BIMA, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kabupaten Bima kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kualitas sumber daya manusia melalui penguatan sektor pendidikan. Komitmen tersebut ditandai dengan pelantikan dan pengukuhan 264 kepala sekolah jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) oleh Bupati Bima Ady Mahyudi berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bima Nomor 821.2/440/07.2 Tahun 2026 tentang Pengangkatan dan Pemindahan Dalam dan Dari Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima.
Prosesi pelantikan tidak hanya menjadi agenda pengisian jabatan, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat arah pembangunan pendidikan di Kabupaten Bima. Di hadapan ratusan kepala sekolah yang baru dilantik, Bupati Ady Mahyudi menegaskan bahwa masa depan daerah sesungguhnya ditentukan oleh kualitas pendidikan yang dibangun hari ini.
Karena itu, para kepala sekolah memikul amanah besar sebagai pemimpin perubahan yang akan menentukan lahirnya generasi Bima yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
"Khusus kepada para kepala sekolah, saya titipkan masa depan Kabupaten Bima.
Sekolah bukan hanya tempat mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi tempat membentuk karakter, akhlak, kedisiplinan, serta daya saing generasi penerus," tegas Bupati.
"Menurutnya, kepala sekolah tidak cukup hanya menjadi administrator pendidikan. Mereka harus tampil sebagai pemimpin pembelajaran yang mampu menggerakkan seluruh potensi sekolah, membangun budaya kerja yang profesional, memperkuat budaya literasi, memanfaatkan teknologi secara bijaksana, serta menghadirkan inovasi yang berdampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan.
Bupati juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan lima, sepuluh, bahkan dua puluh tahun mendatang sangat bergantung pada kualitas peserta didik yang sedang dipersiapkan saat ini. Oleh sebab itu, dunia pendidikan menjadi pilar utama dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Bima sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yakni membangun sumber daya manusia yang berkemajuan, makmur, tangguh, dan berkelanjutan.
Ia meminta seluruh kepala sekolah membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, bersih, sehat, inklusif, dan berprestasi. Di saat yang sama, sinergi dengan para guru, orang tua, komite sekolah, serta masyarakat harus terus diperkuat agar pendidikan menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen.
Bupati Ady Mahyudi juga menekankan bahwa keberhasilan seorang kepala sekolah tidak diukur dari lamanya menjabat, melainkan dari kemampuan menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh peserta didik, guru, dan masyarakat.
Kepemimpinan yang melayani, disiplin, berintegritas, serta mampu menerjemahkan setiap kebijakan pendidikan ke dalam program yang nyata akan menjadi fondasi lahirnya sekolah-sekolah berkualitas di Kabupaten Bima.
Lanjutnya
"Saya ingin setiap sekolah di Kabupaten Bima menjadi pusat lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, berdaya saing, sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan budaya Mbojo yang kita banggakan," ujar Bupati.
Lebih jauh, Bupati mengajak seluruh insan pendidikan untuk terus menjaga semangat pengabdian dan bekerja dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya menjadi tugas pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh tenaga pendidik sebagai ujung tombak pembentukan karakter generasi penerus. Dengan dedikasi, profesionalisme, dan komitmen yang kuat, para kepala sekolah diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan cita-cita besar pembangunan Kabupaten Bima.
Pelantikan 264 kepala sekolah tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya babak baru penguatan tata kelola pendidikan di Kabupaten Bima. Pemerintah daerah berharap para kepala sekolah mampu menjaga kepercayaan yang diberikan dengan menunjukkan kinerja terbaik, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan prestasi yang membanggakan. Dari ruang-ruang kelas di seluruh pelosok Bima, masa depan daerah sedang dipersiapkan—dan dari tangan para pemimpin sekolah itulah harapan besar Kabupaten Bima untuk melahirkan generasi emas akan diwujudkan.(Sekjend MDG)


