Media Dinamika Global

Rabu, 21 Mei 2025

Tinjau Bank Sampah Induk, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Usai bersilaturahmi dengan keluarga besar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima, Wali Kota H. A. Rahman H. Abidin, SE didampingi Wakil Wali Kota Feri Sofiyan, SH melakukan peninjauan langsung ke Bank Sampah Induk milik Pemerintah Kota Bima.

Peninjauan ini dilakukan dalam rangka melihat dari dekat kondisi pengelolaan sampah yang ada saat ini. Meski masih dalam tahap pemantauan, kunjungan tersebut menjadi langkah awal pemerintah dalam merumuskan solusi strategis agar bank sampah tidak hanya berfungsi sebagai sarana pemilahan dan edukasi, tetapi juga memiliki nilai komersial dan dapat berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita sedang mencari skema agar pengelolaan sampah bisa menghasilkan nilai ekonomi. Ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga bagian dari upaya pemberdayaan dan inovasi daerah,” ujar Wali Kota Bima.

Wakil Wali Kota Feri Sofiyan, SH menambahkan, pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular perlu melibatkan masyarakat, komunitas lingkungan, hingga pihak swasta agar pengolahannya bisa optimal dan berkelanjutan.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap Gerakan Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri), yang menjadi salah satu pilar pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Man-Feri.

Pemerintah Kota Bima akan terus mendorong inovasi dan kolaborasi dalam pengelolaan sampah, dengan harapan ke depan, Bank Sampah Induk dapat berfungsi maksimal sebagai pusat pengelolaan sampah terpadu yang ramah lingkungan, ekonomis, dan berdampak luas bagi masyarakat.(Sekjend MDG)

Bersama Warga Kampung Tangsi, Danlanal Mataram Komit Revitalisasi Stadion Malomba Untuk Kepentingan Bersama

Foto: Danlanal dengan Masyarakat.

Mataram, Media Dinamika Global.Id - Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Mataram, Kolonel Marinir A. Hadi Alhasny, S.A.P., S.E., M.Tr. Hanla., M.M., menggelar pertemuan dialogis bersama warga Kampung Tangsi, Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Selasa malam (20/5/2025).

Pertemuan yang berlangsung pukul 20.00 WITA ini dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, Lurah, Camat, hingga anggota DPRD Kota Mataram.

Agenda utama pertemuan adalah klarifikasi dan penegasan dari pihak Lanal Mataram terkait rencana pembangunan dan revitalisasi Stadion Malomba, sekaligus mendengar langsung aspirasi warga yang selama ini merasa kurang mendapatkan informasi.

Dalam sambutannya, Kolonel Hadi menyampaikan permohonan maaf atas minimnya sosialisasi sebelumnya, yang memicu kekhawatiran di kalangan warga. Salah satu isu utama adalah potensi penutupan Jalan Malomba, yang selama ini menjadi akses vital warga Kampung Tangsi.

“Saya tegaskan, tidak akan ada penutupan akses Jalan Malomba. Itu komitmen kami. Revitalisasi ini inklusif dan untuk kepentingan bersama,” ujar Komandan Lanal di hadapan warga.

Lebih jauh, Kolonel Hadi menjelaskan bahwa revitalisasi Stadion Malomba merupakan bagian dari persiapan NTB menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028. Sebagai pembina cabang olahraga air seperti ski air, dayung, dan selancar, Lanal Mataram berperan penting dalam mendukung infrastruktur olahraga daerah.

Adapun fasilitas yang akan dibangun di area Stadion Malomba antara lain:

Pagar keliling stadion dengan tiga akses utama (Jl. Yos Sudarso, Jl. Malomba, dan Jl. Kampung Tangsi)

Lapangan multifungsi (voli, tenis, dan basket)

Lapangan panahan

Kandang rusa dan kuda poni sebagai wahana edukasi

Penanaman pohon eucalyptus untuk penghijauan

Stand UMKM yang bisa dikelola warga sekitar

Gym Center dan Healthy Center yang terbuka bagi prajurit maupun warga Kampung Tangsi

Kolonel Hadi, yang juga atlet panahan, menyampaikan komitmennya untuk membina atlet-atlet muda dari NTB, termasuk dari Kampung Tangsi, khususnya di cabang olahraga air dan panahan.

Warga Kampung Tangsi menyambut baik rencana pembangunan ini, dengan sejumlah catatan dan harapan, antara lain:

Jalan Malomba tetap menjadi akses publik dan tidak dibatasi

Stadion Malomba bisa dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga, keagamaan, dan UMKM warga

Pelibatan aktif masyarakat dalam pembangunan dan pengelolaan fasilitas

“Kami mendukung selama kebermanfaatannya jelas dan tidak mengganggu akses kami,” ungkap salah satu tokoh masyarakat.

Sebagai langkah tindak lanjut, Lanal Mataram berencana melakukan pertemuan resmi dengan Wali Kota Mataram guna menyinkronkan program revitalisasi ini dengan agenda pembangunan Kota Mataram secara keseluruhan.

(Surya Ghempar).

Pengurus Dan Pengawas Kopdes Merah Putih Desa Na,e Sape telah Di Bentuk Melalui Musdesus


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Pemerintah Desa Na,e Kecamatan Sape Kabupaten Bima NTB Bersama BPD dan Unsur Masyarakat Melaksanakan  satu agenda penting dan wajib dilaksanakan yaitu Musyawarah Desa Khusus (MUSDESUS) untuk menyepakati Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sesuai dengan instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 Tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.(Rabu.21 Mei 2025)

Berdasarkan Informasi Pelaksanaan Musdes Khusus Pembentukan Koperasi Desa merah Putih Desa Na,e menjadi Desa Tercepat 6 di Kecamatan Sape dengan Narasumber Langsung dari Pendamping Desa Kecamatan Sape (PD/PLD).



Pantauan awak media Saat Musdesus berlangsung Hadir langsung Kepala Desa Na,e (H.Syahbudin), Sekretaris Desa,Babinsa, Ketua BPD dan Anggota,Pendamping Desa (PD/PLD),dan Unsur Masyarakat.

Kepala Desa Na,e (H.Syahbudin) dalam sambutan nya menyampaikan bahwa terbentuknya Koperasi Desa Merah Putih ini sebagai langkah dan upaya Pemerintah untuk mendorong kemandirian dan bangsa melalui swasembada pangan berkelanjutan sebagai perwujudan Asta cita Kedua Bapak Presiden maka perlu dibentuk yang namanya koperasi Desa Merah Putih dengan rencana target pemerintah sebanyak 80.000 Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia.

Berdasarkan informasi melalui Surat dari Gubernur NTB bahwa pada tanggal 12 Juli 2025 akan dilakukan Launching secara serentak 80.000 Koperasi Desa merah Putih,oleh sebab itu batas akhir bagi desa untuk menyelesaikan pembentukan kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih sampai dengan 30 Juni 2025.dan Alhamdulillah hari ini berkat Koordinasi dan Komunikasi yang baik dengan teman-teman Pendamping Desa akhirnya kami Bisa laksanakan Musdesus  ini,Semoga kegiatan ini bisa kita ikuti sampai selesai.

Kades Juga menyampaikan kepada masyarakat yang hadir bahwa Koperasi Desa Merah Putih adalah Koperasi yang dibentuk ditingkat Desa sesuai instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dengan tujuan untuk mempercepat penguatan ekonomi desa melalui usaha kolektif berbasis kebutuhan lokal seperti Simpan Pinjam,Klinik Desa,Apotek Desa,Gedai Sembako, Logistik dll yang beranggotakan warga yang berdomisili di desa yang sama dan dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk.Ucap Kades.

Pendamping Desa Kecamatan Sape (Arif Budiman,S.Pi) juga menjelaskan tentang maksud dan Tujuan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih dan Tata Cara Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih termasuk Persyaratan Bagi Pengurus dan Pengawas Koperasi sesuai dengan Petunjuk Pelaksanaan Menteri Koperasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 Tentang Pembentukan Koperasi Desa Merah dan Surat Edaran Kementrian Desa  Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2025 Tentang Petunjuk Teknis Percepatan Pelaksanaan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.(Jelas PD Kecamatan Sape)

Selanjutnya Musdesus Khusus Dipimpin Oleh 3 Orang pimpinan yang berasal dari Masyarakat dan BPD sesuai hasil keputusan Musyawarah Desa Khusus.

Pendamping Desa juga menjelaskan bahwa untuk menjadi Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ada beberapa Persyaratan yang harus dipenuhi antara lain :

1. Mempunyai Pengetahuan tentang Perkoperasian,jujur, loyal dan berdedikasi terhadap koperasi

2. Mempunyai keterampilan kerja dan wawasan usaha serta semangat kewirausahaan

3. Tidak mempunyai hubungan keluarga sedarah dan hubungan keluarga semenda sampai derajat kesatu dengan pengurus dan pengawas

4. Tidak berasal dari Unsur Pimpinan Desa

5. Jumlah pengurus koperasi Desa Merah Putih harus Ganjil dan paling sedikit 5 orang yang terdiri dari Ketua,wakil ketua bidang usaha,wakil ketua bidang keanggotaan, sekretaris dan bendahara.

Dan untuk menjadi pengurus koperasi Desa Merah Putih juga harus memenuhi Persyaratan sebagai berikut:

1. Mempunyai keanggotaan keterampilan kerja,jujur dan berdedikasi terhadap koperasi

2. Tidak pernah menjadi pengawas atau Pengurus suatu koperasi atau komisaris atau direksi suata perusahaan yang pernah dinyatakan bersalah.

3. Tidak pernah dihukum penjara dalam waktu 5 tahun

4. Ketua Pengawas Koperasi Desa Merah Putih dijabat langsung oleh kepala Desa

5. Dan Tidak Mempunyai hubungan keluarga sedarah atau hubungan keluarga semenda sampai derajat kesatu dengan pengawas lainnya dan pengurus.Jelas Ketua Pimpinan Rapat

Pimpinan Rapat juga menjelaskan tentang Permodalan Koperasi Desa Merah Putih dan menetapkan Simpanan Pokok dan Simpanan wajib bagi anggota dan juga menjelaskan tentang bidang usaha rencana kerja,Domisili kantor dan Kesimpulan Rapat.

Berdasarkan Hasil Musyawarah Desa Khusus Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih telah terpilih Pengurus sebanyak 5 orang antara lain:

1. M.Saleh (Ketua)

2. Ihwansyah (Sekretaris)

3. Nurhaidah (Bendahara)

4. Hasanudin (Wakil Ketua Bidang Usaha)

5. Asrul H.Yasin (Wakil Ketua Bidang Keanggotaan

Dan Juga terpilih 3 orang Pengawas yang Di jabat langsung oleh Kepala Desa sebagai ketua dan 2 Anggota Pengawas dari Masyarakat Bapak H.Usman dan Kuraisin A.Karim

Pantauan awak media setelah Terpilihnya Pengurus dan Pengawas Koperasi Desa Merah Putih Desa Na,e kemudian dilanjutkan dengan Foto Bersama

Kegiatan Musdesus Berlangsung dengan lancar tertib dan sukses.(Team.MDG.03)

Dukung Pemekaran PPS, BARDAM Nusa Bali Nusra Imbau Masa Aksi Jaga Kondusifitas Daerah

Foto: Julhaf Riansyah, S.H (Wakil Ketua I Bardam Nusa Bali Nusra).

Mataram, Media Dinamika Global.Id - Dalam beberapa tahun terakhir, isu pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa menjadi topik hangat di kalangan masyarakat Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga ke isu nasional.

Wakil Ketua I Bardam Nusa Bali Nusra, Julhaf Riansyah, S.H mengatakan, seluruh tokoh masyarakat Se-pulau Sumbawa sangat peduli terhadap perkembangan daerah, pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa akan memberikan banyak keuntungan bagi masyarakat setempat.

Pertama, Peningkatan Layanan Publik, Pemekaran akan mempermudah akses masyarakat terhadap layanan publik, seperti kesehatan dan pendidikan. Dengan adanya provinsi baru, diharapkan pembangunan infrastruktur dapat lebih fokus.

Kedua, Pemberdayaan Ekonomi Lokal, Peluang investasi dan pengembangan ekonomi akan meningkat. Ini dapat membantu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ketiga, Penguatan Identitas,  Budaya Pemekaran juga berarti pengakuan terhadap keberagaman budaya Pulau Sumbawa. Ini akan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk lebih mengekspresikan identitas lokal mereka.

"Dukungan masyarakat terhadap pemekaran ini akan terus menguat, Ia mengajak semua elemen untuk bersatu dan bekerja sama dalam memajukan Pulau Sumbawa, agar cita-cita untuk menjadi provinsi yang mandiri akan kekayaan sumber daya alamnya dan sumber daya manusia sangat memadai," jelas Julhaf pria asal Bima barat ini, saat diwawancarai awak media ini. Selasa, (21/05/25).

Bardam juga menghimbau kepada massa aksi Demonstrasi Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa pentingnya menjaga keamanan dan kondusifitas  selama aksi bejalan nantinya serta tidak melakukan aksi unjuk rasa di objek vital.

"Terutama menyediakan khusus untuk Mobil Ambulance yang jalan nantinya".

Julhaf menjelaskan bahwa demonstrasi merupakan bentuk ekspresi aspirasi masyarakat yang sah. Aksi ini diharapkan dapat menggalang dukungan luas untuk pemekaran PPS ini akan membawa banyak manfaat bagi Pulau Sumbawa.

"Namun, ia juga mengingatkan agar demonstrasi dilakukan dengan cara yang damai dan teratur," tutur Aktivis muda ini.

Lebih lanjut Wakil Ketua Bardam, bahwa keselamatan peserta demonstrasi dan masyarakat umum harus menjadi prioritas utama. Ia mengajak semua pihak untuk memastikan bahwa aksi berlangsung aman, tanpa mengganggu ketertiban umum.

"Kerjasama dengan aparat keamanan juga diperlukan untuk menciptakan suasana yang kondusif," terangnya.

Pentingnya Kondusifitas, Sambung Julhaf, bahwa menjaga kondusifitas daerah sangat penting, terutama di tengah situasi yang sensitif seperti ini. Ia mengimbau agar peserta demonstrasi tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah dan menciptakan ketegangan. Komunikasi yang baik dan sikap saling menghormati antar peserta menjadi kunci keberhasilan aksi.

"Ia mengajak seluruh elemen masyarakat tokoh adat, pemuda, dan organisasi perempuan untuk bersatu dalam aksi ini. Dengan dukungan bersama, suara masyarakat akan lebih terdengar dan diharapkan dapat mempengaruhi keputusan yang positif terkait pemekaran PPS," harap Julhaf.

Ditambahkannya, semoga aksi demonstrasi ini dapat berjalan lancar dan membawa dampak positif bagi pembangunan Pulau Sumbawa. "Ia percaya bahwa dengan cara yang damai, masyarakat dapat menunjukkan komitmennya untuk masa depan yang lebih baik," tutup pria dikenal murah senyum ini. (Surya Ghempar).

Wali Kota Bima Gelar Silaturahmi Bersama Bawaslu Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Wali Kota Bima, H. Arahman H. Abidin, SE menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bima di ruang kerjanya. Rabu, 21 Mei 2025.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Bima bersama jajaran komisioner dan staf sekretariat. Mereka datang sowan untuk bersilaturahmi serta menyampaikan beberapa agenda penting yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Salah satu agenda utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah rencana Bawaslu Kota Bima untuk melaksanakan program pencegahan pelanggaran pemilu dan pendidikan politik melalui kegiatan langsung ke sekolah-sekolah. Program ini bertujuan memberikan pemahaman sejak dini kepada generasi muda, terutama pelajar tingkat SMA/SMK sederajat, mengenai pentingnya demokrasi yang bersih dan partisipatif.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan dukungan penuh dari pemerintah daerah.

"Kami sangat mengapresiasi inisiatif Bawaslu Kota Bima untuk masuk ke sekolah-sekolah dan memberikan pendidikan politik kepada pelajar. Ini langkah strategis dalam membangun kesadaran berdemokrasi sejak dini. Pemerintah Kota Bima siap mendukung pelaksanaan program ini agar berjalan lancar dan tepat sasaran," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Bima menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi pencegahan yang lebih humanis dan edukatif. Dengan masuk ke sekolah-sekolah, Bawaslu berharap dapat menanamkan nilai-nilai kepemiluan yang jujur, adil, dan berintegritas sejak usia muda.

Pertemuan diakhiri dengan diskusi ringan mengenai berbagai kemungkinan kolaborasi lanjutan antara Bawaslu dan Pemerintah Kota Bima, yang kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk simbolis komitmen untuk terus bersinergi dalam membangun demokrasi yang sehat dan berkualitas di Kota Bima.(Sekjend MDG)

Pengambilan Video Testimoni Walikota Bima Dalam Lomba Inovasi Pelayanan Publik KemenPAN-RB


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Wali Kota Bima, H. Arahman H. Abidin, SE, menerima kunjungan resmi dari panitia pengambilan video Lomba Kompetensi Inovasi Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemen PAN-RB), pada Senin pagi di Kantor Wali Kota Bima. Kegiatan ini dihadiri juga oleh Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Ketahanan Pangan, dan Kabag Prokopim Kota Bima.

Pengambilan vidio testimoni Walikota Bima ini, merupakan bagian dari tahapan dokumentasi serta dukungan Pemerintah Kota Bima terhadap inovasi yang di gagas oleh Ketahanan Pangan Kota Bima, inovasi yang di gagas ini bernama Inovasi Kebun Plakat, selain Inovasi Kebun Plakat yang di gagas oleh Ketahanan Pangan, ada juga inovasi lain yakni, Inovasi Koalisi berdasi tentang koordinasi terkait inflasi.

Di samping inovasi-inovasi dari Ketahanan Pangan, ada juga Inovasi dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), yakni Inovasi aplikasi Hallo Odha, ada juga inovasi aplikasi dari Puskesmas Mpunda, yakni aplikasi Pejuang Hati, aplikasi-aplikasi ini membahas tentang HIV dan bahaya pergaulan bebas, serta  kenalan remaja. 

Adapun tujuan dari pada inovasi aplikasi di atas yakni untuk memberikan edukasi pada para remaja khususnya, tentang bahaya dan dampak dari pada pergaulan bebas, sekaligus untuk mengcounter laju pergaulan remaja yang mengarah kepada hal-hal yang menimbulkan penyakit seksual, LGBT dan sebagainya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi atas inisiasi dan inovasi aplikasi yang di rancang, baik dari Dinas Ketahanan Pangan, BRIDA, dan Puskesmas Mpunda Kota Bima, dan Walikota Bima menegaskan komitmennya untuk terus mendorong budaya inovasi dalam kemajuan pelayanan publik.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Bima, sangat apresiatif dan merasa bangga atas inovasi aplikasi yang dikembangkan, semoga dapat bermanfaat, dan dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Bima secara luas", ujarnya.

Sebelumnya kegiatan ini diawali dengan pengambilan vidio testimoni Walikota Bima, terkait dengan dukungannya terhadap inovasi-inovasi di atas, dan pengambilan vidio testimoni Walikota ini, diperuntukan dalam mengikuti event Inovasi pelayanan publik oleh Kemenpan-RB. Dan berharap bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Kota Bima kedepan.

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat kolaborasi dan inovasi demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan responsif.(Sekjend MDG)

Premanisme Ala PLT Kadis Dukcapil Kabupaten Bima, Fasilitasi Dan Keroyok Korban Dalam Ruangannya, Bupati Bima Segera Copot


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Premanisme Ala PLT Kadis Dukcapil Kabupaten Bima, Fasilitasi Dan Keroyok Korban Dalam Ruangannya, Bupati Bima Segera Copot. Ini bukan sekedar Informasi yang beredar, tetapi ini fakta yang menunjukkan arogansi dan atau Premanisme PLT Kadis Dukcapil Kab Bima terlihat sekali saat Korban Alami sendiri.

Sangat disayangkan sekali, adanya sikap arogansi seorang Pemimpin yang memegang Dokumen Masyarakat di Kabupaten Bima karena itu Masyarakat Minta kepada Bupati Bima agar segera Copot PLT Kadis yang dianggap telah menjadi Fasilitator dalam Tindak Pidana Pengeroyokan di dalam Ruangannya sendiri.

Sebagaimana di unggah Oleh salah satu Facebook seseorang menulis bahwa ( 5 Tahun bukanlah Waktu yang sedikit bagi Yth Bapak Bupati Bima Ady Mahyudi dan Bapak Wakil Bupati Bima Bapak dr.Irfan Zubaidy dalam Memimpin Kabupaten Bima.

Pastikan kami akan mengepung Kepemerintahan Bapak di Berbagai Sisi selama 5 Tahun penuh, jika membiarkan Virus Dinas Dukcapil Kabupaten Bima masih duduk dengan enteng dengan moralitas yang tidak memenuhi standar moral Pejabat publik. Pecat PLT Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Bima atas Nama Rijal Mukhlis karena menjadi Fasilitator dalam melakukan tindak Pidana Pemukulan dan Pengeroyokan di dalam ruangan Kepala Dinas Dukcapil terhadap saya Pribadi ? ).

Di lihat dari Uraian dalam Facebook ini,jelas sekali bahwa sikap Arogansi dari seorang Pemimpin kini sangat terlihat, dimana Oknum PLT Kadis Dukcapil seperti bukannya menyelesaikan Masalah yang terjadi, justru Kemperuncing bahkan menjadi Fasilitator dalam Tindak Pidana Pengeroyokan didalam ruangannya sendiri. Karena itu, Bupati Bima harus turun tangan dalam menyelesaikan Masalah yang kerap kali munculkan Problem di Wilayah yang sangat Fital sekali apalagi berkaitan dengan Data dan Dokumen Warga.

Hingga Berita ini dipublikasikan, tidak ada satupun yang mengangkat Telpon, baik WA atau pun lainnya. (MDG 024/026)

Wali Kota Bima Kunjungi Dinas Perhubungan, Teguhkan Komitmen Wujudkan Kota Bima Tertib


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Wali Kota Bima mengungkapkan bahwa didalam masa kepemimpinan dirinya bersama Wakil Wali Kota, fokusnya saat ini mewujudkan wajah kota terlihat bersih, teratur dan bersinar. Untuk mewujudkan semua itu, dibutuhkan komitmen dari seluruh elemen.

Hal itu diungkapkan H. A. Rahman didampingi Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, Asisten I dan Kepala Dinas Perhubungan saat melakukan silaturrahmi dengan seluruh pegawai ASN dan Non ASN lingkup Dinas Perhubungan, pada Rabu, 21 Mei 2025.

"Hitam putihnya Kota Bima ada ditangan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja," ungkap Wali Kota.

Aji Man sapaan akrab Wali Kota menyebut, bagaimana merubah wajah daerah ini agar terlihat bersih dan indah ada ditangan dinas lingkungan hidup. Begitu juga untuk mewujudkan kota ini agar tertib dan bercahaya ada ditangan dinas perhubungan. Kemudian untuk mewujudkan kota ini bebas dari ternak liar dan menata PKL ada ditangan Satpol PP.

"Saya minta bantu Kota Bima, bantu rakyat Kota Bima, berikan pelayanan terbaik dengan bekerja secara totalitas," ujarnya.

Wali Kota Bima juga menyoroti titik-titik rawan kemacetan yang membutuhkan penanganan serius dari dinas perhubungan. Ia menegaskan, titik krusial penyebab kemacetan harus ditindak tegas. Seperti di depan Bolly Mart, didepan RSU Muhammadiyah. Begitu juga titik krusial yang melawan jalur satu arah, didepan duta grosir, toko Zam-Zam dan didepan MTsN Padolo.

"Saya minta dan tegaskan sekali lagi, tertibkan Kota Bima. Bantu Kota Bima agar terlihat bersih, indah, teratur dan bercahaya," imbuhnya.(Sekjend MDG)

Wali Kota Bima Apresiasi Baznas Bekerja Profesional dan Amanah Salurkan Zakat


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE menghadiri acara Pendistribusian Zakat Konsumtif bagi Fakir Miskin, Guru Ngaji, dan Janda/Duda Tua Kelurahan se Kecamatan Asakota bersama Baznas Kota Bima, pada Rabu, 21 Mei 2025.

Pendistribusian zakat konsumtif yang bersumber dari zakat profesi Aparatur Sipil Negara lingkup Pemerintah Kota Bima ini dihadiri oleh Wali Kota Bima, Asisten I Setda Kota Bima, Ketua dan Komisioner Baznas Kota Bima, Kepala Dinas Sosial Kota Bima, Kepala Dinas Pertanian Kota Bima, Camat Asakota, Kapolsek Asakota, Babinsa, Lurah dan masyarakat penerima manfaat se Kecamatan Asakota.

Wali Kota Bima H. A. Rahman mengapresiasi jajaran Baznas Kota Bima atas peran dan kontribusinya selama ini dalam mengelola zakat secara profesional dan amanah. Sehingga dalam tahap pendistribusiannya benar-benar tersalurkan kepada yang berhak menerima.

Wali Kota Bima menyebut, zakat konsumtif yang bersumber dari zakat profesi Aparatur Sipil Negara di lingkup Pemerintah Kota Bima ini sebagai wujud komitmen pemerintah daerah untuk hadir ditengah-tengah masyarakat yang membutuhkan.

"Jangan dilihat dari nilainya, tapi ini adalah bentuk kepedulian pemerintah untuk berbagi kepada masyarakat yang kurang mampu," ungkap Wali Kota Bima.

Wali Kota Bima menambahkan, bantuan bagi masyarakat kurang mampu yang disalurkan oleh pemerintah tidak hanya melalui Baznas Kota Bima saja, tahun ini mulai disalurkan program PKH Daerah yang disalurkan kepada masyarakat yang belum tersentuh oleh program PKH Nasional maupun program bantuan sosial lainnya.

"Tahun ini, sebanyak 1.300 orang lansia dan disabilitas akan menerima PKH daerah, masing-masing akan menerima Rp 200 ribu tiap bulan," ujar Wali Kota dan disambut tepuk tangan dari para lansia yang hadir.

Sebelumnya, Ketua Baznas Kota Bima H. Nurdin Mansyur, S.Sos, MM dalam laporannya menyampaikan, kecamatan Asakota merupakan pendistribusian zakat konsumtif yang ke empat, setelah sebelumnya program yang sama disalurkan di kecamatan Rasanae Timur, Raba dan Rasanae Barat. Kemudian, dalam waktu dekat kecamatan Mpunda mendapat giliran terakhir.

"Dengan program yang sama, masing-masing kelurahan sebanyak 40 orang, diantaranya 30 orang fakir miskin, 5 orang janda tua, dan 5 orang guru ngaji. Jumlah se Kecamatan Asakota sebanyak 240 orang, ditambah pegawai honorer se Asakota 30 orang. Masing-masing menerima beras 5 kg dan uang tunai 150 ribu," pungkasnya.(Sekjend MDG)

Gotong Royong Cor/Rabat Jalan, Akses Menuju Desa Riamau Diperbaiki

BIMA – Mediadinamikaglobal.id || Kondisi jalan menuju Desa Riamau, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang selama ini rusak dan mempersulit akses transportasi, akhirnya mendapat perbaikan berkat semangat gotong royong warga. Pada Rabu (21/05/2025) Sekira pukul 08.30 Wita. 

Giat gotong royong Pemdes Riamau bersama warganya 

Puluhan warga Desa Riamau, perangkat Desa dan sekitarnya bahu-membahu melakukan kegiatan cor/rabat jalan.

Kegiatan gotong royong ini diprakarsai oleh Pemdes Riamau, swadaya masyarakat juga para donatur. Warga tampak antusias berpartisipasi, membantu dalam proses pencampuran material, pengangkutan, dan pengecoran/perabatan jalan. Mereka membawa berbagai peralatan secara swadaya, seperti perkakas alat bangunan. 

Ada beberapa titik/ruas jalan yang dirabat dengan menggunakan sumber dana hasil swadaya pengumpulan uang dari perangkat Desa Riamau, guru-guru SD Kalate, guru-guru SMPN 4 Wawo serta dari Bos Rudi dan sumbangan dari Kades Maria Imran Ibrahim untuk membeli material semen, pasir dan kerikil. 

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Kepala Desa Riamau, Adisan,S.Sos menuturkan bahwa meskipun cuaca panas terik, tidak menyurutkan semangat warga tetap tinggi. Mereka bekerja keras hingga selesai. Hasilnya, jalan yang sebelumnya rusak dan berlubang kini menjadi lebih baik dan layak dilalui.

"Ucapan terimakasih atas kerjasama dari berbagai pihak terutama kepada masyatakat juga para donatur untuk perbaikan jalan ini, diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat, memudahkan aktivitas ekonomi, dan meningkatkan kualitas hidup warga Desa Riamau," tuturnya. 

Kegiatan gotong royong ini menjadi contoh nyata semangat kebersamaan dan kepedulian warga dalam membangun desanya. Keberhasilan ini juga diharapkan dapat menginspirasi desa-desa lain untuk melakukan hal serupa.

Ikut dalam kegiatan gotong royong ini antara lain : Korwil Dikbudpora Kecamatan Wawo Ismail, S. Pd, Kepala Desa Riamau Adisan, S. Sos, Sekdes Riamau, perangkat Desa, Kepala Desa Maria Imran Ibrahim bersama perangkatnya, warga Desa Riamau juga warga Desa Pesa. (MDG05