Media Dinamika Global

Minggu, 08 Juni 2025

Coreng Nama Baik Organisasi, Ketua GMNI Bima Resmi Laporkan 7 Terduga Ke Polsek Bolo

Ketua dan Anggota GMNI Bima usai melakukan pengaduan di SPKT (Ist MDG)

Kabupaten Bima, Media Dinamika Global.Id - Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Bima, Abdul Najib telah melakukan pengaduan secara resmi 7 (tujuh) warga ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Bolo terkait dengan dugaan tindakan perbuatan yang tidak menyenangkan.

Ketua GMNI Bima Abdul Najib disapa Cahyo mengatakan, bahwa kami telah melaporkan 7 (Tujuh) orang terduga pelaku perbuatan yang tidak menyenangkan terhadap sekretariat GMNI.

"Tujuh Warga tersebut, terdiri dari 6 (enam) laki-laki dan 1 (satu) perempuan asal Desa Sondosia, Kecematan Bolo, Kabupaten Bima berinisial FG, A.M, M.F, KM dan tiga orang lain," ujar Ketua saat diwawancara awak media ini melalui Via WhatsAppnya. Minggu  (8/6/25).

Kemudian, Ketua GMNI kabupaten Bima menceritakan Kronologis kejadian, pada awalnya inisial FG dan kawan-kawanya mencoba melakukan penggerebekan paksa Sekretariat GMNI Bima yang berada di Desa Sondosia dengan dasar untuk mencari Handphone yang hilang.

"Terlapor inisial FG memerintahkan beberapa temannya untuk melakukan pemeriksaan seluruh ruangan Sekretariat GMNI Bima," cerita Cahyo.

Lebih lanjut Cahyo, saya sebagai Ketua GMNI kabupaten Bima merasa tersinggung dengan bahasa yang di lontarkan oleh terlapor, setelah itu terlapor mengancam dengan bahasa "Gerebek semua isi ruangan dan membongkar sekretariat".

"Atas peristiwa tersebut saya sangat keberetan dan kami melaporkan ke Polsek Bolo," tutur Ketua GMNI.

Kabid Agitasi dan Propaganda GMNI Bima, Wahlul sapaan akrab Bung Alun mengecam keras atas tindak terhadap sejumlah terduga pelaku dan kami meminta Kapolsek Bolo Iptu Nurdin dan jajaranbaya untuk menindak tegas tujuh terlapor yang telah mencoreng nama baik Organisasi kami.

"Dalam waktu 1×24 jam, ketika tidak di indahkan maka kami akan memasukan surat pemberitahuan aksi demonstrasi untuk seruduk Mapolsek Bolo," tegas Alun.

Senadah, Bung Doni juga berharap kepada Kapolsek Bolo Iptu Nurdin dan jajaran untuk memanggil, proses, dan mengamankan tujuh terduga pelaku, guna menjaga instabilitas wilayah hukum Polsek Bolo dan wilayah hukum Polres Kabupaten Bima.

Sementara, Kapolsek Bolo Iptu Nurdin melalui Kanit Reskrim Polsek Bolo Bripka Rusdin, SH membenarkan bahwa pengaduan Ketua GMNI dan rekan-rekannya telah di terima oleh pihak SPKT Polsek Bolo.

"Kami menindaklanjuti atas laporan tersebut," pungkas singkat Rusdin saat dikonfirmasi melalui Via WhatsAppnya. (Tim MDG).

Sabtu, 07 Juni 2025

Terus Jaga Hubungan Baik, Babinsa Desa Mangge Kec.Lambu Lakukan Komsos Bersama Masyarakat


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Babinsa Desa Mangge Kecamatan Lambu Anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape Serda Jamaluddin melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan warga binaan nya Pada Hari Minggu 08 Juni 2025 sekitar pukul 09 : 00 Wita.

Komsos yang dilakukan dengan memberikan pemahaman agar menasehati putra dan putrinya untuk tidak melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri atau perbuatan yang melawan hukum, seperti membuat keonaran, meminum minuman keras dan mengkonsumsi obat obatan terlarang karena dampak dari kegiatan tersebut di atas selain merugikan diri sendiri termsuk mengganggu ketenangan orang lain.


Serda Jamaluddin menjelaskan kegiatan Komsos adalah salah satu media Babinsa untuk mengenal warganya lebih dekat lagi dan sebagai sarana silaturahmi kepada warga binaannya agar warga menjadi lebih dekat dan akrab dengan Babinsa. Selain itu juga bertujuan untuk mencari informasi dan mengetahui perkembangan situasi di wilayah  binaan.

"Kegiatan komsos ini dilakukan karena sudah menjadi tugas pokok sebagai seorang Babinsa yang senantiasa melaksanakan komsos untuk mencari informasi dan sebagai sarana bersilaturahmi kepada warga supaya lebih dekat dan bisa menjalin kebersamaan," jelasnya.

"Komsos mencerminkan rasa kemanunggalan TNI khususnya Babinsa kepada masyarakat wilayah binaannya, yang bertujuan untuk mempererat hubungan kekeluargaan antara Babinsa dengan masyarakat sehingga tercipta suasana yang harmonis dalam setiap pelaksanaan tugas Babinsa di lapangan. Pada hari ini bincang santai dengan warga masyarakat di Desa Simpasai untuk menjalin hubungan kedekatan, untuk itu kita saling berbaur," jelasnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar tertib dan sukses.(Team.MDG.03)

Patroli Sat Samapta Polres Sumbawa Barat Sasar Pemukiman Warga Aktifkan Siskamling


Sumbawa Barat, Media Dinamika Global.Id – Sehari setelah HariRaya Idul Adha 1446 H dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Satuan Samapta Polres Sumbawa Barat meningkatkan  patroli dialogis di pemukiman warga dalam kota Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, pada Sabtu (6/6/2025) pukul 23.00 WITA.

Kegiatan patroli ini difokuskan pada pemukiman warga melakukan dialog imbauan kamtibmas  pada hari - hari paska perayaan Idul Qurban, selain itu petugas juga mengajak masyarakat untuk menggalakkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).

Polisi berusaha hadir di tengah masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif, salah satu partisipasi masyarakat dalam memelihara Kamtibmas yaitu melalui Sistem Keamanan Lingkungan ( Siskamling), tutur Kapolres Sumbawa AKBP Zulkarnain, S.I.K kepada media.

"Kami bersama masyarakat akan terus bersinergi bersama-sama dalam memelihara keamanan dan ketertiban, untuk pengamanan secara swakarsa kami mengajak masyarakat untuk menggalakkan Sistem Keamanan Lingkungan ( Siskamling) di Poskamling yang telah dibangun di masing-masing Lingkungan/ Dusun atau RT" tegas AKP Zainal.

Dengan keaktifan kegiatan ronda malam di lingkungan maka akan semakin efektif dalam menjaga keamanan di pemukiman warga, selain itu dapat sebagai sarana untuk memupuk kebersamaan dan kebogotong royongan di tengah masyarakat sebagai salah satu Implementasi Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong ( PDPGR)  yang tetap menjadi Program Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.

Masih Kasi Humas Patroli dialogis  ini merupakan bagian dari komitmen Polres Sumbawa Barat dalam menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Patroli dialogis ini merupakan langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas dan mencegah adanya gangguan kamtibmas.

"Kami ingin memastikan masyarakat merasa terlindungi dan tidak ragu untuk melapor jika mengalami atau mengetahui adanya tindakan melawan hukum,” pungkasnya. (Rizki M).

Berbagi Berkah Idul Adha, Polsek Seteluk Gelar Penyembelihan Hewan Kurban dan Distribusi Daging ke Warga


Sumbawa Barat, Media Dinamika Global.Id — Suasana penuh kehangatan dan rasa syukur menyelimuti Mapolsek Seteluk saat jajaran Polsek Seteluk melaksanakan prosesi penyembelihan hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 H, Sabtu (7/6/2025).

Acara penyembelihan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Seteluk AKP Siswoyo SH, didampingi para Kanit serta personel Polsek Seteluk. Tahun ini, Polsek Seteluk berhasil menyembelih 3 ekor sapi, yang dagingnya akan disalurkan kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Kecamatan Seteluk.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Zulkarnain SIK, melalui Kapolsek Seteluk AKP Siswoyo SH, menyampaikan bahwa momentum Idul Adha menjadi ajang penting untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta memperkuat rasa solidaritas.

“Alhamdulillah, tahun ini kami masih diberikan kesempatan untuk berkurban. Ini adalah wujud rasa syukur kami, sekaligus bentuk kepedulian Polsek Seteluk terhadap masyarakat, khususnya yang berhak menerima,” ungkap AKP Siswoyo.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pendistribusian daging kurban dilakukan secara langsung oleh Bhabinkamtibmas ke masing-masing desa binaan. Hal ini bertujuan agar distribusi berjalan tepat sasaran dan memberi manfaat kepada warga yang membutuhkan.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat semakin kuat. Semoga daging kurban yang kami bagikan membawa berkah dan kebahagiaan bagi penerima,” tambahnya.

Momentum seperti ini, menurut Kapolsek, juga menjadi sarana penting bagi Polsek Seteluk untuk lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya dalam tugas menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian yang aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Semangat kebersamaan dan rasa syukur dalam peringatan Idul Adha di Polsek Seteluk ini menjadi pengingat bahwa berbagi adalah bagian penting dari pengabdian Polri kepada masyarakat. Dengan langkah-langkah kecil seperti ini, diharapkan citra Polri yang humanis semakin melekat di hati warga. (Rizki M).

Anggota Piket Polsek Taliwang Laksanakan Patroli Wisata di Pantai Kertasari, Wujudkan Kamtibmas yang Kondusif


Sumbawa Barat, Media Dinamika Global.Id – Guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata, anggota piket Polsek Taliwang melaksanakan patroli dialogis di kawasan Pantai Kertasari pada Minggu, 08 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari rutinitas patroli wilayah hukum Polsek Taliwang dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di titik-titik keramaian publik.

Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian tidak hanya melakukan pemantauan, namun juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat dan wisatawan. Mereka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif, serta mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap aksi kriminalitas.

Petugas juga mengimbau agar masyarakat segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian, khususnya Bhabinkamtibmas yang ada di desa atau kelurahan setempat, jika menemukan potensi gangguan kamtibmas atau hal-hal yang mencurigakan di sekitarnya.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Zulkarnain, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Sumbawa Barat, AKP Zainal Abidin, S.H., menyampaikan bahwa patroli wisata ini merupakan bentuk nyata dari kehadiran polisi di tengah masyarakat.

“Patroli dialogis seperti ini adalah bagian dari upaya preventif kami untuk menciptakan suasana yang aman, terutama di tempat-tempat yang menjadi tujuan wisata. Ini juga menjadi sarana komunikasi langsung antara polisi dan masyarakat, agar bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” ujar Kasi Humas.

Beliau juga menambahkan bahwa kepolisian akan terus meningkatkan kegiatan preventif dan pendekatan humanis guna membangun kepercayaan publik dan memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan wilayah.

Hingga saat ini, situasi di kawasan Pantai Kertasari dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Patroli akan terus dilaksanakan secara rutin guna menjaga stabilitas dan memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat. (Rizki M).

Wujudkan Keakraban,Babinsa Desa Simpasai Kec.Lambu Lakukan Komsos Dengan Warga Binaan nya.


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Babinsa Desa Simpasai Kecamatan Lambu Anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape Sertu M.Saleh melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama masyarakat Pada Hari Minggu 08 Juni 2025 sekitar pukul 08.10 Wita.

Komsos yang dilakukan dengan cara memberikan himbauan kepada masyarakat dan ana-anak muda agar tetap menjaga keharmonisan dalam hidup berumah tangga supaya tercipta rasa kedamaian, Dan jaga kesehatan laksanakan kebersihan di lingkungan rumah masing- masing batasi kegiatan yg tidak bermanfaat gunakan waktu dan kesempatan untuk kegiatan yang positif, tingkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Tuhan yang maha Esa.


Sertu M.Saleh menjelaskan kegiatan Komsos adalah salah satu media Babinsa untuk mengenal warganya lebih dekat lagi dan sebagai sarana silaturahmi kepada warga binaannya agar warga menjadi lebih dekat dan akrab dengan Babinsa. Selain itu juga bertujuan untuk mencari informasi dan mengetahui perkembangan situasi di wilayah  binaan.

"Kegiatan komsos ini dilakukan karena sudah menjadi tugas pokok sebagai seorang Babinsa yang senantiasa melaksanakan komsos untuk mencari informasi dan sebagai sarana bersilaturahmi kepada warga supaya lebih dekat dan bisa menjalin kebersamaan," jelasnya.

"Komsos mencerminkan rasa kemanunggalan TNI khususnya Babinsa kepada masyarakat wilayah binaannya, yang bertujuan untuk mempererat hubungan kekeluargaan antara Babinsa dengan masyarakat sehingga tercipta suasana yang harmonis dalam setiap pelaksanaan tugas Babinsa di lapangan. Pada hari ini bincang santai dengan warga masyarakat di Desa Simpasai untuk menjalin hubungan kedekatan, untuk itu kita saling berbaur," jelasnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar tertib dan sukses.(Team.MDG.03)

Idul Adha, Polda NTB Qurban Ratusan Sapi dan Kambing untuk Masyarakat


Mataram, Media Dinamika Global.Id - Nuansa kebersamaan dan semangat berkurban, begitu terasa di lingkungan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) pada Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah. Tak kurang dari 248 ekor hewan qurban terdiri dari 205 ekor sapi dan 43 ekor kambing, Jumat (6/6/2025), disembelih dan didistribusikan Polda NTB dan seluruh Polres/ta jajaran kepada masyarakat yang berhak menerima.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., menyampaikan jika pelaksanaan qurban itu sebagai bentuk nyata kepedulian sosial dan penguatan keimanan personel kepolisian kepada Allah SWT, serta sarana menjalin kedekatan dengan masyarakat.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian perayaan Idul Adha 1446 H yang dimulai dari salat Id hingga pendistribusian daging qurban berjalan lancar, aman, dan penuh berkah,” ujar Kombes Kholid.

Kegiatan diawali pukul 06.00 Wita dengan pengumpulan dan pengecekan hewan qurban di Mapolda NTB. Sebanyak 40 ekor sapi dan 26 ekor kambing sumbangan dari pejabat utama Polda NTB, rekanan, mitra kerja, dan pihak lainnya. Sementara jajaran Polres/ta turut menyumbangkan 165 ekor sapi dan 17 ekor kambing, dengan jumlah terbesar berasal dari Polres Sumbawa Barat yang mengurbankan 61 ekor sapi.

Tepat pukul 07.00 Wita, dilaksanakan Salat Idul Adha di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB diikuti sekitar 1.200 jamaah. Bertindak sebagai Imam, Ustadz H. Ahmad Munawir, sementara khotbah disampaikan Dr. L. M. Iqbal Murad yang mengangkat tema “Hikmah Berqurban dalam Meningkatkan Iman dan Taqwa”.

Usai salat Id, pemotongan hewan qurban dilakukan di Masjid Baitussalam Polda NTB. Masing-masing satuan kerja lainnya juga melaksanakan pemotongan di lokasi berbeda. Satbrimob di Mako Brimob NTB, dan Ditpolairud di Lembar.

Pada pukul 10.00 Wita, proses pendistribusian daging qurban dimulai. Ratusan paket dibagikan kepada berbagai lapisan masyarakat, seperti Pegawai Harian Lepas (PHL) Polda NTB, Purnawirawan dan Warakawuri, Wartawan Hukrim, Pedagang kaki lima, anak yatim dan yayasan sosial, komunitas mahasiswa dan OKP, para Tuan Guru dan Ustadz yang aktif di lingkungan Polda NTB, dan warga sekitar asrama dan komplek Polri di Mataram dan sekitarnya.

“Melalui qurban ini, kami ingin berbagi kebahagiaan Idul Adha kepada saudara-saudara kita, termasuk para pemulung dan pedagang kecil. Ini adalah wujud hadirnya polisi sebagai sahabat dan pelindung masyarakat,” ungkap Kombes Kholid.

Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pengecekan hewan qurban hingga pendistribusian, berlangsung hingga pukul 19.00 Wita dalam suasana yang aman, tertib, dan penuh kekhidmatan.

Semangat berbagi yang ditunjukkan Polda NTB dan Polres/ta jajaran, menjadi contoh nyata jika nilai-nilai pengorbanan dan kepedulian sosial dalam Idul Adha, dapat hadir di tengah institusi keamanan, tanpa mengurangi profesionalisme dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

“InsyaAllah, semangat Idul Adha ini menjadi energi positif, untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat NTB,” tutup Kombes Kholid. (Surya Ghempar).

Alasan MK Tolak 5 Gugatan UU TNI, Pemohon Tak Punya Kedudukan Hukum


Ilustrasi Prajurit TNI siap bersama Polri sikat ormas pemeras.


JAKARTA, Media Dinamika Global.id.--- Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan lima gugatan uji formal terkait Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI tidak diterima. Lima perkara tersebut adalah 55/PUU-XXIII/2025, 58/PUU-XXIII/2025, 66/PUU-XXIII/2025, 74/PUU-XXIII/2025, dan 79/PUU-XXIII/2025. Secara umum, lima permohonan uji materi tersebut kandas karena kedudukan hukum para pemohon dinilai tidak dapat menguraikan dengan jelas persoalan pertautan antara potensi kerugian dengan adanya dugaan persoalan konstitusionalitas dalam proses pembentukan UU TNI terbaru tersebut.


Pihak MK mengatakan uraian pada bagian kedudukan hukum hanya menjelaskan mengenai kerugian para pemohon sebagai masyarakat sipil dan mahasiswa yang kesulitan dalam mengakses informasi mengenai proses pembentukan UU 3/2025. Eks Ketua MK Tanggapi Usulan Pemakzulan Wapres Gibran

“Namun tidak dikuatkan dengan uraian dan bukti mengenai kegiatan yang menunjukkan satu pun upaya secara aktif (real action) dari para pemohon dalam proses pembentukan UU 3/2025, misalnya kegiatan seminar, diskusi, tulisan pendapat para pemohon kepada pembentuk undang-undang, ataupun kegiatan lain yang dapat menunjukkan keterlibatan para pemohon dalam proses pembentukan UU 3/2025,” ucap hakim konstitusi, Saldi Isra, dalam ruang sidang di MK, Jakarta Pusat, dikutip Bergelora.com di Jakarta Sabtu (7/6/2025).

Selain itu, Saldi mengatakan ada fakta hukum dalam persidangan bahwa pemohon tidak pernah mengikuti atau melakukan aktivitas yang dimaknai sebagai upaya secara aktif dalam proses pembentukan UU 3/2025. Mereka hanya mengetahui pemberitaan melalui media.

Oleh karena itu, para pemohon tidak bisa membuktikan sebagai pihak yang telah melakukan upaya nyata dalam proses pembentukan undang-undang dan tidak memperkuat kedudukan hukum para pemohon.

“Sehingga Mahkamah tidak menemukan bukti konkret yang menunjukkan adanya keterpautan kepentingan antara para pemohon dengan proses pembentukan UU 3/2025 dan tidak terdapat hubungan sebab-akibat (causal verband) antara anggapan kerugian hak konstitusional para pemohon dengan proses pembentukan UU 3/2025 yang dimohonkan pengujian formal dalam permohonan a quo,” kata Saldi.

“Dengan demikian, menurut Mahkamah, para pemohon tidak memiliki kedudukan hukum untuk mengajukan permohonan a quo,” imbuhnya lagi.

Sebab itu, MK memutuskan lima permohonan uji materi tersebut tidak dapat diterima. Putusan uji formal UU TNI ini menyinggung proses pembentukan beleid yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuannya.

Para pemohon pada pokoknya mempersoalkan pelanggaran sejumlah asas dalam pembentukan peraturan perundang-undangan yang diatur dalam Pasal 5 Undang-Undang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (UU P3).

Asas dimaksud di antaranya asas kejelasan tujuan; asas kelembagaan atau pejabat pembentuk yang tepat; asas kesesuaian antara jenis, hierarki, dan materi muatan; asas dapat dilaksanakan; asas kedayagunaan dan kehasilgunaan; asas kejelasan rumusan; serta asas keterbukaan. Padahal, asas keterbukaan berdasarkan Penjelasan Pasal 5 huruf g UU P3 menegaskan bahwa dalam pembentukan peraturan perundang-undangan mulai dari perencanaan, penyusunan, pembahasan, pengesahan atau penetapan, dan pengundangan bersifat transparan dan terbuka.

Sebab itu, seluruh lapisan masyarakat mempunyai kesempatan yang seluas-luasnya untuk memberikan masukan dalam pembentukan peraturan perundang-undangan. (Sekjend MDG)

Babinsa Risa Dan Tim SAR Bima Evakuasi Mayat Posisi Tergantung di Hutan Desa Risa


Bima, Media Dinamika Global.Id_Geger Seorang pria tak dikenal ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di pohon menggunakan tali nilon di kawasan hutan Gunung Ndudu Jara Desa Risa Kecamatan Woha Kabupaten Bima. Pada hari sabtu tanggal (07/06).

Evakuasi jenazah dilakukan melalui kolaborasi antara Babinsa Desa Risa, Koramil 1608-04/Woha, Basarnas Bima, Polsek Woha, dan Puskesmas setempat. Proses evakuasi berlangsung sejak pukul 12.30 WITA hingga 17.55 WITA akibat medan yang sulit dan lokasi terpencil.

Kejadian bermula ketika sekelompok pemuda Desa Risa yang sedang berkemah di Gunung Ndudu Jara mencium bau tidak sedap sekitar pukul 12.00 WITA. Setelah menelusuri sumber bau, mereka menemukan sesosok mayat pria tergantung di pohon. Mereka segera melaporkan temuan tersebut kepada Serka Suhardi, Babinsa Desa Risa, yang kemudian memverifikasi lokasi dengan berjalan kaki selama 90 menit. Setelah memastikan kebenaran laporan, Babinsa segera mengkoordinasikan dengan Babinkamtibmas, Kepala Desa Risa, dan Danramil 1608-04/Woha untuk meminta bantuan Tim SAR Bima, Puskesmas Woha, dan Tim Inafis Polres Bima. 

Dengan lokasi yang sulit dijangkau, Babinsa bersama warga setempat terlebih dahulu mengamankan TKP sambil menunggu kedatangan tim gabungan. Pukul 15.40 WITA, personel Polsek Woha, Tim Inafis, dan Basarnas tiba untuk melakukan olah TKP dan evakuasi. Jenazah akhirnya berhasil dibawa ke Desa Risa pukul 17.55 WITA dengan diawasi langsung oleh Danramil 1608-04/Woha Kapten Cba Iwan Budi Susanti SH dan Kapolsek Woha. Jenazah kemudian dipindahkan menggunakan ambulans Puskesmas Monta menuju RSUD Bima untuk pemeriksaan visum. 

Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih belum diketahui karena kondisi jenazah yang sudah membusuk. Aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab kematian.(Mdg/04)

Jajaran Pemkab Bima Shalat Idul Adha di Lapangan Kara Bolo


Pemkab Bima, Media Dinamika Global.id--- Shalat Idul Adha tanggal 10 Djulhijjah 1446 Hijriyah  bertepatan dengan Jumat (6/6/2025) Jajaran Pemerintah Kabupaten Bima dipusatkan di Lapangan Paruga Nae Kara Kecamatan Bolo.

Bupati Bima Ady Mahyudi,   Wakil Bupati dr. H.Irfan Zubaidy dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Ny Anita H. Irfan beserta para Kepala OPD dan Kabag Lingkup Sekretariat Daerah mengikuti Shalat Ied yang dipimpin oleh Imam Ustadz Al-Amin SQ., M.Pd tersebut. 

Wakil Bupati dr H. Irfan Zubaidy yang membacakan sambutan dihadapan Camat Bolo, Muspika,  para kepala desa dan jamaah shalat Ied di Lapangan Paruga Nae Bolo tersebut mengungkapkan,  "Hari Raya Idul Adha bukanlah sekedar seremoni tahunan atau tradisi biasa. Idul Adha merupakan momentum agung, sebuah panggung spiritual dan suci tempat kita merenungkan kembalikan nilai-nilai terdalam dalam hidup ini - yakni keikhlasan,  ketaatan dan pengorbanan". Ungkap Wabup H.Irfan dihadapan Jamaah Shalat Ied.
Kisah Nabi Ibrahim AS dan putranya Nabi Ismail AS, dua hamba Allah yang agung ini mengajarkan kepada kita bahwa pengorbanan bukanlah tentang kehilangan,  tetapi tentang ketundukan total  kepada kehendak Ilahi". 
Kisah ini bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk diteladani. Didalamnya tersimpan pesan anadi: bahwa keimanan sejati menuntut keberanian untuk berkorban-demi nilai-nilai  yang lebih luhur, demi kebaikan yang lebih besar dan dia milik Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Jelas Wabup.


Melalui momentum suci Idul Adha tersebut,  Wabup mengajak semua pihak untuk menjadikan semangat berkurban sebagai pondasi kokoh dalam membangun karakter daerah yang berintegritas, menanamkan nilai iman, kasih sayang dan solidaritas sosial dalam setiap relasi kehidupan menguatkan budaya gotong royong sebagai pondasi utama pembangunan Bima yang Bermartabat.
Pada  kesempatan tersebut,  Khatib Ustadz Marwan H..Idris S.Ag dalam khutbahnya  mengungkapkan, Kurban membuktikan kepatuhan kepada Allah SWT dalam doa Iftitah, dimana hidup hanya untuk Allah, Tuhan semesta alam.
"Hari ini, kita diingatkan drama kehidupan dalam bentuk pengorbanan Nabi Ibrahim dan Ismail Alaihissalam demi memenuhi perintah Allah SWT.  Dimana,  berkurban merupakan bentuk rasa syukur  kepada Allah, terutama bagi yang hidup berkecukupan. Imbuhnya. (Sekjend MDG)