Media Dinamika Global

Rabu, 21 Mei 2025

Dandim 1608/Bima Pantau Langsung Validasi Calon Prajurit TNI TA 2025.


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- 20 Mei 2025– Komandan Kodim 1608/Bima, Letkol Inf Andi Lulianto, S.Kom., M.M., memantau langsung pelaksanaan validasi peserta calon prajurit TNI yang mendaftar melalui jalur Secata PK dan Secaba PK TA. 2025. Kegiatan ini dipusatkan di Makodim 1608/Bima dan mencakup seluruh wilayah teritorial Pulau Sumbawa.



Pada hari pertama, proses validasi diikuti oleh peserta dari wilayah Kota Bima dan Kabupaten Bima, dengan jumlah pendaftar mencapai 71 orang untuk jalur Secaba PK dan 46 orang untuk jalur Secata PK. Sementara itu, validasi bagi peserta dari Kabupaten Dompu, Sumbawa, dan Sumbawa Barat dijadwalkan berlangsung pada hari berikutnya. Kegiatan ini meliputi pengecekan administrasi serta pemeriksaan kesehatan awal oleh tim dari Ajenrem, Jasmil dan Kesyah Korem 162/Wira Bhakti.


"Proses validasi ini merupakan tahap awal yang sangat penting untuk memastikan bahwa para calon prajurit memenuhi syarat administrasi dan kesehatan dasar. Kami ingin memastikan seleksi berjalan objektif, transparan, dan akuntabel," ujar Letkol Inf Andi Lulianto di sela-sela peninjauan kegiatan.(Juardin MDG)

Pasar Raya Amahami di Serbu Anggota TNI dan Polri dan Siswa Sekolah


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. Pada Hari Kamis ini, sebanyak 105 orang dari berbagai elemen gabungan yang terdiri dari Anggota Kodim 1608/Bima, Polres Kota Bima, Pemerintah Daerah, dan Siswa/Siswi Kota Bima bergotong royong membersihkan Pasar Raya Amahami di Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Bakti Kodam IX/Udayana yang ke 68. Kamis, (22/05/25)

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat, antara lain Camat Rasanae Barat Fadil, S.STP, Danramil 01/Rasanae Kapten Inf. Seninot. S, Kapolsek Rasanae Barat AKP Suratno, Lurah Dara Hj. Nurkomala, S.E., Kepala UPT Pasar Raya Amahami Arif Rahman, S.E., dan Kabid Operasional Kebersihan DLH.

Kegiatan gotong royong ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Koramil 1608-01/Rasanae, Polsek Rasanae Barat, Pol PP, DLH Kota Bima, siswa-siswi MAN 2 Kota Bima, Ibu Persit KCK Ranting 2/Rasanae, dan warga Lingkungan Dara.

Sasaran kerja gotong royong ini adalah membersihkan saluran air/drainase serta sampah di sepanjang jalan Pasar Raya Amahami. Seluruh peserta melakukan apel pengecekan sebelum memulai kegiatan tersebut, yang dipimpin oleh Kapten Infanteri Seninot Sribakti.


Dalam sambutannya, Danramil menekankan, "Kepada seluruh masyarakat Kota Bima, setelah suksesnya kegiatan gotong royong pembersihan Pasar Raya Amahami ini, mari kita terus jaga kebersihan bukan hanya pasar, tapi seluruh lingkungan kita, karena kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita tingkatkan kesadaran akan pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat. Terima kasih atas partisipasi dan dukungan semua pihak dalam rangka Hari Bakti Kodam IX/Udayana ke-68."

Dengan penuh semangat dan kebersamaan, kegiatan pembersihan Pasar Raya Amahami berjalan lancar dan tertib. Masyarakat dapat merasakan manfaat dari kerjasama ini dalam menjaga lingkungan pasar tetap bersih dan sehat. Semoga semangat gotong royong ini terus terjaga dan memberikan inspirasi bagi masyarakat sekitar.(Pendim1608/MDG 02).

Ketimpangan Bisnis Karbon, Forbina : PT PEMA Masih Merintis, Lembaga Konservasi Sudah Panen


Banda Aceh. Media Dinamika Global.Id.– Direktur Eksekutif Forum Bangun Investasi Aceh (Forbina), Muhammad Nur, mendesak PT Pembangunan Aceh (PEMA) untuk mengambil alih sepenuhnya pengelolaan Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) yang memiliki luas lebih dari 1,8 juta hektare. Menurutnya, pengelolaan kawasan strategis tersebut saat ini lebih banyak dikendalikan oleh lembaga konservasi dan entitas asing melalui skema bisnis karbon yang belum transparan dan mengabaikan kedaulatan daerah.

“Leuser itu milik Aceh. Sesuai UUPA Pasal 150, Pemerintah Aceh punya wewenang atas hutannya. Jangan hanya diberi jatah 100 ribu hektare dalam skema kerja sama. Ini pengerdilan peran Pemerintah Aceh, sekaligus bentuk penipuan publik dengan isu karbon,” kata Muhammad Nur, Kamis (22/5/2025).

Muhammad Nur juga menyoroti adanya proyek Result Based Payment (RBP) REDD+ yang mengalokasikan dana sebesar USD 1,7 juta khusus untuk Provinsi Aceh. Namun, ia menegaskan bahwa dana tersebut tidak dikelola langsung oleh Pemerintah Provinsi Aceh, melainkan disalurkan melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) di bawah Kementerian Keuangan.

“Dana itu tidak bisa langsung diakses oleh pemerintah daerah. Harus melalui lembaga perantara (Lemtara) yang diakui BPDLH. Ada 28 Lemtara yang sudah terdaftar secara resmi, dan salah satunya yang berhasil mendapatkan akses dana tersebut adalah Yayasan PETAI,” ungkapnya.

Ia mempertanyakan mekanisme distribusi dan akuntabilitas dana ini, serta menekankan bahwa skema semacam ini berpotensi menjauhkan manfaat karbon dari masyarakat Aceh.

“Kalau pemerintah daerah tidak diberi akses langsung, lalu siapa yang menentukan arah pemanfaatannya? Masyarakat Aceh tidak boleh hanya jadi objek, mereka harus tahu dan ikut menikmati,” tegasnya.

Muhammad Nur juga mendesak Pemerintah Aceh untuk membangun arsitektur tata kelola hutan yang berdaulat dan berbasis daerah. Menurutnya, BUMD kabupaten harus menjadi aktor utama dalam bisnis jasa lingkungan, bukan hanya penonton.

Selain itu, ia menyoroti peran ganda beberapa lembaga konservasi dalam konservasi dan transaksi karbon, yang dinilainya mengandung konflik kepentingan.

“Sudah saatnya seluruh kerja sama yang berkaitan dengan Leuser diaudit secara menyeluruh. Jika terbukti tidak berpihak pada kepentingan rakyat Aceh, lebih baik dibatalkan,” tegasnya.

Forbina tetap mendukung PT PEMA sebagai entitas bisnis daerah untuk memimpin sektor jasa lingkungan. Namun, ia mengingatkan agar PEMA tidak menjadi alat kepentingan elit atau pihak asing.

“Kalau PEMA serius, jangan hanya kelola 100 ribu hektare. Ambil alih seluruh kawasan 1,8 juta hektare demi kesejahteraan rakyat Aceh,” ujarnya.

Ia juga menyoroti besarnya dana yang telah digelontorkan untuk konservasi, namun minim dampak bagi masyarakat. Pada 2023, Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) menerima dana APBN melalui KLHK sebesar Rp29 miliar. Dukungan donor mencapai Rp89 miliar, ditambah alokasi dari BPJN Aceh sebesar Rp82,3 miliar untuk pembangunan infrastruktur konservasi hingga 2032. Total dana konservasi dan penanganan konflik satwa di Aceh mencapai Rp201,2 miliar, namun konflik satwa seperti kematian gajah masih terjadi.

“Akhiri monopoli konservasi atas nama hutan Aceh. Leuser adalah milik rakyat Aceh, bukan milik segelintir elit karbon,” pungkas Muhammad Nur.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran daerah dalam tata kelola karbon, Forbina juga menyambut baik langkah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang mengeluarkan Surat Edaran Nomor SE.4/MENHUT/SETJEN/KUM.02/05/2025 tentang penundaan sementara pelaksanaan pasar karbon berbasis sektor kehutanan. Muhammad Nur menilai keputusan ini memberi ruang bagi evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pasar karbon dan memberi peluang untuk merancang ulang tata kelola yang lebih adil, transparan, dan berpihak kepada daerah serta masyarakat lokal.(Team)

Laki-laki dan Perempuan Diringkus Satresnarkoba Polres Dompu


Dompu, Media Dinamika Global.Id – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dompu kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Pada Selasa (20/05/2025) sekira pukul 16.30 Wita, Tim Opsnal Satresnarkoba berhasil mengamankan dua terduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu di salah satu rumah di Dusun Lanci 2, Desa Lanci Jaya, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu.

Kedua terduga pelaku berinisial AD (29), laki-laki asal Desa Kempo, Kecamatan Kempo, dan AM (36), perempuan warga Desa Lanci Jaya, Kecamatan Manggelewa, yang diketahui merupakan rekan kerja, diamankan bersama sejumlah barang bukti.

Kasat Narkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., melalui Kasi Humas Polres Dompu AKP Zuharis, S.H., membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pengungkapan berawal dari laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di rumah yang dimaksud.

"Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba segera melakukan penyelidikan di lokasi. Saat kedua target berada di dalam rumah, tim langsung melakukan penggerebekan," ujar AKP Zuharis.

Dalam penggeledahan yang disaksikan oleh warga setempat, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa:

1 klip plastik berisi kristal bening diduga sabu

1 sachet Hemaviton C1000 berisi 4 gulung klip plastik kosong

Beberapa klip plastik kosong

1 alat hisap (bong), 1 gunting

1 dompet berisi uang tunai Rp 650.000

2 unit handphone

Berat bruto: 1,37 gram | Netto: 0,81 gram

Dari hasil interogasi awal, AD mengakui bahwa sabu tersebut berasal dari AM, yang sebelumnya menyimpannya di dalam kelambu dekat tempat duduk mereka. Petugas juga menemukan alat-alat bantu pengemasan dan penggunaan sabu di lokasi kejadian.

Kedua terduga pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Dompu guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas menyampaikan apresiasi atas peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi, serta menegaskan bahwa Polres Dompu akan terus bergerak dalam upaya pemberantasan narkoba.

“Masyarakat diimbau untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari bahaya narkoba dan tidak segan melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran atau penyalahgunaan narkotika,” pungkas AKP Zuharis. (Surya Ghempar).

Polda NTB Gelar Rakernis Penyusunan Anggaran 2026, Dorong Pengelolaan Anggaran yang Efektif dan Transparan


Mataram, Media Dinamika Global.Id – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan tata kelola anggaran yang transparan dan efektif. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Penyusunan Kertas Kerja, TOR, dan RAB Pagu Indikatif Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Melati Ballroom, Lombok Garden Hotel, Mataram, Rabu (21/05/2025).

Kegiatan dibuka langsung oleh Karo Rena Polda NTB, Kombes Pol. Susilo Setiawan, S.I.K., dan diikuti oleh seluruh Kabagren Polres/ta jajaran Polda NTB serta para operator yang bertugas di bidang perencanaan anggaran.

Dalam sambutannya, Kombes Susilo menekankan pentingnya Rakernis ini sebagai sarana untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas personel dalam penyusunan dan pengelolaan anggaran, guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian secara maksimal.

“Rakernis ini menjadi bagian dari upaya kita bersama untuk mengoptimalkan setiap rupiah anggaran yang dikelola. Tidak hanya pada tahap perencanaan, tapi juga pelaksanaan dan pelaporan agar lebih efektif dan akuntabel,” ujarnya.

Adapun penyusunan kebutuhan anggaran untuk Tahun Anggaran 2026 telah dilakukan melalui aplikasi E-JAKSTRA, dengan total usulan mencapai Rp1,86 triliun. Rincian usulan tersebut terdiri dari:

Belanja Pegawai: Rp.936,17 miliar

Belanja Barang: Rp.668,89 miliar

Belanja Modal: Rp.263,18 miliar

Dalam penyusunan Pagu Indikatif ini, digunakan baseline dari alokasi anggaran T.A. 2025 tanpa blokir atau automatic adjustment. Karo Rena juga menegaskan bahwa alokasi perjalan dinas (perjaldis) sebesar Rp5,6 miliar tidak diperkenankan mengalami perubahan akun, mengingat adanya atensi khusus dari Presiden RI terkait efisiensi anggaran perjalanan dinas.

“Kami harap seluruh peserta mengikuti Rakernis ini dengan serius agar dapat meminimalkan kesalahan dan kendala dalam proses perencanaan dan pelaksanaan anggaran ke depan,” tutupnya.

Melalui Rakernis ini, diharapkan Polda NTB dan jajaran mampu menyusun rencana anggaran yang tepat sasaran dan menjadi contoh pelaksanaan anggaran yang efisien dan profesional. (Surya Ghempar).

Tarlawi Bentuk Koperasi Desa Merah Putih, Dorong Peningkatan Ekonomi Warga

BIMA – Mediadinamikaglobal. id || Pemerintah Desa (Pemdes) Tarlawi resmi membentuk Koperasi Desa Merah Putih di aula Paruga To'i, Desa Tarlawi, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Rabu (21/05/2025), sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian warga.  

Pemilihan Pengurus baru Koperasi Desa Merah Putih di aula Paruga To'i Desa Tarlawi

Pembentukan koperasi ini dilakukan melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) yang dihadiri oleh Perwakilan dari Dinas Koperasi Kabupaten Bima, Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, S. Sos, Kapolsek Wawo Iptu Iksan, SH, Danramil 1608-06/Wawo Kapten Inf.Armasyah diwakili Babinsa Desa Tarlawi, Bhabinkamtibmas, Babintrantibum, Kepala Desa Tarlawi Jafar,SH, Sekdes Tarlawi Abdul Hamid, S. Sos, utusan Dinas Peternakan Kecamatan Wawo, seluruh perangkat desa, ketua-ketua RT/RW, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga.

Dalam Musdessus tersebut, dibahas secara detail rencana operasional Koperasi Desa Merah Putih, termasuk contoh jenis usaha yang akan dijalankan, sesuai Inpres Nomor 6 Tahun 2025. 

Diharapkan, dengan adanya koperasi ini, warga Desa Tarlawi dapat memperoleh akses yang lebih mudah terhadap permodalan, pelatihan, dan pemasaran produk-produk unggulan mereka.

Jafar, SH selakuKepala Desa Tarlawi, melalui Sekdes Abdul Hamid,S.Sos, menyampaikan bahwa pembentukan Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah strategis untuk memberdayakan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan.  

"Koperasi ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi warga untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan," ujarnya.  

Ia juga menambahkan bahwa Pemdes Tarlawi akan terus memberikan dukungan dan pendampingan kepada koperasi tersebut agar dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.

Para warga menyambut positif pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Mereka berharap koperasi ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarga mereka.

Keberhasilan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Bima untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan warganya.  

Pemdes Tarlawi berkomitmen untuk terus memantau perkembangan koperasi dan memberikan bantuan yang diperlukan agar koperasi ini dapat berkembang pesat dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Sementara itu, nama- nama pengurus baru dan Dewan Pengawas Koperasi Desa Merah Putih Desa Tarlawi, antara lain :

A. Nama-nama Pengurus Terpilih Kopdes Merah Putih

1. Ketua : Nurdin Senu, S. Pd

2. Wakil Ketua Bidang Usaha : Farida, SE

3. Wakil Ketua Bidang Keanggotaan : Muhasabah, S. Pd

4. Sekretaris : Abdullah, A. Ma,Pd

5. Bendahara : Muhammad Yusuf, S. Pd

B. Nama-nama Dewan Pengawas Kopdes Merah Putih 

1. Ketua : Jafar, SH (Kades Tarlawi) 

2. Anggota : Muhammad Yamin

3. Anggota : M. Said

(MDG05

Prabowo Ungkap Temuan Gas Raksasa, Terbesar se Asia Tenggara


Foto: Doorstop Presiden RI, Prabowo Subianto.

Tangerang, Media Dinamika Global.id.-- Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan penemuan baru berupa ladang gas di Andaman oleh Perusahaan energi asal Abu Dhabi yakni Mubadala Energi menjadi yang terbesar di Asia Tenggara.

Ia pun memproyeksikan temuan gas di Andaman tersebut memiliki potensi mencapai 10 triliun kaki kubik (TCF). Namun demikian, Prabowo tidak memerinci Andaman mana yang dimaksud.

"Di Asia Tenggara mungkin ini ladang terbesar yang selama beberapa puluh tahun. mereka laporkan 10 TCF. luar biasa, ini saya kira 2028-2029 kita akan target kita ya swasembada energi," ujar Prabowo di sela acara Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2025, pada Rabu (21/5/2025).

Sebagaimana diketahui, Mubadala Energy belum lama ini mengumumkan temuan sumber gas jumbo dari sumur eksplorasi laut dalam Tangkulo-1, yang dibor di Blok South Andaman berlokasi sekitar 65-kilometer lepas pantai bagian utara Pulau Sumatera, Indonesia.

Penemuan ini menandai sumur laut dalam kedua yang dioperasikan oleh Mubadala Energy. Sumur Tangkulo-1 dibor hingga kedalaman 3.400 meter di kedalaman laut 1.200 meter, hanya beberapa bulan setelah penemuan besar di sumur Layaran-1, yang masih berada di Blok South Andaman.

Dengan memanfaatkan desain terbaru Drill Stem Test (DST), sumur Tangkulo-1 sukses mengalirkan gas sebesar 47 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) berkualitas dan 1,300 barel kondensat.

Walaupun hasil pengujian terbatas karena fasilitas yang tersedia, namun kapasitas sumur diperkirakan mencapai 80-100 mmscfd dan lebih dari 2,000 barel kondensat.

CEO Mubadala Energi, Mansoor Mohammed Al Hamed mengatakan dengan penambahan kesuksesan Mubadala belum lama ini di sumur Layaran-1, penemuan game-changing ini menjanjikan transformasi lanskap energi Indonesia dan Asia Tenggara serta memperlihatkan bahwa Blok South Andaman menjadi salah satu energy plays yang menjanjikan di dunia.

"Dengan bekerja bersama mitra dan mengerahkan kemampuan teknis yang mendunia, saya meyakini bahwa kami dapat mewujudkan potensi penuh dari blok ini, sejalan dengan komitmen kami guna mendukung tata waktu pengembangan dari pemerintah. Informasi ini menguatkan kemampuan kami untuk berperan aktif di transisi energi melalui strategi berbasis gas," ujarnya.

Menurut Mansoor dengan 80% working interest di Blok South Andaman, Mubadala Energy adalah pemegang net areal terbesar di wilayah lepas pantai bagian utara Pulau Sumatra.

"Sejalan dengan strategi perusahaan yang berbasis gas, sumur Tangkulo-1 merupakan pilar penting dalam narasi rangkaian pengembangan kami, dimana penemuan ini membuka potensi lebih lanjut di bagian selatan dari Blok South Andaman dan mengindikasikan tambahan multi-TCF sumber daya gas prospektif di struktur sekitarnya,"

Adapun, bersama dengan sumur Layaran-1, penemuan ini menambah volume cadangan contingent dan memberikan media bagi Mubadala Energy untuk melanjutkan pertumbuhan organik (organic growth) di wilayah tersebut melalui aktivitas eksplorasi dan appraisal selanjutnya.(Sekjend MDG)

Bupati Bima Tatapmuka dengan Forum Purna Tugas Pejabat


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Di sela padatnya agenda pemerintah daerah, Bupati Bima Adi Mahyudi Minggu (18/05/2025) berkesempatan melakukan tatap muka dengan lintas generasi  yang tergabung dalam Forum Silaturrahim Pensiunan Pejabat Pemkab Bima (FS PPPKB) yang beranggotakan 60 orang di Pendopo Bupati Bima.


Dalam pertemuan dengan purna tugas  Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala OPD hingga mantan Camat tersebut, Bupati Adi Mahyudi mengungkapkan, "sebagai mantan pembantu Bupati  para pensiunan tentu saja akan siap memberikan saran dan pandangan yang bermanfaat bagi kemajuan daerah".


Pada intinya, Bupati dan jajaran Pemerintah daerah sangat berterima kasih dan menyambut dengan tangan  terbuka kontribusi pemikiran dan pandangan dari para purna tugas karena meyakini selama kurang lebih 20 tahun para pensiunan telah meletakkan pondasi dan merintis pembangunan daerah. 


Kami tentu sangat berharap pada berharap kepada para pejabat purna tugas dapat menjadi bagian terpenting dalam membangun Kabupaten Bima selama lima tahun ke depan".  Ungkap Bupati Adi Mahyudi dalam suasana yang penuh kekeluargaan tersebut.
Sebelumnya,  Koordinator FS PPPKB H. Abdul Wahab Usman, SH., M.Si. dalam laporannya kepada Bupati Bima memaparkan cikal bakal lahirnya forum yang dibentuk tanggal 29 April 2024 tersebut.
"Forum ini dibentuk untuk memberi memberikan kontribusi pemikiran dan pandangan-pandangan sebagai dasar bagi pemerintah daerah  dalam merumuskan kebijakan untuk membangun daerah ini". Ungkapnya. 


Senada dengan Wahab, mantan Sekda Drs. H. Masykur HMS yang mewakili para pensiunan tersebut  menyampaikan bahwa meskipun sudah purna bakti, para pensiunan yang tergabung dalam FS PPPKB masih tetap semangat dan berkomitmen untuk tetap mendukung program-program pro rakyat yang dilaksanakan oleh Bupati Bima termasuk program unggulan "Selasa Menyapa". 


Diakhir penyampaiannya H. Masykur atas nama anggota forum  yang  rata-rata dengan rentang usia 59 tahun  - 70 tersebut menyerahkan poin-poin buah pikiran dalam bentuk saran dan masukan bagi Bupati dalam mengawal, membangun Kabupaten Bima yang Bermartabat".(Sekjend MDG)

Harkitnas Tingkat Kabupaten Bima Dihelat di Kecamatan Lambu


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.--  Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Ke-117 tingkat kabupaten Bima yang dipusatkan di lapangan desa Rato Kecamatan Lambu diikuti seluruh pejabat struktural, fungsional OPD serta ASN se-kecamatan Lambu dan Kecamatan Sape. 

Bupati Bima Ady Mahyudi yang membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid mengatakan, tepat di tanggal 20 Mei 2025, kita tidak sekedar memperingati sebuah tanggal dalam kalender nasional.

117 tahun yang lalu, di tengah keterbatasan dan tekanan kolonialisme lahirlah sebuah kesadaran baru yang menyalakan api perubahan melalui pendirian Budi Utomo. Bangsa ini mulai membangun keyakinan bahwa nasib tidak boleh selamanya digantungkan kepada kekuatan asing bahwa kemajuan hanya mungkin dicapai bila kita bangkit berdiri di atas kekuatan kita sendiri kata Bupati


 Dipaparkan Bupati, dalam 150 hari pertama pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran dan Kabinet Merah Putih, pemerintah memulai langkah-langkah yang berangkat dari hal-hal yang paling mendasar, dari kebutuhan yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari rakyat. Karena kami percaya, kebangkitan yang besar itu justru dibangun dari fondasi fondasi yang sederhana, baik di bidang Kesejahteraan sosial, kesehatan, ekonomi dan bidang pengembangan manusia. Terangnya. 

Seluruh upaya ini berpulang pada satu tujuan besar yaitu membangun masa depan yang tidak hanya lebih maju, tetapi benar-benar berpihak pada rakyat. 


Dalam momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini kita meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa. Dan dalam semangat itu pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai Kompas utama kebangkitan nasional - Delapan misi besar untuk menghadirkan perubahan yang benar-benar terasa di tengah kehidupan rakyat.

Mari kita jaga kebangkitan ini dengan semangat yang sama seperti akar pohon yang menembus tanah perlahan tapi pasti, tidak selalu terlihat, namun kokoh menopang kehidupan. 

Karena sesungguhnya, kebangkitan yang paling kokoh adalah kebangkitan yang tumbuh perlahan berakal dalam nilai-nilai kemanusiaan dan berbuah pada keadilan serta kesejahteraan yang dirasakan bersama.

Mari melangkah bersama, dengan langkah yang tenang namun penuh keyakinan, menuju Indonesia yang lebih kuat, lebih adil dan lebih beradab.

Ungkap Bupati yang menutup pidato Menteri Komunikasi dan Digital dalam upacara yang juga dihadiri Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.IK., M.IK, Anggota DPRD Dapil Sape-Lambu, Unsur Forkopimda, Ketua TP.PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti, Sekda Adel Linggi Ardi SE, para Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Kementerian Agama, Kabag, Camat Se-Kabupaten Bima.(Sekjend MDG)

Cegah Aksi Premanisme dan Pungli, Samapta Polres Tulang Bawang Optimalkan Patroli Dialogis di Wilayah Pasar Unit 2.


Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Satuan Samapta Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, mengoptimalkan kegiatan patroli dialogis di tempat-tempat keramaian sebagai bentuk kehadiran personel Polri yang berseragam dinas di tengah masyarakat, guna memberikan rasa aman dan nyaman.

Kegiatan patroli dialogis yang dilakukan oleh personel Satuan Samapta Polres Tulang Bawang ini berlangsung hari Rabu (21/05/2025), pukul 12.30 WIB s/d selesai, di tiga lokasi berbeda yang ada di wilayah Pasar Unit 2, Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang.

"Hari ini, sebanyak 4 (empat) personel kami yang berseragam dinas melaksanakan patroli dialogis di tiga lokasi berbeda yang ada di wilayah Pasar Unit 2, Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya," ucap Kasat Samapta, Iptu Agus Heri Thama Linto, M.Si, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Yuliansyah, SIK, MH.

Lanjutnya, tiga lokasi berbeda yang menjadi sasaran kegiatan patroli dialogis kali ini, yakni pertama di Loket Bus Damri Pasar Unit 2, kedua di Danastra Finance Pasar Unit 2, dan ketiga di Warung Makan Bu Ani Simpang Lima, Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya.

"Patroli dialogis yang rutin petugas kami laksanakan di tempat-tempat keramaian ini, bertujuan untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya aksi premanisme, serta pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," papar perwira dengan balok kuning dua dipundaknya.

Kasat Samapta menambahkan, informasi yang petugas kami dapatkan secara langsung dalam kegiatan patroli dialogis ini, nantinya akan dijadikan bahan analisa dan evaluasi (anev) untuk pelaksanaan kegiatan selanjutnya, sehingga bisa lebih optimal lagi.

"Selama pelaksanaan patroli dialogis, tentunya petugas kami juga tidak lupa mensosialisasikan layanan call center Polri 110 yang bisa diakses 24 jam secara gratis cukup dengan menggunakan telepon selular. Layanan 110 ini bisa digunakan oleh masyarakat untuk melaporkan peristiwa atau kejadian di sekitar mereka dengan cepat dan mudah," imbuh Iptu Linto. (Fs/Red)