Media Dinamika Global: Sarana Prasarana
Tampilkan postingan dengan label Sarana Prasarana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sarana Prasarana. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Maret 2026

Rakyat Perbaiki Sendiri Jalan Provinsi di Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima. Luar biasa hebatnya Pemerintah Kita


Soromandi. Media Dinamika Global.Id.-Rakyat Perbaiki Sendiri Jalan Provinsi di Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima. Luar biasa hebatnya Pemerintah Kita. Ratusan Kali Masyarakat Pengguna Jalan di Soromandi Tambal Sulam Jalan Provinsi, Kemana Gubernur NTB ?. 

Pertanyaan ini muncul berbagai Spekulasi diantaranya adalah Lambatnya menangani masalah sarana dan infrastruktur jalan, padahal incam Daerah untuk Provinsi sangatlah banyak atau besar. Senin, 30 Maret 2026

Dan sumber incam itu lahir dari Masyarakat Tani, selaku Pengguna Jalan, dan terbukti bahwa sejak Jaman Azali Masyarakat yang kategori Tani terbanyak membayar Pajak Penghasilannya baik dari Sektor Pertanian, hingga sektor Kendaraan yang mereka Miliki.

Pantauan langsung Media ini bahwa sekitar Pukul 10.00 Wita nampak sekali Puluhan Orang yang berasal dari Desa Sai Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima NTB kembali mengumpulkan Uang untuk Membelikan Semen untuk melakukan Tambal Sulam Jalan Lintas Sampungu-Kilo. Jalan ini menurut cerita merupakan kewenangan dari Provinsi NTB yang merupakan Tugas dan tanggung jawab dari dari Gubernur NTB saat ini.

Jalan tersebut, kerap kali dilakukan oleh Warga mengingat Banyak sekali kecelakaan ringan bahkan terjadi kecelakaan berat, serta terkadang saat Ambulance yang melewati saat membawa orang sakit, hamil dan lainnya selalu menjerit kesakitan oleh keadaan Jalan yang tidak menentu ini.

Pekerjaan Tambal Sulam Jalan Lintas Provinsi NTB ini, dilakukan hampir Ratusan kali, namun anehnya tidak ada satupun dari Pemerintah dan Dewan yang mau memperdulikan masalah ini. Malah seolah-olah Kerja Masyarakat ini tiada artinya.

Oleh sebab itu, Indonesia merdeka ini sudah Usia hingga 80-an Tahun tetapi bagi Warga Soromandi yang melintasi Jalan ini, sepertinya belum merdeka karena tidak ada kehadirannya untuk melihat secara jelas dan nyata keprihatinan Masyarakat terhadap Pembangunan ini.



Yang lebih Ironinya lagi adalah, Masyarakat melalui media Sosial seperti Facebook, Twitter, RSS, Google, Nexus dna lainnya hampir setiap saat mempromosikan nya, tetapi tetap saja Pemerintah Provinsi NTB tidak memperdulikannya, lebih-lebih Dinas PU Pemprov NTB yang hanya makan Gaji Buta.

Belum lagi ada Mahasiswa bahkan Camat yang Datang ke Provinsi beberapa Tahun lalu memperjuangkan Sarana Infrastruktur Jalan Provinsi ini, lagi-lagi tidak di hiraukan sama sekali oleh Pemerintah di bawa kendali Iqbal-Dinda ini.

Lalu Pertanyaannya adalah Kemana Visi dan Misi Pak Gubernur NTB yang Mendunia??.

Hingga Berita ini diturunkan, kami berusaha mengkonfirmasi para Pihak untuk menjawab Keluhan ini.(Team).

Ratusan Kali Masyarakat Pengguna Jalan di Soromandi Tambal Sulam Jalan Provinsi, Kemana Gubernur NTB???


Soromandi. Media Dinamika Global.Id.- Ratusan Kali Masyarakat Pengguna Jalan di Soromandi Tambal Sulam Jalan Provinsi, Kemana Gubernur NTB ?. Pertanyaan ini muncul berbagai Spekulasi diantaranya adalah Lambatnya menangani masalah sarana dan infrastruktur jalan, padahal incam Daerah untuk Provinsi sangatlah banyak atau besar. Ahad, 29 Maret 2026

Dan sumber incam itu lahir dari Masyarakat Tani, selaku Pengguna Jalan, dan terbukti bahwa sejak Jaman Azali Masyarakat yang kategori Tani terbanyak membayar Pajak Penghasilannya baik dari Sektor Pertanian, hingga sektor Kendaraan yang mereka Miliki.

Pantauan langsung Media ini bahwa sekitar Pukul 10.00 Wita nampak sekali Puluhan Orang yang berasal dari Desa Sai Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima NTB kembali mengumpulkan Uang untuk Membelikan Semen untuk melakukan Tambal Sulam Jalan Lintas Sampungu-Kilo. Jalan ini menurut cerita merupakan kewenangan dari Provinsi NTB yang merupakan Tugas dan tanggung jawab dari dari Gubernur NTB saat ini.

Jalan tersebut, kerap kali dilakukan oleh Warga mengingat Banyak sekali kecelakaan ringan bahkan terjadi kecelakaan berat, serta terkadang saat Ambulance yang melewati saat membawa orang sakit, hamil dan lainnya selalu menjerit kesakitan oleh keadaan Jalan yang tidak menentu ini.

Pekerjaan Tambal Sulam Jalan Lintas Provinsi NTB ini, dilakukan hampir Ratusan kali, namun anehnya tidak ada satupun dari Pemerintah dan Dewan yang mau memperdulikan masalah ini. Malah seolah-olah Kerja Masyarakat ini tiada artinya.

Oleh sebab itu, Indonesia merdeka ini sudah Usia hingga 80-an Tahun tetapi bagi Warga Soromandi yang melintasi Jalan ini, sepertinya belum merdeka karena tidak ada kehadirannya untuk melihat secara jelas dan nyata keprihatinan Masyarakat terhadap Pembangunan ini.

Yang lebih Ironinya lagi adalah, Masyarakat melalui media Sosial seperti Facebook, Twitter, RSS, Google, Nexus dna lainnya hampir setiap saat mempromosikan nya, tetapi tetap saja Pemerintah Provinsi NTB tidak memperdulikannya, lebih-lebih Dinas PU Pemprov NTB yang hanya makan Gaji Buta.



Belum lagi ada Mahasiswa bahkan Camat yang Datang ke Provinsi beberapa Tahun lalu memperjuangkan Sarana Infrastruktur Jalan Provinsi ini, lagi-lagi tidak di hiraukanmu sama sekali oleh Pemerintah di bawa kendali Iqbal-Dinda ini.

Lalu Pertanyaannya adalah Kemana Visi dan Misi Pak Gubernur NTB yang Mendunia??.

Hingga Berita ini diturunkan, kami berusaha mengkonfirmasi para Pihak untuk menjawab Keluhan ini.(Team).

Selasa, 24 Maret 2026

Aksi Pemblokiran Jalan Lintas Bima-Tente, Akibat Jalan Rusak Depan SDN Rabakodo


Woha Bima. Media Dinamika Global.Id.- Aksi pemblokiran jalan di jalan lintas Bima-tente tepatnya di jalan rusak depan SDN Inpres Rabakodo Desa Rabakodo Kec. Woha Kab. Bima. Pada hari Rabu tanggal 25 Maret 2026 Pukul 10.40 Wita Bertempat di jalan Lintas Tente-Bima depan SDN Inpres Rabakodo kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Pantauan langsung Media ini bahwa Telah di lakukan pemblokiran jalan dengan menggunakan Batu dan kayu serta penanaman Pohon Pisang yang di lakukan oleh Pemuda Rabakodo dan Talabiu yanh dipimpin oleh Sdr. Syamsudin alias Sambo Dengan jumlah massa sekitar 25 orang, aksi pemblokiran jalan tersebut terkait dengan perbaikan infrastruktur jalan di depan Inpres Desa rabakodo Kec. Woha.

Dalam Kegiatan tersebut mereka terus menyuarakan Aspirasinya dalam bentuk Tuntutan sebagai berikut:

a. Meminta kepada Gubernur dan Wakil Gubernur NTB untuk memperbaiki jalan yang telah lama rusak dan di biarkan begitu saja .

b. Meminta kepada kepala daerah Kab Bima agar melakukan koordinasi dengan Gubernur dan Wakil Gubernur agar jalan yang rusak cepat di perbaiki karena sering terjadinya kecelakaan R2 .

Dapat kami Sampaikan pula bahwa Para pemuda Deaa Rabakodo dan Desa Talabiu tiba di area jalan yang rusak tersebut langsung melakukan blokir jalan dan menanam beberapa pohon pisang sebagai bentuk protes terhadap pemerintah daerah dan Propinsi karna belum di perbaiki jalan yang rusak.

Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh anggota Polsek Woha bersama Babinsa serta Babin Trantibum (Ahmadin ab) desa Rabakodo tiba di tempat pemblokiran jalan langsung melakukan komunikasi dengan massa aksi yang intinya:

a. Kami harap kepada warga agar jalan ini di buka, karna akan mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

b. Tetap menjaga Kamtibmas, dan hal ini mari kita Carikan solusi terhadap pemerintah daerah agar melakukan Komunikasi dengan pemerintah Provinsi.

Namun, Pukul 11.00 Wita setelah mendengarkan penyampaian dari pihak keamanan menerima dengan baik dan jalan kembali di buka oleh aparat gabungan. Seluruh rangkaian aksi selesai dalam keadaan lancar dan aman .

Adapun yang menjadi kesan/pesan antara Pendemo dengan Pemerintah tersebut yakni:

A. Adanya blokir jalan dan penanaman pohon terkait jalan rusak yang sering terjadi kecelakaan dan menimbulkan konflik antar pengendara.

B. Perlunya pihak pemerintah Daerah agar melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi agar jalan tersebut bisa di kerjakan untuk menghindari kecelakaan para pengguna jalan. 

C. Jika tuntutan tersebut tidak di respon baik oleh pemerintah daerah kabupaten Bima maupun pemerintah Provinsi di khawatirkan akan terjadi lagi aksi pemblokiran jalan dengan massa yang lebih besar.(Team).

Minggu, 22 Maret 2026

Memprihatinkan ! Puluhan Tahun Pasutri di Lingk. Sigi Paruga Kota Bima Tinggal di Rumah Roboh, Pemerintah Jangan Apatis


Kota Bima, Media Dinamika Global.Id.- Sungguh miris, sudah hampir puluhan tahun Pasangan Suami-Istri (Pasutri) Siti Mariam - Jaharudin warga Lingkungan Sigi RT 10 Rw. 03 Kelurahan Paruga Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima tinggal di rumah reot yang hampir roboh. Mereka mengaku tidak pernah tersentuh bantuan bedah rumah dari pemerintah. Seperti dikutip dari Media SorotNTB.com

Menurut Siti Mariam, rumah mereka sudah beberapa kali difoto dan didata, tapi nama mereka tidak pernah keluar sebagai penerima manfaat Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari pemerintah. "Sudah lama kami tinggal di sini, tapi belum pernah dapat bantuan apa-apa," ujarnya.

Mariam dan Jaharudin berharap semoga pemerintah dapat memperhatikan kondisi mereka dan memberikan bantuan yang dibutuhkan. 

Selain ke pemerintah, Pasutri ini juga sungguh berharap kepada Baznas Kota Bima untuk di akomodir pada program bedah rumah Baznas. 


Perlu diketahui pasutri ini merupakan warga katagori miskin ekstrem tak punya apa-apa sama sekali. Kesehariannya hanya kerja serabutan untuk menyambung Hidup.

Sementara itu, Pihak Lurah Paruga Kota Bima belum dapat di Konfirmasi hingga Berita ini di Turunkan.(Team)

Jumat, 13 Maret 2026

Kepala Pelni : Kesiapan Posko Pelayanan Laut Pelabuhan Kawasan Bima


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Pelni pelabuhan nasional Indonesia cabang bima telah melaksanakan berbagai kesiapan untuk menyambut arus mudik angkutan laut lebaran 2026, kepala pelni cabang bima Budiarto mengatakan bahwa pelni bima telah siap dalam menyambut arus mudik dengan memastikan kesiapan posko pelayanan kelautan kapal.

Pelni bima telah menyiapkan 6 kapal cadangan untuk Armada angkutan laut lebaran 2026 bila terjadi lonjakan penumpang, kapal kapal tersebut telah di lakukan uji petik dan pemeriksaan kelaiklautan, semua layak Laut ujar Budiarto usai mengikuti apel kesiapan angkutan lebaran 2026 dilapangan KSOP bima 13 Maret 2026.

Budiarto juga mengatakan bahwa tidak ada kenaikan harga tiket, namun hanya di berikan diskon 30 porsen dari tarif dasar mulai berlaku tanggal 11 sampai 5 April selama kuota masih ada. Namun tiket gratis hanya berlaku untuk angkutan laut di pelabuhan bima tertentu seperti Surabaya dan Balikpapan.

Semoga apa yang diharapkan oleh Ditjen perhubungan Laut(HUBLA) untuk memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat dapat kami jalankan sebaik-baiknya tutup Budiarto.(Sekjend MDG)

Selasa, 03 Maret 2026

Gubernur NTB Ajak Warga Talabiu Hijaukan Bima dan Dukung Perbaikan Jalan


Kabupaten Bima, Media Dinamika Global.Id. Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menyapa masyarakat Desa Talabiu dalam kegiatan silaturahmi di Masjid Besar Al-Hidayah, Kabupaten Bima, (3/3). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Iqbal menyoroti persoalan kesehatan, infrastruktur, hingga pelestarian lingkungan di Bima.

Gubernur Iqbal menyampaikan bahwa selama ini tiga jenis penyakit, yakni stroke, jantung, dan gagal ginjal yang membutuhkan cuci darah menjadi penyebab utama warga Bima harus dirujuk berobat ke Mataram. Namun, dirinya mengungkapkan kabar baik bahwa mulai Juni mendatang rumah sakit di Kota dan Kabupaten Bima akan naik status dari tipe D menjadi tipe C.

“Alhamdulillah, mulai Juni statusnya meningkat. Ini bagian dari komitmen kami agar pelayanan kesehatan di Bima semakin baik dan masyarakat tidak perlu jauh-jauh berobat,” ujarnya.

Dirinya menegaskan bahwa tidak boleh ada perbedaan perlakuan dalam kepemimpinan di NTB. Pemerintah Provinsi, katanya, berkomitmen menjadi pemimpin yang adil bagi seluruh daerah.

Dalam dialog bersama warga, Gubernur Iqbal juga menyinggung kondisi puluhan kilometer jalan Provinsi di Bima yang rusak hingga sempat viral di media sosial karena ditanami pohon pisang. Kerusakan jalan diperparah dengan kondisi perbukitan yang gundul sehingga lumpur turun ke badan jalan saat hujan.

“Saya sudah ke Donggo, Samili, dan melihat langsung kondisi jalan yang memprihatinkan. Berikan kami waktu untuk melihat secara menyeluruh kondisinya. Dengan keterbatasan anggaran dan teknologi, kami terus mencari solusi dan teknologi baru agar perbaikan jalan di NTB bisa dilakukan lebih efektif,” jelasnya.

Gubernur Iqbal juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghidupkan kembali bukit dan hutan di Bima. Menurutnya, penghijauan menjadi kunci untuk menjaga alam sekaligus melindungi infrastruktur.

“Mari kita tinggalkan Bima yang baik bagi anak cucu kita. Masih ada waktu untuk memperbaiki, asalkan kita bergerak bersama dari Provinsi hingga Desa untuk merawat alam Bima,” ajaknya.

Dirinya menyebutkan, saat ini terdapat tiga prioritas utama Pemerintah Provinsi NTB, yakni penurunan kemiskinan ekstrem, penguatan ketahanan pangan berbasis kelestarian alam serta pengembangan pariwisata. Meski infrastruktur tidak termasuk dalam tiga prioritas utama tersebut, dirinya menegaskan bahwa tanpa infrastruktur yang memadai, ketiga program tersebut tidak akan berjalan optimal.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Iqbal juga mengajak masyarakat untuk membesarkan Bank NTB Syariah. Dirinya menyampaikan bahwa perbaikan di tubuh bank daerah tersebut terus dilakukan sehingga penyaluran KUR dapat kembali berjalan serta dalam waktu dekat BPR NTB akan bertransformasi menjadi bank berbasis syariah.

Di akhir sambutannya, Gubernur Iqbal memohon doa dan dukungan agar dirinya bersama Wakil Gubernur, Indah Dhamayanti Putri, dapat menjalankan amanah dengan baik, demikian pula Bupati dan Walikota di Bima.

Pada kegiatan tersebut turut diserahkan sejumlah bantuan, antara lain dari Bank NTB Syariah berupa 50 paket sembako serta masing-masing 10 paket sarung, sajadah, dan mukena. Biro Kesra NTB menyerahkan sarung dan mukena. Baznas NTB menyalurkan bantuan sabilillah sebesar Rp20 juta dan paket sembako yang diberikan langsung kepada penerima malam itu. Pemerintah Kabupaten Bima memberikan bantuan Al-Qur’an dan sembako. Sementara Baznas Bima menyalurkan zakat fitrah berupa 27 paket beras serta tambahan bantuan uang tunai dari Bank NTB Syariah Cabang Tente.

Redaksi ||