Media Dinamika Global

Selasa, 19 Agustus 2025

Haflah Al-Qur’an Bersama Qori Internasional dan Pelantikan LPTQ Kota Bima 2025–2030


Kota Bima, Media Dinamika Globap.id.--Pemerintah Kota Bima menggelar acara Haflah Al-Qur’an, bersama Qori internasional, bertempat di halaman Kantor Wali Kota Bima. Kegiatan ini dirangkaikan dengan pelantikan pengurus baru Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Bima untuk periode 2025–2030. Selasa, 19 Agustus 2025.

Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima, H. Arahman H. Abidin, SE.,beserta istri, Hj, Badrah Ekawati, SE., S. Tr.Keb., selaku Ketua TP PKK Kota Bima, Turut hadir pula Sekda Kota Bima, seluruh unsur Forkopimda, seluruh Kepala OPD, ASN maupun Non ASN lingkup Pemerintah Kota Bima, tokoh Agama, tokoh masyarakat, serta qori-qori internasional, baik yang berasal dari Kota Bima sendiri, maupun yang berasal dari luar Kota Bima.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan perwujudan dari rasa syukur Pemerintah Kota Bima, atas kemerdekaan yang telah di raih oleh bangsa Indonesia, hingga pada hari Minggu, 17 Agustus kemarin, kita seluruh bangsa Indonesia, Kota Bima khususnya, baru saja memperingati HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan baik, dan sukses

"Alhamdulillah, HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, baru saja kita peringati, saya yakin, dan percaya kemerdekaan yang di raih oleh para pahlawan kita, tidak saja dengan fisik dan senjata, bukan juga pemberian dari penjajah, akan tetapi, yang paling utama adalah kekuatan doa, iman yang teguh pada Allah SWT", ujarnya.

Lebih jauh Wali Kota Bima sampaikan bahwa, momentum haflah Al-Qur'an ini, merupakan upaya Pemerintah Kota Bima, di dalam membumikan Al-Qur'an, berharap kegiatan ini dapat merangsang generasi-generasi muda Kota Bima untuk lebih mengenal, dan mencintai Al-Qur'an, sehingga kedepanya tumbuh generasi-generasi Qurani, qori qoriah penghafal Al-Qur'an, yang membanggakan Kota Bima, di masa-masa yang akan datang.

Pada kesempatan ini pula, Wali Kota Bima melantik pengurus baru Lembaga Pengemban Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kota Bima periode 2025/2030. Pada pengurus LPTQ yang baru di lantik, Wali Kota Bima berharap agar dapat melanjutkan tongkat estafet dengan baik, menjalankan amanah dengan penuh dedikasi, serta dapat mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk dapat mendukung program kerja LPTQ kedepannya.

“Kepada pengurus LPTQ yang baru di lantik, saya ucapkan selamat, semoga bisa mengemban tugas ini dengan baik, dan pada pengurus LPTQ periode sebelumnya, saya sampaikan terima kasih, semoga perjuangan, dan dedikasinya selama ini, bernilai ibadah di hadapan Allah SWT," tuturnya.

Haflah Al-Qur'an, yang dilantunkan oleh 2 orang qori Internasional, Ust. H. Ahmad Khoiri Novandra, SH., dan Ust. H. Zainal Abidin, S. Pd.I., diharapkan dapat menumbuhkan semangat kecintaan terhadap Al-Qur’an bagi seluruh masyarakat Kota Bima, serta bisa mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an yang terkandung didalamnya, dalam kehidupan sehari-hari.(Sekjend MDG)

Provinsi Lampung Perkuat Regulasi Daerah untuk Dorong Investasi dan Pembangunan.

Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung dengan agenda penyampaian Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Provinsi Lampung Tahun 2026, Selasa 19 Agustus 2025.

Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A., dan dihadiri segenap anggota dewan, kepala OPD Pemerintah Provinsi Lampung, serta tamu undangan.

Dalam sidang tersebut, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Lampung menyampaikan laporan mengenai penyusunan Propemperda Tahun 2026. Ketua Bapemperda, Hanifal, menegaskan bahwa penyusunan Propemperda merupakan tahap awal penting dalam membentuk regulasi daerah yang selaras dengan sistem hukum nasional, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), prinsip otonomi daerah, serta tugas pembantuan yang diemban pemerintah daerah.

"Propemperda tidak hanya menjadi instrumen perencanaan hukum, tetapi juga bagian dari upaya menciptakan iklim kemudahan investasi di daerah untuk mempercepat pembangunan. Karena itu, DPRD melalui Bapemperda telah melakukan koordinasi dan pembahasan secara intensif dalam penyusunan Propemperda Tahun 2026," ujar Hanifal.

Ia menjelaskan, dasar hukum penyusunan Propemperda antara lain Pasal 239 ayat 1 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Selain itu, mengacu pula pada Permendagri Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah sebagaimana diubah dengan Permendagri Nomor 120 Tahun 2018, serta Perda Provinsi Lampung Nomor 6 Tahun 2017 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah.

"Propemperda 2026 juga berpedoman pada Keputusan DPRD Provinsi Lampung Nomor 1 Tahun 2025 tentang Tata Tertib DPRD, khususnya Pasal 8 ayat 6 dan 7, yang menegaskan bahwa penyusunan dan penetapan program pembentukan perda dilakukan setiap tahun sebelum penetapan Raperda APBD," lanjutnya.

Pada rapat tersebut, Bapemperda mengajukan 30 rancangan peraturan daerah untuk masuk dalam Propemperda Tahun 2026. Setelah pembacaan laporan, Ketua DPRD Ahmad Giri Akbar meminta persetujuan anggota dewan. Seluruh anggota yang hadir menyatakan setuju dan menetapkan 30 Raperda tersebut melalui keputusan DPRD.

Atas keputusan itu, Ketua DPRD menyampaikan apresiasi kepada Bapemperda DPRD Provinsi Lampung. "Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas kerja keras Bapemperda yang telah mencurahkan perhatian, waktu, dan pemikiran dalam menyusun Propemperda 2026. Program ini menjadi pedoman sekaligus landasan kinerja DPRD dalam membangun regulasi yang bermanfaat bagi masyarakat Lampung," kata Giri Akbar.

Setelah agenda penyampaian Propemperda selesai, rapat paripurna berlanjut pada pembicaraan Tingkat II, yakni laporan Badan Anggaran DPRD Provinsi Lampung terhadap Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025. (Fs/Red)

SDN 1 Sape Meraih Juara 1 Lomba GJI Tingkat Kab.Bima Jenjang SD,HUT RI Ke 80 Tahun 2025


Bima.NTB.Media Dinamika Global.Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Sape kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat Kabupaten Bima,Kali ini, tim gerak jalan indah SDN 1 Sape regu dengan nomor dada 11 (Pi) berhasil meraih Penghargaan sebagai juara 1 dalam lomba gerak jalan indah (GJI) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bima pada Jum'at (15/08/2025). 

Penghargaan sebagai Juara 1 ini berdasarkan Lampiran Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan,Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bima tentang Penetapan juara Lomba Gerak Jalan Indah (GJI) Jenjang SD,SMP Tingkat Kabupaten Bima Tahun 2025 Nomor 188.4/01.1/D/2025 pada tanggal 16 Agustus 2025.

Lomba gerak jalan indah ini diikuti oleh berbagai sekolah dan instansi Se-Kabupaten,Tim dari SDN 1 Sape Bima tampil dengan semangat dan kekompakan yang tinggi, menampilkan gerakan-gerakan yang kreatif dan harmonis. Penampilan mereka berhasil memukau para juri dan penonton yang hadir.

Kepala SDN 1 Sape (Hj.Nuryati,S.Pd.SD)

Kepala SDN 1 Sape (Hj.Nuryati,S.Pd.SD) kepada awak media ini menyampaikan rasa bangga dan syukur atas prestasi yang diraih oleh tim gerak jalan indah. Beliau juga memberikan apresiasi kepada para siswa dan guru pembimbing yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan diri untuk lomba ini.

"Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat juang yang tinggi dari seluruh anggota tim.Saya berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa SDN 1 Sape untuk terus berprestasi di berbagai bidang," ujar....

Hj.Nuryati.S.Pd.SD Kepala SDN 1 Sape Selain itu, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bima yang telah menyelenggarakan lomba ini sebagai wadah untuk mengembangkan kreativitas dan semangat sportivitas di kalangan generasi muda.

Ucapan Terimakasih juga tak lupa disampaikan kepada Bapak dan Ibu Guru Pembina SDN 1 Sape,Babinsa Desa Rasabou Anggota Koramil 1608-03/Sape Serda Abdul Hafid yang telah ikut berpartisipasi memberikan pelatihan dan pembinaan khusus bagi siswi SDN 1 Sape sehingga meraih penghargaan sebagai Juara 1 dan kepada Bapak Korwil Pendidikan Kecamatan Sape,Bapak dan Ibu Pengawas,Kepsek,serta semua pihak yang telah berkontribusi disampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya.





Dengan meraih juara 1 dalam lomba gerak jalan indah ini, SDN 1 Sape semakin membuktikan diri sebagai salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Bima yang mampu bersaing dan berprestasi di berbagai bidang.(Team.MDG.03)

Pimpinan BAZNAS Kota Bima, Empat Wajah Baru dan Satu Wajah Lama Yang Sudah Resmi Dilantik dan Mulai Bekerja.


Media Dinamika Global.id.

1. H. A. Latif M. Saleh, S.Pdi, (Ketua)

Atau akrab di sapa Ustadz Aji Latif. Dikalangan guru, sudah pasti bukan orang asing. Karena sangat di kenal dekat. Banyak moment penting yg tidak luput darinya. 

Ustadz Latif, dikenal dg ustadz yang begitu welcome, terbuka dan komunikatif. Suka bercanda, juga senang berdiskusi tentang kemaslahatan. 

Riwayat dari kesehariannya cukup baik, dan nyaris tidak ada celah negatif dari hubungan kerja dan kemitraan yg di bangun. Kepercayaan terbesar menjadi Ketua BAZNAS Kota Bima menjadi jabatan baru sebagai sebuah penghargaan dan kehormatan dalam mengemban tanggungjawab keumatan. 

2. Mahfud, S.Pdi., M.M.Inov, (Wakil Ketua I)

Muda dan masih enerjik. dan menanggalkan jabatan Ketua salah satu Partai Politik, demi ingin mengabdi menjadi bagian dari unsur pimpinan BAZNAS Kota Bima. 

Mahfud memang tidak begitu populer, tapi di kalangan para Politisi SGT di kenal luas. Soal kecerdasan, dan ilmu agama, MK tidak di ragukan. Jgn tanya soal Wawasan dan pengalamannya. Jadi Mahfud, menjadi yg paling mudah dari empat unsur pimpinan BAZNAS lainnya. 

3. Sudirman H. Makka, (Wakil Ketua II)

Kerennya Ustadz Sudirman. Ustadz yg boleh di bilang begitu populer, dan SGT di kenal luas. Memiliki Jiwa sosial juga kepedulian yg begitu tinggi antar sesama. 

Menulis buku menjadi hobynya. MK sudah tidak sedikit buku buku hasil karyanya. Sering tampil sebagai pembicara dan juga penceramah, bukan hal baru baginya. Selain itu Ustadz Sudirman, termasuk ustadz yg tingkat kepekaan dan insting yg cukup tajam, sehingga SGT suka meneliti serta melihat langsung dari setiap persoalan yg ada di tengah masyarakat. 

Kelebihan lainnya, bisa beradaptasi di semua tingkatan, komunikatif dan selalu melestarikan nasehat nasehat  para leluhur, agar tetap menjadi pedoman dan pegangan hidup. 

4. Drs. H. Syahrir, M.Si, (Wakil Ketua III)

Eks Kepala Kemenag Kota Bima. Dari sisi usia tentu tidak lagi mudah, tapi soal pengalaman dan wawasan birokrasinya, khususnya bidang keagamaan sudah pasti ahlinya. 

Soal haji dan umroh, Maka Aji Syahrir adalah gurunya. Termasuk dlm memahami soal infaq dan sedekah. Aji Syahrir selama menjabat sebagai Kepala Kemenag termasuk salah satu Kepala Kemenag yg memiliki treck record yg cukup baik. 

Bahkan tidak ada kesan buruk yg ditinggalkan selama menjabat. Bahkan aji Syahrir, saat menjadi Kepala Kemenag diketahui selalu mengedepankan dan menerapkan pelayanan yg ramah, sejuk dan adem. 

5. H. Anwar Efendi, SH. (Wakil Ketua IV)

Ini seh suhunya pimpinan BAZNAS. Kelebihan terbesar dari aji Anwar adalah, ketenangannya dlm berkomunikasi dan Kebiasaannya yg selalu menjaga style  penampilan, sehingga tetap terlihat berwibawa. 

Sangat aktif menyampaikan, soal hasil pengumpulan zakat infaq dan sedekah, dari setiap sholat id di setiap tahunnya. 

Suami dari mantan Kepsek SMPN 1, hj. NURMAH INI, termasuk salah unsur pimpinan BAZNAS yg memiliki jiwa dan kepedulian sosial yg bukan kaleng kaleng. Periode sebelumnya, termasuk yg sempat ingin ditunjuk menjadi Ketua BAZNAS Kota Bima. 

Tapi karena pertimbangan dan kebijakan lain, sehingga Aji Anwar memilih cukup menjadi unsur wakil, serta di periode ini, juga menjadi unsur Wakil Ketua IV. 

AJI ANWAR bersyukur dari banyaknya Calon Pimpinan BAZNAS, pihaknya masih di berikan kepercayaan. Insyah Allah, untuk periode sekarang, lima unsur pimpinan BAZNAS akan tetap bekerja secara kolektif.  

Siap secara bersama sama melanjutkan dan memajukan BAZNAS Kota Bima sebagai lembaga keumatan yg akan mengurai dan memberi solusi di tengah himpitan masalah keumatan, Selamat dan Sukses.(Sekjend MDG)

Wakil Bupati Bima Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Raba

BIMA, Mediadinamikaglobal.id – Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, menyerahkan bantuan kepada korban bencana alam kebakaran di Desa Raba, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Selasa (19/08/2025) Pukul 13.38 Wita. 

Wabup Bima saat meninjau lokasi kebakaran yang di dampingi sejumlah jajaran Baznas Kab. Bima bersama Camat Wawo, Korwil Dikbudpora Kecamatan Wawo, Kades Raba dan Kadus Parawanga. 

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya yang terdampak musibah. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada istri korban atas nama Hamidah dan dua orang anaknya yang masih status sekolah di SD dan SMP. 

Usai menyerahkan bantuan secara simbolis kepada istri korban dan kedua anaknya, diakhiri dengan do'a bersama. 

Kunjungan Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy didampingi oleh sejumlah jajaran Baznas Kabupaten Bima, Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, S.Sos, Korwil Dikbudpora Kecamatan Wawo Ismail, S. Pd, Kapolsek Wawo Iptu Ikhsan,SH, Kepala Desa Raba Syamsuddin, Bendahara Desa Raba Arif rahman, S. Pdi, Kepala KUA Kecamatan Wawo Bunyamin, S. Ag, Kepala Min Raba M. Natsir, S. Ag dan Kadus Parawanga. 

Wabup Bima saat berbincang dengan beberapa warga setempat. 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bima, dr.H.Irfan Zubaidy menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga Desa Raba. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban. "Pemerintah daerah akan terus berupaya untuk membantu warga yang terkena dampak bencana. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam," ujarnya.

Wabup Bima foto bersama istri korban dan beberapa warga setempat. 

Ia menambahkan, sebagai wujud kepedulian kepada istri korban dan kedua anak-anaknya yang masih duduk di bangku sekolah agar bisa melanjutkan sekolah di salah satu pondok pesantren yang berada di Wilayah Bima. 

Kepala Desa Raba, Syamsuddin, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Bima terkhusus Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy bersama sejumlah jajaran Baznas Kabupaten Bima, Ia mengatakan bantuan ini sangat berarti bagi warganya yang saat ini sedang kesulitan. "Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Wakil Bupati Bima dan seluruh jajaran Pemerintah Daerah Bima serta jajaran Baznas Kabupaten Bima atas bantuannya. Bantuan ini sangat berarti bagi istri korban terkhusus kepada kedua anak korban," katanya.

Selain menyerahkan bantuan, Wakil Bupati Bima juga meninjau langsung lokasi bencana untuk melihat kondisi terkini. Ia juga berdialog dengan istri dan kedua anak korban juga beberapa warga. 

Bencana alam kebakaran yang terjadi di Dusun Parawanga, Desa Raba, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, terjadi pada Minggu 17 Agustus 2025 sekira pukul 04.16 Wita, telah menghanguskan satu unit rumah panggung 12 tiang dan menyebabkan satu korban jiwa meninggal dunia. (Mdg05) 

Dukung Hidup Sehat, Wakil Wali Kota Bima Lepas Parade Jalan Sehat Santri Ponpes Baitul Ilmi


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH., secara resmi melepas peserta parade jalan sehat dalam rangka menyemarakkan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar oleh Pondok Pesantren Baitul Ilmi Kelurahan Santi. Kegiatan ini dihadiri juga oleh, Wakil Ketua I DPRD Kota Bima, Alfian Indra Wirawan, S. Adm, Ketua TP PKK Kota Bima, Hj. Badrah Ekawati,  Ketua GOW Kota Bima, Camat Mpunda, dan Lurah Santi. Senin, 18 Agustus 2025.

Acara dengan Tema "Bersatu Berdaulat Masyarakat Sejahtera Indonesia Maju" ini berlangsung cukup meriah, dengan kostum nuansa "kemerdekaan" merah putih, diikuti oleh ratusan santri, pengurus pondok, wali santri, serta warga Kelurahan Santi.

Parade Jalan Sehat diawali dengan gunting pita oleh Wakil Wali Kota Bima, dengan titik star, halaman Ponpes Baitul Ilmi, dengan menempuh rute mengelilingi wilayah Kelurahan Santi, dan berakhir di Lapangan Volly Kelurahan Santi.

Dalam sambutannya, Feri Sofiyan memberikan apresiasi, dan penghargaan yang setinggi-tingginya  kepada Ponpes Baitul Ilmi atas inisiatifnya di dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan semangat persatuan, dan kesatuan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air dan bangsa, dikalangan santri, dan warga Kelurahan Santi.

"Saya atas nama Pemerintah Kota Bima, mengapresiasi, kepada seluruh Keluarga besar Pondok Pesantren Baitul Ilmi, atas inisiasi, dan terselenggaranya kegiatan ini", ujarnya. Kegiatan ini sangat positif, tidak hanya untuk kesehatan fisik, tapi juga merupakan wadah untuk menjalin silaturahim, persatuan dan kesatuan," sambungnya.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Baitul Ilmi, Ust. Akbar Maulana, ST., juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Pemerintah Kota Bima, dalam hal ini, Wakil Wali Kota Bima. Ust. Akbar berharap keberadaan pondok pesantren ini, bisa bersinergi dengan Pemerintah Kota Bima, serta berharap adanya perhatian, dan dukungan dari Pemerintah, di dalam membangun generasi muda yang religius, berkarakter, dan cinta tanah air.

Kegiatan ini dimeriahkan oleh grup Merchin Band SMA Negeri 2 Kota Bima, serta pembagian doorprize pada peserta jalan sehat. Dengan adanya Parade Jalan Sehat ini, diharapkan baik santri, maupun seluruh warga Kelurahan Santi, tidak saja memiliki sehat mental spiritual, tetapi juga memiliki sehat jasmani.(Sekjend MDG)

Wali Kota Bima Lantik Pimpinan Baznas Periode 2025-2030


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE didampingi Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH melantik dan mengukuhkan Pimpinan Baznas Kota Bima Periode 2025-2030 di aula Maja Labo Dahu Kantor Wali Kota, Selasa (19/8).

Pelantikan pengurus badan pengelola zakat umat ini selain dihadiri Wali Kota Bima dan Wakil Wali Kota Bima, turut pula dihadiri oleh Ketua Baznas Provinsi NTB, Sekretaris Daerah Kota Bima, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Ketua Baznas Kota Bima periode 2022-2025, H. Nurdin Mansyur, S.Sos., MM, serta Pimpinan Baznas Kota Bima Periode 2025-2030.

Pelantikan Ketua dan Komisioner Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bima periode 2025–2030 ini telah melalui sejumlah tahapan seleksi oleh Pansel Daerah dan tahapan wawancara oleh Baznas RI, sehingga ditetapkan melalui Surat Keputusan Wali Kota Bima, Nomor : 100.3.3.3/745/VIII/2025 tentang Pengangkatan Ketua dan Wakil Ketua Baznas Kota Bima Periode 2025-2030.

Usai melantik pengurus Baznas yang baru, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ketua dan Wakil Ketua Baznas sebelumnya yang sudah bekerja optimal.

“Potensi zakat harus bisa dimaksimalkan, bukan hanya dari ASN, tapi juga dari masyarakat umum. Penyalurannya pun harus lebih optimal,” ujarnya.

Wali Kota juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan Baznas untuk mengurangi angka kemiskinan ekstrem. Ia berharap dalam 5 tahun ke depan tingkat kemiskinan di Kota Bima dapat ditekan melalui langkah-langkah strategis kerjasama antara Dinas Sosial, DP3A, Baznas, serta pihak lain. Sehingga proses penyaluran bantuan tidak tumpang tindih.

“Saya juga inginkan agar bantuan dari Baznas untuk diarahkan ke ekonomi produktif, sehingga mampu menekan pengangguran, sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga,” harapnya.

"Selamat bekerja kepada pengurus Baznas yang baru. Kepada pimpinan Baznas sebelumnya terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini," pungkasnya.

Pengurus Baznas Kota Bima Periode 2025-2030 antara lain, Ketua H. A. Latif M. Saleh, S.Pdi, Wakil Ketua I Mahfud, S.Pdi., M.M.Inov, Wakil Ketua II Sudirman H. Makka, Wakil Ketua III Drs. H. Syahrir, M.Si, Wakil Ketua IV H. Anwar Efendi, SH.(Sekjend MDG)

SMA Negeri 2 Sambi Rampas Tampil Memukau di HUT ke-80 RI, Paduan Suara dengan Baju Adat Jadi Sejarah Baru


Sambi Rampas, NTT, Media Dinamika Global.Id ||  Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Marunai Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, berlangsung meriah dan penuh khidmat. Dari sekian banyak penampilan, paduan suara SMA Negeri 2 Sambi Rampas menjadi sorotan utama berkat penampilan terbaik, penuh semangat kebangsaan, sekaligus menghadirkan nuansa budaya yang kental.

Dengan balutan baju adat dari berbagai kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), siswa-siswi SMA 2 Sambi Rampas menghadirkan harmoni suara yang menyatu dengan kekayaan budaya daerah. Penampilan ini bahkan menjadi sejarah baru di Kecamatan Sambi Rampas, karena untuk pertama kalinya paduan suara tampil dengan mengenakan pakaian adat khas daerah.

Hasil memukau ini tidak lepas dari peran guru seni musik dan seni tari, yakni Fransiskus Xaverius Gerland Wuli, S.Pd dan Paulina Agresia Barus, S.Pd, dengan dukungan penuh dari para guru serta staf yang ada di lingkup SMA Negeri 2 Sambi Rampas.

Kepala SMA Negeri 2 Sambi Rampas, Lukman, S.Pd Gr, menyampaikan rasa bangganya atas kontribusi besar para siswa.

“Saya sangat bangga dengan apa yang ditampilkan anak-anak. Mereka bukan hanya sekadar tampil, tetapi memberikan yang terbaik untuk mengharumkan nama sekolah di momen sakral HUT RI ke-80,” ujarnya.

Selain paduan suara, SMA Negeri 2 Sambi Rampas juga tampil dominan dalam berbagai rangkaian acara peringatan HUT RI. Tim protokol HUT RI yang dipimpin oleh Ibu Rosita, hingga siswa yang terpilih sebagai anggota Paskibraka sekaligus pembawa baki bendera pusaka, semuanya dijalankan dengan sukses dan penuh kedisiplinan.

Dengan keterlibatan yang begitu besar, SMA Negeri 2 Sambi Rampas benar-benar menjadi sekolah yang “memborong habis” peran penting dalam upacara HUT RI di Sambi Rampas tahun ini.

Momen HUT ke-80 RI yang sakral ini tidak hanya menjadi ajang peringatan sejarah, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat, disiplin, kecintaan pada budaya, dan rasa cinta tanah air. SMA Negeri 2 Sambi Rampas telah membuktikan bahwa semangat kemerdekaan bisa diwujudkan dalam bentuk prestasi, kreativitas, dan dedikasi nyata di lapangan. (*).

Danyon B Pelopor Dampingi Bupati dan Kapolres Lampung Tengah Berdialog dengan Masyarakat Tiga Kampung di Lokasi PT BSA.


Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Pada gelaran aksi unjuk rasa dan pendirian tenda di atas lahan milik PT. Bumi Sentosa Abadi (BSA), oleh masyarakat 3 (tiga) Kampung Komandan Batalyon B Pelopor AKBP Ramadhona, S.H., S.I.K., mendampingi Kapolres Lampung Tengah AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., dan Bupati Lampung Tengah dr. H. Ardito Wijaya, M.K.M., dalam berdialog dengan masyarakat tersebut, Senin 18 Agustus 2025.

Selain berdialog, Danyon dan Bupati serta Kapolres juga menghimbau masyarakat 3 kampung (Kampung Bumi Aji, Negara Aji Baru dan Negara Aji Tuha) yang pada saat ini menduduki lahan milik PT. BSA, agar bekerja sama dengan Pihak Kemanaan dan Perusahaan serta bersikap koorporatif demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan damai. 
.
Bupati dan Aparat Penegak Hukum lainnya telah menjelaskan kepada warga bahwasannya PT. BSA telah tercatat memiliki Sertifikasi Hak Guna Usaha (HGU) sebagai Pemegang Hak Kelola Lahan di Wilayah tersebut. 

Selain dari itu juga Danyon B Pelopor menyiagakan Pasukan Satbrimob Polda Lampung, untuk mengantisipasi apabila ada perkembangan dan kenaikan eskalasi masa di PT. BSA. 

"Kami berharap semoga masyarakat dapat menerima dengan baik penjelasan tentang Hak Pengelolaan Usaha oleh PT. BSA di wilayah 3 Kampung tsb dan masyarakat juga bisa bersikap koorporatif dengan aparat, sehingga kita bersama-sama bisa menciptakan situasi aman dan kondusif". Ujar Danyon B.( Fs/Red) 

Selamat Atas Pencapaian Dosen Universitas Nggusuwaru di Bidang Hibah Kosabangsa tahun 2025


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.--Kosabangsa adalah program yang diselenggarakan oleh di rektorat riset, tekhnologi, dan pengabdian kepada masyarakat (DRTPM) kementerian pendidikan tinggi,sains dan teknologi republik Indonesia yang bertujuan untuk menjembatani kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEKS) untuk menyelesaikan permasalahan di masyarakat.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan secara resmi meluncurkan tiga program strategis.

Selamat dan sukses atas pencapaian meraih hibah kosabangsa  dosen universitas nggusuwaru tahun 2025:

1. Muhammad Nasir M.pd kepala LPPM universitas Nggusuwaru

2. Olahairullah M.pd ketua prodi pendidikan biologi

3. Irma Rubianti M.kes Dosen prodi pendidikan biologi

Ketiga program tersebut adalah Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat oleh BEM, Program Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi PUI-PT, serta Call for Proposal Program Kosabangsa Tahun 2025. Acara peluncuran ini diselenggarakan secara daring melalui kanal YouTube Kemdiktisaintek pada Rabu (14/5).

Peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ekosistem riset dan pengabdian kepada masyarakat yang lebih kolaboratif, relevan, dan berdampak nyata, sejalan dengan visi besar Diktisaintek Berdampak yang menjadikan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai penggerak transformasi sosial dan ekonomi bangsa.

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menyatakan bahwa program-program ini menjadi instrumen strategis untuk mengarahkan riset dan pengabdian agar semakin relevan dan berdampak terhadap kebutuhan bangsa.

“Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ini berperan sebagai instrumen strategis untuk mengarahkan penelitian dan pengabdian agar lebih berdampak, sesuai dengan kebutuhan bangsa, serta mendukung pencapaian Asta Cita dan visi Indonesia Emas 2045,” ujar ketua LPPM universitas nggusuwaru.

Mendiktisaintek menegaskan bahwa tridarma perguruan tinggi tidak hanya menjadi wujud dari komitmen akademik, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan, perbaikan, dan kemajuan peradaban bangsa Indonesia.

Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan, serta Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang memaparkan tentang urgensi, arah pelaksanaan, dan dampak jangka panjang dari ketiga program tersebut.

Dalam paparannya, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan, Fauzan Adziman, mengatakan bahwa ketiga program ini harus menjadi motor transformasi yang berdampak luas dan terukur.

“Kita tidak hanya ingin menghasilkan penelitian dan aktivitas pengabdian. Kita ingin melihat perubahan di desa, transformasi di sektor strategis, kemandirian komunitas, akses teknologi yang terbuka, dan produk riset yang bisa dikomersialisasi serta memberi nilai tambah bagi masyarakat,” ungkap ketua LPPM universitas nggusuwaru.

Salah satu wujud nyata dari transformasi tersebut hadir melalui Program Kosabangsa, sebuah model kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dengan masyarakat yang dirancang untuk menjawab langsung tantangan-tantangan pembangunan berbasis wilayah.

Program Kosabangsa (Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat) merupakan bentuk nyata pengabdian perguruan tinggi untuk menjawab tantangan pembangunan di wilayah tertinggal, daerah kemiskinan ekstrem, dan kawasan rawan bencana melalui kolaborasi antarperguruan tinggi serta dukungan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Kosabangsa 2025 akan menargetkan daerah tertinggal, wilayah rawan bencana, dan kawasan kemiskinan ekstrem. Fokus intervensi mencakup pengembangan ekonomi lokal, sistem pertanian berkelanjutan, kesehatan masyarakat berbasis komunitas, pendidikan adaptif, hingga pemanfaatan teknologi tepat guna. Lebih dari sekadar program pengabdian, Kosabangsa adalah medium rekayasa sosial berbasis iptek untuk memperkuat ketahanan masyarakat akar rumput dan mendorong transformasi sosial dari bawah. Mahasiswa, dosen, dan masyarakat menjadi bagian dari ekosistem perubahan yang saling belajar, tumbuh, dan mandiri bersama.

Sementara itu, semangat kolaborasi dan pemberdayaan juga digaungkan melalui Program Mahasiswa Berdampak yang secara khusus menggerakkan potensi kepemimpinan dan empati sosial mahasiswa sebagai aktor pengubah di tengah masyarakat. Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat oleh BEM merupakan terobosan Kemdiktisaintek yang memperkuat posisi mahasiswa sebagai pelaku utama pembangunan sosial. Melalui kepemimpinan kolektif Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), program ini memberikan ruang strategis bagi generasi muda untuk berkontribusi langsung pada pemecahan persoalan-persoalan riil di masyarakat.

Program ini tidak hanya mendorong aksi sosial, tetapi juga memperkuat budaya reflektif, berpikir kritis, dan kolaboratif dalam praktik pengabdian. Mahasiswa akan melakukan perencanaan program secara ilmiah, memanfaatkan hasil riset sebagai dasar intervensi, dan menerapkan pendekatan partisipatif bersama masyarakat.

Direktur Penelitin dan Pengabdian kepada Masyarakat, I Ketut Adnyana menyatakan, “Mahasiswa Berdampak adalah pengejawantahan etis dari tanggung jawab intelektual mahasiswa untuk menjadi pelaku perubahan di masyarakat. Ini bukan kegiatan biasa, namun ini adalah bagian dari pembangunan karakter pemimpin bangsa yang berempati, beraksi, dan berdampak.”

Untuk melengkapi ekosistem riset dan pengabdian yang menyatu dari hulu ke hilir, Program Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi PUI-PT dihadirkan sebagai penguat kapasitas kelembagaan pusat unggulan iptek di perguruan tinggi, sehingga sinergi antara riset unggul dan kebutuhan masyarakat dapat terwujud secara berkelanjutan.

Program Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi PUI-PT dirancang untuk memperkuat kapasitas kelembagaan pusat unggulan iptek di perguruan tinggi. Melalui penguatan SDM, sarana riset, tata kelola, dan kemitraan strategis, program ini mendorong PUI-PT menjadi simpul inovasi nasional yang terhubung dengan kebutuhan industri, kebijakan publik, dan masyarakat.

Ketiga program ini menjadi manifestasi nyata dari visi Diktisaintek Berdampak, yaitu pendidikan tinggi harus hadir sebagai solusi bagi rakyat. Kemdiktisaintek berkomitmen mengawal riset dan pengabdian agar menjadi lokomotif perubahan sosial, ekonomi, dan ekosistem inovasi nasional.

Sebagaimana Menteri Brian mengajak, “Mari kita manfaatkan program-program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat ini sebagai arah kebijakan yang memperkuat kontribusi ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemajuan bangsa.”(Sekjend MDG)