Media Dinamika Global: Kesehatan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Januari 2026

Kurangi Ke Luar Daerah, NTB Mantapkan Layanan Jantung


Mataram, Media Dinamika Global.id.// Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem layanan jantung regional melalui advokasi dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pengampuan layanan jantung regional. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dari Pendopo Wakil Gubernur NTB. 22 Januari 2026.

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, dalam sambutannya menegaskan bahwa penguatan layanan jantung merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan rujukan sekaligus menjamin akses layanan jantung yang cepat, aman, dan merata bagi masyarakat di seluruh wilayah NTB.

“Pengampuan layanan jantung ini sangat strategis untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan rujukan di NTB, terutama dalam menghadapi kasus kegawatdaruratan yang membutuhkan respons cepat, dukungan teknologi serta sumber daya manusia yang andal”, ujar Wagub Dinda.

Dirinya menegaskan, RSUD Provinsi NTB tidak hanya berperan sebagai rumah sakit rujukan utama, tetapi juga sebagai center of excellence regional yang bertanggung jawab melakukan pembinaan, transfer kompetensi, pendampingan klinis, penguatan sistem rujukan serta peningkatan mutu dan keselamatan layanan jantung di rumah sakit jejaring.

Penguatan layanan jantung regional ini sejalan dengan kebijakan nasional Kementerian Kesehatan RI terkait jejaring pengampuan pelayanan kanker, jantung, dan pembuluh darah. Kebijakan tersebut diperkuat melalui penetapan RSUD Provinsi NTB sebagai rumah sakit pengampu regional dengan strata layanan utama.

Dengan kondisi geografis NTB yang terdiri dari Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, Pemerintah Provinsi menilai penguatan sistem rujukan menjadi krusial untuk memastikan pasien dari wilayah terpencil tetap mendapatkan layanan jantung secara cepat dan optimal.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Lalu Hamzi Fikri, menyampaikan bahwa kegiatan advokasi dan MoU ini merupakan bagian dari upaya koordinasi berkelanjutan dalam pemerataan layanan kardiovaskular di NTB. Menurutnya, penyakit kardiovaskular menjadi salah satu tantangan utama sistem kesehatan karena termasuk penyakit tidak menular dengan angka kematian dan pembiayaan yang tinggi.

“Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia dan di Indonesia berada di urutan kedua setelah stroke. Dari sisi pembiayaan JKN, penyakit ini menyumbang hampir 50 persen dari total pembiayaan penyakit katastropik”, jelasnya.

Dirinya menambahkan, RSUD Provinsi NTB saat ini mengampu sembilan kabupaten/kota dengan kompetensi layanan rata-rata strata madya, sementara RSUD Provinsi berada pada strata utama. Peran tersebut tidak hanya sebagai pusat rujukan, tetapi juga sebagai penggerak jejaring layanan dan pembina teknis bagi rumah sakit di kabupaten dan kota.

Hamzi juga mengungkapkan bahwa penguatan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia terus dilakukan. Saat ini, layanan bedah jantung di RSUD Provinsi NTB telah berjalan secara berkelanjutan, sehingga kasus-kasus bedah jantung tidak lagi banyak dirujuk ke luar daerah seperti ke Bali.

“Kami berharap dukungan penuh pemerintah kabupaten/kota, baik dari sisi SDM, kebijakan, maupun anggaran agar pemerataan dan peningkatan mutu layanan kardiovaskular dapat benar-benar terwujud”, ujarnya.

Melalui pengampuan layanan jantung regional ini, Pemerintah Provinsi NTB menargetkan peningkatan kapasitas SDM kesehatan, standarisasi layanan jantung di seluruh wilayah, sistem rujukan yang lebih efektif dan efisien serta penurunan angka rujukan pasien ke luar daerah.

Pemerintah Provinsi NTB berharap kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam transformasi layanan kesehatan, sekaligus awal terbangunnya ekosistem layanan jantung regional yang terintegrasi, profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien.(Sekjend MDG)

Minggu, 18 Januari 2026

Kunjungan Desa Danger, Gubernur NTB Kucurkan Dana Pemberdayaan dan Apresiasi Relawan Posyandu


Lombok Timur, Media Dinamika Global.id.// Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan kekuatan utama pembangunan Indonesia terletak pada kerelawanan masyarakat, khususnya melalui peran kader Posyandu yang tersebar hingga pelosok dusun. Hal itu disampaikan Gubernur Iqbal saat menghadiri kegiatan masyarakat di Desa Danger, Lombok Timur. Dirinya menceritakan pengalamannya saat menerima kunjungan Menteri Pembangunan Internasional Kanada, yang secara khusus terkesan dengan sistem Posyandu di Indonesia (18/1/2026).

“Selama 15 menit saya hanya bercerita tentang hebatnya Posyandu. Beliau kaget ketika saya sampaikan bahwa di satu provinsi saja ada sekitar 41 ribu kader Posyandu, yang artinya hampir setiap dusun punya kader”, tuturnya.

Menurutnya, para kader Posyandu bekerja dengan dedikasi tinggi, ikhlas, militan. Pagi, siang, malam mengurus kesehatan anak-anak dan ibu-ibu di tengah keterbatasan anggaran dan fasilitas. Dirinya menyebut kekuatan ini sebagai the power of voluntarism, kekuatan relawan yang menjadi ciri khas Indonesia.

“Anggaran boleh terbatas, fasilitas boleh kurang, tetapi semangat kader Posyandu tidak pernah surut”, ujarnya.

Dirinya mengapresiasi selesainya kantor desa yang difungsikan sebagai perpustakaan, yang dinilai sebagai langkah penting dalam membangun literasi masyarakat. Sebagai bentuk dukungan, Gubernur Iqbal berkomitmen menyumbangkan 100 buku untuk anak-anak dan melengkapi perpustakaan dengan fasilitas pendukung seperti tempat baca dan papan tulis.

“Kalau kita ingin mengubah masa depan, salah satu jalannya adalah melalui literasi. Membaca adalah jendela dunia”, tegasnya.

Dalam hal pemberdayaan ekonomi, Gubernur Iqbal menekankan pembangunan infrastruktur tidak akan bermakna jika masyarakat masih berada di bawah garis kemiskinan. Oleh karena itu, dirinya menyiapkan dana Rp100 juta di BPR NTB sebagai pinjaman tanpa bunga dan tanpa biaya administrasi bagi masyarakat, yang difokuskan untuk UMKM dan ketahanan pangan, termasuk usaha peternakan ayam.

Seluruh biaya bunga, administrasi, dan asuransi akan disubsidi, sehingga masyarakat dapat mengakses permodalan secara mudah dan adil. Program ini juga diharapkan mampu mendukung kebutuhan pangan nasional, termasuk menyuplai program strategis Presiden Prabowo Subianto seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain itu, Gubernur Iqbal menyerahkan bantuan pribadi berupa 100 buku, gazebo/berugak untuk ruang baca, serta Rp100 juta dan 100 sak semen untuk pembangunan gedung serbaguna, termasuk dukungan modal bergulir Rp30 juta bagi kader Posyandu untuk penguatan UMKM dan kemandirian ekonomi. Dimanfaatkan sepenuhnya untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat. Dana tersebut akan dipinjamkan secara bergantian kepada kader untuk membuka usaha, dengan pengelolaan kolektif melalui mekanisme arisan.

“Bertujuan agar kader Posyandu tidak hanya kuat secara sosial, tetapi juga mandiri secara ekonomi”, imbuhnya.

Pada akhir sambutan, Gubernur NTB yang mantan Duta Besar itu menegaskan arah kebijakan Pemerintah Provinsi NTB selama tiga tahun terakhir difokuskan pada tiga agenda besar, yakni penurunan kemiskinan, pengembangan pariwisata berkelas dunia, dan penguatan ketahanan pangan.

“Semua OPD saya minta satu barisan. Semua program harus sejalan dengan tiga fokus ini”, pungkasnya. (Sekjend MDG)

Sabtu, 20 Desember 2025

TP.PKK Kabupaten Bima Kembali Berkiprah di Selasa Menyapa Langgudu


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Seperti pada kegiatan Selasa Menyapa di beberapa kecamatan sebelumnya, Kamis (18/12) jajaran Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima, melalui semua Pokja yang ada melakukan beragam kegiatan baik aspek kesehatan, pendidikan, pemberdayaan perempuan dan beragam kegiatan lainnya. Sabtu, (20/12/25)

Ketua TP PKK Kabupaten Bima melalui Sekretaris organisasi tersebut Saadatul Ummi, ST memaparkan, kegiatan yang direalisasikan oleh 4 kelompok kerja (Pokja) itu mencakup pemberian 40 paket kebersihan rumah tangga bagi ibu hamil di SDN Karumbu. 

Sementara di tempat yang sama, melalui Pokja IV, TP. PKK kabupaten Bima memberikan edukasi pencegahan kanker serviks. Juga melakukan pembinaan dan advokasi pada kelompok kelas ibu hamil terkait pemanfaatan buku kesehatan ibu dan anak (KIA), pemeriksaan kehamilan, "Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) yang ditujukan untuk memastikan ibu hamil mendapatkan perawatan yang tepat selama kehamilan dan persalinan, serta mencegah komplikasi yang mungkin terjadi.

Masih terkait kesehatan perempuan, dilakukan advokasi 

reproduksi sehat dan screening dan imunisasi HPV DNA. Sebuah tes untuk mendeteksi DNA virus Human Papillomavirus (HPV) yang dapat menyebabkan kanker serviks. Tes ini biasanya dilakukan untuk screening awal kanker serviks, terutama untuk mendeteksi HPV". Terangnya.

Dalam upaya mendorong peningkatan literasi, Pokja II memfasilitasi pembentukan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Dusun Oi Balu Desa Karumbu, dan yang tidak kalah pentingnya adalah melalui Pokja TP. PKK Kabupaten Bima menggelar penyuluhan kepada kelompok umur lanjut usia (Lansia) di halaman SDN Karumbu. (Red)

Kunjungi Sejumlah Pos Yankes Selasa Menyapa, Wabup H. Irfan Apresiasi Peran Nakes


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id Dalam kunjungan ke beberapa pos pelayanan kesehatan (Yankes) dan KB gratis pada sejumlah titik pelayanan baik di halaman kantor desa Karumbu, SDN Karumbu, Kantor Desa Kalodu dan beberapa titik lainnya yang dilakukan dalam rangkaian kegiatan Selasa Menyapa Kecamatan Langgudu Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy secara khusus menyampaikan apresiasi atas kinerja luar biasa para tenaga kesehatan dan tenaga medis yang mengabadikan diri pada kegiatan tersebut. Kamis (18/12) 

“atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada para tenaga kesehatan (Nakes) yang telah membantu pemerintah daerah dalam menyukseskan program Selasa Menyapa. Kehadiran dan dedikasi para nakes sangat membantu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat Kecamatan Langgudu". Ujar Wakil Bupati di sela peninjauan beberapa pos pelayanan kesehatan dan KB gratis yang digelar di SDN Karumbu.

Melalui program Selasa Menyapa, Pemerintah Kabupaten Bima berharap sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjaga demi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Wabup juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Langgudu yang telah memanfaatkan layanan kesehatan gratis tersebut. Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi faktor penting keberhasilan program Selasa Menyapa sebagai upaya mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Pelayanan kesehatan gratis tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Kalodu dan SDN Karumbu. Berbagai layanan diberikan kepada masyarakat, di antaranya Cek Kesehatan Gratis (CKG), pengobatan gratis, pemasangan alat kontrasepsi (KB), sunatan massal, pelayanan kesehatan ibu hamil, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi bayi dan balita, serta penyuluhan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan kesehatan gigi dan mulut di lingkungan sekolah.

Sejumlah organisasi profesi dan instansi yang terlibat dalam pelayanan kesehatan di Kecamatan Langgudu antara lain Dinas Kesehatan, RSUD Bima, RSUD Sondosia, TP. PKK dan GOW, Puskesmas/Pustu, Posyandu, IKA BOGA, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia

(IAKMI), Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI). (Tim)

Jumat, 19 Desember 2025

Posyandu Kalende Indah Desa Naru Sape.Bima Raih Juara 2 Lomba Posyandu Tk.Propinsi NTB Tahun 2025

Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Bertepatan dengan launching Desa Berdaya oleh gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, S.IP., M.Si,sekaligus diberikan penghargaan kepada desa yang berprestasi termasuk 4 Desa Berprestasi yang ada di Kabupaten Bima.(Selasa.16 Desember 2025)

Acara dihadiri oleh Wagub NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M IP, Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi, Ibu Sinta Agathia Ikbal,  Bupati Bima Ady Mahyudi dan ibu ketua tim pembina posyandu kabupaten Bima, ibu Murni Suciyanti Ady Mahyudi.

Sepanjang tahun 2025, Kabupaten Bima telah meraih berbagai penghargaan bergengsi dalam berbagai kategori lomba di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Salah satunya Desa Naru Kecamatan Sape Pada lomba posyandu Tingkat Propinsi NTB Tahun 2025.




Kepala Desa Naru (Nasarudin) Saat menerima penghargaan merasa bangga dan bersyukur atas penghargaan ini,semoga kedepannya bisa meraih yang lebih baik lagi.

Nampak terlihat juga Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima sekaligus sebagai ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bima, Ny. Murni Suciyanti Ady Mahyudi mengikuti acara launching Desa Berdaya di desa Taman Ayu Kab Lombok Barat. Dalam kesempatan tersebut telah diberikan penghargaan bagi desa berprestasi, Alhamdulillah kabupaten Bima mendapatkan beberapa penghargaan dalam berbagai kategori diantaranya; 

- Desa Karumbu kec Langgudu, meraih Juara 1 lomba desa berkinerja baik dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting tingkat Provinsi NTB tahun 2025  dan masuk 5 besar Regional 

- Desa Lanta Kec Lambu, meraih Juara 1 lomba desa tingkat Provinsi NTB tahun 2025

- Posyandu Kalende Indah Desa Naru Kec Sape meraih juara 2 lomba Posyandu Tingkat Provinsi NTB tahun 2025 

- Desa Boke kec sape, meraih Juara 2 lomba desa berkinerja baik dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting Tingkat Provinsi NTB tahun 2024

Acara berlangsung dengan lancar,meriah dan sukses yang kemudian dilanjutkan dengan foto bersama.

(Team.MDG.03)

Senin, 15 Desember 2025

Kades Belo Ucapkan Terima Kasih kepada Gubernur NTB, Posyandu Muhajirin Raih Juara I Tingkat Provinsi NTB


Sumbawa Barat, Media Dinamika Global.Id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Desa Belo, Kecamatan Jereweh kabupaten Sumbawa Barat. Posyandu Muhajirin berhasil meraih Juara I Posyandu Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), sebuah capaian yang disambut penuh rasa syukur oleh pemerintah desa dan masyarakat setempat.

Kepala Desa Belo, Kaharuddin, S.H.I., M.Pd menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur NTB atas dukungan, perhatian, dan kebijakan yang selama ini mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat hingga ke tingkat desa.

“Keberhasilan Posyandu Muhajirin menjadi Juara I tingkat Provinsi NTB tidak lepas dari perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi NTB, khususnya Bapak Gubernur NTB, H. Dr. Lalu Muhamad Iqbal. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujar Kepala Desa Belo saat diwawancara di kota Mataram. Selasa (16/12/25).

Menurut Kades, prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh kader posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat Desa Belo yang secara konsisten mendukung program kesehatan ibu dan anak.

Posyandu Muhajirin dinilai unggul dalam berbagai aspek, mulai dari pelayanan kesehatan, administrasi, inovasi program, hingga keterlibatan masyarakat. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan berbasis masyarakat mampu berkembang pesat apabila didukung sinergi yang kuat antara pemerintah dan warga.

Kades menjelaskan, 6 SPM Posyandu (Standar Pelayanan Minimal) adalah transformasi Posyandu dari fokus kesehatan ibu dan anak menjadi pusat layanan komprehensif. "Emam program posyandu ini, yaitu bidang Kesehatan, Pendidikan, Sosial, Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Ketertiban/Keamanan," jelasnya.

Kades berharap, capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh posyandu di Desa Belo maupun desa lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Prestasi ini bukan akhir, melainkan awal untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kami berkomitmen mempertahankan dan meningkatkan kualitas Posyandu Muhajirin ke depan,” tegasnya.

Lebih lanjut Kades, dengan diraihnya Juara I tingkat Provinsi NTB, Posyandu Muhajirin mampu menjadi contoh dan inspirasi bagi posyandu lain dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.

"Kades juga menyampaikan terima kasih kepada Panitia Penilaian Lomba Posyandu Tingkat Provinsi NTB," tuturnya.

Diakhir disampaikan Kades, bahwa Posyandu Muhajirin sudah siap dan matang untuk lanjut ke tingkat Nasional. Semoga posyandu Muhajirin dapat raih lagi di tingkat Nasional. "Ia meminta kepada Gubernur NTB untuk terus mendukung penuh, mensuport  posyandu Muhajirin kerena ini membawa nama baik daerah dan masyarakat NTB pada umumnya," pungkasnya.

Redaksi  ||