Media Dinamika Global

Senin, 27 Oktober 2025

Tingkatkan Kinerja dan Peduli Lingkungan, OSIS-MPK SMPN 2 Kota Bima Gelar Rapat Konsolidasi


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Dalam rangka memperkuat peran dan tanggung jawab pengurus, SMP Negeri 2 Kota Bima menggelar rapat konsolidasi dan evaluasi kinerja OSIS serta MPK, Senin (tanggal kegiatan), bertempat di salah satu ruang kelas sekolah. Kegiatan ini juga membahas persiapan program penghijauan sekolah yang akan melibatkan seluruh warga sekolah.

Rapat dipimpin oleh para pembina OSIS dan MPK yang memberikan arahan serta motivasi kepada para pengurus agar lebih solid, aktif, dan inovatif dalam menjalankan program kerja. Evaluasi dilakukan terhadap kegiatan yang telah terlaksana, sekaligus membahas rencana kegiatan berikutnya, termasuk program penghijauan yang bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan rasa tanggung jawab dan semangat kerja sama di kalangan pengurus OSIS dan MPK. Selain itu, program penghijauan menjadi langkah nyata siswa dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah,” ujar salah satu pembina OSIS dalam arahannya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Diharapkan melalui rapat ini, OSIS dan MPK SMPN 2 Kota Bima semakin kompak dan mampu menjadi teladan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang hijau, bersih, dan berkarakter.(Sekjend MDG)

Krisis Hukum di Halsel: Kursi Goyang yang Hampir Retak Oleh: Rafsanjani M. Utu Kabiro Halmahera Selatan, mediadinamikaglobal.id


Mediadinamikaglobal.id|Halmahera Selatan — Di panggung kekuasaan lokal, kadang hukum tampak seperti dekorasi, indah dilihat, tapi mudah digeser bila tidak sesuai naskah penguasa. Begitulah aroma politik yang kini menyeruak dari Kabupaten Halmahera Selatan, usai pelantikan empat kepala desa yang seharusnya sudah “tamat riwayat hukumnya” lewat putusan pengadilan.

Empat kursi kecil di desa seakan menampar satu kursi besar di kabupaten. Pelantikan ini tidak hanya mengguncang meja administrasi, tapi juga menggoyang tiang legitimasi seorang kepala daerah.

Dan seperti biasa, ketika hukum berbicara dengan suara rendah, kekuasaan sering menjawab dengan mikrofon yang lebih besar.

*Sandiwara di Balik Pelantikan*

Pelantikan empat kepala desa ini sejatinya sederhana, sebuah prosesi formal yang biasanya hanya menarik perhatian keluarga dan panitia konsumsi. Namun kali ini, perhatian publik tertarik bukan karena sambutan Bupati yang berapi-api, melainkan karena aroma pelanggaran hukum yang begitu tajam.

Barisan Rakyat Halmahera Selatan (BARAH) dan Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) membaca peristiwa ini bukan sebagai kesalahan teknis, tetapi bentuk pembangkangan terhadap hukum negara.

Mereka menyebutnya “cacat hukum”, “penyalahgunaan wewenang”, bahkan ada yang berani menyebut: “ini sinyal awal pemakzulan.”

*Ketika Putusan Pengadilan Tak Lagi Sakral*

Putusan PTUN yang telah jelas membatalkan SK pelantikan lama, kini seolah jadi lembaran kertas yang bisa dilipat dan disimpan di laci.

Bagaimana mungkin keputusan yang telah inkracht bisa diabaikan begitu saja, diganti dengan SK baru yang substansinya sama?

Apakah hukum kini sekadar formalitas administratif, cukup diganti nomor SK, maka dosa administrasi pun ikut terhapus?

Sungguh satir, negeri ini mengajarkan hukum sebagai panglima, namun di lapangan justru hukum yang dijadikan anak buah oleh kekuasaan.

*Lembaga Pengawas yang Lebih Suka Diam'

DPRD Halmahera Selatan tampaknya masih menikmati kursinya yang empuk, sementara rakyat bertanya-tanya:

Apakah pengawasan sudah mati rasa, ataukah sedang menunggu angin politik berembus ke arah yang aman? Dua kali RDP tanpa hasil bukan sekadar catatan buruk, tapi tanda bahwa fungsi kontrol telah kehilangan giginya.

Padahal, di atas kertas konstitusi, lembaga ini punya kewenangan untuk menegur, menindak, bahkan memakzulkan bila perlu. Namun sayangnya, kertas tetaplah kertas, mudah dibaca, jarang dijalankan.

*LBH, Logika, dan Tafsir yang Tergelincir*

Lucunya, dalam pusaran ini muncul pula tafsir hukum versi “alternatif”, yang menyebut pelantikan itu sah.

Tentu tafsir seperti ini sah-sah saja, selama tidak menabrak logika dasar hukum: bahwa putusan pengadilan bersifat mengikat, bukan sekadar saran.

Namun ketika tafsir hukum berubah menjadi alat pembenaran kekuasaan, maka kita tidak sedang menegakkan hukum, tapi sedang menulis ulang definisinya. Dan di situlah satire menjadi nyata, bukan di panggung teater, tapi di ruang pemerintahan.

Empat Desa, Satu Krisis Moral*

Empat kepala desa ini hanyalah permukaan dari sebuah gejolak moral yang lebih dalam. Pelantikan yang semestinya jadi simbol keadilan desa justru menjadi cermin betapa rapuhnya integritas birokrasi.

Kursi kekuasaan memang masih berdiri, tapi suaranya sudah berderit. Retaknya mungkin belum terlihat, namun bunyinya sudah mulai terdengar pelan, tapi pasti.

Penutup: Ketika Kursi Tak Lagi Kokoh

Bupati boleh berpidato tentang pembangunan, loyalitas, dan tanggung jawab. Namun sejarah selalu mencatat dengan tinta sinis: bahwa kekuasaan tidak tumbang karena kritik keras dari luar, melainkan oleh keangkuhan yang lahir dari dalam.

Kursi kekuasaan di Halmahera Selatan kini bukan hanya goyah, ia sudah mulai retak. Dan bila hukum terus dijadikan hiasan, bukan pedoman, maka bukan tak mungkin kursi itu suatu hari patah oleh beratnya kesalahan sendiri.

Oleh: afsanjani M. Utu

Kabiro Halmahera Selatan, Media Dinamika Global. Id

Disclaimer Redaksi:

Tulisan ini merupakan opini pribadi penulis dalam kapasitas jurnalistik yang bersifat analitis dan satir.

Tidak bermaksud menyerang pribadi atau lembaga mana pun, melainkan sebagai bentuk kritik konstruktif terhadap kebijakan publik sesuai dengan amanat UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Segala interpretasi di luar konteks ini bukan tanggung jawab redaksi.



Tim_////

Minggu, 26 Oktober 2025

Akbid Surya Mandiri Gelar Monev Kemdiktisaintek Secara Zoom Meeting Tahun 2025


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Monitoring dan Evaluasi (Monev) Hibah Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat Kemdiktisaintek Tahun 2025 

Dilaksanakan secara daring (Zoom Meeting) pada Jumat, 10 Oktober 2025.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Akademi Kebidanan Surya Mandiri Bima di bawah koordinasi Ka. LPPM Ibu Zahratul Hayati, S.KM., MPH.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur AKBID Surya Mandiri Bima, Ibu Bdn. Nurul Qamarya, SST., M.Kes. serta menghadirkan Reviewer Nasional, beliau Dr. Gunawan, M.Pd., yang memberikan arahan, evaluasi, dan penguatan kualitas proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan Monev ini, diharapkan mampu untuk meningkatkan mutu pelaksanaan penelitian dan PkM, memperkuat budaya akademik dan publikasi ilmiah, mendorong dosen untuk menghasilkan karya inovatif dan aplikatif serta mendukung pencapaian kinerja institusi melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi

Terima kasih kepada seluruh tim pelaksana, dosen peserta hibah, serta reviewer atas kontribusinya dalam pengembangan kapasitas riset di lingkungan AKBID Surya Mandiri Bima. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan keberlanjutan menuju perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing.(Sekjend MDG)


Suasana Ujian Tengah Semester Universitas Muhammadiyah Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Ini Adalah hari perdana UM bima mengadakan ujian tengah semester (UTS) tengah semester bagi para mahasiswa, semua program studi. Ujian tengah semester kuliah adalah yang di adakan di tengah semester untuk mengukur pemahaman mahasiswa UM bima terhadap materi perkuliahan selama satu semester. Hasil UTS berkontribusi pada nilai Akhir mata kuliah dan IPK mahasiswa UM, UTS juga merupakan bagian penting dari Evaluasi Akhir untuk menentukan kelulusan mahasiswa pada mata kuliah tertentu.

Ujian tengah semester (UTS) adalah kegiatan Akademis yang wajib dilakukan oleh setiap mahasiswa perguruan tinggi dalam menyelesaikan studinya. Sekaligus bentuk Evaluasi akhir mata kuliah yang menekankan pada Aspek kognitif untuk menentukan kelulusan mahasiswa pada tiap mata kuliah. UTS dilaksanakan di akhir semester setelah semua proses belajar-mengajar selesai.

Secara umum, saryat untuk mengikuti UTS sama dengan pelaksanaan UTS. Namun ada satu syarat khusus bagi mahasiswa yang mengikuti UTS yaitu memenuhi syarat kehadiran perkuliahan minimal 75% atau maksimal Empat kali ketidak hadiran dari total pertemuan kuliah.

Tujuan UTS yaitu sebagai pengukur pemahaman mahasiswa UM bima terhadap materi kuliah selama Satu Semester. Hasil UTS akan dihitung dalam penentuan nilai Akhir tengah mata kuliah dan IPK. UTS juga bertujuan untuk mengasah nalar dan logika berpikir mahasiswa, ujian tengah semester di UM bima akan berlangsung selama Satu Minggu beberapa hari kedepannya.

UTS (Ujian tengah semester) Memiliki peran penting sebagai penentu dalam sistem Evaluasi pendidikan baik di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi. UTS tidak hanya sekedar ujian, tetapi juga menjadi tolak ukur pemahaman dan kompetensi siswa setelah menjalani Satu Semester pembelajaran.

Agar bisa melaksanakan UTS dengan baik mahasiswa perlu memahami materi yang akan di ujikan dalam UTS dengan baik, baik melalui belajar mandiri maupun diskusi dengan teman Atau Dosen. Dan terutama sangat penting untuk menjaga kondisi fisik dan mental dengan istirahat yang cukup agar dapat menghadapi UTS dengan Optimal.(Sekjend MDG)



Nyak Dhin Gajah Minta BPKA Buktikan Dana Abadi Pendidikan Aceh Benar-Benar Produktif, Bukan Mengendap


Banda Aceh. Media Dinamika Global.id. Nyak Dhin Gajah, relawan Garda Muda Pemenangan Mualem–Dek Fadh yang juga mantan tapol-napol Aceh, kembali menyoroti pengelolaan dana abadi pendidikan Aceh. Ia meminta Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA) untuk membuktikan secara transparan bahwa dana senilai Rp 3,1 triliun yang tersimpan di bank benar-benar telah dikelola secara produktif untuk pendidikan, bukan mengendap tanpa pemanfaatan nyata.

“Kalau BPKA bilang uang itu produktif, maka buktikan. Publik perlu tahu bentuk produktivitasnya seperti apa, siapa penerimanya, dan bagaimana hasilnya bagi pendidikan Aceh,” tegas Nyak Dhin Gajah dalam keterangannya di Banda Aceh, Minggu (26/10/2025).

Menurutnya, masyarakat Aceh berhak mendapatkan penjelasan terbuka tentang dana yang disebut sebagai investasi jangka panjang pendidikan. “Ini bukan dana pribadi pejabat, ini uang rakyat Aceh. Harus ada transparansi dan akuntabilitas penuh,” tambahnya.

Nyak Dhin Gajah menilai Kepala BPKA sekarang tidak bekerja dengan baik. Dia juga meminta Gubernur segera memberhentikannya dari Kepala BPKA. 

Nyak Dhien Gajah menilai bahwa hingga kini banyak pelajar dan mahasiswa Aceh masih kesulitan mengakses beasiswa dan dukungan riset. Karena itu, ia mendesak agar dana abadi pendidikan segera disalurkan untuk kebutuhan nyata di lapangan.

“Kalau memang produktif, sebutkan berapa beasiswa yang sudah diberikan, penelitian apa yang didanai, dan siapa yang menikmati hasilnya. Jangan hanya disebut produktif di atas kertas,” katanya.

Ia juga meminta aparat penegak hukum, termasuk Polda Aceh, untuk turut mengawasi pengelolaan dana abadi pendidikan aceh agar tidak disalahgunakan. “Kalau ada unsur kelalaian atau potensi penyimpangan, harus ada langkah hukum yang tegas,” ujar Nyak Dhien Gajah, 

 Nyak Dhien menegaskan bahwa pernyataan BPKA kemaren di media belum cukup tanpa data terbuka.

“Rakyat Aceh menunggu bukti nyata. Kalau memang uang itu produktif, tampilkan laporan rinci agar publik percaya. Jangan sampai dana pendidikan hanya jadi cerita di media tanpa dampak di lapangan,” ujarnya.

Nyak Dhien meminta Pemerintah Aceh mengutamakan transparansi, akuntabilitas, dan keberpihakan kepada generasi muda dalam pengelolaan dana abadi pendidikan Aceh. (Tim MDG)

Serka Mursalim Pimpin Kegiatan Siskamling Di Kelurahan Kolo Kita Bima.


Kota bima. Media Dinamika Global.id. Anggota Koramil 1608-01/Rasanae Babinsa Kelurahan Kolo Serka Mursalim pimpin kegiatan Siskamling/Ronda malam di wilayah teritorial Koramil 1608-01/Rasanae bertempat di Kelurahan Kolo Kecamatan Asakota Kota Bima. Minggu, (26/10/25)

Adapun personil yang terlibat siskamling sebagai berikut, Anggota Koramil 1608-01/Rasanae : 3 orang, Ketua LPM Kel Kolo, Ketuan RT/RW


Sasaran siskamling di wilayah RT 07 RW 03  dan RT 10 RW 04 Kelurahan Kolo 


Rangkaian kegiatan :


Pukul 20.35 Wita, personil Siskamling tiba di Pos Ronda  RT 07 RW 03 Kel. Kolo mengecek anggota siskamling.

 

Pukul 20.41 Wita personil siskamling tiba di RT 07 RW 03 Kel Kolo, melaksanakan patroli keliling Babinsa Kolo Mengajak kepada Petugas Ronda malam untuk Bergabung melaksanakan Patroli Siskamling untuk mengurangi Hal2 yang tidak kita inginkan bersama. 


Pukul 21.00 Wita Personil Siskamling Tiba di RT. 010 RW. 04, sekaligus diberikan himbauan oleh Babinsa Kel. Ule terhadap para personil yang terlibat kegiatan Siskamling/Ronda malam.


Dalam himbauannya Ia menyampaikan bahwa, Patroli siskamling malam ini dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di Sekitar kita Serta mengagajak seluruh elemen agar Menjaga situasi tetap aman dan Kondusif untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan Terhadap masyarakat Kelurahan Kolo, ujarnya.


Lebih lanjut dijelaskan Babinsa Kel. Ule agar setiap masyarakat tidak mengkonsumsi  minum-minuman Keras dan Narkoba, karena berang haram tersebut akan bisa menciptakan hal-hal yang tidak baik, yang tentunya akan meresahkan masyarakat, tegasnya.


Pukul 21.15 Wita, kegiatan patroli Siskamling selesai dalam keadaan aman,tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)

Guru SDN 2 Suntu Kota Bima Ikuti Bimtek Digitalisasi Pembelajaran


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru di era teknologi informasi, SDN 2 Suntu Kota Bima melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran, yang diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan sekolah tersebut. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 18 Oktober 2025, bertempat di ruang kelas utama SDN 2 Suntu Kota Bima dengan suasana penuh semangat belajar dan kolaborasi.

Kegiatan Bimtek ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam mendukung program Digitalisasi Pendidikan yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Kota Bima dalam mewujudkan sekolah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala SDN 2 Suntu Kota Bima, Bapak Asikin, S.Pd.SD, menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru yang hadir dengan penuh antusias. Beliau menegaskan bahwa dunia pendidikan saat ini telah memasuki era baru, di mana teknologi menjadi bagian penting dalam proses belajar mengajar.

“Guru masa kini tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran yang kreatif dan efektif,” ujar beliau.

Melalui kegiatan Bimtek ini, para guru diberikan pelatihan tentang pemanfaatan platform digital pembelajaran, seperti Google Workspace for Education, Canva Edu, Learning Management System (LMS), serta pembuatan media interaktif berbasis video dan aplikasi sederhana. Pelatihan juga membahas cara mengintegrasikan literasi digital dengan pembelajaran tematik agar siswa lebih aktif dan termotivasi.

Selain memperkuat kemampuan teknis, kegiatan ini juga menekankan pentingnya etika digital, keamanan data, dan literasi media bagi guru. Dengan begitu, guru tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga dapat mengajarkan siswa untuk menggunakan media digital secara bijak dan bertanggung jawab.

Kegiatan berjalan lancar dengan suasana interaktif. Para guru berpartisipasi aktif dalam setiap sesi, mulai dari praktik membuat konten pembelajaran digital, mengunggah materi, hingga menyusun evaluasi berbasis online. Fasilitator kegiatan juga memberikan bimbingan langsung agar setiap peserta benar-benar memahami dan mampu menerapkan hasil pelatihan di kelas masing-masing.

Menurut salah satu guru peserta, kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan baru tentang cara mengajar yang lebih menarik dan modern.

“Selama ini kami hanya menggunakan metode konvensional, tetapi setelah pelatihan ini kami jadi lebih percaya diri menggunakan teknologi digital untuk mendukung proses belajar,” ungkap salah satu guru peserta dengan antusias.

Pada sesi penutup, Plt. Kepala Sekolah menyampaikan harapannya agar hasil Bimtek ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini saja, tetapi benar-benar diterapkan dalam pembelajaran sehari-hari. Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antar guru dalam mengembangkan konten digital yang relevan dengan karakteristik peserta didik di daerah pesisir seperti SDN 2 Suntu.

“Kita harus mampu menjadikan digitalisasi sebagai sarana pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak. Bukan hanya agar mereka melek teknologi, tetapi juga agar mereka bisa belajar dengan cara yang kontekstual dan kreatif,” tegas beliau.

Kegiatan Bimtek Digitalisasi Pembelajaran SDN 2 Suntu Kota Bima ini menjadi langkah nyata sekolah dalam menyiapkan guru-guru yang tangguh menghadapi tantangan zaman. Dengan semangat perubahan dan peningkatan kualitas, seluruh guru berkomitmen untuk terus berinovasi dan mendukung transformasi digital di dunia pendidikan.(Sekjend MDG)

Plt. Kepala SDN 2 Suntu Kota Bima Hadiri Rapat Kerja K3S Kecamatan Rasanae Barat


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Plt. Kepala SDN 2 Suntu Kota Bima, Bapak Asikin, S.Pd.SD, menghadiri kegiatan Rapat Kerja Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) se-Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima yang diselenggarakan di SDN 21 Tolomundu Kota Bima, Senin 20 Oktober 2025

Kegiatan yang berlangsung pada Senin siang tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal (Kabid PNFI) Dinas Dikpora Kota Bima, Bapak Slamet Riati, ST., MT. Turut hadir dalam kesempatan itu Koordinator Pengawas (Korwas) Pendidikan Kota Bima serta Pengawas Pembina SD Kecamatan Rasanae Barat. Kehadiran para pimpinan dan pengawas pendidikan ini menunjukkan dukungan nyata terhadap peningkatan koordinasi dan mutu pendidikan dasar di wilayah Kota Bima.

Dalam sambutannya, Bapak Slamet Riati menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar kepala sekolah dalam membangun satuan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, terutama di tengah tuntutan era digital. Beliau juga memberikan apresiasi yang tinggi atas semangat para kepala sekolah yang terus berupaya meningkatkan kualitas manajemen sekolah, inovasi pembelajaran, serta pelayanan pendidikan bagi peserta didik.

“Kepala sekolah memiliki peran strategis dalam memastikan arah dan mutu pendidikan berjalan sesuai dengan kebutuhan zaman. Kita perlu membangun sekolah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tanggap terhadap perkembangan teknologi dan sosial,” ujar Kabid PNFI dalam arahannya.

Kegiatan Rapat Kerja K3S kali ini juga dirangkaikan dengan sesi pengenalan program Digitalisasi Pembelajaran Jenjang SD, yang menghadirkan paparan dan praktik terkait pemanfaatan teknologi dalam mendukung kegiatan belajar mengajar. Para kepala sekolah diperkenalkan dengan berbagai platform pembelajaran digital, aplikasi manajemen kelas, serta strategi pengajaran berbasis teknologi yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan setiap sekolah di wilayah Kecamatan Rasanae Barat mampu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi pendidikan, menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, efektif, dan menyenangkan bagi siswa.

Dalam kesempatan itu, Plt. Kepala SDN 2 Suntu Kota Bima, Bapak Asikin, S.Pd.SD, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para kepala sekolah sebagai ajang berbagi informasi dan pengalaman dalam mengelola satuan pendidikan di era digital. Ia menegaskan komitmen SDN 2 Suntu untuk terus berinovasi dalam mendukung program Digitalisasi Pembelajaran yang menjadi prioritas pemerintah.

“Digitalisasi pembelajaran adalah langkah penting dalam menyiapkan generasi yang melek teknologi. SDN 2 Suntu berkomitmen untuk terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, agar proses belajar mengajar menjadi lebih relevan dan bermakna bagi peserta didik,” ungkapnya.

Selain membahas digitalisasi, rapat kerja juga menjadi ajang koordinasi terkait program peningkatan mutu sekolah, pembinaan guru, serta strategi kolaboratif antar kepala sekolah dalam menjalankan kebijakan pendidikan di wilayah Rasanae Barat.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, para kepala sekolah diharapkan dapat membawa semangat baru dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Kota Bima. Hasil pembahasan dalam rapat kerja tersebut diharapkan mampu menjadi panduan praktis dalam mewujudkan satuan pendidikan yang unggul, inovatif, dan berdaya saing tinggi.

Kegiatan ditutup dengan pesan bersama untuk memperkuat komunikasi antar sekolah, memperluas jejaring kolaborasi, dan terus berinovasi sesuai semangat perubahan dunia pendidikan yang berorientasi pada digitalisasi dan karakter peserta didik.

“Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, kita bisa memajukan pendidikan di Kota Bima. Bersama kita kuat, bersama kita hebat,” tutup Bapak Asikin penuh optimisme.(Sekjend MDG)

Rasbar FC Raih Kemenangan Tipis 2–1 atas SMKN 1 Tambora


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Tim sepak bola kebanggaan Rasanae Barat, Rasbar FC, kembali menunjukkan tajinya di lapangan hijau. Dalam pertandingan sengit melawan SMKN 1 Tambora, Rasbar FC berhasil meraih kemenangan dramatis dengan skor akhir 2–1.

Pertandingan yang digelar pada Rabu sore, 22 Oktober 2025, berlangsung penuh semangat dan tensi tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua tim tampil dengan performa terbaik, menunjukkan permainan cepat, strategi matang, dan semangat juang yang luar biasa.

Gol pertama berhasil dicetak oleh Rasbar FC pada babak pertama melalui serangan balik cepat yang dieksekusi dengan sempurna oleh lini depan mereka. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama karena SMKN 1 Tambora mampu menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas yang tak mampu dihalau penjaga gawang Rasbar FC.

Memasuki babak kedua, permainan semakin intens. Dukungan dari penonton dan para penggemar Rasbar FC yang memadati sisi lapangan menambah semangat para pemain. Serangan demi serangan dilancarkan hingga akhirnya, menjelang akhir pertandingan, Rasbar FC berhasil menambah gol kemenangan melalui kerja sama apik antara lini tengah dan penyerang utama. Skor 2–1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan ini menjadi bukti kekuatan, kekompakan, dan ketangguhan Rasbar FC dalam menghadapi lawan-lawan tangguh di setiap pertandingan. Seluruh pemain tampil disiplin dan penuh determinasi, menunjukkan karakter tim yang solid dan pantang menyerah.

Pelatih Rasbar FC menyampaikan rasa syukur dan bangga atas perjuangan timnya.

“Kemenangan ini bukan hanya hasil dari strategi, tapi juga kerja keras dan semangat pantang menyerah seluruh pemain. Mereka bermain dengan hati dan semangat kebersamaan yang tinggi,” ujarnya usai pertandingan.

Sementara itu, para penggemar Rasbar FC memberikan dukungan luar biasa sepanjang laga. Suara sorak-sorai dan yel-yel semangat terus menggema di lapangan, menjadi energi tambahan bagi tim kesayangan mereka. Dukungan tersebut terbukti berperan penting dalam menjaga motivasi para pemain hingga menit terakhir pertandingan.

Kemenangan ini semakin menambah kepercayaan diri Rasbar FC untuk melangkah lebih jauh menghadapi laga-laga berikutnya. Dengan semangat dan kekompakan yang terus terjaga, Rasbar FC optimis dapat mempertahankan performa terbaiknya dan meraih hasil yang lebih gemilang di masa mendatang.

“Kami akan terus berlatih, memperbaiki kekurangan, dan menjaga semangat juang. Kemenangan hari ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus melangkah maju,” ungkap salah satu pemain Rasbar FC dengan penuh semangat.

Pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian kemampuan, tetapi juga memperlihatkan nilai-nilai sportivitas, kebersamaan, dan semangat pantang menyerah yang menjadi ciri khas Rasbar FC.

Dengan hasil ini, Rasbar FC menegaskan diri sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di setiap kompetisi yang diikuti. Dukungan masyarakat dan para penggemar menjadi kekuatan utama bagi tim untuk terus berprestasi.

Kemenangan 2–1 atas SMKN 1 Tambora menjadi langkah penting dalam perjalanan Rasbar FC menuju pencapaian yang lebih tinggi. Mereka siap menghadapi setiap tantangan berikutnya dengan semangat juang yang sama.(Sekjend MDG)

Jum’at Berkah, 2 Inovasi Guru Hebat SDN 2 Suntu Kota Bima Lolos ke Tahap Penjurian Lomba Inovasi Daerah Kota Bima


Jum’at Berkah, 2 Inovasi Guru Hebat SDN 2 Suntu Kota Bima Lolos ke Tahap Penjurian Lomba Inovasi Daerah Kota Bima

Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Alhamdulillah Jum’at penuh berkah! Kabar membanggakan datang dari SDN 2 Suntu Kota Bima. Dua karya inovasi dari guru-guru hebat sekolah ini dinyatakan lolos ke tahap penjurian Lomba Inovasi Daerah Tingkat Kota Bima, 24 Oktober Tahun 2025.

Adapun dua inovasi tersebut merupakan hasil karya dari para pendidik kreatif, yaitu:

Bapak Asikin, S.Pd.SD

Ibu Fauziah, S.Pd.SD

Ibu Wati Feraliasya, S.Pd.SD

Ketiganya berhasil mengharumkan nama sekolah dengan ide dan terobosan kreatif yang mereka kembangkan sebagai bentuk dedikasi dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan publik di lingkungan sekolah dasar.

Keberhasilan ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh seluruh keluarga besar SDN 2 Suntu Kota Bima. Plt. Kepala Sekolah, Bapak Asikin, S.Pd.SD, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan semangat untuk terus berinovasi dalam memajukan dunia pendidikan, khususnya di Kota Bima.

“Alhamdulillah, ini adalah berkah Jum’at yang luar biasa. Kami bersyukur karena karya inovasi dari guru SDN 2 Suntu bisa lolos ke tahap penjurian. Semoga selalu dimudahkan dan mendapatkan hasil terbaik dalam ajang Lomba Inovasi Daerah Kota Bima tahun ini,” ujar beliau penuh harap.

Lomba Inovasi Daerah merupakan ajang bergengsi yang digelar oleh Pemerintah Kota Bima sebagai wadah untuk menumbuhkan kreativitas, efisiensi, dan terobosan baru dalam berbagai bidang pelayanan publik. Partisipasi SDN 2 Suntu menjadi bukti nyata bahwa guru-guru di sekolah ini tidak hanya aktif mengajar, tetapi juga terus berupaya menciptakan inovasi pendidikan yang berdampak positif bagi peserta didik dan masyarakat.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi inspirasi antarlembaga pendidikan. Guru-guru SDN 2 Suntu diharapkan dapat menjadi contoh bagi tenaga pendidik lainnya untuk selalu berpikir kreatif, adaptif terhadap perubahan, dan mampu menghasilkan solusi inovatif di lingkungan sekolah.

“Kami percaya bahwa inovasi adalah bagian penting dari kemajuan pendidikan. Dengan semangat gotong royong dan niat yang tulus, insyaAllah SDN 2 Suntu akan terus menjadi sekolah yang BISA — Bersih, Indah, Sehat, dan Asri — serta berprestasi dalam segala bidang,” tambah Bapak Asikin.

Seluruh keluarga besar SDN 2 Suntu Kota Bima menyampaikan doa dan dukungan penuh bagi para guru inovatif yang sedang berjuang di tahap penjurian. Semoga langkah mereka senantiasa dimudahkan, diberkahi, dan mendapatkan hasil terbaik dalam Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025.(Sekjend MDG)