Perjalanan Inspiratif Opik Paradewa, Guru Honorer yang Kini Menjadi Advokat Pembela Rakyat
![]() |
| Taufikurahman, S.Pd., S.H., M.H saat wisuda Universitas Muhammadiyah Surabaya, (Ist/Surya). |
Kabupaten Bima, Media Dinamika Global – Perjalanan hidup Taufikurahman, S.Pd., S.H., M.H., yang lebih dikenal dengan sapaan Opik Paradewa, menjadi kisah inspiratif tentang perjuangan, ketekunan, dan pengabdian kepada masyarakat. Berasal dari Desa Asal, Kecamatan Parado, Kabupaten Bima, Opik membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan dan memberikan manfaat bagi banyak orang.
Karier Opik dimulai dari dunia pendidikan. Setelah menyelesaikan pendidikan Strata Satu (S1) di STKIP Taman Siswa Bima, ia mengabdikan dirinya sebagai guru honorer. Dengan penuh dedikasi, ia mendidik generasi muda dan berupaya memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pendidikan di daerahnya.
Namun, semangat belajar dan keinginannya untuk berbuat lebih bagi masyarakat membawanya menapaki dunia jurnalistik. Di bidang pers, Opik dikenal sebagai sosok pekerja keras yang aktif menyuarakan berbagai persoalan sosial dan pembangunan. Pengalamannya sebagai wartawan membentuk kepekaan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya kelompok yang kurang mendapatkan perhatian.
Dedikasinya di dunia jurnalistik semakin terlihat ketika ia mendirikan dan mengembangkan Media Incinews, yang kemudian tumbuh menjadi salah satu media informasi yang dikenal luas di wilayah Bima dan sekitarnya. Melalui media tersebut, ia berupaya menghadirkan informasi yang akurat, kritis, dan berpihak pada kepentingan publik.
Meski telah menorehkan berbagai pencapaian di dunia pendidikan dan jurnalistik, Opik tidak berhenti belajar. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di bidang hukum dengan menempuh S1 Hukum di STIH Muhammadiyah Bima. Langkah tersebut menjadi titik awal pengabdiannya dalam dunia advokasi dan penegakan hukum.
Keinginannya untuk memperdalam ilmu hukum terus berlanjut hingga ia berhasil meraih gelar Magister Hukum Ekonomi Syariah di Universitas Muhammadiyah Surabaya. Dengan bekal akademik yang kuat serta pengalaman panjang dalam berinteraksi dengan berbagai persoalan masyarakat, Opik kemudian memilih berkiprah sebagai advokat profesional.
Bagi Opik, profesi advokat bukan sekadar pekerjaan, melainkan sarana untuk memperjuangkan keadilan. Ia dikenal aktif memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat kecil yang sering kali menghadapi keterbatasan akses terhadap bantuan hukum dan perlindungan hak-hak mereka.
"Ilmu yang saya miliki harus bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama mereka yang tidak memiliki kemampuan untuk memperjuangkan hak-haknya sendiri. Membela kebenaran dan keadilan adalah bagian dari tanggung jawab moral saya," ungkap Opik.
Perjalanan hidup Opik Paradewa menunjukkan bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh dari mana seseorang memulai, melainkan oleh seberapa besar kemauan untuk terus belajar, bekerja keras, dan berkontribusi bagi sesama. Dari seorang guru honorer, wartawan, pendiri media, hingga advokat, seluruh perjalanan tersebut dijalani dengan semangat pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat.
Kisahnya menjadi inspirasi bagi generasi muda Kabupaten Bima bahwa pendidikan, ketekunan, dan keberanian untuk terus berkembang dapat membuka jalan menuju kesuksesan. Lebih dari itu, Opik mengajarkan bahwa makna kesuksesan sejati terletak pada kemampuan untuk menggunakan ilmu dan pengalaman demi membantu serta memperjuangkan kepentingan orang lain.
Riwayat Pendidikan Taufikurahman, S.Pd., S.H., M.H.:
1. S1 Pendidikan – STKIP Taman Siswa Bima.
2. S1 Hukum – STIH Muhammadiyah Bima.
3. S2 Hukum Ekonomi Syariah – Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Redaksi |





