Media Dinamika Global

Selasa, 16 Desember 2025

Kepala Sekolah Dan Guru SD Negeri 35 Nungga Kota Bima Lakukan Pengisian Suvei Lingkungan Belajar


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.//SD Negeri 35 Nungga Kota Bimamelaksanakan pengisian Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) yang dilakukan oleh Kepala Sekolah dan Guru guna mendukung pemerintah untuk melakukan pemetaan pendidikan. Kegiatan pengisian “Sulingjar” dilakasanakan pada hari Kamis (26/09/2025) di Ruang Guru. Adapun untuk guru yang berkesempatan melakukan pengisian survei tersebut sebanyak 18 orang. Kegiatan dimulai dari pukul 07.30 wita dan selesai pada pukul 09.30 wita berjalan dengan lancar.

Survei Lingkungan Belajar memiliki tujuan untuk mengetahui kondisi lingkungan belajar di satuan pendidikan berdasarkan pengalaman selama satu tahun ajaran terakhir. Dengan mengisi survei ini, diharapkan gambaran yang akurat mengenai situasi dan kondisi lingkungan belajar di sekolah dapat terpetakan, sehingga dapat menjadi dasar untuk peningkatan kualitas pendidikan di masa mendatang.

Survei ini wajib diisi oleh semua Kepala Satuan Pendidikan dan Guru yang terdaftar pada sistem pendataan Dapodik dan Emis. Proses pengisian survei dilakukan dengan menggunakan kartu login Sulingjar yang dapat diperoleh melalui proktor atau operator di masing-masing satuan pendidikan. Kartu login ini dicetak oleh operator dapodik sekolah melalui halaman dashboard Sulingjar.(Sekjend MDG)

Serka Iksan Pimpin Kegiatan Siskamling Di Kelurahan Manggemaci


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. kegiatan Siskamling di wilayah teritorial Koramil 1608-01/Rasanae yang di pimpin oleh Babinsa Kelurahan Monggonao Serka Iksan bertempat di kelurahan Manggemaci Kecamatan Mpunda Kota Bima. Selasa, (16/12/25)

Adapun personil yang terlibat siskamling sebagai berikut, Anggota Koramil 1608-01/Rasanae 4 orang, Ketua LPM Kel Manggemaci, Ketua RT 05 Kel Manggemaci, Ketua RW 03 Kel Manggemaci

Sasaran siskamling di wilayah RT. 05 RW. 03 Kelurahan Manggemaci dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut.

Pada Pukul 20.10 Wita personil siskamling tiba di Pos Jaga RT. 05 RW. 03 Kelurahan Manggemaci guna mengecek kelengkapan anggota siskamling.

Dan Pukul 20.30 Wita personil siskamling tiba di RT. 05 RW. 03 Kelurahan Manggemaci melaksanakan patroli keliling dengan memberikan himbauan kepada Warga oleh Babinsa Kelurahan Manggemaci.

Dalam himpunan tersebut, Babinsa Kelurahan Manggemaci menjelaskan bahwa, Patroli Siskamling malam ini dalam rangka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban umum di Kelurahan manggemaci, terutama anak-anak mudah untuk selalu menjaga Kamtibmas, hindari minum minuman keras dan terutama sekali memakai barang yang terlarang seperti Narkoba.

Kita Anggota Babinsa Koramil 01/Rasanae setiap malam tetap rutin melaksanakan patroli di kelurahan yang ada di kota Bima, untuk itu kami mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Ketua Ketua RT. dan RW. agar mengaktifkan lagi Kegiatan Siskamling atau Ronda malam di setiap Rt masing-masing demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif, pungkasnya. 

Lanjutnya, maka untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada masyarakat Kelurahan Manggemaci mengingatkan juga kepada warga sekarang sudah mulai musim hujan, untuk itu mari kita jaga kebersihan di rumah masing-masing, dan terap rutin membersihkan got di depan rumah agar terhindar dari banjir.

Pukul 21,00 Wita' anggota patroli Koramil 01 / Rasanae tiba di perbatasan Oi Ni'u Kel Dara dan melaksanakan Patroli keliling di sekitar taman perbatasan Oi Ni'u.

Pukul 21.15 Wita' kegiatan patroli siskamling dan patroli di perbatasan Oi Ni'u selesai dalam keadaan aman,tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)

DPR Minta OJK Hapus Aturan Membolehkan Debt Collector Pihak Ketiga


Jakarta. Media Dinamika Global.Id.- Seperti dikutip dari CNN Indonesia, Komisi III DPR meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghapuskan peraturan soal penagihan utang oleh pihak ketiga atau debt collector alias mata elang.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi III DPR Abdullah merespons peristiwa penagihan utang yang menimbulkan tindak pidana dan korban jiwa di depan Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (11/12).

Ia pun menyebut peristiwa penagihan utang oleh pihak ketiga yang kembali terjadi dengan ancaman, kekerasan, dan mempermalukan konsumen di Jalan Juanda, Depok, Sabtu (13/12).

"Ini kedua kali, saya minta OJK hapus aturan penagihan utang oleh pihak ketiga," kata Abdullah, Senin (15/12) seperti dikutip dari Antara.

Menurutnya Peraturan OJK (POJK) Nomor 35 Tahun 2018 dan Nomor 22 Tahun 2023 yang mengatur penagihan utang oleh pihak ketiga dapat dikatakan tidak efektif. Abduh pun mempertanyakan apa dasar OJK membuat peraturan penagihan oleh pihak ketiga.

Dia pun merujuk pada UU 42/1999 tentang Jaminan Fidusia yang tak memberikan mandat penagihan utang melalui pihak ketiga.

"Mengacu pada UU Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia, di dalamnya tidak mengatur secara eksplisit dan memberikan mandat langsung untuk penagihan utang kepada pihak ketiga, melainkan pada kreditur," ujarnya.

Artinya, kata Abdullah, di tengah kondisi krisis tata kelola penagihan utang oleh pihak ketiga, OJK adalah pihak yang paling bertanggung jawab. Dia menegaskan agar OJK tidak bisa hanya membuat peraturan tanpa mengawasinya dengan ketat dan memitigasi risikonya.

"Kembalikan penagihan utang kepada pelaku usaha jasa keuangan tanpa melibatkan pihak ketiga. Perbaiki tata kelola penagihan utang dengan peraturan yang mengutamakan perlindungan konsumen dan hak pelaku usaha jasa keuangan dengan tanpa atau minim celah tindak pidana," kata Abdullah.

Abdullah kemudian meminta OJK dan kepolisian untuk menindak tegas pelaku usaha jasa keuangan yang menagih utang melalui pihak ketiga atau debt collector alias mata elang dengan tindak pidana.

"Periksa dan investigasi pelaku usaha jasa keuangan terkait, jika ada pelanggaran tindak dan sanksi tegas, baik etik maupun pidana," tutur politikus PKB itu.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyusul aksi pengeroyokan yang menewaskan dua matel oleh enam anggota Yanma Mabes Polri di Kalibata, Jakarta Selatan.

Atas kejadian ini, Budi menyampaikan perlu ada evaluasi dari pihak leasing untuk kembali mengatur regulasi yang tepat sehingga peristiwa tidak terulang kembali.

"Memang kalau dari hasil kondisi di lapangan beberapa dekade ini ada cara-cara yang salah dilakukan oleh mata ulang ataupun debt collector," kata Budi kepada wartawan dikutip Minggu (14/12).

Menurut Budi, seharusnya matel selaku pihak ketiga bisa lebih dulu mengimbau para debitur untuk melunasi ataupun melakukan cara-cara administratif lainnya.

"Jadi bukan mengambil, memberhentikan secara paksa terkait tentang customer yang ada di jalanan. Ini yang menjadi perhatian kita bersama," ujarnya.

Hal itu dituangkan dalam putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019 tertanggal 6 Januari 2020. Putusan MK itu bersifat final dan mengikat, sehingga setiap perusahaan leasing atau kuasanya tak boleh bertindak melakukan aksi pengambilan paksa bagi debitur yang mengalami keterlambatan pembayaran cicilan.

Dalam putusan bernomor 18/PUU-XVII/2019, MK menyatakan selama ini tak ada tata cara pelaksanaan eksekusi atau penarikan barang leasing jika kreditur melewati tenggat pembayaran. Akibatnya muncul paksaan atau kekerasan dari orang yang mengaku sebagai pihak yang mendapat kuasa untuk menagih pembayaran tersebut atau kerap disebut debt collector alias mata elang.

Dalam putusannya, MK merujuk pada ketentuan eksekusi yang diatur aturan terkait bahwa  eksekusi tidak boleh dilakukan sendiri oleh kreditur--atau dalam istilah hukum disebut sebagai penerima fidusia atau penerima hak, melainkan harus mengajukan permohonan ke Pengadilan Negeri.

Selain itu, dalam putusannya, MK menyatakan kewajiban debitur menyelesaikan utang atau cicilannya tak boleh jadi alasan melakukan teror disertai penggunaan kekerasan, ancaman, maupun penghinaan terhadap martabat warga.

Wagub NTB Ajak BKOW Perkuat Kerja Sama Tuntaskan Kemiskinan

Wakil Gubernur NTB foto bersama BKOW, (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global.Id - 16 Desember 2025, Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri mengajak anggota Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) untuk memperkuat kerja sama dalam menuntaskan berbagai program pembangunan di NTB. Salah satunya adalah menurunkan kemiskinan ekstrem yang masih menjadi PR bersama saat ini.

Hal ini disampaikan Ummi Dinda, sapaan akrab Wagub, saat menghadiri dan memberikan sambutan pada kegiatan Talkshow HUT BKOW Provinsi NTB di Hotel Lombok Astoria, (16/12/2025). 

"Menurunkan angka Kemiskinan di NTB perlu kerja sama dan sinergitas pemerintah dan organisasi wanita. Kami berharap ibu-ibu dari organisasi BKOW dapat membantu kami dalam meningkatkan kontribusi membangun NTB yang lebih baik," harap Ummi Dinda. 

Ummi Dinda mengungkapkan pemerintah terus berikhtiar menuntaskan berbagai masalah, bukan hanya kemiskinan ekstrem, tapi juga masalah lain seperti tingkat pendidikan yang masih cukup rendah, kesehatan yang masih terus ditingkatkan lagi dan berbagai program pembangunan lainnya.

Wagub juga mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan ini yang tujuannya tidak lain agar ibu-ibu bisa menghargai sebagai sosok perempuan, sosok ibu dan sebagai pendidik generasi bangsa.

Redaksi  ||

Rektor dan Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Bima mengucapkan selamat Hari Jadi Provinsi Nusa Tenggara Barat


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Dengan semangat “Gerak Cepat – NTB Hebat”, semoga NTB terus melesat maju, berakar kuat pada nilai budaya, menjaga keseimbangan alam, serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.


UM Bima siap berkontribusi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat untuk NTB yang gemilang dan berdaya saing.

Desa Berdaya Resmi Diluncurkan, Gerakan Bersama Pengentasan Kemiskinan Berbasis Data

Peluncuran Gerakan Desa Berdaya di Kebon Ayu, Gerung,
Kabupaten Lombok Barat, (Ist/Surya Ghempar)

Lombok Barat, Media Dinamika Global.Id - 16 Desember 2025,  Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi meluncurkan Gerakan Desa Berdaya di Kebon Ayu, Gerung, Kabupaten Lombok Barat, (16/12/2025). 

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa Desa Berdaya bukan sekadar program pemerintah, melainkan sebuah gerakan bersama untuk menurunkan kemiskinan melalui pembangunan yang berangkat dari desa dan berbasis data.

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal mengungkapkan bahwa NTB menunjukkan tren positif penurunan kemiskinan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan NTB turun dari 11,91 persen pada 2024 hingga kuartal I 2025, menjadi 11,78 persen pada kuartal II 2025.

“Ini menunjukkan ada pergerakan. Menariknya, kemiskinan di pedesaan mengalami penurunan, sementara di perkotaan justru meningkat. Ini menandakan bahwa program-program berbasis desa mulai memberikan dampak nyata,” ujar Iqbal.

Dirinya menjelaskan, penurunan kemiskinan di desa tidak lepas dari berbagai kebijakan pemerintah pusat dan daerah, seperti penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) hasil pertanian yang lebih tinggi, optimalisasi lahan pertanian di NTB seluas lebih dari 10.700 hektare, serta perbaikan distribusi pupuk bersubsidi. Dampaknya, biaya produksi petani menurun, pendapatan meningkat dan Nilai Tukar Petani (NTP) NTB naik dari 126,23 menjadi 128.

Gubernur Iqbal menilai saat ini merupakan momentum terbaik untuk membangun dari desa. Dukungan pembangunan dari pemerintah pusat hingga daerah, termasuk alokasi anggaran desa oleh pemerintah kabupaten/kota, membentuk ekosistem yang kuat bagi percepatan pembangunan desa.

“Ini bukan program milik provinsi. Provinsi hanya berperan sebagai orkestrator. Desa Berdaya adalah milik kita bersama: pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, desa, dunia usaha, NGO, akademisi dan seluruh elemen masyarakat," tegasnya.

Dirinya menekankan bahwa inti Desa Berdaya adalah pengentasan kemiskinan berbasis data. Oleh karena itu, data BPS dijadikan pintu masuk yang kemudian diverifikasi dan divalidasi secara faktual di lapangan oleh para pendamping desa. Targetnya, kemiskinan ekstrem di NTB yang masih berada di kisaran 2 persen dapat dihapuskan paling lambat pada 2029.

Sementara itu, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini menyampaikan rasa bahagia dan bangganya karena Lombok Barat dipercaya menjadi lokasi peluncuran Desa Berdaya. Menurutnya, program ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat yang telah mengalokasikan Rp1 miliar per desa untuk penguatan pembangunan desa.

“Desa Berdaya akan kami sinergikan dengan seluruh program kabupaten. Fokus utama kami adalah menuntaskan kemiskinan melalui pembenahan data dan intervensi yang tepat sasaran," ujar Zaini.

Dirinya juga menegaskan bahwa keberhasilan Desa Berdaya sangat bergantung pada kolaborasi dan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, serta keterlibatan aktif seluruh elemen desa.

Peluncuran Desa Berdaya ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memastikan tidak ada satu pun warga NTB yang tertinggal dalam pembangunan, sejalan dengan visi NTB Makmur Mendunia, yang menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai pondasi utama sebelum melangkah ke panggung global.

Redaksi  ||

Walikota Bima dan Wakil walikota Bima Mengucapkan Selamat HUT Provinsi NTB Ke-67 tahun 2025


Mataram, 16 Desember 2025 - Gerak Cepat NTB Hebat menjadi tema besar Hari Ulang Tahun ke-67 Provinsi Nusa Tenggara Barat. Tema yang mencerminkan semangat pembangunan yang cepat, tepat, dan berdampak.

Presiden dan Wakil Presiden Kunker Ke Sejumlah Kepada Daerah di Papua


Papua, Media Dinamika Global.id.// Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada Kepala Daerah se-Papua, hadir seluruh Gubernur dari 6 provinsi, 42 Bupati/Walikota, serta 10 anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua di Istana Negara, pada Selasa, 16 Desember 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan beberapa hal, di antaranya: 

1. Percepatan pembangunan Papua harus didukung oleh pengamanan kekayaan negara serta penguatan swasembada pangan dan energi hingga ke tingkat daerah. 

2. Komitmen pemerintah untuk mewujudkan kemandirian energi nasional dengan menyiapkan Papua sebagai salah satu kawasan strategis pengembangan swasembada energi. 

3. Pembangunan rumah sakit, pembangunan dan renovasi sekolah umum serta sekolah rakyat, peningkatan pariwisata, penjaminan keamanan, serta perbaikan infrastrutkur di seluruh Papua.

“Kita akan membantu saudara-saudara supaya setiap kabupaten bisa swasembada pangan,” tutur Presiden.(Sekjend MDG)

 

SMAN 1 KOTA BIMA SAPU BERSIH GELAR JUARA LKTI PELAJAR SE KOTA BIMA TAHUN 2025


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. – SMAN 1 Kota Bima kembali menorehkan prestasi gemilang di bidang akademik. Pada ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat pelajar se-Kota Bima Tahun 2025, sekolah ini berhasil menyapu bersih seluruh kategori juara, yakni Juara 1, Juara 2, Juara 3, dan Harapan 1.

Lomba Karya Tulis Ilmiah tersebut dibuka pada 10 Maret hingga 12 Mei 2025, kemudian dilanjutkan dengan tahap seleksi berkas pada 23 Mei 2025. Dari seluruh peserta yang mendaftar, 10 tim kategori pelajar yang lolos ke tahap Grand Final semuanya berasal dari SMAN 1 Kota Bima, dari total 13 tim SMAN 1 Kota Bima yang mengikuti seleksi awal. Capaian ini menjadi bukti dominasi dan konsistensi kualitas karya ilmiah siswa SMAN 1 Kota Bima.

Puncak lomba dilaksanakan pada 13 Agustus 2025 dalam babak final yang berlangsung di BRIDA Kota Bima. Pada tahap inilah ditetapkan empat kategori juara, dan seluruhnya kembali diraih oleh tim LKTI SMAN 1 Kota Bima. Prestasi luar biasa ini diraih di bawah binaan Muliana, M.Pd, yang secara intensif mendampingi siswa sejak tahap persiapan hingga final.

Kepala SMAN 1 Kota Bima, Bapak Dedy Rosadi, M.Pd., M.Sc., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pembina dan seluruh siswa-siswi yang telah berkompetisi dengan penuh dedikasi. Beliau menyatakan bahwa prestasi ini bukan hanya membanggakan sekolah, tetapi juga menjadi bukti bahwa budaya riset, berpikir kritis, dan literasi ilmiah terus tumbuh di SMAN 1 Kota Bima.

“Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berkarya, berinovasi, dan berani bersaing secara sehat di tingkat yang lebih tinggi, baik regional maupun nasional,” ungkapnya.


Prestasi ini semakin menegaskan posisi SMAN 1 Kota Bima sebagai sekolah unggulan yang konsisten melahirkan generasi pelajar berprestasi, berkarakter, dan berdaya saing melalui penguatan akademik dan kegiatan ilmiah.(Sekjend MDG)

Polres Bima Kota dan BNNK Bima Razia Tempat Hiburan Malam, 10 Orang Positif Narkoba


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Polres Bima Kota melalui Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bima kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas penyalahgunaan narkotika, Pada Jumat dini hari (12/12/2025) sekitar pukul 01.00 Wita, tim gabungan tersebut melaksanakan razia di salah satu tempat hiburan malam, yakni Kafe Beach yang berlokasi di Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima.

Kegiatan razia ini dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota, AKP Malaungi, S.H., M.H., dan turut didampingi oleh petugas BNNK Bima, Razia dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penindakan terhadap potensi peredaran serta penyalahgunaan narkoba di lingkungan tempat hiburan malam.

Dalam razia tersebut petugas berhasil mengamankan 10 orang yang terindikasi menggunakan narkoba setelah dilakukan pemeriksaan awal.

Setelah dilakukan tes urine oleh BNNK Bima, ditemukan 10 orang positif narkoba, terdiri dari 7 orang pemandu lagu dan 3 orang pengunjung yang dinyatakan positif mengonsumsi ekstasi.

terhadap kesepuluh orang tersebut dilakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut oleh BNNK Bima sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Razia serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen Polres Bima Kota bersama BNNK Bima dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, terutama di lokasi-lokasi rawan seperti tempat hiburan malam.(Sekjend MDG)