Media Dinamika Global

Rabu, 14 Mei 2025

Semangat Kemanusiaan Mahasiswa Unila Diapresiasi Oleh Ketua PMI Lampung Wulan Sari Mirza.


Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Marahtulis.com || Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza membuka kegiatan Donor Darah sukarela Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Unila Tahun 2025, di Aula Fakultas Pertanian Unila, Rabu 14 Mei 2025.

Kegiatan Donor Darah mengusung tema "Donorkan Darahmu, Selamatkan Kehidupan, Jadilah Pahlawan" ini, akan dilaksanakan pada setiap hari Rabu mulai tanggal 14 Mei hingga 10 Desember 2025.

Ketua PMI Provinsi Lampung mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan Donor Darah yang di inisiasi oleh para mahasiswa dan berharap generasi muda terus menjadi motor penggerak bagi kemanusiaan serta menjadi inspirasi untuk kerja nyata.

Menurut Wulan Sari Mirza, keberadaan UKM KSR PMI Unit Unila tidak hanya menjadi simbol solidaritas dan kepedulian, tetapi juga bukti nyata tumbuhnya jiwa kemanusiaan di kalangan generasi muda intelektual.

“Donor darah bukan hanya soal setetes darah, tetapi merupakan simbol cinta kasih, empati, dan harapan hidup. Dan hari ini, di aula ini, kita menyaksikan semangat itu tumbuh dan berkembang dari kampus untuk masyarakat,” ujarnya.

Purnama Wulan Sari juga menyoroti tingginya kebutuhan darah di Kota Bandar Lampung yang mencapai rata-rata 6.000 kantong darah setiap bulan.

Menurutnya, hal ini menunjukkan pentingnya peran aktif masyarakat, khususnya civitas akademika, dalam upaya menyelamatkan nyawa sesama.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PMI Provinsi Lampung mengajak seluruh mahasiswa dan civitas akademika Unila untuk menjadi pelopor donor darah sukarela secara rutin, sehingga kegiatan berbagi ini menjadi bagian dari budaya kampus yang peduli dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat.

"Ini saatnya mahasiswa Universitas Lampung menunjukkan bahwa intelektualitas tidak terpisah dari empati, bahwa kampus bukan hanya tempat belajar tetapi juga pusat pengabdian dan penggerak solusi nyata bagi masyarakat," pungkasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Lusmeia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN En menjelaskan bahwa UKM KSR ini merupakan unit kegiatan mahasiswa yang terus berupaya mengkampanyekan pentingnya donor darah.

Ia juga menjelaskan bahwa semua mahasiswa Unila, setidaknya 1 kali dalam seumur hidup melakukan donor darah dalam rangka menumbuhkan rasa kepedulian kepada para penerima donor.

"Saya minta untuk mempromosikan langsung keseluruh warga Unila dimana saat ini tercatat lebih dai 42 ribu mahasiswa yang ada di Unila, kalo itu hanya 3% nya saja mendonor, saya rasa sangat baik," ujarnya. ( Fs/Red)

Selamatkan Massa Depan Generasi, KUA Kecamatan Woha Dukung Langkah Tegas  TNI Memberantas Narkoba.

 



Bima. Media Dinamika Global.Id_Partisipasi aktif TNI dalam memberantas dan membongkar peredaran jaringan Narkoba di wilayah Bima lebih-lebih di Kecamatan Woha, Terus mendapat dukungan dari kalangan Tokoh Masyarakat maupun Unsur Instansi termasuk  Kepala Kantor KUA Kecamatan Woha, Anwar Sadat, S,Ag, Mendukung penuh langkat tegas TNI memberantas Narkoba.


Menurut Kepala Kantor KUA Kecamatan Woha, Anwar Sadat, S.Ag, Menyampaikan,  penyebaran barang haram narkoba saat ini sangat mengkhawatirkan di kalangan masyarakat lebih-lebih bagi generasi muda. 


"Saya atas nama KUA Woha sangat mendukung sekali kinerja dan langkah-langkah tegas TNI dan Polri untuk memberantas Narkoba. ujarnya  Pada media ini rabu (13/05) di ruang kerhanya.


Anwar  Menambahkan, Dalam hal memberantas Narkoba bukan saja dibebani pada tugas TNI dan Polri, Tetapi tugas kita bersama untuk menyelamatkan Umat lebih-lebih generasi muda yang menjadi penerus bangsa. "Ini adalah tanggunh jawab kita semua, Walaupun itu perwujudannya dalam aturan tugas tni dan polri". Ucapnya.


Beliaupun menyerukan agar seluruh ulama dan komponen masyarakat bersatu dalam melawan kejahatan narkoba yang dianggap telah merusak sendi-sendi kehidupan sosial. Tutupnya.(mdg/04)

Babinsa KORAMIL 1608 - 01/Rasanae Dampingi Bulog Serap Gabah Petani Di Wilayah Binaan


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Babinsa Koramil 1608-01/ Rasanae Serma Irfan melaksanakan pendampingan kepada Bulog dalam penyerapan gabah petani di Kelurahan Rontu Kec Raba Kota Bima Rabu (14/05/25).

Serma Irfan menyampaikan, Serap gabah merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi petani, terutama dalam memastikan harga jual gabah tetap stabil dan menguntungkan bagi petani, kali ini yang di beli Bulog sebanyak, berat padi 8.763 Kg. Dengan harga 6500/Kg.

Serap gabah Petani adalah program pembelian gabah dari petani oleh pemerintah melalui Bulog, untuk menjaga kestabilan harga gabah dan membantu kesejahteraan petani,


Tujuan program serap gabah ini, untuk menjaga kestabilan harga gabah di tingkat petani, membantu petani mendapatkan harga yang yang ditetapkan pemerintah, mengurangi, dan membantu mengisi cadangan pangan pemerintah.

Dalam kesempatan itu,Babinsa juga memberikan arahan kepada petani mengenai pentingnya menjaga kualitas gabah agar memenuhi standar yang ditetapkan oleh Bulog, Para petani juga diberikan informasi terkait harga yang ditetapkan pemerintah, baik gabah maupun beras,dengan dilakukannya pendampingan penjualan gabah milik para petani. Bulog juga lebih mudah menyerap gabah petani sehingga petani merasa diuntungkan.pungkasnya. (MDG 02)

Selasa, 13 Mei 2025

Premanisme di Mataram Terekam Kamera, Dua Pelaku Ditangkap Jatanras Polda NTB


Mataram, Media Dinamika Global.Id – Aksi premanisme di Kota Mataram kembali mencuat ke publik setelah video perampasan sepeda motor yang dilakukan secara paksa oleh dua pria tak dikenal viral di media sosial. Berkat laporan warga dan rekaman tersebut, Unit Jatanras Ditreskrimum Polda NTB bergerak cepat dan berhasil mengamankan dua terduga pelaku pada Kamis, 1 Mei 2025.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., dalam keterangannya, Selasa (13/05/2025), mengungkapkan bahwa peristiwa bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Beat di wilayah Kota Mataram. Tanpa diduga, korban dipepet dan diberhentikan secara paksa oleh dua pelaku yang kemudian mengintimidasi dan memaksa korban turun dari kendaraan.

“Korban mengaku ketakutan setelah digertak dan akhirnya membiarkan sepeda motornya dibawa pergi oleh kedua pelaku,” jelas Kombes Kholid.

Aksi tersebut ternyata terekam oleh warga sekitar dan menyebar luas di media sosial, memicu keresahan publik. Merespons kejadian ini, Unit Jatanras segera melakukan penyelidikan intensif dan berhasil melacak keberadaan para pelaku di wilayah Cakranegara, Kota Mataram.

Kedua pelaku yang berhasil diamankan berinisial NPS (42) dan IBA (37), keduanya merupakan warga Cakranegara. Barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik korban juga berhasil diamankan.

“Penangkapan ini merupakan bagian dari Operasi Pekat II Rinjani 2025, yang fokus pada pemberantasan aksi premanisme dan kekerasan jalanan untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat di wilayah NTB,” tegas Kholid.

Polda NTB mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menjadi korban atau menyaksikan aksi kriminalitas serupa. Dukungan masyarakat, termasuk melalui media sosial, terbukti efektif dalam membantu pengungkapan kasus. (Surya Ghempar).

Anggota Koramil 1608-03/Sape Dampingi Dan Bantu Petani Panen Bawang Merah di Watasan Desa Oi Maci


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Guna mendukung suksesnya Program Pemerintah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dari sektor pertanian,Anggota Koramil 1608-03/Sape Kodim 1608/Bima melaksanakan Pendampingan Pertanian membantu petani melaksanakan panen Bawang Merah, bertempat di lahan pertanian Desa Oi Maci Kecamatan Sape Kabupaten Bima.Rabu (14/05/2025).

Salah Satu Anggota Koramil 1608-03/Sape Sertu Sahrul Babinsa Desa Oi Maci mengatakan “Bahwasanya bawang merah merupakan salah satu tanaman rempah-rempah yang dicari dan dibutuhkan oleh masyarakat, bukan hanya digunakan untuk bumbu atau pangan saja tetapi bisa dijadikan obat herbal serta bernilia ekonomis sehingga mampu meningkatkan perekonomian para petani.



Babinsa berharap hasil panen bawang saat ini banyak serta berkualitas bagus sehingga harga bisa bersaing, saya juga mengajari petani agar memasarkan hasil penen melalui Medsos”, katanya.

Sertu Sahrul juga mengatakan pendampingan tidak hanya terpusat pada tanaman padi dan jagung saja tetapi pada tanamanan pangan lainnya seperti buah-buahan, sayur mayur dan rempah-rempah.

Kegiatan Berlangsung dengan lancar tertib dan Sukses.(Team.MDG.03)

Polres Tulang Bawang Kerahkan Belasan Personel Amankan Ibadah Hari Raya Waisak di Vihara Maitri Wira Agung


Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, mengerahkan belasan personel gabungan untuk mengamankan kegiatan ibadah Hari Raya Waisak 2569 BE atau 2025 Masehi yang berlangsung hari Minggu (11/05/2025), pukul 18.30 WIB s/d selesai, di Vihara Maitri Wira Agung, Kampung Penawar Rejo, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang.

Sebanyak 14 (empat belas) personel gabungan yang melaksanakan kegiatan pengamanan ibadah Hari Raya Waisak 2569 BE atau 2025 Masehi di Vihara Maitri Wira Agung, Kampung Penawar Rejo, terdiri dari 8 (delapan) personel Polres Tulang Bawang, dan 6 (enam) personel Polsek Banjar Agung.

"Kehadiran personel kami pada ibadah Hari Raya Waisak 2569 BE atau 2025 Masehi di Vihara Maitri Wira Agung adalah untuk menjamin rasa aman kepada umat Buddha yang sedang beribadah, sehingga ibadah mereka bisa lebih khusyuk dan tidak terjadi gangguan kamtibmas selama berlangsungnya kegiatan ibadah," ucap Kapolres Tulang Bawang, AKBP Yuliansyah, SIK, MH, Senin 12 Mei 2025..

Lanjutnya, ibadah Hari Raya Waisak 2569 BE atau 2025 Masehi di Vihara Maitri Wira Agung dipimpin langsung Biksu N.M. Nyanamano Thera, dengan mengusung tema "Semangat Kebersamaan Untuk Indonesia Maju", yang dihadiri oleh 50 (lima puluh) orang jemaat.

"Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab dari Polri khususnya Polres Tulang Bawang guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh umat beragama di Kabupaten Tulang Bawang yang berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur, untuk melaksanakan ibadah dan perayaan hari raya keagamaan masing-masing," papar perwira Alumni Akpol 2006.

Kapolres menambahkan, untuk wilayah Kabupaten Tulang Bawang, ibadah Hari Raya Waisak 2569 BE atau 2025 Masehi berlangsung di 3 (tiga) tiga tempat berbeda yakni pertama di Vihara Maitri Wira Agung, Kampung Penawar Rejo, Kecamatan Banjar Margo, kedua di Vihara Buddha Dipa Manggala, Kampung Aji Murni Jaya, Kecamatan Gedung Aji, dan ketiga di Vihara Buddha Khanti, Kampung Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Penawartama. Ketiga Vihara tersebut sudah diploting personel untuk melakukan pengamanan. (Fs/Red) 

Polsek Gunungsari Ringkus 3 Pria Asal Lombok Tengah Atas Dugaan Pengeroyokan


Lombok Barat, Media Dinamika Global.Id - Unit Reskrim Polsek Gunungsari Polresta Mataram berhasil ringkus 3 terduga pelaku penganiayaan dan atau pengeroyokan, Selasa (13/05/2025). 

Pengungkapan tersebut berawal dari Laporan Korban yang merasa dikeroyok yang mengakibatkan luka dan memar di beberapa bagian muka dan kepala. Atas perlakuan itu Korban yang merupakan warga Mekarsari Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat melaporkan ke Polsek Gunungsari. 

Kapolsek Gunungsari AKP Supianto, menjelaskan bahwa peristiwa tindak pidana tersebut terjadi pada 25 Februari 2025 dimana Korban / pelapor saat itu bersama sepupunya berboncengan dicegat oleh para terduga dan beberapa rekannya di depan Warung BB di wilayah Dusun Lilir  Desa Mekarsari, Kecamatan Gunungsari. 

“Korban ini dicegat oleh Para terduga, saat itu sepupu korban menyuruh korban tetap jalan, namun tiba-tiba para terduga menghampiri korban dan langsung memukul Korban menggunakan helm, sementara terduga lainnya juga ikut memukul sehingga korban saat itu dilarikan ke Puskesmas Penimbung untuk mendapat perawatan,“ ucap Kapolsek. 

Mendapat laporan tersebut petugas dari tim Opsnal Unit reskrim Polsek Gunungsari langsung melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi di TKP. Setelah mengidentifikasi para terduga Petugas langsung melakukan koordinasi dengan pemerintah Desa / Dusun dimana para terduga tinggal, hingga akhirnya para terduga diserahkan oleh Kadus ke Polsek Gunungsari. 

Dalam peristiwa tersebut 3 terduga yang saat ini sudah diamankan adalah FR Pria 22 tahun, alamat berdasarkan KTP Desa Penujak Lombok Tengah, LRI, Pria 21 tahun Desa Penujak, Lombok tengah, dan LHA, pria 22 tahun, alamat Desa Penujak, Lombok Tengah. 

“Para terduga ini alamat sesuai KTP sama-sama dari Desa Penujak, Lombok Tengah,“ ucapnya.

Ia menegaskan, bahwa para terduga saat ini sedang ditangani Penyidik untuk diproses lebih lanjut. Atas prestasi ini para terduga dijerat pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (Surya Ghempar).

Kapolda NTB Hadiri Pembukaan GT World Challenge Asia 2025 di Mandalika, Tunjukkan Dukungan untuk Sport Tourism NTB


Lombok Tengah, Media Dinamika Global.Id – Suasana penuh semangat dan kebanggaan terasa di Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (11/05/2025), saat Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan, SIK. beserta jajaran pejabat utama Polda NTB menghadiri langsung Opening Ceremony GT World Challenge Asia 2025, sebuah ajang balap mobil bergengsi berskala internasional.

Kehadiran Kapolda NTB bukan sekadar seremonial, namun juga mencerminkan komitmen dan dukungan penuh dari institusi Kepolisian dalam menyukseskan event internasional yang digelar oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). Event ini sekaligus menjadi sorotan dunia dan peluang emas bagi NTB dalam mengembangkan sektor sport tourism.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, SIK., dalam keterangannya kepada media menegaskan bahwa Polda NTB siap memberikan jaminan keamanan maksimal selama penyelenggaraan event berlangsung.

 “Event balap mobil ini tidak hanya menggugah antusiasme masyarakat NTB terhadap olahraga otomotif, tetapi juga menjadi sarana strategis dalam promosi pariwisata daerah. Kami hadir sebagai bentuk dukungan nyata, terutama dalam menjamin keamanan seluruh rangkaian kegiatan, para pembalap, official, hingga penonton,” jelasnya.

GT World Challenge Asia 2025 di Mandalika menjadi momen penting yang menunjukkan kesiapan NTB sebagai destinasi sport tourism kelas dunia, sekaligus menunjukkan kolaborasi erat antara penyelenggara, pemerintah, dan aparat keamanan.

Dengan pengamanan terpadu yang melibatkan berbagai satuan, Polda NTB memastikan event ini berjalan lancar, aman, dan kondusif, sehingga meninggalkan kesan positif bagi peserta internasional dan para wisatawan yang hadir di sirkuit kebanggaan Tanah Air tersebut.

Ajang ini juga diharapkan membawa dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal, sekaligus menjadi magnet baru bagi kalender wisata NTB ke depan. (Surya Ghempar).

6 Pria di Lombok Diamankan Jatan Polda NTB


Mataram, Media Dinamika Global.Id - Komitmen Polda NTB dalam memberantas aksi Premanisme di wilayah hukumnya membuahkan hasil. Melalui Tim Puma Jatanras Direktorat Reskrimum Polda NTB berhasil mengamankan 6 terduga pelaku, Sabtu (10/05/2025). 

Penangkapan ke-enam terduga pelaku Premanisme dan pemerasan tersebut dilakukan atas laporan masyarakat yang mengacu sebagai korban dari aksi premanisme tersebut. 

Keenan terduga pelaku yang diamankan atas dugaan aksi premanisme tersebut adalh M (50), MTW (32), MIR (33), MRH (33),  MT (40), dan AA (32). Ke-enam terduga diamankan di lokasi berbeda. 

Dalam keterangan yang disampaikan Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid SIK., bahwa peristiwa tindakan Aksi Premanisme terjadi pada 30 April 2025 di PT. PNM Bertais yang berada di Kecamatan Sandubaya. 

Berdasarkan keterangan pelapor Salah satu terduga (M) bersama rekannya datang ke PT. PNM untuk meminta sertifikat yang pernah dijamin oleh sdr. Titik Susanti saat meminjam di PT. PNM karena kreditnya sudah lunas. Namun karena yang datang mengambil bukan Titik Susanti (Kreditur) pihak Perusahaan tidak memperbolehkan M untuk mengambil. 

Kemudian keesokan harinya terduga (M) kembali datang bersama teman-temannya yang berjumlah sekitar 20 orang memaksa untuk meminta sertifikat tersebut akan tetapi tetap tidak diberikan karena tampak kreditur (Titik Susanti). Namun M dan rekan-rekannya memaksa hingga terjadi tindakan kekerasan yang dilakukan M beserta rekan-rekannya. 

“Mereka merusak dinding kantor, bahkan ada karyawan PT. PNM tersebut yang dicekik serta ditendang dan HP nya dirampas hingga error. Atas kejadian tersebut leher karyawan yang dicekik memerah hingga akhirnya melaporkan ke Polda NTB, “jelas Kabid Humas, Sabtu (10/05/2025). 

Pengungkapan terduga pelaku berawal dari Penangkapan AA yang dilakukan Tim Puma di wilayah Bertais. Saat diinterogasi AA mengakui perbuatan tersebut dan menyebutkan teman-temannya yang juga ikut dalam peristiwa tersebut. 

Atas pengembangan yang dilakukan Tim Puma akhirnya mengamankan terduga lainnya yaitu MTW dan MRH. Usai mengamankan AA, MTW dan MRH terduga menyelidiki keberadaan terduga lain yang tampak jelas di rekaman CCTV. Tak butuh waktu lama terduga  M, MIR dan MT berhasil diketahui keberadaannya di wilayah Mantang Lombok Tengah. Tim Puma langsung meluncur untuk mengamankan.

“Saat ini 6 terduga yang melakukan aksi premanisme di PT. PNM Bertais pada 30 April 2025 itu telah diamankan di Polda NTB untuk selanjutnya akan diperiksa dan diproses sesuai hukum berlaku,“ tutup Kombes Pol. Mohammad Kholid.  (Surya Ghempar).

Bhabinkamtibmas Sekongkang Gandeng Tiga Pilar Patroli Kamtibmas


Sumbawa Barat, Media Dinamika Global.Id - Bhabinkamtibmas Desa Sekongkang Bawah Brigadir Multamilsyah yang merupakan anggota Kepolisian Sektor ( Polsek) Sekongkang Resor Sumbawa Barat bersama - sama Babinsa dan pemerintah Desa Sekongkang Bawah melakukan patroli kamtibmas sekaligus melakukan pendataan terhadap warga pendatang di wilayah Desa Sekongkang Bawah pada Senin 12 Mei 2025 pukul 18.30 hingga selesai.

Patroli kamtibmas dilakukan bersama tiga pilar tersebut dengan menyasar ke  pemilik dan penghuni kamar kost serta rumah kontrakan yang berada di wilayah desa binaannya selanjutnya dilakukan pendataan secara akurat terhadap pendatang yang berdomisili atau menempati kamar kost atau rumah yang dikontrak.

"Di wilayah kecamatan Sekongkang dan Maluk ini merupakan daerah industri pertambangan sehingga banyak warga dari luar daerah yang bekerja di perusahaan pertambangan maupun sub Kontraktor yang bertempat tinggal ( ngekost) di Desa wilayah Sekongkang, jadi pemerintah desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa perlu bersinergi dalam pendataan warga baru yang ada di masing-masing desa" kata Kapolsek Sekongkang Ipda Herman, SH.

Pendataan terhadap warga baru dari luar wilayah desa maupun luar wilayah Kabupaten Sumbawa Barat tersebut dilakukan di malam hari namun tetap mengedepankan sikap humanis dan kekeluargaan mengingat pada saat siang hari warga yang menempati kamar kost semuanya masuk kerja di area tambang.

Selain melakukan pendataan petugas juga menghimbau kepada warga pendatang agar dapat menyesuaikan diri dengan kehidupan maupun budaya lokal desa, setiap perpindahan agar memberitahu pemilik kost untuk selanjutnya diteruskan ke Ketua RT maupun Kepala Dusun, imbauan juga disampaikan kepada pemilik kamar kost jika ada perubahan / pindahan dari penghuni kost agar selalu melaporkan kepada ketua RT maupun Kepala Dusun guna update data di desa dan agar selalu menjaga kenyamanan dan keamanan dalam masyarakat.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Zulkarnain, S.I.K melalui Kasi Humas AKP Zainal Abidin, S.H mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sekongkang Bawah yang bersinergi dengan tiga pilar guna melakukan pendataan warga pendatang, ini penting sebagai data awal sehingga potensi ganguan kamtibmas dapat dipetakan oleh tiga pilar di Desa guna  menentukan langkah strategis untuk menjamin keamanan dan ketertiban di wilayahnya.

"Tugas pokok dari Bhabinkamtibmas adalah melaksanakan pembinaan masyarakat, deteksi dini serta mediasi atau negosiasi supaya tercipta kondisi yang lebih kondusif di desa ataupun kelurahan.

Sehingga langkah yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sekongkang Bawah tersebut tentunya dapat menunjang tugasnya selaku Bhabinkamtibmas, dan ini patut dicontoh oleh Bhabinkamtibmas yang lain tentunya disesuaikan dengan situasi dan kondisi di wilayah desa/ kelurahan masing- masing" pungkasnya. (Surya Ghempar).