Media Dinamika Global

Jumat, 21 Februari 2025

Pemekaran Kabupaten Baru Di Maluku Utara Sarka Eladjowu Itu Harga Mati

Mediadinamikaglobal id.| Halsel hasil Musyawarah Nasional forum kordinasi nasional percepatan pembentukan daerah otonomi baru (forkonas PP.DOB) yang di selenggarakan di Jakarta 21 Februari 2025 bertepat di gedung Nusantara V kemarin.22/02/2025


Dalam sambutan ketua umum forkonas.ppdob. Saiful Huda yang juga wakil ketua komisi 5 DPR RI mengungkapkan Munas kali ini di manfaatkan sebagai ajang kilatan tekad untuk terus memperjuangkan daerah otonomi baru 


Karena selama 10 tahun terakhir penataan daerah jalan di tempat sehingga perlu ada nya pembentukan daerah otonomi baru.dan untuk mensingkronkan dengan cita -cita presiden bapak Prabowo Subianto yaitu untuk menciptakan pemerataan pertumbuhan pembangunan nasional

 Danjuga akan mengajukan proposal yang di antara nya mendesak untuk mencabut morotorium yang sudah berjalan selama 15 tahun ini.


Hal senada yang di sampaikan ketua forkoda CODB Maluku Utara Sarka Eladjowu SE.mengatakan saya secara pribadi dan semua pengurus akan mengawal dan memperjuangkan pencabutan moratorium yang sudah berjalan 15 tahun ini dan demi pemerataan pembangunan yang ada di maluku Utara 

 

Lanjut Sarka biasa di sapa Al Maluku utara butuh  pemekaran kabupaten  baru yang selama ini sudah di ajukan di antaranya OBI wasilei galda.maka saya (Al) mewakili masyarakat Maluku Utara menyampaikan kepada bapak presiden republik Indonesia bapak Prabowo Subianto agar secepatnya mencabut moratorium.(tuturnya). (H.M////)

Pemprov Lampung Jelaskan Alasan Penertiban Lahan Ex PTP

Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung akhirnya mengungkapkan alasan mendasar di balik penertiban 43 rumah warga yang berdiri di atas lahan seluas 218,73 hektar di Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Penertiban yang dilakukan pada 12 Februari 2025 ini mendapat perhatian besar dari masyarakat setempat.

Menurut Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung, melalui Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah, Meydiandra Eka Putra, sebelum penertiban dilaksanakan, Pemprov Lampung telah melakukan sejumlah langkah mitigasi. Meydi menyebutkan bahwa lahan yang menjadi sengketa itu sebenarnya sudah sah menjadi aset milik negara sejak tahun 1991, setelah pelepasan lahan oleh PT Perkebunan X (PTP).

“Alasan utama Pemprov Lampung memiliki tanah ini adalah adanya dokumen pelepasan resmi dari PTP pada tahun 1991. Kami juga sudah mengonfirmasi hal ini kepada pihak PT Perkebunan Nusantara 7 (PTPN 7), dan berdasarkan surat klarifikasi yang mereka keluarkan pada 2021, mereka memastikan tidak pernah melepaskan lahan tersebut kepada masyarakat,” ungkap Meydi kepada awak media diruang kerjanya (Jum'at, 21/02/25).

Klarifikasi yang dikeluarkan oleh PTPN 7, dalam surat nomor ASB/D/25/2021, memuat dua poin penting. Pertama, PT Perkebunan X pada tahun 1991 menyerahkan hak atas tanah tersebut kepada negara, dengan status dikuasai langsung oleh negara dan tidak ada transaksi pemindahtanganan ke masyarakat. Kedua, meskipun tanah ini tidak bisa lagi dikelola untuk budidaya karet, perusahaan mengambil langkah untuk menjaga aset tersebut tetap terkelola, salah satunya melalui pengelolaan oleh koperasi karyawan yang terdaftar di Perkebunan Karet Kedaton.

Setelah pelepasan lahan itu, Pemprov Lampung kemudian menerbitkan sertifikat atas tanah tersebut melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN). Meydi menegaskan, jika ada pihak yang meragukan kepemilikan Pemprov Lampung atas tanah tersebut, mereka bisa mengonfirmasi sertifikat yang dikeluarkan oleh BPN.

Meydi juga menjelaskan mengenai SKT yg digunakan sebagian masyarakat sebagai dasar untuk bertahan di lahan tersebut. SKT ini, katanya, dikeluarkan oleh Kepala desa sabah balau menyebutkan lahan berasal dari pelepasan yang sah dari PTP X saat itu, akan tetapi tidak pernah ada dokumen pelepasan yang sah, melainkan ada dokumen yang diberikan PTP pada masa lalu kepada koperasi karyawan PTP untuk menggarap sebagai langkah pengamanan aset, mengingat lahan tersebut awalnya berupa rawa yang tidak cocok untuk budidaya karet. PTP memberikan hak garap atas sebagian lahan kepada karyawan dengan ketentuan-ketentuan tertentu, seperti kewajiban untuk mengembalikan lahan dalam keadaan kosong jika diperlukan, serta larangan untuk memindah tangankan lahan kepada pihak lain.

Sejak 2012, Pemprov Lampung sebenarnya sudah memberikan peringatan kepada warga yang menempati lahan tersebut, yang pada awalnya hanya berjumlah enam rumah. Saat itu, pemerintah juga menawarkan solusi melalui konvensi untuk memberikan perhatian kepada warga. Namun, meski telah diberikan kesempatan, jumlah rumah justru semakin bertambah hingga akhirnya penertiban harus dilakukan pada 2025.

"Saya ingin mengingatkan bahwa upaya penertiban ini bukan tanpa alasan. Kami sudah melakukan berbagai langkah sebelumnya, namun masyarakat tetap bertahan. Penertiban ini adalah langkah terakhir setelah banyaknya upaya mitigasi yang tidak membuahkan hasil," tutup Meydi.

Sementara itu, warga yang rumahnya digusur terus menggugat hak mereka atas properti yang kini telah rata dengan tanah, termasuk kekhawatiran mereka akan masa depan kehidupan mereka setelah penertiban tersebut. ( Fs/Red) 

Setelah Dilantik Presiden RI, Bupati Dan Wakil Bupati Dompu Beberapa Poin Penting


Dompu NTB. Media Dinamika Global.Id.- Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, secara resmi telah dilantik Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Banyak hal yang menjadi Pekerjaan Rumahnya diantaranya meningkat kualitas SDM yang Mumpuni dan merangkul semua Warga Masyarakat atau stakeholder yang ada guna membangun Dompu yang lebih baik lagi. Kamis (20/02/25) di Istana Negara Jakarta. Seperti Dikutip Media Satondapost.com

Sebagai Bupati Dompu, Bambang Firdàus akan memimpin Dompu untuk masa bhakti Tahun 2025-2030. Usai dilantik Bambang Firdaus menyampaikan hal-hal sebagai berikut;

1.Menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada segenap lapisan masyarakat Dompu dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi melalui kerja dan doa sehingga seluruh prosesi dan pelaksanaan pelantikan berjalan dengan lancar, aman dan tertib.

2.Sesuai arahan Bapak Presiden setelah resmi dilantik maka seluruh tanggungjawab kemasyarakatan dan pemerintahan di Kabupaten Dompu melekat dipundak Kami selaku Bupati dan Wakil Bupati Dompu.

3.Berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 200/5/628/SJ tentang Orientasi Kepemimpinan Bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2025 Bupati Dompu langsung mengikuti orientasi kepemimpinan di Akademi Militer Magelang mulai tanggal 21 s/d 28 Februari 2025.

4.Selama kegiatan orientasi Bupati Dompu mendelegasikan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Dompu sebagai Pelaksana Harian dengan tugas utama menjalankan tugas-tugas rutin Bupati dan memberikan laporkan periodik kepada Bupati terkait perkembangan pemerintahan dan kemasyarakatan.

5.Mohon dukungan seluruh elemen masyarakat tanpa kecuali sesuai perannya masing-masing untuk bersama mengambil bagian memajukan Dompu.

6.Bupati dan Wakil Bupati Dompu akan memulai pelaksanan tugas di Kantor Bupati Dompu setelah selesai melaksanakan orientasi yaitu pada tanggal 3 Maret 2025 dan diharapkan pada hari yg sama dilaksanakan paripurna DPRD dengan agenda  pidato pertama Bupati dan serah terima jabatan.

7.Pelaksanaan STQH Ke-28 Tahun 2025 agar lebih berkualitas dan pelaksanaannya langsung dibawah kendali Sekretaris Daerah.

8.Seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu yang berada di Luar Daerah segera kembali ke Dompu untuk saling bahu membahu mensukseskan seluruh agenda pemerintahan dan Kemasyarakatan di Kabupaten Dompu.

9.Mengajak semua pihak tanpa kecuali bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga kondusifitas daerah Kabupaten Dompu terjaga. ( Adv)

BPP Kecamatan Wawo, Rutin Adakan Gotong Royong Perkuat Kerjasama Dan Ciptakan Suasana Kerja Yang Nyaman

BIMA-Mediadinamikaglobal.id || Menyikapi fenomena dan Perubahan Iklim yang sedang mengalami masa transisi atau yang sering kita kenal dengan panca roba, Koordinator Penyuluh Pertanian BPP Kecamatan Wawo Mengajak semua PPL untuk melakukan kegiatan gotong royong bersama setiap hari Jum'at pagi. 

Para PPL Kecamatan Wawo sedang membersihkan halaman kantor BPP Kecamatan Wawo. 

Pantauan langsung awak media, disampaikan oleh koordinator BPP Kecamatan Wawo Ermy Rahmaniar, S. PKP bahwa gotong royong merupakan salah satu cara yang baik untuk memperkuat hubungan dan kedekatan antara PPL di BPP Kecamatan Wawo. Selain itu beliau menyampaikan dengan gotong royong akan tercipta lingkungan kerja yang nyaman bersih dan Sehat, hal ini juga akan menunjang kinerja Teman Teman Penyuluh .   

Seluruh Pegawai BPP Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat terus melaksanakan kegiatan Gotong-royong.

Kegiatan Gotong-royong atau Kerja bakti merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap hari Jumat dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan atau areal BPP

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini adalah sebagai berikut:                                      

1. Melakukan pembersihan dan Penataan di halaman dan kantor BPP Kecamatan Wawo

2. Melakukan pembersihan dan Pemangkasan pada tanaman 

3. Kegiatan Yasinan bersama yang dilakukan setiap 1 bulan sekali bersama PPL.            

Kegiatan ini terlaksana sebagai bentuk memupuk rasa korsa dan kebersamaan dalam rangka menjaga kondisi kantor BPP.(MDG05)  

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kec Gunung Alip Digelar Hari Ini Di Pekon Penanggungan


Tanggamus - Media Dinamika Global.id Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Gunung Alip digelar hari ini di Pekon Penanggungan. Acara ini menjadi momentum strategis dalam merancang pembangunan daerah berdasarkan aspirasi masyarakat dan pemerintah Senin 17 Februari 2025 –

Hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari Penjabat (PJ) Bupati Tanggamus yang diwakili oleh Kepala Bappeda beserta tim Musrenbang Kabupaten Ketua DPRD Kabupaten Tanggamus, Bapak Agung Setio Utomo, Camat Gunung Alip bersama Tim Musrenbang Kecamatan, serta jajaran UPT se-Kecamatan Gunung Alip, turut hadir.unsur Uspika, para Kepala Pekon se-Kecamatan Gunung Alip, BHP, serta tokoh masyarakat tokoh agama

Di kesempatan tersebut, Kepala Pekon Banjar Agung, Khupron, menyampaikan beberapa usulan yang menjadi perhatian warganya, di antaranya:

BPJS PBI Tidak Aktif Banyak warga penerima BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang mengalami kendala karena kepesertaannya dinonaktifkan. Kondisi ini berdampak pada akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

Siltap Aparatur Pekon Sering Terlambat Aparatur pekon sering mengalami keterlambatan dalam pencairan penghasilan tetap (Siltap), yang berakibat pada terganggunya roda pemerintahan desa.

Perbaikan Jalan Kabupaten Jalan Kabupaten yang menghubungkan Pekon Banjar Negeri hingga Pekon Penanggungan membutuhkan perbaikan segera. Kondisi jalan yang rusak berpengaruh pada aksesibilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.

Pembangunan Jembatan Penghubung Jembatan yang menghubungkan Pekon Darussalam dengan Pekon Kayu Hubi Kecamatan Pugung perlu dibangun guna meningkatkan mobilitas warga dan mempercepat pertumbuhan ekonomi antarwilayah.

Musrenbang kali ini diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat. Ketua DPRD Tanggamus, Agung Setio Utomo, menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi masyarakat agar masuk dalam program pembangunan daerah.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Tanggamus menyampaikan bahwa semua usulan akan dikaji dan diprioritaskan sesuai dengan kemampuan anggaran daerah. "Kami akan berupaya agar program-program yang diusulkan bisa terealisasi secara bertahap sesuai dengan skala prioritas," ujarnya.

Dengan adanya Musrenbang ini, masyarakat berharap pembangunan yang berkeadilan dan merata dapat segera terwujud di Kecamatan Gunung Alip. Semua pihak menantikan hasil konkret dari musyawarah ini sebagai langkah nyata dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat tandasnya.


(Yunt)

Bupati Bima Ikuti Orientasi Kepemimpinan di Magelang


Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Momen pelantikan serentak para Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Walikota  yang dihadiri 2.559 peserta di Istana Kepresidenan oleh Presiden RI Prabowo Subianto menandai babak baru pemerintahan daerah di seluruh Indonesia. Kamis (20/02/25)

Prosesi pelantikan di Halaman Tengah Istana Kepresidenan Jakarta diawali Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan pembacaan Keppres dan Keputusan Mendagri.

Usai pembacaan Keppres tentang pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur dan Kepmendagri tentang Pengangkatan Bupati/Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota, Presiden RI Prabowo Subianto, dilanjutkan dengan Penyerahan SK, penyematan tanda pangkat jabatan dan Pengambilan Sumpah Jabatan oleh Presiden RI yang dilanjutkan Penandatanganan Berita Acara Pelantikan (BAP).

SK Nomor 100.2.1.3-221 Tahun 2025 dan Nomor: 100.2.1.3-1719 Tahun 2025 tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah pada Kabupaten dan Kota Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024 Masa Jabatan tahun 2025 -2030 dibacakan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir. 

Setelah prosesi pelantikan, Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wabup dr.H. Irfan beserta istri menyempatkan diri berfoto bersama kerabat dan keluarga yang mendampingi di terop undangan, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelantikan dan terima kasih kepada seluruh keluarga dan kerabat yang telah hadir maupun yang mendoakan kelancaran dalam pemimpin Kabupaten Bima.

Pada hari Jumat (21/2) Bupati Bima bertolak ke Magelang dan mulai mengikuti Orientasi (retreat) kepala daerah dan dijadwalkan akan diterima di Lapangan Rindam Magelang pukul 15.00 WIB untuk mengikuti seluruh tahapan orientasi hingga tanggal 28 Februari 2025. (MDG 02)

Usai Dilantik Presiden Prabowo, Bupati Bima dan Wabup Resmi Bertugas


Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Momen pelantikan serentak para Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Walikota  yang dihadiri 2.559 peserta di Istana Kepresidenan oleh Presiden RI Prabowo Subianto menandai babak baru pemerintahan daerah di seluruh Indonesia. Kamis (20/02/25)

Prosesi pelantikan di Halaman Tengah Istana Kepresidenan Jakarta diawali Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan pembacaan Keppres dan Keputusan Mendagri.

Usai pembacaan Keppres tentang pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur dan Kepmendagri tentang Pengangkatan Bupati/Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota, Presiden RI Prabowo Subianto, dilanjutkan dengan Penyerahan SK, penyematan tanda pangkat jabatan dan Pengambilan Sumpah Jabatan oleh Presiden RI yang dilanjutkan Penandatanganan Berita Acara Pelantikan (BAP).


SK Nomor 100.2.1.3-221 Tahun 2025 dan Nomor: 100.2.1.3-1719 Tahun 2025 tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah pada Kabupaten dan Kota Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024 Masa Jabatan tahun 2025 -2030 dibacakan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir. 

Setelah prosesi pelantikan, Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wabup dr.H. Irfan beserta istri menyempatkan diri berfoto bersama kerabat dan keluarga yang mendampingi di terop undangan, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelantikan dan terima kasih kepada seluruh keluarga dan kerabat yang telah hadir maupun yang mendoakan kelancaran dalam pemimpin Kabupaten Bima.

Jumat (21/2) Bupati Bima bertolak ke Magelang dan mulai mengikuti Orientasi (retreat) kepala daerah dan dijadwalkan akan diterima di Lapangan Rindam Magelang pukul 15.00 WIB untuk mengikuti seluruh tahapan orientasi hingga tanggal 28 Februari 2025. (MDG 02)

Polisi Sahabat Anak, Sat Lantas Polres Halsel Terima Kunjungan Murid TK Aisyiyah.

Mediadinamikaglobal id.|Halsel – Satuan Lalulintas Polres Halmahera Selatan menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak setelah menerima kunjungan dari Taman Kanak-Kanak (TK) Aisyiyah, Desa Tomori, Kec. Bacan. Jumat, (21/02/2025).


Kegiatan dalam rangka mengenalkan fungsi kepolisian kepada generasi dini tersebut merupakan langkah mewujudkan Generasi Emas penerus bangsa yang cerdas dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi.


Murid-murid TK Aisyah bahkan mendapatkan kesempatan menumpangi Mobil Patroli Satuan Lalulintas dan diajak berkeliling Markas Komando (Mako) Polres Halsel.


Kasi Humas Polres Halsel, AKP. Sunadi Sugiono menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan tersebut adalah kegiatan positif dalam rangka mengenalkan Generasi dini pentingnya rasa nasionalisme dan Fungsi Kepolisian dalam menjaga Kamtibmas.


“Ini adalah kegiatan positif yang dilaksanakan ini sebagai bentuk pengenalan tugas serta peran Polri dalam menjaga Kamtibmas agar setiap generasi dini memiliki rasa nasionalisme yang tinggi sejak dini”. Ucap Kasi Humas Polres Halsel.     (HM/////)

Koramil 02/Bolo, OTT 14 Paket Narkoba Siap Di Edarkan.






Bima. Media Dinamika Global.Id_Koramil 1608-02/Bolo yang dipimpin oleh Danramil Lettu Inf. Mustamin Hidayat bersama delapan anggota, dengan bantuan Unit Inteldim 1608/Bima, berhasil menggerebek seorang pengedar narkoba berinisial MA (24), seorang mahasiswa asal Desa Rade Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima. Pada hari kamis tanggal (20/02).

Penggerebekan berlangsung pada pukul 17.00 hingga 19.00 WITA ini dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas transaksi narkoba di wilayah tersebut.

Dalam penggerebekan ini, berhasil diamankan barang bukti 16 paket sabu-sabu, dua buah klip kosong, tiga unit telepon genggam berbagai merek, dua bilah belati, serta uang tunai sebesar Rp 1.435.000. Selain itu, ditemukan pula satu buah bong, tujuh buah korek api, satu buah minyak wangi, satu buah pisau cutter, serta sehelai celana jeans. 

Barang bukti dan tersangka kemudian diamankan di Makodim 1608/Bima untuk pendalaman lebih lanjut. Saat berita ini dirilis pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Polres Bima guna proses hukum selanjutnya.

 Dandim 1608/Bima, Letkol Inf Andi Lulianto, S.Kom,MM. Menegaskan, komitmennya dalam menjaga stabilitas wilayah dan membantu kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba berdasarkan laporan dari masyarakat. Tindakan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memberantas penyalahgunaan narkoba yang meresahkan warga. 

Andi Lulianto, Menyampaikan, Bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan kepolisian serta semua pihak dalam memberantas peredaran narkoba. "Sesuai dengan tugas OMSP diantaranya adalah membantu tugas kepolisian, kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba demi stabilitas wilayah & ketenteraman warga Bima, jangan main-main kami tegas," tambahnya.(mdg/04)

Dengan Tersenyum dan Semangat Qudrotul Ikhwan Bupati Tulang Bawang Ikuti Retreat Akmil Di Magelang.


Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Sejumlah Kepala daerah hasil Pilkada yang usai dilantik secara Serentak Tahun 2025 oleh Presiden RI Prabowo Subianto siap mengikuti Rangkaian Kegiatan Retreat di Akmil Magelang Jawa Tengah,Jumat 21 Februari 2025.

salah satu diantaranya adalah  Bupati Tulang Bawang Bapak K. R. A. T Drs.Hi Qudrotul Ikhwan BY. MM yang  siap mengikuti kegiatan tersebut dengan memakai seragam Ala Militer Untuk Mengikuti Kegiatan Retreat Diakmil Magelang.

Tampak Bupati Tulang Bawang Qudrotul ikhwan Tersenyum sambil Berjalan dengan Memakai Seragam ala Militer menuju kendaraan, hal ini terlihat beredar dalam video yang disebarkan di media sosial Facebook oleh Salah satu akun Bernama tulang bawang  maju. 

Terlihat Qudrotul ikhwan yang pernah menjabat Pj Bupati Tulang Bawang dua kali tersebut sudah siap mengikuti kegiatan Retreat dengan persiapan fisik maupun mental. 

Retreat ini akan digelar selama sepekan mulai hari ini, Jumat, 21 Februari 2025 sampai tanggal 28 Februari 2025.

Sejumlah kepala daerah tampak telah tiba di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Mereka antusias untuk mengikuti kegiatan retreat dengan persiapan matang baik fisik maupun mental. 

Para kepala daerah direncanakan akan ditempatkan di Wisma Sumbing. Lokasi wisma ini berhadapan dengan Gerbang Akmil. mereka akan terlebih dahulu diberi pengarahan oleh pihak Akmil Magelang sebelum melakukan baris-berbaris.

dalam kegiatan retreat bagi kepala daerah tersebut didasari dengan Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. "Ini adalah program rutin yang diselenggarakan untuk kepala daerah. Ini amanat UU tentang pembinaan, pengawasan, dan peningkatan pemerintahan daerah,.( Fs/Red ).