Media Dinamika Global

Sabtu, 24 Mei 2025

Bupati Bima Buka Muscab Ke-7 IBI


Pemkab Bima, Media Dinamika Global.id-- Pemukulan Gong oleh Bupati Bima Ady Mahyudi  menandai dimulainya Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-7 Ikatan Bidan Indonesia (IBI)  Kabupaten Bima Tahun 2025 Sabtu (24/05/2025)di Gelanggang Olahraga (GOR) 7 Brother Woha.

Muscab yang mengusung tema, " "Satukan Langkah Dalam Transformasi Kesehatan untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti"  tersebut dihadiri pula oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bima, Ketua TP. PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti Ady Mahyudi, Ketua GOW  Ny. Anita H. Irfan, Ketua DWP Persatuan Fitriani Linggi Ardi, Ketua PD IBI NTB Hj Rokhliana, S.ST., S. Keb.,Bd., MM dan Unsur Muspika kecamatan Woha dan Belo.

Bupati Ady Mahyudi dihadapan Ketua IBI Kabupaten Bima Bidan Sitha Isa Arrahwati, S.ST dan jajaran pengurus dalam sambutannya mengungkapkan, tema yang diusung mencerminkan wujud komitmen pada bidan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan yang profesional.

“Musyawarah cabang hari ini dapat menjadi momentum yang menghasilkan kepemimpinan dan pengurus yang solid, profesional dan mampu bersinergi dengan pemerintah serta organisasi lain”. Harapnya.

Pemerintah daerah meyakini, IBI memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah daerah,  khususnya dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan anak serta menurunkan prevalensi stunting. Imbuh Bupati. 

Menutup arahannya,  Bupati Ady Mahyudi berharap agar IBI Kabupaten Bima dapat menjadi garda terdepan dalam setiap kegiatan kemanusiaan yaitu termasuk dalam membantu memberikan dukungan baik secara tenaga moril maupun materiil dalam penanganan korban bencana alam yang  terjadi di Kabupaten Bima.

Sebelumnya,  Ketua IBI NTB Hj Rokhliana S.ST., S.Keb., Bd., MM dalam sambutannya  menyatakan komitmen  dan kesiapan mendukung semua program kerja IBI dan  Program pemerintah Kabupaten Bima.

Hj. Rokhliana mengajak para pengurus untuk senantiasa menjaga organisasi, merawat  dan menumbuh kembangkan dengan baik, semoga Musyawarah Cabang ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Bima ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat dan memberikan solusi terhadap berbagai tantangan yang ada serta menguatkan langkah kita bersama untuk mewujudkan visi dan misi IBI”. Ucapnya.(Sekjend MDG)


Hari Kedua Kongreswil, MIO NTB Kunjungi Wisata Sesaot

Ket: MIO INDONESIA NTB, foto: Surya Ghempar.

Mataram, Media Dinamika Global.Id - Rombongan Media Independen Online Indonesia provinsi Nusa Tenggara Barat (MIO INDONESIA NTB) melakukan kunjungan di Destinasi Wisata Sesaot bertempat di Desa Buwun Sejati kecamatan Narmada kabupaten Lombok Barat. Sabtu, (24/05/25).

Kunjungan destinasi Wisata Sesaot ini merupakan bagian dari Kegiatan Kongres wilayah Ke-I DPW MIO INDONESIA NTB, sesuai dengan random acara Kongreswil.

Ketua Panitia Kongreswil Pertama DPW MIO INDONESIA NTB Syuryadin mengatakan, kemarin hari Jum'at, 23 Mei kemarin kita telah melaksanakan Kongreswil Pertama DPW MIO INDONESIA NTB, Alhamdulillah berjalan dengan lancar dan sukses.

"Dalam Kongreswil tersebut, kini Feryal Mukmin Pratama kembali menahkodai Ketua DPW MIO INDONESIA Provinsi NTB periode 2025-2030," ucap Syuryadin disapa Surya Ghempar.

Menurut dia, kenapa kami panitia memilih berkunjung Destinasi Wisata Sesaot kerena yang menghadiri Kongreswil masing-masing Ketua DPD Se-NTB dan jajarannya. Pasalnya, Destinasi Wisata Sesaot akan menjadi study banding agar teman-teman dari Pulau Sumbawa, terutama kabupaten Bima, kota Bima, Dompu, bahkan Sumbawa Barat pasca mereka kembali nanti bisa memberikan edukasi kepada masyarakat dan pemerintah tentang tata kelola Wisata yang baik dan bagus.

"Inikan akan menjadi oleh-oleh teman-teman MIO INDONESIA NTB ketika kembali nantinya, dimana Destinasi Wisata Sesaot ini, asyik dan bagus sehingga kami membawa teman-teman MIO disini," tutur Surya Ghempar.

Sementara, Ketua DPW MIO NTB terpilih menyebutkan kegiatan hari kedua kongreswil DPW MIO INDONESIA Provinsi NTB untuk mempromosikan Destinasi Wisata lokal yang ada di Lombok Barat.

"Juga sebagai ajang untuk silaturahmi, solidaritas, kekompakan, dan kebersamaan MIO NTB," ujar Feryal MP.

Lanjut demisioner terpilih ini, kunjungan ini sebagai reflesing kerena kemarin melakukan Kongres seharian. kegiatan santai tidak terlalu formal ini untuk mensasar sejumlah wisata di Pulau Lombok.

"Saya melihat di pulau Sumbawa pariwisata maupun destinasi lokal masih jalan ditempat," tutur Feryal MP.

Ketua DPW MIO NTB terpilih ini berharap kepada teman-teman MIO, bagaimana konsep pariwisata atau destinasi yang ada di Lombok khususnya di sesaot menjadi contoh kerena destinasi Sasaot saat ini memang menjadi spot pariwisata didominasi oleh para pengunjung.

"Untuk teman-teman Bima, Dompu, dan Sumbawa ketika pulang nantinya ke daerah masing-masing agar mendiskusikan kepada masyarakat bagaimana konsep tata kelola pariwisata dan distinasi yang baik untuk mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan ekonomi masyarakat melalui UMKM," harap Feryal MP.

Yakin dan percaya, sambung Feryal MP, silahkan teman-teman mendiskusikan konsep tata kelola pariwisata dan destinasi wisata lokal, pasti masyarakat, DPRD dan pemerintah daerah agar terketuk hatinya kerena bagian membangun daerah dan menjadi aicon daerah.

"Jikalau pariwisata berkembang maka akan menjadi pariwisata yang go nasional bahkan internasional," pungkas Feryal Ketua DPW MIO INDONESIA NTB dan juga Pemimpin Redaksi Media Siarpost.com. (Surya Ghempar).

Gegana Lampung Pastikan Keamanan Agenda Kunjungan Investor Ke SRS Taman Nasional Way Kambas.

Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Detasemen Gegana Satbrimobda Lampung Pastikan keamanan dengan laksanakan Sterilisasi ( Team Jibom dan KBR) di Lokasi Kunjungan Warga Negara Asing (Investor) ke Suaka Rhino Sumatra Taman Nasional Way Kambas Lampung Timur. Sabtu 24 Mei 2025

Kegiatan ini menindaklanjuti Surat Permintaan Kapolres Lampung Timur dan Perintah Kapolda Lampung Nomor: SPRIN/1039/V/PAM.3.2./2025 tanggal 24 Mei 2025 tentang Sterilisasi Kunjungan Warga Negara Asing (Investor) di Way Kambas kepada personel Detasemen Gegana khususnya Unit Jibom dan KBR untuk melaksanakan Giat Pengamanan.

dan Sterilisasi sebagai protap awal dan SOP dalam setiap pelaksanaan pengamanan VIP dan VVIP para Investor di Suaka Rhino Sumatra Taman Nasional Way Kambas Lampung dalam arahan Dansar Brimob Polda Lampung KBP Yustanto Mujiharso

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada tamu VIP/ VVIP dan Pejabat Negara pada saat sebelum, saat berlangsungnya acara hingga selesainya acara kunjungan para Investor di dari hal- hal yang tidak di inginkan.

 “Kegiatan Pengamanan Strerilisasi Jibom dan KBR dilaksanakan sesuai dengan SOP demi kelancaran dan keamanan kunjungan para investor tepatnya dari mulai tiba di lokasi sampai dengan meninggalkan Taman Nasional Way Kambas ,” terang Danden Gegana Kompol Yonny. 
( Fs/Red) 

Pengunjung Sasaot: Destinasi Menarik dan Ekonomi Masyarakat Meningkat

Ket : Nurajizah dan kawan-kawannya, Foto : Bang Is Karyanto.

Lombok Barat, Media Dinamika Global.Id - Sasaot, sebuah Desa wisata bertempat di Desa Buwun Sejati, kecamatan Narmada kabupaten Lombok Barat yang menarik perhatian banyak pengunjung. Dikenal dengan keindahan alamnya dan kekayaan budayanya.

Desa Wisata Sasaot menjadi salah satu destinasi favorit dan  memberikan dampak positif pada ekonomi masyarakat setempat.

Pengunjung Wisata, Nurajizah asal Bima mewakili teman-temannya, ia menyebutkan bahwa saat kami tiba di wisata Sasaot disambut oleh panorama alam yang menakjubkan. Hamparan pepohonan rindang, dan aliran sungai yang jernih menciptakan suasana yang tenang. Aktivitas seperti trekking dan fotografi menjadi pilihan utama bagi banyak pengunjung, yang ingin menangkap keindahan alam dan suasana tenang dan nyaman.

"Mata airnya jernih, keindahan bagus, pelayanan, dan keamanan pun aman," ucap Nurajizah mahasiswa Universitas Negeri Mataram (Unram) saat di wawancara langsung awak media ini. Sabtu, (24/05/25).

Ket: kawan-kawannya Nurajizah, foto: Bang Is Karyanto.

Kalau untuk Dampak Ekonomi bagi Masyarakat, lanjut Mahasiswa Unram ini, Kunjungan wisatawan memberikan kontribusi terhadap ekonomi lokal secara tidak langsung. Para pedagang kecil mendapat peluang untuk menjual produk mereka untuk meningkatkan ekonomi setempat.

"Usaha para pedagang lokal berkembang dan menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat Sasaot," tutur perempuan asal Bima ini.

"Ia, kami menyaksikan langsung bagaimana masyarakat desa Sasaot mendapatkan penghasilan dari wisatawan. Banyak yang menjual berbagai menu makanan. Ini tidak hanya meningkatkan ekonomi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja bagi warga," terangnya.

Ditambahkannya, Izah merasa bangga bisa berkontribusi pada perekonomian lokal sambil menikmati keindahan alam dan budaya yang kaya di Desa Wisata Sasaot ini.

"Desa Sasaot adalah salah satu contoh Desa destinasi wisata yang sungguh luar biasa," pungkas Izah.

Foto: Pedagang asal desa setempat yang jual di area Wisata Sasaot.

Sementara, salah satu pedagan asal Desa setempat mengatakan kalau penghasilan pendapatan dagangan kami disini tergantung remenya pengunjung, saat sepi pengunjung kami mendapatkan kurang lebih sebesar Rp. 1.000.000 (Satu juta).

"Ia, kami berharap kepada para pengunjung untuk tidak membawa bekal sendiri, tentu tidak akan membeli makanan ataupun minuman kepada, kerena sudah membawa bekal sendiri," ucapnya.

Disinggung fasilitas, ia mengatakan, kami masih kurang yaitu mushollah dan kamar ganti. "Semoga ini harapan kami direalisasikan oleh pemerintah," tutupnya. (Surya Ghempar).

Air Bersih, Jalan Tani, Sebab Jalan Belum Aspal Di Desa Doridungga Kecamatan Donggo


Adi Desa Doridungga, Kecamatan donggo, Kabupaten Bima, NTB saat diwawancara media Dinamika global, Sabtu (24/5/2025).

Donggo NTB, Media Dinamika Global.id. – Warga Kampung manggena'e, Desa doridungga, Kecamatan donggo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengaku belum merdeka walaupun Indonesia sudah merdeka.

Pengakuan warga tiga kampung itu bukan alasan. Betapa tidak, warga di bagian pedalaman Kabupaten Bima itu, selama 74 tahun Indonesia merdeka belum menikmati infrastruktur dasar seperti jalan jalan beraspal, listrik, air minum bersih.


Hingga kini, jalan menuju air kangga ini belum dirabat apalagi diaspal. Sama sekali belum ada perhatian pemerintah. Begitu pula dengan air minum, mereka masih mengandalkan air hujan.

Sementara untuk penerangan malam hari, mereka mengandalkan lampu obor/senter. Lalu, untuk telepon, mesti berjalan kaki sejauh 70 kilometer.


“Negara ini sudah 74 tahun merdeka. Tetapi kami belum menikmati kemerdekaan itu. Kami di sini sama sekali belum merdeka,” ungkap adi warga kampung manggena'e kepada media ini Sabtu 24 Mei 2025.

“Jalan air kangga sama sekali belum diperhatikan. Kondisinya sangat buruk. Kami di sini juga belum masuk listrik tempat tersebut, air minum bersih, dan sinyal telepon. Inilah mengapa kami merasa belum merdeka. Kami juga tidak tahu. Apa alasan kami di sini dianaktirikan pemerintah,” sambung adi.


Ia mengungkapkan, puluhan tahun warga ketiga dusun itu sangat merindukan perhatian pemerintah terhadap infrastruktur dasar masyarakat. Tetapi, hingga kini kerinduan itu tidak pernah direspon pemerintah daerah selama ini.

“Selama ini juga kita pasrah saja dengan keadaan ini. Sulit sebenarnya, hanya mau bagaimana. Mau teriak, teriak kepada siapa dan melalui siapa,” ungkap adi.


“Kalau bisa, kepada bapak Pemerintah daerah, tolong perhatikan kami di sini. Kami juga warga Indonesia. Di sini kami diabaikan oleh pemerintah daerah,” lanjutnya.

Sementara itu, Adi warga kampung manggena'e menuturkan saat kampanye pada tahun 2024 lalu, Bupati dan Wakil Bupati bima harus konsisten melihat jalan, air minum bersih, dan listriknya di air sori kangga kecamatan Donggo.


“Itu janji mereka saat kampanye di sini. Sekarang kami tuntut itu semua. Tolong perhatikan sinyal, jalan raya, air minum bersih, dan listrik. Tolong tulis ini teman-teman dari media. Sampai di mana saja. Biar pemerintah daerah buka mata melihat penderitaan kami di sini,” tutur Adi.

Ia mengungkapkan, akibat tidak diperhatikan infrastruktur jalan, warga 3 dusun di Desa doridungga Kecamatan donggo.


Ia menyebut, tiga dusun itu memiliki banyak hasil pertanian seperti jagung merah, jambu mente.

“Lumayan hasil tani kita di sini. Hanya kendala di jualnya. Kita mau jual pakai pikul ke desa ini susah sekali. Sengsara sekali,” ungkapnya.


Ia mengatakan, akibat tidak ada listrik belum masuk di lokasi itu, warga hanya mengandalkan lampu pelita /senter untuk penerangan malam.

“Kalau malam, habis makan lampu senter. Mau nyala terus kan pikir dengan minyak tanah juga mahal. Terpaksa, anak-anak sekolah tidak bisa belajar di malam hari. Habis makan mereka tidur saja,” katanya.


Selain itu, ia menyebut lokasi itu sangat terisolasi lantaran tidak ada sinyal telepon. Di sekitar jalan lokasi air kangga memang ada tempat yang ada sinyal, tetapi mesti berjalan kaki sejauh 70 kilometer, baru dapat sinyal.

“Itu pun sampai di atas bukit ada sinyal. Kalau tidak kita pergi dan pulang kosong. Padahal zaman sekarang jalan belum aspal itu butuh sekali. Apalagi masyarakat yang panen jagung. Susah menempuh jalan lokasi hanya kendaraan roda dua saja yang bisa melewati jalan tersebut.


Sementara untuk air bersih, ia mengaku saat ada upacara besar warga sangat susah memperoleh air minum bersih.

“Itu kita harus pikul dari mata air lalu tampung di bak. Di sini mata air banyak, tetapi kendalanya belum dimanfaatkan. Sehingga kami masih terus minum langsung dari sumbernya air hujan dan air sungai,” ungkap adi.


“Harapan kami ke depan, bisa bebas dari keterisolasian ini. Itu saja. Kami minta pemerintah daerah perhatikan infrastruktur dasar ke wilayah ini,” sambungnya.

Pantauan media ini, sekitar tujuh puluh kilometer jalan dari dusun rade Maju manggena'e menuju sori kangga, dan sangat memprihatinkan. Jalannya belum dirabat dan diaspal.





Tampak lubang menganga hampir di setiap titik. Akibatnya, kendaraan roda dua yang melewati jalan itu tidak bisa diboncengi. Kendaraan pun hanya bisa melaju dengan kecepatan gigi satu dan ekstra hati-hati.

Akibat jalan yang amat parah tersebut, kendaraan roda dua yang lewat sering kali jatuh menyentuh tanah. Tak sedikit pengendara yang terluka saat melintas jalan itu. Apalagi, jika baru pertama kali menyusuri ruas jalan tersebut.(Sekjend MDG)


Jumat, 23 Mei 2025

DPRD Kota Bima Gelar Kegiatan Rapat Dengar Pendapat Dengan Warga Kelurahan Nitu


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.--Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bima gelar kegiatan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Warga Kelurahan Nitu Kecamatan Raba Kota Bima Jum’at (23/5).


RDP dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih, SH berlangsung di ruang rapat Banggar DPRD Kota Bima.

Ada dinamika yang “hangat” dalam RDP tersebut yakni dengan lantang warga Kelurahan Nitu meminta Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Bima untuk segera menghadirkan Jaringan Internet di Kelurahan Nitu karena sudah dijanjikan oleh pemerintah itu sendiri.

Aspirasi lainnya disampaikan bahwa warga Nitu sangat membutuhkan Lampu Penerang Jalan (LPJ) untuk membantu penerangan dimalam hari.

Warga Nitu merasa “Dianaktirikan” oleh pemerintah Kota Bima sehingga mereka bersatu mendatangi gedung Dewan untuk menyampaikan aspirasinya.

“Kami terisolir dari jangkauan jaringan internet, apa lagi mau mengupdate informasi perkembangan terkini, sangat sulit bagi kami” ujar Salah seorang Warga Peserta RDP.

Diruang Dewan Rakyat menggugat pemerintah dalam hal ini dikhususkan pada Dinas komunikasi informatika kota Bima untuk sesegera mungkin memasang jaringan internet di Kelurahan Nitu.

Di momentum RDP Kepala Dinas Kominfotik Kota Bima Drs H Mahfud M.Pd menyampaikan bahwa upaya dan ikhtiarnya sudah lama untuk memperhatikan soal jaringan internet di Kelurahan Nitu.

“Sudah lama kami ajukan ke PT Indosat, namun hingga kini belum ada kabar dari pihak Indosat” ujar Mahfud.

Mahfud berjanji manis di hadapan warga masyarakat Nitu bahwa dalam waktu dua bulan ini Pemerintah Kota Bima akan segera memasang jaringan internet di dua titik.

“Berikan waktu kami dua bulan ini untuk memasang jaringan internet di dua titik , yakni di Nitu I dan di Nitu II sekaligus memasang CCTV di dua titik tersebut ” demikian janji manis Mahfud.

Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih, SH dengan tegas me “warning” pihak pemerintah dalam hal ini Dinas Kominfo Kota Bima segera realisasikan janjinya untuk kemaslahatan warga masyarakat.

Syamsurih pun dengan tegas mempertanyakan pagu anggaran yang disiapkan Kominfo untuk soal jaringan Internet di Nitu.

Diruangan RDP itupun terjadi tanya jawab yang sangat menegangkan antara Ketua DPRD Kota Bima dengan Kepala Dinas Kominfo Kota Bima.

Syamsurih pun dengan lantang pertanyakan anggaran pemasangan Starlink di dua lokasi yang disampaikan oleh Kadis Kominfo.


Apakah anggaran pemasangan jaringan internet ini tidak terpengaruh ditengah efisiensi anggaran ? Tanya Ketua Dewan pada Kadis Kominfo ? “Tidak sama sekali pak Ketua,” jawab Mahfud Kadis Kominfo dengan sedikit agak tegang

Kemudian Ketua DPRD Syamsurih pun susul dengan pertanyaan Pagu anggarannya.

“Terus Berapa pagu anggaran yang disiapkan”? “Dua ratus sebelah juta rupiah” Jawab Mahfud.

Syamsurih Desak Dinas Kominfotik Kota Bima menepati janjinya, karena selama ini warga Nitu benar-benar terisolir dari jangkauan jaringan internet.

“Segera tepati janjinya pada warga masyarakat Kelurahan Nitu” Demikian warning Syamsurih Ketua DPRD Kota Bima pada Mahfud Kadis Kominfo. (Sekjend MDG)


Momen Pembukaan Muscab Ke-7 IBI, Bupati Bima Berharap Bisa Menjadi Garda Terdepan Setiap Kegiatan Kemanusiaan


Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Pemukulan Gong oleh Bupati Bima Ady Mahyudi menandai dimulainya Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-7 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Bima Tahun 2025 Sabtu (24/05/2025) di Gelanggang Olahraga (GOR) 7 Brother Woha.

Muscab yang mengusung tema, " "Satukan Langkah Dalam Transformasi Kesehatan untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti" tersebut dihadiri pula oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bima, Ketua TP. PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti Ady Mahyudi, Ketua GOW Ny. Anita H. Irfan, Ketua DWP Persatuan Fitriani Linggi Ardi, Ketua PD IBI NTB Hj Rokhliana, S.ST., S. Keb.,Bd., MM dan Unsur Muspika kecamatan Woha dan Belo.

Bupati Ady Mahyudi dihadapan Ketua IBI Kabupaten Bima Bidan Sitha Isa Arrahwati, S.ST dan jajaran pengurus dalam sambutannya mengungkapkan, tema yang diusung mencerminkan wujud komitmen pada bidan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan yang profesional.

“Musyawarah cabang hari ini dapat menjadi momentum yang menghasilkan kepemimpinan dan pengurus yang solid, profesional dan mampu bersinergi dengan pemerintah serta organisasi lain”. Harapnya.

Pemerintah daerah meyakini, IBI memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan anak serta menurunkan prevalensi stunting. Imbuh Bupati. 

Menutup arahannya, Bupati Ady Mahyudi berharap agar IBI Kabupaten Bima dapat menjadi garda terdepan dalam setiap kegiatan kemanusiaan yaitu termasuk dalam membantu memberikan dukungan baik secara tenaga moril maupun materiil dalam penanganan korban bencana alam yang terjadi di Kabupaten Bima.

Sebelumnya, Ketua IBI NTB Hj Rokhliana S.ST., S.Keb., Bd., MM dalam sambutannya menyatakan komitmen dan kesiapan mendukung semua program kerja IBI dan Program pemerintah Kabupaten Bima.

Hj. Rokhliana mengajak para pengurus untuk senantiasa menjaga organisasi, merawat dan menumbuh kembangkan dengan baik, semoga Musyawarah Cabang ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Bima ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat dan memberikan solusi terhadap berbagai tantangan yang ada serta menguatkan langkah kita bersama untuk mewujudkan visi dan misi IBI”. Ucapnya. (MDG 02)

Ketua MA Sindir Hakim: Gaji Rp23 Juta Pakai Arloji Rp1 M, Enggak Malu


Jakarta, Media Dinamika Dinamika Global.id.-- Ketua Mahkamah Agung (MA) RI Sunarto menyinggung para hakim yang menjalani gaya hidup mewah dengan mengenakan pakaian dan barang-barang mahal.


"Tidak malu, gajinya Rp27 juta, Rp23 juta, pakai LV, pakai Bally, pakai Porsche, enggak malu? Orang melihat gajinya segitu, pakai LV, LV berapa? Sepatu Bally berapa? Rp30 juta. Arlojinya Rp1 M, kok enggak malu?" ungkap Sunarto dalam kegiatan pembinaan yang dilaksanakan di kantor MA RI, Jakarta Pusat, Jumat (23/5).

Kementerian Sekretariat Negara Buka 58 Lowongan Magang hingga 10 Juni 2025, Lulusan SMK-S1 Dipersilahkan Melamar


Jakarta, Media Dinamika Global.id.– Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) kembali membuka pendaftaran program magang tahun 2025 mulai 19 Mei hingga 10 Juni 2025.

Program ini ditujukan bagi siswa SMK serta mahasiswa aktif D3, D4, dan S1, baik yang sudah maupun belum lulus.

Peserta magang wajib menjalani minimal dua bulan magang dalam periode Juli sampai Desember 2025.

Dikutip dari laman resminya, berikut sejumlah posisi magang yang dibuka:


Editor (kreator konten media sosial)


Manajemen pendidikan


Administrasi perkantoran


Analis hukum


Teknisi kendaraan


Tenaga bantuan kesehatan


SMK rekayasa perangkat lunak


Housekeeping dan administrasi


Teknik sipil


Administrasi perkantoran


Teknologi informasi dan jaringan


Arsiparis


Tata boga food & beverage


Desain komunikasi visual


Arsiparis


Asisten konten kreator


Analis politik atau hukum


Manajemen


Manajemen bisnis/ekonomi


Pengelola benda seni


Pengawas gedung dan bangunan


Kehumasan


Editor audio visual


Administrasi dan tata saji


Administrasi dan ketatausahaan


Teknologi informasi dan jaringan


Administrasi umum


Logistik


Pranata komputer


Penerjemah dan penyusun naskah


Analis sistem informasi/IT


Administrasi keuangan


Analis kebijakan


Kesekretariatan


Pengolah data


Asisten asesor


Sebagai catatan, sebuah posisi dapat dibuka di beberapa unit kerja Kementerian Setneg yang berbeda.


Jadwal Magang Setneg 2025


Pendaftaran: 19 Mei-10 Juni 2025


Seleksi unit kerja: 11-120 Juni 2025


Pengumuman hasil seleksi: 23-27 Juni 2025


Alur Pendaftaran Magang Setneg 2025


Buat akun pedaftaran magang di https://olimpus.setneg.go.id


Isi biodata dan unggah dokumen pendukung


Mendaftar pada lowongan yang dibuka


Proses seleksi


Peserta yang lolos atau tidak lolos seleksi akan diberi tahu via email.


Peserta lolos seleksi akan melakukan praktik magang hingga selesai, minimal 2 bulan. Setelah itu, peserta akan diminta mengisi formulir evaluasi penyelenggaraan program. Peserta yang telah menyelesaikan tahap ini kemudian akan mendapat sertifikat magang via platform Olimpus Setneg.


Informasi magang Setneg 2025 periode Juli-Desember lebih lanjut bisa dipantau di akun Instagram @ppkasn.kemensetneg, @kemensetneg.ri, dan situs https://olimpus.setneg.go.id.

Amankan PSU Kabupaten Pesawaran, Brimob Siaga Di Polres Pesawaran.


Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || 1 SSK Personil Gabungan PHH dan Anti Anarkis Sat Brimob Polda Lampung Dpp Danden Gegana Kompol Yonny Kamuda Siaga Di Mako Pesawaran antisipasi Perkembangan PSU Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, Sabtu 24 Mei 2025.

Personil Gabungan akan Bersiaga Beberapa Hari di polres pesawaran menyesuiakan dengan Tahapan Dan Dinamika pelaksanaan PSU di wilayah Kabupaten Pesawaran.

Personil gabungan kami terjunkan Untuk membantu pengamanan PSU Pesawaran, ini adalah bagian dari komitmen polri, khususnya Satuan Brimob dalam mendukung pemilu yang jujur, adil dan damai di seluruh wilayah indonesia, unjar KBP Yustanto Mujiharso yang di wakili Kompol Yonny Kamuda 

Dalam arah Apel pagi Kompol Yonny Kamuda menekankan Agar personil menjaga Netralitas dan Profesionalisme selama menjalankan tugas, ia juga mengingatkan Personil untuk selalu menjunjung tinggi etika kepolisian serta memperkuat kordinasi dengan aparat keamanan setempat dan penyelenggaraan Pemilu guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Jaga nama baik institusi, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan pastikan kehadirin rekan rekan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Tegasnya.( Fs/Red)