SMAN 2 KOTA BIMA GELAR IMTAQ JUMAT PAGI DI MASJID NURUL IMAN - Media Dinamika Global

Minggu, 19 Juli 2026

SMAN 2 KOTA BIMA GELAR IMTAQ JUMAT PAGI DI MASJID NURUL IMAN


KOTA BIMA, Media Dinamika Global.id. — Dalam upaya berkelanjutan untuk membentuk karakter dan akhlak mulia seluruh murid, SMA Negeri 2 Kota Bima menggelar kegiatan Iman dan Taqwa (Imtaq) rutin pada Jumat pagi . Kegiatan religius ini berpusat di Masjid Nurul Iman lingkungan sekolah setempat dan diikuti oleh seluruh warga sekolah dengan khidmat.


Rangkaian kegiatan diawali dengan lantunan zikir dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian Kuliah Tujuh Menit (Kultum) yang disampaikan oleh perwakilan siswi kelas XI’1, Indriani. Dalam ceramah singkatnya yang mengangkat tema "Makna Ramadan sebagai Bulan Perubahan", Indriani mengajak rekan-rekannya untuk merefleksikan nilai-nilai Ramadhan sebagai momentum transformasi diri ke arah yang lebih positif, baik dalam ibadah maupun perilaku sehari-hari.



Sementara itu, Kepala SMAN 2 Kota Bima yang diwakili oleh Pembina Imtaq, Afrudin, M.Pd., memberikan arahan strategis terkait pengembangan diri siswa. Dalam sambutannya, Afrudin menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai fondasi utama seorang pelajar.

"Disiplin bukan hanya soal menaati aturan sekolah, tetapi modal utama untuk membentuk masa depan. Selain itu, kita juga harus menginternalisasi 8 profil lulusan dan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam kehidupan sehari-hari," ujar Afrudin di hadapan ratusan murid.

Lebih lanjut, Afrudin menguraikan beberapa poin penting selain dari 7 kebiasaan Anak Indonesia Hebat di antaranya:

• Menjaga Kebersihan: Mengingat kebersihan adalah sebagian dari iman, kebersihan lingkungan sekolah harus dijaga bersama.

• Menjaga Silaturahmi & Sopan Santun: Menumbuhkan rasa saling menghormati antara siswa, guru, dan staf.

• Menjaga Keamanan & Ketertiban: Menciptakan situasi sekolah yang kondusif agar proses belajar mengajar berjalan dengan aman dan nyaman.


Pihak sekolah berharap kegiatan Imtaq rutin ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, melainkan mampu melahirkan lingkungan belajar yang harmonis serta mencetak murid yang cerdas secara intelektual dan luhur secara spiritual. (Sekjend MDG)

Comments