KOTA BIMA, Media Dinamika Global.id. — Hari ke 4 Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 2 Kota Bima diwarnai dengan aksi nyata kepedulian lingkungan. Tidak hanya mengenal sarana prasarana sekolah, sebanyak ratusan murid baru terlibat langsung dalam aksi pembersihan lingkungan dan gerakan menanam bibit cabai secara massal.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut langsung dari arahan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhammad Iqbal, yang menginstruksikan pemanfaatan lahan sekolah untuk ketahanan pangan lokal serta pembentukan karakter murid yang cinta lingkungan.
Kepala SMAN 2 Kota Bima melalui Ketua Panitia MPLS Sukardin, S.Pd menyatakan bahwa agenda hari ini dirancang untuk menanamkan rasa memiliki (sense of belonging) murid baru terhadap lingkungan belajar mereka yang baru.
"Sesuai arahan Bapak Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, kami ingin MPLS ini tidak hanya sekadar materi di dalam kelas. Kami langsung turun ke lapangan. Kita mulai dari pembersihan area sekolah agar bersih dan nyaman, kemudian kita manfaatkan lahan kosong dengan menanam bibit cabai," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Aktivitas pagi itu dimulai dengan gotong royong membersihkan seluruh sudut halaman sekolah. Setelah lingkungan dipastikan bersih dan rapi, kegiatan kemudian bergeser ke area lahan praktik untuk proses persemaian dan penanaman bibit cabai.
Prosesi penyemaian perdana dilakukan secara simbolis oleh Ketua Panitia MPLS bersama dewan guru senior SMAN 2 Kota Bima. Momen ini menjadi komando dimulainya aksi hijau yang langsung diikuti secara antusias oleh perwakilan dari seluruh gugus peserta MPLS, mulai dari Gugus 1 hingga Gugus 7.
Setiap gugus secara bergantian meletakkan bibit cabai ke media semai yang telah disiapkan di bawah bimbingan para guru pendamping. Aksi ini dinilai sangat positif oleh para murid baru karena memberikan pengalaman praktis di luar jam pelajaran formal.
Pihak sekolah berharap, ratusan bibit cabai yang disemai hari ini dapat dirawat secara berkelanjutan oleh para murid. Selain mendukung program penghijauan sekolah (Green School), gerakan ini juga diharapkan mampu mengedukasi generasi muda mengenai pentingnya ketahanan pangan secara mandiri sejak dini. (Sekjend MDG)


