujar Aka, Selasa (3/3/26).

Selain PMI, Pemprov NTB juga memantau keberadaan jama'ah umroh asal NTB yang saat ini berada di Arab Saudi. Berdasarkan data resmi Kementerian Haji dan Umroh Provinsi NTB per 2 Maret 2026, sebanyak 1.415 jamaah telah diberangkatkan menuju Jeddah sejak 19 Februari 2026 hingga awal Maret 2026 melalui Lombok International Airport dengan skema penerbangan sesuai jadwal masing-masing penyelenggara.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 43 jamaah telah kembali ke Indonesia. Adapun dengan  kepulangan jama'ah umroh ini sesuai jadwal mulai pada 7 Maret 2026, sesuai masa tinggal program umroh rata-rata 9 hingga 12 hari. Kita Do'aka kepulangan jama'ah umroh ini pada saat kepulangan nanti lancar dan tidak terkendala dampak perang, kata Aka.

Saat ini, sebanyak 1.372 jamaah masih berada di Arab Saudi dan seluruhnya dilaporkan dalam keadaan aman dan sedang menjalan kan ibadah umrohnya.

Aka menegaskan bahwa seluruh warga NTB di kawasan Timur Tengah berada dalam sistem perlindungan negara melalui KBRI Riyadh, KJRI Jeddah, serta perwakilan RI di Uni Emirat Arab dan Kuwait. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan mekanisme koordinasi cepat apabila terjadi perkembangan situasi yang memerlukan langkah perlindungan lebih lanjut.

“Kami memahami adanya kekhawatiran keluarga di NTB. Namun hingga saat ini tidak ada laporan warga NTB yang terdampak langsung konflik. Pemerintah terus melakukan komunikasi berkala dan akan menyampaikan perkembangan secara resmi,” tegasnya.

Pemprov NTB melalui Dinas tenaga kerja dan transmigrasi NTB  memastikan pemantauan terus dilakukan, sebagai bentuk tanggung jawab  pemerintah daerah dalam melindungi warganya di luar negeri.

Pemerintah Provinsi NTB, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan hanya merujuk pada informasi resmi, sembari memastikan bahwa keselamatan warga NTB di luar negeri tetap menjadi prioritas utama.

Redaksi ||

Polda NTB Tetapkan Ketua Yayasan Ponpes di Lombok Tengah sebagai Tersangka Dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual


Mataram, Media Dinamika Global.Id.– Polda Nusa Tenggara Barat melalui Direktorat Reserse PPA dan PPO menetapkan seorang pria berinisial MTF (38), yang merupakan ustaz sekaligus ketua yayasan pondok pesantren di Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, sebagai tersangka dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap dua orang santriwati.

Penanganan perkara ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/20/II/2026/SPKT/Polda NTB tanggal 2 Februari 2026 serta Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP.Sidik/9.a/II/RES.1.4./2026/Ditres PPA dan PPO tanggal 11 Februari 2026.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa peristiwa dugaan kekerasan seksual tersebut terjadi sekitar awal Mei 2025 hingga pertengahan Agustus 2025 di kamar khalwat pondok pesantren yang berlokasi di Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah.

“Penyidik Ditres PPA dan PPO telah melakukan serangkaian langkah penyidikan secara profesional dan berperspektif perlindungan korban. Status terlapor telah ditingkatkan dari saksi menjadi tersangka dan saat ini yang bersangkutan telah dilakukan penahanan di Rutan Dittahti Polda NTB,” jelas Kholid (2/3/26).

Dalam proses penyidikan, tersangka diduga melakukan perbuatan dengan memanfaatkan posisi dan otoritasnya. Modus yang digunakan antara lain memanipulasi keadaan dengan pendekatan doktrinal serta memanfaatkan kerentanan korban sehingga korban tergerak melakukan perbuatan yang melanggar hukum. Dugaan perbuatan tersebut dilakukan berulang hingga empat kali terhadap salah satu korban, serta terdapat korban lainnya dengan peristiwa serupa.

Korban dalam perkara ini berjumlah dua orang santriwati.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 473 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2023 tentang KUHP atau Pasal 6 huruf C Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp300.000.000 (tiga ratus juta rupiah).

Sejumlah barang bukti telah diamankan dalam perkara ini, antara lain dokumen administrasi pondok pesantren, pakaian korban, potongan bungkus kondom, kunci kamar, serta barang-barang lain yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana tersebut.

Kabid Humas menegaskan bahwa Polda NTB berkomitmen memberikan perlindungan maksimal kepada korban serta memastikan proses hukum berjalan secara transparan, profesional, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kasus kekerasan seksual, khususnya yang melibatkan perempuan dan anak, menjadi perhatian serius. Kami memastikan proses penanganan berjalan tuntas dan akuntabel. Identitas korban dilindungi dan kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang dapat memperburuk kondisi korban,” tegasnya.

Polda NTB juga membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki informasi tambahan terkait perkara ini untuk melaporkannya melalui saluran resmi kepolisian.

Redaksi ||

Purnama Wulan Sari Buka Dauroh Qur’an Ramadan 1447 H, Perkuat Karakter Generasi Muda Di Era Digital.


Bandar Lampung – Mediadinamikaglobal.Id || Bunda Literasi Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, membuka kegiatan Dauroh Qur'an Ramadan 1447 H yang diselenggarakan di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Selasa 03 Maret 2026.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat karakter generasi muda melalui pendalaman nilai-nilai Al-Qur'an di tengah tantangan era digital dan degradasi moral. 

Dalam arahannya, Purnama Wulan Sari menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar bulan untuk mengejar target khataman secara kuantitas, melainkan waktu terbaik untuk meningkatkan kualitas interaksi dengan Al-Qur'an melalui tadabur dan pengamalan. 

"Melalui Dauroh Qur'an ini, kita tidak hanya diajak membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya. Di era digital ini, akses Al-Qur'an sudah sangat mudah di dalam genggaman. Tantangannya adalah bagaimana kita membentengi diri dengan akhlak mulia yang diajarkan di dalamnya," ujar Purnama Wulan Sari.

Ia juga mengapresiasi semangat para peserta yang didominasi oleh pelajar SMA dan SMK. Menurutnya, pemahaman agama yang kuat merupakan fondasi bagi terciptanya kerukunan dan sikap toleransi dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk. 

"Jangan pernah bosan menggali isi Al-Qur'an. Jika sudah terbiasa, membaca Al-Qur'an akan menjadi sukacita dan kebutuhan. Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti di bulan Ramadan saja, tetapi berlanjut menjadi rutinitas di bulan-bulan lainnya," tambahnya. (Fs/Red) 

Ibu-Ibu Desa Lanta Kec. Lambu Serukan Perang Melawan Narkoba Demi Masa Depan Generasi Muda


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Kepedulian terhadap masa depan generasi muda mendorong para ibu-ibu di Desa Lanta, Kecamatan Lambu, untuk bersuara lantang menolak peredaran narkoba di lingkungan mereka.Gerakan swadaya ini menjadi bentuk keresahan sekaligus tekad bersama dalam melindungi anak-anak dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Aksi tersebut berlangsung pada Selasa (03/03/2026) di Kantor Polsek Lambu Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, dan juga mendapat perhatian dan dukungan dari masyarakat Desa Lain.

Dalam seruan dan Aspirasinya mereka, para ibu menegaskan bahwa narkoba merupakan musuh nyata yang dampaknya telah terlihat di tengah kehidupan sosial. Penyalahgunaan narkoba dinilai tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda serta memicu berbagai tindak kriminalitas.

Beberapa dampak yang disoroti antara lain meningkatnya kasus pencurian, perjudian, pemerkosaan hingga pembunuhan yang kerap dikaitkan dengan pengaruh narkoba. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran mendalam, terutama bagi para orang tua yang tidak ingin anak-anak, suami, maupun anggota keluarga lainnya terjerumus dalam lingkaran bahaya tersebut.

“Apakah kita akan terus berdiam diri melihat keadaan ini?” demikian seruan yang disampaikan dalam aksi tersebut. Para ibu menegaskan bahwa jika masyarakat memilih diam hari ini, bukan tidak mungkin suatu saat anak-anak mereka akan menjadi korban berikutnya.

Sebagai bentuk keseriusan, para ibu Desa Lanta  meminta aparat kepolisian lebih tegas dan serius dalam memberantas peredaran narkoba, khususnya di wilayah Kecamatan Lambu.

Melalui semangat kebersamaan, para ibu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu, meningkatkan pengawasan, serta memperkuat edukasi mengenai bahaya narkoba.

Gerakan ini diharapkan menjadi langkah awal yang nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman, bersih dari narkoba, dan lebih peduli terhadap masa depan generasi penerus bangsa.

(Team.MDG.03)

Gebernur Lampung Mirza Tinjau Perbaikan Ruas Gunung Batin - Daya Murni Dorong Aktivitas Ekonomi Warga.

Lampung Tengah - Mediadinamikaglobal.Id || Gubernur Rahmat Mirzani Djausal melakukan peninjauan langsung terhadap progres penanganan reaksi cepat di ruas jalan Gunung Batin - Daya Murni, Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah, Selasa 03 Maret 2026.

​Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kesiapan infrastruktur jalan, terutama di titik-titik krusial yang menjadi akses penghubung pintu tol. Ruas sepanjang 12 kilometer tersebut dilaporkan telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun akibat tingginya volume kendaraan berat.

​"Ini jalan provinsi di ruas Gunung Batin - Daya Murni. Ini juga sudah bertahun-tahun rusak. Tahun kemarin ada penanganan sedikit, tahun ini ditambahkan penangannya sampai ke perlintasan jalan tol," ujar Gubernur di sela-sela peninjauan.

​Gubernur menjelaskan bahwa penyebab utama kerusakan jalan di wilayah tersebut adalah maraknya kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), khususnya angkutan komoditas singkong. Ia menyayangkan adanya ketimpangan antara kekuatan jalan dengan beban kendaraan yang melintas.

​"Jalan provinsi itu rekan-rekan, maksimal 8 ton, dan dilewati 40 ton. Ya rusak, Tapi di satu sisi, sektor swasta juga harus pahami, jalan provinsi ini hanya untuk 8 ton, jangan dilewati 40 ton," tegasnya.

​Terkait teknis pengerjaan, Gubernur menyebutkan bahwa tim di lapangan sedang melakukan penanganan sementara guna mendukung kelancaran arus lalu lintas menjelang hari raya Idul Fitri. Setelah itu, proyek akan dilanjutkan ke tahap permanen dengan spesifikasi aspal dua lapis yang diperkuat.

​Gubernur juga menyoroti temuan teknis terkait pengerjaan jalan di masa lalu yang dianggap tidak memenuhi standar. Ia menegaskan tidak akan menoleransi pengerjaan yang asal-asalan pada periode kepemimpinannya.

​"Kualitas harus terjaga, tidak boleh dibayar kalau tidak sesuai spek, karena kita yang kasihan warganya. Lapis bawahnya batunya base-nya 35 cm, tadi (temuan lama) kurang dari 35 cm," jelas Gubernur Miirza. 

​Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk menuntaskan perbaikan ruas ini secara bertahap. Hingga saat ini, penanganan difokuskan pada titik terparah sepanjang 3 kilometer dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh ruas berfungsi optimal bagi masyarakat. (Fs/Red) 

SSK Brimob NTB Kembali dari BKO Polda Aceh, Wakapolda Pimpin Upacara Penyambutan


Mataram, Media Dinamika Global.Id.— Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Barat melaksanakan upacara penyambutan 1 SSK yang telah menyelesaikan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) di Polda Aceh dalam rangka Operasi Aman Nusa II. Kegiatan berlangsung di Lapangan Mako Sat Brimob Polda NTB, Senin (2/3).

Upacara tersebut dipimpin oleh Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., mewakili Kapolda NTB Irjen Pol. Edi Murbowo, S.I.K., M.Si. Dalam amanat Kapolda yang dibacakan Wakapolda, pimpinan menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh personel atas dedikasi, loyalitas, serta profesionalisme selama melaksanakan tugas kemanusiaan penanggulangan bencana di wilayah hukum Polda Aceh.

“Keberhasilan pelaksanaan tugas BKO ini merupakan wujud nyata kesiapsiagaan dan soliditas Brimob NTB dalam menjawab setiap panggilan tugas negara,” demikian kutipan amanat Kapolda NTB.

Pimpinan juga menekankan agar pengalaman selama bertugas dapat dijadikan bekal untuk meningkatkan kemampuan, disiplin, serta kesiapan operasional satuan. Dengan demikian, Sat Brimob Polda NTB diharapkan senantiasa siap digerakkan kapan pun dan di mana pun dibutuhkan.

Sementara itu, Komandan Satuan Brimob Polda NTB Kombes Pol. Dwi Yanto Nugroho S.I.K, M.han menambahkan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas tidak terlepas dari kekompakan dan semangat pengabdian seluruh personel di lapangan.

“Kami bersyukur seluruh rangkaian tugas dapat dilaksanakan dengan aman dan lancar. Ini adalah bukti komitmen Brimob NTB dalam menjalankan tugas kemanusiaan secara profesional dan humanis. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kemampuan serta kesiapan personel guna menghadapi berbagai potensi tantangan tugas,” Tutupnya.

Redaksi ||

TP PKK NTB Gelar “Ramadhan Berbagi” di Bima, Dorong Perangi Stunting dan Bahaya Narkoba ‎


Bima, Media Dinamika Global.‎id.-- Dalam rangka kunjungan kerja di Kabupaten Bima, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal, menggelar kegiatan bertajuk “Menumbuhkan Iman, Peduli Sesama” di Aula Rapat Utama Kantor Bupati Bima, Selasa (03/03/26). Kegiatan tersebut menjadi momentum berbagi di bulan suci Ramadan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menekan angka stunting dan mencegah penyalahgunaan narkoba di daerah.


Kehadiran Ketua TP PKK Provinsi NTB turut didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bima, Murni Suciyanti, bersama jajaran pengurus PKK tingkat provinsi, TP PKK Kabupaten hingga desa.


Dalam sambutannya, Ny. Sinta M. Iqbal menegaskan bahwa kegiatan Ramadan Berbagi merupakan bentuk kepedulian sekaligus apresiasi bagi kader PKK, khususnya di desa-desa yang masuk kategori miskin ekstrem atau desa berdaya.

‎“Ramadan berbagi ini adalah bentuk ikhtiar dan kepedulian kami dalam melawan stunting yang ada di Kabupaten Bima. Harapan kita bersama, semakin banyak desa yang berdaya dan mampu keluar dari persoalan stunting,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif narkoba. Menurutnya, penguatan nilai iman dan kepedulian sosial harus berjalan seiring dengan upaya perlindungan anak-anak dari ancaman tersebut.


Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Bima, Murni Suciyanti, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh TP PKK Provinsi NTB kepada masyarakat Dana Mbojo.

‎“Kehadiran Ibu di tengah-tengah kami hari ini adalah bentuk perhatian nyata yang sangat kami hargai. Kegiatan ini bukan sekadar penyerahan bantuan secara fisik, namun merupakan wujud nyata kepedulian dan ikatan kekeluargaan yang kuat di antara kita,” ungkapnya.

‎Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga penerima manfaat selama bulan Ramadan.

‎ Pada akhir acara, Ketua TP PKK Provinsi NTB menyerahkan secara simbolis 46 paket sembako yang berisi telur, minyak goreng, gula pasir, dan beras kepada para kader PKK yang hadir dari desa kategori miskin ekstrem atau desa berdaya di Kabupaten Bima.


Kegiatan ini turut dihadiri Staf Ahli TP PKK Provinsi NTB Nursusilla, para Ketua Bidang dan Ketua Pokja, jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Bima, Ketua dan Pengurus PKK Kecamatan, Ketua dan Pengurus PKK Desa, serta para kader PKK penerima manfaat. Kabag Prokompim Setda Kab. Bima, Analis Kebijakan Muda, ‎Ari Fahriansyah, S.Pt.(Sekjend MDG)