Media Dinamika Global: Pendidikan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Juni 2026

Hari Pertama Buka Pendaftaran SPMB, SMPN 2 Dompu Diserbu Calon Siswa Baru

SMPN 2 Dompu melaksanakan SPMB Tahun 2026/2027, (Ist/Surya)

Dompu, Media Dinamika Global – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Dompu resmi melaksanakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 di Sekolah setempat. Rabu (24/6/26).

Hari pertama pendaftaran, antusiasme calon peserta didik baru terlihat cukup tinggi dengan puluhan siswa telah mendaftarkan diri melalui jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi.

Kepala SMPN 2 Dompu, Efendi, S.Ag., M.M.Inov, menjelaskan bahwa tahapan pendaftaran jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi berlangsung mulai 24 hingga 27 Juni 2026. Selanjutnya proses seleksi dilaksanakan pada 26–28 Juni 2026 dan hasil seleksi diumumkan pada 29 Juni 2026.

"Hari ini merupakan hari pertama pendaftaran jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi. Kegiatan pelayanan pendaftaran dimulai pukul 07.30 Wita hingga pukul 10.00 Wita," ujar Efendi, Rabu (24/6/2026).

Kepala Sekolah mengungkapkan bahwa kuota penerimaan siswa baru tahun ini ditargetkan sebanyak 6 (Enam) rombongan belajar (Rombel), dengan kapasitas 32 siswa pada setiap rombel. Proses seleksi saat ini masih dilakukan secara manual karena sistem pendaftaran online belum dibuka dan dijadwalkan mulai aktif pada 30 Juni 2026 untuk proses input data.

"Alhamdulillah, pada hari pertama ini sudah ada puluhan siswa yang mendaftar," ungkapnya.

Kepala sekolah menyebutkan sejumlah sekolah dasar yang menjadi sekolah pendukung dan wilayah zonasi SMPN 2 Dompu, di antaranya, SDN 30 Dompu (Manggenae) yang berbagi zonasi dengan SMPN 8 Dompu, SDN 28 Dompu (Katua-Lagara), SDN 34 Dompu (Doro Kore-Katua), SDN 26 Dompu (O'o Timur), SDN 29 Dompu (O'o Barat), SDN 9 Dompu (Rasa Nggaro), SDN 35 Dompu (Mangge Asi), SDN 14 Dompu (Doro Tangga), serta SD SDIT As-Salam Dompu.

Sementara jalur domisili akan dibuka mulai tanggal 30 Juni hingga 3 Juli 2026. Kami mengimbau kepada seluruh calon peserta didik dan orang tua agar mempersiapkan seluruh persyaratan yang dibutuhkan sejak dini agar proses pendaftaran berjalan lancar.

"Hasil seleksi akan diumumkan pada 5 Juli 2026, kemudian peserta didik yang dinyatakan diterima wajib melakukan pendaftaran ulang pada tanggal 6 sampai 8 Juli 2026," tutur Kepala Sekolah.

Efendi menambahkan bahwa setelah proses penerimaan selesai, sekolah akan melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 9–11 Juli 2026 sebagai sarana bagi siswa baru untuk mengenal lingkungan sekolah, guru, serta tata tertib yang berlaku.

"Kami berharap, seluruh peserta didik baru dapat mengikuti MPLS dengan baik sehingga siap memulai proses pembelajaran pada hari pertama masuk sekolah yang dijadwalkan pada 13 Juli 2026. SMPN 2 Dompu berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan berorientasi pada prestasi," tambahnya.

Kepala Sekolah juga berharap lulusan dari SDN 29 Dompu (Desa O'o Barat) dan SDN 26 Dompu (O'o Timur), SDN 28 Dompu (Katua-Lagara) tetap menjadikan SMPN 2 Dompu sebagai pilihan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

"Tahun lalu rata-rata mereka memilih bersekolah di sini," harapnya.

Diakhir disampaikannya, kami berkomitmen dalam pelaksanaan penerimaan murid baru yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

"Ayo daftarkan segera putra-putrinya ke SMPN 2 Dompu sekolah aman, nyaman, unggul, berprestasi, berkarakter, berbudaya, dan sekolah berkualitas untuk semua," tutupnya.

Redaksi |

Minggu, 21 Juni 2026

SDN Rada Bergejolak, Guru Semprot Kebijakan Kepsek dan Persoalkan Bendahara BOS

SDN Rada Bolo, (Ist/Surya)

Bima, Media Dinamika Global - 20 Juni 2026 — Polemik internal di SDN Rada kembali memanas. Puluhan guru dikabarkan mengancam mogok mengajar setelah muncul ketidakpuasan terhadap sejumlah kebijakan di lingkungan sekolah, mulai dari pembagian tugas mengajar hingga pengelolaan administrasi sekolah.

Persoalan ini mencuat dalam rapat internal sekolah yang digelar pada Sabtu (20/6/2026). Dalam forum tersebut, para guru menyoroti adanya dugaan diskriminasi dalam pembagian tugas mengajar. Mereka menilai pembagian tugas tidak berjalan adil dan menimbulkan ketegangan di kalangan pendidik.

Sejumlah guru juga menyampaikan bahwa surat tugas yang dikeluarkan oleh BKD dan ditandatangani Sekda justru tidak diakui secara penuh oleh kepala sekolah, bahkan dianggap “tidak kuat” dan disebut sebagai “titipan”. Hal ini memicu kekecewaan di kalangan guru.

“Seharusnya surat tugas resmi dari BKD menjadi dasar pembagian tugas, bukan dipersoalkan,” ujar salah seorang guru yang enggan disebutkan namanya.

Selain itu, para guru juga menyoroti pengangkatan Bendahara Dana BOS yang dinilai tidak melalui mekanisme rapat dan kesepakatan bersama dengan dewan guru. Kondisi ini dianggap tidak transparan dan merugikan kebersamaan di lingkungan sekolah.

Sementara itu, Plt Kepala Sekolah SDN Rada, Eni Dahlia, S.Pd, yang dihubungi media ini memberikan klarifikasi terkait berbagai persoalan yang berkembang, namun meminta agar tidak dipublikasikan dalam pemberitaan media.

Tidak hanya itu, sejumlah guru juga meminta kepada Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dikbudpora) serta Bupati Bima agar segera mengevaluasi dan mempertimbangkan penetapan kepala sekolah definitif di SDN Rada. Mereka menilai kepemimpinan saat ini belum memberikan dampak positif dalam membangun sekolah.

Selain itu, para guru menyoroti kondisi fasilitas sekolah, khususnya area pintu gerbang masuk yang dinilai kurang diperhatikan. Mereka menyebut adanya besi-besi yang berceceran di sekitar pintu masuk yang dikhawatirkan membahayakan keselamatan siswa.

Para guru berharap pemerintah daerah segera turun tangan agar persoalan ini dapat diselesaikan dan kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal serta kondusif.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di SDN Rada masih menjadi perhatian berbagai pihak.

Pewarta: Syuryadin

Sabtu, 13 Juni 2026

Sekolah Vokasi Pakuan Jadi Pusat Pengabdian: Workshop Pemrograman Robot Obstacle Avoidance dari D4 Kecerdasan Buatan dan Robotika

 

Foto bersama Dosen dan Peserta Workshop


Bogor, MDG — Sebanyak 20 siswa dari sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mitra mengikuti Workshop Perakitan dan Pemrograman Mobile Robotik yang diselenggarakan oleh Program Studi D4 Kecerdasan Buatan dan Robotika (KBR), Sabtu (13/6/2026). Bertempat di Laboratorium Hardware dan Software Sekolah Vokasi, kegiatan ini bertujuan menjembatani kesenjangan teknologi otomasi di institusi pendidikan menengah sekaligus menjadi bukti optimalisasi sarana prasarana kampus untuk kepentingan publik.

Ketua Program Studi D4 Kecerdasan Buatan dan Robotik, Fikri Adzikri, ST., MT., yang juga bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan, menegaskan bahwa workshop ini merupakan wujud nyata hilirisasi kepakaran dosen di era disrupsi industri.

"Kami melihat banyak sekolah menengah memiliki antusiasme tinggi tetapi terbatas akses terhadap perangkat robotika mutakhir. Melalui skema shared facilities, kami membuka laboratorium dan perangkat mikrokontroler, sensor, dan komponen elektronika lainnya untuk digunakan langsung oleh para siswa. Ini adalah kontribusi nyata Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus pemenuhan standar mutu akreditasi prodi," ujar Fikri saat membuka acara.

Penyampaian Materi Workshop oleh Instruktur

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 14.00 WIB ini menghadirkan instruktur ahli, Mu'amar Fadlil, ST., MT., CEH. Para peserta tidak hanya diberikan teori, tetapi langsung merakit robot beroda tiga (obstacle avoidance) dari awal. Mereka mempelajari prinsip kerja sensor ultrasonik yang meniru sistem ekolokasi kelelawar, yaitu mendeteksi rintangan berdasarkan waktu tempuh pantulan gelombang suara (time-of-flight).

"Robot yang kalian buat hari ini adalah miniatur dari Autonomous Mobile Robot (AMR) yang digunakan di industri manufaktur dan logistik. Prinsipnya sama: sense (mendeteksi), think (memproses di ESP32), lalu act (bergerak menghindar). Ini fondasi teknologi otonom yang kelak akan kalian temui di dunia kerja," jelas Mu'amar di hadapan peserta.

Praktik Merakit Mobile Robot "Obstacle Avoidance"

Salah satu siswa mengungkapkan kegembiraannya karena untuk pertama kalinya dapat memprogram logika navigasi robot secara langsung. Dalam sesi inti, peserta diajarkan mengunggah kode program ke mikrokontroler ESP32, mengatur sinyal PWM untuk kecepatan motor, serta menulis logika if-else untuk mengambil keputusan belok saat jarak dengan rintangan kurang dari 30 sentimeter.

Kegiatan ini juga menjadi momen penting bagi internal program studi. Selain melaksanakan program kerja pengabdian masyarakat, workshop ini menghasilkan bukti empiris pemanfaatan fasilitas laboratorium robotika terapan. Hal tersebut merupakan indikator kinerja krusial dalam instrumen akreditasi program studi vokasi, khususnya terkait keterlibatan Dosen Tetap Perguruan Tinggi (DTPR) dan optimalisasi sarana prasarana PkM.

Penyerahan Sertifikat oleh Ketua Prodi D4 KBR kepada Instruktur

Pelaksanaan workshop yang didukung penuh oleh tim dosen dan mahasiswa, termasuk Ariel Alfaro, S.Kom., MSI. sebagai koordinator acara dan Adi Susila Putera, S.Kom., M.Kom. selaku koordinator perlengkapan, berjalan interaktif. Setelah sesi perakitan dan pemrograman, robot-robot buatan para siswa diuji coba di lintasan sederhana untuk menguji ketepatan logika penghindaran rintangan.

Simbolis Penyerahan Sertifikat oleh PIC Laboratorium Prodi D4 KBR kepada Peserta

Melalui kegiatan ini, Prodi D4 Kecerdasan Buatan dan Robotik berharap dapat terus mencetak generasi muda yang siap bersaing di era otomasi, sekaligus membuktikan bahwa perguruan tinggi vokasi hadir sebagai solusi bagi tantangan teknologi di masyarakat. (Red)

Kamis, 28 Mei 2026

SLB Al-Ghifari Gelar Jum'at Berkah Bersama Dandim-1608/Bima


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Sanusi, S.Pd Kepala SLB Al-Ghifari Kel Kumbe Kecamatan Rasanae' Timur Kota Bima, menyambut kedatangan Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbogan S. Kom., M. Sc dalam rangka melaksanakan kegiatan Jum'at Berkah. Jum'at, (29/05)26)

Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbogan S. Kom., M. Sc, Danramil 1608-01/Rasana'e Kapten Inf. Bambang Irawan, Danpos Rasana'e Timur Kota Bima Pelda Ifin Setiawan, Kepala sekolah SLB Yayasan Al-Gifari Kota Bima. Sanusi,. S.Pd, beserta para Guru SLB Yayasan Al-Gifari Kota Bima.

Pukul 09.00 Wita Dandim 1608/Bima beserta rombongan tiba di SLB Yayasan Al-Gifari Kota Bima langsung di sambut oleh Kepala SLB Yayasan Al-Ghifari Kota Bima.

Dalam sambutannya Kepala SLB Yayasan Al-Gifari Kota Bima Sanusi, S.Pd menyampaikan Ucapan terimakasih kepada Dandim-1608/Bima yang telah meluangkan waktu untuk datang berkunjung di sekolahnya yakni di SLB Yayasan Al-Gifari Kota Bima, ujar Sanusi 

Lanjutnya, Sekolah SLB Yayasan Al-Gifari Kota Bima ini merupakan salah satu sekolah yang berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi anak-anak berkebutuhan khusus, agar mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, serta memiliki keterampilan yang berguna bagi masa depan mereka. 

Sehingga dalam hal ini kami sangat berharap dukungan dari TNI-AD, dan yang paling utama dukungan dari Kodim 1608/Bima itu sangat kami harapkan dalam mewujudkan hal tersebut, kami berharap melalui kunjungan ini dapat terjalin silaturahmi yang baik serta memberikan inspirasi dan semangat bagi anak-anak kami.

Kehadiran Bapak juga menjadi bukti nyata kepedulian TNI-AD dan Kodim 1608/Bima terhadap sekolah SLB Yayasan Al-Gifari Kota Bima khususnya bagi anak-anakku semua nya, pungkasnya.

Dikatakannya lagi bahwa, mungkin di antara kita bukanlah orang yang tidak tahu atau tidak mampu, namun mungkin saja ada hal yang kurang kita pahami, atau ada pandangan yang perlu kita luruskan mengenai anak-anak penyandang disabilitas, atau yang kita kenal sebagai anak berkebutuhan khusus.

Secara fisik, kita bisa melihat keragaman kondisi mereka, ada yang tidak memiliki tangan atau kaki, ada yang hanya memiliki sebagian anggota tubuh, ada yang bisa berjalan meski dengan keterbatasan, ada yang tidak bisa melihat, dan ada pula yang tidak mampu berbicara, maka dalam hal ini tentunya mereka sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak terutama dari Kodim 1608/Bima hingga pemerintah terkait dalam memberikan dukungan agar mereka bisa menjadi sukses dikemudian hari, tutup Kepala SLB Al-Ghifari 

Di tempat yang sama, Dandim 1608/Bima juga memberikan sambutannya, dihadapan Kepala SLB Yayasan Al-Gifari beserta seluruh dewan guru dan para siswanya beliau menyampaikan bahwa, Kalian adalah generasi penerus yang diharapkan mampu membawa perubahan. Kehadiran kalian di sekolah SLB Yayasan Al-Gifari Kota Bima ini bukan sekadar untuk mencari ilmu, tetapi juga untuk membentuk akhlak yang mulia dan kedisiplinan yang tinggi, ujar Dandim- 1608/Bima.

Lanjutnya, Manfaatkanlah waktu yang ada sebaik-baiknya.Jangan sia-siakan kesempatan ini untuk belajar, serta mendalami ilmu yang di terapkan oleh guru.Ingatlah, ilmu yang didapat di sini akan menjadi bekal paling berharga untuk kehidupan kalian semua.

Dan yang paling penting adalah hormatilah kepada guru kalian semua, sebagaimana kalian menghormati orang tua sendiri, tetap semangat dan belajar jangan merasa minder sebab kita semua sama jaga nama baik sekolah SLB Yayasan Al-Gifari Kota Bima ini dan nama baik orang tua kalian semua, tegasnya dihadapan para siswa.

Dandim 1608/Bima juga menyampaikan bahwa, Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan antara TNI-AD, khususnya Kodim 1608/Bima, dengan masyarakat, termasuk keluarga besar sekolah SLB Yayasan Al-Gifari Kota Bima. Kami hadir di sini tidak hanya untuk berbagi, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi serta memberikan semangat kepada anak-anak kita yang hebat dan penuh potensi.

Kami sangat mengapresiasi kepada para guru dengan penuh kesabaran dan keikhlasan membimbing kalian semua, Peran bapak dan ibu guru sangat luar biasa dalam mengajar dan membimbing Anak-anakku sekalian, maka hargailah mereka, turutilah mereka.

Kepada anak-anak kami, tetaplah semangat dalam belajar dan berkarya, Kalian adalah anak-anak istimewa yang memiliki kemampuan dan kelebihan masing-masing. Jangan pernah merasa minder, teruslah berusaha dan yakin bahwa kalian bisa meraih masa depan yang lebih baik seperti teman- temannya yang lain.


Melalui kegiatan Jum'at Berkah ini, kami berharap apa yang kami berikan dapat bermanfaat, meskipun tidak seberapa, yang terpenting adalah kebersamaan, kepedulian, dan rasa kasih sayang yang kita bangun bersama.

TNI-AD dan terutama Kodim 1608/Bima selalu berada di tengah-tengah kalian semua dan juga hadir ditengah-tengah masyarakat untuk membantu kesulitan masyarakat, dan bukti nyata kepedulian TNI-AD dan Kodim 1608/Bima terhadap masyarakat yaitu dengan membangun jembatan gantung untuk mengakses jalan penghubung bagi masyarakat, ini sangat luar biasa.

Terakhir disampaikannya, semoga anak-anak yang kita didik hari ini, menjadi generasi-generasi yang membanggakan Bangsa dan Negara lebih-lebih keluarga mereka, Amiiin Ya Rabbal Alamin, tutupnya.

Uasai Sambutan Dandim 1608/Bima, Pukul 09.25 Wita, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian buku tulis dan penyerahan Sembako secara simbolis oleh Dandim 1608/Bima kepada anak-anak sekolah SLB Yayasan Al-Gifari Kota Bima.

Dan pada puncak acara, sekitar Pukul 09.55 Wita, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama di depan Mobil Maung.

Pada Pukul 10.05 Wita seluruh rangkaian kegiatan selesai dan berjalan dengan aman, lancar dan tertib. Koramil-01/Tim MDG)

Rabu, 20 Mei 2026

Dikpora NTB Dorong Pelajar Sumbawa Berkarya Lewat Film dan Kampanyekan Anti Pernikahan Anak


Sumbawa Besar, Media Dinamika Global — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB terus mendorong kreativitas generasi muda melalui kegiatan Workshop Film Festival Film Lombok 2026 bertajuk “Lebaran Film Warga NTB” yang digelar di SMKN 3 Sumbawa Besar, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Lombok Inspira Foundation tersebut menjadi bagian dari kampanye edukatif untuk meningkatkan kesadaran pelajar mengenai dampak buruk pernikahan anak atau merarik kodek di NTB.

Kepala SMKN 3 Sumbawa Besar, H. M. Ashari, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan workshop di sekolahnya. Menurutnya, kegiatan tersebut mampu memberikan ruang positif bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperluas wawasan di bidang perfilman.

“Atas nama SMKN 3 Sumbawa Besar kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan banyak manfaat bagi generasi muda. Kami berharap kegiatan seperti ini mampu mendorong siswa untuk terus berprestasi dan berkarya,” ujarnya saat membuka kegiatan secara resmi.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora NTB, H. Tarmidzi, S.Kom., M.E., mengatakan workshop film tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam membangun kapasitas generasi muda sekaligus menekan angka pernikahan anak di NTB.

Ia menjelaskan, para peserta tidak hanya mendapatkan materi dasar perfilman, tetapi juga praktik produksi film pendek yang dapat menjadi media kampanye sosial di lingkungan masing-masing.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan kreativitas pemuda NTB dalam membangun masa depan. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai dampak merarik kodek seperti putus sekolah, kekerasan rumah tangga, kemiskinan, gangguan kesehatan reproduksi ibu hingga stunting,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Pak Ajik itu juga mengajak generasi muda NTB untuk terus mengembangkan keterampilan dan menyiapkan masa depan melalui kegiatan produktif.

“Semua peserta diajarkan proses membuat film dari dasar hingga praktik produksi. Harapannya mereka bisa berkarya, bahkan membuka peluang ekonomi kreatif seperti menjadi konten kreator, sehingga dapat lebih fokus membangun masa depan,” tambahnya.

Ia menegaskan, Bidang Kepemudaan Dikpora NTB terus melakukan berbagai upaya pencegahan pernikahan anak melalui pelatihan kewirausahaan, keterampilan kepemudaan, hingga sosialisasi bahaya narkoba bekerja sama dengan BNN kabupaten/kota.

Workshop yang berlangsung di Laboratorium Komputer SMKN 3 Sumbawa Besar tersebut diikuti lebih dari 50 siswa SMA dan SMK dari Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat, khususnya pelajar yang memiliki minat di bidang perfilman.

Kegiatan menghadirkan Budi Triono dari Lombok Inspira Foundation sebagai narasumber. Dalam sesi pelatihan, peserta diajak menyaksikan film karya anak Lombok bertema dampak sosial merarik kodek, kemudian mendapatkan materi mengenai proses kreatif, pengembangan ide cerita, hingga teknik produksi film pendek.

Usai kegiatan di Sumbawa, tim Dikpora NTB bersama Lombok Inspira Foundation dijadwalkan melanjutkan roadshow ke Dompu sebagai bagian dari kampanye anti pernikahan anak sekaligus upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) NTB tahun 2026

Redaksi |

Rabu, 13 Mei 2026

Gaji P3K Kabupaten Bima Mulai Dicairkan, Segini Besarannya!


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Pemerintah Kabupaten Bima resmi mulai mencairkan gaji bagi ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K/PPPK) paruh waktu tahun anggaran 2026, mulai Rabu (13/5/2026). Pembayaran ini mencakup rapelan gaji sejak Januari 2026, setelah sebelumnya sempat tertunda akibat penyelesaian administrasi dan penyusunan kontrak kerja.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Bima, Suryadin, mengonfirmasi pencairan tersebut. Ia menjelaskan pembayaran dilakukan bertahap, dengan prioritas utama pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tugasnya langsung bersentuhan dengan kebutuhan dasar masyarakat. Instansi yang sudah menerima pembayaran antara lain Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pemadam Kebakaran, sementara dinas lain termasuk pendidikan dan kesehatan akan menyusul dalam 3–5 hari ke depan setelah data dan dokumen dinyatakan lengkap.

“Anggaran sebesar Rp 63 miliar sudah tersedia dan masuk dalam APBD 2026, tidak ada kendala dana. Keterlambatan hanya soal administrasi, sekarang sudah selesai dan kami pastikan semua P3K akan menerima haknya tanpa ada yang tertinggal,” tegas Suryadin.

Besaran gaji yang dibayarkan sesuai aturan: Tenaga Penunjang Utama (TPU) menerima Rp. 700.000 per bulan, sedangkan tenaga non-TPU sebesar Rp. 300.000 per bulan. Semua pembayaran disetorkan langsung ke rekening masing-masing pegawai melalui Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Barat.

Salah satu P3K di Dinas Lingkungan Hidup mengaku lega setelah uang gaji masuk pagi ini. “Sudah hampir 4 bulan menunggu, sangat membantu kebutuhan sehari-hari. Terima kasih Pemkab Bima yang akhirnya menuntaskan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPKAD Kabupaten Bima menambahkan, proses pencairan berjalan lancar dan seluruh tunjangan yang melekat juga akan dibayarkan bersamaan dengan gaji pokok. Ia mengimbau seluruh P3K yang belum menerima agar bersabar, karena hanya menunggu jadwal giliran verifikasi dari instansi masing-masing.

DPRD Kabupaten Bima sebelumnya juga menegaskan agar tidak ada penundaan lagi, mengingat hak pegawai adalah prioritas utama pelayanan publik. “Sekarang sudah terbayar, ini langkah tepat. Kami akan terus awasi agar proses selanjutnya berjalan tepat waktu,” ujar Ketua Komisi I DPRD Bima, Supardin.

Pemkab Bima berkomitmen mulai bulan Juni 2026 pembayaran gaji P3K akan berjalan rutin setiap awal bulan, sesuai jadwal seperti ASN lainnya. (Tim)

Ketua Tim Penggerak PKK (TP.PKK) Kabupaten Bima

 


Bupati dan Wakil Bupati Bima Mengucapkan

 


Bupati dan Wakil Bupati Bima Mengucapkan