JAKARTA, Media Dinamika Global.id. — Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, S.T., menggelar rapat kerja khusus bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, beserta jajaran pejabat Kementerian PKP di Jakarta. Pertemuan ini membahas percepatan penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, Senin, 20/07/2026.
Dalam audensi strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya berhasil memperjuangkan alokasi bantuan pembangunan 750 unit Rumah Swadaya/Rumah Layak Huni (RTLH) yang ditargetkan untuk keluarga kurang mampu di berbagai desa target sasaran.
Bupati SBD, Ratu Wulla, menyampaikan bahwa keterbatasan akses terhadap rumah layak huni masih menjadi salah satu tantangan sosial dan ekonomi utama di Sumba Barat Daya. Oleh karena itu, sinergi dengan Kementerian PKP menjadi langkah krusial untuk mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem di daerah.
"Kami membawa aspirasi langsung dari masyarakat Sumba Barat Daya. Bantuan 750 unit rumah layak huni ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bentuk keberpihakan negara dalam meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, dan martabat warga di wilayah 3T," ujar Ratu Wulla.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menyambut baik langkah proaktif Pemkab SBD dan menegaskan komitmen kementeriannya dalam mendukung program perumahan berbasis masyarakat secara adil dan tepat sasaran.(Sekjend MDG)
