Senin, 26 Mei 2025
Selamat !! Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih Penghargaan WTP.
Usai Ijazah Jokowi Dinyatakan Asli, Muncul Desakan Agar Roy Suryo dkk Segera Dijebloskan ke Bui
Jakarta, Media Dinamika Global.id.-- Muncul desakan kepada Polda Metro Jaya untuk segera menjebloskan pakar telematika, Roy Suryo dkk ke penjara. Desakan itu terkait adanya dugaan fitnah jika mantan Presiden Jokowi memiliki ijazah palsu.
Desakan agar penyidik Polri segera menertesangkakan Roy Suryo dkk diluapkan puluhan pendemo saat menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Polda Metro Jaya pada Senin (26/5/2025).
Fauzan Ohorella, Koordinator massa aksi yang mengatasnamakan Aspirasi Milenial Maluku Indonesia (AMMI) itu turut menyinggung soal hasil penyelidikan Bareskrim Polri yang resmi menyetop kasus ijazah palsu Jokowi. Hal itu setelah dinyatakan ijazah S1 Jokowi asli berdasarkan hasil uji di Puslabfor Polri.
"Bahwa Bareskrim Polri telah mengumumkan hasil ijazah milik Jokowi, adalah asli. Ini bisa menjadi dasar untuk penyidik Polda Metro segera jadikan Roy Suryo, Rismon Sianipar, dkk sebagai tersangka dalam kejahatan mereka, yang telah melakukan fitnah keji terhadap Jokowi," ungkap Fauzan.
Diketahui, isu ijazah Jokowi palsu bergulir di media sosial. Sejumlah tokoh seperti Roy Suryo, Dokter Suryo, ahli digital forensik Rismon Sianipar, Wakil Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Rizal Fadillah dan dokter Tifauzia Tyassuma turut dilaporkan atas tudingan menyebarkan fitnah ke Jokowi.
Dalam aksinya itu, Fauzan menyebut alasan para pendemo mendesak Roy Suryo dkk segera ditahan karena telah menjatuhkan nama baik Jokowi terkait isu ijazah palsu.
Puluhan pendemo AMMI saat menggelar unjuk rasa mendesak Polda Metro Jaya menangkap Roy Suryo dkk lantaran diduga telah menyebarkan fitnah soal ijazah palsu Jokowi.
"Ancaman hukumannya jelas di atas 10 tahun. Inilah yang jadi triger untuk kami hadir di markas Polda Metro Jaya, agar segera proses perbuatan melawan hukum Roy, dkk itu," ungkapnya.
Massa aksi juga menepis adanya tudingan jika proses hukum atas ijazah palsu itu karena ada intervensi dari Jokowi.
"Kami menolak asumsi atau opini yang menyebut bahwa Jokowi masih bisa intervensi pihak kepolisian. Maka itu, sekali lagi kami mendesak agar penyidik Polri bisa segera (menetapkan statuskan Roy Suryo CS sebagai tersangka," ujar orator lainnya, Zulham Rahayaan.
Ijazah Jokowi Dinyatakan Asli
Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Polri menyatakan menghentikan penyelidikan terhadap laporan terkait dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo alias Jokowi. Laporan itu sebelumnya dilayangkan oleh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), Eggi Sudjana.
Alasan Bareskrim Polri adalah tidak ditemukannya tindakan pidana dalam kasus tersebut.
"Terkait dengan aduan masyarakat, pertama mereka menyampaikan dumas, kewajiban penyelidik melakukan penyelidikan, namun dari pengaduan ini dapat disimpulkan tidak ada perbuatan pidana, perkara ini dihentikan penyidikannya," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro di Bareskrim Polri, Kamis (21/5/2025).
Djuhandhani menjelaskan, bahwa pihaknya telah menyampaikan fakta-fakta terkait kepemilikan ijazah Jokowi dari tingkat SMA sampai kuliah di Fakultas Kehutanan UGM.
"Yang tadi kami sampaikan setelah itu kami akan melaksanakan memberikan kepastian hukum, kepastian hukum apa seperti yang disampaikan saat rilis bahwa tidak ada ataupun tidak ditemukan peristiwa pidana," katanya.(Tim MDG)
Bupati Bima Buka Muscab Ke-7 IBI
Bima NTB, Media Dinamika Global.id. -- Pemukulan Gong oleh Bupati Bima Ady Mahyudi menandai dimulainya Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-7 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Bima Tahun 2025 Sabtu (24/05/2025)di Gelanggang Olahraga (GOR) 7 Brother Woha.
Muscab yang mengusung tema, " "Satukan Langkah Dalam Transformasi Kesehatan untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti" tersebut dihadiri pula oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bima, Ketua TP. PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti Ady Mahyudi, Ketua GOW Ny. Anita H. Irfan, Ketua DWP Persatuan Fitriani Linggi Ardi, Ketua PD IBI NTB Hj Rokhliana, S.ST., S. Keb.,Bd., MM dan Unsur Muspika kecamatan Woha dan Belo.
Bupati Ady Mahyudi dihadapan Ketua IBI Kabupaten Bima Bidan Sitha Isa Arrahwati, S.ST dan jajaran pengurus dalam sambutannya mengungkapkan, tema yang diusung mencerminkan wujud komitmen pada bidan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan yang profesional.
“Musyawarah cabang hari ini dapat menjadi momentum yang menghasilkan kepemimpinan dan pengurus yang solid, profesional dan mampu bersinergi dengan pemerintah serta organisasi lain”. Harapnya.
Pemerintah daerah meyakini, IBI memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan anak serta menurunkan prevalensi stunting. Imbuh Bupati.
Menutup arahannya, Bupati Ady Mahyudi berharap agar IBI Kabupaten Bima dapat menjadi garda terdepan dalam setiap kegiatan kemanusiaan yaitu termasuk dalam membantu memberikan dukungan baik secara tenaga moril maupun materiil dalam penanganan korban bencana alam yang terjadi di Kabupaten Bima.
Sebelumnya, Ketua IBI NTB Hj Rokhliana S.ST., S.Keb., Bd., MM dalam sambutannya menyatakan komitmen dan kesiapan mendukung semua program kerja IBI dan Program pemerintah Kabupaten Bima.
Hj. Rokhliana mengajak para pengurus untuk senantiasa menjaga organisasi, merawat dan menumbuh kembangkan dengan baik, semoga Musyawarah Cabang ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Bima ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat dan memberikan solusi terhadap berbagai tantangan yang ada serta menguatkan langkah kita bersama untuk mewujudkan visi dan misi IBI”. Ucapnya.(Sekjend MDG)
Desa Monta Gelar MUSDESUS Pembentukan Koperasi Merah Putih
Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Desa Monta Kecamatan Monta Kabupaten Bima melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (MUSDESUS) guna pembembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Senin, (26/05/25)
MUADESUS ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Penguatan Koperasi di Pedesaan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Monta, Pendamping Desa, Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, Kader Posyandu, Kader PKK, pelaku UMKM, Babinsa, Babinkamtibmas dan warga Desa Monta
Dalam MUSDESUS, dibahas beberapa hal penting terkait pembentukan koperasi, antara lain Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Struktur Organisasi, Program Kerja, serta Pemilihan Pengurus.
Warga desa secara aktif berpartisipasi dalam memberikan masukan dan saran demi terwujudnya koperasi yang kuat dan berkelanjutan.
Pembentukan Koperasi "Merah Putih" diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Monta, hal lain juga akan diharapkan menjadi wadah bagi warga untuk mengembangkan usaha, mengakses permodalan, dan memasarkan produk unggulan lokal maupun yang ada sekitarnya.
Musdesus Pembentukan Koperasi Merah Putih merupakan momentum penting dalam memperkuat ekonomi desa melalui semangat kebersamaan dan gotong royong. Maka momen ini juga akan membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhannya, sehingga Pemerintah Desa bisa merumuskan kebijakan-kebijakan yang sesuai dengan kepentingan masyarakat.
Koperasi ini juga diharapkan menjadi simbol kemandirian ekonomi lokal, dan dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat yang tentunya berdiri tegak di bawah panji merah putih mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan bersama.
Berdasarkan hasil MUADESUS yang dilaksanakan, Pemerintah Desa Monta berkomitmen untuk mendukung penuh pelaksanaan Koperasi Merah Putih, agar Koperasi ini berjalan dengan baik dan berkelanjutan.
Selain dukungan moral dari pemerintah desa, dukungan juga diwujudkan melalui pendampingan, pelatihan, dan fasilitasi akses permodalan. Sehingga melalui kerjasama dan partisipasi aktif seluruh warga, diharapkan Koperasi "Merah Putih" dapat menjadi motor penggerak perekonomian Desa Monta.
Disisi lain mensukseskan Koperasi Merah Putih ini sebagai salah satu bentuk dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. (MDG 02)
Wali Kota Bima Buka MTQ Ke VI Tingkat Kelurahan Oi Mbo
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur'an Ke-VI Tingkat Kelurahan Oi Mbo Kecamatan Rasanae Timur, bertempat di halaman masjid Al-Kautsar Oi Mbo, pada Minggu (25/05) malam.
Wali Kota Bima didampingi Asisten I Setda Kota Bima, H. Alwi Yasin, Plt. Asisten II Setda Kota Bima, H. Sukarno, Camat Rasanae Timur, Plt. Lurah Oi Mbo, Kapolsek Rasanae Timur, Danramil Rasanae Timur dan Ketua LPTQ Kecamatan Rasanae Timur.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bima H. A. Rahman menyampaikan bahwa MTQ bukan hanya panggung seni membaca alqur'an. Lebih dari itu, MTQ adalah pangggilan rohani bagi kita semua untuk kembali mendekatkan diri kepada nllai-nilai Ilahiyah. MTQ adalah upaya kolektif untuk menanamkan kembali cinta kita kepada Kalamullah, firman Allah SWT yang menjadi pedoman hidup umat islam sepanjang zaman.
"Malam ini, cahaya alqur'an kembali menyala di kelurahan Oi Mbo. Insya Allah cahaya alqur'an akan menyinari hati kita, rumah tangga kita dan lingkungan tempat tinggal kita," ucapnya.
Wali Kota menambahkan, masih sering dijumpai sampah rumah tangga dibuang dipinggir jalan, di sungai, didepan masjid, bahkan disekitar sekolah dan taman bermain anak-anak. Padahal kita semua tahu, sampah tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga membahayakan kesehatan, menyumbat saluran air dan menciptakan bencana lingkungan. Untuk itu, pemerintah Kota Bima tekah menggagas Gerakan BISA.
Ia menegaskan, gerakan Kota Bima BISA bukan hanya jargon, ini gerakan perubahan perilaku masyarakat Kota Bima. Kami ingin tiap warga mulai dari RT, RW hingga semua pihak menjadikan kebersihan dan keindahan lingkungan sebagai budaya.
"Mari kita jadikan semangat alqur'an sebagai energi untuk wujudkan Kota Bima bersih dari sampah dan kekumuhan akibat dari ketidakpedulian," pungkasnya.(Sekjend MDG)
Sekda Kota Bima Ikuti Sosialisasi Percepatan Pemenuhan SDM Kesehatan
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Sekretaris Daerah Kota Bima H. Mukhtar, MH mengikuti Sosialisasi Percepatan Pemenuhan SDM Kesehatan Layanan Kanker Jantung Stroke dan Uronefro (KJSU) dan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di Command Center Kota Bima, Senin, 26 Mei 2025.
Pertemuan yang digelar secara daring ini diikuti juga oleh Asisten I, Inspektur, Kepala Bappeda, Kepala BKPSDM, Kadis Kesehatan, Kabag OPA serta Direktur RSUD.
Program ini sendiri merupakan layanan prioritas Kanker Jantung Stroke dan Uronefro (KJSU) dan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Hal ini sebagai upaya pemerataan dan keadilan bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan tanpa harus lama mengantri ataupun melakukan perjalanan di luar provinsinya untuk mendapatkan layanan tersebut.
Dirjen Ren SDMK Laode Musafin menyampaikan pemetaan distribusi alat kesehatan dimulai sejak januari 2025 hingga 2027. Untuk itu Ia meminta seluruh daerah agar menyiapkan Rumah Sakit dan memastikan spesialis jantung dengan kemampuan kardiologi intervensional.
"Sosialisasi ini untuk berdiskusi memastikan SDM Kesehatan tersedia pada saat alat kesehatan di distribusikan," jelasnya.
Ia berharap apa yang dilakukan ini sebagai bagian dari reformasi pelayanan kesehatan sehingga masyarakat dengan riwayat KJSU mendapatkan pelayanan secara merata.(Sekjend MDG)
Wali Kota Bima Terima Kunjungan Audiensi dari Kepala BPN Kota Bima
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Wali Kota Bima, H. A. Rahman SE, menerima kunjungan audiensi dari Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bima pada Senin (26/5/2025), bertempat di ruang kerja Wali Kota Bima.
Audiensi tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan pengenalan struktur organisasi BPN Kota Bima yang baru. Dalam kesempatan itu, Kepala BPN Kota Bima Hodijah menyampaikan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Bima.
"Kami siap mendukung program pemerintah kota dan memohon arahan dalam pelaksanaan tugas-tugas kami ke depan. Kami juga siap melanjutkan dan memperkuat kerja sama yang telah terjalin selama ini," ujarnya.
Wali Kota Bima menyambut baik kunjungan tersebut dan menekankan pentingnya peran BPN dalam mendukung sejumlah proyek strategis daerah yang sedang dan akan berjalan, terutama yang berkaitan dengan pengadaan dan legalitas lahan.
"Saat ini, Pemerintah Kota Bima tengah menjalankan beberapa proyek pembangunan yang memerlukan dukungan dari BPN dalam hal pengurusan lahan. Selain itu, terdapat pula sejumlah permasalahan lahan yang membutuhkan bantuan dan kolaborasi dari rekan-rekan di BPN," kata Wali Kota.
Beliau juga menyampaikan apresiasi atas dukungan luar biasa dari BPN selama ini, termasuk dalam proses pengamanan dan pengurusan aset milik Pemkot yang sebelumnya merupakan limpahan dari Pemerintah Kabupaten Bima.
Di akhir pertemuan, Wali Kota Bima menyampaikan harapannya agar sinergi antara Pemkot dan BPN terus diperkuat melalui tim atau satuan tugas pengamanan aset daerah yang solid dan responsif terhadap berbagai tantangan di lapangan.(Sekjend MDG)
Sekda Kota Bima Buka Secara Resmi Rapat Forum Perangkat Daerah RKPD Tahun 2026
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Sekretaris Daerah Drs.H.Muhtar M.H., secara resmi membuka Rapat Forum Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bima Tahun 2026. Senin , 26 Mei 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula BAPPEDA Kota Bima dan dihadiri oleh seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, serta perwakilan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Sekda Kota Bima menyampaikan langsung pesan dari Wali Kota Bima bahwa forum ini merupakan tahapan strategis dalam proses perencanaan pembangunan Daerah.
"Melalui forum ini, kita menyelaraskan prioritas pembangunan Daerah dengan usulan program dan kegiatan dari seluruh perangkat Daerah. RKPD tahun 2026 harus mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat secara nyata dan berkelanjutan," ujarnya.
Forum Perangkat Daerah ini menjadi bagian penting dari mekanisme perencanaan partisipatif, guna memastikan sinkronisasi antara kebijakan Pemerintah pusat, provinsi, dan Daerah, serta menjamin tercapainya sasaran pembangunan yang terukur.
Kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan program prioritas dari masing-masing OPD dan sesi diskusi guna menyerap masukan dari peserta forum. Hasil dari forum ini akan menjadi bahan penyempurnaan rancangan awal RKPD sebelum disusun menjadi dokumen final.
Pemerintah Kota Bima berharap, melalui forum ini, tercipta sinergi dan kolaborasi lintas sektor yang semakin kuat dalam mewujudkan pembangunan Kota Bima yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan pada tahun 2026.(Sekjend MDG)
Wali Kota Bima Pimpin Rakor Percepatan Proyek Strategis Nasional
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Wali Kota Bima. H. A. Rahman H. Abidin, SE memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Proyek Strategis Nasional di Kota Bima, diantaranya program NUFReP yang menyangkut pembangunan Drainase Primer dan Kolam Retensi, serta proyek normalisasi sungai program bantuan JICA, bertempat di Aula Parenta kantor Wali Kota, pada Senin, 26 Mei 2025.
Rapat koordinasi percepatan pembangunan PSN di Kota Bima tersebut dihadiri oleh Wali Kota Bima, Sekda Kota Bima, Plt. Asisten Intelejen Kejati NTB, Dr. Iwan Setiawan, SH, M.Hum, Kasi Pengawasan Program Strategis (PPS) Kejati NTB, Thoriq Mulahela, SH, MH, Perwakilan BBWS Nusa Tenggara I Mataram, Kepala Kejaksaan Negeri Raba Bima, Kepala BPN Kota Bima, Hodijah, Kepala Satker SNVT PJSA, Kepala Satker Pelaksana Jalan Nasional Wilayah III Dompu-Bima, Kepala Dinas Perkim dan Pertanahan Kota Bima dan Plt. Kepala Dinas PUPR Kota Bima.
Wali Kota Bima, H. A. Rahman, menyampaikan rapat koordinasi ini dipandang penting, karena menyangkut berbagai program strategis nasional maupun daerah, yang pelaksanaannya menyentuh langsung kehidupan masyarakat Kota Bima.
"Salah satu fokus utama kita hari ini adalah penyelesaian proyek drainase primer dan proses pembebasan tanah milik warga terdampak sebanyak 101 bidang tanah yang harus diproses pemecahan sertifikatnya, normalisasi sungai melayu dan sungai Romo," ujar Wali Kota.
H. Man sapaannya menegaskan komitmennya untuk mensukseskan program strategis nasional di Kota Bima ini berjalan tanpa hambatan dan tanpa masalah. Sehingga proyek ini dapat diselesaikan secara cepat, tepat dan akuntabel.
"Saya yakin dan percaya, jika program nasional ini (normalisasi sungai, drainase primer dan kolam retensi) mampu kita tuntaskan dengan baik, tidak menutup kemungkinan pemerintah pusat akan menghadirkan program-program strategis lainnya di Kota Bima," ungkap Wali Kota.
Ia menambahkan, kita tidak hanya berbicara soal administrasi, lebih dari itu kita bicara tentang amanah dan tanggungjawab kita kepada masyarakat.
"Untuk itu, jika kita bekerja dalam satu gerak langkah, maka berbagai program strategis ini akan mampu kita selesaikan," pungkasnya.(Sekjend MDG)








