Media Dinamika Global

Selasa, 03 Juni 2025

Sungguh Prihatin Pengojek di Kota Agung Divonis Kanker Tulang, Butuh Perhatian


Media Dinamika Global.id - Tanggamus – Di sebuah rumah petak sempit berukuran 4x6 meter di Gang Raden Putra, Kelurahan Pasar Madang, Kota Agung, seorang pria yang dulunya menjadi tulang punggung keluarga kini hanya bisa terbaring lemah, menahan nyeri yang tak tertahankan. 

Yulyadi (43), pengojek pangkalan, divonis mengidap kanker tulang dan kini harus menjalani hidup dengan penderitaan yang tak bisa ia lawan sendiri.

Ironisnya, Yulyadi kini justru dirawat oleh kedua orang tuanya yang sudah renta—Herman (76) dan Mariem (65). 

Di tengah kondisi ekonomi yang serba kekurangan, pasangan lansia itu berjuang sekuat tenaga merawat anak semata wayangnya yang kini kehilangan segalanya, termasuk mata pencaharian dan harapan.

“Kalau memang harus dioperasi, saya mohon, secepatnya. Biar anak saya cepat sembuh,” ujar Herman lirih, dengan air mata yang jatuh perlahan di wajah keriputnya.

Demi berobat, motor yang selama ini menjadi tumpuan Yulyadi untuk menarik ojek pun terpaksa dijual. 

Kini, mereka tak memiliki apa-apa lagi. Perjalanan ke RS Muhammad Hoesin Palembang pun menyisakan beban berat, bukan hanya fisik, tapi juga batin dan finansial.

Setelah menjalani pemeriksaan awal, dokter memvonis Yulyadi menderita tumor tulang. 

Ia dijadwalkan kembali ke rumah sakit pada 18 Juli mendatang untuk pemeriksaan lanjutan dan tindakan operasi, sambil menunggu panggilan resmi dari pihak rumah sakit.

Lurah Pasar Madang, Mega Sari, yang turut prihatin atas kondisi warganya, menyatakan akan segera mengambil langkah konkret.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan akan membuka donasi untuk membantu transportasi dan akomodasi selama proses pengobatan,” jelasnya.

Yulyadi adalah simbol dari mereka yang diam-diam menanggung beban berat dalam sunyi. 

Kini saatnya kita bergandeng tangan untuk meringankan bebannya.

Bagi masyarakat yang tergerak untuk membantu, donasi dapat disalurkan ke rekening BRI Unit Kota Agung: 5774-01-025188-53-6 atas nama Mariem. 

Konfirmasi dan informasi lebih lanjut bisa melalui WhatsApp 082281626843 atas nama Yulyadi. 

Yunt

Senin, 02 Juni 2025

Wakil Bupati Hankam Hasan Hadiri Wisuda Tahfidz dan Haflah Akhirussanah SMP IT Generasi Berlian Angkatan Ke - 3.


Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Wakil Bupati Tulang Bawang Bapak Hankam Hasan menghadiri Acara Wisuda Tahfidz dan Haflah Akhirussanah SMP IT Generasi Berlian Angkatan Ke - 3 berlangsung di Aula Islamic Center, Kota Menggala, kabupaten tulang bawang, Selasa 03 Juni 2025.

Dalam sambutannya Wakil Bupati menyampaikan masyarakat di Tulang Bawang masih tergolong memiliki pengetahuan pendidikan yang rendah, maka dengan itu Pemerintah daerah akan senantiasa memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan dan terus berupaya untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Tulang Bawang.

Sebagai wakil kepala daerah Hankam Hasan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada sekolah IT, yang tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi pilar penting dalam mendukung kemajuan pendidikan di kabupaten Tulang Bawang, menciptakan generasi- generasi yang akan membangakan serta agamis. 

Hankam Hasan juga menyampaikan harapan kepada anak-anak yang telah lulus dan akan melanjutkan pendidikan selanjutnya untuk terus meningkatkan ilmu dan pengetahuan dengan sebaik”nya.

“Saya harap anak-anak semua yang lulus kependidikan selanjutnya untuk memilih sekolah yang terbaik untuk mencapai cita-cita, semoga anak-anak yang saya banggakan ini mampu menjadi generasi penerus bangsa yang unggul, cerdas, serta berbudi pekerti luhur”, tutup wakil bupati hankam hasan.( Fs/Red) 

Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikuti Arahan Menteri Pertanian Soal Swasembada Pangan Hadapi Kemarau 2025.


Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Bupati Tulang Bawang, Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M., mengikuti arahan Menteri Pertanian Republik Indonesia terkait percepatan swasembada pangan menghadapi musim kemarau tahun 2025 diruang rapat utama lantai II kantor bupati tulang bawang, selasa 03 juni 2025.

Kegiatan ini berlangsung secara Hybrid melalui Zoom Meeting Bersama Kemendagri dan Kementrian Pertanian. 

Bupati Qudrotul didampingi jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tulang Bawang, Sekretaris Daerah, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Plt. Kepala Dinas Pertanian, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, serta Kepala Bagian Perekonomian.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Pertanian menekankan pentingnya langkah cepat dan terpadu dari pemerintah daerah untuk mengantisipasi dampak musim kemarau terhadap sektor pertanian. Sejumlah strategi disampaikan, termasuk percepatan tanam, efisiensi penggunaan air, serta distribusi pupuk dan benih secara tepat sasaran.

Usai rapat, Bupati Qudrotul Ikhwan menyampaikan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung program nasional tersebut. “Kami akan segera menindaklanjuti arahan ini dengan langkah-langkah nyata di lapangan, agar ketahanan pangan di tulang bawang tetap terjaga,” ujarnya.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dalam menjaga stabilitas sektor pertanian, khususnya menjelang musim kemarau yang diprediksi akan lebih panjang dari biasanya.

"jadi segala cara antisipasi perlu kita lakukan dalam menghadapi musim kemarau di sektor pertanian di kabupaten tulang bawang, tutup Bupati tulang bawang Qudrotul ikhwan.
( Fs/Red)

Cegah Stunting,Pemdes Parangina Sape Bagikan PMT kepada 44 Balita Yang Beresiko Stunting.


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Pemerintah Desa Parangina Kecamatan Sape Kabupaten Bima NTB Melalui Dana Desa 2025 membagikan PMT kepada 44 KPM yang beresiko Stunting.(Selasa.03/06/2025)

Makanan Tambahan yang serahkan hari ini berupa Telur, Beras, Minyak Goreng, Garam Yodium



Pantauan awak media hadir saat pembagian PMT ini Pemerintah Desa Parangina,Ketua BPD dan Anggota,Bapak Tafaul,S.Sos (Penyuluh BKKBN Kecamatan Sape), Pendamping Desa (PD/PLD) dan Keluarga Penerima Manfaat.

Pemerintah Desa Parangina melalui Salah Satu Perangkat Desa nya (Firdaus,S.Sos) mengatakan kepada awak media bahwa bantuan PMT itu sebagai wujud kepedulian kami pemerintah desa dalam membantu pemenuhan dan keseimbangan gizi balita, sehingga dapat mencegah adanya masalah stunting pada balita.

Kami berharap Semoga Pemberian PMT ini bermanfaat untuk Ibu dan Balita, semoga dapat mengurangi dan mencegah terjadinya Stunting di Desa Parangina.Ucapnya

Sebelum dilakukan pembagian PMT tersebut nampak terlihat Penyuluh Kesehatan dari BKKBN Kecamatan Sape juga menambahkan, dengan diberikannya makanan tambahan kepada anak-anak, diharapkan akan ada peningkatan gizi kepada mereka dan Alhamdulillah kami dari kantor BKKBN Kecamatan Sape sangat mengapresiasi kepada Pemerintah Desa Parangina Melalui Dana Desa 2025 memberikan makanan berupa Telur,Beras,Minyak Goreng dan Garam Yodium kepada Bayu dan Balita yang beresiko Stunting.



“Masalah stunting pada balita secara langsung disebabkan oleh asupan gizi yang kurang mencukupi. Oleh sebab itu kami bersama dengan pemerintah desa, membantu mencukupi kebutuhan gizi warga, khususnya balita.Tuturnya

Sementara itu kader stunting Desa Parangina Yuyun Sri Wahyuni berharap dengan diberikannya bantuan ini, angka beresiko stunting di desa Parangina dapat segera menurun.

"Mencegah stunting itu penting. Karena masalah gizi kurang merupakan salah satu faktor penyebab kematian bayi,” ucapnya

Penyerahan PMT kepada 44 KPM Beresiko Stunting berlangsung dengan Lancar tertib dan teratur kemudian dilanjutkan dengan Foto Bersama.(Team.MDG.03)

Pemerintah provinsi Maluku utara Dinas energi sumber daya mineral mengucapkan selamat idul Adha 10 Zulhijjah

 


Disampaikan Kepada Para Pemangku Kebijakan, khusus Untuk Yang Terhormat Bapak Walikota Dan Wakil Walikota Bima


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pertama, bahwa membangun sistem pendidikan yang kuat dan berkualitas di suatu daerah memang membutuhkan proses panjang dan strategis. Ini bukan tugas instan, melainkan investasi jangka panjang yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan tahapan yang terencana.

Kedua, penting bagi pemerintah daerah untuk memiliki peta jalan pendidikan yang komprehensif. Peta jalan ini berfungsi sebagai panduan strategis yang jelas, merinci tujuan, sasaran, program, dan indikator keberhasilan pendidikan dalam jangka waktu tertentu.

Tanpa peta jalan yang jelas, pembangunan pendidikan bisa menjadi sporadis dan tidak efektif. Peta jalan ini harus mencakup: Visi dan Misi: 

Apa yang ingin dicapai oleh pendidikan di daerah tersebut dalam jangka panjang? Analisis Kebutuhan: Identifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam sistem pendidikan yang ada. 


''Prioritas Program: Program-program unggulan yang akan dijalankan untuk mencapai visi dan misi. Alokasi Sumber Daya: Rencana penggunaan anggaran, tenaga pendidik, dan fasilitas"

Indikator Kinerja, bagaimana keberhasilan program akan diukur. Mekanisme Pemantauan dan Evaluasi: Bagaimana peta jalan ini akan dipantau dan dievaluasi secara berkala.


Ketiga, harapan untuk memiliki SMP bertaraf internasional di Kota Bima patut dipertimbangkan. Ini bisa menjadi langkah progresif untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang kompetitif.

"Sekolah bertaraf internasional umumnya menawarkan kurikulum yang lebih luas, fasilitas yang lebih baik, tenaga pengajar berkualitas, dan kesempatan untuk berinteraksi dengan perspektif global. Namun, perlu diingat bahwa pembangunan SMP bertaraf internasional harus sejalan dengan kesiapan infrastruktur, ketersediaan tenaga pengajar berkualitas, dan daya dukung finansial pemerintah daerah".


Selain itu, perlu dipertimbangkan apakah pembangunan sekolah ini akan menjadi bagian dari pemerataan pendidikan atau justru menciptakan kesenjangan baru.

Keempat. Pemerintah daerah perlu melakukan pemetaan sekolah-sekolah prioritas untuk diberikan bantuan. Ini berarti bantuan tidak diberikan secara merata atau berdasarkan kedekatan, melainkan berdasarkan kebutuhan riil dan potensi pengembangan sekolah.

"Pemetaan ini harus didasarkan pada data objektif, seperti: Kondisi fasilitas dan infrastruktur. Kualitas tenaga pendidik. Rata-rata nilai kelulusan siswa. Ketersediaan sarana dan prasarana belajar".


Dengan pemetaan yang tepat, bantuan dapat dialokasikan secara adil dan efektif, memastikan sekolah-sekolah yang benar-benar membutuhkan mendapatkan dukungan yang memadai untuk meningkatkan kualitas pendidikan mereka. Pendekatan ini akan membantu mengurangi kesenjangan antara sekolah favorit dan sekolah yang kurang mendapatkan perhatian.

Kelima, merger Sekolah untuk Peningkatan Kualitas.Pemerintah juga perlu secara serius mempertimbangkan merger (penggabungan) sekolah-sekolah yang memenuhi syarat.

"Konsep merger ini penting untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan, terutama di daerah-daerah dengan jumlah siswa yang sedikit atau sekolah yang memiliki fasilitas dan sumber daya yang terbatas".

Potensi keuntungan dari merger meliputi: Efisiensi Sumber Daya: Penggunaan fasilitas, perpustakaan, dan laboratorium yang lebih optimal.

Peningkatan Kualitas Pengajaran: Konsentrasi tenaga pengajar berkualitas di satu lokasi. Pengurangan Beban Administrasi: Efisiensi dalam pengelolaan dan administrasi sekolah.

Lingkungan Belajar yang Lebih Baik: Menciptakan komunitas belajar yang lebih besar dan dinamis.

"Tentu saja, keputusan merger harus dilakukan melalui studi kelayakan yang mendalam, melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat sekolah, dan disertai dengan rencana transisi yang matang agar tidak menimbulkan gejolak dan justru meningkatkan kualitas pendidikan".(Sekjend MDG).

Kopdes Merah Putih Resmi Terbentuk, Pemerintah Desa Sie Siap Dukung Penuh


Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Desa Sie Kecamatan Monta Kabupaten Bimasukses melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (MUSDESUS) dalam rangka pembembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Senin, (02/06/25)

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Sie, Pendamping Desa, Perangkat Desa, Lembaga BPD, LPMdes, Tokoh Masyarakat, Kader Posyandu, Kader PKK, pelaku UMKM, Babinsa, Babinkamtibmas dan warga Desa Sie.

MUADESUS ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Penguatan Koperasi di Pedesaan.

Kades Aman Munir, S.Sos dalam sambutannya, menjelaskan bahwa pendirian Koperasi Merah Putih Desa (Kopdes Merah Putih) merupakan bagian dari pelaksanaan program pemerintah pusat, khususnya Instruksi Presiden terkait pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Maka itu sudah jelas bahwa tujuan dari pendirian Kopdes Merah Putih ini adalah untuk mendukung pelaksanaan program Presiden serta meningkatkan perekonomian masyarakat melalui kegiatan usaha berbasis koperasi.

Dan nanti jika ini sudah berjalan, maka perlu diketahui bahwa koperasi ini akan memiliki dua jenis simpanan utama, yakni Simpanan Pokok (Simpok) dan Simpanan Wajib (Simjib), yang menjadi modal dasar dalam menjalankan kegiatan ekonomi koperasi ke depan, ujarnya.

Lanjutnya, dengan sudah terbentuknya Kopdes Merah Putih Desa Sie ini, Insya Allah kami selaku Pemerintah Desa akan selalu berkomitmen dan mendukung penuh jalannya Koperasi Merah Putih, dan kami sangat berharap Koperasi Merah Putih Desa Sie dapat menjadi motor penggerak kegiatan ekonomi lokal, dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Alhamdulillah, MUSDESUS Pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Sie berjalan lancar dan penuh antusiasme dari masyarakat, semoga ini pertanda baik dari terbentuknya 

Koperasi Merah Putih sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat desa yang berbasis gotong royong dan kebersamaan. 

Terakhir disampaikannya, Pembentukan Kopdes Merah Putih diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Sie, Koperasi ini akan menjadi wadah bagi warga untuk mengembangkan usaha, mengakses permodalan, dan memasarkan produk unggulan desa. 

Selain itu, koperasi juga diharapkan dapat berperan penting dalam pemberdayaan ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat, maka kami sebagai Pemerintah Desa Sie berkomitmen untuk mendukung penuh operasional Koperasi "Merah Putih agar tetap kokoh dan berkelanjutan.

Adapun nama-nama pengurus Kopdes Merah Putih Desa Sie Ketua Hanafi, Sekretaris Sri Hardayatati, Bendahara Tri Agus Salim Str.pa, Wakil Ketua Keanggotaan Nurul Mubin,MP.d, 

Wakil Ketua Kewirausahaan Dandi Mardianto, S.M, pengawas Kades Sie Aman Munir, S.Sos, H. Abubakar, S.Pd pengawas, Jibril, SH pengawas. (MDG 23)

FPPK-PS Laporkan Para Oknum ke Kejati NTB, Anggaran Konsinyasi Pembangunan Jalan Samota Dikorupsi

Ket:Ketua Umum FPPK-PS Abdul hatab bersama tim kuasa hukum Sri Marjuni Gaeta Abdul Hafiz, SH, H. Muhammad Iskandar, SH., MH, dan Sjahrir Ramadhan, SH di PN Sumbawa. Foto: Yhudi.

Mataram, Media Dinamika Global.Id - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Lembaga Front Pemuda Peduli Keadilan Pulau Sumbawa (FPPK-PS) melaporkan dugaan tindak pidana korupsi terkait dengan anggaran konsinyasi pembangunan jalan Samota, Kelurahan Brang Biji, Kabupaten Sumbawa kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Barat, Senin 02 Juni 2025.

Ketua Umum FPPK-PS Abdul hatab bersama tim kuasa hukum Sri Marjuni Gaeta yakni Abdul Hafiz, SH, H. Muhammad Iskandar, SH., MH, dan Sjahrir Ramadhan, SH, telah menyerahkan berkas dugaan konspirasi jahat yang diduga dilakukan oleh para oknum yakni Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumbawa, Pengadilan Negeri (PN) Sumbawa dan penggugat Ali Bin Dahlan. 

Dalam keterangannya saat konferensi pers di Kantor Kejati NTB, Abdul Hatab mengatakan bahwa, oknum ketua Pengadilan Negeri Sumbawa diduga telah menyalahgunakan wewenang mencairkan anggaran konsinyasi yang belum ada putusan tetap (inkracht) dari Mahkamah Agung (MA). 

"Saat ini penggugat dan tergugat sedang mengajukan Akta permohonan kasasi elekteronik dengan No.3/Pdt.G/2024/PN.Sbw di Mahkamah Agung Republik Indonesia," ujar Hatab. 

Hatab menyebutkan bahwa, PN Sumbawa telah melakukan pencairan anggaran konsinyasi tersebut, sementara pada penetapan PN Sumbawa No 4/PDT.P.KONS/2016/PN.Sbw, sudah ada penetapan nama termohon masing - masing penerima konsinyasi. Bukan di cairkan atau diterima untuk satu orang saja. 

Hatab menduga ada persekongkolah jahat yang luar biasa yang dilakukan oleh oknum Kepala BPN Sumbawa dan Oknum ketua PN Sumbawa, yang dimana oknum-oknum tersebut, telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan cara memberikan surat rekomendasi atau surat pengantar oleh BPN Sumbawa yang ditujukan kepada Ketua PN Sumbawa. 

Adapuun isi surat rekomendasi tersebut yaitu "Permohonan Ganti Kerugian berdasarkan Putusan Kasasi No.1299/PDT K/2023 dan terterah nomor nominatif masing-masing penerima konsinyasi. Sementara didalam surat rekomendasi permohonan ganti kerugian tersebut, telah tercantum nomor nominatif atas nama SRI Marjuni Gaeta, Syaifuddi, Alimuddin 1, Alimuddin 2, dan Supardi. 

"Namun faktanya PN Sumbawa hanya menyerahkan uang konsinyasi tersebut kepada Ali BD, bukan kepada nama-nama yang tercantum dalam nomor nominatif," tegasnya. 

Selanjutnya Hatab menanyakan terkait keputusan Kasasi No 1299/PDT.K/2023.

Apakah putusan tersebut ada kaitan dengan termohon penerima konsinyasi yaitu Sri Marjuni Gaeta, Syaifuddin, Alimuddi 1, Alimuddin 2 dan Supardi. 

"Kalau memang putusan kasasi No. 1299/PDT.K/2023 dinyatakan inkracht dan berkekuatan hukum tetap, ada apa? dan kenapa? Ali BD melalui kuasanya menggugat Sri Marjuni Gaeta dkk di PN Sumbawa dengan perkara nomor 3/Pdt.G/2024/PN.Sbw. Dan saat ini antara penggugat dan tergugat sedang mengajukan Kasasi di MA," beber Hatab. 

"Konsinyasi dicairkan sebanyak 2 kali dengan nominatif yang sama yakni nomor 87, dicairkan pada tanggal 19 September 2015 sebesar Rp.54.332.521, dan pada tanggal 7 September 2023 sebesar Rp.54.332.521," lanjutnya. 

Anehnya lagi, penerima konsinyasi SHM No.1740 atas nama Alimuddin yang tidak ada kaitannya antara pengugat maupun tergugat dengan lokasi yang berbeda, turut dicairkan oleh PN Sumbawa dan diberikan kepada Ali BD melalui kuasa hukumnya. 

"Artinya ini suatu persekongkolan jahat yang sangat terorganisir dalam merampok hak orang lain," geram Hatab

Berdasarkan fakta yuridis lapangan dan fakta yuridis gambar obyek SHM No.507 menjadi pertanyaan besar. BPN Sumbawa mengatakan over living SHM 507 dengan SHM No.1180 milik Sri Marjuni Gaeta dkk. Apa dasar hukumnya? Sementara SHM 507 sampai saat tidak pernah dilakukan rekonstruksi pengembalian batas oleh BPN Sumbawa. 

"Dari tahun 2014 sampai saat ini saya minta SHM 507 dilakukan rekonstruksi pengembalian batas seperti SHM 1180, 1181, 1184, 1188, 1949, 1178 dan 1179, agar SHM 507 tersebut diketahui obyeknya dimana. Namun BPN Sumbawa tidak berani," tegasnya. 

"Kami minta kepada Kepala Kejati NTB untuk segera melakukan Penyelidikan dan Penyidikan terhadap kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran konsinyasi pbangunan jalan Samota dan penyalagunaan wewenang yang dilakukan oleh para oknum yang diduga teibat," pungkasnya. 

Kuasa hukum Sri Marjuni Gaeta H. Iskandar menambahkan bahwa, anggaran konsinyasi yang titipkan oleh Pemda Sumbawa pada PN Sumbawa telah dicairkan 2 tahap yakni pada tahun 2015 dan tahun 2023 dengan nomor nominatif yang sama yakni nomor 87.

"Tahun 2015 dicairkan sebesar Rp.54.332.521, dan tahun 2023 sebesar Rp.54.332.521, dengan nominatif yang sama dan lokasi yang sama serta diterima oleh orang yang sama pula yakni Ali BD. Pencairan ditahun 2015 mendahului penetapan konsinyasi. Sementara konsinyasi 2016 namun uang tersebut diterima pada tahun 2015," ungkap H. Iskandar. 

Selanjutnya pada tahun 2023 perkara belum ada keputusan inkracht dari pengadilan siapa pemenang dari konsinyasi tersebut. Namun pihak PN Sumbawa dengan berani mencairkan anggaran konsinyasi dan diberikan kepada pihak Ali BD. 

Sementara itu ditempat yang sama Abdul Hafiz menambahkan, anggaran konsinyasi tersebut belum boleh dicaitkan karena obyek yang dijadikan untuk pembangunan jalan Samota masih dalam sengketa. 

"Siapapun yang merekomendasikan, uang konsinyasi tersebut tidak boleh dicairkan sebum ada putusan hukum tetap antara pihak-pihak yang bersengketa," tegasnya. 

Sementara pihak Ali BD melalui kuasa hukum Basri mengatakan konsinyasi yang diajukan tersebut yakni konsonyasi terhadap jalan Samota soal kepemilikan. Persoalan dicairkannya anggaran konsinyasi tersebut menurutnya merupakan kewenanga dari PN Sumbawa dan berdasarkan rekomendasi dari BPN Sumbawa. 

Disinyalir prematur karena belum ada keputusan yang inkracht, Basri menyangkal dan menyuruh untuk melakukan laporan. 

"Silakan saja melapor, Ali BD tidak gentar," tantangnya.

Basri mengaku bahwa yang diajukan konsinyasi adalah obyek atau tanah disebalah utara. 

"Kami ajukan konsinyasi tanah yang di sebelah utara, namun yang kami terima seperti itu, di selatan juga dicairkan ya kami terima saja dua-duanya," ujar Basri saat diwawancara media. 

"Kita kan terima dari Pemgadilan, yang kami ajukan konsinyasi jalan. Karena di selatan juga di konsinyasi dengan Penko. Begitu kita ajukan dicairkan semua ya kita terima," lanjutnya. 

Menurutnya dimana letak kesalahan pidananya. Karena, lanjut Basri, pihaknya hanya pemohon yang sama-sama konsinyasi dengan obyek yang di utara. Ia menyebutkan ketidak cermatan kemungkinan ada di BPN dan Pengadilan Negeri Sumbawa. 

"Kalaupun kita disuru kembalikan uang konsinyasi itu, ya kita kembalikan. Gak ada masalah kok. Kalau kita dikatakan korupsi, korupsinya diamana? Uang itu ada kok. Kesalahan ada di PN dan BPN, kenapa dana itu dicairkan dan diberikan kepada Kita, karena dikasikan semuanya kepada kita, ya kita terima," pungkasnya. 

Menanggapi pernyataan kuasa hukum Ali BD, Kepala BPN Lombok Tengah Subhan (mantan Kepala BPN Sumbawa) mengatakan telah berkoordinasi dengan Surbini selalu Kabid Pertanahan di Pemda Sumbawa dan Samsul Hidayat di Kantor BPN Sumbawa terkait pengadaan jalan Samota terjadi pada tahun 2014.

"Kapan kasus itu bergulir dan segala macam saya tidak tahu," ungkap Subhan saat ditemui diruang kerjanya di Kantor BPN Lombok Tengah. 

Selanjutnya pada tahun 2023pihak Ali BD melalui pengacaranya mengajukan surat permohonan ke Kantor BPN Sumbawa terkait uang penitipan di Pengadilan Negeri Sumbawa yang dilengkapi dengan semua putusan. 

"Melalui Kasi Samsul Hidayat membuat surat pengantar ke PN Sumbawa, karena penitipan uang itu di PN Sumbawa. Prinsipnya siapa yang menang atas putusan itu dialah yang berhak atas uang yang dititipkan oleh Pemda Sumbawa," ungkapnya. 

"Kami hanya membuat surat pengantar, yang melakukan verifikasi terkait dengan putusan itu ranahnya teman-teman di PN Sumbawa," lanjutnya. 

Dirinya membantah memberikan rekomendasi ke PN Sumbawa, namun menyebutnya sebagai surat pengantar. 

Terkait penyataan Basri yang ingin mengembalikan uang konsinyasi, Subhan menyebutkan bahwa hal tersebut merupakan haknya mereka. 

"Kalau memang uang itu mau dikembalikan itu urusannya mereka, tidak ada urusan dengan saya, dan tidak boleh menyalahkan BPN donk, yang melakukan verifikasi kan PN Sumbawa bukan kami," punkasnya. 

Dalam hal ini Subhan selaku Kepala BPN Sumbawa yang menjabat saat itu tidak mau disalahkan oleh pihak Ali BD, dan dirinya membantah atas pernyataan Basri yang menyebutkan telah memberikan surat rekomendasi oleh BPN Sumbawa. (MDG.01).

Zaidirina Dilantik Sebagai Deputi Bidang Percepatan Fasilitasi dan Perlindungan Kesejahteraan BP Taskin.

Jakarta - Mediadinamikaglobal.Id || Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) memperkuat struktur organisasinya dengan melantik Zaidirina deputi baru yang akan memimpin koordinasi lintas kementerian atau lembaga dan mempercepat pelaksanaan program di tingkat daerah di Jakarta, Senin 02 Juni 2025.

Zaidirina, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Transmigrasi Provinsi Lampung, dilantik sebagai Deputi Bidang Percepatan Fasilitasi dan Perlindungan Kesejahteraan BP Taskin. 

Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko saat ditemui seusai pelantikan di mengungkapkan pelantikan  pejabat baru tersebut merupakan bagian dari strategi memperkuat tata kelola kelembagaan dan mempercepat respons terhadap kebutuhan riil masyarakat miskin di berbagai daerah.

"Kami sudah mendapat banyak permintaan dari kabupaten/kota dan provinsi agar segera turun ke lapangan. Dengan adanya deputi ini, kerja BP Taskin akan lebih rapi, terkoordinasi, dan cepat dieksekusi,” kata dia.

Menurutnya, Deputi Bidang Fasilitasi akan fokus pada koordinasi antar-instansi pemerintah pusat, sementara Deputi Bidang Pemberdayaan akan mengoordinasikan program langsung ke masyarakat, terutama melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan desa.

Budiman menjelaskan bahwa BP Taskin sejak awal berdiri aktif melakukan kunjungan lapangan ke berbagai komunitas rentan, mulai dari petani kecil, nelayan, hingga warga yang tinggal di bawah kolong jembatan dan ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian masalah yang dihadapi kelompok-kelompok tersebut.

"Kami ingin memastikan bahwa kebijakan pengentasan kemiskinan tidak hanya berhenti di atas kertas, tapi betul-betul menyentuh masyarakat di bawah,” tegasnya. ( Fs/Red)

Polresta Mataram Gelar Upacara Purna Tugas Kompol Putu Pustrika


Mataram, Media Dinamika Global.Id – Suasana haru menyelimuti Lapangan Apel Polresta Mataram saat Upacara Purna Tugas digelar untuk melepas Kompol Putu Pustrika Meiyasa, yang resmi memasuki masa pensiun setelah menjalani karier panjang di Kepolisian. Kompol Putu sebelumnya menjabat sebagai Kasat Tahti Polresta Mataram.

Upacara berlangsung Senin (02/06/2025) dan dirangkaikan dengan acara ramah tamah di Gedung Wira Pratama Polresta Mataram. Hadir langsung Kapolresta Mataram AKBP Hendro Purwoko SIK., MH, didampingi Wakapolresta, para pejabat utama (PJU), para Kasi, perwira, serta ASN Polresta Mataram.

Dalam sambutannya, Kapolresta Mataram menyampaikan bahwa upacara tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi dari institusi kepada personel yang telah mengabdi dengan penuh dedikasi.

 “Upacara ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk penghormatan atas pengabdian dan loyalitas Kompol Putu Pustrika kepada institusi. Beliau telah menunjukkan kinerja luar biasa dan menjadi teladan bagi kita semua,” ungkap AKBP Hendro Purwoko.

Kompol Putu dikenal sebagai sosok perwira yang berintegritas tinggi, berdedikasi, dan selalu menjalankan tugas dengan profesional. Catatan kinerja selama berdinas menunjukkan rekam jejak bersih dan komitmen tinggi terhadap tugas kepolisian.

 “Purna tugas bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari pengabdian di tempat yang berbeda. Kami ucapkan terima kasih dan selamat menikmati masa pensiun bersama keluarga,” tambah Kapolresta.

Acara ramah tamah turut diisi dengan pesan dan kesan dari rekan sejawat, serta penyerahan cenderamata sebagai bentuk kenangan dan penghormatan terakhir dalam dinas aktif.

Momen ini menjadi pengingat bagi seluruh personel Polresta Mataram bahwa pengabdian yang tulus akan selalu dikenang dan dihargai, serta menjadi motivasi untuk menjalani tugas dengan integritas hingga akhir masa dinas. (Surya Ghempar).