Kamis, 24 Juli 2025
Satgas Pangan Polda NTB Gerak Cepat Awasi Harga Beras di Pasaran
Mataram, Media Dinamika Global.Id || Demi menjaga harga dan kualitas beras tetap aman di kantong masyarakat, Tim Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda NTB terus bergerak cepat. Mulai pertengahan Juli 2025, tim ini aktif turun ke lapangan memantau langsung toko, gudang, hingga pasar modern di seluruh wilayah NTB.
Dipimpin langsung Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda NTB, Kompol Moh. Nasrullah, S.IK., kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut Surat Perintah (Seprint) Nomor 256/VII/2025. Fokus utamanya memastikan tak ada permainan harga, penimbunan, dan atau jual beli di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang dapat merugikan warga.
“Kami ingin pastikan beras yang dijual di pasaran, masih dalam harga wajar dan stoknya cukup untuk masyarakat,” tegas Kompol Nasrullah, Rabu (23/7/2025), di Mataram.
Untuk diketahui, pada 15 Juli 2025 tim menyambangi Niaga Supermarket di Jalan Sriwijaya, Kota Mataram. Di sana, ditemukan beberapa merek seperti Fortune, Sovia, Sania, dan Siip dijual sedikit di atas HET. Namun setelah dikonfirmasi ke managemen Niaga, kenaikan itu masih dapat ditoleransi karena adanya biaya tambahan transportasi dari distributor.
Besoknya, 16 Juli 2025, giliran distributor gudang Jembatan Baru di Desa Jerneng, Lombok Barat yang disasar. Hasilnya cukup menggembirakan. Harga beras merek Fortune masih sesuai HET dan stok terpantau aman, sekitar 5,3 ton.
Pengecekan berlanjut pada 17 Juli 2025 ke Lotte Mart Abian Tubuh, Kota Mataram. Di sini, semua merek yang dicek seperti Sania, Raja, dan Siip dijual sesuai HET.
“Retail modern seperti Lotte Mart memang cenderung lebih disiplin soal harga,” ujar Kompol Nasrullah.
Sementara pada 18 Juli 2025, pengecekan di Gudang Indomart Jl. By Pass BIL, Praya Barat, Lombok Tengah juga menunjukkan hasil serupa—harga stabil dan sesuai aturan.
Namun situasi berbeda ditemukan di Niaga Supermarket Rembiga, Kecamatan Ampenan. Pada 21 Juli 2025, tim menemukan beras merek Sawah Jingga dijual di atas HET. Setelah ditelusuri, ternyata harga dari distributor ternyata tinggi, lebih-lebih ditambah ongkos kirim.
“Ini jadi catatan penting buat kami. Rantai pasoknya akan kami telusuri lebih dalam,” kata Kompol Nasrullah.
Satgas Pangan Polda NTB tidak hanya berhenti di pengecekan lapangan. Mereka juga menyiapkan langkah lanjutan, salah satunya dengan menggandeng Bulog NTB. Data dari Bulog tentang stok, harga, dan distributor akan dijadikan acuan untuk langkah preventif berikutnya.
Tak hanya harga, kualitas juga tak luput dari perhatian. “Sampel-sampel beras yang kami kumpulkan akan diuji laboratorium. Kami ingin pastikan tidak ada praktik nakal seperti pengoplosan,” tutur Kompol Nasrullah.
Sementara Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.IK., M.M., saat dikonfirmasi menyampaikan jika melalui gerak cepat dan pengawasan menyeluruh tersebut, Polda NTB berharap dapat menjaga iklim perdagangan beras yang sehat di seluruh NTB. Warga pun diajak untuk ikut berperan aktif.
“Kalau menemukan penjualan beras yang mencurigakan, jangan ragu lapor ke kami,” ungkap Kombes Kholid.
Langkah-langkah sigap Satgas Pangan Polda NTB itu, menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam melindungi hak konsumen, dan menjamin bahan pangan utama tetap terjangkau serta berkualitas untuk seluruh masyarakat NTB.
Redaksi _ Surya Ghempar
Wamen PAN-RB Apresiasi Pelayanan Publik di Polresta Bandar Lampung, Beri Nilai 90 Plus.
Kapolda NTB dan KH. Said Aqil Sirodj Sepakat Jaga Harmoni di Bumi Gora
Lombok Barat, Media Dinamika Global.Id || Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Selasa (22/7/2025) sore, Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Irjen Pol. Hadi Gunawan, S.H., S.IK. beraudiensi dan bersilaturahmi dengan tokoh ulama nasional, Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Sirodj.
Pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 14.30 Wita itu, digelar di kediaman pribadi Sekretaris Deputi Promosi dan Kerja Sama BGN RI, Kombes Pol. Lalu Muhammad Iwan Mahardan, Jalan Penas IX, Gerung, Lombok Barat. Nuansa religius dan kebersamaan terasa begitu kental dalam pertemuan tersebut, yang menjadi momentum penting dalam membangun komunikasi kebangsaan antara tokoh agama dan aparat keamanan.
Irjen Pol. Hadi Gunawan berjabat tangan dan berpelukan hangat dengan KH. Said Aqil. Dalam kesempatan tersebut, kedua tokoh membahas sejumlah isu strategis, mulai dari penguatan nilai-nilai kebangsaan, moderasi beragama, hingga pentingnya menjaga stabilitas keamanan.
“Silaturahmi ini bukan hanya bentuk kehormatan, tapi juga kesempatan untuk saling menguatkan semangat menjaga kedamaian dan kerukunan, khususnya di NTB,” ujar Kapolda NTB.
Sementara itu, KH. Said Aqil Sirodj mengapresiasi kinerja jajaran Polda NTB, dalam merawat harmoni sosial dan mendekatkan diri dengan tokoh-tokoh masyarakat serta pemuka agama. Menurutnya, sinergi antara ulama dan aparat keamanan menjadi fondasi penting, dalam menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat.
“NTB ini luar biasa. Tradisi, budaya, dan agamanya hidup berdampingan dengan damai. Ini perlu kita jaga bersama. Polisi dan ulama harus terus berjalan seiring,” ungkap KH. Said Aqil.
Silaturahmi itu ditutup dengan doa bersama dan harapan, agar NTB senantiasa dijaga dari segala bentuk gangguan, yang dapat merusak tatanan sosial dan persatuan.
Kehadiran KH. Said Aqil Sirodj, bukan hanya membawa hawa sejuk di tengah dinamika politik dan sosial saat ini, tapi juga memperkuat pesan jika kebersamaan lintas elemen masyarakat, kunci utama menuju NTB yang aman, rukun, dan berkah.
Redaksi _ Surya Ghempar.



