Media Dinamika Global

Selasa, 16 Desember 2025

Bimtek Kepala Sekolah dan Komite: Sinergi Membangun Mutu Pendidikan SD dan SMP Kota Bima di SMP Negeri 6 Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— SMP Negeri 6 Kota Bima menjadi tuan rumah pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Kepala Sekolah dan Komite Sekolah se-Kota Bima. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dewan Pendidikan Kota Bima ini mengangkat tema “Sinergi Peran Kepala Sekolah dan Komite Sekolah dalam Membangun Mutu Pendidikan” dan diikuti oleh para kepala sekolah, komite sekolah, serta perwakilan SD dan SMP dari seluruh Kota Bima, 10 Desember 2025.

Aula SMP Negeri 6 Kota Bima dipenuhi peserta yang hadir dengan antusias untuk memperdalam pemahaman mengenai strategi kolaborasi kepala sekolah dan komite dalam meningkatkan mutu pendidikan. Pada kegiatan ini, SMP Negeri 2 Kota Bima diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ibu Sriwiyanti, S.Pd, yang turut berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi dan pemaparan materi.

Narasumber dalam kegiatan ini menekankan pentingnya sinergi antara kepala sekolah dan komite sebagai salah satu kunci keberhasilan pengelolaan pendidikan. Kolaborasi yang solid memungkinkan pelaksanaan program sekolah berjalan efektif, transparan, serta berbasis kebutuhan peserta didik dan masyarakat.

Bimtek ini juga membahas penguatan peran komite sekolah dalam mendukung perencanaan, pengawasan, hingga peningkatan sarana prasarana sekolah. Kepala sekolah didorong untuk membangun komunikasi terbuka dengan komite sehingga tercipta hubungan kerja yang harmonis dan produktif.

Peserta dari berbagai satuan pendidikan aktif berdiskusi berbagi pengalaman, tantangan, serta praktik baik dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Mereka berharap melalui kegiatan ini, SD dan SMP di Kota Bima dapat semakin memperkuat tata kelola dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih unggul.

Dengan terselenggaranya Bimtek di SMP Negeri 6 Kota Bima dan kehadiran perwakilan dari berbagai sekolah termasuk SMP Negeri 2 Kota Bima, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pendidikan berkualitas dan berkelanjutan di Kota Bima.(Sekjend MDG)

Pengawas Pembina Hadiri Pelaksanaan ASAJ Hari Ketiga di SMPN 2 Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) Tahun 2025 di SMP Negeri 2 Kota Bima memasuki hari ketiga dan berlangsung dengan tertib, lancar, serta penuh keseriusan dari para peserta didik. Siswa kelas IX tampak mengikuti ujian dengan fokus dan disiplin sebagai bagian dari evaluasi akhir capaian pembelajaran, 10/12/2025.

Kegiatan ASAJ hari ketiga ini mendapat perhatian khusus dengan hadirnya Pengawas Pembina, Hj. Sri Rahayu, S.Pd, yang melakukan pemantauan langsung terhadap proses pelaksanaan ujian. Kehadiran beliau memberikan dorongan motivasi sekaligus memastikan pelaksanaan asesmen berjalan sesuai prosedur dan standar operasional sekolah.

Dalam kunjungannya, Pengawas Pembina mengapresiasi kesiapan SMP Negeri 2 Kota Bima yang dinilai telah menyiapkan sarana, prasarana, serta tata tertib dengan baik sehingga suasana ujian berlangsung kondusif. Beliau juga memberikan pesan kepada para peserta didik agar tetap percaya diri, menjaga kejujuran, dan mengerjakan soal dengan sebaik-baiknya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ibu Sriwiyanti, S.Pd, bersama jajaran guru turut hadir memberikan pendampingan moral dan memastikan setiap ruang ujian berjalan sesuai ketentuan. Para guru pengawas ruang pun menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab untuk menjaga ketertiban dan ketenangan pelaksanaan asesmen.

Pelaksanaan ASAJ Tahun 2025 di SMP Negeri 2 Kota Bima diharapkan dapat menghasilkan evaluasi yang objektif dan menjadi pijakan bagi siswa dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Dengan dukungan seluruh pihak, kegiatan hari ketiga ini berjalan sukses dan memberi semangat baru bagi peserta didik.(Sekjend MDG)

Semangat Siswa SMPN 2 Kota Bima Warnai Asesmen Sumatif Akhir Semester Satu


Kota Bima, 11 Desember 2025, Media Dinamika Global.id. — SMP Negeri 2 Kota Bima kembali melanjutkan rangkaian Asesmen Sumatif Akhir (ASA) Semester Satu Tahun Pelajaran 2025/2026. Pada hari keempat pelaksanaan, siswa mengikuti ujian pada dua mata pelajaran, yaitu Muatan Lokal (Mulok) dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Sejak pagi, para peserta didik tampak datang dengan penuh kesiapan. Mereka memasuki ruang ujian dengan tertib dan mengikuti arahan panitia. Suasana ruang ujian berlangsung kondusif dan tenang, mencerminkan keseriusan siswa dalam mengerjakan soal-soal yang telah dipersiapkan.

Pada asesmen Mulok, siswa diuji pengetahuannya terkait budaya lokal Bima, sementara asesmen IPA menekankan pada kemampuan pemahaman konsep-konsep dasar sains. Guru pengawas di setiap ruang memastikan jalannya ujian berjalan jujur, tertib, dan sesuai prosedur.

Kepala SMPN 2 Kota Bima, Jumadil Akbar,S.Pd memberikan apresiasi kepada seluruh siswa yang menunjukkan disiplin dan semangat tinggi sejak hari pertama hingga hari keempat berlangsung. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada guru dan panitia yang telah bekerja keras menyiapkan seluruh rangkaian asesmen agar berjalan lancar.

“Melihat semangat dan kesungguhan para siswa membuat kami optimis. Asesmen ini tidak hanya menjadi tolok ukur pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter disiplin, jujur, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Hingga hari ini, 11 Desember 2025, pelaksanaan ASA berjalan aman dan tanpa kendala berarti. Pihak sekolah berharap seluruh rangkaian asesmen dapat terus berlangsung sukses hingga hari terakhir, serta memberikan hasil terbaik bagi seluruh peserta didik.(Sekjend MDG)

Juri Lomba Inovasi BRIDA Nyatakan Banyak Karya Terbaru Layak Mendapat Atensi Pemerintah


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Salah seorang juri lomba Inovasi, Dr. Syarif Ahmad, M.Si, yang juga merupakan dosen Universitas Mbojo Bima, mengakui banyak karya inovasi yang ikut dalam lomba yang digelar BRIDA Kota Bima yang patut menjadi perhatian dan ditindaklanjuti oleh pemerintah. Hal itu disampaikan Syarif selama penilaiannya pada lomba Inovasi yang digelar sejak Senin 10 Nomber hinga 13 Novemvber 2025 di kantor BRIDA Kota Bima.

Menurut dia, banyak hal menarik yang harus didukung dan dikembangkan dari para innovator khususnya di bidang Pendidikan. “Saya Kira banyak sekali karya yang bagus dan patut didorong untuk dikembangkan ke depannya untuk meningkatkan pelayanan Pendidikan, terutama di sekolah sekolah yang kondisinya tidak diperhatikan, teman teman innovator di bidang ini mampu memberikan Solusi di Tengah sulitnya penrkembangan Pendidikan di daerah Kita,” ujarnya, Rabu (12/11/2025), di sesi istirahat di kantor BRIDA Kota Bima.

Ia memberi contoh salah satu sekolah yang ada di Gili Panda, minat sekolah anak anak di Lokasi tersebut sangat kurang, disebabkan kondisi sosial Masyarakatnya, ada salah satu inovator di sekolah tersebut yang menciptakan kendaraan angkutan dengan gaya hiburan yang memungkinkan ketertarikan bagi anak-anak. Selain itu beberapa sekolah juga menyajikan pengembangan tren baru untuk menarik minat siswa sesuai dengan kondisi wilayah masing masing. “Kami sangat menyukai inovasi inovasi baru yang dikembangkan oleh teman teman guru ini,” tandasnya.

Salah seorang juri lomba Inovasi, Dr. Syarif Ahmad, M.Si, yang juga merupakan dosen Universitas Mbojo Bima, mengakui banyak karya inovasi yang ikut dalam lomba yang digelar BRIDA Kota Bima yang patut menjadi perhatian dan ditindaklanjuti oleh pemerintah. Hal itu disampaikan Syarif selama penilaiannya pada lomba Inovasi yang digelar sejak Senin 10 Nomber hinga 13 Novemvber 2025 di kantor BRIDA Kota Bima.

Menurut dia, banyak hal menarik yang harus didukung dan dikembangkan dari para innovator khususnya di bidang Pendidikan. “Saya Kira banyak sekali karya yang bagus dan patut didorong untuk dikembangkan ke depannya untuk meningkatkan pelayanan Pendidikan, terutama di sekolah sekolah yang kondisinya tidak diperhatikan, teman teman innovator di bidang ini mampu memberikan Solusi di Tengah sulitnya penrkembangan Pendidikan di daerah Kita,” ujarnya, Rabu (12/11/2025), di sesi istirahat di kantor BRIDA Kota Bima.

Ia memberi contoh salah satu sekolah yang ada di Gili Panda, minat sekolah anak anak di Lokasi tersebut sangat kurang, disebabkan kondisi sosial Masyarakatnya, ada salah satu inovator di sekolah tersebut yang menciptakan kendaraan angkutan dengan gaya hiburan yang memungkinkan ketertarikan bagi anak-anak. Selain itu beberapa sekolah juga menyajikan pengembangan tren baru untuk menarik minat siswa sesuai dengan kondisi wilayah masing masing. “Kami sangat menyukai inovasi inovasi baru yang dikembangkan oleh teman teman guru ini,” tandasnya.

Dukungan itu menurutnya bisa saja dengan menfasilitasi pengadaan fasilitas pendukunfg berupa pengadaan kendaraan, pengembangan pada sekolah lain yang kondisinya mirip dengan kondisi sekolah asal inovasi itu diciptaka.

Pada hari ketiga penilaian yakni Rabu 12 November 2025, terdapat 17 Inovasi yang dinilai oleh tim juri, para innovator secara bergilir mempresentasikan karya mereka dihadapan para juri dengan berbagai pertanyaan.

Berikut 17 karya yang bersaing mendapat penilain dari para juri pada Rabu, 12 November 2025, Raut Kata (Rautan Pensil Tingkatkan Suku Kata) " Komalasari, S.Pd SDN 47 KODO KOTA BIMA, Rawi Matupa (Ruang Apresiasi Budaya Inspiratif Melalui Alkuturasi Dan Literasi), Juriah, S.Pd SDN 1 MELAYU Kota Bima.

Sakura (Sampahku Karyaku), Ana Nurliana, Spd.Gr ,- Nur Anita Sari, S.Pd.Gr ,- Wahyuningsih, S.Pd.Gr SDN 5 RABANGODU UTARA KOTA BIMA, Si Bungkus Cerdas, karya Rismansyah, S. Pd. SDN 30 NITU Kota Bima.

Sim Ai (Sarana Interaktif Membaca Anak Inklusi), Hafizhatul Amanah, S.Pd. SDN 52 BUSU Kota Bima, Smart Colour Stone Berbasis Etnopendagogik Dalam Meningkatkan Literasi Peserta Didik, karya dari Iis Hadiatunnisah, S.Pd. SDN 39 RABADOMPU BARAT, kemudian Smart Quiz, karya Neneng Khaerunnisah, S.Pd SDN 5 RABANGODU UTARA KOTA BIMA.

Selanjutnya, TAKASIMPA (Cinta, Edukasi Dan Rajin Dampingi Anak Sekolah) dari Suharni S. Pd SDN 24 Rabangodu Utara Kota Bima, Tipss (Tiket Pulang Segenggam Sampah) karya Citra Wahyuningsih, S. Pd., Gr, SDN 7 KUMBE KOTA BIMA, kemudian Alat Pencacah Sampah Organik Dari Barang Bekas (La Caha) karya Jumadil Akbar, S.Pd., dan Widya Astuti, S.Pd., Zulhendra, S. Pd. SMPN 2 KOTA BIMA, selanjutnya inivasi Barter Terpadu (Belajar Komputer Teori Nanti Praktek Dulu) karya Jumadil Akbar, S.Pd., dan Puspita Hardining, S.Pd., Dan Dodi Mulyadin, S.Pd, SMPN 2 KOTA BIMA.

Berikutnya inovasi Bestie (Berteman Stop Bullying, Perundungan Serta Kekerasan Seksual), hasil karya Desi Mindariati, S. Pd. TK YAA KARIM KOTA BIMA, kemudian inovasi Binar 13 (Mobil Antar Jemput Siswa Smp Negeri 13 Kota Bima), karya Sri Anggriani, S.Pd. dan Ahyani Radhiyani, S. Pd, SMPN 13 KOTA BIMA.

Inovasi Coding House milik Faridah, S. Pd, Nurfaizah, S. Pd, dan Astuti, S. Pd. TKN 8 PENATOI KOTA BIMA, inovasi Eksis (Eksplor Kemampuan Siswa), karya Nurul Mi'raj, S. Pd, SMPN 4 KOTA BIMA, kemudian Gemes (Generasi Milenial Berempati Dan Bersahabat) Melalui Konselor Sebaya Dalam Mengontrol Bullying Pada Siswa, karya dari Murniati, S. Sos, SMPN 14 KOTA BIMA, selanjutnya inovasi Kalembi Berkah (Kreatifitas Anak Dari Limbah Jagung), Henny Kurniati, S. Pd, TKN 28 KODO KOTA BIMA.(Sekjend MDG/PPID-BRIDA)

Usung Konsep ‘Green Meeting’ BRIDA Kobi Gelar Lomba Inovasi Bidang Pendidikan dan Kesehatan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Sebanyak 66 karya inovasi yang ikut dalam lomba Inovasi Tingkat Kota Bima tahun 2025 mulai dinilai oleh tim juri. Penilaian secara langsung dilakukan di kantor BRIDA Kota Bima sejak Senin hingga Kamis (10, 11, 12, 13/11/2025). Kegiatan tersebut sebagai salah satu Langkah dan pilar penting dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik pemerintah Kota Bima dalam menjalankan program BISA dengan tema “Inovasi untuk Keberlanjutan dan Kesejahteraan Kota Bima”

Kepala BRIDA Kota Bima, Arief Roesman Effendy, ST, MT, M.Sc, menjelaskan, lomba inovasi yang dilakukan oleh BRIDA Adalah sebagai wujud nyata dukungan terhadap penguatan ekosistem inovasi di lingkungan Pemerintah Kota Bima, Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya difusi ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang bertujuan untuk menumbuhkan, mengapresiasi, dan menyebarluaskan inovasi-inovasi terbaik dari berbagai perangkat daerah serta lembaga pendidikan di Kota Bima.

Dijelaskan Arief, semua inovasi yang ikut dalam lomba tersebut dibagi dalam tiga kategori, yakni kategori Pendidikan 1, yang diikuti oleh guru dan tenaga kependidikan SD yang berjumlah 31 peserta, kemudian kategori Pendidikan 2, yang dikuti oleh guru dan tenaga kependidikan PAUD dan SMP yang berjumlah 25 peserta, sedangkan untuk kategori ketiga yakni kategori umum yang diikuti oleh pegawai Teknis dan Tenaga Kesehatan yang berjumlah 10 peserta.

Para peserta secara langsung mempresentasikan karya mereka di hadapan para juri dengan membawa serta perlengkapan karya mereka. “Lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembelajaran bersama untuk memperkuat jejaring antar-inovator dan mendorong replikasi praktik baik (best practices) lintas sektor,”ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan setiap instansi dan tenaga pendidik memiliki semangat untuk berinovasi secara berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pelayanan publik dan pendidikan.

Dikatakannya, lomba tersebut mengusung konsep “Green Meeting”, yaitu kegiatan yang ramah lingkungan tanpa penggunaan plastik sekali pakai. Peserta diwajibkan membawa tumbler pribadi, sementara konsumsi disajikan secara prasmanan dengan wadah ramah lingkungan. Langkah ini menjadi simbol bahwa semangat inovasi tidak terpisahkan dari kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan keberlanjutan pembangunan.

Lomba Inovasi Daerah Kota Bima Tahun 2025 diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya inovasi, memperluas kolaborasi lintas sektor, serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang kreatif, adaptif, dan berkelanjutan.(Sekjend MDG/PPID-BRIDA)


Kepala BRIDA Kobi Sambut Kedatangan Dosen dan Mahasiswi Kebidanan Poltekes Muhammad Dahlan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Sejumlah Mahasiswi Politeknik Kesehatan (Poltekes) Muhammad Dahlan Kota Bma, Kamis, (16/10/2025) kembali mendatangi kantor Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Bima. Kedatangan para mahasiswi kebidanan ini untuk mendapatkan pengarahan berkaitan dengan prosedur pengajuan ijin penelitian. Sejumlah mahasiswi didampingi seorang dosen dari kampus  Sri Astuti, S.ST, MKM.

Kedatangan kali kedua para mahasiswi tersebut disambut hangat oleh Kepala BRIDA Kota Bima, Arief Roesman Efendy, ST, M.Sc, MT, bersama kepala Bidang PPR, Fahrul Annas, SE dan sejumlah staf peneliti BRIDA. “Kita sangat berharap Kerjasama antara pemerintah dan akademisi akan berkembang baik ke depannya, tentu saja kita berharap juga hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa bisa menjadi rujukan bagi penelitian selanjutnya dan disimpan dalam perpustakaan sebagai bahan kajian,” ujar kepala BRIDA Arief Roesman Effendy saat memberikan pengarahan kepada para mahasisiwa di kantor setempat, Kamis.

Saat ini peran para petugas medis, khususnya Bidan yang menangani kelahiran cukup penting dalam menyelamatkan ibu dan anak penerus generasi, oleh karena itu ia berharap mahasiswa calon Bidan terus meningkatkan kemampuan dan kompetensi dan tetap berpegang pada kearifan lokal dalam pekerjaan mereka. “Biasanya pada jaman dulu, Seorang ibu melahirkan Didampingi Bidan dan dukun, Namun saat ini peran para dukun anak sudah mulai berkurang bahkan hilang, mungkin juga Kita harus belajar tentang bagaimana cara mereka menangani kelahiran dengan lafal lafal sesuai ajaran islam,” ujarnya.

Selain memberikan sambutan, Kepala BRIDA juga secara gamblang menginformasikan tentang peran BRIDA Kota Bima yang berkaitan dengan memajukan ilmu pengetahuan, serta berperan penting dalam mendorong penelitian serta mendoorng pengembangan Teknologi maupun Inovasi di daerah.(Sekjend MDG/PPID-BRIDA)

BRIDA Terus Upayakan Pul Data ke sejumlah OPD sebagai Bahan Pembuatan Big Data Spasial


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Bima melalui Bidang Pengembangan dan Pemanfaatan Riset (PPR) terus melakukan pengumpulan data (Pul Data) dari seluruh Organisasi Perangkat Dinas (OPD) lingkup Kota Bima untuk memenuhi kebutuhan pembuatan Big data Spasial. Inisiasi ini dilakukan untuk melengkapi profil Kota Bima secara utuh dan menyeluruh sebagai bahan kajian pengambilan Keputusan dan kebijakan Pemerintah. “Selain itu Big Data Spasial ini juga bermanfaat untuk memberikan informasi akurat sesuai fakta lapangan yang nantinya disajikan secara oniline kepada publik,” jelas kepala Bidang PPR BRIDA, Fahrul Annas, SE, Rabu, 15 Oktober 2025.

Selama dua hari berturut turut, Sesuai arahan Kepala BRIDA Kota Bima, Arief Roesman Effendy, ST, M.Sc, MT, tim dari Bidang PPR yang dipimpin Kabid PPR menyambangi sejumah OPD mulai dari Dikpora, Dinas Kesehatan hingga Puskesmas, bahkan rencananya kunjungan akan terus berlanjut ke Kecamatan untuk mengambil data profile kelurahan hingga Tingkat RT. “Sajian lengkap data nanti dapat terlihat dan diakses secara online, banyak hal yang bisa Kita lakukan untuk mendukung rencana Pembangunan ke depan jika Big data Spasial ini telah lengkap,” imbuhnya.

Rencana pembuatan Big Data Spasial itu sebenarnya sudah dimulai sejak awal pembentukan BRIDA Tahun 2023, sebagai Lembaga yang menangani Riset, sudah sepatutnya BRIDA menyiapkan data terkait keadaan wilayah maupun Masyarakat, tidak hanya itu, BIG Data Spasial juga akan mengumpulkan semua data tentang apa yang sudah dibangun ataupun yang telah dicapai, yang sedang dalam proses, serta rencana jangka pendek, Menengah dan jangka Panjang. “Semua data yang dikumpulan tersebut sebagai bahan kajian pengambilan Keputusan serta kebijakan agar Pembangunan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan,” jelasnya.(Sekjend MDG/PPID-BRIDA)     

BRIDA Sukses Masuk Peringkat 11 Besar, Besok Tim Penilai Lomba IGA akan Berkunjung ke Kota Bima


Kota Bima BRIDA, Media Dinamika Global.id.// Bada Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Bima Kembali menorehkan prestasi demi kemajuan pelayanan di Kota Bima, prestasi tersebut diperoleh setelah BRIDA mengkoordinir para innovator di Kota Bima mengikuti lomba Inonvate Government Award (IGA) tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian dalam Negeri Republik Indonesia. Dalam lomba itu Kota Bima masuk sebagai salah satu nominator peringkat 11 besar seluruh Indonesia. Bahkan Presentasi terkait berkembangan Inovasi di Kota Bima langsung disampaikan oleh Wali Kota Selasa 4 November 2025 dihadapan tim penilai dari Kemandagri RI di Jakarta, Selasa 18/11/2025.

Kepala BRIDA Kota Bima, Arif Roesman Effendy, ST, M.Sc, MT, menjelaskan, tim penilai lanjutan dari Kemendagri akan mengunjungi Kota Bima pada Rabu, 19 November 2025 untuk melakukan penilaian lanjutan secara langsung tentang inovasi yang didaftarkan dalam lomba IGA serta akan melihat langsung inovasi tersebut digunakan sebagai bentuk pelayanan oleh pemerintah di sejumlah SKPD. “Kita beharap, dengan lahirnya berbagai inovasi ini akan lebih meningkatkan pelayanan Kita, sesuai dengan prinsip dalam lomba, bahwa inovasi apapun yang dilahirkan itu bertujuan untuk memudahkan serta meningkatkan pelayanan,” paparnya.

Ia mengapresiasi para innovator yang telah berjuang keras melahirkan ide mereka dalam berbagai bentuk aplikasi pelayanan sehingga memungkinkan Kota Bima mampu mendudukui peringkat 10 besar dalam lomba IGA tahun 2025. “Ini menjadi kebanggaan Kita bersama, bahwa iklim inovasi di Kota Bima terus berkembang sangat baik, dan itu kita berharap akan membawa dampak baik pula dalam hal pelayanan di berbagai sektor pemerintahan,” ujarnya.

Arif mengaku saat ini pihaknya Tengah menyiapkan sambutan kedatangan tim penilai dan berharap kedatangan para tim penilai IGA ke Kota Bima akan mendorong semangat para innovator untuk terus berkarya, serta memberikan yang terbaik bagi kota Bima dalam mengembangkan ide demi kemajuan bersama. “Semoga dalam penilaian kali ini Kita mendapat yang terbaik dan berpengaruh pada perkembangan pelayanan ke depannya,” harapnya.

Sebelumnya Wali Kota Bima, H A Rahman H Abidin, SE telah memaparkan 2 inovasi yang diimplementasikan Pemerintah Kota Bima, Kedua inovasi unggulan ini selaras dengan isu strategis daerah, yakni Klinik Koperasi. Inovasi ini menjawab isu stabilitas ekonomi dan pengendalian inflasi. Inovasi ini memperkuat kemandirian dan tata kelola 111 koperasi aktif di Kota Bima. Klinik Koperasi bahkan kini menjadi mitra strategis Koperasi Merah Putih dalam memperkuat ekonomi akar rumput.

kemudian inovasi Celengan Darah (Si Cerah). Inovasi ini menjawab isu kesehatan ibu dan anak serta penurunan stunting. Melalui sistem barter darah dan donor terjadwal berbasis digital, ketersediaan darah meningkat hingga 30 persen, sekaligus memperkuat kepedulian sosial masyarakat.

Wali Kota Bima menegaskan bahwa seluruh inovasi ini lahir dari kebutuhan masyarakat dan semangat menghadirkan pemerintahan yang cepat, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan.

“Inovasi bukan sekadar program baru, tetapi cara kerja baru yang lebih efektif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah Kota Bima terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan publik yang mudah, cepat, dan menjangkau seluruh lapisan warga,” ujar Wali Kota Bima dalam penyampaiannya.

Budaya inovasi di Kota Bima terus tumbuh pesat. Berdasarkan data BRIDA Kota Bima, jumlah inovasi yang terdaftar pada BRIDA Kota Bima meningkat dari 162 inovasi pada tahun 2024 menjadi 234 

inovasi di tahun 2025, atau naik 44,44 persen.

Kenaikan ini menegaskan bahwa inovasi bukan lagi sekadar proyek, melainkan budaya kerja di setiap sektor pemerintahan.

Inovasi menjadi sarana bagi ASN Kota Bima untuk berkreasi, berkolaborasi, dan 

memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui ajang IGA 2025 ini, Pemerintah Kota Bima berharap dapat memperkuat jejaring sinergi antardaerah, sekaligus memperluas dampak inovasi untuk kesejahteraan masyarakat dan pembangunan Kota Bima yang lebih maju dan inklusif.

Kegiatan presentasi ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube BSKDN Kemendagri agar dapat diikuti oleh masyarakat luas. (Sekjend MDG/PPID-BRIDA)    

BRIDA Hari Ini Tim Validasi IGA dari BSKDM Kemendagri RI Dijadwalkan Berkunjung ke PKM Kumbe dan Kantor PLUT


Kota Bima, BRIDA, Media Dinamika Global.id.// Tim Validasi Innovate Government Award (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) hari ini Rabu (19/11/2025) direncanakan akan mengunjungi dua Lokasi untuk melakukan penilaian dan validasi inovasi di Kota Bima. Dua Lokasi itu Adalah Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Rasanae Timur melihat secara langsung inovasi bidang kesehatan Celengan Darah (Si Cerah) Dimana inovatornya bekerja dan kantor PLUT untuk meninjau Klinik Koperasi dari Dinas Koperindag.

Kepala BRIDA Kota Bima, Arif Roesman Effendy, ST, M.Sc, MT, melalui Kepala Bidang Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi Inovasi, Jaunul Arifin, S.Sos menjelaskan, kedatangan tim penilai dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDM) Kemendagri RI ini bertujuan mengecek langsung bagaimana dua inovasi ini diimplementasikan oleh daerah khususnya Kota Bima dalam pelayanan kesehatan dan UMKM. “Dua inovasi unggulan ini selaras dengan isu strategis daerah,” ujar Jaunul.

Inovasi Klinik Koperasi jelas Jainul, sesuai harapan dalam pelayanan yang menerapkan ide tersebut sebagai jawaban isu strategis soal stabilitas ekonomi dan pengendalian inflasi yang selalu menjadi perhatian dan atensi pemerintah pusat terhadap daerah. “Inovasi ini telah merangkul sekitar seratus sebelas koperasi aktif di Kota Bima sebagai mitra kerja strategis Koperasi Merah Putih dalam memperkuat ekonomi akar rumput,” jelasnya.

 Sementara untuk Celengan Darah (Si Cerah) ide dari salah seorang tenaga Kesehatan yakni Bidan Parmila telah menjawab isu Kesehatan ibu dan anak serta menurunan stunting melalui system barter dan donor darah terjadwal berbasis digital, inovasi ini memungkinkan setiap pasien yang keurangan darah dapat dilayani cepat karena ketersediaan darah tetap ada, inovasi itu juga telah meningkatkan ketersediaan darah hingga 30 persen. Sesuai harapan, Inovasi tersebut telah meningkatkan kepekeaan dan kepedulian sosial Masyarakat.

Menurut Jainul. rencananya, tim penilai IGA dari BSKDM Kemandagri RI akan disambut di aula pemkot Bima oleh sejumlah pejabat untuk mendengarkan pemaparan dari kepala daerah ataupun yang mewakilinya serta para innovator, kemudian tim akan melanjutkan peninjauan lapangan di kedua lokasi PKM Kumbe Rasanae Timur dan kantor PLUT.

“Sesuai harapan Kita bersama semoga dalam penilaian kali ini Kota Bima akan mendapat peringkat terbaik dalam mengimplementasikan inovasi yang dilahirkan oleh para innovator terbaik Kita, dan mampu menjawab kemudahan dalam pelayanan,” harapnya. (Sekjend MDG/PPID-BRIDA)


      

Wali Kota dan Sejumlah Pejabat Pemkot Bima Sambut Tim Validasi Penilaian IGA Kemendagri di Aula BKPSDM


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. __Wali Kota Bima, A Rahman H Abidin, SE, dan sejumlah pejabat Pemkot Bima termasuk Kepala BRIDA, Arif Roesman Effendy, ST, M.Sc, MT, menyambut Kedatangan tim penilai dari Kementerian Dalam Negeri (Kemandagri) RI untuk melakukan validasi lapangan terkait dua inovasi unggulan Kota Bima dalam penilaian IGA tahun 2025. Keduanya diterima oleh Wali Kota dan pejabat Pemkot di Aula BKPSDM Rabu (19/11/2025).

Kedatangan tim validasi itu sebagai lanjutan dari penilaian sebelumnya bahwa Kota Bima tahun 2025 ini sukses masuk nominasi peringkat 11 besar Kota se Indonesia dengan dua inovasi unggulan, yakni Celengan Darah (Si Cerah) PKM Kumbe dan Klinik Koperasi inovasi dari Dinas Koperindag Koat Bima.

Kedua tim validasi itu adalah Nuril Fikri Aulia, SE., M. Si, perwakilan dari BSKDN Kemendagri dan Yogi Suwarno S.IP, M.A, Ph.d, menjabat Direktur Penguatan Kapasitas Jabatan Bidang Pengembangan Kapasitas Lembaga Adminstrasi Negara RI.

Wali Kota Bima, H A Rahman H Abidin, SE menyampaikan perkembangan inovasi oleh pegawai pemerintah di lingkup Pemkot Bima meningkat dari tahun sebelumnya, hal itu menunjukan semangat aparatur memberikan kemudahan pelayanan melalui ide inovasi baik dilihat secara kuantitas maupun kualitas berjalan cukup baik. Ia berharap ide yang dilahirkan itu memberikan manfaat luas bagi Masyarakat.

Pemerintah Kota Bima juga memperkuat pondasi inovasi melalui penguatan regulasi, manajerial, apresiasi, dan penganggaran. Selain itu, Pemkot telah melaksanakan Lomba Inovasi Daerah untuk memastikan kreativitas ASN senantiasa mendapat dukungan dan penghargaan.

Dua inovasi unggulan Pemerintah Kota Bima yang dinilai oleh tim validasi yakni, Klinik Koperasi yang merupakan Inovasi Non-Digital Penguat Ekonomi Daerah yang menjadi inovasi layanan cepat bagi koperasi yang membutuhkan konsultasi dan pendampingan. Dengan model Fast Track 1 Hari, identifikasi masalah dan penyelesaiannya dapat dilakukan pada hari yang sama. Inovasi ini dinilai berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi lokal, serta mendorong koperasi menjadi lebih sehat, mandiri, dan berdaya saing. 

Kedua Inovasi Digital Celengan Darah (Si Cerah) – Inovasi Digital Penanganan Ibu, Anak, dan Stunting. Si Cerah merupakan inovasi digital yang merespon isu kesehatan ibu dan anak serta pencegahan stunting. Dengan konsep barter darah berbasis digital, platform Si Cerah terhubung dengan PMI dan Dinas Kesehatan sehingga memudahkan masyarakat dalam pendaftaran donor, pemantauan jadwal, hingga layanan aduan dan konsultasi secara daring maupun luring.

Wali Kota menegaskan bahwa inovasi tidak hanya diciptakan, tetapi juga harus dikembangkan dan diukur dampaknya. “Semoga kegiatan validasi ini berjalan lancar. Terima kasih kepada seluruh tim validator,” ungkapnya.

Direktur Penguatan Kapasitas Jabatan Fungsional Bidang Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN (Pusaka ASN) Yogi Suwarno, Ph.D menyampaikan Apresiasi atas semangat Inovasi Kota Bima, “Terima kasih atas penyambutan yang luar biasa, ini merupakan kesempatan pertama kalinya kami berkunjung ke Bima, kami hadir disini untuk melakukan Validasi lapangan menjadi salah satu instrumen untuk menumbuhkembangkan semangat inovasi di daerah,” ujarnya.

Yogi mengatakan, esensi inovasi adalah meningkatkan kualitas pelayanan publik, yang tentu memerlukan dukungan pimpinan dan seluruh jajaran perangkat daerah. “Partisipasi dalam kegiatan ini adalah bentuk komitmen bersama. Kami mohon dukungan agar hasilnya sesuai dengan harapan kita semua. Semoga kegiatan berlangsung lancar,” ujarnya.(Sekjend MDG/PPID-BRIDA)