Media Dinamika Global

Senin, 18 Agustus 2025

LMND; Industrialisasi Pengelolaan Sampah Untuk NTB Lestari


Mataram, Media Dinamika Global.Id || Panitia kongres X Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) melaksanakan dialog publik dengan tema  industrialisasi pengelolaan sampah untuk Nusa Tenggara Barat lestari di kedai bumi resto kota Mataram. 

Dialog publik tersebut menghadirkan dua narasumber berkompeten Samsudin,S.Hut,.M.Si selaku kepala dinas lingkungan hidup dan kehutanan provinsi NTB dan Aryan Perdana Putra selaku Direktur O,Zone. Minggu, 17/08/2025.

Afdhol Ilhamsyah ketua wilayah LMND NTB sekaligus ketua panitia kongres X LMND dalam sambutannya menyampaikan kenapa industrialisasi pengelolaan sampah untuk NTB lestari kami angkat sebagai tema dialog publik  sebab masalah sampah di NTB merupakan persoalan pokok yang harus kita pikirkan jalan keluarnya secara bersama.

"Masalah sampah sudah menjadi masalah pokok di NTB hari ini, hal ini yang melatarbelakangi LMND NTB mengangkat tema dialog publik  industrialisasi pengelolaan sampah untuk NTB lestari". Ungkapnya

Afhdol, juga menambahkan beberapa bulan terakhir ini kota Mataram, kota bima maupun kabupaten bima sering mengalami banjir hal tidak terlapas dari perilaku manusia yang membuang sampah sebarangan di sungai tanpa dan masih minimnya kontrol pemerintah setempat.

"Untuk mewujudkan NTB lestari dan mendunia maka perlu mendorong kebijakan hilirisasi dan pembangunan industrialisasi pengelolaan sampah dari tingkat desa, kecamatan sampai kabupaten dan kota". Tegasnya.

Dialog publik malam hari ini merupakan agenda ketiga kami untuk mensukseskan Kongres X LMND yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 -31 Agustus 2025 dan di NTB Kota Mataram. Tutup Afdhol. (*).

Bupati Tanggamus Buka dan Berikan Sambutan Karnaval di Kecamatan Talangpadang


Tanggamus -MeDia Dinamika Global.id  Bupati Tanggamus hadiri karnaval peringatan HUT RI Ke-80 di kecamatan Talangpadang Senin 18 Agustus tahun 2025 yang penuh berkah hujan turun cukup deras di lapangan Tangsi pekon Sinarsemendo.

Hujan deras, tak surut kan semangat warga kecamatan Talangpadang dari 20 pekon (red-desa), meriahkan HUT RI yang Ke-80. Lapangan Tangsi yang biasa hening, nampak ramai dipadati warga dengan berbagai tampilan peragaan pakaian adat, seni budaya, serta ragam pertunjukan lainnya.

Di kesempatan tersebut bupati Mohammad Saleh Asanawi membuka secara langung serta mengucapkan rasa terima kasih atas antusias masyarakat. Tentu kegiatan ini adalah keceriaan tersendiri baginya, mengingat kecamatan Talangpadang adalah tempat kelahiran dan kenangan di masa kecilnya. Sejak lama merantau ketanah seberang, dan kini pulang pimpin kabupaten Tanggamus masa bakti lima tahun di periode 2025-2030.

"Terima kasih atas semangat serta antusiasnya semua, dalam memeriahkan HUT RI Ke-80, 18 Agustus tahun 2025 ini," tutur bupati Tanggamus.

Kegiatan karnaval sudah menjadi hajatan tahunan bagi warga kecamatan Talangpadang, ini adalah tahun ke 2 dari Agustus tahun 2024 setelah masa covid 19 menerpa dunia pada awal tahun 2020 hingga 2023 yang lalu.

Tentu hal ini bukan hanya kebahagian bagi peserta saja tapi warga sekitar pun ikut bebondong-bondong mendatangi lapangang tangsi walau sempat di dera hujan deras hampir satu jam, pada pukul 13 : WIB lewat hingga pukul 14 : WIB lebih, dan hujan adalah keberkahan bagi umat manusia, kita yang punya rencana Allah yang punya kuasa.(Yuntina)

Meriahkan HUT RI, KKN STKIP Tamsis Bima dan UMB Bima Bersama Pemdes Risa, Gelar Lomba Gerak Jalan Indah Antar RT.


Kades Risa, Mukhrim H.Ismail, Foto bareng bersama regu utusan Rt 09 usai menyambut peserta di panggung kehormatan.


Bima, Media Dinamika Global.id_Untuk meriahkan HUT RI yang ke-80, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Kampus STKIP Tamsis Bima dan Universitas Muhammadiyah Bima (UMB) bersama Pemdes Desa Risa Kecamatan Woha, Menggelar Lomba gerak jalan indah antar RT  bagi ibu-ibu. Pada hari senin tanggal (18/08) berjalan dengan suasana meriah.

Para peserta gerak jalan indah di lepas secara langsung oleh Kades Risa, Mukhrim H.Ismail di dampingi Sekdes Risa, Jumrah Ishaka, Spd dan Ketua BPD, Ma'ruf, Spd bersama Koordinator  tim juri dari Babinsa Risa, Serma, Suhardi dan Peserta di awali oleh Rt 09 dengan nomor dada 04  memulai star  dari  halaman sekolah SMP Negeri 5 Woha dan finish di Lapangan Sepak Bola Rajawali Desa setempat.


Disepanjang jalan rute yang dilalui peserta gerak jalan indah tampak antusias masyarakat  menyaksikan atraksi yang diperagakan oleh ibu-ibu peserta gerak jalan indah serta  sambil memberikan dukungan kepada para peserta.

Kades Risa, Mukhrim H.Ismail, Menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta gerak jalan indah yang telah ikut berpartisipasi memeriahkan kegiatan lomba tersebut, Serta pada adik-adik mahasiswa UMB Bima sebagai panitia yang telah bekerja keras untuk menyelenggarakan acara ini.


"Gerak Jalan Indah bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menunjukkan kreativitas dan kekompakan. Saya berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi agenda rutin yang dinantikan setiap tahunnya," ujarnya.


Pantauan di lapangan menunjukkan, para peserta tampil dengan berbagai kostum unik dan menarik serta variasi pada setiap regu. Mereka bersemangat menunjukkan kekompakan dalam gerakan baris-berbaris baik di depan juri maupun di hadapan para tamu di depan panggung kehormatan(Mdg/04)

Diduga Terlibat Pengurusan Surat Tanah Ilegal, Kades Marendal II dan Kadus VII Terancam Digugat Ahli Waris!


Medan- Sumatera Utara. Media Dinamika Global.id. Skandal dugaan penyalahgunaan wewenang kembali mencoreng pemerintahan desa di Kabupaten Deli Serdang. Kali ini, Kepala Desa Marendal II, Juprianto, dan Kepala Dusun VII, Suheri, diduga kuat terlibat dalam pengurusan dokumen surat tanah yang memicu konflik berkepanjangan dan saling lapor ke polisi di antara keluarga besar Alm. Tagor Sinaga.

Kasus ini bermula dari tindakan Suheri yang melakukan pengukuran tanah milik Alm. Tagor Sinaga pada November 2023 tanpa sepengetahuan ahli waris. Dellin br Sinaga, salah satu ahli waris, mengungkapkan bahwa saat mempertanyakan tindakan Suheri, ia hanya mendapat jawaban yang mengelak.

"Saat tanah bapak saya diukur sama Suheri, saya tanya ngapain kau ukur tanah itu bg Heri, tapi jawabannya gak ada apa-apa kak. Saya bilang nanti jadi masalah, soalnya tanah itu sedang bermasalah, kemudian Suheri menjawab GK apa apa kak , aman itu," ujar Dellin kepada awak media.

Kejanggalan semakin mencuat ketika pada Februari 2024, terbit 11 surat tanah atas nama anak-anak Tiarni Hotmaida, anak tertua dari Alm. Tagor Sinaga. Padahal, Alm. Tagor Sinaga memiliki 12 orang anak yang seharusnya memiliki hak yang sama atas tanah tersebut, sesuai dengan surat keputusan Bupati Deli Serdang No. 592/B/13/5 tanggal 30 Desember 1981.

Sebelumnya, Alm. Tagor Sinaga telah membuat surat wasiat pada 15 April 1994 yang diketahui oleh Kepala Desa Marendal II, yang menyatakan bahwa Tiarni Hotmaida Sinaga mewakili 12 keluarga kandungnya. Namun, penerbitan 11 surat tanah atas nama anak-anak Tiarni Hotmaida diduga kuat melibatkan Kadus dan Kepala Desa Marendal, yang dianggap telah melanggar aturan dan prosedur hukum yang berlaku.

Pakar hukum agraria menyatakan bahwa penerbitan surat tanah oleh Camat melalui desa tanpa persetujuan seluruh ahli waris adalah tindakan cacat hukum dan tidak memiliki kekuatan hukum. Surat Keterangan Waris (SKW) yang diterbitkan tanpa persetujuan seluruh ahli waris dianggap null and void.

"SKW yang diterbitkan tanpa persetujuan seluruh ahli waris dianggap cacat hukum (null and void). Artinya, surat tersebut tidak memiliki kekuatan hukum dan dianggap tidak pernah ada," tegas seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.

Kasus ini menjadi preseden buruk bagi tata kelola pemerintahan desa dan memicu kemarahan para ahli waris yang merasa haknya telah dirampas. Mereka menuntut keadilan dan meminta pihak berwenang untuk segera mengusut tuntas dugaan keterlibatan Kades Marendal II dan Kadus VII dalam skandal ini.

"Kami tidak akan tinggal diam. Kami akan menempuh jalur hukum untuk memperjuangkan hak kami dan memastikan para pelaku bertanggung jawab atas perbuatan mereka," tegas salah satu ahli waris yang geram.

Saat dikonfirmasi awak media ini Kepala Desa Marendal II mengatakan " ibu Tiarni H Sinaga datang ke kantor untuk minta dibuatkan surat berdasarkan SK Bupati dari atas nama alm Tagor Sinaga, pada saat itu kami tidak di perlihatkan surat pendamping apapun termasuk surat pinjam nama , jadi tidak ada alasan apapun buat kami untuk menolak pembuatan surat tanah nya ," jelas Kades .

Diduga Kepala Desa berusaha mengelak dari perbuatan yang dilakukannya .

Pasalnya surat pinjam nama tersebut ada terdaftar di kantor Kepala Desa Marendal II di tahun 1994 .

Sebagai Kepala Desa di daerah, seharusnya kepala desa mengetahui bahwa ALM Tagor Sinaga masih memiliki anak yang lain , selain ibu Tiarni H Sinaga .*(Tim)*

Koperasi UMKM TJS dan YAYASAN MULIA RAJA respon giat Injourney mendatang


Sumut - Balige. Media Dinamika Global.id. Masyarakat Sumatera Utara (Sumut) mendukung dan menyambut antusias penyelenggaraan Lake Toba Grand Prix (GP) 2025 yang berlangsung di Danau Toba, Balige, Kabupaten Toba. Salah satu dukungan disampaikan oleh, Ketua Yayasan Mulia Raja, Tulus Napitupulu. 

"Pada dasarnya kami masyarakat setempat khususnya keluarga Napitupulu Mulia Raja, sangat mendukung event ini. Karena event internasional ini pasti berdampak positif. Bahwa ada kekurangan-kekurangan kecil itu akan diperbaiki ke depannya,"jelasnya pada wartawan, Minggu (17/8). 

Lebih jauh, dampak positif yang langsung dirasakan masyarakat pertama, bisa membantu dan ikut terlibat dalam mengorganisir masyarakat setempat untuk menjadi tenaga kebersihan dan tenaga keamanan. "Dan ini akan merubah pola pikir mereka. Bagaimana SOP kebersihan dan keamanan,"katanya. 

Dari sisi ekonomi, lanjut Tulus, bisa kita lihat sendiri banyak masyarakat yang berduyun-duyun datang menyaksikan event ini, tinggal bagaimana kita mengupgrade jenis makanan dan minuman yang akan ditawarkan pada tamu. Supaya, masyarakat pendatang antusias untuk membeli dan akan meningkatkan perekonomian para pelaku UMKM di sini. 

"Event ini merupakan trigger dari kebangkitan masyarakat di Balige. Hendaknya pemerintah dan masyarakat kerjasama. Jangan hanya ketika akan ada event baru diadakan pelatihan-pelatihan. Harusnya pelatihan itu berkelanjutan. Supaya masyarakat terbiasa menghadapi event internasional dan mengupgrade skill,"sebutnya.

Dari sisi kebudayaan, sambung Tulus, bukan menjadi pelengkap semata. Harusnya juga menjadi sajian utama sebagai upaya promosi wisata ke dunia internasional. "Harapannya kedepan masyarakat lebih sadar dan pemerintah lebih peduli,"pungkasnya. 

Sementara itu, Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Toba, Patrick Lumbanraja mengatakan, secara umum, event GP Lake Toba 2025 ini cukup penting dan baik.Tidak hanya untuk Balige, tapi untuk kawasan Danau Toba. "Dari mulai beberapa tahun yang lalu saat event F1 Powerboat pertama kali diselenggarakan di Danau Toba cukup banyak pembelajaran dan dinamika yang bisa kita ambil sisi positifnya,"jelasnya. 

Semua pihak bisa banyak belajar. Harapannya ke depan semakin baik lagi. Khususnya pelibatan masyarakat lokal harus lebih banyak lagi dilibatkan. Karena itu penting untuk perkembangan ke depannya. Jadi bukan bicara event yang diselenggarakan sekali atau duakali. Tapi bagaimana event ini bisa meninggalkan banyak dampak positif bagi kawasan Danau Toba. 

Wakil Ketua Koperasi UMKM Toba Sejahtera Jaya, Jekson Siagian menambahkan, dia telah mengikuti event internasional ini tiga tahun berturut-turut dan merasakan langsung dampak positifnya. Seperti misalnya, kebersihan dan ketertiban lalu lintas warga saat event ini berlangsung sangat terjaga. Ia berharap semoga ke depan untuk Pemkab, apabila kembali menyelenggarakan event ini, hendaknya benar-benar dipikirkan masalah anggaran. Sebab tanah tempat event ini berlangsung merupakan milik masyarakat. Begitu juga dengan pihak penyelenggara (In Journey -red) juga harus memikirkan hal ini. 

Seperti diketahui, Lake Toba Grand Prix (GP) 2025 sedang berlangsung di Danau Toba. Balapan air internasional yang terdiri dari Aquabike Jetski World Championship dan F1 Powerboat ini akan berlangsung di Balige, Kabupaten Toba. Aquabike diselenggarakan pada 13-15 Agustus 2025. Sementara F1 Powerboat akan digelar pada 22-25 Agustus 2025 di Balige, Kabupaten Toba. *(Tim)*

Lake Toba GP 2025 Beri Dampak Positif Bagi Kawasan Danau Toba


Sumut - Balige. Media Dinamika Global.id. Masyarakat Sumatera Utara (Sumut) mendukung dan menyambut antusias penyelenggaraan Lake Toba Grand Prix (GP) 2025 yang berlangsung di Danau Toba, Balige, Kabupaten Toba. Salah satu dukungan disampaikan oleh, Ketua Yayasan Mulia Raja, Tulus Napitupulu. 

"Pada dasarnya kami masyarakat setempat khususnya keluarga Napitupulu Mulia Raja, sangat mendukung event ini. Karena event internasional ini pasti berdampak positif. Bahwa ada kekurangan-kekurangan kecil itu akan diperbaiki ke depannya,"jelasnya pada wartawan, Minggu (17/08/25). 

Lebih jauh, dampak positif yang langsung dirasakan masyarakat pertama, bisa membantu dan ikut terlibat dalam mengorganisir masyarakat setempat untuk menjadi tenaga kebersihan dan tenaga keamanan. "Dan ini akan merubah pola pikir mereka. Bagaimana SOP kebersihan dan keamanan,"katanya. 

Dari sisi ekonomi, lanjut Tulus, bisa kita lihat sendiri banyak masyarakat yang berduyun-duyun datang menyaksikan event ini, tinggal bagaimana kita mengupgrade jenis makanan dan minuman yang akan ditawarkan pada tamu. Supaya, masyarakat pendatang antusias untuk membeli dan akan meningkatkan perekonomian para pelaku UMKM di sini. 

"Event ini merupakan trigger dari kebangkitan masyarakat di Balige. Hendaknya pemerintah dan masyarakat kerjasama. Jangan hanya ketika akan ada event baru diadakan pelatihan-pelatihan. Harusnya pelatihan itu berkelanjutan. Supaya masyarakat terbiasa menghadapi event internasional dan mengupgrade skill,"sebutnya.

Dari sisi kebudayaan, sambung Tulus, bukan menjadi pelengkap semata. Harusnya juga menjadi sajian utama sebagai upaya promosi wisata ke dunia internasional. "Harapannya kedepan masyarakat lebih sadar dan pemerintah lebih peduli,"pungkasnya. 

Sementara itu, Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Toba, Patrick Lumbanraja mengatakan, secara umum, event GP Lake Toba 2025 ini cukup penting dan baik.Tidak hanya untuk Balige, tapi untuk kawasan Danau Toba. "Dari mulai beberapa tahun yang lalu saat event F1 Powerboat pertama kali diselenggarakan di Danau Toba cukup banyak pembelajaran dan dinamika yang bisa kita ambil sisi positifnya,"jelasnya. 

Semua pihak bisa banyak belajar. Harapannya ke depan semakin baik lagi. Khususnya pelibatan masyarakat lokal harus lebih banyak lagi dilibatkan. Karena itu penting untuk perkembangan ke depannya. Jadi bukan bicara event yang diselenggarakan sekali atau duakali. Tapi bagaimana event ini bisa meninggalkan banyak dampak positif bagi kawasan Danau Toba. 

Wakil Ketua Koperasi UMKM Toba Sejahtera Jaya, Jekson Siagian menambahkan, dia telah mengikuti event internasional ini tiga tahun berturut-turut dan merasakan langsung dampak positifnya. Seperti misalnya, kebersihan dan ketertiban lalu lintas warga saat event ini berlangsung sangat terjaga. Ia berharap semoga ke depan untuk Pemkab, apabila kembali menyelenggarakan event ini, hendaknya benar-benar dipikirkan masalah anggaran. Sebab tanah tempat event ini berlangsung merupakan milik masyarakat. Begitu juga dengan pihak penyelenggara (In Journey -red) juga harus memikirkan hal ini. 

Seperti diketahui, Lake Toba Grand Prix (GP) 2025 sedang berlangsung di Danau Toba. Balapan air internasional yang terdiri dari Aquabike Jetski World Championship dan F1 Powerboat ini akan berlangsung di Balige, Kabupaten Toba. Aquabike diselenggarakan pada 13-15 Agustus 2025. Sementara F1 Powerboat akan digelar pada 22-25 Agustus 2025 di Balige, Kabupaten Toba. *(Tim)*

Minggu, 17 Agustus 2025

Kapolsek Sanggar Berperan Dalam Gerakan Ketahanan Pangan


Sanggar NTB, Media Dinamika Global.id.--Kapolsek Sanggar berperan dalam Gerakan ketahanan pangan, Gerakan ketahan pangan ini merupakan upaya yang kolektif untuk memastikan ketersediaan, akses, dan pemanfaatan pangan yang cukup, aman, dan bergizi bagi seluruh masyarakat. Dan Gerakan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk dari Pihak Aparatur Penegak Hukum (APH) Kapolsek Sanggar yang berperan dalam ketahanan bagi masyarakat luas di wilayah kec. Sanggar, agar untuk membangun sistem pangan yang tangguh dan berkelanjutan. (18/8/2025)

Pada Tujuan Utamanya ialah Ketersediaan Pangan ini Memastikan pangan yang cukup dan stabil di tingkat nasional maupun lokal. Akses Pangan juga

Memastikan seluruh masyarakat dapat mengakses pangan secara fisik, ekonomi, dan sosial terhadap pangan yang aman dan bergizi.

Dan peran Kapolsek Sanggar pada ketahanan pangan memastikan kebutuhan Masyarakat Sanggar lebih aman dan ekonomis.

Menurut Bapak Kapolsek Sanggar  ( IPTU ERICH AS'ARY), Gerakan Pangan Murah (GPM) adalah bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan aksesibilitas pangan yang terjangkau bagi masyarakat dan meringankan beban masyarakat serta menstabilitaskan pasokan harga pangan.

Dan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang di lakukan oleh Polsek akan menjadi representasi yang baik bagi Masyarakat, dan sesuai Tridrama Kepolisian, Melindungi, Melayani, dan Mengayomi Rakyat Indonesia. (Danis MDG)

Babinsa Lanta Koramil 1608-03/Sape Bersama Warga Bantu Bangun Pondasi Rumah Warga


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Senin 18 Agustus 2025, Babinsa Desa Lanta Kecamatan Lambu Kabupaten Bima anggota Koramil 1608-03/Sape Serka Khairuddin bersama sejumlah warga setempat melaksanakan kegiatan kerja bakti atau gotong royong membangun pondasi rumah salah satu warga atas nama Fatahulah di RT.10/Rw.05 Dusun Salama Desa Lanta Kecamatan Lambu.

Kegiatan gotong royong ini dilakukan sebagai wujud kepedulian Babinsa terhadap warga binaannya serta untuk mempererat tali silaturahmi antara TNI dengan masyarakat.

Babinsa (Bintara Pembina Desa) seringkali terlibat dalam kegiatan gotong royong pembangunan rumah warga sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Mereka tidak hanya memberikan bantuan tenaga, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan silaturahmi dengan masyarakat. 

Turut Hadir dalam kegiatan ini antara lain :

1. Babinsa Lanta

2. Kadus Salama

3. Ketua RT 10

4. Seluruh masyarakat dusun salama



Kegiatan gotong royong ini menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antara Babinsa dan masyarakat, serta memupuk semangat kebersamaan. 

Babinsa turut serta dalam pembangunan rumah warga untuk membantu mengurangi beban biaya dan tenaga. 

Kegiatan ini menunjukkan kepedulian Babinsa terhadap kesulitan warga, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan saling percaya.

Pukul 11:50 wita Kegiatan Gotong  Royong selesai berjalan dengan tertib, aman dan lancar.(Team.MDG.03)

Kapolsek Donggo Beserta seluruh jajarannya Mengucapkan Selamat HUT RI ke-80


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Kapolsek donggo Kabupaten Bima serta seluruh Jajarannya Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ( HUT ) Republik Indonesia yang ke-80 yang dirayakan setiap Tahunnya.

Dalam Momentum ini, kami akan selalu berbenah sehingga dapat bekerja secara Professional, proposional dan mengemban amanah dan Tanggungjawab serta adanya Nilai-nilai Perubahan yang signifikan kemudian melahirkan banyak prestasi di seluruh Bidang terutama di Bidang yang di Pimpinnya.

Semoga Kabupaten Bima dibawah Kepemimpinan Ady-Irfan menjadi Kabupaten Bima yang lebih kompetitif, Maju dan Berkembang serta Perubahan yang bermartabat dan kami siap Mendukung terutama hadirnya Program Selasa Menyapa yang menjadi Cikal Bakalnya Nilai Perubahan bagi seorang Pemimpin.

Wassalamu'alaikum 

Merdeka, Merdeka dan Merdeka

Kapolsek donggo,

Ttd

Iptu kader

Kepala Desa O'O Kecamatan Donggo Beserta seluruh jajarannya Mengucapkan Selamat HUT RI


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Kepala Desa O'O serta seluruh Jajarannya Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ( HUT ) Republik Indonesia yang ke-80 yang dirayakan setiap Tahunnya. Semoga Menjadikan Perubahan yang jauh lebih baik lagi kedepannya.

Dalam Momentum ini, kami akan selalu berbenah sehingga dapat bekerja secara Professional, proposional dan mengemban amanah dan Tanggungjawab serta adanya Nilai-nilai Perubahan yang signifikan kemudian melahirkan banyak prestasi di seluruh Bidang terutama di Bidang yang di Pimpinnya.

Semoga Kabupaten Bima dibawah Kepemimpinan Ady-Irfan menjadi Kabupaten Bima yang lebih kompetitif, Maju dan Berkembang serta Perubahan yang bermartabat dan kami siap Mendukung terutama hadirnya Program Selasa Menyapa yang menjadi Cikal Bakalnya Nilai Perubahan bagi seorang Pemimpin.

Wassalamu'alaikum 

Merdeka, Merdeka dan Merdeka

Kepala Desa O'O,

Tttd

Sam'udin S.H