Media Dinamika Global: Media Dinamika Global.Id
Tampilkan postingan dengan label Media Dinamika Global.Id. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Media Dinamika Global.Id. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Agustus 2026

Semangat Generasi Emas Menggema di Marente, Camat Alas Hadiri Penutupan Turnamen Sepak Bola U-11 Kades Cup 2026


SUMBAWA, Media Dinamika Global -  Sorak sorai penonton memecah suasana Lapangan Desa Marente, Kecamatan Alas, Minggu (2/8/2026). Di tengah riuh tepuk tangan dan kibaran bendera tim, wajah-wajah ceria para pesepak bola cilik menjadi potret lahirnya harapan baru bagi masa depan sepak bola Sumbawa. Momen itu menandai berakhirnya Turnamen Sepak Bola U-11 Kades Cup Marente Tahun 2026 yang berlangsung sukses dan penuh semangat sportivitas.

Penutupan turnamen dihadiri Camat Alas, Dr. Usman, S.E., M.E., bersama Kepala Desa Marente, BPD, tokoh masyarakat, panitia penyelenggara, pelatih, orang tua pemain, serta ratusan warga yang memadati lapangan untuk memberikan dukungan kepada para atlet muda.

Sebanyak 16 klub sepak bola usia dini dari Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Selama turnamen berlangsung, para pemain muda menampilkan permainan yang atraktif, penuh semangat, dan menjunjung tinggi nilai-nilai fair play. Bagi mereka, setiap pertandingan bukan sekadar perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi ruang belajar membangun karakter, disiplin, kerja sama, dan rasa percaya diri.

Camat Alas menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Marente dan seluruh panitia yang telah berhasil menghadirkan ajang kompetisi yang tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet sepak bola sejak usia dini.

Menurut Camat, keberhasilan sebuah daerah dalam melahirkan atlet berprestasi tidak lepas dari konsistensi dalam membina talenta muda melalui kompetisi yang berkelanjutan.

"Turnamen seperti ini sangat positif karena mampu menumbuhkan semangat sportivitas, disiplin, kerja sama tim, sekaligus menjadi sarana mencari bibit-bibit atlet sepak bola yang berpotensi mengharumkan nama Kecamatan Alas dan Kabupaten Sumbawa di masa mendatang," ujar Dr. Usman.

Ia berharap Turnamen Kades Cup Marente dapat terus menjadi agenda rutin setiap tahun dan semakin berkembang sebagai ajang pembinaan yang melahirkan pesepak bola muda berbakat yang mampu bersaing di tingkat regional hingga nasional.

Suasana haru dan bangga mewarnai puncak acara ketika para juara dipanggil satu per satu untuk menerima trofi, medali, piagam penghargaan, serta hadiah pembinaan. Tepuk tangan para orang tua, pelatih, dan masyarakat mengiringi langkah para pemain muda yang naik ke podium sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan perjuangan mereka sepanjang turnamen.

Pada edisi tahun 2026, Maras Academy tampil sebagai juara setelah menunjukkan performa impresif sejak babak penyisihan hingga laga final. Trofi juara diserahkan langsung oleh Camat Alas bersama Kepala Desa Marente, disertai hadiah pembinaan sebesar Rp3.000.000 sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang diraih.

Menutup rangkaian acara, Camat Alas menegaskan bahwa pembinaan olahraga harus dimulai dari desa karena di sanalah lahir potensi-potensi besar yang perlu mendapat ruang untuk berkembang.

"Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, pelatih, dan seluruh elemen yang terlibat, lapangan sepak bola bukan hanya menjadi arena pertandingan, tetapi juga tempat tumbuhnya mimpi, persahabatan, dan harapan akan lahirnya generasi pesepak bola yang kelak mampu mengharumkan nama Sumbawa di berbagai tingkat kompetisi," pungkasnya.

Redaksi | Surya Ghempar

Sabtu, 01 Agustus 2026

Mahasiswa KKN UMMat Kelompok 03 Dorong Daya Saing Madu Desa Piong Melalui Rebranding Produk dan Pembentukan Koperasi


BIMA, Media Dinamika Global - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) Kelompok 03 menggelar sosialisasi bertajuk "Rebranding Identitas Produk Madu" di Aula Kantor Desa Piong, Kabupaten Bima. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan identitas, legalitas, dan kelembagaan usaha madu lokal.

Sosialisasi diikuti oleh para petani madu, Pemerintah Desa Piong, serta masyarakat setempat. Program ini merupakan salah satu agenda kerja KKN UMMAT yang berfokus pada pengembangan usaha mikro berbasis potensi desa agar mampu meningkatkan nilai tambah produk unggulan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pentingnya membangun identitas produk melalui penentuan merek (branding), desain kemasan yang menarik, pembuatan label produk, hingga strategi pemasaran yang efektif. Langkah tersebut dinilai penting agar madu khas Desa Piong memiliki daya saing yang lebih kuat dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa rebranding bukan hanya sebatas mengubah tampilan kemasan, tetapi merupakan strategi membangun citra produk yang profesional, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta memperkuat posisi produk lokal di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Tidak hanya memberikan materi, mahasiswa juga melakukan pendampingan langsung kepada para petani madu dalam mendesain ulang logo dan kemasan produk. Pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan nilai jual madu Desa Piong sekaligus memperkuat identitasnya sebagai salah satu produk unggulan Kabupaten Bima.

Selain aspek pemasaran, mahasiswa turut membantu proses pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai langkah awal legalisasi usaha. Kepemilikan NIB menjadi fondasi penting dalam proses pengajuan sertifikasi halal dan perizinan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sehingga produk madu memiliki legalitas yang lebih lengkap dan peluang pemasaran yang semakin luas.

Sebagai bentuk penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat, Mahasiswa KKN UMMAT juga memfasilitasi pembentukan Koperasi Madu Piong Lereng Tambora. Koperasi tersebut diharapkan menjadi wadah bagi para petani dalam mengelola produksi, pengemasan, pemasaran, hingga pengembangan usaha secara lebih profesional, efektif, dan berkelanjutan.

Melalui koperasi, para petani diharapkan mampu memperkuat kerja sama, meningkatkan efisiensi usaha, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Piong.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para petani madu tampak antusias menyampaikan berbagai pengalaman serta kendala yang dihadapi dalam proses produksi maupun pemasaran. Diskusi tersebut menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat untuk merumuskan strategi pengembangan madu Desa Piong agar semakin dikenal oleh masyarakat luas.

Mahasiswa KKN UMMAT berharap program ini mampu mendorong para petani untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperkuat legalitas usaha, serta membangun kelembagaan ekonomi yang mandiri. Dengan identitas produk yang kuat dan tata kelola usaha yang baik, madu khas Desa Piong diharapkan mampu bersaing di pasar regional hingga nasional serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan perekonomian masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama antara Mahasiswa KKN UMMAT Kelompok 03, Pemerintah Desa Piong, dan para petani madu sebagai simbol komitmen bersama dalam mengembangkan potensi unggulan Desa Piong melalui produk madu yang berkualitas, berdaya saing, dan memiliki legalitas yang memadai.

Redaksi |

Jelang HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKN UMMAT Kelompok 01 Desa Kalimango Gelar Turnamen Lomba Tradisional

Foto bersama, (Ist/Surya)

SUMBAWA, Media Dinamika Global - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) Kelompok 01 Desa Kalimango menggelar Turnamen Lomba Tradisional di Lapangan Sport Center Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan yang mengusung tema "Wujudkan Generasi Muda yang Kreatif, Kolaboratif, dan Berkarakter" tersebut diikuti antusias oleh masyarakat Desa Kalimango. Turnamen menjadi salah satu program kerja mahasiswa KKN sebagai upaya melestarikan permainan tradisional sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat dalam menyambut peringatan Hari Kemerdekaan.

Pembukaan kegiatan dihadiri Kepala Desa Kalimango Hery Darfan, S.P., Camat Alas Dr. Usman, S.E., M.E., Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Fraksi PKB Dapil V Sri Wahyuni, perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat.

Ketua KKN UMMAT Kelompok 01 Desa Kalimango, Muhamad Isfar, mengatakan bahwa turnamen tersebut merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui kegiatan yang bersifat edukatif, rekreatif, dan membangun kebersamaan.

"Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi antarwarga, menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Desa Kalimango," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kalimango, Hery Darfan, S.P., mengapresiasi berbagai program kerja yang telah dilaksanakan mahasiswa KKN selama berada di desa tersebut.

Menurutnya, mahasiswa berhasil menghadirkan inovasi melalui Sistem Informasi Desa (SID) yang mempermudah pelayanan administrasi masyarakat. Selain itu, mereka juga melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan, seperti lomba hafalan surat pendek dan lomba adzan bagi anak-anak.

"Hari ini mahasiswa kembali menggelar lomba olahraga tradisional seperti sendok kelereng, balap karung, dan pukul priuk. Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada adik-adik mahasiswa KKN UMMAT yang telah berkontribusi bagi Desa Kalimango," kata Hery Darfan.

Ia juga menyampaikan bahwa selama pelaksanaan KKN, mahasiswa aktif berkoordinasi dengan berbagai pihak, di antaranya BPP Pertanian, Posyandu, serta sejumlah lembaga lainnya guna mendukung keberhasilan program kerja di desa.

Pantau langsung Media Dinamika Globa, Usai memberikan sambutan, Kepala Desa Kalimango secara resmi membuka Turnamen Lomba Tradisional yang ditandai dengan pelepasan peserta dan disambut tepuk tangan meriah dari masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Mahasiswa KKN UMMAT Kelompok 01 berharap semangat gotong royong, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya lokal terus tumbuh di tengah masyarakat. Turnamen ini juga diharapkan menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang semakin menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Kalimango.

Redaksi |

Sri Wahyuni Hadiri Turnamen Olahraga KKN UMMAT di Kalimango, Ajak Generasi Muda Isi Kemerdekaan dengan Prestasi dan Persaudaraan

Anggota DPRD Sumbawa saat sambutan dan Foto bersama, (Ist/Surya)

SUMBAWA, Media Dinamika Global – Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap tanah air mulai terasa di Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) Kelompok 01 menggelar turnamen olahraga yang disambut antusias oleh masyarakat, Sabtu (1/8/2026).

Sejak sore, lapangan Desa Kalimango dipenuhi ratusan warga yang datang memberikan dukungan kepada para peserta. Sorak sorai penonton, tawa anak-anak, hingga semangat para pemuda yang bertanding menciptakan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, mencerminkan nilai-nilai persatuan yang diwariskan para pahlawan bangsa.

Pembukaan turnamen dihadiri Kepala Desa Kalimango Hery Darfan, S.P., Camat Alas Dr. Usman, S.E., M.E., Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Fraksi PKB Dapil V Sri Wahyuni, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat.

Mengusung tema "Wujudkan Generasi Muda yang Kreatif, Kolaboratif, dan Berkarakter", kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi yang mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus membangkitkan semangat gotong royong dalam menyambut bulan kemerdekaan.

Dalam sambutannya, Sri Wahyuni memberikan apresiasi kepada Mahasiswa KKN UMMAT yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat desa.

"Turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi momentum mempererat persaudaraan, membangun semangat gotong royong, dan menumbuhkan karakter generasi muda yang sehat, disiplin, serta menjunjung tinggi sportivitas. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan pemuda di desa," ujarnya.

Ketua Fraksi PKB DPRD Sumbawa itu juga mengingatkan bahwa makna sebuah pertandingan tidak hanya diukur dari kemenangan, tetapi dari persaudaraan yang tetap terjaga setelah pertandingan usai.

"Menjelang peringatan 17 Agustus, mari kita isi kemerdekaan dengan kegiatan yang bermanfaat. Menang ataupun kalah adalah hal biasa, namun menjaga persaudaraan dan kekompakan adalah kemenangan yang sesungguhnya," tuturnya disambut tepuk tangan masyarakat.

Saat ditanya mengenai persiapan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Sri Wahyuni menyampaikan optimismenya bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan seluruh unsur masyarakat.

"Alhamdulillah, dari dulu hingga sekarang Kalimango selalu menjadi salah satu pusat kemeriahan peringatan 17 Agustus. Semangat kebersamaan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan setiap kegiatan," katanya.

Ia menegaskan, Pemerintah Desa Kalimango bersama Pemerintah Kecamatan Alas telah siap menyambut peringatan Hari Kemerdekaan dengan berbagai kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat.

"Insya Allah kami akan terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara. Semoga semangat kemerdekaan semakin memperkuat persatuan dan menjadi motivasi untuk terus membangun desa yang maju, harmonis, dan sejahtera," pungkasnya.

Turnamen olahraga yang digagas Mahasiswa KKN UMMAT Kelompok 01 tersebut menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui seremoni, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyatukan masyarakat, membangun karakter generasi muda, serta menanamkan nilai persaudaraan yang menjadi fondasi kemajuan bangsa.

Redaksi |

Jumat, 31 Juli 2026

Pelatihan Wasit Bola Voli Tingkat NTB Resmi Dibuka, Camat Alas Tekankan Profesionalisme dan Integritas

Foto bersama, (Ist/Surya)

SUMBAWA, Media Dinamika Global - Camat Alas, Dr. Usman, S.E., M.E., secara resmi membuka Pelatihan Wasit Bola Voli Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang digelar di Aula Kantor Camat Alas, Kabupaten Sumbawa, Jumat (31/7/2026).

Pelatihan tersebut mengusung tema "Menjadikan Sumber Daya Manusia yang Berkompetensi, Amanah, dan Berintegritas Menuju Prestasi Bola Voli yang Optimal." Kegiatan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perwasitan sekaligus memperkuat profesionalisme wasit dalam mendukung kemajuan olahraga bola voli di Nusa Tenggara Barat.

Camat Alas Dr. Usman, S.E., M.E., menyampaikan apresiasi kepada panitia, pengurus organisasi bola voli, para instruktur, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam pelatihan tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas wasit merupakan investasi penting bagi kemajuan olahraga karena seorang wasit memiliki peran strategis dalam menjaga sportivitas dan menegakkan aturan permainan.

"Pelatihan ini bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan teknis memimpin pertandingan, tetapi juga membentuk karakter wasit yang amanah, jujur, disiplin, profesional, dan berintegritas. Seorang wasit harus mampu mengambil keputusan secara objektif sesuai aturan yang berlaku demi menjaga marwah olahraga," ujar Dr. Usman saat temui di ruangan kerjanya. Jum'at, (31/7/26).

Ia menegaskan bahwa tema pelatihan sejalan dengan kebutuhan dunia olahraga saat ini, yakni melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

"Kompetensi tanpa integritas tidak akan menghasilkan kepercayaan. Karena itu, saya berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh agar mampu menjadi wasit yang berkualitas, dipercaya, dan siap memimpin pertandingan di berbagai jenjang kompetisi," tambahnya.

Dr. Usman juga berharap pelatihan ini dapat menjadi momentum untuk melahirkan wasit-wasit bola voli asal NTB yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional. Menurutnya, kualitas perwasitan yang baik akan berdampak positif terhadap peningkatan mutu kompetisi dan prestasi atlet bola voli di daerah.

"Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai peraturan permainan terbaru, mekanisme perwasitan, etika profesi, serta praktik memimpin pertandingan yang dipandu oleh instruktur berpengalaman," terangnya.

Melalui kegiatan tersebut, dapat melahirkan wasit-wasit bola voli yang profesional, berkompetensi, amanah, dan berintegritas sehingga mampu mendukung terwujudnya prestasi bola voli NTB yang semakin optimal di masa mendatang, pungkasnya.

Redaksi |

Sri Wahyuni Anggota DPRD Sumbawa Dapil V Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola di Desa Baru

Foto Anggota DPRD, Sri Wahyuni, Kades, Bhabinkamtibmas,
Babinsa, dan Para pemain, (Ist/Surya)

SUMBAWA, Media Dinamika Global - Gemuruh tepuk tangan dan sorak-sorai masyarakat menggema di Lapangan Sepak Bola Desa Baru, Kecamatan Alas, Jumat (31/7/2026), saat Turnamen Sepak Bola resmi dibuka. Sejak sore hari, masyarakat dari berbagai dusun telah memadati lapangan. Anak-anak, remaja hingga orang tua tampak duduk di pinggir lapangan, membawa semangat yang sama, menyaksikan pesta olahraga rakyat yang telah lama dinantikan.

Pembukaan turnamen berlangsung meriah. Kehadiran Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Daerah Pemilihan V dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sri Wahyuni, disambut hangat oleh masyarakat dan jajaran Pemerintah Desa Baru. Turut hadir Kepala Desa Baru Syafruddin, S.Sos., Ketua TP PKK Desa Baru, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, tokoh masyarakat, Karang Taruna, Mahasiswa KKN Kelompok 55 Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), serta ratusan warga.

Turnamen ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Desa Baru bersama Mahasiswa KKN Kelompok 55 UMMAT sebagai upaya menghadirkan ruang kebersamaan sekaligus membangkitkan semangat olahraga di tengah masyarakat.

Anggota DPRD Sumbawa, Sri Wahyuni mengapresiasi inisiatif Pemerintah Desa Baru dan mahasiswa KKN yang mampu menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat.

"Turnamen seperti ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Yang lebih penting adalah bagaimana olahraga mampu mempererat silaturahmi, membangun persatuan, dan memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakatnya secara positif," ujar Sri Wahyuni sekaligus Ketua Fraksi Partai PKB.

Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga dapat melahirkan atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama Desa Baru di tingkat yang lebih tinggi.

Sementara itu, Kepala Desa Baru, Syafruddin, S.Sos., menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat yang begitu besar dalam menyambut turnamen tersebut.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Sri Wahyuni selaku Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Mahasiswa KKN Kelompok 55 UMMAT, panitia, Karang Taruna, para pemuda, tokoh masyarakat, dan seluruh warga yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan ini," katanya.

Menurutnya, turnamen sepak bola menjadi momentum memperkuat persaudaraan antarwarga sekaligus membangun karakter generasi muda melalui sportivitas dan kerja sama.

"Saya berharap seluruh peserta bertanding dengan menjunjung tinggi fair play, saling menghormati, dan menjaga keamanan sehingga turnamen ini dapat berlangsung lancar hingga partai final," ujarnya.

Pantauan Media Dinamika Global di lokasi, usai seremoni pembukaan, masyarakat langsung memenuhi sisi lapangan untuk menyaksikan pertandingan perdana. Sorak dukungan dari para penonton terus terdengar setiap kali pemain menunjukkan aksi-aksi terbaiknya. Di sudut lapangan, anak-anak tampak berlarian mengenakan jersey tim favorit mereka, sementara para orang tua menikmati pertandingan sambil bercengkerama.

Redaksi |