Media Dinamika Global

Minggu, 15 Juni 2025

Pemkot Bima Sumbang 100 Sak Semen Peletakan Batu Pertama Panti Asuhan At-Thoyibah Aisyiyah


Walikota Bima, H. A. Rahman H Abidin, saat meletakan batu pertama pembangunan Panti Asuhan At-Thoyibah Aisyiyah yang dirangkaikan dengan Milad Aisyiyah NTB ke 108, berlangsung di Lingkungan Pane Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima, Senin (16/06/2025).

Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Peletakan batu pertama Panti Asuhan At-Thoyibah Aisyiyah yang dirangkaikan dengan Milad Aisyiyah NTB ke 108, berlangsung di Lingkungan Pane Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima, Senin (16/06/2025).

Peletakan batu pertama oleh Walikota Bima, H. A. Rahman H Abidin, S.E, ini sekaligus menandai dimulainya pembangunan fasilitas yang akan memberikan perlindungan dan pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.

Selain Walikota Bima hadir pula di kegiatan tersebut Kepala Bakesbangpol, Dr. Muh Hasyim, Camat Rasanae Barat, Lurah Pane, unsur GOW, Tokoh Agama Masyarakat serta Pengurus PD Aisyiyah Kota Bima.

Ketua PD Aisyiyah Kota Bima, Hj.Hafsah, S.Pd mengawali, menjelaskan bahwa peletakan batu pertama pembangunan Panti Asuhan Atthoibah Aisyiyah Kota Bima merupakan salah satu rangkaian daripada Milad Asiyiyah NTB ke 108 yang peringatnnya dipusatkan di Kota Bima.

“Insya Allah Milad Aisyiyah nanti meriah karena akan dihadirii oleh Pimpinan Asyiyah  di 10 Kabupaten Kota di NTB, kemudian juga akan diisi dengan berbagai kegiatan salah satunya talkshow Ketahanan Pangan yang dihadiri Wagub NTB pada 28 Juni di GSB,” ungkapnya.

Diakuinya, sebelum talkshow Ketahanan Pangan dilaksanakan nantinya, akan diawali dengan kegiatan pawai taaruf dengan mengenakan pakaian adat se NTB.

Terkait dengan Pembangunan Panti Asuhan ini tidak lain dan tidak bukan adalah untuk anak anak yatim dan dhuafa yang tidak bisa tersenyum bahagia layaknya anak anak lainnya.

“Alangkah bahagianya anak anak ini nantinya bila Panti ini terwujud. Untuk itu, kami berusaha agar mereka bisa tersenyum lagi,” imbuhnya.

Dengan dibangunnya panti asuhan, diharapkan dapat memberikan tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak yang membutuhkan, serta memberikan mereka akses ke pendidikan dan perawatan yang layak.

Panti asuhan juga dapat membantu meningkatkan kualitas hidup anak-anak dan memberikan mereka kesempatan untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.

“Kami harapkan panti ini bukan saja tempat tinggal, tapi tempat pembinaan moral dan karakter untuk mereka, semoga semuanya bisa terwujud,” harapnya sembari mengungkapkan bahwa dana awal pembangunan Panti Usahan ini sebesar Rp12 juta.

“Terimakasih bapak Walikota yang telah berkenan hadir dan meletakan batu pertama, InsyaAllah dengan tangan dingin beliau pembangunan Panti Asuhan Asiyiyah bisa terwujud dengan lancar,” tuturnya.

Sementara itu Walikota Bima, H.A. Rahman H. Abidin, S.E, saat membuka kata sambutannya menyambut positif pembangunan tersebut.

“Apa yang dilakukan oleh PD Asiyiyah ini adalah kegiatan yang baik dan mulia. Ini bukan hanya soal pembanguan fisik saja tapi yang utama adalah soal rasa cinta dan kepedulian kepada sesama, berangkat dari itulah saya hadir hari ini,” ujar Walikota.

Sebagai bentuk tanggung jawab moralnya, Aji Man, sapaan akrab Walikota Bima ini menyumbang 100 sak semen. “InsyaAllah saya merasa terpanggil dan menyumbang 100 sek semen,” imbuhnya.

Menutup Sambutannya Walikota mengajak jajaran Pengurus PD Aisyiyah dan semua elemen masyarakat yang ada di Kota Bima untuk sama sama mewujudkan Gerakan Kota Bima BISA yang saat ini tengah digaungkan pihaknya bersama Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan, S.H.

Kota Bima BISA merupakan gerakan moral dan sosial berangkat dari kondisi Kota Bima yang kotor, semrawut, kusam dan tidak teratur dan itu tidak mungkin dilakukan oleh Pemerintah saja tapi butuh keterlibatan semua elemen.

“Insya Allah kalau semua kita bergerak dan peduli, sebentar lagi Kota Bima akan menjadi kota yang nyaman dengan kondisi Kota yang Bersih Indah Sejuk dan Asri (BISA),” pungkasnya optimis. (Sekjend MDG)

SDN Simpasai Gelar Rapat Pembahasan Kenaikan Kelas


Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Menindak lanjuti hasil evaluasi akhir Semester genap, SDN Simpasai menggelar rapat kenaikan kelas untuk tahun Pelajaran 2025/2026. Senin, (16/06/25).

Sebanyak 222 mulai dari kelas I-VI baru saja melaksanakan Sumatif Akhir Semester (SAS), evaluasi akhir Semester ini dalam rangka melihat kemampuan seluruh peserta didik baik dalam hal pengetahuan maupun keterampilan.

Sehingga dalam hal ini bisa ditentukan siapa saja dari sekian banyak Siswa untuk dinaikkan di kelas selanjutnya atau siapa saja yang masih menetap atau tidak naik kelas.

Plt. Kepala SDN Simpasai Nursahidah, S.Pd pada kesempatan tersebut mengapresiasi atas dedikasi dan perjuangan seluruh dewan guru yang ada di SDN Simpasai dalam rangka mengajar dan mendidik siswa-siswi sehingga sampai saat ini seluruh siswa berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Lanjutnya, rapat ini bukan hanya sekadar penetapan angka seberapa banyak yang naik kelas atau tidak, tetapi merupakan evaluasi menyeluruh terhadap proses tumbuh kembang peserta didik.


Kenaikan kelas adalah bentuk apresiasi atas usaha dan kedisiplinan siswa selama satu tahun penuh, semoga hasil yang diperoleh menjadi motivasi untuk lebih baik di tahun pelajaran berikutnya, angkanya.

Terakhir dikatakanny, untuk kedepannya saya berharap, agar kita semua dapat terus meningkatkan kualitas pembelajaran dengan metode yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan siswa

Selain itu yang paling penting mari kita bekerjasama dengan baik dan profesional kita sebagai seorang guru, tugas kita memang berat tapi mari kita bekerja dengan ikhlas sesuai dengan tupoksi kita masing-masing. (MDG 23)

Peringati HDDS 2025, Ketua PMI Provinsi Lampung Tegaskan Komitmen Kemanusiaan dan Ketersediaan Darah Aman.


Lampung Selatan - Mediadinamikaglobal.id || Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, secara resmi membuka peringatan Hari Donor Darah Sedunia (HDDS) 2025 di halaman Warung Makan Winda, Natar, Lampung Selatan, Sabtu 14 Juni 2025.

Dalam sambutannya, Purnama Wulan Sari Mirza memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan donor darah yang menurutnya merupakan bentuk komitmen mulia untuk menyelamatkan nyawa.

“Hari Donor Darah bukan sekadar seremonial. Ini momentum penting untuk meningkatkan kesadaran bahwa darah yang aman sangat dibutuhkan oleh banyak pasien. Satu kantong darah bisa menyelamatkan nyawa, dan sekaligus menyehatkan tubuh pendonornya,” ujarnya.

Tahun ini, HDDS mengusung tema global “Give Blood, Give Hope: Together We Save Lives” atau “Berikan Darah, Berikan Harapan: Bersama Kita Menyelamatkan Nyawa.” Tema ini menekankan pentingnya solidaritas dan harapan dalam setiap tetes darah yang disumbangkan.
“Bayangkan satu kantong darah bukan hanya memperpanjang hidup, tapi juga memberi harapan baru bagi keluarga pasien. Luar biasa, bukan?” tambah Wulan Sari Mirza.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk aktif menjadi pendonor darah sukarela (DDS) tanpa memandang latar belakang apapun.

“Darah kita mungkin berbeda suku Lampung, Jawa, atau lainnya tapi tetapi disini kita bergerak tergerak hati sebagai insan manusia yang ingin menolong sesama semangat kemanusiaan menyatukan kita semua,” ucapnya.

Tak hanya itu, Wulan Sari menyebut peringatan ini sebagai kesempatan untuk memperkuat komitmen PMI di seluruh Lampung, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, untuk terus meningkatkan layanan dan ketersediaan darah yang aman.

“Saya bersyukur mendapat amanah sebagai Ketua PMI Lampung. Lima tahun ke depan, saya ingin bersama jajaran pengurus terus mengajak masyarakat menjadi bagian dari gerakan donor darah sukarela,” pungkasnya.

Acara yang berlangsung hangat ini diakhiri dengan peninjauan langsung ke lokasi donor darah dan pemberian bantuan berupa tiga kursi roda untuk penyandang disabilitas. 
(Fs/Red) 

Kini Ada Lampung-In! Aplikasi Pintar untuk Warga Lampung yang Aktif dan Peduli.


Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Pemerintah Provinsi Lampung resmi meluncurkan Aplikasi Lampung- In sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan kecepatan pelayanan publik terintegrasi yang berbasis aplikasi digital.

Aplikasi Lampung-In merupakan hasil replikasi dan penyesuaian dari aplikasi Jakarta Kini (JAKI) milik Pemprov DKI Jakarta yang telah terbukti sukses dalam implementasinya.

Aplikasi Lampung-In secara resmi diluncurkan oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela didampingi Staf Khusus Kepresidenan Hera Nugrahayu, di Lapangan PKOR Way Halim, Minggu (15/6/2025) dan disaksikan oleh sejumlah masyarakat yang tengah melakukan kegiatan olah raga.

Saat ini Aplikasi Lampung-In sudah tersedia di Google Play Store dan App Store, masyarakat dapat mengunduh secara langsung dan sudah mulai dapat mempergunakannya.

Wagub Jihan mengatakan bahwa aplikasi Lampung-In yang akan hadir di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan kemudahan akses layanan bagi masyarakat untuk mengetahui berbagai informasi dan turut berperan serta aktif dalam pembangunan provinsi Lampung, sehingga menjadi aplikasi yang dapat memberikan dampak nyata pada proses pembangunan di Provinsi Lampung. 

Wagub Jihan menuturkan bahwa launching hari ini merupakan momen penting dan membanggakan bagi pemerintah provinsi Lampung, sebagai wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Saya sampaikan terima kasih Bapak Kepala Dinas kominfo yang telah memberikan pengawalan dari pengembangan aplikasi Lampung-In ini, sehingga nanti dapat sama suksesnya atau bahkan mungkin akan bisa lebih sukses dari yang Jakarta Kini (JAKI) di Jakarta," ucapnya.

Dengan semangat inovasi, Lampung-In menyatukan tiga fitur utama Pelayanan Publik, Informasi Publik, dan Pengaduan Masyarakat. Ketiga fitur ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan yang mudah diakses, cepat ditanggapi, dan transparan. 

Salah satu keunggulan utama aplikasi ini adalah fitur geotagging, yang memungkinkan laporan pengaduan dikaitkan langsung dengan lokasi kejadian secara real-time. Hal ini sangat membantu pemerintah dalam mengambil kebijakan yang berbasis data dan spasial, serta mempercepat respon terhadap isu-isu di lapangan. 

Selain itu, aplikasi Lampung-In menyediakan informasi status laporan yang terbaru, sehingga masyarakat dapat secara aktif memantau proses tindak lanjut dari laporan yang telah mereka sampaikan. Setiap laporan akan memiliki status yang jelas mulai dari diterima, dalam proses, hingga selesai serta dapat diikuti melalui fitur diskusi langsung dengan petugas terkait. 

"Setiap laporan akan memiliki status yang jelas dari mulai diterima, kemudian diproses sampai dengan selesai ditangani semuanya akan memberi status yang jelas," ucap Wagub Jihan.

Kehadiran Lampung-in diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun Lampung yang lebih maju, serta mendorong kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan warga Lampung dalam menciptakan layanan publik yang lebih baik.

Aplikasi Lampung-In tidak hanya memfasilitasi pengaduan, tetapi juga mengintegrasikan berbagai layanan daerah seperti Si Gajah, Sigap Lampung, e-Samsat, Lampung Berita, dan Lampung Sehat. Dalam jangka panjang, aplikasi ini akan menjangkau seluruh kabupaten/kota di Lampung. Ada penambahan fitur layanan ambulans, antrean fasilitas kesehatan, informasi pariwisata, hingga perpustakaan keliling. ( Fs/Red) 

Polsek Banjar Agung Tangkap DPO Kasus Curat Spesialis Gas Elpiji 3 Kg Yang Sudah Beraksi di Delapan TKP.


Tulang Bawang, Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Polsek Banjar Agung, Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, menangkap daftar pencarian orang (DPO) kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) spesialis tabung gas elpiji 3 kg yang sudah beraksi di 8 (delapan) tempat kejadian perkara (TKP).

DPO kasus curat spesialis tabung gas elpiji 3 kg yang ditangkap Polsek Banjar Agung ini seorang laki-laki berinisial IM (30), berstatus pengangguran, warga Desa Negeri Ulangan Jaya, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.

Selain menangkap DPO kasus curat, petugas juga menyita barang bukti (BB) berupa corong minyak warna biru, 2 (dua) buah jerigen minyak ukuran 2 (dua) liter, 3 (tiga) buah gembok dalam kondisi rusak, dan 15 (lima belas) unit tabung gas elpiji kosong ukuran 3 kg.

"Hari Kamis (12/06/2025), sekitar pukul 05.00 WIB, petugas kami menangkap DPO kasus curat spesialis tabung gas elpiji 3 kg. Pelaku ini ditangkap saat sedang bersembunyi di rumah keluarganya yang ada di Mess PT BAJ, Kampung Agung Dalem, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang," ucap Kapolsek Banjar Agung, Kompol Haryono, S.Pd, MM, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Yuliansyah, SIK, MH, Minggu 15 Juni 2025.

Lanjutnya, dalam beraksi, pelaku IM tidak sendirian tapi bersama dengan rekannya berinisial AS (23), berprofesi wiraswasta, warga Desa Branti Raya, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), yang sudah lebih dahulu ditangkap pada Rabu (12/03/2025), sekitar pukul 01.30 WIB, usai beraksi di toko yang ada di Kampung Penawar Rejo, Kecamatan Banjar Agung, dan saat ini sedang menjalani hukuman di Rutan Kelas II B Menggala.

"Para pelaku ini sudah beraksi di 8 (delapan) TKP yang ada di wilayah Kabupaten Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat dan Mesuji dengan rincian 4 TKP berada di Kecamatan Banjar Margo, 2 TKP di Kecamatan Banjar Agung, 1 TKP berada di Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Tulang Bawang Barat, dan 1 TKP berada di Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji," papar perwira dengan melati satu dipundaknya.

Kapolsek menambahkan, yang menjadi target operasi dari para pelaku curat ini adalah toko yang menjual gas elpiji 3 kg dan pada malam hari ditinggal oleh penghuninya atau dalam keadaan kosong. Cara mereka beraksi adalah dengan merusak kunci gembok pintu toko.

"Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, DPO kasus curat spesialis tabung gas elpiji 3 berinisial IM (30) sudah ditahan di Mapolsek Banjar Agung, dan dikenakan Pasal 363 ayat 2 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun," imbuh Kompol Haryono. (Fs/Red) 

Paling Penting Poin 9, Cara Mengelola Koperasi Desa Merah Putih Setelah Akta Notaris dan Perizinan Terbit


Pengurus Wajib tahu, Panduan lengkap cara mengelola koperasi desa: mulai dari legalitas, struktur organisasi, hingga strategi promosi digital yang efektif.

Pelajari langkah praktis cara mendirikan koperasi dari nol, lengkap dengan persyaratan legal dan tips agar koperasi cepat berkembang. Cara menjalankan koperasi simpan pinjam yang aman, transparan, dan menguntungkan untuk warga desa.

APBDesa, Media Dinamika Global.id. --- Setelah akta notaris dan perizinan resmi koperasi diterbitkan, banyak pengurus koperasi Desa Merah Putih yang bertanya-tanya,  apa langkah selanjutnya? 

Apakah langsung mengajukan pinjaman ke bank Himbara atau menunggu dana dari APBD Desa? 

Artikel ini menyajikan panduan praktis yang bisa diikuti agar koperasi desa dapat berjalan dengan baik, terstruktur, dan terarah. 


1. Cara Membuat Identitas Legal Koperasi Desa

Langkah pertama yang harus segera dilakukan setelah akta koperasi keluar adalah membuat stempel resmi koperasi. 

Setelah itu, koperasi perlu mengurus NPWP ke Kantor Pajak Pratama terdekat untuk keperluan administrasi perpajakan. 

Kemudian, daftarkan koperasi ke sistem OSS untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai identitas sah secara nasional.


2. Membuka Rekening Bank Koperasi Secara Resmi

Setelah dokumen legal dasar selesai, selanjutnya adalah membuka rekening koperasi di bank. 

Pilih bank yang mendukung sistem koperasi, terutama dari jajaran Himbara seperti BRI atau Mandiri. 

Ini penting sebagai dasar dalam transaksi simpan pinjam dan pencairan dana dari pihak ketiga, termasuk APBD Desa.


3. Menyiapkan Identitas Visual dan Struktur Organisasi

Jangan abaikan peran identitas visual. Buatlah papan nama koperasi agar masyarakat mengenal keberadaan lembaga ini. 

Setelah itu, bentuk struktur organisasi koperasi, minimal terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, dan dua anggota pengawas. 

Susun secara tertulis untuk memudahkan pembagian tugas dan tanggung jawab.


4. Cara Menyusun Administrasi dan Pembukuan Koperasi

Langkah penting selanjutnya adalah menyusun sistem administrasi dan pembukuan koperasi. 

Administrasi ini meliputi data anggota, pengurus, kegiatan harian, hingga pencatatan transaksi keuangan. 

Gunakan buku besar atau sistem digital sederhana agar data lebih mudah dikelola dan diaudit.

5. Menyusun Anggaran Dasar dan Program Kerja

Buat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) koperasi berdasarkan sumber pendanaan dan visi misi organisasi. 

Dari AD/ART ini, pengurus bisa menyusun program kerja koperasi, termasuk perencanaan usaha produktif yang akan dijalankan dalam satu tahun ke depan.

6. Menetapkan Tupoksi Pengurus Koperasi

Setiap pengurus harus mengetahui dan menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Pembagian peran yang jelas akan memperlancar kegiatan operasional. 

Susun dokumen tertulis yang berisi tupoksi pengurus agar tidak terjadi tumpang tindih tanggung jawab.

7. Membuat Formulir dan Buku Tabungan Anggota

Agar proses pendaftaran anggota lebih tertib, siapkan formulir pendaftaran resmi koperasi. 

Selain itu, buat juga buku tabungan anggota, terutama jika koperasi menjalankan kegiatan simpan pinjam. Hal ini penting untuk transparansi dan akuntabilitas keuangan.

8. Menyusun Rencana Bisnis Koperasi Desa

Langkah selanjutnya adalah menyusun business plan koperasi. Tentukan jenis usaha yang sesuai dengan kebutuhan warga desa, seperti unit usaha pertanian, simpan pinjam, warung sembako, atau pengelolaan hasil bumi. Analisis potensi dan risiko secara cermat sebelum memulai usaha.

9. Sosialisasi dan Promosi Koperasi ke Masyarakat

Koperasi harus aktif menyosialisasikan visi, misi, dan manfaat kepada masyarakat desa. 

Buat pertemuan warga atau forum RT/RW agar warga merasa dilibatkan dan memahami peran koperasi. 

Sosialisasi yang baik akan meningkatkan kepercayaan dan partisipasi warga.

10. Manfaatkan Media Sosial untuk Promosi Digital

Terakhir, manfaatkan media sosial sebagai alat promosi digital koperasi. 

Buat akun Instagram, Facebook, atau WhatsApp Group untuk menyebarkan informasi kegiatan, laporan keuangan, hingga promosi produk. 

Digitalisasi adalah kunci agar koperasi Desa Merah Putih dikenal luas dan tumbuh lebih cepat. (Sekjend MDG)

Bupati Dompu Melakukan Kunker di Kecamatan Pekat kab.dompu


Dompu, Media Dinamika Global.id. ~ 
Pepatah lama mengatakan, “Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui.” Ungkapan bijak ini tampaknya sangat relevan dengan kegiatan yang dilakukan oleh Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada hari Jumat (13/6/2025).

Dalam satu hari penuh, berbagai agenda strategis berhasil dilaksanakan oleh orang nomor satu di Kabupaten Dompu tersebut. Tak hanya menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan fisik dan pelayanan kesehatan, Bupati Bambang juga menunjukkan kepeduliannya terhadap aspek sosial dan kedekatan dengan masyarakat.

Kegiatan Kunker dimulai pada siang hari dengan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nurul Iman yang berlokasi di Dusun Jonggat, Desa Calabai. Acara ini disambut hangat oleh masyarakat setempat yang tampak antusias menyambut kehadiran Bupati. Dalam sambutannya, Bupati Bambang menegaskan pentingnya keberadaan rumah ibadah yang representatif sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga tempat berkumpul, bermusyawarah, dan membina ukhuwah antarwarga. Semoga pembangunan Masjid Nurul Iman ini berjalan lancar dan menjadi berkah bagi seluruh masyarakat Desa Calabai,” ujar Bupati dalam pidatonya.

Setelah kegiatan peletakan batu pertama, sore harinya Bupati melanjutkan agendanya dengan menyerahkan dua unit mobil ambulance untuk BLUD Puskesmas Calabai dan Puskesmas Rasabou. Penyerahan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah Daerah dalam peningkatan layanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah yang jauh dari pusat kota.

“Mobil ambulance ini diharapkan dapat mempercepat respon layanan kegawatdaruratan serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pasien yang membutuhkan rujukan ke rumah sakit,” jelas Bupati Bambang saat serah terima kunci mobil secara simbolis.

Agenda Bupati Dompu belum berakhir sampai di situ. Menjelang malam, setelah waktu Ba’da Isya, Bupati menggelar acara silaturrahim bertajuk "Ngopi Bareng" bersama masyarakat dan 12 Kepala Desa se - Kecamatan Pekat. Bertempat di aula kantor camat setempat, suasana penuh keakraban tampak menyelimuti pertemuan tersebut. Dalam forum ini, Bupati berdialog langsung dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta membahas berbagai isu strategis pembangunan Daerah.

“Kami ingin pembangunan tidak hanya dilihat dari sisi infrastruktur, tetapi juga dari pendekatan kultural dan sosial. Melalui pertemuan seperti ini, kami ingin mendengar langsung suara masyarakat, agar kebijakan yang kami ambil benar - benar berpihak kepada rakyat,” tegas Bupati Bambang.

Kunjungan kerja ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat dan para kepala Desa yang hadir. Mereka mengapresiasi kehadiran Bupati secara langsung, yang dinilai menjadi bukti nyata kepedulian terhadap wilayah - wilayah terpencil di Kabupaten Dompu.

Dengan kunjungan kerja yang padat namun penuh makna ini, Bupati Bambang Firdaus menunjukkan bagaimana satu langkah strategis dapat memberikan banyak manfaat bagi berbagai sektor kehidupan masyarakat. Semangat kolaborasi dan pelayanan publik yang inklusif terus menjadi ciri khas kepemimpinan beliau di Bumi Nggahi Rawi Pahu.(Sekjend MDG)


Mantan Kades Gemarang Ditahan Selesai di Periksa Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan Kolam Renang


Penyidik Kejari Kabupaten Madiun menahan Suprapti (71), mantan Kepala Desa Gemarang, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (10/6/2025). Ia ditahan setelah diperiksa sebagai tersangka kasus korupsi pembangunan kolam renang yang berada di Dusun Mundu, Desa Gemarang, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, dengan kerugian negara mencapai Rp1 miliar. 

Gemarang, Media Dinamika Global.id.--Di tempat lain, seorang kades diduga menipu nelayan dengan modus tebus bantuan perahu.

Korban diketahui bernama Nuryaman dan Dihan, dua orang nelayan asal Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Mereka melaporkan oknum Kades Mandrajaya ke Satreskrim Polres Sukabumi, Rabu (4/6/2025).

Kedua nelayan ini didampingi kuasa hukumnya, Efri Darlin M Dachi, Ratna Mustikasari, dan Rolan Benyamin P Hutabarat.

Awalnya, dua nelayan ini ditawari kades akan mendapatkan bantuan perahu.

Namun, mereka dituntut membayar hingga dua nelayan ini mengeluarkan uang puluhan juta.

Nuryaman, mengatakan, sampai saat ini bantuan perahu yang dijanjikan oknum kades tidak kunjung datang.
Padahal ia sudah membayarkan uang yang diminta oknum kades itu sampai Rp29 juta.

Sedangkan Dihan telah mengeluarkan uang Rp33 juta.

"Saya dari nelayan Desa Mandrajaya datang ke sini untuk melaporkan sodara Ajat selaku Kepala Desa, saya melaporkan dugaan penipuan dan penggelapan bantuan perahu."

"Saya merasa ditipunya dengan janji-janji, tidak menepati janji, menjanjikannya pertama pertengahan puasa sampai sekarang belum ada, padahal uangnya sudah sama dia."

"Saya keluarkan uang senilai Rp29 juta," ujar Nuryaman usai membuat laporan di Satreskrim Polres Sukabumi, Rabu (4/6/2025), melansir dari TribunJabar.


Nuryaman dan Dihan, dua orang nelayan asal Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, melaporkan oknum Kepala Desa Mandrajaya ke Satreskrim Polres Sukabumi, Rabu (4/6/2025). Mereka rugi puluhan juta demi tebus bantuan perahu yang dijanjikan si kades.
Nuryaman menjelaskan, selain dirinya dan Dihan, masih terdapat nelayan lain yang juga dimintai uang oleh oknum kades dengan dalih akan mendapatkan bantuan perahu dari Pokok Pikiran (Pokir) salah satu anggota dewan DPRD Kabupaten Sukabumi.

"Sama melaporkan berdua bersama Pak Dihan nelayan juga. Bahkan masih ada lagi korban yang lainnya," ujarnya.(Tim MDG)

Kapolsek Bolo Melakukan Penanaman Pohon Kelapa di Rangkaian Menyambut HUT Banyangkara Ke-79


Bolo NTB, Media Dinamika Global.id.--Kapolsek Bolo Polres Bima Polda NTB AKP Nurdin melaksanakan Penanaman Pohon kelapa disekitar Bendungan Ncanga Kai Desa Tambe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu 15 juni 2025 sekitar pukul 09.00 itu merupakan rangkaian menyambut HUT Bhayangkara Ke-79.

Ikut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai PSDHA Bima Dompu, Forkopimcam Bolo, unsur TNI POLRI dan masyarakat sekitar.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka.

Kegiatan yang berakhir sekira pukul 11.00. Wita itu berjalan dengan lancar dan aman. (Sekjend MDG)

Polres Lombok Utara Sentuh Lansia Lewat Bakti Sosial dan Pelayanan Kesehatan


Media Dinamika Global.Id ||
Lombok Utara — Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025, dimaknai secara berbeda oleh Polres Lombok Utara. Tak sekadar seremoni, institusi ini memilih turun langsung ke masyarakat dengan menggelar Bakti Sosial dan Pelayanan Kesehatan Gratis bagi 50 warga lansia, Sabtu pagi (14/6), di Kantor Desa Tanjung, usai pelaksanaan Gowes Kamtibmas.

Dipimpin langsung oleh Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, kegiatan ini menjadi wujud nyata transformasi Polri sebagai pelayan publik yang profesional dan humanis.

“Hari Bhayangkara perlu dimaknai tidak hanya sebagai peringatan seremonial, tapi sebagai momentum merangkul masyarakat dan mempererat jalinan kerja sama dalam menjaga kamtibmas yang bermuara pada kesejahteraan bersama,” ujar AKBP Agus Purwanta kepada media.

Dalam kegiatan yang menyasar total 300 penerima manfaat ini, Polres Lombok Utara memberikan bantuan 50 paket sembako dan menghadirkan pelayanan kesehatan gratis, khusus bagi para lansia yang tidak termasuk dalam daftar penerima BLT atau bantuan pemerintah lainnya.

Menurut Kapolres, langkah ini sejalan dengan semangat reformasi institusional yang kini tengah didorong Polri secara nasional.

“Polri tidak lagi hanya berperan sebagai penegak hukum, tapi juga sebagai agen kesejahteraan masyarakat. Kita melihat program Kapolri saat ini menyentuh langsung ke akar persoalan rakyat seperti ketahanan pangan, penciptaan lapangan kerja, hingga pemberdayaan komunitas,” tambahnya.

Yang menarik, animo masyarakat—khususnya para lansia—sangat tinggi. Banyak dari mereka datang dengan diantar keluarga atau difasilitasi langsung oleh pihak desa, membuktikan bahwa kehadiran Polri masih dirindukan dalam sentuhan nyata, bukan sekadar patroli rutin.

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, turut larut dalam suasana haru dan kebersamaan. Ia tak sekadar hadir, namun berdialog langsung dengan para lansia, bahkan menggenggam tangan mereka sembari mendengar keluh kesah usia senja.

“Saya merasa seperti sedang berbincang dengan orang tua atau nenek saya sendiri. Mereka menceritakan keluhan tubuh yang lelah, bahkan ada yang sudah stroke di usia muda. Kehadiran kami mungkin tidak sepenuhnya bisa membantu, tapi semoga cukup untuk membuat mereka merasa diperhatikan,” tuturnya penuh empati.

Ny. Heny juga menyinggung soal ketidaktepatan data penerima bantuan pemerintah yang menurutnya masih menyisakan pekerjaan rumah besar. Ia mendorong agar ada evaluasi menyeluruh terhadap sistem penyaluran bantuan, sembari mengajak masyarakat ikut proaktif dalam meluruskan data.

“Kami berharap masyarakat yang merasa tidak berhak bisa melaporkan agar hak itu bisa kembali ke mereka yang benar-benar membutuhkan,” ucapnya.

Sebagai istri anggota Polri dan pimpinan Bhayangkari, Ny. Heny melihat peran organisasinya sebagai pelengkap spiritual gerak Polri yang kini terus berbenah.

Kepala Desa Tanjung, Budiaman, S.H, menyampaikan apresiasi mendalam atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui pelayanan sosial langsung adalah bentuk nyata sinergi antara aparat negara dan pemerintah desa.

“Kami merasa dihargai dan dibantu secara langsung. Ini bukan hanya soal bantuan sembako atau obat-obatan, tapi tentang hadirnya negara di tengah desa kami,” ujarnya.

Budiaman berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara berkelanjutan, karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat paling dasar.

Hari Bhayangkara ke-79 di Lombok Utara membuktikan, bahwa transformasi Polri bukan slogan, tetapi tengah berproses di ruang-ruang kecil yang menyentuh hati rakyat. Dan dari tangan-tangan yang mengulurkan sembako, hingga senyum lansia yang terpancar karena merasa diperhatikan, harapan itu tumbuh kembali.


Redaksi _